Sabtu, 04 Juni 2011

"PEMBUATAN SIROP SARI BUAH - NANAS"

"Tahapan pembuatan sirop sari buah "nanas" adalah sebagai berikut:

a. Bahan:
- buah "nanas" yang matang.
- gula pasir 750 g/500 cc sari buah
- asam sitrat 2g/500 cc sari buah

Untuk pembuatan 10 liter sirop "nanas" diperlukan buah "nanas" sebanyak 10-15 kg. Buah "nanas" yang akan diolah dipilih yang matang penuh dan tidak busuk.

b. Cara Membuat:
1. "Nanas" dikupas, mata dan empulurnya dibuang.
2. Kemudian buah dicuci hingga bersih dan dipotong-potong.
3. Daging buah "nanas" dihancurkan dengan blender.
4. Sari "nanas" diperas dengan kain saring.
5. Untuk setiap 500 cc sari buah ditambahkan gula pasir sebanyak 750 g. Campuran ini semua dimasak sampai semua gula larut. Sambil dimasak, adonan ini ditambahkan asam sitrat.
6. Sirop "nanas" kemudian dimasukkan dalam botol tinggi yang bersih dan steril.
7. Botol ditutup rapat, kemudian disterilisasi selama 15 menit dengan cara dikukus.

Demikianlah cara pembuatan sirop sari buah "nanas". Selamat mencoba, semoga anda berhasil........

Jumat, 03 Juni 2011

"MENGUSIR KESEDIHAN"

"Hari esok akan menghapus semua mimpi buruk, mengusir semua "kesedihan" dan menggantinya dengan canda dan tawa"


Mandi, wudlu, wewangian dan siwak adalah obat yang mujarab untuk segala "kesedihan" dan kesempitan.

Tak akan kekal suka cita yang engkau rasakan kini, dan "kesedihan" tidak akanmengembalikan yang telah hilang.

Janganlah kamu bersikap lemah, dan janganlah (pula) kamu ber"sedih" hati, padahal kamulah orang-orang yang paling tinggi (derajatnya), jika kamu 0rang-orang yang beriman. (Al-Qur'an, Surat Ali 'Imran, ayat 139).
Jika rasa "sedih" datang mengurung, duka lara menggunung, ucapkanlah: La ilaha illa Allah.
'Wahai Allah, aku berlindung kepada-Mu dari resah dan gelisah, dari "sedih" dan derita, ari kelemahan dan kemalasan, dari sifat pelit dan pengecut, dan dari lilitan hutang dan tekanan orang'. Jika anda selalu membaca do'a ini, dan merenungi makna-maknanya, maka Allah akan melapangkan dada anda dari resah, gelisah dan derita. Tentu saja dengan izin Allah.

Shalat itu penjamin kelapangan dada dan enyahnya "kesedihan".

Segala puji bagi Allah yang telah menghilangkan rasa "sedih" dariku.

Semoga "kesedihan" yang saya alami bisa berlalu dan kebahagiaan segera menggantikan deritaku.

Ada seorang Syaikh yang bertutur: 'Barangsiapa yang memperbanyak istighfar, maka Allah akan menjadikan baginya jalan kesenangan dari setiap "kesedihan", dan jalan keluar dari setiap kegelisahan'.
Sesunggunya Allah Maha mengabulkan setiap permohonan, menghilangkan "kesedihan" dan keburukan. 

Jangan pernah menjadikan kesusahan dan "kesedihan"mu sebagai tema pembicaraan, karena dengan demikian engkau akan menjadikannya sebagai penghalang antara dirimu dan kebahagiaan.
Beberapa hal yang seringkali menyebabkan "kesedihan" dan kegundahan adalah menganggap orang lain tidak ada, menekan mereka, mencela mereka dan meremehkan mereka.

Jadilah orang yang selalu bersyukur ketika senang, dan bersabar ketika tertimpa musibah. Jangan bermimpi hidup di alam ideal, yang tidak ada sakit, tidak ada kemiskinan, tidak ada "kesedihan", suami yang tanpa cela, dan teman tanpa aib. Tentu hal ini tidak akan mungkin.

Orang yang terlalu mengejar kenikmatan dan keinginan hatinya, tidak peduli halal atau haram, mereka sebenarnya tidak bahagia. Mereka dalam kesempitan, "kesedihan" dan kegelisahan. Sebab, setiap orang yang menyimpang dari aturan Allah dan berbuat maksiat tidak akan pernah bahagia selamanya.

