Selasa, 18 Oktober 2011

"Senjata Andalan Wanita"

"Wanita" sering tidak sadar bahwa dirinya memiliki "senjata" alami yang ampuh untuk menghalau bahaya. Misalnya kuku tangan, dapat dipakai untuk mencolok mata si pengganggu. Dan sepatu hak tinggi, dapat untuk melukai kakinya."


Perlu diketahui "senjata"-"senjata" lain yang dapat digunakan oleh "wanita" dalam keadaan darurat, antara lain:

1. Gigi adalah "senjata" yang sangat tajam dan kuat. Jangan ragu untuk menggigit bila diperlukan.

2. Kuku panjang anda, dapat digunakan sebagai "senjata" untuk mencakar dan mencolok mata lawan.

3. Kepalan tinju lebih keras dari pada jari-jari yang terbuka dan sulit ditangkap. Jaga ibu jari berada di sisi luar tinju anda, untuk menghindari jari patah saat menonjok. Tonjok dengan kuat dan kencang ke arah sasaran.

4. Lutut juga dapat digunakan sebagai "senjata". Misalnya untuk menyodok kemaluan lawan saat lengah.

5. Bagian atas kepala kita memang tidak tajam, tapi sangat kuat dan dapat dipakai sebagai "senjata" untuk  menyakiti lawan.

6. Payung, sangat berguna untuk menyerang dari jarak jauh. Anda jadi punya kesempatan untuk berbalik dan lari kencang-kencang.

7. Sepatu (makin tajam/keras haknya makin baik) adalah "senjata" yang sangat efektif dipakai menendang atau menginjak kaki lawan.

8. Kunci pintu. Kunci rumah atau mobil dapat dipakai sebagai "senjata" untuk menusuk atau menggores bagian tubuh si pengganggu.

(Sumber: Majalah Cosmopolitan, Edisi September 2003).

Jagalah Bra Anda"

"Sudah betulkah ukuran "bra" yang anda kenakan? Salah ukuran ternyata dapat berpengaruh terhadap kesehatan. Soalnya, dapat memperburuk sindrom pra haid (PMS)."


Maka dari itu cermati hal berikut saat memilih "bra".

1. Pastikan ukuran dan bentuk "bra"sesuai dengan payudara anda. Saat dikenakan, seluruh bagian payudara harus masuk ke dalam cup "bra".

2. "Bra" harus 'memegang' payudara secara sempurna dan baik, sehingga tidak terjadi pergesekan antara "bra" dan payudara.

3. Sesuaikan "bra" dengan ukuran lingkar badan. "Bra"jangan terlalu ketat atau longgar.

4. Selama mengenakan "bra", posisi atau bentuk payudara tidak berubah dari kedudukan semula, yaitu puting berada diantara pundak dan siku anda.

 (Sumber: Majalah Cosmopolitan, Edisi September 2003).

Minggu, 16 Oktober 2011

"Pribadi Yang Lebih Menarik"

"Ingin menjadi "pribadi" yang lebih "menarik"? Ada lima langkah supaya anda dapat menjadi "pribadi" yang lebih "menarik".


Lakukan langkah-langkah di bawah ini di akhir pekan agar anda menjadi "pribdi" yang lebih "menarik".

1. Tampil bersih dan wangi. Lakukan olahraga teratur, rajin mandi. gosok gigi, merwat rambut, pakai deodoran, rutin ganti pakaian dalam dan baju, bersihkan kuku kaki dan tangan. Sepele memang. Tapi, coba lihat efeknya nanti. Membuat anda makin bersih dan wangi, teman pasti akan senang mendekati.

2. Jangan asal ikut tren. Tak salah anda jika ingin tampil up to date. Tapi bukan berarti, anda sampai harus jadi korban mode. Yang penting, jangan sampai salah gaya. Sesuaikan dengan ke"pribadi"an. Pilih aneka gaya dan busana. Pilih yang cocok untuk anda.
3. Jadi pendengar yang baik. Teman datang untuk curhat? Sebetulnya, jadi pendengar yang baik bukan semata-mata hanya asal mendengar atau menyediakan telinga. Bikin orang yang bercerita merasa problemnya diperhatikan, dan tahu anda tulus mendengarkan masalahnya. Terkadang, mereka tak butuh solusi, tapi hanya ingin didengar dan diperhatikan.

