Tampilkan postingan dengan label MAKANAN/MINUMAN. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label MAKANAN/MINUMAN. Tampilkan semua postingan

Jumat, 11 Oktober 2013

"MANFAAT/KHASIAT SUSU KEDELAI"

"Susu kedelai" merupakan minuman kaya protein yang terbuat dari kacang kedelai. "Susu kedelai" biasanya tersedia dalam rasa coklat, vanila, dan rasa aslinya". 



"MANFAAT/KHASIAT SUSU KEDELAI".
 
1. Mengatasi Intoleransi Laktosa.
Air "Susu" Ibu (ASI) merupakan minuman sekaligus makanan terbaik dan alami untuk bayi. Yang paling bersih, bergizi, dan murah. Namun, karena berbagai kendala atau alasan, tidak sedikit kaum ibu yang mencoba menggantikan ASI dengan "susu" sapi. Padahal, pada kenyataannya banyak anak, terutama balita yang allergi terhadap "susu" sapi. Responnya bisa berupa mual, muntah, diare, dan gejala sakit perut lainnya. Ini pertanda system pencernaan tidak mampu mencerna dan menyerap laktosa (lemak "susu") dengan baik. Kondisi demikian dikenal dengan istilah Intoleransi Laktosa, yang disebabkan terbatasnya enzyme laktase dalam tubuh- yang berfungsi memecah laktosa menjadi glukosa dan galaktosa (monosakarida) agar lebih mudah dicerna usus.

2. Sebagai Alternatif.
"Susu Kedelai" dapat dijadikan pengganti susu sapi dan minuman pendamping ASI bagi balita. Salah satu kelebihan "Susu Kedelai" dibandingkan dengan "susu" sapi adalah, tidak adanya laktosa "susu" . Karena itu, anak yang allergi terhadap "susu" sapi sangat dianjurkan untuk mengkonsumsi "Susu Kedelai"; demikian juga untuk orang dewasa yang alergi terhadap "susu" sapi. Khusus untuk balita, "Susu Kedelai" sebaiknya diberikan setelah anak berumur diatas satu tahun.Porsinya cukup 250 500 ml. atau 1 – 2 gelas perhari. Dua gelas "Susu Kedelai" mampu men-suplai 30 % kebutuhan protein perhari bagi balita. "Susu Kedelai" dapat diberikan setelah atau sebelum makan, tergantung kebiasaan dan selera anak. 
 
3. Minuman Untuk Penderita Autisme.
Autisme adalah gangguan perkembangan yang terjadi pada masa anak-anak, sehingga membuat seseorang tidak mampu mengadakan interaksi sosial dan seolah-olah hidup dalam dunianya sendiri. Autisme pada anak-anak biasanya disebut Autisme Infatil. Penderita Autisme sebaiknya tidak mengkosumsi makanan yang mengandung Kasein (Protein "susu") dan Glutein (protein tepung). Karena selain sulit dicerna , makanan yang mengandung kedua jenis protein tersebut dapat menyebabkan gangguan fungsi otak. Jika dikonsumsi perilaku penderita autisme akan menjadi lebih hiperaktif. Sumber Kasein berasal dari "susu" hewani ("susu" sapi) serta berbagai macam produknya, seperti keju dan krim. Bagi penderita Autisme , "Susu" Sapi dapat diganti dengan "Susu Kedelai". Dengan demikian, para penderita autisme tetap memperoleh masukan protein, vitamin, dan mineral yang cukup. Hal terpenting dari semua itu, "susu kedelai" tidak mengandung Kasein dan Glutein. 
 
4. Minuman Untuk Vegetarian.
Vegetarian adalah orang yang menganut pola makan berpantang daging, termasuk produk pangan lainnya yang berasal dari hewan seoerti telur , "susu" serta hasil olahannya. Namun pada kenyataannya para vegetarianpun sangat membutuhkan sumber gizi hewani-yang merupakan sumber gizi tinggi bagi pertumbuhan dan perkembangan tubuh manusia. Bagi vegetarian, "susu kedelai" dapat disajikan sebagai minuman utama. Selain enak dan menyegarkan, nilai gizinya tidak kalah dengan "susu" sapi. "Susu kedelai" merupakan minuman sumber vitamin (B1,B2,B6, dan provitamin A), sumber mineral (Kalsium, Magnesium, Selenium, Fosfor), sumber Karbohidrat, sumber Protein, dan sumber Lemak). 
 