Orang-orang yang menyimpang dari agama, maka hari-harinya akan dihiasi dengan "kesedihan", hartanya akan menjadi beban, amal perbuatannya akan merugikannya, dan ujungnya ia tercampakkan hina.

Sesungguhnya keruhnya pikiran, "kesedihan" dan kegelisahan adalah buah dari segala perbuatan yang engkau lakukan. seperti ceroboh dalam shalat, menggunjing wanita muslimah, meremehkan hijab atau melakukan hal-hal yang diharamkan.

Jangan ber"sedih" atas pekerjaan yang belum engkau tuntaskan. Ketahuilah, pekerjaan besar tidak akan pernah berujung.

Seseorang yang berwawasan akan sadar bahwa dirinya adalah bagian dari alam yang luas. Ia juga sadar bahwa dirinya juga akan mendapatkan jatah penyakit, musibah, "kesedihan" dan juga kegembiraan. Maka, dia tidak akan kaget dan tidak akan gelisah.

Sering kita lihat saudara kita ber"sedih" luruh. Setelah itu berlalu, ia berjingkrak kegirangan.
Janganlah tampak senang di hadapan orang yang sedang ber"sedih". Dan jangan pula ber"sedih"  ketika ada orang yang sedang berbunga-bunga.

Kepada orang beriman yang sedang ber"sedih" dan untuk orang yang sedang diuji yang gundah gulana: Semoga Allah memberikan pahala yang besar, meningkatkan derajat dan menambal kekuranganmu.

Kegundahan hati itu lebih berbahaya dari pada penyakit jasmani.

Kita tidak kuasa mengubah masa lalu dan melukis masa depan sesuai dengan keinginan kita. Lalu, mengapa kita membunuh diri sendiri dengan ber"sedih" atas sesuatu yang tidak mungkin kita ubah.
Kalau tahta, istana dan perniagaan dapat membeli kebahagiaan, tentu kita tidak akan melihat para konglomerat, para penguasa dan saudagar yang hidup sengsara dan selalu mengeluh karena tertimpa musibah dan "kesedihan".

Hidup ini pendek, maka jangan kau perpendek lagi dengan "kesedihan".

Berbuat baik kepada sesama akan menghapuskan "kesedihan".

Selama gelap malam masih akan tersibak, maka rasa sakit itu akan hilang, tekanan pasti akan berlalu, dan "kesedihan" akan segera sirna.

Nikmatilah "kesedihan"mu, karena tidak ada sesuatu yang abadi. "Kesedihan"mu itu juga tak akan abadi.

'Maka Kami kabulkan permintaannya dan Kami selamatkan dari "kesedihan". Demikianlah Kami menyelamatkan orang-orang yang beriman. (Al-Qur'an, Surat Al-Anbiya', Ayat 88).

Jadikanlah laksana wajah bintang yang berbinar, dan jangan takut "kesedihan" yang menghadang dan kegelapan malam.

Lupakan "kesedihan"mu dan isi dengan pekerjaan.

Sekuat apapun kamu mengikat rambutmu, dan membiarkan "kesedihan" dan kedukaan hati bergelayut di lehermu, maka engkau tidak akan dapat mengembalikan masa lalu sedikit apapun.

Mengenal Yang Maha Kasih akan menghilangkan "kesedihan".

Rabu, 01 Juni 2011

"PAKAI BATIK CANTIK YUK....."

 "Kata "batik" berasal dari gabungan dua kata bahasa Jawa: 'amba', yang bermakna 'menulis' dan 'titik' yang bermakna 'titik'."

Walaupun kata "batik" berasal dari bahasa Jawa, kehadiran "batik" di Jawa sendiri tidaklah tercatat. G.P. Rouffaer berpendapat bahwa tehnik "batik" ini kemungkinan diperkenalkan dari India atau Srilangka pada abad ke-6 atau ke-7. Di sisi lain, J.L.A. Brandes (arkeolog Belanda) dan F.A. Sutjipto (arkeolog Indonesia) percaya bahwa tradisi "batik" adalah asli dari daerah seperti Toraja, Flores, Halmahera, dan Papua. Perlu dicatat bahwa wilayah tersebut bukanlah area yang dipengaruhi oleh Hinduisme tetapi diketahui memiliki tradisi kuna membuat "batik".

