Selasa, 09 Oktober 2012

"MANFAAT/KHASIAT KENIKIR"


"Biasanya daun "kenikir" di"manfaat"kan sebagai lalapan atau pecel. Tapi selain nikmat dikonsumsi, tanaman ini ternyata ber"khasiat" untuk mencegah kanker". 
 
 
Apa saja kandungan "kenikir" yang memiliki rasa serta aroma khas ini? "Kenikir" bernama latin Cosmos caudatus dari suku Asteraceae dan termasuk ke dalam tumbuhan tropik yang berasal dari Amerika Latin. Karena mudah tumbuh, "kenikir" juga mudah ditemukan.

Sebagai tanaman perdu yang tingginya maksimum mencapai 100 cm, "kenikir" mempunyai bunga berwarna kuning yang terletak di ujung batang. Ada pula jenis "kenikir" yang bunganya berwarna ungu. Daun "kenikir" berwarna hijau, berukuran sekitar 15 – 25 sentimeter dengan tepi yang khas, yaitu berbagi menyirip.

"Khasiat" dan "manfaat" "Kenikir":

Daun "kenikir" mengandung saponin, flavonoida polifenol dan minyak atsiri. Juga ada protein, lemak, karbohidrat dan kalsium.

Yang sangat menakjubkan adalah "kenikir" terbukti mempunyai "khasiat" dan daya antioksidan yang sangat tinggi. Sebuah hasil penelitian ilmiah menemukan bahwa tanaman ini mempunyai daya antioksidan ekivalen dengan daya antioksidan 2400 mg vitamin C per 100 gram bahan segar yang diteliti.

Diketahui pula bahwa tingginya daya antioksidan itu ditimbulkan oleh "khasiat" lebih kurang 20 senyawa kandungan, yang mayoritas adalah dari golongan proantosianidin. Berikut ini beberapa "manfaat" dan "khasiat" "kenikir", antara lain:
 
1. Pemakaian "kenikir" ini secara tradisional di berbagai negara adalah untuk memperbaiki sirkulasi atau peredaran darah dan penguat tulang.

2. "Kenikir" sangat populer di Malaysia. Secara tradisional, penduduk di sana menggunakan "kenikir" untuk memperbaiki sirkulasi darah, pencegah penuaan dini, menurunkan suhu tubuh, dan memperkuat tulang karena kandungan kalsium yang tinggi, serta menghilangkan bau napas yang kurang sedap.

3. Kegunaan yang menarik perhatian peneliti dari negara itu adalah  "kenikir" untuk pengobatan infeksi kuman penyebab penyakit.

4. Melalui sebuah penelitian in vitro, seorang peneliti dari perguruan tinggi di Malaysia membuktikan, ekstrak daun "kenikir" terbukti berhasil membunuh berbagai jenis kuman dan jamur penyebab penyakit. Beberapa di antara kuman itu adalah yang menyebabkan penyakit pada saluran cerna. Berdasarkan temuannya, peneliti itu menyarankan untuk mempertimbangkan pe"manfaat"an "kenikir" sebagai salah satu alternatif obat pencegah infeksi kuman penyakit.
 
5. Banyak peneliti meyakini, sesungguhnya data hasil penelitian ini cukup mendukung "manfaat" "kenikir" sebagai bahan pencegah gangguan kanker. Hal itu erat berkaitan dengan kerja senyawa antioksidan dalam mencegah kerusakan sel tubuh manusia yang disebabkan oleh radikal bebas yang berkeliaran di sekitar kita, yaitu antara lain dalam bentuk polusi di lingkungan kita.

6. Sementara itu, antioksidan adalah senyawa yang bekerja melindungi sel tubuh dari kerusakan yang ditimbulkan oleh oksigen reaktif (termasuk radikal bebas), dan menetralisir racun lain yang membahayakan sel.

7. Kerusakan akibat radikal bebas akan menyebabkan berbagai gangguan, termasuk penyempitan pembuluh darah arteri, alzheimer dan parkinson. Melalui sebuah penelitian lain yang mempelajari secara lebih dalam kandungan senyawa antioksidan "kenikir", ditemukan 4 senyawa kuersetin yang memang menunjukkan aktivitas antioksidan yang kuat yang dapat menangkal radikal bebas, yang dibandingkan dengan senyawa antioksidan standar, yaitu tokoferol (vitamin E).

8. Penambah Nafsu Makan. Caranya: Cuci 100 gram daun "kenikir" segar. lalu makan sebagai lalap mentah. 
 
9. Ber"khasiat" mengobati Lemah Jantung. Caranya: Cuci 100 gram daun "kenikir" segar. lalu makan sebagai lalap mentah, atau kukus daun "kenikir" segar dan makan sebagai lalap setengah matang. Cara lainnya, rebus daun "kenikir" dengan 3 gelas air sampai tersisa 2 gelas. Minum air hasil rebusannya.
 
10. Ber"khasiat" sebagai Pengusir Serangga. Bau tanaman yang spesifik menyebabkan penggunaannya juga sebagai pengusir serangga.  Caranya: Tanam "kenikir" diantara tumbuhan yang akan dilindungi.
 
11. Daun "kenikir" juga ber"khasiat" untuk menguatkan lambung kita. 

Orang Melayu menyebut "kenikir" sebagai ulam raja, yang kira-kira artinya adalah king of salad (rajanya salad). Memang awalnya "kenikir" digunakan dalam menu makanan asli Melayu, namun sekarang sudah termasuk ke dalam kelompok makanan yang digemari oleh mayoritas masyarakat Malaysia. Bahkan, orang asing yang berkunjung ke sana pun tidak segan untuk mencoba salad yang menggunakan daun "kenikir" dalam campuran dengan sayur lain.

Masyarakat Jawa Tengah pada umumnya banyak menggunakan daun "kenikir" dalam campuran bahan masakan tradisional Jawa, yaitu urap dan pecel. Penggunaan itu bersifat turun temurun, dan berlanjut karena rasanya yang memang spesifik dan relatif dapat diterima orang pada umumnya. Jumlah yang digunakan memang tidak pernah banyak, karena memang demikianlah kebiasaan yang berlaku.