4. Mata indah, senyum menawan. Mata adalah bagian penting dari wajah, karena jadi jendela hati. Wajah yang selalu berhias senyum, membuat pemiliknya disenangi. Mata yang cantik dan ekspresif, pasti akan membuat anda menjadi orang yang tak terlupakan.  Manfaatkan akhir pekan untuk beristirahat dengan cukup. Agar badan tak lelah, mata indah dan senyum tetap makin menawan.

5. Percaya diri, mudah didekati. Empat poin yang telah disebutkan di atas tak akan ada manfaatnya, jika anda tidak percaya diri. Miliki rasa percaya diri dengan kadar yang tepat, dan jadilah "pribadi" yang mudah didekati. Maka anda tak akan pernah kekurangan teman. Selamat berakhir pekan.

(Sumber: Majalah Cosmopolitan, Edisi September 2003) 

"Modal Utama Berkarier"

Apabila anda menginginkan "karier" anda berkembang pesat, ada empat hal utama yang mutlak harus anda kuasai."


1. Tetap pada tujuan. Evaluasi kemajuan "karier" anda secara berkala. Apabila belum sesuai dengan misi dan visi, tetaplah optimis. Jangan lupa semboyan 'ora et labora', bekerja dan berdo'a, karena di dunia ini tidak ada yang sempurna.

2. Selalu fleksibel. Dan terlalu ngoyo. Meski anda mencintai pekerjaan saat ini, tetap siapkan satu alternatif "karier" lain yang dapat jadi pilihan di saat memutuskan untuk beralih profesi.

3. Ingat Networking. Rajin-rajinlah setor muka di lingkungan kantor. Begitu juga hubungan dengan klien. Lewat mereka, anda bisa mendapatkan informasi lowongan pekerjaan.

4. Perluas wawasan. Pahami semua yang berhubungan dengan pekerjaan anda. Tambah pengetahuan dengan aktif mengikuti seminar, pelatihan, maupun kursus yang ditawarkan oleh perusahaan.

(Sumber: Majalah Cosmopolitan, Edisi September 2003) 

"Pelecehan Seksual Terhadap Wanita"

"Banyak pandangan yang keliru. Pakaian bukan sebab utama orang melakukan "pelecehan seksual". Simak juga beberapa pandangan keliru lainnya seputar tindak "pelecehan seksual".


1. Tidak semua "wanita" terkena "pelecehan seksual". The Fact Survei membuktikab, kalau "pelecehan seksual" di tempat kerja terjadi di seluruh dunia. Sebuah penelitian di Australia menyatakan, 24% "wanita" dan 4% pria pernah mengalami "pelecehan seksual" di tempat kerja. Apalagi "pelecehan seksual" yang terjadi di tempat uum. Jumlahnya lebih besar dan cenderung meningkat.

2. Cara berpakaian "wanita" membuat mereka jadi korban "pelecehan". The Fact Tidak ada alasan untuk "pelecehan". "Pelecehan" tidak ada berkaitan dengan cara berpakaian "wanita". Ini hanyalah alasan dari para pelaku yang tidak dapat mengendalikan tingkah lakunya.
3. "Pelecehan" tidak akan terjadi, kalau "wanita" yang jadi korban tidak mengundangnya. The Fact Ada banyak laki-laki yang masih percaya, kalau seorang "wanita" berkata tidak, "wanita" tersebut bermaksud sebaliknya. Mereka tidak percaya kalau sebenarnya "wanita" tersebut benar-benar menolak tindak "pelecehan seksual" tersebut. Mereka akan menganggap "wanita" tersebut hanya bercanda dan menginginkan tindakan "pelecehan seksual" tersebut dilanjutkan.

4. "Pelecehan seksual" yang pernah dialami lebih baik disimpan sendiri saja. The Fact Kebanyakan "wanita" melakukan hal ini, tapi sebenarnya tindakan ini tidak berguna. Menurut sebuah survei di Australia, 75% kasus "pelecehan seksual" yang tidak ditindak lanjuti pada akhirnya malah dapat berakibat lebih buruk.