5. Mengurangi Kadar Kolesterol Darah.
Di dalam tubuh kolesterol akan bergabung dengan protein, membentuk senyawa yang disebutLipoprotein; yang terdiri dari dua jenis yaitu Low Density Lipoprotein (LDL) dan High Density Lipoprotein (HDL). LDL dikenal sebagai Kolesterol Jahat, karena sering memicu penumpukan plak kolesterol di dinding arteri. Sementera HDL dikenal sebagai Kolesterol Baik, karena berfungsi membersihkan kolesterol di dinding arteri dan membawanya kembali kehati tempat kolesterol dipecah dan dikeluarkan. "Susu Kedelai" mampu menghalau kolesterol jahat (LDL), karena "Susu Kedelai" mengandung Lesitin; yang bersifat mengemulsi (melarutkan) kolesterol dalam darah, sehingga tidak ada lagi penyempitan dan penyumbatan. Khasiat lesitin ini telah diteliti oleh Dr. Edward dan dipublikasikan dalam Biocontrol News and Information, Discover & Science News. Selain Lesitin; Zat Gizi lain yang dapat menggempur kolesterol adalah Isoflavon yang berfungsi sebagai antioksidan dan mampu meningkatkan HDL. Penelitian olah America Heart Association menunjukkan konsumsi "Susu Kedelai" selama tiga bulan mampu meningkatkan HDL rata-rata 4,7 %. 
 
6. Mencegah Arteriosklerosis, Hipertensi, Jantung Koroner, dan Stroke.
Selain Lesitin dan Isoflavon, "Susu Kedelai" juga mengandung Vitamin E (Tokoferol) yang juga dapat membantu mencegah terjadinya Penyakit Jantung Koroner dan Stroke. Vitamin E ini juga mampu mencegah Teroksidasinya kolesterol LDL; sehingga tidak menimbulkan Plak yang menyebabkan tersumbatnya pembuluh darah arteri, dan meremajakan kembali arteri yang sudah tua, sehingga lebih elastis dan menghindari terjadinya Arteriosklerosis (pengerasan pembuluh darah). Penelitian pada Harvard University; menunjukkan mereka yang memperoleh Vitamin E 200 I.U/ hari; risiko mendapat gangguan kardiovaskular berat menurun sebesar 34 %. Kandungan asam Folat dan Vitamin B6 dalam "Susu Kedelai" juga dapat mencegah penyakit jantung. Untungnya lagi "Susu Kedelai" mengandung mineral Magnesium yang mampu mengatur tekanan darah seseorang. Tidak hanya itu, hasil penilitian Jery L. Nadler dari City of Hope Medical Center – California; menyebutkan Magnesium mampu menghambat pelepasan Tromboksan – yaitu suatu zat yang membuat Trombosit (kepingan darah) menjadi lebih lengket dan mudah membentuk gumpalan, sehingga mampu mencegah naiknya tekanan darah sekaligus mencegah stroke dan gangguan jantung.

7. Mencegah Diabetes Melitus.
Diabetes Melitus muncul karena tubuh kekurangan Insulin; yang mengakibatkan kelainan metabolisme karbohidrat, protein, lemak, air, dan elektrolit. "Susu Kedelai" yang mengandungAsam Amino Glisin dan Asam Amino Arginin mampu menjaga keseimbangan Hormon Insulin. Selain itu, protein dalam "Susu Kedelai" lebih mudah diterima organ ginjal dibandingkan dengan protein hewani. Karena itu "Susu Kedelai" baik dikonsumsi oleh penderita Diabetes Melitus.

8. Hambat Menopause dan Cegah Osteoporosis.
Kendati proses alami, tak sedikit kaum wanita merasa takut dan khawatir menghadapi masa menopause. Hal ini wajar karena proses yang ditandai dengan berhentinya siklus menstruasi itu kerap menimbulkan gangguan psikis dan fisik yang sangat mengganggu; baik sebelum maupun setelah memasukinya. Berhentinya siklus haid pada wanita menopause sangat dipengaruhi oleh Hormon Estrogen yang diproduksi oleh Kelenjar Ovarium. Karena itu terapi medis yang biasa diberikan adalah Hormone Replacement Therapy (HRT). Meskipun cukup ampuh mengatasi beberapa sindroma menopause; tetapi dalam jangka panjang bisa menyebabkan gangguan kesehatan; antara lain Kanker Payudara (33%), Stroke (49.1 %),Thromboemboli (125.3 %), dan Penyakit Jantug (34.4%)- (Woman Health Initiaive USA). Solusi yang bisa dilakukan adalah terus mencari dan meneliti Fito-Estrogen atau Estrogen yang berasal dari tumbuh-tumbuhan .Salah satunya yang terbukti efektif mengatasi sindroma menopause adalah Isoflavon yang terkandung dalam "Susu Kedelai". Selain harganya murah; produknya juga telah dikenal masyarakat. Selain Isoflavon, zat gizi "Susu Kedelai" yang dapat menghambat menopause adalah Vitamin E; yang bermanfaat menjaga keseimbangan hormone yang memperlambat terjadinya menopause. Vitamin E alami lebih mudah diserap tubuh dibandingkan Vitamin E sintetik. Selain mampu menghambat Menopause, Isoflavon ternyata dapat mencegah Osteoporosis; dengan menstimulir proses Osteoblastik melalui aktifitas reseptor estrogen; dan meningkatkan produksi Hormon Pertumbuhan –(Insuline Like Growth Factor 1 (IGF-1). Mengkonsumsi "Susu Kedelai" secara teratur dapat mempertahankan tulang tengkorak dan tulang belakang. (Susan M.Potter –University of Illionis – USA).

