Minggu, 23 September 2012

"KHASIAT BUNGA SEDAP MALAM"

"Sedap malam" lebih dikenal sebagai "bunga" hias. Wanginya yang seharum melati bermanfaat menenangkan hati orang di sekitarnya". 


Namun, sebenarnya "bunga sedap malam" punya sejumlah manfaat untuk kesehatan, mulai dari mengobati keluhan susah tidur, influenza, sampai rematik. 

"Bunga" yang berasal dari Meksiko ini juga disukai di manca negara. Masyarakat Jepang menggunakan "bunga sedap malam" sebagai lambang cinta. Di Thailand, "bunga" yang harum di "malam" hari ini adalah kesayangan para perangkai "bunga" karena sifatnya yang harum dan tidak mudah layu. 

Masyarakat Eropa memakai "bunga" bernama Latin Polianthes tuberosa Linn ini dalam upacara keagamaan. Tak heran bila "bunga" yang dikenal di luar negeri dengan nama tuberosa ini dijumpai menghiasi altar di gereja-gereja. Kekasih Gelap Keharumannya yang tak kalah dengan "bunga" melati membuat "sedap malam" dijuluki di luar negeri sebagai dangerous pleasure (kesenangan yang berbahaya). Tidak jelas mengapa disebut demikian. Namun, ada tahayul kuno di Perancis yang melarang anak gadis menghirup wangi "bunga" ini di kala "malam" karena akan membawa suasana romantis dalam diri mereka. Larangan yang sama juga berlaku di India dengan alasan yang sama pula, sehingga "bunga" ini diberi nama rat ki rani (kekasih gelap). Meski ada kepercayaan demikian di India, pengobatan kuno dari India, Ayurveda, mengakui khasiat "bunga" yang juga disebut orang Sunda sebagai sundel "malam" ini bagi kesehatan. Menurut Ayurveda, "sedap malam" dikenal bisa memperbaiki ketenangan pikiran seseorang. "Bunga" ini bisa membuka chakra mahkota, sehingga memperbaiki kekuatan fisik seseorang. "Sedap malam" juga memperkuat inspirasi artistik dalam diri seseorang karena kemampuannya menstimulasi sisi kanan otak yang mengurusi bagian kreativitas. Dari stimulasi di otak kanan itu "sedap malam" memberi ketenangan di pikiran dan hati. 


Pada pengobatan tradisional masyarakat Indonesia tidak ada penjelasan seperti dalam Ayurveda. Namun, nenek moyang kita telah menggunakan keharuman "bunga" yang juga bernama Yek Lai Siang ini untuk menenangkan hati di kala perkabungan. Hiasan "bunga sedap malam" pada upacara perkawinan di Indonesia memberi gairah tersendiri untuk pasangan pengantin baru. Praktik ini masih terus berlangsung sampai sekarang. Bahkan para pengelola spa menaburkan petikan "bunga" di kolam pemandian untuk memberi ketenangan pada orang yang berendam. 

Menurunkan Panas 
Sayangnya, tak seperti lavender yang minyak esensialnya dikenal luas menenangkan pikiran, minyak esensial "bunga sedap malam" sulit didapat. Menurut Lisa Maliga, seorang penulis di The Chamomile Times and Herbal News, tidak ada "minyak esensial" "bunga sedap malam". Sebab, "bunga" ini tidak tahan terhadap temperatur tinggi ketika disuling menjadi minyak esensial. Secara ilmiah, baru sedikit manfaat untuk kesehatan yang terungkap dari "bunga sedap malam". Dari Ensiklopedia Tumbuhan Berkhasiat Obat Indonesia yang ditulis oleh Prof. H.M. Hembing Wijayakusuma, pakar pengobatan tradisional dan tumbuh-tumbuhan berkhasiat obat, diketahui bahwa "sedap malam" bersifat manis, sejuk, dan sedikit tawar. Tanaman ini berkhasiat menurunkan panas (antipiretik) dan menghilangkan bengkak. Sementara itu, kandungan kimia yang diketahui adalah sapogenin. Bagian tanaman yang dipakai sebagai obat adalah bagian "bunga" dan akar. Keduanya bisa diolah untuk pemakaian luar dan dalam. Prof. Hembing menyarankan agar pengobatan dengan ramuan "sedap malam" ini dilakukan secara teratur. Namun, penderita penyakit serius dan berat sebaiknya tetap berkonsultasi dengan dokter. 

Aneka Resep "Bunga Sedap Malam" 
Berikut ini beberapa resep yang menggunakan bahan "bunga sedap malam" sebagaimana ditulis oleh Prof. H.M. Hembing Wijayakusuma. 
 
1. Katarak, Radang Mata 
Rebus 50 kuntum "bunga sedap malam" dengan 1.500 cc air hingga mendidih. Tunggu sampai dingin. Setelah dingin, gunakan untuk mencuci mata. 

2. Bisul (Furunculus) dan Bengkak (Edema) 
Ambil akar "sedap malam" secukupnya lalu cuci bersih. Setelah itu tumbuk halus dan tempelkan pada bagian yang sakit. 

3. Susah Tidur, 
Menenangkan Pikiran dan Hati, Penambah Darah, dan Pandangan Kabur Bahan: 30 kuntum "bunga sedap malam", 15 gram kie cie (bisa dibeli di toko obat Cina), 1-2 buah hati ayam, 2 siung bawang putih, 4 siung bawang merah, 10 gram jahe, merica, garam, dan kecap masing-masing secukupnya. Iris bawang putih dan bawang merah. Tumis semua bahan dengan minyak goreng nonkolesterol secukupnya. Tambahkan tepung tapioka yang telah diencerkan secukupnya. Masak sampai matang. 

4. Meningkatkan Stamina 
Bahan: 50 kuntum "bunga sedap malam", 50 gram kacang kapri, 1 butir telur ayam, 100 gram udang, 10 gram jahe, 2 siung bawah putih, 4 siung bawang merah. Tumis semua bahan dengan minyak goreng nonkolesterol secukupnya. Jangan lupa tambahkan tepung maizena yang telah diencerkan. Masak sampai matang. 