Dalam literatur Eropa, teknik "batik" ini pertama kali diceritakan dalam buku History of Java (London, 1817) tulisan Sir Thomas Stamford Raffles. Ia pernah menjadi Gubernur Inggris di Jawa semasa Napoleon menduduki Belanda. Pada 1873 seorang saudagar Belanda Van Rijekevorsel memberikan selembar "batik"  yang diperolehnya saat berkunjung ke Indonesia ke Museum Etnik di Rotterdam dan pada awal abad ke-19 itulah "batik" mulai mencapai masa keemasannya. Sewaktu dipamerkan di Exposition Universelle di Paris pada tahun 1900, "batik" Indonesia memukau publik dan seniman.
Semenjak industrialisasi dan globalisasi, yang memperkenalkan teknik otomatisasi, "batik" jenis baru muncul, dikenal sebagai "batik" cap dan "batik" cetak, sementara "batik" tradisional yang diproduksi dengan teknik tulisan tangan menggunakan canting dan malam disebut "batik" tulis. Pada saat yang sama imigran dari Indonesia ke Persekutuan Malaya juga membawa "batik" bersama mereka.
" Batik" adalah salah satu cara pembuatan bahan pakaian. Selain itu "batik" bisa mengacu pada dua hal.
 Yang pertama adalah teknik pewarnaan kain dengan menggunakan malam untuk mencegah pewarnaan sebagian dari kain. Dalam literatur internasional, teknik ini dikenal sebagai wax-resist dyeing. Pengertian kedua adalah kain atau busana yang dibuat dengan teknik tersebut, termasuk penggunaan motif-motif tertentu yang memiliki kekhasan. "Batik" Indonesia, sebagai keseluruhan teknik, teknologi, serta pengembangan motif dan budaya yang terkait, oleh UNESCO telah ditetapkan sebagai Warisan Kemanusiaan untuk Budaya Lisan dan Nonbendawi (Masterpieces of the Oral and Intangible Heritage of Humanity) sejak 2 Oktober, 2009
 (Sumber: Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas)
Berikut ini beberapa koleksi "batik" cantik, baik "batik" untuk wanita maupun pria yang dapat dijadikan model untuk anda pakai sehari-hari:

"BATIK" 1

 "BATIK" 2

"BATIK" 3


"BATIK" 4


"BATIK" 5


"BATIK" 6


"BATIK" 7



"BATIK" 8


"BATIK" 9


"BATIK" 10


"BATIK" 11


"BATIK" 12


"BATIK" 13


"BATIK" 14


"BATIK" 15


"BATIK" 16


"BATIK" 17


"BATIK" 18


"BATIK" 19


"BATIK" 20


"BATIK" 21


"BATIK" 22


"BATIK" 23


"BATIK" 24


"BATIK" 25


"BATIK" 26


"BATIK" 27


"BATIK" 28


"BATIK" 29


"BATIK" 30


"BATIK" 31


"BATIK" 32


"BATIK" 33


"BATIK" 34


"BATIK" 35


"BATIK" 36


Selasa, 31 Mei 2011

"HATI-HATI PEMBESARAN PROSTAT"

"Prostat" merupakan organ khusus pada lokasi yang kecil, yang hanya dimiliki oleh kaum pria.


"Prostat" terletak di dasar kandung kemih, merupakan kelenjar melingkari saluran kencing berbentuk buah pir. "Prostat" menghasilkan cairan yang merupakan bagian dari cairan mani. Selain itu dapat menimbulkan kontraksi terhadap otot saluran kencing sehingga menunjang fungsi kencing dan ejakulasi.

Pada pria dewasa, cairan "Prostat" terbentuk dari sedikit sampai banyak. Setelah menikah sekresi cairan "Prostat" bertambah hebat dan menjamin cairan mani tidak habis-habis. Dalam keadaan fungsi seperti ini "Prostat" menanggung beban yang berkepanjangan, kelelahan yang melampaui batas, sehingga mudah terjadi pendarahan, ditambah dengan serangan kuman/virus maka timbullah peradangan "Prostat"/"Prostat"itis

Pria pada usia lebih dari 50 tahun, kelenjar "Prostat" mulai mengalami penuaan. Kondisi hormon dalam tubuh mulai tidak seimbang. Terjadi timbunan hormon DHT (dihidroklorotestosteron) yang mengakibatkan pembesaran kelenjar "Prostat" yang dikenal sebagai pembesaran "Prostat" jinak.


