Senin, 07 Oktober 2013

"KEUNTUNGAN JADI BLOGGER"

"Blogger" itu orang yang punya "blog". Lantas, apa itu "blog"?  "Blog" itu kepanjangan dari Web LOG, yang artinya catatan-catatan pribadi dan artikel yang dituliskan pada sebuah web". 



Bisa dibilang "blog" itu buku harian online. Seiring perkembangan pemikiran dan teknologi informatika, maka fungsi "blog" pun semakin meluas, jadi sekarang fungsi "blog" bukan hanya sebagai buku harian tapi bisa juga sebagai toko online, berbagi tips/trik/informasi, atau bahkan bisa digunakan untuk kampanye politik. Dari fungsi-fungsi "blog" itulah yang akan memberikan suatu "keuntungan" bagi kita.

Pertanyaannya adalah Apa sih "keuntungannya" menjadi "Blogger"? "Keuntungan"nya banyak lho, Berikut ini beberapa "keuntungan" menjadi "Blogger":

1. Melatih Kreativitas.
Seorang "Blogger" akan memikirkan cara agar "blog"nya tampak bagus dimata pengunjung. Tanpa sadar, "Blogger" tersebut mulai melatih kreativitasnya. Dengan kreativitasnya, dia akan berusaha memanjakan mata pengunjung "blog"nya. 

2.  Tanggap terhadap Informasi Terbaru.
Seorang "Blogger" akan terus mencari ide agar "blog"nya tetap update sehingga ia mencari referensi yang dibutuhkan. Akhirnya, "Blogger" tersebut lebih tahu informasi terbaru dari pada yang bukan "Blogger".

3.  Lebih Ramah.
"Blogger" adalah sosok yang ramah karena mereka selalu memikirikan cara untuk membuat senang pemirsanya. Terbukti beberapa "Blogger" menyediakan buku tamu agar bisa bercakap-cakap sejenak dengan pengunjung "blog" mereka

4.  Selalu Mendapat Ide Cemerlang.
"Blog" merupakan aset penting yang dimiliki "Blogger" dan aset penting itu tidak akan penting tanpa artikel yang mengisinya. Untuk mengisi artikel diperlukan ide sehingga tanpa sadar, "Blogger" akan terus terpikir akan ide untuk mengisi artikelnya dan kadang ide itu juga bisa diterapkan di lingkungan masyarakat.

5.  Menjadi Terkenal.
Melalui tulisannya, seorang "Blogger" dapat menjadi terkenal. Mengapa ? Karena tulisan tersebut kadang bisa menjadi populer, kontroversial, dan bahkan menjadi headline. Bila artikel tersebut terkenal, maka yang diusung ialah penulisnya.

6.  Motivasi Dalam Hidup.
Bila "Blogger" tertimpa masalah, mereka akan terus memikirkan jalan keluar dan akhirnya mereka berkata, "Tenang, aku punya "blog" yang terkenal." Mereka akan terus memotivasi diri mereka sampai akhirnya mereka merasa tenang.
 
7.  Menjadi Kaya.
Kaya bukanlah hal yang mustahil bagi "Blogger". Dengan "blog", "Blogger" dapat mengubah "blog" mereka menjadi ladang uang. Dewasa ini, banyak PPC yang mulai merambah seperti Google Adsense, Chitika, AdsenseCamp, KlikSaya, dan masih banyak lagi yang bisa membuat seorang "Blogger" menjadi kaya.

8. Teman yang Banyak.
"Blogger" bisa menjalin banyak pertemanan dengan "Blogger" lain yang tersebar di seluruh pelosok dunia. Tidak hanya lokal saja, mungkin juga ada teman yang berasal dari luar negeri. 

9.  Pandai Bahasa Asing.
Karena bahasa Indonesia belum terlalu sering di web-web ahli maka sering "Blogger" harus membaca tulisan bahasa asing yang tentu saja membuat "Blogger" menjadi terlatih dalam berbicara bahasa asing.

10. Menjadi Pemimpin.
Menjadi "Blogger" berarti menjadi pemimpin bagi pengunjung anda yang masuk ke "blog" anda. Kadang karena sudah terlalu menjiwai "blog"nya, seorang "Blogger" akan menerapkan kepemimpinannya ke dalam dunia nyata.

11. Mendapat Pahala.
Ini juga "keuntungan" yang tidak terlihat tapi nilainya sangat besar yaitu anda bisa memperoleh banyak sekali pahala karena memberikan informasi yang tepat dan berguna bagi para pengunjung anda sehingga apa yang mereka baca dapat berguna buat mereka sendiri.

Sebenarnya masih banyak "keuntungan" menjadi "Blogger" yang tidak kelihatan dan bila anda menjadi "Blogger" mungkin akan merasakan efek "keuntungan" menjadi "Blogger". Asalkan kita memakai pikiran kita untu kreatif, cerdik, inovatif, intuitif, dan sebagainya (pokoknya yang akhirannya tif) apapun bisa sangat menjadi sebuah "keuntungan" bagi kita dan orang lain.  Go "Blog"! Not Goblokkk!
Bila anda tertarik untuk membuat "blog" silahkan kunjungil Blogger atau Wordpress karena kedua web ini yang paling populer bagi "Blogger".
          