 5. Mempertajam Penglihatan 
Bahan: 30 kuntum "bunga sedap malam", 70 gram kacang kapri muda, 100 gram daging ayam, 75 gram wortel, 1 butir telur ayam, 10 gram jahe, 2 siung bawang putih, 4 siung bawang merah, kecap manis dan garam secukupnya. Potong-potong daging ayam dan wortel. Kemudian siapkan bawang putih dan bawang merah yang telah diiris-iris. Tumis semua bahan dengan minyak goreng nonkolesterol sampai matang. 

6. Influenza 
Bahan: 20 gram akar "sedap malam", 15 gram jahe, 2 batang daun bawang putih, 600 cc air bersih. Rebus bahan bersama air sampai tersisa separuh (300 cc). Air rebusan tersebut diminum dua kali masing-masing 150 cc. 

7. Radang Tenggorokan, Bau Mulut, Suara Serak, Sakit Saat Menelan Makanan 
Bahan: 20 gram akar "sedap malam", 25 gram sambiloto segar, 600 cc air bersih. Rebus bahan bersama air sampai tersisa setengah (300 cc). Setelah itu saring dan minum dua kali sehari masing-masing 150 cc. 

8. Rematik 
Bahan: 30 gram akar "bunga sedap malam", 20 gram jahe merah, gula merah secukupnya, 400 cc air. Rebus bahan bersama 400 cc air hingga mendidih. Saring dan bagi dua bagian untuk diminum dua kali sehari. 
(Sumber: health.kompas.com/read/2011/.../Aneka.Khasiat.Bunga.Sedap.Malam)

Sabtu, 22 September 2012

"MANFAAT/KHASIAT JUS APEL"

"An "apple" a day keeps doctor away. Ungkapan ini sangat tepat untuk menggambarkan "manfaat" buah "apel" bagi kesehatan tubuh." 


Pasalnya, "apel" dianggap sebagai salah satu buah yang paling sehat karena mampu mengendalikan kolesterol, kadar gula darah, dan membantu pencernaan. Bahkan, sebutir "apel" bisa berfungsi sebagai “sikat gigi alami”. Mengunyah sebutir "apel" dianggap sama dengan menggunakan sikat gigi alami. Penelitian menunjukkan bahwa "apel" mampu membersihkan makanan yang tersembunyi di belakang gigi dan gusi sehingga menghalangi karies gigi dan penyakit gusi. Penderita penyakit gusi yang serius memperoleh "manfaat" dari tinggi kandungan vitamin C yang terdapat dalam sebutir "apel". Daripada dimakan segar, "apel" lebih baik dikonsumsi dalam bentuk "jus" karena kandungan gizi dan vitaminnya lebih tinggi. Satu gelas "jus apel" mengandung 22 mg fosfor, 15 mg kalsium, 15 mg zat besi, 250 mg potassium, 15 mg sodium, sedikit vitamin B kompleks, 2 mg vitamin C, dan 20 I.U vitamin A per 100 gram "jus apel"

"Manfaat" "jus apel" bagi kesehatan sebagai berikut : 

  1. Menjaga kekebalan tubuh
    Kandungan vitamin C yang ada dalam minuman "jus apel", bisa meningkatkan daya tahan tubuh agar penyakit tidak mudah menyerang.
  2. Menurunkan resiko terserang penyakit kanker
    Ini adalah peran zat flavoid yang banyak terkandung dalam "jus apel".
  3. Menjaga kesehatan mulut
    "Jus apel" kaya akan zat tanin yang sangat berguna bagi kesehatan gigi dan gusi.
  4. Memilhara kesehatan mata
    Kandungan Vitamin A sangat bagus bagi kesehatan mata agar mata bisa terhindar dari berbagai gangguan.
  5. Menyehatkan pencernaan
    "Khasiat" "jus apel" yang lain adalah menyehatkan saluran pencernaan dalam tubuh kita. Asam tartar yang banyak terkandung dalam "jus apel", mampu membunuh bakteri jahat yang bisa mengganggu pencernaan.
  6. Mencegah timbulnya berbagai macam penyakit
    Mengkonsumsi "jus apel" yang kaya akan senyawa ber"manfaat", bisa mencegah datangnya berbagai penyakit pada tubuh kita. Apalagi di dalam "jus apel" terdapat senyawa quercetin yang mampu meningkatkan kadar antioksidan dalam tubuh, sehingga tubuh bisa menjadi lebih sehat.
  7. Menurunkan kadar kolesterol jahat
    "Khasiat" "jus apel" yang satu ini adalah peran dari senyawa fitokimia dan asa D-glucaric. Dua senyawa ini bisa menekan LDL (kolesterol jahat) dan meningkatkan kadar HDI (kolesterol baik). Selain itu fitokimia dapat melawan radikal bebas yang berdampak negatif yang masuk kedalam tubuh kita.
    8. Memperkuat jantung.
    9. Memperkuat ginjal.
    10. Mengurangi nafsu makan
    11. Membantu menurunkan berat badan 
    12. Memperkuat ginjal 
    13. Menstabilkan gula darah 
    buah apel.jpg14. Meningkatkan High Density Lipoprotein
    15. Mengobati asma
    16. Melawan radang sendi
    17. Menangkis serangan infeksi virus
"Khasiat" "apel" terletak pada kandungan karoten dan pektinnya yang merupakan serat yang larut dalam air. Pektin berperan menurunkan kolesterol jahat atau LDL ( low Density Lipoprotein ) yang dapat menyumbat pembuluh darah. Pada saat yang sama, pektin juga menaikkan kadar kolesterol baik atau HDL ( High Density Lipoprotein ). Semakin tinggi tingkat HDL-nya, resiko terserang penyakit jantung juga semakin rendah. Kerja pektin yang terdapat dalam "jus apel" sangat cepat. Karena itu, begitu selesai meminumnya, proses pembuangan lemak langsung dimulai. Jika sudah berada didalam tubuh, pektin yang terkandung dalam "apel" akan mengikat air secara kuat. Kemudian, pektin menyerap substansi air itu dan menggunakannya untuk membebaskan sel dari gumpalan-gumpalan lemak. Pektin merupakan salah satu tipe serat kasar yang mempunyai beberapa keuntungan karena bentuknya berupa gel. Selain itu, pektin juga dapat memperbaiki otot pencernaan dan mendorong sisa makanan pada saluran pembuangan. Pektin juga terkandung dalam obat anti-diare Kaopectate. Karena itu, juga ber"khasiat" untuk menghilangkan diare. Pektin juga menyerap kelebihan air dalam usus, memperlunak feses, mengikat dan menghilangkan racun, dan membasmi kuman dalam perut dan usus. "Jus apel" juga disarankan sebagai obat radang sendi dan arthritis.
Satu butir "apel" berukuran sedang mengandung 10 gram serat dari 20-35 gram serat yang diperlukan tubuh setiap hari. Kandungan vitamin A pada "apel" berfungsi untuk menyembuhkan influensa dan infeksi lainnya. "Khasiat" lainnya, menjaga kondisi mata dan mencegah kebutaan. Kandungan vitamin C dan B pada "apel" adalah untuk mempertahankan kesehatan urat syaraf. Bagi anda yang bermasalah dengan obesitas, minum "jus apel" setiap hari dapat membantu menurunkan berat badan. Bahkan, "jus apel" dapat menghalangi pembentukan sel-sel kanker, menghilangkan rasa haus, mengurangi keasaman perut, membantu menghilangkan elemen-elemen racun dalam tubuh, dan memperkuat ginjal. "Jus apel" dapat secara rutin diminum satu gelas sehari sebelum makan pagi. 

