Jumat, 25 Januari 2013

"LARANGAN DAN ANJURAN SETELAH MAKAN"

"Secara alami, kita "makan" saat lapar & mengenali setiap "makan"an yang ingin di"makan"nya, dan mencernanya lebih baik. Dan ini cara yang mudah dan sehat menjaga berat badan ideal Anda".


"Makan" adalah hal yang sangat penting bagi tubuh kita. Selain untuk tenaga, "makan" juga berfungsi untuk memberikan nutrisi bagi tubuh.

Allah Ta'ala telah menetapkan dan mewajibkan berbuat baik dalam segala sesuatu, dalam membunuh dalam menyembelih dan dalam hal apapun. Nabi saw sendiri memohon kepada Allah agar ditolong untuk ibadah kepada Allah dalam bentuk yang terbaik. Dan menjadikan sikap meninggalkan sesuatu yang kurang baik sebagai pertanda muslim yang baik. Dan Nabi bersabda:

احْرِصْ عَلَىٰ مَا يَنْفَعُكَ وَاسْتَعِنْ بِاللّهِ وَلاَ تَعْجِزْ

“Berambisilah untuk hal yang bermanfaat bagimu, dan mohonlah pertolongan kepada Allah. Dan jangan lemah” (HR Muslim: 6725)

Oleh karena itu berikut ini saya terangkan beberapa kesalahan yang sering kita lakukan setelah
"makan"

LARANGAN SETELAH "MAKAN".

Saya akan meringkasnya pada point berikut ini:

1. Merokok
Para ilmuwan telah menetapkan dengan percobaan bahwa merokok satu batang setelah
"makan" setara dengan merokok 10 batang pada waktu yang lain. Artinya kerusakan dan penyakit yang diakibatkan oleh satu batang rokok setelah "makan" sama dengan kerusakan dan pentyakit yang diakibatkan oleh 10 batang rokok.

2. Me
"makan" buah-buahan secara langsung
Sesungguhnya mengkonsumsi buah-buahan segera setelah
"makan" akan menyebabkan terisinya perut dengan udara. Oleh karena itu dinasihatkan untuk tidak me"makan" buah-buah sebelum satu atau dua jam setelah "makan", atau bisa juga satu jam sebelum "makan".

3. Langsung Meminum Teh
Dikarenakan daun-daun teh banyak mengandung unsur kimia karbon, di mana bahan kimia ini akan mempengaruhi protein yang ada pada
"makan"an yang kita "makan" dan menjadikannya keras hingga sukar dicerna.

4. Melonggarkan sabuk di perut

Melonggarkan sabuk setelah "makan" akan menyebabkan mulasnya lambung dan kebuntuannya (penyumbatan usus).

5. Mandi
Langsung mandi setelah
"makan" akan menyebabkan mengalirnya darah ke penghujung tubuh, yaitu ke ujung-ujung tangan dan kaki. Akibatnya jumlah darah yang mengalir di sekitar lambung menjadi sedikit. Hal ini menyebabkan lemahnya proses pencernaan.

6. Berjalan
Termasuk kesalahan fatal adalah keyakinan banyak orang terhadap pernyataan "Jika engkau berjalan seratus langkah setelah
"makan", maka sesungguhnya engkau akan menikmati kesehatanmu hingga usia 99 tahun." Ini adalah pernyataan yang salah, di mana langsung berjalan setelah "makan" akan menyebabkan lemahnya proses pencernaan.

7. Langsung Tidur
Sesungguhnya langsung tidur setelah
"makan" akan menyebabkan tidak sempurnanya proses pencernaan yang akan menyebabkan kerusakan lambung atau radang lambung.

ANJURAN SETELAH "MAKAN".


Berikut yang sebaiknya dilakukan saat Anda selesai "makan", seperti dilansir boldsky, Rabu (6/6/2012):

1. Istirahat sebentar
Setelah "makan" berat, Anda harus beristirahat sebentar sebelum melanjutkan aktivitas lainnya. Hal ini membantu fungsi sistem pencernaan agar bekerja dengan tepat.

Anda harus menyadari perasaan lelah setelah "makan" berat. Saat "makan" berat, otak mengalihkan energi ke pencernaan. Sel darah merah dikirim dari otak untuk menghancurkan partikel "makan" dan menyerap nutrisinya. Inilah sebabnya, disarankan untuk duduk beberapa menit, tapi jangan sampai tertidur. Istirahat maksimum 15-20 menit untuk menghindari timbunan lemak.