Oleh sebab itu, melalui pembuktian ilmiah terhadap "manfaat" "kenikir", harus ada anjuran khusus untuk dikonsumsi setiap hari dalam jumlah yang cukup. Dengan cara inilah, kebutuhan tubuh manusia akan bahan vitamin dan mineral yang diperlukan sel tubuh akan terpenuhi secara mudah, aman dan relatif murah.

Pemenuhan kebutuhan itu, dapat mencegah manusia dari kerusakan sel, yaitu yang menjadi cikal bakal penyakit kanker.

Tapi agar "manfaat"nya optimal, perlu diketahui cara memasaknya yang benar. Ambil segenggam "kenikir" mentah, cuci bersih dan kukus sebentar untuk menghilangkan kuman, kotoran dan bahan kimia lainnya. Bubuhkan sambal pecel atau sambal urap buatan sendiri (tanpa pengawet) secukupnya, dan langsung dilahap.

Sumber:
1. www.yusarcahyadi.com/.../manfaat-daun-kenikir-untuk-melawan.ht...
2. www.togasehat.com/2012/02/khasiat-kenikir.html
3. kesehatan.kompasiana.com/.../daun-kenikir-dan-khasiatnya-seri-...
4. diaheko.multiply.com/journal/item/3

Senin, 08 Oktober 2012

"KHASIAT/MANFAAT BUNGA ALAMANDA"

"Bunga Alamanda" ("Bunga" Terompet) berasal dari negara Amerika Tengah dan Selatan, lebih dikenal dengan sebutan Yellow Bell, Golden Trumpet, atau Buttercup Flower". 
 

"Bunga Alamanda" ini bentuknya lebih mirip Terompet yang berwarna kuning, maka dari itu juga sering disebut dengan "Bunga" Terompet.. "Bunga Alamanda" umumya memang berwarna kuning. Tanaman ini dapat berkembangbiak dengan biji, namun perbanyakan yang umum dilakukan yaitu dengan stek batang. Hal ini disebabkan, beberapa varietas hibrida sulit memunculkan kapsul biji.  Seiring dengan perkembangan, "Bunga Alamanda" diperbanyak dengan cara penyilangan atau stek dan dapat menghasilkan "Bunga Alamanda" berwarna putih, ungu, merah muda atau oranye. "Alamanda" tergolong tanaman yang tumbuhnya cepat sehingga harus sering dilakukan pemangkasan untuk menjaga penampilannya.

"Bunga Alamanda" banyak ditanam sebagai tanaman hias di halaman atau sebagai tanaman rambat untuk penghias pergola atau pagar rumah. Penggemar "Bunga Alamanda" percaya bahwa tanaman yang ber"bunga" kuning ini dapat dipakai sebagai penolak bala jika ditanam di halaman rumah.

"Bunga Alamanda" dapat ditemukan pada daerah sekitar sungai atau tempat terbuka yang terkena banyak sinar matahari dengan hujan yang cukup dan kelembaban tinggi sepanjang tahun. Tanaman ini tidak mampu tumbuh pada tanah yang bergaram atau terlalu basa dan tanaman ini juga tidak tahan suhu rendah. Suhu -1 °C dapat mematikan tanaman tersebut karena tanaman ini sangat sensitif terhadap suhu dingin.

"Bunga Alamanda" dapat tumbuh dan mekar pada setiap tahun, pada tanaman yang dapat tumbuh hingga lebih dari 2 meter. Tangkai "Bunga Alamanda" berwarna hijau muda dan mempunyai daun yang agak kasar. Warna kuning pada "Bunga Alamanda" sangat cerah. Bentuk "bunga"nya sendiri mencapai ukuran diameter 5 sampai 7, 5 cm. 

"KHASIAT" DAN "MANFAAT" "BUNGA ALAMANDA"

"Bunga Alamanda" selain cantik juga memiliki "manfaat" yang lain. Kita dapat menggunakan akar, daun dan "Bunga Alamanda" sebagai bahan untuk obat-obatan. Daun "allamanda" cathartica mengandung alkaloida, kulit batang dan buahnya mengandung saponin, disamping itu kulit batangnya juga mengandung tannin dan buahnya mengandung flavonoida dan polifenol. "Khasiat" dan "manfaat" "Alamanda", antara lain:

1. Getah "Alamanda" yang berwarna putih memiliki sifat antibakteri dan juga antibiotik yang dapat dijadikan sebagai obat penyakit kanker dan pencegah kuman atau bakteri. 

2.  "Bunga alamanda" juga umum di"manfaat"kan sebagai obat untuk mencegah komplikasi dari malaria dan pembengkakan limpa. 

3. Akar "Alamanda" juga dapat digunakan untuk mencegah penyakit kuning.

4. Daun "Alamanda" cathartica ber"khasiat" untuk penawar keracunan. Untuk penawar keracunan dipakai -+ 15 gram daun segar "Alamanda" cathartica, dicuci, direbus dengan 1 gelas air selama 15 menit, dinginkan dan disaring. Hasil saringan diminum dua kali sama banyak selang satu jam.

5. Batang "Alamanda" keras dan bergetah, getahnya dapat di"manfaat"kan untuk menyembuhkan penyakit disentri.

6. Getah dari batang tanaman "Alamanda", katanya juga bisa di"manfaat"kan untuk mematikan belatung dan juga jentik nyamuk. 
 
7. Daun "Almanda" juga ternyata bisa dipakai sebagai obat luar untuk penyakit  abses, eksim, bisul dan kurap. Cukup dicuci bersih, kemudian ditumbuk halus, dan dibalurkan pada yang sakit.

8, Rasa daun "Alamanda" ini pedas, pahit, bersifat hangat dan beracun. Ber"khasiat" laksatif (pencahar), dan penyebab muntah (emetik).

9. Untuk mengobati demam. Rebus daun "Alamanda" dan masukkan dalam ember atau baskom. Dan gunakan untuk menguapi badan yang panas.

10. Untuk mengobati sembelit. Seduh daun "Alamanda" kemudian diminum.

Sumber:
1. iguidepost.blogspot.com/2008/06/alamanda-bunga-terompet.html
2. masarees.blogspot.com/2012/06/manfaat-tanaman-alamanda.html
3. girladventures.wordpress.com/2011/07/18/bunga-alamanda/
4. therainbowmiracle.blogspot.com/2012/06/namaku-alamanda.html
5. cimtyasd.blogspot.com/
6. books.google.co.id/books?isbn=9791480184

Minggu, 07 Oktober 2012

"SEMBELIT DAN PENGOBATANNYA"

"Sembelit" adalah penyakit yang umum pada saluran pencernaan. Dalam kondisi ini, perut tidak bergerak dan berkerja secara teratur, atau tidak benar-benar kosong selama gerakannya". 
 