9. Mencegah Migraine.
Migraine dikenal juga dengan sakit kepala sebelah yang berulang dan bersifat idiopatik (timbul dengan sendirinya tanpa diketahui penyebabnya); serta bersifat kambuhan. Penyakit ini lebih banyak menyerang wanita disbanding pria (3 : 1). Faktor utamanya adalah adanya siklus hormonal pada wanita. Dengan sifatnya yang idiopatik migraine sangat berkaitan dengan perubahan biokimiawi. Mengkonsumsi "Susu Kedelai" secara teratur dapat mencegah dan meredakan migraine; terutama yang disebabkan oleh deffisiensi zat gizi. Hal ini disebabkan karena "Susu Kedelai" merupakan sumber Vitamin B-Complek (kecuali B12), Mineral, (terutama Kalium), dan Asam Amino (terutama Lisin) dengan jumlah cukup tinggi.

10. Minuman Anti Kanker.
Apakah anda pernah mendengar atau melihat iklan "susu" yang mampu mencegah kanker? "Susu" tersebut adalah Soymilk alias "Susu Kedelai". Karena "Susu Kedelai" merupakan salah satu minuman kesehatan sumber mineral, selenium, Vitamin E, Isoflavon, dan Asam Amino Triptopan. Untuk mengatasi paparan radikal bebas pemicu, kanker diperlukan zat atau senyawa yang berfungsi sebagai anti-oksidan . Selain Selenium, anti-oksidan pada "Susu Kedelai"i adalah Vitamin E danGenistein, yang secara sinergis mampu menghalau kanker.

11. Mencegah Penuaan Dini (Anti Aging).
Bagi setiap orang; memjadi tua adalah sebuah kepastian yang sebenarnya tidak perlu ditakutkan. Salah satu cara yang diyakini paling ampuh menangkal penuaan dini adalah dengan mengandalkan Anti Oksidan yang bersumber dari makanan atau minuman. Mengkonsumsi makanan atau minuman sumber anti-oksidan merupakan pilihan bijak, sekaligus pilihan tepat untuk mengatasi penuaan dini. Anti oksidan umumnya berasal dari golongan vitamin dan mineral; diantaranya vitamin B, E, C, Beta-Karoten, Chromium, Selenium, Kalsium, Tembaga, Magnesium, dan Isoflavon. "Susu Kedelai" layak dimasukkan ke dalam daftar menu diet Anda, agar Anda tetap awet muda. "Susu Kedelai" mengandung berbagai zat senyawa Anti Aging (menghambat penuaan dini).
 
12. Menurunkan berat badan.
Ingin tetap minum "susu" namun tak ingin berat badan membengkak? Coba konsumsi "Susu Kedelai". Selain rendah kalori, "Susu Kedelai" kaya serat yang mampu membuat perut kenyang tahan lama. 
 
13. Ramah Untuk Hati.
Kandungan lemak jenuh dalam susu kedelai sangat kecil terutama lemak jenuh tunggal dan tak jenuh ganda. Selain itu susu kedelai juga tidak mengandung kolesterol sehingga sangat baik dikonsumsi orang yang menderita penyakit koroner. - See more at: http://www.gen22.net/2013/04/17-manfaat-susu-kedelai-dan-cara.html#sthash.oNzBi1Ig.dpuf
 Kandungan Lemak Jenuh dalam "Susu Kedelai" sangat kecil terutama pada Lemak Jenuh Tunggal dan Tak Jenuh Ganda. Selai itu "Susu Kedelai" juga tidak menganmdung kolesterol jahat (LDL), sehingga sangat baik dikonsumsi oleh orang yang menderita penyakit koroner.
Kandungan lemak jenuh dalam susu kedelai sangat kecil terutama lemak jenuh tunggal dan tak jenuh ganda. Selain itu susu kedelai juga tidak mengandung kolesterol sehingga sangat baik dikonsumsi orang yang menderita penyakit koroner. - See more at: http://www.gen22.net/2013/04/17-manfaat-susu-kedelai-dan-cara.html#sthash.oNzBi1Ig.dpuf
 
BAHAYA "SUSU KEDELAI".
 
