Sabtu, 24 Desember 2011

"VERTIGO - Gejala dan Penyebabnya"

"Vertigo" adalah perasaan seolah-olah penderita bergerak atau berputar, atau seolah-olah benda di sekitar penderita bergerak atau berputar, yang biasanya disertai mual dan kehilangan keseimbangan."


Pada dasarnya "Vertigo" merupakan keluhan, bukan penyakit ! Namun, keluhan ini bisa menjadi pertanda penyakit yang serius. Jadi sekalipun bukan penyakit, "Vertigo"  tidak boleh diremehkan. "Vertigo"  juga disebut vestibulars disorders (gangguan vestibular) ini adalah gangguan kesehatan yang berhubungan dengan sistem keseimbangan kita. "Vertigo" bisa jadi merupakan pertanda penyakit-penyakit seperti tumor otak, hipertensi (tekanan darah tinggi), diabetes melitus (kencing manis), jantung dan ginjal. Semakin dini "Vertigo" ditangani akan semakin cepat dapat diatasi.

PENYEBAB "VERTIGO".

Keluhan "Vertigo" biasanya datang mendadak, diikuti gejala klinis yang tidak nyaman: banyak berkeringat, mual dan muntah. Faktor penyebab "Vertigo" adalah sistemik, neurologik, ophtalmologik, otolaringologik dan psikogenik (SNOOP).

1. "Vertigo" sistemik adalah keluhan "Vertigo" yang disebabkan oleh penyakit tertentu, misalnya disbetes melitus, hipertensi dan jantung.

2. "Vertigo" neurologik adalah gangguan "Vertigo" yang disebabkan gangguan saraf: tumor otak dan multiple sclerotik.

3. "Vertigo" ophtalmologik adalah keluhan "Vertigo" yang disebabkan oleh gangguan mata penglihatan.

4. "Vertigo" otolaringologik adalah keluhan "Vertigo" yang disebabkan oleh berkurangnya fungsi pendengaran.

5. "Vertigo" psikogenik adalah keluhan "Vertigo" yang disebabkan oleh stres atau tekanan emosional

Selain itu, ada juga "Vertigo" yang disebabkan keadaan lingkungan: mabuk darat, laut maupun udara. Biasanya "Vertigo" jenis ini, berlangsung hanya beberapa saat dan akan menghilang secara permanen.
CARA MENGATASI DAN PENGOBATAN "VERTIGO".

Cara paling tepat mengatasi keluhan "Vertigo" adalah segera menemui dokter. Penyebab keluhan "Vertigo" beragam, hampir tidak mungkin untuk mengobatinya secara langsung. Biasanya dokter akan mencari penyebabnya dengan melakukan sejumlah pemeriksaan. Jika penyebabnya radang telinga, radang tersebut akan ditangani terlebih dahulu. Namun, ada pula kasus yang penyebab "Vertigo" nya tidak diketahui

Pengobatan "Vertigo" sangat tergantung pada penyebabnya. "Vertigo" dapat diterapi dengan obat-obatan yang diminum (meklizin, dimenhidrinat, perfenazin dan skopolamin) atau yang dberikan melalui suntikan. Namun beberapa "Vertigo"  mungkin membutuhkan terapi tertentu:
1. "Vertigo" akibat infeksi bakteri di telinga tengah membutuhkan antibiotik.

2. "Vertigo" akibat penyakit meniere, selain pengobatan terhadap gejala, juga diperlukan diet rendah garam dan obat-obatan yang meningkatkan volume dan frekuensi kencing.

3. "Vertigo" akibat lubang pada telinga dalam oleh karena infeksi berulang harus dirujuk ke ahli THT.

Selain obat, untuk mengatasi "Vertigo"  dapat dilakukan manuver fisik: latihan rehabilitasi vestibuler dan manuver reposisi partikel. Untuk yang menyukai pijat, sebaiknya tidak pijat kepala, karena banyak pembuluh darah maupun saraf yang tidak kasat mata ikut terpijat dan memungkinkan terjadinya pendarahan maupun terjepit.