 
"Sembelit" adalah kelainan pada sistem pencernaan mengalami pengerasan feses atau tinja yang berlebihan sehingga sulit untuk dibuang atau dikeluarkan dan dapat menyebabkan kesakitan yang hebat pada penderitanya. "Sembelit" berarti sesuatu yang berbeda untuk orang yang berlainan. Untuk banyak orang, hal ini hanya berarti jarang BAB. Penderita "sembelit" akan sulit mengeluarkan tinja.

Pada dunia kesehatan dan dalam ilmu kesehatan penyakit perut atau gejala gangguan lambung disebut juga dengan istilah "sembelit" atau konstipasi. "Sembelit" merupakan penyakit perut yang menyerang sistem pencernaan pada bagian usus. Pada dasarnya penyebab "sembelit" adalah kurangnya asupan makanan berserat tinggi dan juga air mineral.

"Sembelit" yang cukup hebat disebut juga dengan obstipasi. Dan obstipasi yang cukup parah dapat menyebabkan kanker usus yang berakibat fatal bagi penderitanya. Kondisi ini adalah penyebab utama dari banyak penyakit, karena memproduksi racun yang masuk ke aliran darah, Ia mencapai seluruh bagian tubuh. Radang usus buntu, rematik, radang sendi, ketegangan tinggi dari arteri,  katarak dan kanker hanya beberapa penyakit  "sembelit" kronis yang merupakan faktor penting dalam kerentanan.

PENYEBAB "SEMBELIT"

Penyebab paling penting dari "sembelit" kronis adalah pola makan yang buruk dengan tidak pantas dalam gaya hidup. Konsumsi makanan rendah vitamin dan mineral, kurangnya konsumsi air atau konsumsi yang berlebihan daging, kopi dan teh, adalah penyebab "sembelit". Yang tidak mengunyah dengan benar dan seksama dapat membuat masalah "sembelit" dan kerusakan usus. Kurangnya aktivitas fisik sangat penting dalam memicu "sembelit". Secara rinci penyebab "Sembelit" adalah:

Penyebab utama "sembelit" meliputi:
  • Pengerasan tinja
    • Kurangnya asupan serat makanan
    • Dehidrasi dari setiap penyebab atau asupan cairan yang tidak memadai
    • Obat, misalnya, diuretik dan yang mengandung zat besi, kalsium, aluminium
    • Kelumpuhan atau diperlambat transit, di mana tindakan peristaltik berkurang atau tidak ada, sehingga feses tidak bergerak bersama
      • Hipotiroidisme (kelenjar tiroid kurang aktif)
      • Hipokalemia
      • Cedera sfingter anal (anus patulous)
      • Obat-obatan, seperti loperamide, opioid (misalnya, kodein dan morfin) dan antidepresan trisiklik tertentu
      • Karena penyebab lain penyakit yang parah
      • Porfiria akut (suatu kondisi warisan jarang)
      • Keracunan timbal
      • Intoleransi laktosa
      • Dyschezia (biasanya merupakan hasil dari buang air besar menekan)
      • Diverticula
        • Tumor, baik dari usus atau jaringan sekitarnya
        • Terhalang buang air besar, karena:
          • Mekanikal penyebab dari kelainan morfologi anorectum termasuk megarectum, prolaps rektum, rectocele, dan enterocele
          • Fungsional penyebab dari gangguan neurologis dan disfungsi otot-otot dasar panggul atau otot anorektal, termasuk anismus, turun sindrom perineum, dan penyakit Hirschsprung
          • Saldo asing tubuh atau bezoar
          • Psikosomatis "sembelit", berdasarkan kecemasan atau ketidakbiasaan dengan lingkungannya.
            • Fungsional "sembelit"
            • "Sembelit"-dominan sindrom iritasi usus besar, ditandai dengan kombinasi dari "sembelit" dan perut tidak nyaman dan / atau nyeri
            • Penghentian merokok (nikotin memiliki efek pencahar)
            • Perut operasi, jenis operasi, melahirkan
            • Parah dehidrasi
            • Beberapa penyebab yang dengan hormat khusus untuk bayi:
              • Berpindah dari ASI feed botol, atau makanan padat
              • Potty pelatihan kecemasan
              • Penyakit Hirschsprung - suatu kondisi di mana anak sejak lahir memiliki cacat sel saraf yang mempengaruhi komunikasi antara otak dan perut

GEJALA "SEMBELIT"

Gejala yang paling umum terjadinya "sembelit" adalah penyimpangan atau kesulitan dalam pembuangan kotoran keras/ tinja padat. Gejala seperti lidah Tebali, bau, sakit kepala, depresi, insomnia, kehilangan nafsu makan, pusing, luka pada mulut, keasaman dan pusing adalah gejala klasik bagi mereka yang menderita "sembelit". Namun gejala "Sembelit" akan berbeda antara orang yang satu dengan orang yang lain, karena pola makan, hormon, gaya hidup dan bentuk usus besar setiap orang berbeda-beda. berikut gejala "sembelit" :
  • Tubuh tidak fit, tidak nyaman, lesu, cepat lelah, dan terasa berat sehingga malas mengerjakan sesuatu bahkan kadang-kadang sering mengantuk.
  • Tinja atau feses lebih keras, lebih panas, dan berwarna lebih gelap daripada biasanya, dan lebih sedikit daripada biasanya.
  • Pada saat buang air besar feses atau tinja sulit dikeluarkan atau dibuang, tubuh berkeringat dingin, dan kadang-kadang harus mengejan ataupun menekan-nekan perut terlebih dahulu supaya dapat mengeluarkan dan membuang tinja (bahkan sampai mengalami ambeien).
  • Terdengar bunyi-bunyian dalam perut.
  • Bagian anus atau dubur terasa penuh, tidak plong, dan terganjal sesuatu disertai sakit akibat bergesekan dengan tinja atau feses yang kering dan keras atau karena mengalami ambeien atau wasir sehingga pada saat duduk terasa tidak nyaman.
  • Perut terasa begah, penuh, dan bahkan terasa kaku.