Menurut penelitian terbaru mengenai masalah tumor dan kanker, wanita yang berusia 35 – 59 tahun 25% lebih besar terkena tumor rahim ketika bayinya banyak mengkonsumsi "susu soya" ("Susu Kedelai") dibanding "susu" sapi, atau Air "Susu" Ibu (ASI). Tumor ini sangat membahayakan bagi wanita karena dapat mengakibatkan kemandulan. Penyebabnya adalah karena keberadaan senyawa isoflavon yang tinggi pada "soya". Disamping beberapa kasus tertentu, fakta lainnya mengenai mengapa para orangtua memberikan "susu soya" untuk bayi adalah karena masalah ekonomi akibat mahalnya "susu" sapi formula. Contoh kasus tertentu, yaitu pada kasus ibu yang tidak dapat menyusui atau bayi yang memiliki masalah elergi "susu" sapi sehingga banyak dari ibu yang memberikan bayinya "susu soya" sebagai pengganti. Menurut American Academy of Pediatrics, pemberian "susu soya" kepada bayi tidak banyak memberikan "manfaat". Oleh karena itu, sebaiknya tidak dilakukan mengingat dampak yang bakal ditimbulkan. Beberapa dampak pemberian "susu soya" untuk bayi antara lain, menimbulkan alergi makanan, masalah bagi pencernaan, kelainan tingkah laku (behavioral problems) karena kandungan enzim phytase pada "soya", masalah hormon tiroid, mengurangi kemampuan tubuh menyerap gizi penting (kalsium, magnesium, zat besi, dan zink), penyebab tumor atau kanker, menimbulkan puber dini (early puberty), dan mempengaruhi kesuburan (fertilitas)

Oleh karena itu, jangan terburu-buru memberikan "susu soya" untuk bayi. Jika harus memberikan "susu" pengganti selain ASI sebaiknya memilih sumber protein yang mirip dengan struktur protein ASI, yaitu "susu" formula yang berasal dari sapi, bukan "susu" formula "soya". Namun, kalau bayi yang berusia di bawah 6 bulan ternyata alergi terhadap susu sapi tetap jangan langsung diberikan susu soya. Penggunaan susu soya untuk balita hanya boleh diberikan ketika bayi telah menginjak usia di atas 6 bulan. Hal ini disebabkan karena kandungan protein nabati pada "susu soya" tidak selengkap jika dibandingkan dengan "susu" hewani ("susu" sapi). Disamping itu, "susu soya" juga tidak mengandung kolesterol yang dalam jumlah kecil sangat dibutuhkan bayi untuk perkembangan organ tubuhnya.

Jika solusi di atas belum mendapatkan hasil yang baik, seperti masih munculnya masalah alergi karena pemberian "susu" sapi. Solusi lainnya adalah dengan memberikan "susu" formula terhidrolisa yang sudah mulai banyak direkomendasi oleh badan-badan kesehatan dunia. "Susu" formula terhidrolisa merupakan "susu" yang telah mengalami pemecahan protein, contohnya adalah "susu" dari protein whey yang telah terhidrolisa secara parsial (sebagian) atau terhidrolisa seluruhnya (ekstensif). Hal ini berarti "susu" tersebut memiliki kandungan protein whey yang telah dipecah-pecah menjadi partikel kecil, sehingga diharapkan mampu mengurangi sifat alergenik pada "susu" sapi maupun "susu soya". Namun, faktanya masih banyak orangtua yang masih memberikan "susu soya" untuk bayinya. Hal ini antara lain dikarenakan belum mengetahui informasi terbaru, harga "susu" terhidrolisa yang masih mahal, susah diperoleh, dan rasanya yang tidak enak sehingga banyak bayi yang tidak menyukainya. 

Sumber:
1. manfaatdaunobat.blogspot.com › Tanaman Obat
2. www.merdeka.com › SEHAT
3. proinspector.blogspot.com/.../manfaat-dan-bahaya-sus...
4. trik-tips-sehat.blogspot.com/.../manfaat-susu-kedelai.h...
5. www.geschool.net/.../10-manfaat-susu-kedelai-bagi-tu...
6. www.gen22.net › Artikel Kesehatan

Sabtu, 09 Maret 2013

"MANFAAT/KHASIAT TEH"

Ada banyak jenis "teh" yang bisa Anda nikmati". Namun apapun jenis "teh" tersebut, menikmati minuman yang satu ini jelas memberi banyak "manfaat" kesehatan". 


Apa saja? Simak selengkapnya seperti yang dilansir dari She Knows berikut ini.

1. Antioksidan"Teh" mengandung antioksidan berupa polyphenol yang menurunkan risiko kanker kulit, ovarium, dan lambung. Anda pun cukup menikmatinya secangkir saja setiap hari.  Minum "teh" juga dapat mengatasi gangguan kulit. "Teh" memang dikenal baik untuk kulit. Minum "teh" Oolong dapat membantu membangun sel-sel kulit yang rusak. Minuman sehat ini juga dipercaya dapat menyembuhkan eksim.

2. Langsing"Teh", khususnya jenis "teh" hijau, punya "khasiat" melawan penyerapan lemak ke dalam tubuh. Sebab minum "teh" akan mempercepat pencernaan dan meningkatkan metabolisme. Namun jangan mencampur "teh" dengan susu, karena "khasiat" tersebut akan hilang dan Anda gagal menurunkan berat badan. Konsumsi harian "teh" Oolong mengurangi obesitas karena mengandung senyawa yang disebut polifenol, yang mengontrol metabolisme lemak tubuh.

3. GigiTidak seperti kopi, "teh" tidak akan mengotori gigi saat Anda meminumnya. "Teh" pun memiliki fluoride yang menguatkan email gigi. Namun jangan menambahkan susu atau gula ke dalam "teh" jika tidak ingin menghilangkan fluoride di dalamnya.