2. Berjalan
Bila Anda "makan" lebih banyak dari yang dibutuhkan, tubuh akan menemukan kesulitan untuk berdiri. Bunuh kemalasan dengan berjalan-jalan setelah Anda beristirahat selama beberapa menit.

Jangan jalan berlebihan atau terlibat dalam aktivitas fisik yang membutuhkan kekuatan dan energi lebih. Hal ini karena sebagian besar energi tubuh sedang digunakan untuk menghancurkan "makan"an, sehingga Anda tidak akan memiliki cukup kekuatan untuk menjalankan kegiatan yang lain. Jalan-jalan ringan membantu meningkatkan kerja sistem pencernaan dan membuat Anda merasa ringan.

3. Minum teh hijau
Setelah "makan" berat, Anda harus "makan" atau minum sesuatu yang memudahkan proses pencernaan. Untuk mencerna "makan"an dengan mudah, minum teh hijau setelah "makan" dapat mengurangi rasa perut begah (perut terasa penuh karena terlalu kenyang).

Teh hijau adalah minuman herbal yang meningkatkan kerja sistem pencernaan. Teh herbal lain seperti chamomile, jahe, peppermint atau daun mint juga efektif untuk mempromosikan kerja pencernaan. Selain itu, teh-teh herbal ini juga membersihkan racun dari tubuh.

4. Minum air hangat
Air panas atau hangat dianggap sebagai minuman yang efektif untuk menurunkan berat badan. Jika Anda sedang diet tetapi harus "makan" berat, minumlah air hangat setelahnya tapi langsung setelah "makan".

Istirahatkan perut sekitar 25-30 menit dan kemudian baru minum. Anda juga dapat menambahkan jus lemon untuk meningkatkan kerja pencernaan. Asam dalam jus lemon membantu membakar timbunan lemak, mencegah masalah lambung dan juga meningkatkan kecepatan pencernaan.
 
Sumber:
1. Facebook.Sahrul.Ponto/Shared.Konsul-Dokter's-Status-Update/
2. www.julitriharto.com/index.php?...makan-adalah...
3. id.shvoong.com/...and.../2296459-makan-adalah-hal-yang-sangat/
4. health.detik.com/.../ini-yang-sebaiknya-dilakukan-setelah-makan
5. Facebook'Photo,s.Laely.Widjajati/NYANTAI BANGEEET.............
6. laely-widjajati.blogspot.com/.../indahnya-banjarmasin-kalimantan-selatan.html

"DILARANG BERHUBUNGAN BADAN KETIKA HAID/MENSTRUASI"

"Haid" atau "menstruasi" adalah proses alami yang dialami setiap wanita, yaitu terjadinya proses pendarahan yang disebabkan luruhnya dinding rahim sebagai akibat tidak adanya pembuahan".


"Haid" pada wanita adalah suatu perdarahan rahim yang sifatnya fisiologik (normal), sebagai akibat perubahan hormonal yaitu estrogen dan progesteron. "Haid" bisa menjadi salah satu pertanda bahwa seorang wanita sudah memasuki masa suburnya. Karena secara fisiologis, "Haid" menandakan telah terbuangnya sel telur yang sudah matang. "Haid" merupakan bagian dari proses mempersiapkan tubuh wanita setiap bulannya untuk kehamilan.

Sebagaimana dijelaskan dalam Firman Allah:
"Mereka bertanya kepadamu tentang "Haid". Katakanlah: "Haid" itu adalah suatu kotoran”. oleh sebab itu hendaklah kamu menjauhkan diri dari wanita di waktu "Haid"; dan janganlah kamu mendekati mereka, sebelum mereka suci. apabila mereka Telah suci, Maka campurilah mereka itu di tempat yang diperintahkan Allah kepadamu. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertaubat dan menyukai orang-orang yang mensucikan diri.(QS.: Al-Baqarah 2:222)