Pembesaran "Prostat" makin sering terjadi seiring dengan bertambahnya usia. Pria yang mencapai usia di atas 35 tahun memiliki derajat pembesaran "Prostat" yang berbeda-beda. Setelah usia 45 tahun barulah timbul gejala pembesaran "Prostat". Pada usia 60-70 tahun pembesaran "Prostat" mencapai masa puncak. Pembesaran "Prostat" menunjukkan jumlah sel bertambah dan membesar yang mengakibatkan "Prostat" bertambah besar. Pada saat jaringan pembesaran menekan saluran kencing dan bagian bawah kandung kemih, maka timbullah gejala hambatan saluran kencing. Ini disebabkan karena pembesaran "Prostat" berkembang secara bertahap, maka timbulnya penyakit lambat dan perjalanan penyakit panjang.

Pada masa dini gejala tidak jelas, tidak menarik perhatian dan juga tidak mudah ditemukan. Dengan mengikuti bertambahnya pembesaran, maka bertambah pula beratnya gejala, dan hal ini menimbulkan gejala hambatan /obstruksi, gejala rangsangan dan komplikasi dari hambatan.

GEJALA HAMBATAN/OBSTRUKSI.
Kencing harus menunggu, membuang tenaga, kencing halus, pancaran tidak jauh, tidak lampias, di akhir kencing masih menetes, waktu kencing jadi lama, makin lama makin berat sampai tidak dapat kencing sehingga di kandung kemih tertimbun air kencing.

GEJALA RANGSANGAN/IRITATIF.
Sering kencing, kencing tidak tertahan dan nyeri kencing.

HAL-HAL YANG MENYEBABKAN PRIA DI ATAS 20 TAHUN TERSERANG RADANG "PROSTAT":
1. Aktivitas seksual berlebihan dan kebiasaan masturbasi dengan mudah menyebabkan pendarahan pada "Prostat" dan itu merangsang terjadinya peradangan "Prostat".

2. Stress, kelelahan yang berlebihan menyebabkan daya tahan tubuh menurun.

3. Terlalu lama duduk bekerja, menggunakan komputer, atau mengemudikan mobil.

4. Minum alkohol, makan makanan yang pedas dan merangsang berlebihan.

PENCEGAHAN PEMBESARAN KELENJAR "PROSTAT"

1. Setiap hari berendam 20 menit dalam air hangat 40-42 derajat Celsius.

2. Kehidupan seks yang sehat.

3. Perhatikan suhu daerah lokal harus tetap hangat, jangan pilek, hindari dingin, jangan terlalu lama duduk dan mengendarai kendaraan bermotor.

4. Jangan minum minuman beralkohol berlebihan, kurangi makanan yang pedas, banyak makan makanan yang mengandung Zn (seng) dan antioksidan misalnya kacang-kacangan, buah-buahan dan lain-lain.

5. Jangan menahan kencing, banyak minum, memelihara kelancaran buang air besar.

6. Menjaga kondisi tubuh dan mengobati penyakit saluran kencing dengan tuntas.

Senin, 30 Mei 2011

"ANUGERAH - KENIKMATAN"

"Nikmat"ilah kesedihanmu, karena tidak ada sesuatu yang abadi. Kesedihanmu itu juga tak akan abadi."


Setelah perjuangan terdapat "nikmat" kemenangan.

Engkau memiliki banyak "nikmat" yang tak terhingga. Terimalah apa yang telah Allah tetapkan buatmu, agar engkau menjadi orang paling kaya.

Terimalah "anugerah" yang diberikan dan gunakanlah.

Hitunglah "anugerah" Allah untukmu.

Hitunglah "nikmat" Allah uang di"anugerah"kan kepadamu sebagai ganti dari menghitung kelelahamu.

Berapa banyak "nikmat" yang harus disyukuri, yang tersembunyi pada yang menyebalkan.

Terkadang Allah memberi "nikmat" lewat musibah yang dahsyat, dan menguji sebagian kaum dengan berbagai "nikmat".

Peristiwa-peristiwa tak mengenakkan yang menimpamu, itulah yang akan mengajarkanmu bagaimana me"nikmat"i "anugerah".