4. Sistem imunMinum "teh" setiap hari akan membantu Anda meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Sehingga penyakit seperti demam tak akan mendekati Anda.

5. TulangSebuah penelitian pernah menyebutkan bahwa minum "teh" setiap hari mampu menguatkan tulang. Selain itu, hampir semua jenis "teh", baik itu hijau, hitam atau oolong, semua memiliki "khasiat" meningkatkan kepadatan tulang.

6. Kontrol Diabetes
Orang yang menderita gangguan diabetes tipe 2 juga dapat mengkonsumsi "teh" Oolong karena dapat mengendalikan penyakit tersebut. 

7. Menghilangkan Stress.
"Teh" dikenal sebagai minuman penghilang stres. "Teh" Oolong dalam hal ini juga dikenal sebagai pembunuh rasa stres karena mengandung polifenol yang dapat menenangkan tubuh. "Teh" hitam juga bagus untuk mengontrol hormon penyebab stres dan depresi.

8. Kesehatan Otak
Rutin minum "teh" hijau bukan cuma baik untuk jantung, tetapi juga ber"khasiat" bagi kesehatan otak, demikian menurut peneliti. Secara khusus, penelitian dari China menemukan senyawa dalam "teh" hijau rupanya ampuh meningkatkan kemampuan memori dan pembelajaran spasial seseorang.

9. Mencegah Stroke dan Serangan Jantung
Penelitian yang dilakukan di Netherlands National Institute of Public Health and the Environment menemukan bahwa konsumsi "teh" hitam bisa mencegah risiko stroke. "Teh" hitam memiliki kadar flavonoid tinggi yang bisa membantu mengurangi produksi LDL (kolesterol jahat) penyebab stroke dan serangan jantung. Mengkonsumsi "teh" hitam juga ditengarai mampu memperbaiki fungsi pembuluh darah yang rusak penyebab serangan jantung. Berdasarkan penelitian ini, hanya dengan mengkonsumsi empat gelas "teh" hitam sehari, akan menjauhkan seseorang dari risiko penyakit jantung maupun stroke.

10. Mengobati Mata Bengkak
Saat mata Anda bengkak, Anda juga bisa menggunakan kantung "teh" hitam dingin untuk mengatasinya.

11. Melancarkan Fungsi Pencernakan
"Teh" hitam juga bagus  untuk membantu melancarkan fungsi pencernaan.

12. Memperlambat Pertumbuhan Bakteri
"Teh" putih kurang dikenal, tapi tak membuatnya kurang sehat. Teh putih, khususnya ekstrak "teh" putih terbukti mampu memperlambat pertumbuhan bakteri yang menyebabkan infeksi Staphylococcus, infeksi Streptococcus, pneumonia, dan karies gigi.

Semua jenis "teh" sebenarnya berasal dari tanaman yang sama, yaitu Camellia sinensis. Prosesnya saja yang membuat "teh" beredar dalam berbagai jenis. Jadi, sudahkah Anda minum "teh" hari ini?

Sumber:
1. www.merdeka.com/berita-hari-ini/
2. forum.kompas.com/.../94098-10-jenis-teh-serta-manfaat-didalamnya.html
3. laely.widjajati.facebook.photos/Assalamu'alaikum-Wr.-Wb-Met-Pagi-Met-Weekend-Buat Smuanya/
4. www.makanansehat.web.id/.../manfaat-teh-hijau-bagi-kesehatan-dan-kecantikan.html
5. majalahkesehatan.com/manfaat-teh-bagi-kesehatan.html/
6. rilisberita.blogspot.com/manfaat-positif-vs-efek-samping-minum-teh/

Selasa, 14 Februari 2012

"Khasiat Kulit Manggis Untuk Penderita Penyakit Degeneratif"

"Kulit manggis" yang selama ini terbuang percuma, ternyata ampuh sebagai obat. "Kulit manggis" yang semula dianggap sampah, kini dicari untuk diminum."


"Kulit manggis" yang dulu cuma untuk penyakit 'ringan', kini untuk penyakit maut. Hal ini karena berbagai macam penelitian di berbagai negara yang seakan-akan kompak menyebutkan, bahwa "kulit manggis" ber"khasiat" sebagai obat. berkat kandungan xanthonenya. Xanthone adalah senyawa bioflanoid yang sanggup melawan penyakit-penyakit degeneratif berkat peran ganda molekul-molekul penyusunnya. Peran ganda itu yakni sebagai antioksidan sekaligus komponen aktif yang mempunyai sifat khas terhadap suatu penyakit.

Penyakit jantung koroner, stroke, kanker pankreas, arthritis, ginjal bocor, diabetes adalah sebagian kecil penyakit yang pernah terbukti kewalahan menghadapi xanthone. Sejumlah mantan penderita penyakit-penyakit mengerikan itu bercerita, bahwa dengan mengkonsumsi "kulit manggis" dapat memberbaiki kesehatan mereka.