PENCEGAHAN "SEMBELIT"
 
"Sembelit" dapat dicegah dengan banyak mengkonsumsi air putih dan makanan berserat. Untuk mencegah dan mengelola "sembelit", lakukan langkah-langkah sederhana yang dapat diambil antara lain:

1. Melatih kebiasaan untuk buang air besar secara teratur. Yang paling baik adalah satu kali sehari terutama pada pagi hari. Keinginan buang air besar dapat dipicu dengan meminum segelas air putih pada pagi hari segera setelah bangun tidur. Hal ini akan menimbulkan rangsangan pergerakan usus halus dan usus besar sehingga kotoran didorong ke rectum dan akhirnya timbul keinginan buang air besar.

2. Minum air putih minimal 1,5 liter sehari

3. Makan makanan yang berserat tinggi seperti sayur-sayuran, gandum, buah-buahan, agar-agar, dan lain-lain.

4. Olahraga yang teratur misalnya jalan-jalan pagi.

5. Istirahat yang cukup minimal 4 jam sehari

6. Sarana yang dapat merilekskan anda dari tekanan aktivitas sehari-hari

7. Penggunaan suplemen serat dapat dilakukan setelah anda memiliki pola buang air besar yang teratur

8. Bila penyebab sembelit adalah penyakit sistemik maka menjaga kestabilan kesehatan sesuai anjuran dokter anda adalah pencegahan yang baik.

Dalam berbagai kondisi (seperti penggunaan kodein atau morfin), kombinasi hydrating (misalnya, lactulose atau glikol), membentuk sebagian besar (misalnya, psyllium) dan agen-agen stimulan mungkin diperlukan untuk mencegah "sembelit".

PENGOBATAN ALAMI UNTUK "SEMBELIT"

1. Mengobati "sembelit" dengan Buah pir
Buah Pir sangat efektif dalam pengobatan "sembelit". Pasien yang menderita "sembelit" kronis harus mengadopsi diet yang eksklusif berdasarkan jus Buah pir atau Buah pir selama beberapa hari. Dalam kasus luar biasa, buah pir berukuran sedang dikonsumsi setelah sarapan atau makan malam akan memiliki efek yang diinginkan.

2. Buah anggur mengobati "Sembelit"
Anggur ini telah terbukti sangat bermanfaat sebagai obat alami untuk "sembelit". Kombinasi fitur dari selulosa, gula dan asam organik anggur adalah makanan pencahar. Makanlah setidaknya 350 gram buah anggur setiap hari untuk mencapai hasil yang diinginkan.

3. Buah jeruk mengobati "Sembelit"
Jeruk merupakan obat alami untuk "sembelit" sehat. Mengkonsumsi satu atau dua jeruk sebelum tidur dan bangun. Buah jeruk ini membantu mencegah akumulasi sisa makanan dalam usus besar.

4. Sayur Bayam sebagai obat alami untuk "Sembelit"
Dari semua sayuran, bayam dianggap makanan yang paling penting untuk saluran pencernaan. Bayam mengandung bahan organik sangat kaya serat baik untuk membersihkan, membangun kembali dan regenerasi daerah usus. Makan dua kali sehari 100 ml bayam mentah, dicampur dengan jumlah yang sama air merupakan obat alami yang sangat baik untuk "sembelit".

DIET UNTUK "SEMBELIT"
Faktor yang paling penting dalam menyembuhkan "sembelit" adalah diet alami dan sederhana. Ini terdiri dari makanan yang tidak diolah seperti gandum, madu, lentil, sayuran hijau, buah-buahan segar dan produk susu seperti mentega dan krim. Jangan lupa untuk mengunyah makanan dengan benar, untuk menghindari makan yang tidak teratur dan dikonsumsi terburu-buru. Makanan yang harus dihindari adalah: semua produk tepung putih, beras, roti, kue, biskuit, keju, daging, gula dan telur.

Sumber:
1. tipsehatcantikalami.blogspot.com › pencernaan
2. xamherbal.com › XAMthone Plus
3. www.news-medical.net/.../Causes-of-Constipation-(Indonesian).aspx
4. www.dechacare.com/Tips-Mengatasi-Susah-Buang-Air-Besar-I540.ht...

Jumat, 05 Oktober 2012

"KHASIAT/MANFAAT BUNGA BUGENVIL"

"Setiap pencinta "bunga" pasti mengenal "bugenvil". Tanaman tropis asal negara Brazil ini terkenal sebagai tanaman hias yang memikat mata". 

"Bugenvil" yang nama Latinnya "Bougainvillea" glabra ini memiliki banyak varietas yang menampilkan "bunga" beraneka warna, seperti merah muda, merah tua, putih, ungu, atau kuning. Kuntum "bunga bugenvil" terdiri dari lembaran kelopak "bunga". Ketika mengering kelopak "bunga bugenvil" menyerupai helaian kertas coklat yang tipis. Karenanya di daerah Melayu "bugenvil" disebut juga "bunga" atau kembang kertas. Kalaupun ada orang tidak suka menanam "bugenvil", itu lebih karena daun dan kuntum "bunga bugenvil" mudah rontok. Jika ditiup angin menimbulkan tebaran sampah di mana-mana. Selain itu, tanaman perdu ini memiliki akar yang kuat.

"Bugenvil" merupakan tanaman berduri yang dapat tumbuh di ketinggian 1-1400 meter di atas permukaan laut. Terlepas dari keelokan warna-warni "bunga" dan bayangan mitos yang menyelimutinya, "bugenvil" sebetulnya patut ditanam di pekarangan. Daun, "bunga", akar dan kulit batang "bugenvil" mengandung saponin dan polifenol. "Bugenvil" tidak hanya dapat menjadi tanaman hias, tapi juga dapat berguna sebagai obat. misalnya:

1. "Bugenvil" dapat di"manfaat"kan sebagai obat hepatitis alami. Sediakan batang "bugenvil" yang sudah dikeringkan. Cuci bersih, lalu rebus, saring, kemudian  minum  airnya  selagi  hangat

2. Bagian kuntum "bunga bugenvil" juga ber"khasiat" sebagai obat penyakit bisul, Ambil "bunga bugenvil" dan daun cocor bebek secukupnya, cuci lalu haluskan.Tempelkan  pada  kulit  yang  sakit.