5. "Pelecehan" terjadi karena ketertarikan antara pria dan "wanita". Jadi tidak dapat dihentikan. The Fact "Pelecehan seksual" bukan disebabkan ketertarikan antar lawan jenis. Apalagi kalau sampai dianggap sebagai pengungkapan kasih sayang yang murni antara dua insan. "Pelecehan seksual" terjadi ketika seseorang yang punya kekuasaan lebih tinggi memanfaatkan kedudukannya itu untuk mendesak orang lain dengan melakukan tindakan "seksual" yang tidak dikehendaki.

6. Pelaku "pelecehan" kadang hanya ingin bercanda. "Wanita" saja yang tidak memiliki rasa humor. The Fact Lelucon adalah lelucon, kalau kedua belah pihak mengangganya lucu. Tapi kalau salah satu merasa direndahkan, itu bukan lelucon, tetapi "pelecehan".

(Sumber: Majalah Cosmopolitan, Edisi September 2003)

Sabtu, 15 Oktober 2011

"SILSILAH KELUARGAKU"

"Apakah Anda mengetahui "silsilah keluarga" Anda?  Sampai sejauh mana? Kakek nenek?  Buyut, cicit?" 


Beruntunglah jika Anda sangat mengetahui "silsilah keluarga" Anda, karena pasti Anda mengenal lebih banyak saudara, walaupun saudara jauh.

"Arti "silsilah" itu bersifat universal, yang artinya orang-orang di seluruh dunia mempunyai "silsilah" keturunannya dan pula, di seluruh benua akan dimaklumi, bahwa semua orang pasti akan mengagungkan leluhurnya."

Menurut saya pribadi, "silsilah keluarga" adalah sesuatu yang menarik. Dari "silsilah keluarga" saya bisa lebih mengenal anggota-anggota "keluarga" dan menelusuri hubungan antar kerabat. Orang-orang yang sering saya lihat hadir dalam acara "keluarga" namun belum saya kenal, jadi bisa dikenal dengan tahu nama dan hubungan kekerabatannya dengan saya. Data yang tadinya kebanyakan hanya tersimpan dalam memori orang – dan akan tergerus dengan makin pudarnya daya ingat – dapat dilestarikan. Tidak jarang potongan-potongan data tentang satu hal dikumpulkan dari beberapa sumber. Sangat menyenangkan ketika data sudah terkumpul cukup lengkap dan akhirnya tergelar dalam bentuk daftar dan bagan.

Kita sering membaca "silsilah" keturunan para raja yang termasuk sejarah atau "silsilah" para penguasa yang memerintah suatu daerah, baik yang ditulis pada prasasti maupun benda lain yang artinya bukan hanya untuk dikenal saja, tetapi untuk diagungkan oleh segenap masyarakatnya, dan dikenang akan jasa-jasanya. (Sumber: Randy Dipa Nalendra).

Berikut ini "silsilah keluargaku" menurut beberapa sumber dari "keluarga" yang mayoritas beliau-beliaunya telah meninggal dunia. "Silsilah keluarga" ini saya tampilkan dalam rangka menjalin silaturrahim "keluarga" yang selama ini telah kehilangan obor. Harapan saya, dengan adanya "silsilah keluarga" ini, akan tersambung kembali tali ikatan (silaturrahim) "keluarga" yang selama ini telah putus karena ketidaktahuan dari kita.

Sebagaimana yang dijelaskan dalam Hadits yang diriwayatkan oleh Imam Ahmad, At-Tirmidzi dan Al-Hakim dari Abu Hurairah, dari Nabi Muhammad SAW., beliau bersabda:
'Belajarlah tentang nasab-nasab kalian sehingga kalian bisa menyambung Silaturrahim. Karena sesungguhnya Silaturrahim  adalah (sebab adanya) kecintaan terhadap "keluarga" (kerabat dekat), (sebab) banyaknya harta dan bertambahnya usia.'

Apabila ada yang merasa termasuk dalam "silsilah" ini dapat menghubungi kami, atau mungkin meralat ataupun bahkan mungkin menyempurnakan "silsilah keluarga" ini, kami menerima dengan lapang dada.