"Kulit manggis" yang dipakai dapat berupa jus ataupun serbuk dalam kapsul. Jus "kulit manggis" banyak dijual di pasaran dengan merek yang berbeda-beda. Sedangkan kapsul berisi serbuk "kulit manggis" umumnya dibuat oleh para herbalis. Toh, membuat sendiri jus "kulit manggis" atau serbuknya sangat mudah. Tidak dibutuhkan keterampilan khusus.

Menikmati daging buah "manggis" boleh-boleh saja, tetapi "kulit"nya jangan dibuang. Sebab, sejak abad ke-13 di China, "kulit" buah "manggis" dipakai sebagai obat antidiare, antidisentri dan eksim. "Khasiat" yang sama diakui pula oleh masyarakat Thailand. Di Filipina, rebusan daun dan "kulit" batang "manggis" digunakan untuk obat penurun panas, diare, disentri dan gangguan berkemih. Rebusan akar kerap digunakan para wanita untuk meredakan gangguan menstruasi.

Di Karibia dan Amerika Latin, teh buah "manggis" dikonsumsi sebagai pembangkit stamina; Di Brazil, untuk mengatasi masalah pencernaan. Masyarakat India memakai tepung "kulit manggis" kering untuk mengatasi disentri, luka luar, luka bernanah, dan mag. Penduduk Jepang mengenal daun dan "kulit" batang "manggis" sebagai herbal berefek antiinflamasi. Dia sering digunakan untuk mengobati eksim, hyperkeratosis, dan penyakit kulit lain seperti psoriasis. Di Venezuela, "kulit manggis" digunakan untuk mengobati infeksi "kulit" akibat parasit.

Pada perkembangannya, "kulit" buah "manggis" diakui memiliki efek antibakteri, antivirus, antiinflamatori. Penelitian lebih modern membuktikan, "kulit manggis" ampuh melawan aneka penyakit degeneratif: kanker, HIV/AIDS, jantung, diabetes, alzheimer, arthritis, fibriomyalgia, pulmonary fibrosis, malaria. Penelitian aneka "khasiat" itu dilakukan di seluruh dunia; 4 benua, 12 negara dan semua memberikan hasil positif. "Manggis" panasea ajaib penakluk penyakit maut. 

Apa yang menyebabkan  "kulit manggis" ampuh mengatasi berbagai penyakit? Ahli Farmasi dari Universitas Indonesia, Dr Berna Elya Apt MSi, mengatakan "kulit manggis" mujarab mengatasi beragam penyakit berkat senyawa xanthone.

Menurut Efri Mardawati, STP, MSi, staf pengajar Fakultas Teknologi Industri Pertanian, Universitas Padjadjaran, Bandung, "kulit manggis" memang efektif sebagai antioksidan. Peneliti manfaat "kulit manggis" -- bersama dua rekannya Ir. Cucu S. Achyar MS dan Herlina Martha STP -- itu mengatakan, antioksidan senyawa yang dapat mencegah terjadinya reaksi oksidasi radikal bebas. Antioksidan bereaksi dengan radikal bebas sehingga mengurangi kemampuan radikal bebas untuk menimbulkan kerusakan.

HINDARI  BUAH DAN SAYUR.

Selama mengkonsumsi herbal berbahan  "kulit manggis", hindari konsumsi berbagai buah-buahan, seperti: kurma, duku, mangga, rambutan, leci, lengkeng, buah naga, kiwi, matoa, plum dan stroberi. Juga hindari pula sayur mayur seperti: lobak, kol, brokoli, bunga kol, petai, dan jengkol. Menurut dr. Paulus Wahyudi Halim Med Chir, dokter dan herbalis di Kota Tangerang Selatan Provinsi Banten, konsumsi buah-buahan berefek antagonis sehingga dapat mengurangi "khasiat" "kulit manggis". Herbal tertentu seperti tapak dara, buah merah, kelor dan kapulaga juga sebaiknya dihindari.

(Sumber: Majalah My Healthy Life. "Kulit Manggis" VS Penyakit Maut).

Jumat, 20 Januari 2012

"Cara Menyimpan Kopi Yang Tepat"

"Tak ada yang menandingi nikmatnya meneguk "kopi" hangat di sore hari. Agar makin nikmat, pelajari cara "menyimpan" "kopi" yang tepat."


1. "Simpan" bubuk "kopi" dalam wadah tertutup rapat. Udara dan kelembaban adalah musuh utama "kopi" yang harus dihindari.

2. Wadah dari gelas adalah pilihan terbaik. Karena gelas tidak akan "menyimpan" minyak atau aroma "kopi", sehingga tidak mempengaruhi kualitas "kopi" yang di"simpan" berikutnya.

3. Bila  menggunakan wadah dari gelas, "simpan" di tempat yang tidak terkena sinar matahari. Karena sinar matahari dapat mengurangi kesegaran bubuk"kopi".