Sumber:
1. meitanteiamiterasu.wordpress.com/2011/10/18/khasiat-jus-apel/
2. kesehatku.blogspot.com › Makanan kesehatan
3. www.anneahira.com/manfaat-jus-apel.htm

"MANFAAT/KHASIAT BUNGA KAMBOJA"

"Tidak hanya identik dengan kuburan, "bunga kamboja" ternyata mempunyai "khasiat" untuk menyembuhkan berbagai macam penyakit." 
Tanaman "kamboja" itu ibarat paradoks dimana di satu sisi fisiknya kelihatan sangat indah namun karena sering ditanam di sekitar kuburan membuat tanaman ini identik dengan hal-hal yang menakutkan.

  Sebetulnya ada banyak sekali "khasiat" dari tanaman "kamboja" ini, salah satunya yakni sebagai tanaman hias karena sudah banyak kerabat dari "kamboja" yang dijadikan sebagai tanaman hias seperti adenium, mandevila, dan juga pachypodium. Tanaman "kamboja" biasanya mudah ditanam dan tidak memerlukan perawatan khusus. Membudidayakan tanaman "kamboja" bisa dilakukan dengan beragam cara seperti vegetatif maupun generatif.
Secara vegetatif memperbanyak "kamboja" bisa dengan disetek ataupun cangkok di bagian batangnya. Dan secara generatif dilakukan dengan menyemai biji "kamboja" pada media tanam.

Tanaman "kamboja" ternyata mengandung banyak senyawa kimia yang sangat ber"manfaat" untuk kesehatan manusia, antara lain asam plumerat, asam serotinat, plumierid, dan agoniadin. Sedangkan kulit "kamboja" mengandung zat pahit beracun dan getahnya mengandung damar dan asam plumeria. Sementara akar dan daun "kamboja" mengandung saponin, polifenol, alkaloid, dan juga fenetilalkohol. Dan senyawa fulvoplumierin yang terdapat di hampir seluruh bagian tanaman "kamboja" ber"manfaat" untuk menghambat disentri, radang saluran pernafasan, TBC, maupun hepatitis.

Umumnya, mayoritas masyarakat di Indonesia belum memaksimalkan fungsi tanaman "kamboja" ini selain sebagai penghias taman kuburan. Beruntung di beberapa daerah termasuk di Bali, selain menggunakan "kamboja" sebagai tanaman hias, tanaman "kamboja" telah digunakan untuk menggelar berbagai upacara keagamaan, penenang jiwa, dan lainnya.

Mungkin belum banyak yang tahu juga bahwa "bunga kamboja" ini termasuk "bunga" yang bisa dimakan layaknya "bunga"-"bunga" lainnya seperti "bunga" pepaya dan "bunga" turi. "Khasiat" dari memakan "bunga kamboja" ini antara lain untuk meredakan demam, menghentikan batuk, melancarkan keluarnya air seni, mencegah pingsan, menghentikan mencret, dan lainnya.

Getah putihnya yang mengandung damar dan karet mampu mengkontraksikan kulit tanpa rasa sakit. "Bunga"nya sendiri dapat menurunkan panas, menghentikan batuk, serta meluruhkan air seni. Berikut adalah beberapa "khasiat" lainnya dari "bunga" yang mempunyai nama latin "Plumeria acuminata Ait":
1. Bengkak. 
Sepotong kulit pohon "kamboja" ditumbuk halus, direbus dengan 6 gelas air sampai mendidih. Hangat-hangat rendam bagian tubuh yang bengkak.
2. Bisul. 
Cara I:Selembar daun "kamboja" diremas atau bisa juga dipanggang. Lalu olesi minyak kelapa dan tempelkan pada bisul.
Cara II: Getah "kamboja" dioleskan pada bisul.
3. Borok.
Oleskan getah " kamboja" pada borok yang sudah dicuci dengan air hangat.
4. Kutil.
Oleskan 1 sendok teh getah pohon "kamboja" pada kutil beberapa kali selama beberapa hari sampai kutil hilang.
5. Mengeluarkan duri/beling.
Oleskan getah "kamboja" pada bagian yang sakit, maka benda yang masuk akan keluar.
6. Kapalan.
Teteskan getah "kamboja" pada bagian kulit yang kapalan, setiap hari sampai sembuh.
7. Tumit pecah-pecah: Sepotong kulit "kamboja" direbus dengan 3 liter air sampai mendidih. Hangat-hangat rendamkan kaki yang sakit.