Rasakan dan "nikmat"ilah yang ada, karena apapun akan berakhir seperti halnya juga bermula.

Penderitaan itu datang menghampiri, kemudian hilang dan tidak akan datanglagi. Alangkah "nikmat"nya keberhasilan setelah perjuangan.

Kesengsaraan bukan ke"nikmat"an yang lenyap dari diri seseorang. Kesengsaraan adalah lenyapnya usaha untuk memperbaiki diri.

Nilai kehidupan adalah jika seseorang dapat me"nikmat"i hidup setiap saat (dalam kondisi apapun).

Dan apa saja "nikmat" yang ada pada kamu, maka dari Allahlah (datangnya)......

Dua hal: tekanan dan cobaan; dan dua "anugerah": "nikmat" dan kemudahan.

Ambillah ke"nikmat"an dunia itu, seluruhnya; dan tinggalkanlah hatiku bebas, merdeka dan tak terusik.

Dua "nikmat" yang tidak dipergunakan dengan baik oleh kebanyakan manusia adalah: kesehatan dan waktu luang.

Dan, jika kamu menghitung "nikmat" Allah, tidaklah dapat kamu menghinggakannya.

Sesungguhnya "nikmat" besar yang harus dijaga adalah ketika kebaikan itu memenuhi jiwa dan membahagiakan hati.

Perempuan adalah ke"nikmat"an dan keindahan.

Semoga engkau tetap me"nikmat"i hidup, meski kenyataan hidup pahit. Dan, semoga engkau tetap bergembira, ketika semua orang bersungut-sungut.

Ke"nikmat"an yang haram akan membuahkan penyesalan, kehinaan dan azab yang sangat pedih.

Kehidupan adalah "anugerah"dari Allah untuk manusia. Terimalah hadiah dari Yang Maha Esa. Ambillah dengan senang dan bangga. Sambutlah waktu pagi yang cerah dan senyum yang indah. Sambutlah malam yang tenang dan sunyi. Sambutlah siang yang bercahaya dan bersinar.

Carilah "anugerah" di bumi, di bunga, di mawar, di panasnya matahari dan lain-lain. Jadikanlah "anugerah" itu sebagai modal penolong untuk taat, bersyukur dan memuji Allah. Ketahuilah, bahwa Allah tidak menciptakan "nikmat"-"nikmat" ini kecuali dijadikan sebagai sarana untuk menyembah-Nya.

"Anugerah" kecerdasan, kekuatan, kecantikan dan pengetahuan, semuanya akan berubah menjadi derita dan musibah jika tidak memperoleh taufik (pertolongan) dan berkah dari Allah. Oleh karena itu Allah mengingatkan manusia akan akibat menjauh dari Allah.

'Wahai Allah, Engkau adalah Tuhanku. Tidak ada Tuhan selain Engkau. Engkau telah menciptakan aku dan aku adalah hamba-Mu. Aku berada dalam janji dan akan menepati perjanjian itu semampuku. Aku berlindung dari buruk yang aku perbuat. Aku mengakui "nikmat"-Mu padaku. Aku mengakui dosaku. Ampunilah aku, sesungguhnya tidak ada yang mengampuni dosa kecuali Engkau'.

Para kuli bangunan itu bisa tidur lebih nyenyak dan lebih lahap me"nikmat"i  makanan ketimbang para bisnisman yang memiliki kedudukan.
Nilai kehidupan adalah jika seseorang dapat me"nikmat"i hidup setiap saat (dalam kondisi apapun).

"Nikmat"ilah harimu dan bersungguh-sungguhlah. Carilah sesuatu yang dapat mencegah penderitaan sebelum penderitaan itu datang menyerangmu.

Lakukanlah pekerjaan yang dicintai yang mengandung pengabdian kepada masyarakat dan merasakan "nikmat"nya waktu. 

Kunci bertambahnya ("nikmat") adalah bersyukur.

Tidak ada satupun "nikmat" yang ada pada kalian kecuali semuanya dari Allah. Apabila kalian didera marabahaya, maka kepada-Nya kalian tersedu-sedu. (Al-Qur'an, Surat An-Nahl, Ayat 53).

'Mereka mengetahui "anugerah" Allah, namun mereka mengingkarinya.' (Al-Qur'an, Surat An-Nahl, Ayat 83).