4. Jangan masukkan "kopi" dalam lemari pendingin, karena dapat mengurangi rasanya. Saat dikeluarkan dari lemari pendingin, wadahnya akan berembun dan akan menyebabkan bubuk "kopi" jadi lembab.

5. Untuk mendapatkan fresh "coffee", beli "kopi" yang baru digiling, dan beli secukupnya untuk persediaan seminggu.

6. Kalau harus "menyimpan" "kopi" dalam jumlah banyak, pisahkan menjadi beberapa bungkus kecil yang masing-masing cukup untuk konsumsi selama seminggu.

(Sumber: Majalah Cosmopolitan, edisi Juni 2002).

Selasa, 17 Januari 2012

"Nutrisi Untuk Mengatasi Flek Hitam dan Kerut Pada Wajah"

"Pernahkah anda memperhatikan wajah anda dengan seksama? Apakah terlihat kering, kusam, mulai muncul "flek hitam" dan "kerut-kerut" halus?"
Mempunyai kulit "wajah" mulus dan sehat tentu menjadi dambaan setiap wanita dan juga pria. Namun ada banyak hal yang sering kita lakukan dan tanpa disadari dapat semakin merusak kulit. Seperti terlalu sering terpapar sinar matahari, polusi udara, penggunaan kosmetik yang terlalu tebal. Perawatan "wajah" yang tidak benar dan kurang lengkap. Dan salah satu hal penting yang diabaikan adalah kelengkapan "nutrisi". Mengapa "nutrisi" penting dalam perawatan kulit? Karena jaringan kulit kita dibentuk setiap 14 hari sekali dan dimatangkan dalam 28 hari. Apabila "nutrisi" tidak lengkap dan benar akan mengganggu proses pembentukan kulit tersebut. Tentu kita sudah sering mengengar pentingnya vitamin yang bersifat antioksidan seperti vitamin E dan C yang diperlukan untuk membentuk kembali jaringan kolagen dan elastin. Kolagen dan elastin merupakan bagian penting yang mempertahankan kelembaban, kekenyalan dan keelastisan kulit. Tapi mengkonsumsi vitamin antioksidan belumlah cukup untuk mempertahankan keremajaan dan kehalusan kulit anda. Sebab lapisan ceramide, yaitu lapisan terluar kulit yang berfungsi seperti benteng pertahanan  kulit perlu dibentuk kembali agar kulit mempunyai pertahanan terhadap sinar matahari dan bahan kosmetik berbahaya yang akan menimbulkan "flek hitam". Sebab bila tidak, maka kerusakan akan berlanjut menjalar ke lapisan kulit yang lebih dalam yaitu kolagen dan elastin. Ceramide dapat dibentuk dengan mengkonsumsi kulit ari beras merah. Kemudian mengkonsumsi makanan pembentuk jaringan kolagen, seperti protein dari ikan yang dapat mengembalikan elastisitas dan struktur kulit serta menghilangkan garis-garis halus dan "kerutan". Selain itu perlu ditambahkan dengan buah-buahan yang mengandung vitamin antioksidan kuat yang mampu menangkal radikal bebas penyebab utama terjadinya "flek hitam" seperti ekstrak biji anggur yang mampu meredam penuaan dan menggiatkan peremajaan sel, menipiskan "flek hitam". Untuk memperkuat efek pencerahan kulit maka sebaiknya mengkonsumsi pula ekstrak brokoli.
Apabila upaya di atas dilakukan secara tepat dan teratur, maka kulit "wajah" anda akan terasa lebih lembab dan bercahaya, bebas dari "flek hitam". Banyak produk kosmetik yang memiliki komposisi sama dengan keseluruhan "nutrisi" diatas yang telah dijual di pasaran, sehingga anda dengan mudah bisa mendapatkannya.

(Sumber: Jawa Pos, 16 Januari 2012).

Minggu, 30 Oktober 2011

"Aneka Herbal Tea Untuk Kesehatan"

"Suka minum "teh" kental manis? Hmm.... rasanya memang enak! Tapi, jadi tak enak efeknya bagi tubuh bila anda minum "teh" terlampau banyak."
Meminum secangkir "teh" tiap hari, tetap aman bagi tubuh asal tidak pakai gula! Tapi, bila anda membatasi diri atau bahkan tidak meminumnya sama sekali, dijamin tubuh jadi lebih "sehat"! Ada beberapa herbal "tea" yang perlu anda ketahui yang berkhasiat untuk "kesehatan".

1. Apple dan ginger "tea", berkhasiat menyembuhkan sakit perut.

2. Camomile "tea", berkhasiat menenangkan dan menyegarkan tubuh.

3. Chicory coffee, minuman pengganti kopi karena tidak mengandung kafein. Terbuat dari esens tanaman chicory.

4. Cinnamon "tea", berkhasiat mengurangi kelelahan; sangat baik diminum ketika tubuh terasa lesu.

5. Ginger "tea", berkhasiat mendinginkan perut yang sedang panas, dan sangat baik diminum ketika sakit kepala.

6. Green "tea", dipercaya dapat melawan kanker dan menghancurkan lemak.

7. Lemon balm-"tea", berkhasiat dapat membuat tidur nyenyak; dan menenangkan kegugupan.

8. Peppermint "tea", membantu penyerapan makanan; sangat baik diminum setelah makan.

(Sumber: Cosmopolitan, You & The City, Edisi Oktober 2002).

