Tampilkan postingan dengan label LAIN-LAIN. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label LAIN-LAIN. Tampilkan semua postingan

Jumat, 20 Maret 2015

"BAGAIMANA ORANG GILA DI AKHIRAT KELAK?"

"Ada anggapan bahwa "orang gila" tidak "masuk" ke  neraka  juga tidak ke "surga"
Ada   yang    beranggapan  akan      dicampur   dengan binatang-binatang. Anggapan    itu   menurut   saya    tidak   beralasan. Karena dalam agama tidak ada keterangannya.

"Orang gila" adalah "orang" yang hilang akalnya, "orang" seperti ini dalam Islam tidak dimintai pertanggung jawaban amalnya di Dunia.

(رُفِعَ الْقَلَمُ عَنْ ثَلاَثَةٍ: النَّائِمِ حَتَّى يَسْتَيْقِظَ، وَالْمَجْنُوْنِ حَتَّى يُفِيْقَ، وَالصَّغِيْرِ حَتَّى يَبْلُغَ. (رَوَاهُ أَحْمَدُ وَأَبُوْ دَاوُوْدَ وَالنَّسَائِيُّ وَابْنُ مَاجَه
“Diangkat pena dari tiga "orang":. "Orang" tidur hingga dia bangun, "Orang gila" hingga dia sadar, Anak-anak sampai ia baligh.” (HR. Ahmad, Abu Dawud, An-Nasa-i, dan Ibnu Majah).
Namun...ada masa-masanya:1. "Gila" dari kecil terus sampai meninggalnya"Orang gila" ini dapat dimasukkan bagian anak-anak, sedang anak-anak itu ditentukan "masuk surga", sebagaimana sabda Rasul dalam HR. Ahmad :”Nabi di dalam "surga", "orang" yang mati sahid di dalam "surga" dan anak-anak di dalam "surga".
2. "Gila" dari kecil kemudian sembuh sesudah baligh."Orang" ini nanti ada perhitungan amal baik dan amal buruknya sesudah ia sembuh dari "gila" dan baligh.3. "Gila" sesudah baligh sampai matiKalau ia "gila" sesudah baligh, maka dari waktu baligh sampai ia "gila" itu ada perhitungan amalnya.4. "Gila" yang putus-putusMenurut hadits diatas dalam masa "gila" perbuatannya tidak dihitung. Di dalam masa sehatnya yang putus-putus itu akan dihitung amal baik-buruknya.Jadi, bagaimana nantinya "orang gila" ketika meninggal dunia, apakah ia "masuk surga" atau neraka?

Jawabannya adalah kalau sebelum "gila" ia beragama islam, maka ketika meninggal ia "masuk surga", namun ketika sebelum "gila" ia beragama kafir (non muslim) maka ia "masuk" neraka. Bagaimana jika ia sudah "gila" sejak kecil (belum baligh)?
Jawabannya ia langsung "masuk surga" sebab anak yang mati belum baligh itu masih belum punya dosa sehingga kelak langsung "masuk surga".
Demikianlah garis-garis besar tentang keadaan "gila". Sumber:1. www.kaskus.co.id/.../sekilas-info-orang-gila-masuk-surga2. elwahdablogearekwaha.blogspot.com/.../kajian-islami3. gambar-kata.com416 x 555Search by image4. mforum.cari.com.my600 x 400Search by image5. Foto.daya.tahan.tubuh.orang.gila.oleh.unik.SegiEmpat

Sabtu, 14 Maret 2015

"RASA MENGANTUK ADALAH ANUGERAH"

"Rasa mengantuk" yang kadang-kadang dianggap sebagai fenomena biasa, naluri bahkan dianggap remeh itu merupakan rahmat dari Allah kepada hambaNya dan tentu tidak setiap orang Allah kurniakan "Rasa mengantuk" tersebut kecuali mereka yang dikehendakiNya.
 