Tidak sedikit pasangan yang melakukan aktivitas seksual saat si wanita sedang mengalami "menstruasi"/
"Haid". Padahal pada masa ini berhubungan seks bisa sangat berbahaya. Mengapa? Laura Berman, PhD, seorang pakar seks dan terapis dari Feinberg School of Medicine, Northwestern University, Chicago mengatakan, setelah dengan berbagai macam penelitian, berhubungan seks saat "Haid" ternyata dapat merugikan kesehatan kedua pasangan. Beberapa risiko kesehatan yang bisa terjadi akibat melakukan seks saat "Haid" antara lain:

1. Penyakit Menular Seksual

Saat wanita mengalami "menstruasi", leher rahim akan terbuka. Terbukanya leher rahim tersebut dapat mempermudah kuman dan bakteri masuk bahkan menyebar hingga ke rongga panggul. Wanita juga berpotensi tertular virus HIV dan hepatitis jika melakukan hubungan seks saat
"Haid".

2. Risiko Infeksi

Saat
"Haid", dinding vagina akan mengalami inflamasi atau pembengkakan sebagai proses alami tubuh. Saat "Haid" terjadi, lapisan dinding rahim akan mengalami peluruhan berbarengan dengan keluarnya darah "Haid". Darah tersebut merupakan media yang berpotensi mengembangkan kuman dan bakteri yang bisa mengakibatkan infeksi saluran kencing, sperma, dan prostat pada pria.

3. Endometriosis

Istilah tersebut pasti masih asing di telinga Anda. Endometriosis mengacu pada pertumbuhan sel-sel di luar endometrium (dinding rahim) atau di tempat lain. Dalam tingkat lanjut pertumbuhan sel-sel tersebut akan memicu rasa nyeri saat
"Haid", atau biasa disebut dengan dismenore.

Salah satu faktor penyebab endometriosis adalah regurgitasi atau aliran balik darah
"Haid" dari dalam rahim ke saluran indung telur dan masuk ke dinding perut. Ini dapat terjadi jika Anda melakukan hubungan seks saat "Haid".

Tak hanya itu, risiko infeksi juga semakin meningkat baik pada pria maupun wanita. Tingkat keasaman dan kemampuan lendir vagina untuk melawan bakteri saat berhubungan seks akan mengalami penurunan, sehingga berpotensi mengembangkan bakteri dan kuman yang membahayakan kesehatan.

4. Sudden Death (mati mendadak)

Gerakan saat berhubungan seks di masa
"Haid" juga bisa menjadi pemicu terjadinya gelembung udara ke pembuluh darah yang terbuka. Para ahli medis mengkhawatirkan, jika emboli atau gelembung udara tersebut masuk ke dalam pembuluh darah maka akan mengakibatkan penyumbatan pembuluh darah dan bisa mengakibatkan “sudden death” atau mati mendadak.

Jika orang Barat baru tahu bahayanya setelah dengan berbagai penelitian, dan memutuskan tidak melakukan hubungan badan saat istri sedang
"Haid", Islam justru sejak 14 abad yang lalu sudah melarang berhubungan badan saat istri sedang "Haid". Sungguh di balik pelarangan itu ternyata ada hikmah dan manfaat yang ada didalamnya. salah satu bukti kebenaran kandungan Al-Qur'an. Allah Maha Tahu apa yang terbaik bagi hamba-Nya.

Sumber:
1. ummushofiyya.wordpress.com/2011/03/23/mengenal-haid/
2. Facebook.Endang.Sri.Utami/Shared-Apple's-status-update/
3. Facebook.Laely.Widjajati/Aku Bangga Jadi ORANG INDONESIA....

"RESIKO MEMAAFKAN"

"Memaafkan" adalah amalan yang sangat mulia ketika seseorang mampu bersabar terhadap gangguan yang ditimpakan orang kepadanya serta "Memaafkan" kesalahan orang padahal ia mampu untuk membalasnya".