Sumber:
1. abanggoyes.blogspot.com › Analisisku
2. danielim7.blogspot.com › ArtikelInfo
3. tommysyatriadi.blogspot.com › indotips blog
4. laely.widjajati.photos.facebook/NGEBLOG-hrs-dilakukan-hampir-setiap-wkt-utk......
5. ichihikaru.blogspot.com/keuntungan-menjadi-blogger.....

Minggu, 06 Oktober 2013

"PENYEBAB NGANTUK"

"Mengantuk" adalah hal yang wajar, namun tidak wajar apabila rasa "Ngantuk" tersebut datang secara terus menerus".  



Rasa "Ngantuk" yang umumnya datang pada malam hari dan biasanya disebabkan karena keletihan adalah hal yang wajar.  Yang perlu kita kenali saat rasa "Ngantuk" datang secara terus menerus adalah tanda-tanda ketidak-wajarannya. 

"Kantuk" berbeda dengan fatigue (lelah). Fatigue adalah rasa lelah kehabisan tenaga hingga ingin beristirahat, dan istirahat dalam artian bukan tidur. "Mengantuk" berlebihan juga harus dibedakan dengan perasaan tertekan atau depresi. Mereka yang merasa tertekan tak mau melakukan aktivitas, bahkan yang sebelumnya menggembirakan.

"Mengantuk" berlebihan bukanlah penyakit tersendiri. "Kantuk" berlebih dapat disebabkan oleh banyak hal, atau bisa juga disebabkan oleh penyakit-penyakit tidur yang lebih serius.

Yang pertama perlu dibedakan adalah apakah "kantuk" ini bersifat normal atau patologis. Normal jika memang disebabkan oleh kurangnya durasi tidur. Masyarakat modern memang tak memprioritaskan tidur, konon demi produktivitas. Akibatnya, kesehatan tidur tak diperhatikan. Selain mengorbankan waktu tidur, banyak kebiasaan-kebiasaan kita yang sebenarnya tak sehat bagi tidur. Koneksi internet, cahaya 24 jam, minuman berkafein, berolah raga di malam hari, dan lain-lain.

Sementara itu, "mengantuk" yang tak normal adalah rasa "kantuk" yang masih ada walau tidur telah rutin cukup. Penyakit tidur yang bisa menjadi penyebab adalah sleep apnea, periodic limb movements in sleep atau narkolepsi. Sleep apnea paling banyak diderita, tetapi diabaikan karena penderitanya hanya tahu dia bangun tak segar dan "mengantuk" berlebihan tanpa tahu apa yang ia alami sepanjang malam. Hanya dari orang lain, biasanya pasangan, ia tahu dirinya mendengkur. Sayangnya, kebanyakan penderita tak mengaitkan kebiasaan ngorok dengan "kantuk" yang dialami.

Berikut ini beberapai  penyebab "mengantuk" berlebihan atau rasa "Ngantuk" yang datang terus menerus.

1. Rasa "Ngantuk" Karena Anemia.

Anemia atau kekurangan darah adalah penyebab "mengantuk" berlebihan yang biasanya menyerang para wanita yang sedang haid atau datang bulan.  Pada saat datang bulan pada tubuh para wanita kekurangan zat besi yang berguna mengantarkan oksigen ke seluruh tubuh.  akibatnya, tubuh kehilangan banyak tenaga. hal inilah yang menjadi penyebab "mengantuk" berlebihan pada saat menstruasi.

2. Rasa "Ngantuk" Karena Depresi.

Depresi yang dianggap salah satu gangguan emosi memiliki pengaruh yang besar terhadap kebugaran tubuh.  Berkurangnya semangat dalam diri seseorang menimbulkan pengaruh "malas" terkadang dalam banyak hal. seperti malas kerja, malas makan dan malas berfikir.  rasa "Ngantuk" yang disebabkan oleh rasa malas ini lebih sulit dihilangkan.

3. "Mengantuk" Karena Dehidrasi.

 
Dehidrasi timbul karena tubuh kehilangan banyak cairan.  Hal ini terjadi setelah olah raga (kondisi tubuh kurang cairan).  Jarang terjadi pada olahragawan yang mempunyai tubuh yang nutrisinya selalu terpenuhi.

4. "Mengantuk" Karena Kurang Tidur.

Orang yang bergadang normal kurang tidur, tapi tunggu dulu.  durasi tidur seseorang normalnya sama meskipun jadwal tidurnya berbeda, permasalahan akan timbul ketika seseorang masih "mengantuk" meskipun  tidurnya telah terpenuhi.

5. "Mengantuk" Karena Menderita Penyakit Jantung.