 8. Antibiotik dan Mengobati Sakit Gigi
Getah "kamboja" mengandung alkaloid, tanin, flavonoid dan triterpenoid yang sangat ber"manfaat" untuk antibiotik, tentunya dengan dosis yang tepat. Tanaman "kamboja" juga disebut sangat ampuh untuk mengobati sakit gigi berlubang. Caranya yakni dengan mengambil beberapa tetes getah "kamboja" dengan menggunakan kapas, kemudian letakkanlah kapas tersebut pada gigi yang sakit. Dosisnya cukup 1-2 kali saja per hari. Meski demikian, perlu diperhatikan bahwa pengobatan dengan getah tersebut sifatnya hanya sementara dan tidak bisa difungsikan untuk menuntaskan rasa sakit gigi tersebut.

9. Teh "Bunga Kamboja".
Begitu juga dengan "bunga kamboja" yang dikonsumsi dengan cara menyeduhnya dengan teh sangat berkhasiat untuk memberikan efek sejuk untuk pencernaan Anda. Makanya sebaiknya Anda meminum teh "bunga kamboja" ini secara rutin untuk merasakan "khasiat"nya secara nyata.

10. Gonorrhoea.
Ada yang meyakini bahwa dengan meminum rebusan akar "kamboja", penderita penyakit menular seksual (PMS) kencing nanah atau gonorrhoea dapat dibantu mengatasinya.

11. Pelengkap Sayuran.




"Bunga kamboja" segar yang dimasak sebagai pelengkap sayuran memberikan cita rasa sedap, memberikan efek terapi dan ber"manfaat" bagi kesehatan.

12. Frambusia (Pathek).
Untuk obat frambusia, ambillah kulit batang "kamboja" sebanyak 3 telapak tangan, kemudian dicuci dan dipotong-potong. Rebus dengan air bersih sebanyak kira-kira 3 liter sampai mendidih, selama 15 menit. Tunggu sampai hangat atau suam-suam kuku. Selanjutnya, "manfaat"kan air rebusan ini untuk mandi atau berendam.

JANGAN sepelekan "bunga kamboja".Tumbuhan yang banyak ditanam di areal pemakaman itu dan kini dilirik untuk pertamanan itu, bunganya sering diabaikan dan dibiarkan layu serta membusuk di tanah. Namun siapa sangka, di balik ketidakberdayaan "bunga" itu menyimpan sejuta "manfaat". Ternyata, "bunga" ini bisa dipakai sebagai bahan baku untuk membuat minyak wangi, teh seduh dan obat nyamuk. Sayangnya, proses pengolahan tersebut baru bisa dilakukan di negara lain yaitu Taiwan, Jepang, dan China. 

Sumber :
2. www.deherba.com/khasiat-tanaman-kamboja-untuk-kesehatan.html
3.  juwita-manfaatbungakamboja.blogspot.com/
























Jumat, 21 September 2012

"MANFAAT/KHASIAT BUNGA SEPATU"

"Bunga sepatu" (Hibiscus rosa-sinensis L.) adalah tanaman semak suku Malvaceae yang berasal dari Asia Timur dan banyak ditanam sebagai tanaman hias di daerah tropis dan subtropis". 


Nilai "bunga" dan tanaman "kembang sepatu" semakin tinggi karena sejak lama secara turun temurun digunakan di berbagai belahan dunia untuk tujuan kesehatan, terutama dalam praktik pengobatan China dan Ayurveda dari India.

"Bunga" besar, berwarna merah dan tidak berbau. "Bunga" dari berbagai kultivar dan hibrida bisa berupa "bunga" tunggal (daun mahkota selapis) atau "bunga" ganda (daun mahkota berlapis) yang berwarna putih hingga kuning, oranye hingga merah tua atau merah jambu.

Nama ilmiah "Bunga Sepatu": Hibiscus rosa-sinensis

Nama daerah "Bunga Sepatu" :
Nama-nama daerah tanaman "Bunga Sepatu" tersebut antara lain bungong raya (Aceh), soma-soma (Nias), "bunga"-"bunga" (Batak), kembang wera (Sunda), "bunga" raya (Melayu), kembang sepatu, wora-wari (Jawa), waribang (Bali).

Kandungan Kimia "Bunga Sepatu":
"Kembang sepatu" memiliki rasa manis dan bersifat netral. Bahan kimia yang terkandung dalam daun "kembang sepatu" diantaranya taraxeryl acetat. Selain itu, "bunga kembang sepatu" mengandung cyanidin diglucosid, hibisetin, zat pahit, dan lendir. Senyawa berkhasiat yang terkandung di dalam tanaman "Bunga sepatu" antara lain senyawa golongan sterol, seperti stigmasterol, kampesterol dan beta sitosterol. Juga ada asam tartrat, asam sitrat dan asam oksalat, flavonoid dan glikosida flavonoid.

Efek farmakologis yang dimiliki oleh "Bunga sepatu" diantaranya antiviral, anti radang (anti-inflamasi), anti diuretik, menormalkal siklus haid, dan meluruhkan dahak. "Bunga kembang sepatu" juga digunakan untuk mengobati air kencing bernanah (gonorrhoea), batuk berdahak dan bernanah, batuk rejan (pertusis), bisul (furunculus), bisul di kepala anak, borok (ulcustripicum), disentri, haid tidak teratur (irregular menstruation), infeksi saluran kencing, keputihan (leucorrhoea), melancarkan haid (emenagog), radang saluran napas (bronkitis), dan tuberkulosis (TBC). Selain itu, daunnya digunakan untuk mengobati bisul, demam karena malaria, gondongan (parotitis), mimisan (epistaxis), radang kulit (dermatitis), radang selaput lendir hidung, radang selaput mata (conjuctivitis), dan radang usus (enteritis).

"Khasiat" dan "Manfaat" "Bunga Sepatu"
1. Air kemih bernanah (gonorrhoea)
Cuci bersih 6 kuntum "bunga sepatu" dan 15 g sambiloto (Androgaphis paniculata) lain rebus dalam 600 ml air sampai tersisa 300 ml. Saring air rebusannya lalu tambahkan 1 sendok makan madu. Minum tiga kali sehari.