"Memaafkan" itu indah ...
"Memaafkan" itu Sedekah ...
"Memaafkan" itu mengundang Maghfirah-Nya ...
"Memaafkan" itu mengundang Rahmat-Nya ..."Memaafkan" itu menghadirkan keridha'an-Nya ...
"Memaafkan" itu nikmat ...."Memaafkan" itu lezat ...."Memaafkan" itu melapangkan perasaan ..."Memaafkan" itu melapangkan kesusahan ...
"Memaafkan" itu membuka pintu-pintu cinta ...."Memaafkan" itu membuka pintu-pintu dunia ...."Memaafkan" itu membuka pintu-pintu bahagia ..."Memaafkan" itu membuka pintu-pintu surga ...
"Memaafkan" itu melepaskan masalah ..."Memaafkan" itu melepaskan rasa resah ...."Memaafkan" itu melepaskan rasa serba salah ..."Memaafkan" itu melepaskan lelah ...
"Memaafkan" itu melancarkan pernapasan ..."Memaafkan" itu melancarkan hubungan ..."Memaafkan" itu menambah ketampanan ..."Memaafkan" itu menambah kejelitaan ...
"Memaafkan" itu mengikhlaskan ..."Memaafkan" itu menyehatkan ..."Memaafkan" itu mendewasakan ..."Memaafkan" itu mencerdaskan ...
"Memaafkan" itu membersihkan diri ..."Memaafkan" itu mengundang rejeki ..."Memaafkan" itu menenangkan hati ..."Memaafkan" itu mengundang ridha Illahi ...

Sumber:
1. asysyariah.com/memaafkan-kesalahan-dan-mengubur-dendam.html
2. Facebook.Bunda.Endang.Achwan/Shared-Strawberry's-status-update/ 
3. Facebook.Laely.Widjajati/Kok di blakang q bnyak "ULAR" nya ya ???????????

Jumat, 18 Januari 2013

"KUKU PANJANG SUMBER PENYAKIT"

"Kuku" yang "Panjang" Menyebabkan Sumber "Penyakit".


Penelitian-penelitian kedokteran mengungkapkan kepada kita bahwa "kuku" yang "panjang" dapat mengundang "penyakit", karena jutaan kuman akan bersarang di bawahnya. Penelitian kedokteran juga mengungkapkan bahwa membiarkan panjang bulu kemaluan adalah salah satu faktor penyebab "penyakit" bulu kemaluan berkutu yang tersebar di Eropa serta menyebabkan luka dan ...peradangan pada daerah di sekitar kemaluan.

Penemuan ini menjelaskan kepada manusia sebagian hikmah di balik hadits Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, yaitu hadits tentang sunnah-sunnah fithrah yang diwasiatkan oleh Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wasallam kepada manusia. Hadits ini adalah pondasi kebersihan individu. Al-Imam Muslim telah meriwayatkan bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam pernah bersabda,

عَشْرٌ مِنَ الفِطْرَةِ : قَصُّ الشَّارِبِ ، وَإعْفَاءُ اللِّحْيَةِ ، وَالسِّوَاكُ ، وَاسْتِنْشَاقُ المَاءِ ، وَقَصُّ الأظْفَارِ ، وَغَسْلُ البَرَاجِمِ ، وَنَتف الإبْطِ ، وَحَلْقُ العَانَةِ ، وَانْتِقَاصُ المَاءِ . قَالَ الرَّاوِي : وَنَسِيْتُ العَاشِرَةَ إِلاَّ أنْ تَكُونَ المَضمَضَةُ

"Sepuluh perkara yang merupakan fithrah: merapikan kumis, memelihara jenggot, bersiwak, memasukkan air ke hidung (ketika berwudhu), memotong "kuku", membasuh ruas jari-jemari (ketika berwudhu), mencabut bulu ketiak, mencukur bulu kemaluan, dan istinja' (membersihkan kemaluan setelah buang air". Salah seorang rawi hadits ini berkata, “Saya lupa yang kesepuluh, (tapi saya menduga bahwa yang kesepuluh adalah berkumur-kumur ketika berwudhu). (HR. Muslim)

Sumber: 

1. Facebook, Endang Sri Utami Shared Apple's Status
2. izzyalya.blogspot.com

"TANDA DIKABULKANNYA DO'A KITA OLEH ALLAH"

"Setiap orang tentunya ingin "do'a"nya "dikabulkan", dan "penasaran" kapan "do'a"nya "dikabulkan"


Dalam kitab An-Nafaisul 'Uluwiyah halaman 196-197 disebutkan bahwa Habib Abdullah al-Haddad ketika ditanya tentang tanda-tanda "dikabulkan"nya suatu "do'a", beliau menjawab :

Pertama-tama perlu diketahu bahwa "do'a" yang dipanjatkan oleh seorang mukmin yang berinabah dan bersungguh-sungguh dalam menghadapkan dirinya kepada Allah akan
"dikabulkan". Hanya saja pengabulan "do'a" itu kadang kala disegerakan atau diakhirkan.