Ketika jantung anda mulai kurang baik bekerja  dalam bekerja, anda akan mudah sekali merasa lelah.  Hal ini bisa saja menjadi penyebab "mengantuk" berlebihan.  ketika anda tidak mengalami gejala penyebab "mengantuk" berlebihan yang lain sebaiknya periksakan kesehatan jantung anda.

6. "Mengantuk" Karena Alergi Makanan.

Ada pendapat beberapa dokter yang menyatakan alergi terhadap makanan dapat menyebabkan rasa "kantuk" yang berlebihan.

7. "Mengantuk" Setelah Makan.
 
Makan juga dapat menyebabkan seseorang menjadi "mengantuk". Penyebab "mengantuk" setelah makan terjadi karena tubuh memerlukan energi untuk memproses makanan, hal ini biasa terjadi jika anda terlalu makan banyak.
 
8. "Mengantuk" Karena Menderita Diabetes.
 
Seorang yang menderita diabetes tipe 2 akan memiliki tingkat glukosa yang tinggi, penyebabnya adalah karena tubuhnya tidak dapat mengubah glukosa menjadi energi sehingga tingkat kadar glukosa dalam tubuh menjadi tinggi. Nah, karena itulah jika kalian merupakan penderita diabetes tipe 2 maka anda akan merasa lelah dan "mengantuk" sepanjang waktu.
 
9.  "Mengantuk" Karena Hipotiroid (menurunnya produksi hormon tiroid).
Tiroid merupakan suatu kelenjar kecil yang terdapat pada dasar leher. Fungsi dari Tiroid ini adalah untuk mengontrol metabolisme dan kecepatan dalam mengubah bahan bakar alias makanan menjadi energi bagi tubuh kalian. ketika Tiroid ini kurang aktif dan fungsi metabolisme anda menjadi lambat, maka badan anda akan terasa lemas dan mata akan merasa " ngantuk"!
 
10.  "Mengantuk" Karena Gangguan Tidur.

Gangguan tidur seperti insomnia juga dapat menyebabkan kenapa mata anda terus "mengantuk". Jika anda terkena insomnia atau sleep apnea maka sistem pernapasan anda dapat terhambat. Efeknya sudah jelas yaitu kelelahan dan selalu merasa "ngantuk". Bagi anda yang sering kerja malam hari atau tukang begadang pasti tahu dech.
 
11.  "Mengantuk" Karena Sindrom Kelelahan Kronis.

WASPADAI "MENGANTUK" BERLEBIHAN.
 
"Mengantuk" berlebihan diderita luas, tetapi banyak orang tak menyadarinya. Entah karena sudah terlalu lama diderita hingga dianggap biasa, atau karena konsumsi kafein sepanjang hari. Akan tetapi, "mengantuk" berlebihan nyata pengaruhi kesehatan, keselamatan, dan kualitas hidup seseorang.

Perhatikan kesehatan tidur, biasakan juga untuk membicarakan kebiasaan tidur dengan dokter. "Mengantuk" berlebihan bukan kondisi yang normal, bukan juga kemalasan. "Mengantuk" berlebihan bisa diatasi, atau diobati. Sayang jika diabaikan begitu saja.

Lelah memang biasanya hilang setelah anda istirahat atau tidur alias molor. Tapi kalau sudah kena sindrom kelelahan kronis atau bahasa keren-nya chronic fatigue syndrome. Lelah yang dirasakan oleh tubuh tidak akan cepat pulih. Biasanya penderita sindrom ini ditandai dengan gejala kelesuan, "mengantuk", gampang marah, nyeri otot, atau bahkan dalam beberapa kasus dapat menyebabkan hilangnya memori!
 
Sebaiknya jika mata anda terasa "ngantuk" terus, sebaiknya ditanggapi dengan cepat dan tanggap. Mending kalau memang tukang tidur, kalau misalkan anda termasuk salah satu penyakit di atas gimana tuuh? Kan berabe. Sebenarnya saya juga terkenal tukang tidur sich, hahahaha. Saya juga akan lebih waspada terhadap mata saya yang terus-terusan "ngantuk" ini tapi sepertinya ini disebabkan karena saya sering kerja malam saja. Oke, semoga artikel kali ini bermanfaat yaah khususnya bagi saya dan umumnya bagi anda semua yang menyempatkan membaca artikel ini.
 
Sumber:
1. anufblog.blogspot.com/.../8-penyebab-mengantuk-ber...
2. sealkazzsoftware.blogspot.com/.../penyebab-k...
3. health.kompas.com/.../Waspadai.Mengantuk.Berlebiha...
4. laely.widjajati.photos.facebook/ALHAMDULILLAH-atas-kekuatan-yg-telah-ENGKAU-berikan..
5. laely.widjajati.photos.facebook/anak-siapa-ini.....
6. laely.widjajati.photos.facebook/add-a-description.....