3.  "Bunga bugenvil" juga berkhasiat sebagai obat keputihan. Caranya: Sediakan 15 gram "bunga bugenvil". Setelah dicuci, rebus dengan air. Saring lalu minum  airnya.

4.  "Bunga bugenvil" juga berkhasiat untuk mengobati haid tidak teratur. Caranya: Sediakan 9-15 gram "bunga bugenvil". Rebus bahan dengan air. Saring, lalu minum airnya.

5. "Bunga bugenvil" dapat ber"khasiat" sebagai penyegar badan. Caranya: dipakai + 10 gram "bunga Bougainvillea" glabra, dicuci dan direbus dengan 3 gelas air sampai mendidih selama 15 menit, dinginkan dan disaring. Hasil saringan diminum dua kali pagi dan sore sama banyak. 
 
penyakit yang dapat diobati : Disentri , Kencing Nanah , Bisul , Sakit pada putting susu

cara pemakaian : untuk bagian luar , giling tanaman sampai halus san segera dibubuhkan pada bagian yang sakit, seperti pada bisul atau sakit pada putting susu. sedangkan untuk pemakain dalam , seluruh bagaian tanaman dapat direbus dan airnya diminum , secukupnya bisa 3 kali sehari . 
 
Sumber:
1. id.scribd.com/doc/16954985/Bugenvil-Berguna-Sebagai-Obat
2. tanamanobat.org/184/bugenvil/
3. clubbing.kapanlagi.com/threads/7085-Manfaat-bunga-kertas

"MANFAAT/KHASIAT BUNGA SAKURA"

"Sakura" dapat terlihat di mana-mana di Jepang, diperlihatkan dalam beraneka ragam barang-barang konsumen, termasuk kimono, alat-alat tulis, dan peralatan dapur". 
 
 
Bagi orang Jepang, "sakura" merupakan simbol penting, yang kerap kali diasosiasikan dengan perempuan, kehidupan, kematian, serta juga merupakan simbol untuk mengeksperesikan ikatan antar manusia, keberanian, kesedihan, dan kegembiraan. "Sakura" juga menjadi metafora untuk ciri-ciri kehidupan yang tidak kekal.
Pohon "sakura" adalah salah satu pohon yang tergolong dalam familia Rosaceae, genus Prunus sejenis dengan pohon prem, persik, atau aprikot, tetapi secara umum "sakura" digolongkan dalam subgenus "sakura". Asal-usul kata "sakura" adalah kata "saku" (bahasa Jepang untuk "mekar") ditambah akhiran yang menyatakan bentuk jamak "ra". Dalam bahasa Inggris, "bunga sakura" disebut cherry blossoms.
Warna "bunga" tergantung pada spesiesnya, ada yang berwarna putih dengan sedikit warna merah jambu, kuning muda, merah jambu, hijau muda atau merah menyala.

"Bunga" digolongkan menjadi 3 jenis berdasarkan susunan daun mahkota:

* "bunga" tunggal dengan daun mahkota selapis
* "bunga" ganda dengan daun mahkota berlapis
* "bunga" semi ganda
Pohon "sakura" ber"bunga" setahun sekali, di pulau Honshu, kuncup "bunga sakura" jenis someiyoshino mulai terlihat di akhir musim dingin dan "bunga"nya mekar di akhir bulan Maret sampai awal bulan April di saat cuaca mulai hangat.
Di Jepang, mekarnya "sakura" jenis someiyoshino dimulai dari Okinawa di bulan Februari, dilanjutkan di pulau Honshu bagian sebelah barat, sampai di Tokyo, Osaka, Kyoto pada sekitar akhir Maret sampai awal April, lalu bergerak sedikit demi sedikit ke utara, dan berakhir di Hokkaido di saat liburan Golden Week.
Setiap tahunnya pengamat "sakura" mengeluarkan peta pergerakan mekarnya "bunga sakura" someiyoshino dari barat ke timur lalu utara yang disebut "sakura"zensen. Dengan menggunakan peta "sakura"zensen dapat diketahui lokasi "bunga sakura" yang sedang mekar pada saat tertentu.
Berikut ini beberapa "manfaat" "sakura":

1. Daun dan "bunga sakura" yang sudah direndam di dalam air garam (shiozuke) di"manfaat"kan untuk bahan makanan karena wanginya yang harum.
 
2. "Sakura" mochi adalah kue moci yang dibungkus daun "sakura"
 
3. "Bunga sakura" dapat dijadikan bahan pewangi es krim dan kue kering rasa "bunga sakura"
 
4. "Bunga sakura" dapat dibuat menjadi Teh "bunga sakura" umumnya diminum pada kesempatan istimewa seperti pesta pernikahan. 
 
5. Ranting dan kuncup "bunga sakura" juga digunakan sebagai bahan pewarna alami.
 
6. "Bunga Sakura" dapat diolah menjadi body lotion yang sangat menyegarkan, menenangkan, menghaluskan dan melembutkan kulit dengan sentuhan selembut sutra yang memanjakan. Diperkaya dengan ekstrak "Bunga Sakura", memberikan kelembaban setiap hari dan mencerahkan untuk kulit tampak lebih bercahaya, lebih kencang dan lebih berseri-seri.
 
7. Cherry Blossom Lotion "bunga sakura" Jepang, dengan kandungan extrak "bunga sakura" yang berasal dari Jepang, mampu menjadikan kulit Anda lebih putih dan cerah alami, lebih sehat dan bersinar. Mengembalikan kulit rusak dan kusam menjadi lebih sehat dan meratakanm warna kulit yang belang. Menghaluskan, melembutkan, mengencangkan, dan mengenyalkan kulit
 
8. "Bunga sakura" Jepang dapat dimanfaatkan sebagai scrub dan formula shower dengan butiran jojoba yang lembut untuk menghilangkan sel-sel kulit yang mati, menyamarkan permukaan kulit yang gelap, membersihkan kotoran dan sebum (minyak berlebih pada kulit). Menghasilkan kulit yang putih cerah bersinar, segar, halus, dan mulus secara menyeluruh yang siap untuk menyerap manfaat keindahan dari ekstrak Cherry Blossom "bunga sakura" Jepang.
 