2. Batuk lendir dan darah
Cuci bersih 2 kuntum "bunga kembang sepatu" lain diremas-remas. Seduh dengan 400 ml air panas, lalu tutup dalam cawan selama semalam. Saring air esok harinya, tambahkan madu lalu minum pada pagi had sebelum makan.
Cuci bersih 2 kuntum "bunga kembang sepatu", lalu giling sampai halus. Tambahkan 100 ml air matang hangat dan sedikit garam, lalu peras. Saring dan minum air perasan dua kali sehari dengan dosis yang sama.
Rebus 50 gram daun "kembang sepatu", 1/2 lembar daun pepaya (Carica papaya), dan 10 g garam inggris (Sulfas magnesicus) dengan 1/2 liter air sampai mendidih. Minum air rebusan saat masih hangat.
Cuci bersih 30 gram daun atau "bunga kembang sepatu", lalu rebus dengan 400 ml air sampai tersisa 200 ml. Saring air rebusan dan minum tiga kali sehari dengan dosis sama.
Rebus 15 gram akar "kembang sepatu", 25 gram meniran (Phyllanthus urinaria L), dan 30 gram sambiloto (Androqap his panleulata) dalam 600 ml air sampai tersisa 300 ml. Saring air rebusannya, lalu minum dua kali sehari.
Rebus 15 gram "bunga kembang sepatu", 15 gram jengger ayam (Celosia cristata L.), dan 30 gram kulit delima segar atau 1 gram kulit delima kering (Punica granaturn L.) dalam 500 ml air sampai tersisa 200 ml. Saring air rebusannya, lalu minum dua kali sehari.
Cuci bersih 3 kumtum "bunga kembang sepatu", lain giling sampai halus. Tambahkan 150 ml air matang dan cuka beras putih secukupnya. Saring airnya, lalu minum dua sampai tiga kali sehari masing-masing 100 ml.
Rebus 30 kuntum "bunga kembang sepatu" kering dengan 500 nil air sampai tersisa 200 ml. Saring air rebusan dan minum dua kali sehari.
Rebus 30 gram akar "kembang sepatu" dengan 400 ml air sampai tersisa 200 ml. Saring air rebusannya lain minum.
Cara lainnya, rebus 15 g daun "kembang sepatu" dalam 400 ml air sampai tersisa 200 ml. Saring air rebusannya lain minum saat masih hangat.
Rebus 25 gram "bunga kembang sepatu" dan 50 gram sambiloto (Androgaphis paniculata) dalam 600 ml air sampai tersisa 300 ml. Saring air rebusannya, lalu minum dua kali sehari.
Seduh 30 gram daun "bunga sepatu" dengan 100 ml air mendidih selama 15 menit. Setelah dingin, saring air rebusannya, lalu minum tiga kali sehari dengan dosis sama.
Cuci bersih 3 kuntum "bunga sepatu" dan 30 g krokot (Portukzca oleracea L), lalu giling sampai halus dan tambahkan 100 ml air panas. Saring dan minum air seduhan tiga kali sehari bersama 1 sendok makan madu masing-masing dengan dosis sama.

14. Sakit Panas
Tumbuk akar "Bunga Sepatu" sampai halus, rebus dengan 2 gelas air mendidih selama 30 menit, kemudian disaring. Air rebusan diminum 3 kali sehari sebanyak satu gelas.

15. Bisul dan Abses
Daun "Bunga Sepatu" secukupnya dicuci bersih. Lalu digiling sampai halus sampai menjadi adonan seperti bubur. Letakkan di atas bisul atau abses, lalu dibalut. Pengobatan ini khusus untuk pemakaian luar.

16. Sakit Kepala
Segenggam daun "Bunga sepatu" dicuci, direbus selama 30 menit. Gunakan airnya untuk mengompres kepala yang sakit.
 
17. Mencegah Uban
10 - 15 helai daun "Bunga sepatu", dicuci, remas-remas sampai keluar lendirnya. Basahkan kulit kepala dan rambut dengan lendir tersebut. Diamkan sampai kering, baru dicuci. Lakukan ini 2x seminggu.
 
18.Kosmetik
Orang India, China dan Semenanjung Melayu me"manfaat"kan "Bunga Sepatu" untuk menumbuhkan rambut dan perawatan kesehatan kulit kepala. Selain itu mereka juga percaya, "bunga" dan daun "kembang sepatu" dapat membantu menghitamkan rambut.  Oleh karena itu, cocok dipakai sebagai maskara dan pengganti pensil alis. Cara pembuatannya adalah daun dan "bunga sepatu", ditumbuk kasar, lalu diremas-remas dengan penambahan air sedikit demi sedikit.
Hasilnya adalah pasta kental yang dapat langsung digunakan sebagai shampo dan conditioner, serta untuk membersihkan rambut dan kulit kepala. Karena khasiat itu, maka orang India mencampurkan "bunga sepatu" ke dalam minyak kelapa yang kemudian dididihkan.
Selanjutnya campuran itu dipakai untuk menstimulasi pertumbuhan rambut, mengatasi kerontokan rambut dan mencegah atau mengobati ketombe, yaitu dengan cara dioleskan pada rambut dan kulit kepala. Khusus untuk anti ketombe, ada yang menganjurkan untuk memakai sebanyak 15 "bunga" dalam secangkir minyak kelapa. Bagi yang tidak begitu suka bau minyak kelapa, dapat diganti minyak lain, seperti minyak zaitun.
Karena khasiatnya itulah, maka secara tradisional masyarakat India menggunakan daun dan "bunga sepatu" sebagai shampo yang bersifat ringan bagi bayi.  Dalam hal ini, sebaiknya digunakan cairan yang tidak terlalu kental.

19. Penyembuh Luka
Daun dan "bunga sepatu" mempunyai "khasiat" antiseptik. Oleh karena itu dapat digunakan untuk membantu mempercepat proses penyembuhan luka. Cukup dengan cara sederhana saja, yaitu dengan menumbuk daun dan "bunga sepatu" yang sudah dicuci bersih menjadi semacam tapel dan langsung ditempelkan pada daerah yang terluka.  "Khasiat" itu pun sudah didukung dengan hasil penelitian ilmiah yang menggunakan ekstrak "bunga sepatu" untuk penyembuhan luka buatan, pada hewan percobaan.  Hasilnya sungguh menggembirakan dan menunjukkan prospek yang baik. 