Ambillah seluruh "nikmat" dan terimalah dengan dada terbuka serta pujilah Allah atas semua "nikmat" yang di"anugerah"kan-Nya.

'Apakah kamu tidak melihat orang-orang yang mengubah "nikmat" Allah dengan kekufuran'. (Al-Qur'an, Surat Ibrahim, Ayat 28).

Minggu, 29 Mei 2011

"INDAHNYA KESEMPATAN"

"Kesempatan" kecil sering kali merupakan awal dari sebuah kesuksesan besar. (Demosthenes).


Kemajuan selalu disertai resiko; kau tak bisa mencuri "kesempatan" kedua dengan tetap menjejakkan kakimu di atas "kesempatan" pertama. (Fredrick Wilcox).

Cari "kesempatan" yang dapat hidupkan suasana. Dapat dengan humor, karena humor itu seksi. Dengan tertawa, tubuh anda akan terasa lebih segar dan rileks.

"Kesempatan" selalu ada. Biarkan kailmu terus siaga. Di dalam kolam yang paling tidak kau harapkan, sering kali ikan berada di sana. (Ovid).

Orang biasanya menunggu "kesempatan" datang pada mereka, tetapi orang yang kuat, pintar dan siaga kan mencari dan mengejar "kesempatan". (B.C. Forbes).

Cara pasti untuk melewatkan kesuksesan adalah dengan melewatkan "kesempatan". (Victor Chasles).

Keberuntungan adalah hal yang terjadi saat persiapan yang kita lakukan bertemu dengan "kesempatan" yang tepat. (Elmer Letterman).

Jika kau ingin berhasil, kau harus menciptakan sendiri "kesempatan"mu. (John B. Gough).

Sedikit dari kita yang ber"kesempatan" mengubah sejarah tetapi kita dapat mengubah sebagian kecil dari peristiwa-peristiwa yang terjadi, dan secara keseluruhan, semua peristiwa tersebut akan tertulis dalam sejarah generasi ini. (Robert F. Kennedy).

Dia yang menolak menerima "kesempatan" yang langka, akan kehilangan hadiah seperti dia telah kalah. (William James).

"Kesempatan" besar bagimu mungkin saja ada di mana kau berada saat ini. (Napoleon Hill).

Kegagalan adalah "kesempatan" untuk memulai lagi dengan lebih pintar. (Henry Ford).

"Kesempatan" akan berlipat bila kita memanfaatkannya. (Sun Tzu).

Ambillah "kesempatan"! Hidup ini adalah "kesempatan". Ia yang melangkah paling jauh adalah seseorang yang mau bertindak dan berani. (Dale Caenegie).

Kesulitan yang dikuasai adalah "kesempatan" yang dimenangkan. (Winston Churchill).

Jangan menunggu "kesempatan" yang luar biasa. Manfaatkan "kesempatan" yang biasa dan jadikanlah luar biasa. (Orison Swett Merden).

Sebetulnya kita terus dihadapkan pada "kesempatan"-"kesempatan" yang baik yang tampak bagi kita sebagai masalah-masalah yang tak dapat diselesaikan. (Anonim),

Prestasi tertinggi manusia adalah dapat memanfaatkan "kesempatan" serta sarana yang ada dalam hidup ini. (Vauvenargues).

Nasib bukanlah masalah "kesempatan", tetapi lebih pada masalah pilihan. (Anonim).

Kita hanya perlu belajar memanfaatkan "kesempatan" baik karena "kesempatan" baik selalu ada. (Goethe).

Janganlah hidup dalam ketakutan akan apa yan akan terjadi pada masa mendatang, Hiduplah dalam antisipasi akan "kesempatan" baru yang ada dalam masa depan tersebut. (Anonim).

Sebuah masalah sebenarnya merupakan "kesempatan" bagimu untuk melakukan yang terbaik. (Duke Ellington).

Selamat datang esok hari.... karena setiap hari baru menghasilkan "kesempatan" baru.

Mengambil "kesempatan"-"kesempatan" berharga dan menjadikannya sebagai terminal kebahagiaan.

Seorang pesimis melihat ada kesukaran dalam setiap "kesempatan". Seorang optimis melihat ada "kesempatan" dalam setiap kesukaran. (Winston Churchill).