Sabtu, 05 Oktober 2013

"KATA ANU"

"Menurut kamus besar bahasa Indonesia, kata "anu" berarti :
yang tidak disebutkan namanya (orang, benda, dsb): simembeli — di toko
–; 2 (untuk menyebutkan) sesuatu yg namanya terlupa atau tidak diketahui: gedung — yg baru selesai dibangun itu akan diresmikan pemakaiannya besok
Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
"Anu" dapat berarti :
  1. Kata tunjuk untuk sesuatu yang belum jelas
  2. Kata tunjuk untuk orang yang tidak diketahui, contoh : "Si "Anu" itu namanya siapa?".
  3. "Ānu", nama tokoh dalam Susastra Hindu, salah satu leluhur Pandawa dan Korawa
  4. "Anu", dewa bangsa Mesopotamia
  5. "ānu", kata dari bahasa Sanskerta yang berarti orang
  6. Anann, dewi bangsa Celtik
  7. Singkatan dari Universitas Nasional Australia (Australian National University/"ANU")
  8. Christine "Anu" (lahir 1970), seorang musisi Australia
  9. Mashua, sayuran Andean
  10. VC Bird International Airport, Antigua, dari kode bandara IATA
ENTAH mengapa orang suka memakai kata "Anu" bila bicara. "Anu" adalah sebuah kata bahasa Jawa yang sebenarnya tidak punya arti apa-apa. Kalau punya arti, itu tergantung pada orang itu sendiri yang mengartikannya.  Kata itu hanya berfungsi sebagai kata untuk menyebut sesuatu yang tidak diketahui istilah atau namanya.

Kadang kata "Anu" dipakai untuk menggantikan kata-kata panjang dan lawan bicara dianggap tahu obyek pembicaraan. Tapi tidak sedikit pula orang memakai kata "Anu" karena kemalasan berpikir.

Kata "Anu" bisa sebagai pengganti sesuatu yang mengganjal di ujung lidah untuk diucapkan. "Anu" adalah hasil pikiran bebas. "Anu" meski secara resmi tidak ada dalam bahasa dan kamus tapi punya peranan penting dalam keseharian.  "Anu" seolah bisul yang bisa datang dan menghilang pada siapa saja tanpa diundang dan tanpa meninggalkan bekas yang mengganggu.  Kata "Anu" adalah kata yang berkeliaran dengan bebas di udara dan siap dijemput oleh siapa saja.


Karena banyaknya tersedia dan gampang untuk dipakai, maka tidak sedikit jumlah orang yang menyukainya.  Ia bebas diperoleh bagi siapa saja. Sumbernya tidak terbatas. Tinggal petik di depan kepala. Seolah semua orang pernah pakai kata "Anu".

"Anu" yang sebenarnya netral, tidak kentara, tidak berbau, tidak kelihatan, tidak nyata, tidak resmi ternyata bisa meninggalkan jejak pengaruhnya jika digunakan tidak semestinya.  "Anu" dipakai dengan sengaja untuk hal-hal yang jelas dan sebenarnya bisa tanpa memakai kata "Anu".

Kata "Anu" telah diselewengkan menurut kepentingan. Ketidak pedulian orang lain dengan kata "Anu" telah dimanfaatkan golongan masyarakat tertentu demi kepentingan diri.  Memperlakukan sesuatu yang penting dan menyembunyikan dari orang lain sebagai sesuatu yang tidak ada manfaatnya dengan menyebutnya sebagai "Anu". Sesuatu yang digantikan oleh "Anu" tidak lagi akan mengundang pertanyaan, apalagi diutak-atik secara serius.  Paling cuma diganti dengan kata "Anu" lagi yang baru.

Banyak orang memperlakukan "Anu" sebagai anugerah. Orang hanya memicingkan sebelah mata pada kata "Anu". Kata "Anu" tidak dianggap penting karena demikian gampangnya diperoleh dan keberadaannya ada di mana-mana. Orang merasa tidak akan kekurangan, maka tak ada gunanya bertengkar karena masalah "Anu".

Banyak orang membutakan diri dengan eksistensi kata "Anu". Kata "Anu" dianggap tidak penting dan tidak punya peranan meski kata "Anu" selalu dan pasti ada. Tidak mungkin menghilang apapun perlakuan kita terhadap kata "Anu".  Ia tak akan pergi kemana-mana.  "Anu" akan tetap di situ dan tergantung pada keberadaannya. Jadi, kita merasa tidak perlu bersyukur atau berterimakasih pada siapapun atas keberadaan "Anu".

Di tangan orang-orang pemegang kekuasaan, banyak orang tidak tahu bahwa kata "Anu" ternyata bisa menguntungkan. Kata "Anu" bisa menjadi wakil sesuatu yang sebenarnya penting. Pemegang kekuasaan menyebutnya sebagai "Anu" agar terkesan tidak penting.

Seorang pejabat bilang, “Pokoknya kalau ada "Anu"nya pasti bereslah…”, katanya sambil bergurau.