9. "Bunga sakura" dapat diolah menjadi Krim mandi (shower creame).  Krim mandi dengan PH seimbang dengan busa melimpah dari extrak "bunga sakura" Jepang berfungsi membersihkan, melembutkan, mencerahkan. melembabkan kulit setiap habis mandi, tanpa mengikis dan mengiritasi kulit.
 
Sumber:
1. www.dalimunthe.com/.../indahnya-bunga-sakura.h...
2. dianovaanwar.blogspot.com/.../serba-bun...
3. forum.detik.com › Bursa Jual Belibursa: lain-lain

Kamis, 04 Oktober 2012

"MANFAAT/KHASIAT BUNGA KENANGA"

"Kenanga" ("Cananga" odorata) adalah nama bagi sejenis "bunga" dan pohon yang menghasilkan "Bunga Kenanga".

Ada dua forma "kenanga", yaitu macrophylla, yang dikenal sebagai "kenanga" biasa, dan genuina, dikenal sebagai "kenanga" Filipina atau ylang-ylang. Selain itu, masih dikenal pula "kenanga" perdu ("Cananga" odorata fruticosa), yang banyak ditanam sebagai hiasan di halaman rumah.

"Cananga" odorata fa. macrophylla tumbuh dengan cepat hingga lebih dari 5 meter per tahun dan mampu mencapai tinggi rata-rata 12 meter. Batang pohon "kenanga" lurus, dengan kayu keras dan cocok untuk bahan peredam suara (akustik). Memerlukan sinar matahari penuh atau sebagian, dan lebih menyukai tanah yang memiliki kandungan asam di dalam habitat aslinya di dalam hutan tadah hujan. Daunnya panjang, halus dan berkilau. "Bunga"nya hijau kekuningan (ada juga yang bersemu dadu, tetapi jarang), menggelung seperti bentuk bintang laut, dan mengandung minyak biang, "cananga" oil yang wangi.
Ylang-ylang juga berupa pohon, tetapi tidak setinggi pohon "kenanga" biasa. "Kenanga" perdu yang biasa ditanam di halaman rumah, hanya bisa tumbuh paling tinggi tiga meter.

"Kenanga" biasa merupakan tumbuhan asli di Indonesia dan ylang-ylang tumbuhan asli Filipina. "Kenanga" lazim pula ditanam di Polinesia, Melanesia, dan Mikronesia. Di Indonesia, "bunga kenanga" banyak menempati peran di dalam upacara-upacara khusus misalnya dalam upacara perkawinan.

"Bunga Kenanga" ini mengandung asam bensoat, farnesol, geraniol, linalool, bensin asetat, eugenol, sadrol, kadinen, dan pinen. Kandungan minyaknya cukup tinggi namun mudah sekali menguap.

Sedangkan "Manfaat" dan "Khasiat" "Bunga Kenanga" antara lain untuk:

1. Malaria dan Asma
Ambil 3 (tiga) kuntum "bunga kenanga" yang sudah dikeringkan. Diseduh dengan 1 gelas air panas dan ditutup rapat. Kemudian disaring dan diminum secara teratur.

2. Sesak Nafas
Segenggam "bunga kenanga" dan 1 sendok gula pasir. Kemudian direbus dengan 1 gelas air panas sampai mendidih hingga tinggal gelas. Kemudian disaring dan diminum; dilakukan secara rutin pagi-sore.
Untuk mengobati sesak napas dan asma, juga bisa dengan cara: ambil 15 gram "bunga kenanga", 15 gram kulit semangka kering direbus dengan 400 cc air hingga tersisa 200 cc, disaring dan diminum selagi dingin. Lakukan secara teratur. 
Juga bisa dengan ramuan 15-30 gram "bunga kenanga" dengan 200 cc air hingga tersisa 100 cc tambahkan + sendok teh gula pasir, disaring lalu diminum. Lakukan 2 kali sehari.

3. Bronkhitis
Ambil 2 kuntum "bunga kenanga". Kemudian direbus dengan 1 gelas air panas sampai mendidih hingga tinggal gelas. Stelah itu disaring dan diminum; dilakukan secara rutin pagi-sore.

4. Jamu Sehat Setelah Melahirkan
Ambillah "bunga kenanga" yang masih muda, kayu rapet, pegatsih, kunci pepet, kunyit, jongrahab, jalawe, dan jakeling. Kemudian semua bahan tersebut ditumbuk halus (dipipis), kemudian diseduh dengan air panas. Serelah itu disaring dan diminum.

5. "Bunga Kenanga" lazim digunakan untuk bahan ‘ngadi salira’ (perawatan tubuh)di kalangan keluarga bangsaawan. Caranya "bunga" atau minyak "kenanga" itu dijadikan sebagai bahan untuk luluran sihingga akan menghasilkan kulit dan wajah yang lembut. Penggunaan wewangian dengan aroma "kenanga" sendiri menunjukkan kelembutan bagi yang pemakainya.

6. Minyak "kenanga" juga sangat baik untuk terapi aroma (aromatheraphy). Ia akan mengatur aliran kelenjar andrenalin dalam sistim syaraf sehingga menimbulkan perasaan senang, tenang, menghilangkan rasa gelisah, marah, dan panik.

7. Untuk kosmetika, bagian tanaman yang banyak digunakan adalah ekstrak dari "bunga"nya yang berwarna kuning kecoklatan. Bila digunakan dalam sabun akan mempunyai efek penyeimbangan untuk kulit berminyak maupun kulit kering. Di samping itu minyaknya dapat memperkuat dan merangsang pertumbuhan rambut. Sedang untuk urusan kecantikan, minyak "kenanga" dipakai dalam campuran masker dan lulur. "Bunga kenanga" hanya menghasilkan minyak atsiri yang baik untuk bahan pembuat parfum.

8. Pada sebagian masyarakat Jawa, "kenanga" sering dipakai dalam ritual bersama melati, mawar dan "bunga" lainnya direndam dalam air yang berasal dari 7 sumur. Air rendaman itu bisa disebut ‘Air "Bunga" Setaman’.