20. Atasi Flu
Bagi yang ingin bebas dari gangguan penyakit pada saluran napas, cobalah minum rebusan "bunga", daun atau akar "kembang sepatu". Rebusan itu terbukti bisa mengatasi gangguan napas pada keadaan flu, misalnya batuk, juga gangguan asma dan bronchitis.  Cara lain yang sering dilakukan, juga untuk tujuan mengatasi gangguan pernapasan adalah menghirup uap rebusan "bunga sepatu" atau menggunakannya untuk berendam.
 
Catatan:
• Wanita hamil dilarang minum rebusan tumbuhan obat ini.
• Setiap pengobatan dilakukan secara teratur. Untuk penyakit berat, tetap konsultasikan dengan dokter.

Itulah tadi "Manfaat" dan "Khasiat" "Bunga Sepatu" Jika ada saran dan kritik jangan ragu untuk menyampaikan. Jika ada "khasiat" lain yang belum tertera silakan tinggalkan komentar dalam bentuk komentar di bawah ini semoga ber"manfaat" bagi kita semua. 


Sumber:
1. www.togasehat.com/2012/02/khasiat-bunga-sepatu.html
2.  daengmatterru.blogspot.com › Obat Tradisional
3.  wartaberita3.blogspot.com/2012/02/manfaat-bunga-sepatu.html
4.  www.gayabunda.com/kesehatan/manfaat-kembang-sepatu.html

Sabtu, 01 September 2012

"CIRI-CIRI GANGGUAN JIN PADA MANUSIA"

"Kenali gangguan "jin" pada "manusia" sedini mungkin. Siapa tahu Anda merupakan target utamanya".

Penyakit gangguan "jin" pada "manusia" seperti halnya penyakit-penyakit lainnya memiliki sejumlah gejala khusus. Gejala ini dibedakan menjadi 2 bagian, yaitu gejala pada waktu tidur dan pada waktu terjaga.

GEJALA PADA WAKTU TIDUR
1….Susah tidur malam, tidak bisa tidur kecuali setelah lama bersusah payah.
2….Cemas, yakni sering terbangun pada waktu tengah malam.
3….Mimpi buruk, yaitu mimpi melihat sesuatu yang mengancamnya lalu ingin berteriak meminta pertolongan tetapi tidak bisa.
4….Mimpi menyeramkan.
5….Mimpi melihat berbagai binatang seperti kucing, anjing, onta, ular, singa, srigala dan tikus.
6….Bunyi gigi geraham beradu pada saat tidur.
7….Tertawa, menangis atau berteriak pada saat tidur.
8….Merintih pada saat tidur.
9….Berdiri dan berjalan dalam keadaan tidur tanpa kesadaran.( sering dialami anak-anak, jaga anak anda ).
10..Mimpi seolah-olah akan jatuh dari tempat yang tinggi.
11..Mimpi berada di kuburan, tempat sampah atau jalan yang sangat mengerikan.
12..Mimpi melihat orang aneh, seperti tinggi sekali, pendek sekali atau hitam sekali.
13..Mimpi melihat hantu.

GEJALA PADA WAKTU TERJAGA.
1…Sering merasa pusing yang tidak disebabkan oleh penyakit pada kedua mata, kedua telinga, hidung, gigi, tenggorokan atau lambung.
2…Selalu berpaling, yakni berpaling dari dzikrullah, shalat dan ketaatan-ketaatan lainnya.
3…Linglung pikiran, sering melamun, pikiran kosong.
4…Sering merasa lesu dan malas serta enggan beraktifitas.
5…Sulit berkonsentrasi, mudah marah dan mudah putus asa.
6…Kesurupan atau disebut sumbat saraf.
7…Rasa sakit pada salah satu anggota badan dan dokter tidak sanggup mengobatinya.

MACAM-MACAM GANGGUAN "JIN".
Gangguan total, yaitu "jin" mengganggu seluruh jasad seperti orang yang mengalami berbagai sumbatan saraf.
Gangguan sektoral, yaitu "jin" memegang (mengganggu) salah satu anggota badan seperti lengan, kaki atau lidah.
Gangguan berkepanjangan, yaitu "jin" terus berada dalam jasadnya dalam waktu yang sangat lama.
Gangguan sejenak, yaitu tidak lebih dari beberapa detik seperti mimpi buruk.

BAGAIMANA "JIN" MASUK KE DALAM JASAD "MANUSIA" DAN DIMANA DIA BERADA?
Sebagaimana Firman Allah yang tertuang dalam al-Qur’an surat Ar-Rahman ayat 15 yang artinya “Dan Dia menciptakan "Jin" dari nyala api”.  

"Jin" berujud udara yang masuk kedalam tubuh "manusia" melalui pori-pori, karena itu "jin" dapat masuk dari bagian mana saja dalam jasad "manusia".

Ibnu Abbas berkata : “yakni dari ujung gejolak api, sedangkan ujung gejolak api adalah udara panas yang keluar dari api”.

Ketika "jin" masuk ke dalam jasad "manusia", dia langsung menuju otak dan bisa mempengaruhi bagian mana saja diantara anggota tubuh "manusia" dari sentralnya di otak. Sebuah penelitian secara medis telah membuktikan bahwa para penderita kesurupan memiliki gelombang yang sangat halus dan aneh yang bersemayam di otak.

(Sumber: www.beritaunik.net/.../birunya-langit-hari-ini.html).

Jumat, 10 Agustus 2012

"Kata Mutiara Islami"

Kebijaksanaan orang lain sulit dipelajari, namun pengetahuan orang lain bisa untuk kita pelajari. Puasa Ramadhan, itu seperti cinta pertama, pada hari pertama rasanya gelisah, tetapi pada hari-hari akhir akan memberi kita kenyamanan. Pada suatu hari, Umar bin Khatab bertanya kepada gurunya: "Apakah cinta sejati itu?" Sang guru menjawab : "Berjalanlah lurus di taman bunga yang luas, petiklah satu bunga yang terindah menurutmu & jangan pernah berbalik kebelakang." Kemudian Umar melaksanakannya & kembali lagi dengan tangan hampa. Gurunya bertanya, "Lho, mana bunganya?" tanya yang guru. Umar menjawab, "Aku tak bisa mendapatkannya guru, sebenarnya aku telah menemukannya, tapi aku berpikir lagi pasti ada yang lebih bagus didepan sana, dan ketika aku telah sampai diujung taman. Aku tersadar bahwa yang aku temui di awal tadi itulah yang terbaik! Tetapi aku tidak boleh menoleh kebelakang kembali, bukan? Sang guru berkata, "Seperti itulah CINTA, semakin kita mencari yang terbaik, maka tidak akan pernah sekalipun kita menemukannya. Maka jangan pernah sia-siakan cinta yang pernah tumbuh di hati kita, karena waktu takkan pernah kembali". 