  1. Pangeran Cakraningrat
  2. Panembahan Cakraningrat
  3. Aryo Purwonegoro I
  4. R. Adipati Purwodiningrat
  5. Ratu Kedaton
  6. Hamengkubuwono III
  7. (P.Diponegoro,P.Tjokronegoro,P.Pakunegoro,P.Mertonegoro,BRA.Kartilah,BRA.Beruk)
  8. (Sayed Husin, Moertodjo, Dewi Sekardadu)
  9. (Djosetiko, Pingi, Zaenal, Ekowongso,Ragil)
  10. (K.W.Nasir,K.Karjo,Suwirjo,Samilah,Katiyem,Kamirah,Saido,Atmorejo,Katiyah)
  11. Achmad Ali 
  12. (Katiani, M.K.Agus Salim, Sri Suharti, Sutikno)
  13. (Sri Asih, Sudjarwo, Harianta, Laely Widjajati, A.Nurhamdani, M.Hidayat)
  14. (Isa Anja Asmara Bungin, Banda Anja Tamara Bungin) 

Untuk Lebih Ringkasnya:
    1. Hamengkubuwono III
    2. P.Mertonegoro
    3. Moertodjo
    4. Djosetiko
    5. Samilah
    6. Achmad Ali
    7. Katiani
    8. Laely Widjajati
    9. (Isa Anja Asmara Bungin, Banda Anja Tamara Bungin)
    10.  
    11.  
    Yang saya tuliskan di atas adalah "Silsilah keluargaku" dari pihak ibu saya Sedangkan "Silsilah Keluargaku" dari pihak ayah saya, masih dalam tahap penelusuran. Saya juga merasa bangga karena dari pihak ayah saya, ternyata ayah saya masih turun ke 6 dari Mbah Raden Rahmat alias Mbah Sunan Ampel..... Subhanallah..... Wallahu'alam.....

    “APA TUJUANNYA MENGETAHUI "SILSILAH KELUARGA"….?”

    “Ya . . . untuk mengenal dan paling tidak bisa menyebutkan nama beliau-beliau saat memanjatkan doa….”  Mendoakan kakek nenek dan orang tua rasanya sudah menjadi “kewajiban” kita karena apa lagi mungkin kita tak sempat menghadiri pemakaman semua kakek nenek saat meninggal dunia. 


    Saya merasa bangga mengetahui nama-nama tersebut dan yang lebih penting lagi adalah saya jadi tahu ternyata punya kerabat yang banyak dan semuanya ternyata tak jauh-jauh amat. Ibarat, ternyata dunia tak selebar daun kelor…
    Dan  siapa tahu ketika diruntut baik-baik, kakek nenek saya ternyata masih bersaudara dengan kakek nenek Anda?  Tidak mustahil bukan……? 

    Pada akhirnya, dari "silsilah keluargaku" yang telah saya tuliskan disini, apakah Anda tergugah untuk membuat tulisan tentang "silsilah keluarga" Anda? Ingat, seseorang yang bijak tidak akan pernah melupakan sejarah, apalagi sejarah "keluarga"nya. Dari "silsilah keluarga" Anda dapat menyambung lagi ikatan "keluarga" yang mungkin sempat terputus. Siapa tahu ternyata Anda bersaudara dengan orang yang sering Anda temui setiap hari. Atau bisa jadi Anda berasal dari Solo atau mungkin saja bahkan bersaudara dengan saya. Siapa tahu. Wallahu'Alam.....

    Sumber:
    1. Hasil wawancara dengan Mbah Ahmad Ngali (semasa beliau masih hidup)
    2. Keterangan dari Bapak M.K. Agus Salim (Adik dari Ibu kandung saya).
    3. lifestyle.kompasiana.com/../silsilah-keluarga-apa-pentingnya-326447.ht..  
    4. https://apprayo.wordpress.com/.../bagan-silsilah-keluar... 
    5. qamaruddinshadie.blogspot.com/.../menyambung-tali-...
    6. laely.widjajati.facebook/Add a description 
    7. laely.widjajati.facebook/Suatu-Pagi-di-#TelagaSarangan......


    MusicPlaylistView Profile