9. Menghilangkan Bau Badan. Ambil 3-5 "bunga kenanga", cuci bersih. Kemudian rebuslah dengan 4 gelas air sampai mendidih, tambahkan sedikit dula batu (sebesar kuku orang dewasa). Saring dan minum airnya.
Mencegah dan mengatasi bau badan juga bisa dengan menggunakan 15 gram "bunga kenanga", gula batu secukupnya direbus dengan 600 cc hingga tersisa 300 cc, lalu disaring dan airnya diminum selagi hangat. Lakukan secara teratur.

10. Mengobati luka.Cuci bersih 50 gram "bunga kenanga" dan tumbuk hingga halus, tambahkan 20 cc minyak kelapa yang sudah dipanaskan sebentar. Setelah dingin oleskan pada bagian kulit yang sakit 2 kali sehari.  

11. Mengatasi rematik encok dengan menggunakan 10-15 gram "bunga kenanga" yang belum mekar, 30 gram daun srikaya, 20 gram daun ketapang, 20 gram jahe, 10 butir merica, dicuci lalu ditumbuk halus, tambahkan air secukupnya, kapur sirih secukupnya, kemudian diaduk rata lalu ditempelkan pada bagian yang sakit. Lakukan pengobatan 2 kali sehari.

12. Mengobati demam nipas dengan memakai 5 kuntum "bunga kenanga", 5 kuntum "bunga" turi merah, 10 gram kencur, 10 gram kunyit, 10 gram temu hitam, 25 gram asam. Semua bahan diatas ditumbuk hingga halus, tambahkan sedikit garam dan air matang secukupnya, kemudian digosokkan pada bagian punggung atau sebagai tapal pada perut. Lakukan 2 kali sehari.

13. Untuk kudis gunakan 50 gram "bunga kenanga" dicuci bersih dan ditumbuk hingga halus, tambahkan 20 cc minyak kelapa dipanaskan sebentar, setelah dingin oleskan pada bagian kulit yang sakit 2 kali sehari.

14. Mengobati gigitan serangga dengan menggunakan 2-5 kuntum "bunga kenanga", 1 kuntum "bunga" mawar, 10 kuntum "bunga" melati dihaluskan tambahkan 1 sendok minyak kelapa kemudian dioleskan pada bagian yang sakit.

15. Mencegah dan mengatasi hepatitis, ambil 3 gram "bunga kenanga", 20 gram temu lawak, 15 gram bangle direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 300 cc, setelah dingin lalu disaring dan airnya diminum.

16. Mengatasi keputihan dengan menggunakan 30 gram "kenanga", 30 gram kulit delima kering direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 300 cc, kemudian disaring dan diminum bila airnya sudah dingin. Lakukan secara teratur 2 kali sehari masing-masing 150 cc.

17. Obati radang saluran napas dengan menggunakan 10-15 gram "bunga kenanga", 10 gram pahap (umbi lili kering) direbus dengan 300 cc air hingga tersisa 150 cc, disaring dan diminum selagi hangat. Lakukan 2 kali sehari.

18. Mengurangi rasa gatal ditenggorokan dan batuk dengan menggunakan 15 gram "bunga kenanga", 15 gram kulit jeruk mandarin kering, 10 gram pahap (umbi lili kering) direbus dengan 500 cc air hingga tersisa 250 cc, lalu airnya diminum selagi hangat. Lakukan secara teratur.

19. Ringankan sakit kepala dengan 15 gram "bunga kenanga", 15 gram jahe diiris-iris kemudian direbus dengan 400 cc air hingga tersisa 200 cc, lalu disaring dan airnya diminum selagi hangat.

20. Mengatasi perasaan gelisah, ambil 15 gram "bunga kenanga", 30 gram kim cim direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 300 cc, lalu airnya diminum selagi hangat dan kim simnya dimakan.

21. Untuk mengobati radang saluran kencing, gunakan 10-20 gram "bunga kenanga", 30 gram daun kumis kucing segar, 30 gram sambiloto segar, 30 gram daun sendok segar, dicuci bersih dan direbus dengan 1 liter air hingga tersisa 500 cc lalu airnya diminum. Lakukan secara teratur 2 kali sehari masing-masing 250 cc.(prof hembing/suarakarya) 

Sumber:
1. ente.blogdetik.com/.../manfaat...bunga-kenanga/co...
2. khasiatbuah.com/bunga-kenanga.htm
3. cozyeslife.blogspot.com/.../mengapa-harus-bunga-...
4. dai21juli.blogspot.com/.../manfaat-bunga-kenanga...

Rabu, 03 Oktober 2012

"MANFAAT/KHASIAT PANDAN WANGI"

"Pandan Wangi" ("Pandanus amaryllifolius") adalah jenis tumbuhan monokotil dari famili Pandanaceae yang memiliki daun beraroma "wangi" yang khas". 
 
 
Daunnya merupakan komponen penting dalam tradisi masakan Indonesia dan negara-negara Asia Tenggara lainnya."Pandan Wangi" mudah dijumpai di pekarangan atau tumbuh liar di tepi-tepi selokan yang teduh. Akarnya besar dan memiliki akar tunjang yang menopang tumbuhan ini bila telah cukup besar. Daunnya memanjang seperti daun palem dan tersusun secara roset yang rapat, panjangnya dapat mencapai 60cm. Beberapa varietas memiliki tepi daun yang bergerigi..

"Pandan Wangi" merupakan salah satu tanaman yang mengeluarkan aroma yang "wangi". Daun ini banyak sekali kegunaannya bagi kehidupan manusia khususnya ibu – ibu rumah tangga, dimana digunakan sebagai pewarna dan pengharum tambahan alami pada makanan. Namun daun "pandan" tidak hanya ber"manfaat" untuk makanan saja tetapi bisa dijadikan sebagai obat alternatif untuk mengobati berbagai penyakit.

Nama daerah "Pandan Wangi" :
Nama-nama daerah bagi "Pandan Wangi" tersebut antara lain "Pandan" rampe, "Pandan" seungit, "Pandan" room, "Pandan wangi" (Jawa).; Seuke bangu, s. musang, "pandan" jau, "Pandan"  bebau, "Pandan" harum,; "pandan" rempai, "Pandan Wangi", "Pandan" musang (Sumatera). pondang,; pondan, ponda, pondago (Sulawesi).kelamoni, hao moni,; keker moni, ormon foni, pondak, pondaki, pudaka (Maluku).; "Pandan" arrum (Bali), bonak (Nusa Tenggara),;

Kandungan Kimia dan Efek Farmakologis "Pandan Wangi" :
Daun pandan mengandung alkaloida, saponin, flavonoida, tanin, polifenol, dan zat warna.