(Sumber: Jangan Sepelekan "Vertigo", Oleh dr Tjatur Prijambodo, dalam Majalah MATAN, Edisi 50, September 2010)
 
 



Jumat, 23 Desember 2011

"Harta dan Anak adalah Perhiasan Hidup di Dunia"

"Hati-hati dengan "harta" dan "anak"-"anak" yang diamanahkan kepada kita, karena "harta" dan "anak"-"anak" merupakan "perhiasan" "hidup" di dunia yang harus kita jaga."


Hal ini sebagaimana firman Allah dalam Al-Qur'an Surat Al Kahfi ayat 46:
"Harta" dan "anak"-"anak" adalah "perhiasan" "hidup" di dunia, dan amal saleh yang kekal adalah sebaik-baik pahala di sisi Tuhanmu dan sebaik-baik cita-cita."

"Umur Nabi Nuh 950 Tahun?"

"Subhanallah.... "Nabi Nuh" sebagai utusan Allah dikaruniai "umur" yang sangat panjang, yaitu 950 tahun. "Umur" ini mencapai sekitar 13,4 kali lipat angka harapan hidup penduduk Indonesia  tahun 2011 (70,76 tahun)."  


Sebagaimana firman Allah SWT dalam Al-Qur'an Surat Al 'Ankabuut Ayat 14:

"Dan sungguh Kami telah mengutus "Nuh" kepada kaumnya, maka dia tinggal bersama mereka seribu tahun kurang lima puluh tahun. Kemudian mereka ditimpa topan dan mereka adalah orang-orang yang dzalim." 


"Umur Nabi Nuh" 950 tahun ataukah lebih dari itu? Tidak perlu diperdebatkan. Allah Maha Kuasa atas segala makhluk-Nya. Mau diberi "umur" berapapun, itu hal yang sangat mudah bagi Allah dan itu merupakan hak prerogatif Allah SWT. Kita sebagai orang Islam wajib hukumnya untuk mengimani apa yang terkandung dalam Al-Qur'an. Tidak harus melogikakan, karena Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu yang ada di langit maupun di bumi.

Allah berfirman dalam Al-Qur'an Surat Al 'Ankabuut Ayat 49:

"Bahkan Al-Qur'an ayat-ayat yang terag di dalam hati orang-orang yang diberi ilmu. Dan tiada yang menyangkal ayat-ayat Kami melainkan orang-orang yang dzalim."

Minggu, 18 Desember 2011

"Berobat Mencari Kesembuhan"

"Dalam masalah "berobat" dan mencari "kesembuhan", kita harus menjauhi hal-hal yang diharamkan oleh agama kita"


Rasulullah SAW. bersabda: "Sesungguhnya Allah telah menurunkan penyakit dan "obat"nya, dan telah menjadikan bagi setiap penyakit ada "obat"nya. Maka "berobat"lah kalian, tapi janganlah "berobat" dengan suatu yang diharamkan." (HR. Au Daud). 

Pergi ke dukun untuk "berobat" atau mencari solusi dari permasalahan yang kita hadapi, adalah merupakan upaya yang haram, karena Rasulullah telah melarangnya. 

Abu Khuzaimah berkata: "Wahai Rasulullah, Apa pendapatmu tentang ruqyah untuk meng"obat"i penyakit, "obat" yang kita pakai untuk meng"obat"i penyakit dan ketaqwaan kepada Allah yang kita lakukan. Apakah bisa menolak taqdir Allah (menyembuhkan penyakit)? Beliau menjawab: Itu semua juga merupakan taqdir Allah." (HR. Tirmidzi).

Tiga ikhtiar yang dihalalkan dalam hadits di atas, adalah:

1. Ruqyah, yang sudah dicontohkan Rasulullah adalah upaya peng"obat"an yang bebas dari kesyirikan, sebagai pengganti dari upaya peng"obat"an yang mengandung klenik dan mistik.