Kata-kata yang diucapkan dengan seloroh itu ternyata mengejutkan dampaknya.  Beberapa hari kemudian, ia dapati rekening bank miliknya bertambah ratusan juta rupiah.

"Anu" yang di kalangan rakyat biasa tidak memberikan apa-apa selain kemudahan berpikir itu ternyata bisa berubah jadi sesuatu yang secara nyata menguntungkan di kalangan pejabat.  Mendapati cara mudah untuk mendapat keuntungan ini, maka berita bagus ini pun menyebar di kalangan orang-orang yang dekat dengannya dengan diam-diam.

Makin populerlah kata "Anu" ini dipakai di kalangan pejabat.  Kata "Anu" selain mudah diucapkan dan menghasilkan keuntungan, tapi ternyata juga amat luwes.  Kata "Anu" tidak kehilangan sifat dasar keluwesannya sejak semula dimanapun dan kapanpun dipakai.

Kata "Anu" bisa dipakai untuk menjelmakan berbagai hal menjadi berbagai macam bentuk. Tergantung bagaimana cara mengucapkan dan konteksnya.

“Sebenarnya mereka tidak mau. Tapi setelah saya sebut beberapa "Anu", dia kasih lebih besar,” kata seorang pejabat lainnya cerita pengalamannya saat berada di luar negeri membicarakan bantuan keuangan dengan donatur dari luar negeri sambil cengengesan.
“Kalau ada masalah, bilang saja kamu lagi "Anu",” kata pejabat lain.
“Yang penting dicantumkan saja "Anu"nya.  Yang sekian persen untuk anggaran kesehatan rakyat dan sisanya tulis saja buat "Anu".  Tidak ada yang bertanya kok. Beres semua.  Sudah aku "Anu",” nasehat pemimpin partai pada sekretarisnya.

“Saya tidak tahu kalau hal itu sebenarnya "Anu",” kata pejabat lainnya lagi berkelak saat menghadapi tuduhan miring padanya.
“Kemarin aku lihat "Anu"nya si "Anu" lagi di"Anu" sama "Anu"nya "Anu".  Kelihatannya kok "Anu" sekali. "Anu"nya juga cuma sebesar "Anu".  Tidak "Anu" kok,” kata pejabat lain tak mau kalah dalam bicara "Anu". "Anu" sering diborongnya sekaligus.

Karena seringnya dipakai dan dalam waktu lama, akhirnya kata "Anu" itu jadi liar dan ada dimana-mana. Para pejabat saling tanya maksud "Anu" dalam waktu tertentu.  Pejabat minta penjelasan maksud "Anu" pada pengusaha karena beda dengan apa yang dikehendakinya. Pejabat tanya pada sesama pejabat lewat rapat internal maksudnya "Anu".  Tapi di waktu lain, ketemu "Anu" lainnya.

"Anu" ada di anggaran keuangan, di rancangan hukum, APBN, rakernas, rapat proyek, sidang tahunan, majalah dinding, di WC, di kantin dan lain-lain tempat.  "Anu" ada di mana-mana.  "Anu" kadang juga ditulis sebagai **** kalau menyebut kata yang tidak ingin dibaca orang lain atau mengganti kata-kata yang tidak sopan. Di majalah dinding ada kalimat, “Dasar orang ********an!”.

Kata "Anu" bahkan menjelma jadi kata jorok, seperti yang terdapat di pintu WC. “"Anu"nya minta dientot”.  Banyak orang menjadi bingung dengan beribu jelmaan wajah "Anu". "Anu" bagai bakteri wabah, macam virus dengan cepat menyebar dan sulit terdeteksi. Bedanya dengan virus atau bakteri beneran, efek samping "Anu" tidak terasa dan tidak kelihatan. Efeknya pelan dan jangka panjang. Kalau tidak teliti orang bakal tidak tahu kalau sebenarnya ia sudah terjangkit bakteri atau virus akibat dari "Anu".

Pemimpin yang jujur dianggap sebagai munafik. Yang tidak sepaham disebut kafir.  Yang suka ceplas-ceplos dianggap tidak tahu adat. Yang mengajarkan kesamaan hak dianggap antek kapitalis.  Orang tegas menegakkan aturan dibilang kejam kayak Fir’aun.  Mengkritik demi kebaikan dianggap provokator. Orang rendah hati dibilang loyo. Atau kadang sebaliknya. Korupsi dianggap sedekah.  Menghujat dianggap pemberani.  Dan lain-lain kesimpang-siuran akibat "Anu".


Negara yang sebenarnya sudah gonjang-ganjing tidak dirasakan oleh rakyatnya. Semua berjalan sebagaimana biasa.  Fenomena "Anu" sudah menjangkiti semua segmen kehidupan. Rakyat masih saja suka dengan kata "Anu". Bahkan mereka setuju saja ketika "Anu" dipakai dalam hukum, politik, pendidikan, birokrasi, media cetak, TV, kebijakan ekonomi.  Orang dengan enteng saja menjawab kebingungannya dengan kata-kata, “Tanya saja pada "Anu".