Bahkan kadang Allah mengganti permohonan yang ia panjatkan dengan karunia lain yang lebih baik baginya menurut pandangan dan pilihan Allah. Keterangan seperti ini banyak terdapat dalam ayat Al-Qur'an.

Para ulama menyebutkan bahwa tanda
"dikabulkan"nya sebuah "do'a" yaitu si pen"do'a" merasakan getaran dan kesejukan dalam hati sewaktu memanjatkan "do'a"nya itu.

Adapun ditolaknya "do'a" bisa karena adanya rintangan. Termasuk dalam rintangan itu adalah : memakan makanan yang haram baginya, memakai pakaian yang haram, terus berbuat zalim kepada hamba Allah, dan ber"do'a" dengan hati yang lalai.

Rasulullah bersabda :

"ketahuilah oleh kalian semua, sesunguhnya Allah tidak akan mengabulkan "do'a" dari hati yang lalai" (HR Thabrani)

Tidak
"dikabulkan"nya "do'a" seseorang bisa juga karena dia memutuskan tali silaturahim, membenci saudaranya sesama muslim dan tidak berbicara kepada mereka tanpa alasan yang benar.

Ibrahim bin Adham radhiyallahu 'anhu berkata :

"Do'a" kalian tidak ter"kabul" karena hati kalian telah mati dan penyebab matinya hati kalian adalah sepuluh hal :

1. kalian mengenal Allah, tapi tidak memenuhi hak-Nya ..

2. kalian mengaku cinta kepada Rasulullah, tetapi tidak mengikuti sunnah nya ...

3. kalian membaca Al-Qur'an tetapi tidak mengamalkan isinya ..

4. kalian menikmati berbagai karunia Allah, tetapi tidak bersyukur.

5. kalian nyatakan setan adalah musuh, tetapi malah kalian mengikutinya ..

6. kalian nyatakan surga itu benar ada, tetapi tidak beramal untuk memperolehnya ..

7. kalian nyatakan neraka itu ada, tetapi tidak berusaha menghindarinya ..

8. kalian nyata kematian itu pasti datang, tetapi tidak bersiap menghadapinya..

9. sejak bangun tidur kalian sibuk meneliti dan membicarakan aib orang lain dan melupakan aib kalian sendiri ...

10. kalian kuburkan mereka yang meninggal di antara kalian, tetapi tidak memetik pelajaran darinya ...

(posting ini diambil dari tabloid AR-RAUDHAH edisi 1 yang disusun oleh : Habib Noval bin Muhammad Alaydrus.)

Wallahua’lam bish Shawwab ....
Barakallahufikum ....

... Semoga tulisan ini dapat membuka pintu hati kita yang telah lama terkunci ...

Sumber: Facebook: Endang Sri Utama Shared Sahabat QALBU Cahaya Jiwa's Status

"BERAT SEGELAS AIR"

"Berat Segelas Air", kisah inspirasi dan motivasi, kisah-kisah inspirasi terbaik".


Saat Stephen R. Covey mengajar tentang Manajemen Stress, dia bertanya kepada para peserta kuliah,

“Menurut anda, kira-kira berapa
"Berat Segelas Air"?” Jawaban para peserta sangat beragam, mulai dari 200 gram sampai 500 gram.

“Sesungguhnya yang menjadi masalah bukanlah "berat" absolutnya. Tetapi berapa lama anda memegangnya,” ungkap Covey.

“Jika saya memegangnya selama satu menit, tidak ada masalah. Jika saya memegangnya selama satu jam, lengan kanan saya akan sakit. Jika saya memegangnya selama satu hari penuh, mungkin anda harus memanggilkan ambulans untuk saya,” lanjutnya.

“Berat"
nya sebenarnya sama, tapi semakin lama saya memegangnya, maka bebannya akan semakin "berat". Jika kita membawa beban terus menerus, lambat laun kita tidak akan mampu membawanya lagi. Beban itu terasa meningkat "berat"nya,” ungkap Covey.