Sabtu, 28 Mei 2011

"BERSIH PANGKAL SEHAT"

"Annadhofatu" minal iman, "bersih" sebagian dari iman. "Bersih" bukan hanya tidak najis. "Bersih" juga harus "sehat"."Bersih" diikuti rapi dan indah".


SHOLAT ITU MENYEHATKAN.

Bagi umat Islam, sholat itu menyehatkan, karena pada saat sholat harus "bersih" badan, pakaian dan tempatnya. Ada gerakan, bacaan dan do'a. Harus tenang, khusyuk dan ikhlas. Harus disiplin dan teratur rapi. Hanya mengharap ridha Allah SWT. Namun demikian, jangan hanya "bersih" waktu sholat saja. Aktifitas sholat:
a. Berjalan menuju tempat sholat.
b. Berdiri dan bergerak.
c. Berfikir, berdzikir dan konsentrasi.
d. Teratur waktu dan tata caranya.
e. Tenang, khusyuk tanpa gangguan.
f. Ikhlas mengharap ridha Allah SWT.


BUDAYA "BERSIH".

"Bersih" bukan hanya sekedar "bersih". "Bersih" dari hadats dan najis. "Bersih" dari kotoran dan kuman. "Bersih" rapi, pantas dan indah. "Bersih" tidak hanya waktu sholat. "Bersih" yang membudaya. "Bersih" seharusnya diajarkan sejak usia dini. Dibiasakan dalam kehidupan sehari-hari. Diberi contoh dan teladan. Sebaiknya anak-anak diperhatikan dan diawasi. Seharusnya kita merasa rugi kalau tidak "bersih". Penerapan Budaya "bersih" dalam kehidupan sehari-hari:

a. "Bersih" badannya, "Bersih" dengan air yang mensucikan. Gunakan sabun dan pem"bersih" lain. Terutama anggota wudlu, di"bersih"kan 2-5 kali sehari. Dan juga perlu di"bersih"kan bagian-bagian badan lainnya.

b. "Bersih" pakaiannya. "Bersih" dari kotoran dan najis. Pakaian harus menutup aurat. Bagus, pantas dan tidak berlebihan. Sopan dan tidak mengganggu orang lain. Tidak norak dan tidak menyolok.

c. "Bersih" ruangannya."Bersih" dan suci dari najis. Tenang, aman dan nyaman. Tertata rapi dan indah. Selalu terjaga dan terpelihara ke"bersih"annya. Cukup sopan dan terhormat.

d. Air selalu "bersih". Air "bersih" yang mensucikan. Air "bersih" yang menyehatkan.


Istinjak/bersuci, dengan menggunakan air atau tissue. Gunakan juga sabun. Biasakan berhajat di tempatnya, karena tinja dan kencing merupakan sumber penyakit.


WUDLU.

Berwudlu bukan hanya sekedar membasuh saja. Anggota badan bagian yang terbuka rawan gangguan. Air "bersih" itu menyehatkan. Arti "bersih" yang tersirat. Niatkan "bersih" sampai dalam hati.

Manfaat wudlu:
a. Mem"bersih"kan secara fisik.
b. Mem"bersih"kan panca indra.
c. Mem"bersih"kan hati dan pikiran.
d. Mem"bersih"kan kaki dan tangan.
e. Wudlu itu mem"bersih"kan segalanya.

Budaya "bersih" ini akan dapat berhasil apabila kita laksanakan dengan istikomah. Konsisten tidak mudah berubah. Disiplin dan selalu dipatuhi. Dikembangkan agar lebh baik. Beri sanksi pada setiap pelanggaran. Harus sabar dan telaten.


Yang perlu kita perhatikan dan harus kita waspadai dalam melaksanakan budaya "bersih" ini adalah:
a. Sikap malas mengubah kebiasaan lama yang tidak menyehatkan.
b. Kurang mengerti manfaat "bersih".
c. Rasa malunya sudah luntur.
d. Suka bangga kalau melanggar.
e. Belum ada sanksi yang tegas terhadap pelanggaran.


KESIMPULAN.

a. Ke"bersih"an pangkal ke"sehat"an.
b. "Bersih" saja tidak cukup.
c. Sholat itu menyehatkan.
d. Orang Islam itu "bersih" dan "sehat".
e. Budayakan "bersih" supaya "sehat".


MusicPlaylistView Profile