2. Peng"obat"an medis untuk "berobat" atau berkonsultasi atas kesehatan kita yang terganggu, juga merupakan ikhtiar yang dibolehkan.

3. Ketaatan dan ketaqwaan kita kepada Allah juga sarana yang tepat agar do'a kita didengar oleh Allah, diberi solusi untuk mengatasi setiap problema, serta diberi rezki yang halal dan berkah.

Ruqyah, "berobat" medis, bertaqwa; adalah ikhtiar yang dibolehkan dan diperintahkan. Kita hanya berusaha dengan usaha yang tidak diharamkan. Adapun penyembuh dan penyelesai dari segala masalah adalah Allah semata.

Ikhtiar harus dilakukan sekuat tenaga. Tetapi tetap harus diperhatikan rambu-rambu Islam, jangan melalaikan Allah atau melanggar syariat agar ikhtiar kita berhasil dan tidak sesat. Bila akidah yang benar sudah tertanam kuat di dalam dada, siapapun bisa menterapi dirinya dan orang lain dari segala gangguan. Atas izin Allah tentunya......

(Sumber: Buku: Disihir Karena Persaingan Karir, Oleh Tim Majalah Ghoib).

Sabtu, 17 Desember 2011

"Semarak Warna Di Otak"

"Begitu indahnya Allah menciptakan "otak" manusia dengan "wana" "warni" yang tidak bisa ditiru oleh manusia itu sendiri."

Subhanallah.....
Allahu Akbar.....
Indahnya ciptaan-Mu
Akan lebih indah kalau manusia dapat menggunakan "otak"nya untuk berbuat kebaikan di dunia ini....

Dalam gambar ini, apa yang tampak seperti rambut badut merupakan kode "warna" dari rute jalur saraf "otak". Setiap helaian mewakili ribuan serat saraf atau akson. Gambar tersebut diciptakan oleh Prof. Van Wedeen dari Harvard. Dia merancang pencitraan 3-D yang mengungkapkan berbagai koneksi dengan menelusuri pergerakan cairan di sepanjang jaringan serat. "Otak" adalah organ yang sangat terorganisasi," ungkapnya. "Sungguh kendahan sejati."

(Sumber: Majalah National Geographic, Edisi Juli 2011).

Dengan "otak"nya, manusia seharusnya dapat me"warna"i dunia ini dengan kebaikan-kebaikannya. Sangat tepat kalau manusia diperintahkan oleh Allah sebagai khalifah di muka bumi ini. Marilah dunia ini  kita perindah dengan keindahan kehidupan seperti yang ada dalam "otak" manusia ciptaan Allah SWT.

"Obat Orang Pingsan"

"Bagi orang yang tidak sadarkan diri ("pingsan") selain diobati secara medis( misalnya dengan menaburi minyak angin, dikompres dan lain-lain), hendaknya diobati dengan secara terapi Ilahiyah."


Terapi Ilahiyah, yakni dengan membacakan Al-Qur'an Surat Al-Lail ke telinga orang yang "pingsan", Insya'Allah dengan pertolongan Allah, dalam waktu yang tidak lama orang yang "pingsan" tersebut akan sembuh dan pulih kembali.

Jumat, 16 Desember 2011

"Ciri Munafik"

"Ciri "munafik" itu ada empat. Bila semuanya ada pada seseorang, maka orang itu "munafik" murni. Bila satu sifat saja ada pada seseorang, maka orang itu punya satu sifat "munafik" sebelum ia meninggalkannya. Keempat ciri "munafik" itu ialah:
1. Jika dipercaya ia khianat,   
2. Jika bicara ia dusta, 
3. Jika berjanji ia ingkar, dan 
4. Jika berderma ia curang." (Muttafaq 'alaih).


MusicPlaylistView Profile