”Yang harus kita lakukan adalah meletakkan "gelas" tersebut. Istirahat sejenak sebelum mengangkatnya lagi. Kita harus meninggalkan beban kita, agar kita dapat lebih segar dan mampu membawanya lagi. Jadi sebelum pulang ke rumah dari pekerjaan sehari-hari, tinggalkan beban pekerjaan anda. Jangan bawa pulang. Beban itu dapat diambil lagi besok,” lanjutnya.

“Apapun beban yang ada di pundak anda hari ini, coba tinggalkan sejenak. Setelah beristirahat, nanti dapat diambil lagi. Hidup ini sangat singkat, jadi cobalah menikmatinya dan memanfaatkannya. Hal terindah dan terbaik di dunia ini tak dapat dilihat atau disentuh, tapi dapat dirasakan jauh di dalam hati kita,” kata Covey.

Sumber: Facebook, Bagus Handaka>Endang Sri Utami.

"Kisah Kakek dan Pencuri Pepaya"

"Kisah seorang "kakek" dan seorang "pencuri pepaya". Sebuah kisah inspirasi dan motivasi islami".
 

Saya ingin mengawali renungan kita kali ini dengan mengingatkan pada salah satu kisah kehidupan yang mungkin banyak tercecer di depan mata kita. Cerita ini tentang seorang "kakek" yang sederhana, hidup sebagai orang kampung yang bersahaja.... Suatu sore, ia mendapati pohon "pepaya" di depan rumahnya telah berbuah. Walaupun hanya dua buah namun telah menguning dan siap dipanen. Ia berencana memetik buah itu di keesokan hari. Namun, tatkala pagi tiba, ia mendapati satu buah "pepaya"nya hilang dicuri orang.
"Kakek"itu begitu bersedih, hingga istrinya merasa heran. “masak hanya karena sebuah "pepaya" saja engkau demikian murung” ujar sang istri.

“Bukan itu yang aku sedihkan” jawab sang
"kakek", “aku kepikiran, betapa sulitnya orang itu mengambil "pepaya" kita. Ia harus sembunyi-sembunyi di tengah malam agar tidak ketahuan orang. Belum lagi mesti memanjatnya dengan susah payah untuk bisa memetiknya..”

“Dari itu Bune” lanjut sang
"kakek", “saya akan pinjam tangga dan saya taruh di bawah pohon "pepaya" kita, mudah-mudahan ia datang kembali malam ini dan tidak akan kesulitan lagi mengambil yang satunya”.

Namun saat pagi kembali hadir, ia mendapati
"pepaya" yang tinggal sebuah itu tetap ada beserta tangganya tanpa bergeser sedikitpun. Ia mencoba bersabar, dan berharap pencuri itu akan muncul lagi di malam ini. Namun di pagi berikutnya, tetap saja buah "pepaya" itu masih di tempatnya.

Di sore harinya, sang
"kakek" kedatangan seorang tamu yang menenteng duah buah "pepaya" besar di tangannya. Ia belum pernah mengenal si tamu tersebut. Singkat cerita, setelah berbincang lama, saat hendak pamitan tamu itu dengan amat menyesal mengaku bahwa ialah yang telah mencuri "pepaya"nya.

“Sebenarnya” kata sang tamu, “di malam berikutnya saya ingin men"curi" buah "pepaya" yang tersisa. Namun saat saya menemukan ada tangga di sana, saya tersadarkan dan sejak itu saya bertekad untuk tidak men"curi" lagi. Untuk itu, saya kembalikan
"pepaya" Anda dan untuk menebus kesalahan saya, saya hadiahkan "pepaya" yang baru saya beli di pasar untuk Anda”.

Hikmah yang bisa diambil dari kisah inspirasi diatas, adalah tentang keikhlasan, kesabaran, kebajikan dan cara pandang positif terhadap kehidupan.

Mampukah kita tetap bersikap positif saat kita kehilangan sesuatu yang kita cintai dengan ikhlas mencari sisi baiknya serta melupakan sakitnya suatu “musibah”?

"Sesungguhnya manusia itu sangat ingkar, tidak berterima kasih kepada Tuhannya, dan sesungguhnya manusia itu menyaksikan (sendiri) keingkarannya, dan sesungguhnya dia sangat bakhil karena cintanya kepada harta."

Kisah inspirasi diatas dikutip dari khutbah yang ditulis oleh ustadz Saiful Amien.

Sumber: Facebook, Bagus Handaka>Endang Sri Utamai


MusicPlaylistView Profile