"Khasiat" dan "Manfaat" "Pandan Wangi"
1. Lemah saraf :
  • Daun "pandan" segar sebanyak 3 lembar dicuci lalu dipotong kecil-kecil.
  • Rebus dengan 3 gelas air bersih sampai tersisa 2 gelas.
  • Setelah dingin disaring lalu diminum pagi dan sore hari, masing-masing 1 gelas.
2. Rematik dan pegal linu :
a. Daun "pandan" segar sebanyak 3 lembar dicuci bersih lalu diiris tipis-tipis. Seduh dengan 1/2 cangkir minyak kelapa yang telah dipanaskan sambil diaduk merata. Setelah dingin siap digunakan untuk menggosok bagian tubuh yang sakit.

b. Daun "pandan" segar sebanyak 5 lembar dan daun serai 20 lembar, dicuci Ialu ditumbuk sampai halus. Tambahkan minyak kayu putih dan minyak gandapura masing-masing 1 sendok makan. Aduk sambil diramas sampai merata. Ramuan ini digunakan untuk menggosok dan mengurut bagian tubuh yang sakit.

3. Gelisah :
  • Daun "pandan" segar sebanyak 2 lembar dicuci lalu diiris tipis-tipis.
  • Seduh dengan segelas air panas.
  • Setelah -dingin disaring, minum sekaligus. Lakukan 2 - 3 kali sehari, sampal tenang.
4. Rambut rontok :
  • Sebanyak 10 lembar daun waru muda yang segar, segenggam daun urang-aring, 5 lembar daun mangkokan, 1 lembar daun "pandan", 10 kuntum bunga melati, dan 1 kuntum bunga mawar.
  • Cuci bersih lalu dipotong-potong secukupnya.
  • Bahan-bahan tersebut dimasukkan ke dalam panci email, lalu tambahkan minyak wijen, minyak kelapa dan minyak kemiri masing-masing 1/2 cangkir.
  • Panaskan sampai mendidih, lalu diangkat.
  • Setelah dingin disaring, siap untuk digunakan.
  • Caranya, oleskan campuran minyak tadi ke seluruh kulit kepala sambil dipijat ringan. Lakukan malam hari sebelum tidur, esok paginya rambut dikeramas. Lakukan 2 - 3 kali seminggu.
5. Menghitamkan rambut :
  • Daun "pandan wangi" sebanyak 7 lembar dicuci lalu dipotong-potong.
  • Rebus dengan 1 liter air sampai warnanya menjadi hijau.
  • Embunkan air rebusan tadi semalaman. Pagi harinya, campurkan rebusan daun "pandan" tadi dengan air perasan 3 buah mengkudu masak.
  • Air campuran tadi lalu digunakan untuk mencuci rambut. Lakukan 3 kali seminggu, sampai terlihat hasilnya.
6. Menumbuhkan, menghitamkan, dan mencegah uban rambut:
Buat minyak cem – ceman yang terdiri dari 1 lembar daun "pandan", 10 lembar daun waru muda, segenggam daun urang – aring, 5 lembar daun mangkok, 10 kuntum bunga melati, 1 kuntum bunga mawar. Cuci bersih semua bahan,potong kecil – kecil. Rebus semua bahan tersebut dengan minyak wijen, minyak kelapa, dan minyak kemiri (masing – masing ½ cangkir) hingga mendidih. Setelah dingin, saring. Oleskan campuran minyak dan herbal tersebut pada seluruh kulit kapala sambil pijat ringan. Dapat dilakukan menjelang tidur, bangun tidur atau pagi dan sore hari. Setelah selesai, keramaslah dengan oir panas.

7. Ketombe :
  • Daun "pandan" segar sebanyak 7 lembar dicuci bersih lalu digiling halus.
  • Tambahkan 1/2 cangkir air bersih sambil diremas merata.
  • Peras dan saring.
  • Air perasan daun "pandan" ini lalu dioleskan ke seluruh kulit kepala yang berketombe.
  • Biarkan mengering, kalau perlu olesan diulang sekali lagi.
  • Kira-kira 1/2 - 1 jam kemudian, rambut dibilas dengan air bersih.
  • Lakukan setiap hari sampai sembuh.
8. Tekanan Darah Tinggi :
Cuci bersih 10 gram daun "pandan wangi" segar, lalu potong kecil-kecil. Rebus potongan daun pandan dengan 400 ml air sampai tersisa 200 ml. setelah dingin, saring air rebusannya, lalu minum sekaligus satu kali sehari.

9. Tidak Nafsu Makan :
Cuci bersih 10 gram daun "pandan wangi" segar, lalu potong kecil-kecil.  Seduh potongan  daun "pandan" dengan ½ gelas air panas. Setelah dingin, saring, lalu minum 2 kali sehari pada pagi dan sore masing-masing ¼ gelas. = Sadnyari

10. Untuk obat panu ambillah segenggam daun "pandan", tumbuk sampai halus, ambil airnya dan campur dengan sedikit garam. Minum ramuan ini sehari sekali selama 3 hari.
 
11. Daun "pandan" juga dapat digunakan bila beras berbau apek, untuk menghilangkannya sekaligus membuat rasa lezat, maka aronilah nasi tersebut dengan campuran daun "pandan". Disamping itu masaklah nasi dengan campuran segenggam ketan.
 
Jika ada saran dan kritik jangan ragu untuk menyampaikan. Jika ada "khasiat" lain yang belum tertera silakan tinggalkan komentar dalam bentuk komentar di bawah ini semoga ber"manfaat" bagi kita semua. 

Sumber:
1. www.togasehat.com/2012/02/khasiat-pandan-wangi.html
2. udechi.blogspot.com/.../khasiat-daun-pandan-untuk-obat-alami.html
3. esdua.web.id/2012/04/manfaat-tersembunyi-dari-pandan/
4. id.shvoong.com › Menulis & Bicara


MusicPlaylistView Profile