Negara akhirnya hukumnya berdasar hukum "Anu", moralnya moral "Anu", budayanya budaya "Anu", sistem pendidikannya pendidikan "Anu", cara kerja birokrasi cara kerja "Anu", ekonominya dikelola dengan cara "Anu", riset dan teknologi dengan dana "Anu", kehidupan rakyat diserahkan pada "Anu", kesejahteraan rakyat adalah masalah "Anu".

Kesilang-sengkarutan yang kasat mata.  Kekacauan dalam keteraturan. Keamburadulan dalam ketentraman. Kebohongan dalam kejujuran, kemunafikan dalam kemuliaan. "Anu" berada dalam banyak aspek.  Mondar-mandir tanpa orang ketahui.  Lalu-lalang tanpa orang sadari.  Masa depan bangsa adalah masa depan "Anu".

Bagaimana mungkin sesuatu yang nampak kecil bisa mempengaruhi yang demikian besar?  Karena banyak orang lupa bahwa dari sesuatu yang kecil itulah kita menemukan kekuatan diri. Kalau tidak percaya pada hal-hal yang kecil, lama kelamaan negara pun akhirnya bisa menjadi negara "Anu".

Kata "Anu" sudah mengakar di seluruh pelosok Indonesia untuk mewakili kata atau kalimat yang ingin diungkap oleh pembicara. Misalnya di daerah Jawa kita biasa mendengar dengan pernyataan "Anu" loh, mbak!  Di Makassar kita biasa mendengar "Anu" yang ambilki bukumu! 

Selain gambaran di atas, bisa bahwa kata "Anu" tidak bisa dijelaskan pada aspek morfologi dan sintaksis jika tidak didukung oleh referensi dan konteks yang sama antara pembicara dengan pendengar. Oleh karena itu, pada kajian morfologi dikenal dengan istilah kata, maka dalam kajian semantik dikenal dengan istilah leksem dan pada kajian sintaksis dikenal dengan kalimat, maka pada kajian semantik dikenal dengan istilah proposisi. Pada kajian semantik yang mengkaji tentang proposisi, tidak bisa berdiri sendiri tanpa adanya argumentasi dan predikatif yang mendukungnya. 

Namun, satu yang pasti bahwa bagi penulis jika ditinjau dari segi kualitas, kata ‘anu’ merupakan kata yang lemah (lower word) sehingga kalau dimasukkan dalam kalimat, meminjam istilah Bolinger dalam Aspect of Language dikenal dengan istilah Lower Sentences (kalimat yang sangat lemah). 


Selain kata "Anu" kata yang lemah itu seperti ‘mungkin’. ‘Malam ini mungkin hujan’. Kalimat tadi belum bisa dikatakan kuat kualitas maknanya jika belum dibuktikan. Oleh karena itu, pada kalimat tadi akan menjadi higher sentences (kalimat yang sangat kuat) jika sudah dihilangkan kata ‘mungkin’ menjadi Malam ini hujan’.

Pada konteks kemasyarakatan kata "Anu"  merupakan penyelamat dalam berkomunikasi. Kata "Anu" bisa mewakili kekerabatan. Kata "Anu" digunakan untuk menutupi kata yang dilupa. Kata "Anu" bisa dimaknai sebagai jeda. Kata "Anu" bisa mengganti ‘kata ganti’. Kata "Anu" bahkan bisa mengganti semua kata. Namun, pada akhirnya kata "Anu" merupakan kata yang sangat lemah (lower word). Sama dengan posisi kata ‘mungkin’ yang jika dihubungkan dengan kalimat pada kajian sintaksis atau proposisi pada kajian semantik. 

Sumber:
1. daenggassing.com/2011/03/.../postingan-anu/
2. id.wikipedia.org/wiki/Anu
3. herrybsancoko.wordpress.com/.../anu-itu-sebaiknya-di...
4. andi-karman.blogspot.com/.../untung-ada-kata-anu.ht...
5. laely.widjajati.photos.facebook/ALHAMDULILLAH............Sehari-Halal-Bi-Halal-Dua-Kali........
6. muji.kusrini.photos.facebook/mekarsari.....
7. laely.widjajati.photos.facebook/nyantai-sejenak......

Jumat, 04 Oktober 2013

"MANFAAT/KHASIAT JAMBU AIR"

"Salah satu buah yang banyak dijumpai di pekarangan masyarakat, khususnya di Indonesia, adalah "Jambu Air".




Tanaman yang satu ini memang cukup mudah tumbuh khususnya di wilayah tropis macam Indonesia. "Jambu Air" sendiri merupakan anggota dari kerabat Myrtaceae dan dikabarkan berasal dari Asia Tenggara. Sama seperti namanya, "Jambu Air" ini memang memiliki kandungan "air" yang melimpah di setiap buahnya. Hal ini yang menjadikan ia begitu nikmat dan segar saat disantap. Banyak yang menjadikannya buah pelepas dahaga oleh karena efeknya yang memang membuat tubuh lebih fresh. Selain kandungan "air" yang melimpah, buah dengan warna cerah yang satu ini juga mengandung sejumlah senyawa. Hal ini kemudian menjadikan "manfaat jambu air" menjadi beragam bagi kesehatan pun kecantikan. Tak percaya?