Biarkan air mata ini mengalir bersama dengan dosa-dosa yang teringat. Lelapkan semua kesemuan dunia yang hanya sementara. Bukalah sedikit matamu untuk melihat dunia yang abadi, telungkupkanlah tanganmu untuk memberi... 

Berikan senyummu agar orang lain merasakan kabahagiaanmu... mari lukis perasan hati mencintaiNya dengan keimanan dan ketakwaan. Bismillah... 

"Bismillahirahmanirrahim...renungan malam. Jangan sampai iman pudar lalu hawa nafsu yang menang. Ketika itu terjadi, maka cinta Allah yang agung tidak akan pernah bisa diindera dan dirasa. Cinta akan antar manusia pun hanya akan berubah menjadi malapetaka dan keinginan kita menuju surga (Jannatullah) akan sirna. Riwayat Sahabat Ali Bin Abi Tholib dalam Hadist Riyadusholihin" 

"Dunia yang kita pijak sekarang ni hanyalah tempat tinggal sementara. Oleh karena itu hendaklah kita senantiasa mengingatkan kepada diri kita masing-masing tujuan hidup kita di dunia ini"


"Apabila kita hidup hanya untuk hidup kita, niscaya hidup akan terasa singkat. Berawal dari lahirnyakita dan berakhirnya hidup kita yang terbatas. Tetapi jika kita hidup karena hal lain, yaitu hidup karena perjuangan maka sesungguhnya hidup ini akan terasa panjang dan mendalam. Berawal dari munculnya manusia dan berakhirnya dengan hilangnya manusia dibumi ini" 

"Dunia adalah setitik air ditengah lautan. Dunia adalah penjara mukmin dan surga bagi kaum kafir. Hiduplah didunia laksana musafir, menatap orang yang berada di bawah dan siapkan bekal untuk kematian" 

"Bahagianya hidup dengan manisnya iman dan menjadikan Allah sebagai tujuan hidup. Hidup diatas keyakinan dan ketergantungan. Merendahkan diri serta bertawakal, sungguh segala seusatu pasti kembali kepadaNya" 

"Nikmat sehat akan terasa jika kita pernah sakit. Nikmat harta akan terasa jika kita pernah susah, dan nikmat hidup akan terasa jika kita pernah mendapatkan musibah. Musibah adalah awal dari kenikmatan hidup" 

"Sebuah ujian dan cobaan adalah suatu kesulitan. Dimana kesulitan harus kita hadapi dengan senyuman yang layak untuk disanjung dunia, senyuman optimis menembus telaga air mata" 

"Akankah kuat kaki ini melangkah? bila disapa duri yang menanti...Akan kaburkah mata yang menatap?pada debu yang pasti hinggap... 

"Sinar terang berada pada ufuk... sambaran petir memeluk lapisan bumi. Setangkai bunga diantaranya... menyembunyikan diri pada kekuatan. Manusia akan merasa bahwa ia adalah makhluk apabila mengerti bagaimana dan apa arti kehidupan. Bukan hanya sekedar membuka mata dan bersandar pada kursi bergoyang. Berjalan melewati duri menjadi pengharum antara sakit dan sabar. Berpegang tangan melingkari setangkai bunga mawan menjadikan sebuah kekuatan baru" 

 “Waspadalah terhadap tiga orang: pengkhianat, pelaku zalim, dan pengadu domba. Sebab, seorang yang berkhianat demi dirimu, ia akan berkhianat terhadapmu dan seorang yang berbuat zalim demi dirimu, ia akan berbuat zalim terhadapmu. Juga seorang yang mengadu domba demi dirimu, ia pun akan melakukan hal yang sama terhadapmu.” 

"Jika kamu mendengar berjangkitnya wabah penyakit menular di suatu negeri, janganlah kamu memasuki negeri itu, dan apabila wabah berjangkit sedang kamu ada di negeri itu, janganlah kamu keluar dari negeri itu" (HR. Bukhari)  
Read more at: http://www.rio-chikara.com/2012/04/kata-mutiara-islam-menyentuh-kalbu.html Copyright by www.rio-chikara.com Terima kasih telah mencatumkan link anda pada artikel kami 

"I'tikaf Pada Bulan Ramadhan"

"I'tikaf" dalam pengertian bahasa berarti berdiam diri yakni tetap di atas sesuatu." 


"I'tikaf" berasal dari bahasa Arab akafa yang berarti menetap, mengurung diri atau terhalangi. Pengertiannya dalam konteks ibadah dalam Islam adalah berdiam diri di dalam masjid dalam rangka untuk mencari keridhaan Allah SWT dan bermuhasabah (introspeksi) atas perbuatan-perbuatannya. Orang yang sedang ber"i'tikaf" disebut juga mutakif.


Sedangkan dalam pengertian syari'ah agama, "I'tikaf" berarti berdiam diri di masjid sebagai ibadah yang disunahkan untuk dikerjakan di setiap waktu dan diutamakan pada bulan suci "Ramadhan", dan lebih dikhususkan sepuluh hari terakhir untuk mengharapkan datangnya Lailatul Qadar.

Dalam hal ini Rasulullah saw. bersabda :
عن ابن عمر رضي الله عنهما قال :كان رسول الله صلى الله عليه وسلم يعتكف العشر الأواخر من رمضان ، متفق عليه .