Sabtu, 27 Agustus 2011

"Agar Nasi Terasa Pulen"

"Beras yang berkualitas rendah setelah dimasak biasanya akan menghasilkan "nasi" yang bau dan kurang sedap apabila dimakan."


Untuk mengatasi hal tersebut, ada tips sebagai berikut:

1. Supaya "nasi" terasa "pulen", campurkan beras ketan putih sekitar 2 sendok makan pada setiap 1 liter beras.

2. Supaya "nasi" menjadi wangi apabila sudah matang, masukkan selembar daun pandan ketika beras diaron.

"Nasi"  anda akan terasa "pulen" dan enak dimakan. Apabila anda tidak percaya, silahkan buktikan sendiri.

Sabtu, 04 Juni 2011

"KETAN KUKUS dan VARIASInya"

"Ketan" atau  beras pulut, kalau dimasak biasanya menjadi lengket atau lekat; "Ketan" juga enak apabila dikukus, apalagi kalau diberi variasi."

Berikut ini resep "ketan" kukus beserta variasinya:
BAHAN:
500 gram beras "ketan" putih/hitam, rendam, tiriskan.
1 sendok teh garam.
125 cc santan.
2 lembar daun pandan, sobek-sobek buat simpul.

CARA MEMBUAT:
1. Didihkan air santan, garam dan daun pandan.
2. Pada saat bersamaan kukuslah "ketan" kurang lebih selama 15 menit. 
3. Keluarkan "ketan" kukus dari dandang masukkan ke dalam panci berisi air santan yang baru mendidih, aduk rata hingga air santan terhisap habis oleh "ketan".
4. Kukus kembali "ketan" sampai matang kurang lebih 30 menit.

VARIASI UNTUK MAKAN "KETAN":

1. Urap kelapa.
1/3 butir kelapa, parut kasar dan 1/4 sendok teh garam dikukus kurang lebih 5 menit supaya tidak mudah basi.

2. Juruh.
200 gram gula merah, disisir, 2 lembar daun pandan, buat simpul, 100 cc air rebus hingga kental lalu saring.

3. Bubuk kedelai.
100 gram kedelai hitam/putih, cuci, tiriskan. 1 sendok teh kencur cincang, 1 buah cabai merah, 2 lembar daun jeruk purut, 1 buah bawang putih, semuanya disangrei hingga kering, lalu ditumbuk halus bersama 1 sendok teh garam dan 1 sendok makan gula pasir.

4. Kinca.
500 cc santan, 200 gram gula merah, 2 lembar daun pandan dibuat simpul. 1/4 sendok teh garam, didihkan hingga gula larut, saring.
5. Kinca durian/nangka.
750 cc santan, 200 gram gula merah diiris halus, 2 lembar daun pandan dibuat simpul, 5 mata buang nangka/durian (ambil dagingnya, potong-potong), rebus semuanya hingga gula larut dan nangka/durian matang.

6. Unti.
1/2 butir kelapa agak muda diparut kasar, 100 gram gula merah diiris halus, 2 sendok makan gula pasir, 159 cc air, 2 lembar daun pandan dibuat simpul, semuanya dimasak sambil diaduk hingga gula larut dan kelapa matang (dapat dipulung).

"PEMBUATAN SIROP SARI BUAH - NANAS"

"Tahapan pembuatan sirop sari buah "nanas" adalah sebagai berikut:

a. Bahan:
- buah "nanas" yang matang.
- gula pasir 750 g/500 cc sari buah
- asam sitrat 2g/500 cc sari buah

Untuk pembuatan 10 liter sirop "nanas" diperlukan buah "nanas" sebanyak 10-15 kg. Buah "nanas" yang akan diolah dipilih yang matang penuh dan tidak busuk.

b. Cara Membuat:
1. "Nanas" dikupas, mata dan empulurnya dibuang.
2. Kemudian buah dicuci hingga bersih dan dipotong-potong.
3. Daging buah "nanas" dihancurkan dengan blender.
4. Sari "nanas" diperas dengan kain saring.
5. Untuk setiap 500 cc sari buah ditambahkan gula pasir sebanyak 750 g. Campuran ini semua dimasak sampai semua gula larut. Sambil dimasak, adonan ini ditambahkan asam sitrat.
6. Sirop "nanas" kemudian dimasukkan dalam botol tinggi yang bersih dan steril.
7. Botol ditutup rapat, kemudian disterilisasi selama 15 menit dengan cara dikukus.

Demikianlah cara pembuatan sirop sari buah "nanas". Selamat mencoba, semoga anda berhasil........


MusicPlaylistView Profile