"Jambu Air", pasti kita semua telah familiar dengan buah yang satu ini, buah yang mempunyai beragam jenis serta varietas, buah yang mempunyai banyak bentuk dan warna yang bermacam ada yang hijau, orange, merah serta kaya kandungan "air". "Jambu Air" juga merupakan bahan pokok didalam pembuatan rujak buah-buahan, dikarenakan selain kandungan "air"nya yang amat banyak dan segar, rasanya juga semakin menambah enaknya rujak buah kita, bukan sekedar untuk rujak saja, "Jambu Air" juga amat enak untuk dinikmati pada saat cuaca panas sebagai pelepas dahaga. tetapi tahukan anda "Manfaat jambu air" untuk kesehatan tubuh.ini? Hal ini karena selain mengandung banyak "air", "Jambu Air" juga mempunyai zat-zat lain yang amat ber"manfaat" didalam pengobatan bermacam penyakit, diantaranya adalah bunga "Jambu Air" memiliki kandungan zat tanin yang ber"manfaat" sebagai obat diare serta demam. 

KANDUNGAN YANG TERDAPAT DALAM "JAMBU AIR".

Kandungan gizi didalam Jambu Air sesungguhnya bukan hanya terbatas padaAir, Vitamin A dan Vitamin C saja, tetapi juga memiliki kandungan serat yang tinggi, mineral yang berbentuk kalsium, besi, magnesium, fosfor, kalium, seng, tembaga, mangan, protein, asam sitrat serta asam sulfuric. untuk lebih jelasnya silakan di lihat pada daftar kandungan jambu air di bawah ini.

jambu Air
Jambu Air

Dalam 100g Jambu Air terkandung :

Water (Air)     93 g
Energy    25 kcal
Energy  105 kj
Protein     0.6 g
Total lipid (fat)     0.3 g
Ash     0.4 g
Carbohydrate, 5.7 g
Calcium, Ca     29 mg
Iron, Fe     0.07 mg
Magnesium, Mg     5 mg
Phosphorus, P     8 mg
Potassium, K     123 mg
Zinc, Zn     0.06 mg
Copper, Cu     0.016 mg
Manganese, Mn     0.029 mg
Vitamin C, 22.3 mg
Thiamin     0.02 mg
Riboflavin     0.03 mg
Niacin     0.8 mg
Vitamin A, RAE     17 mcg_RAE
dan kandungan gizi lain seperti : protein, zat besi, kalsium, fosfor, asam sitrat dan asam sulfurik.

"MANFAAT" DAN "KHASIAT JAMBU AIR".

1. Cegah Dehidrasi
Jambu air memiliki kadar "air" yang cukup tinggi. Penelitian menyebutkan bahwa kandungan "air" dalam setiap 100 gram "jambu air" bisa mencapai 93% sehingga efektif untuk mencegah dehidrasi. Kandungan "air" yang melimpah dan segar tersebut juga dapat membantu meningkatkan mood baik bagi siapa saja yang mengonsumsinya. Jadi
"Manfaat jambu air" yaitu dapat mencukupi keperluan "air" tubuh dikarenakan kandungan "air"nya meraih 93% dari tiap-tiap buahnya. ini artinya didalam 100 gram buah "jambu air", terdapat lebih kurang 93 gram "air". kandungan "air" inilah yang mengakibatkan tubuh anda terasa lebih Segar
 
2. Menjaga kesehatan mata
"Jambu air" juga dilengkapi dengan vitamin A. Seperti kita ketahui bahwa vitamin A diperlukan mata agar tetap berfungsi optimal seiring bertambahnya usia, serta menambah imunitas tubuh dengan mendongkrak kinerja sel darah putih atau leukosit yang disebut antibodi serta antivirus. Mengonsumsi "jambu air" juga baik untuk mengatasi mata lelah akibat bekerja terlalu lama di depan layar komputer. Kekurangan vitamin A terjadi pada orang yang terinfeksi HIV.
 
3. Untuk Kecantikan 
Selain kita mendapatkan kesehatan dari buah ini, ternyata buah ini juga bisa mendatangkan kecantikan bagi yang mengkonsumsinya. Hal itu disebabkan karena buah ini mengandung vitamin C. Vitamin ini selain untuk menjaga tubuh dari serangan penyakit juga dikenal untuk meremajakan kulit dari dalam. Vitamin C yang terkandung didalam "Jambu Air" juga cukup tinggi. Pada setiap 100 gram "jambu air", terkandung Vitamin C sebesar 22 mg yang hampir setara dengan Jeruk Mandarin.Vitamin C mempunyai "Manfaat" sebagai antioksidan yang dapat melindungi Kesehatan sel, meningkatkan Penyerapan zat besi, serta melakukan perbaikan mutu sperma dengan menghindar radikal bebas yang mengakibatkan kerusakan pembungkus sperma. Dalam Perawatan kecantikan, Vitamin C mempunyai peran sangat penting dan mutlak. Dalam melancarkan peredaran darah sehingga kulit terlihat lebih Segar..Vitamin C akan merangsang pembentukan kolagen kulit serta menjaganya dari kerusakan. Vitamin C mempunyai karakter sebagai water holder ( menyimpan "air" ) hingga dapat melindungi kelembapan kulit serta mencegahnya dari kekeringan. 
 