" Dari Ibnu Umar ra. ia berkata, Rasulullah saw. biasa ber"i'tikaf" pada sepuluh hari terakhir pada bulan "Ramadhan"." (Hadits riwayat Bukhari dan Muslim)

عن أبي هريرة رضى الله عنه قال كان النبي صلى الله عليه وسلم يعتكف في كل رمضان عشرة أيام فلما كان العام الذي قبض فيه اعتكف عشرين يوما ـ رواه البخاري.

"  Dari Abu Hurairah R.A. ia berkata, Rasulullah SAW. biasa ber"i'tikaf" pada tiap bulan "Ramadhan" sepuluh hari, dan tatkala pada tahun beliau meninggal dunia beliau telah ber"i'tikaf" selama dua puluh hari. (Hadist Riwayat Bukhori).
JENIS-JENIS  "I'TIKAF" :
"I'tikaf" yang disyariatkan ada dua macam: "i'tikaf" sunnah dan wajib.
  1. "I'tikaf" sunnah adalah "i'tikaf" yang dilakukan secara sukarela semata-mata untuk mendekatkan diri dan mengharapkan ridha Allah SWT seperti; "i'tikaf" 10 hari terakhir pada bulan "Ramadhan".
  2. "I'tikaf" wajib adalah "i'tikaf" yang dikarenakan bernazar (janji), seperti: "Kalau Allah SWT menyembuhkan penyakitku ini, maka aku akan ber"i'tikaf".
TUJUAN "I'TIKAF" :

1. Dalam rangka menghidupkan sunnah sebagai kebiasaan yang dilakukan oleh Rasulullah SAW. dalam rangka pencapaian ketakwaan hamba.

2. Sebagai salah satu bentuk penghormatan kita dalam meramaikan bulan suci "Ramadhan" yang penuh berkah dan rahmat dari Allah SWT.

3. Menunggu saat-saat yang baik untuk turunnya Lailatul Qadar yang nilainya sama dengan ibadah seribu bulan sebagaimana yang difirmankan oleh Allah dalam surat 97:3.

4. Membina rasa kesadaran imaniyah kepada Allah dan tawadlu' di hadapan-Nya, sebagai makhluk Allah yang lemah.
RUKUN "I'TIKAF":
"I'tikaf" dianggap syah apabila dilakukan di masjid dan memenuhi rukun-rukunnya sebagai berikut :

1. Niat. Niat adalah kunci segala amal hamba Allah yang betul-betul  mengharap ridla dan pahala dari-Nya.

2. Berdiam di masjid. Maksudnya dengan diiringi tafakkur, dzikir, berdo'a dan lain-lainya.

3. Di dalam masjid. "I'tikaf" dianggap syah bila dilakukan di dalam masjid, yang biasa digunakan untuk shalat Jum'ah. Berdasarkan hadist RasulullahSAW.

" ولا اعتكاف إلا في مسجد جامع ـ رواه أبو داود.

"Dan tiada "I'tikaf" kecuali di masjid jami' (H.R. Abu Daud)

4. Islam dan suci serta akil baligh.
CARA BER"I'TIKAF":
1. Niat ber"I'tikaf" karena Allah. Misalnya dengan mengucapkan : Aku berniat "I'tikaf" karena Allah ta'ala.

نويت الاعتكاف لله تعالى

2. Berdiam diri di dalam masjid dengan memperbanyak berzikir, tafakkur, membaca do'a, bertasbih dan memperbanyak membaca Al-Qur'an.

3. Diutamakan memulai "I'tikaf" setelah shalat subuh, sebagaimana hadist Rasulullah SAW.

وعنها رضى الله عنها قالت كان النبي صلى الله عليه وسلم إذا أراد أن يعتكف صلى الفجر ثم دخل معتكفة "ـ متفق عليه .

"Dan dari Aisyah, ia berkata bahwasannya Nabi SAW. apabila hendak ber"I'tikaf" beliau shalat subuh kemudian masuk ke tempat "I'tikaf". (H.R. Bukhori, Muslim)

4. Menjauhkan diri dari segala perbuatan yang tidak berguna. Dan disunnahkan memperbanyak membaca:

أللهم إنك عفو تحب العفو فاعف عنا

Ya Allah sesungguhnya Engkau Pemaaf, maka maafkanlah daku.
WAKTU "I'TIKAF":
1. Menurut mazhab Syafi'i, "I'tikaf" dapat dilakukan kapan saja dan dalam waktu apa saja, dengan tanpa batasan lamanya seseorang ber"I'tikaf". Begitu seseorang masuk ke dalam masjid dan ia niat "I'tikaf" maka syahlah "I'tikaf"nya.

2. "I'tikaf" dapat dilakukan selama satu bulan penuh, atau dua puluh hari. Yang lebih utama adalah selama sepuluh hari terakhir bulan suci "Ramadhan" sebagaimana dijelaskan oleh hadist di atas.
HAL-HAL YANG MEMBATALKAN "I'TIKAF":
1. Berbuat dosa besar.

2. Bercampur dengan istri.

3. Hilang akal karena gila atau mabuk.

4. Murtad (keluar dari agama).

5. Datang haid atau nifas dan semua yang mendatangkan hadas besar.

6. Keluar dari masjid tanpa ada keperluan yang mendesak atau uzur, karena maksud "I'tikaf" adalah berdiam diri di dalam masjid dengan tujuan hanya untuk ibadah.

7. Orang yang sakit dan  membawa kesulitan dalam melaksanakan "I'tikaf".
HIKMAH BER"I'TIKAF":
1. Mendidik diri kita lebih taat dan tunduk kepada Allah.

2. Seseorang yang tinggal di masjid mudah untuk memerangi hawa nafsunya, karena masjid adalah tempat beribadah dan membersihkan  jiwa.

3. Masjid merupakan madrasah ruhiyah yang sudah barang tentu selama sepuluh hari ataupun lebih hati kita akan terdidik untuk selalu suci dan bersih.

4. Tempat dan saat yang baik untuk menjemput datangnya Lailatul Qadar.

5. "I'tikaf" adalah salah satu cara untuk meramaikan masjid.

6. Dan ibadah ini adalah salah satu cara untuk menghormati bulan suci "Ramadhan".
Referensi:
1. www.pesantrenvirtual.com/index.php?option=com...task...
2. id.wikipedia.org/wiki/Iktikaf


MusicPlaylistView Profile