4.  Obat Penurun Panas atau Demam.
Di sebagian Negara di Asia, Bunga "Jambu Air" sering dipakai sebagai obat demam serta diare, dikarenakan bunga "Jambu Air" memiliki kandungan Tanin, serta zat-zat Fitokimia berbentuk Asam Oleanik, Bsitosterol, serta desmethoxymatteucinol ( zat antibiotik yang melawan jamur sebagai pemicu penyakit, diantaranya Staphylococcus aureus, Mycobacterium Smegmatis, serta Candida Albicans. Disampaing buah serta pohon yang amat berguna, daun dari "Jambu air" juga dapat dipakai untuk obat turunkan panas. Caranya cukup gampang Yaitu rebus "air", sesudah itu remas daun "jambu air" tersebut sampai kecil-kecil serta masukkan ke didalam "air" hangat atau panas yang telah ditaruh di baskom. lantas ambillah handuk kecil celupkan ke "air" panas yang telah dicampuri daun "jambu air". Aroma daun "jambu air" yang harum dapat berikan ketentraman atau artinya rilexasing. tak hanya itu, aroma daun "jambu air" juga menetralkan bau keringat dari tubuh, dikarenakan biasanya orang sakit tidak diperbolehkan mandi. sesudah dikompres dengan rebusan "air" yang dicampuri daun "jambu", rasakan kedamaiannya terlebih bila semua tubuh diusap dengan rebusan "air" tersebut tentu terasa enak.  
 
5.  Tingkatkan kesuburan
Tidak ada yang menyangka jika buah yang satu ini juga baik untuk membantu meningkatkan kesuburan pria. Kandungan vitamin C dalam "jambu air" berfungsi sebagai antioksidan yang ber"manfaat" untuk menjaga kesehatan sel-sel tubuh, termasuk sel-sel sperma dari kerusakan akibat paparan radikal bebas.
 
6.  Cegah diare
Menurut PK Warrier dari Universitas Purdue, ekstrak biji "jambu air" dapat digunakan untuk mencegah diare. Bahkan di India, ramuan bunga "jambu air" sering digunakan sebagai obat penurun panas dan demam pada anak-anak.
 
7. Untuk Memelihara Ginjal
Untuk memelihara kesehatan ginjal juga dianjurkan untuk banyak mengonsumsi buah dengan kandungan air yang banyak ini. Ini karena asam urine dan urea yang mengotori ginjal dapat dibersihkan dengan cairan tadi. Sebagaimana kita ketahui batu ginjal bisa terjadi karena ginjal dalam keadaan kurang cairan yang pada akhirnya menyebabkan tidak lancar dalam mengeluarkan kotoran, selanjutnya terbentuklah batu ginjal.
 
8. Untuk Meningkatkan Imunitas Tubuh.
"Khasiat jambu air" lainnya adalah buah ini bisa sebagai sumber vitamin A alami. Vitamin A mempunyai fungsi sebagai sumber peningkat imunitas dalam tubuh. Dengan mengonsumsi vitamin A secara cukup, kekebalan tubuh akan baik. Selain itu vitamin A juga dapat berfungsi sebagai penambah cara kerja sel darah putih dan penjaga kesehatan mata. 
 
Anda tidak begitu menyukai buah "jambu air" ini? Sepertinya tidak bijak bila tidak menyukai buah ini dikarenakan banyak sekali "manfaat"nya.Jadi, tunggu apalagi? Sering - seringlah mengkonsumsi buah "jambu air" ini!

Semoga ber"manfaat"
 
Sumber:
1. organ1k.blogspot.com/.../kandungan-dan-manfaat-ja...
2. www.waspada.co.id/index.php?...khasiat-jambu-air...
3. infobuahjambu.blogspot.com/.../beragam-manfaat-ja...
4. inovasikesehatan.blogspot.com/.../manfaat-jambu-air....
5. ormitamedia.com › Kesehatan
6. blog-kangsun.blogspot.com/.../manfaat-buah-jambu-a...
7. wichaa.blogspot.com/Khasiat-Jambu-air.....
8. manfaat-buah-sayur.blogspot.com/manfaat-buah.... 
9. laely.widjajati.photos.facebook/Bismillahir-Rahmanir-Rahiim...Moga-Aktivitas-Hari.....


MusicPlaylistView Profile