Kitab suci Al Quran memang sungguh lengkapnya sampai soal "mengantuk" saja dibahas didalamnya, khususnya pada Surat Al Anfaal ayat 11. yang berbunyi:

(Ingatlah), ketika Allah menjadikan kamu
"mengantuk" sebagai suatu penentraman daripada-Nya, dan Allah menurunkan kepadamu hujan dari langit untuk menyucikan kamu dengan hujan itu dan menghilangkan dari kamu gangguan-gangguan setan dan untuk menguatkan hatimu dan memperteguh dengannya telapak kaki (mu).

Ulasan tentang firman dia atas menurut Abu Jidan dan Roni Isroni adalah
"mengantuk" itu merupakan salah satu "anugerah" atau kenikmatan dari Allah SWT untuk kita. Lalu Nikmat mana lagi yang akan kalian dustakan? Kata Allah dalam QS Ar Rahman. Tentu hal ini harus kita syukuri begitu banyak kenikmatan yang Allah SWT berikan kepada kita termasuk nikmat "mengantuk" ini. Tapi apakah cara bersyukur kita adalah dengan melampiaskannya untuk selalu tidur melulu? Tentu saja tidak. Pernah terfikir kalau tidur melulu apa tidak sebaiknya mati sekalian? Tidur berkepanjangan tanpa harus bangun-bangun lagi... Nikmaat!!. Pasti pada tidak mau kecuali sudah siap dengan bekalnya.

Jadi bagaimana menyikapi "anugrah mengantuk" ini?

Mari kita lihat sama-sama apa yang terjadi di bulan Ramadhan. Ada beberapa pola yang berubah selama bulan Ramadhan ini sebagai berikut:

1. Pola makan. Pola makan bepindah menjadi lebih kurang di malam hari pada saat berbuka dan pada saat sahur. Belum lagi pada saat berbuka yang terjadi adalah balas dendam segala dimakan sampai betul-betul kekenyangan. Apa akibat yang terjadi? Tentu saja
"mengantuk" dan ingin tidur.

2. Pola tidur. Pola tidur berubah karena malam harus bangun untuk sahur minimal apalagi kalau ditambah Qiyamul Lail untuk menghidupkan malam. Maka jumlah jam tidur menjadi sedikit. Apa akibat yang terjadi? Tentu saja sama "mengantuk" dan ingin tidur.
  
Bagaimanapun dua pola tersebut pola yang memberikan Kenikmatan yang amat sangat baik pola makan maupun pola tidur. Dan biasanya yang berbau Kenikmatan ini adalah selalu terkait dengan apa yang namanya Hawa Nafsu. Maka pada akhirnya tentu saja menjadi terkait dan berhubungan dengan perjuangan kita melawan hawa Nafsu ini terutama di bulan Ramadhan ini sebagai bulan pelatihannya.

Meskipun di dalam sebuah penelitian,
"mengantuk" dapat disebabkan oleh sebuah GEN "NGANTUK", papar Profesor Katsushi Tokunaga dari Departemen Ilmu Genetika Universitas Tokyo. `Gen "ngantuk"` ini ditemukan di antara gen-gen CPT1B dan CHKB, yang keduanya berhubungan dengan kelainan tersebut. CPT1B mengatur enzim yang menyebabkan "kantuk", sedangkan CHKB berhubungan di siklus tidur.

Kita harus dapat melawan "kantuk" ini? Lalu apa kiat untuk melawannya? Ini adalah tips-tipsnya dari Abu Jidan dan Roni Isroni

1. Kita harus belajar mengendalikan makan. Lebih tertib dan teratur. Kalau di bulan Ramadhan pastikan pada saat berbuka bukan sebagai ajang balas dendam. Makanlah secukupnya pada saat berbuka. Bisa juga dilanjutkan makan setelah taraweh. 

2. Sebaiknya tidak merubah pola tidur di bulan Ramadhan dan bulan-bulan lainnya. Jika pola tidur terbaik adalah di bulan Ramadhan yaitu dengan mengurangi jumlah jam tidur dan banyak menghidupkan malam. Maka di bulan selain bulan Ramadhan seharusnya sama. 

3. Menanamkan semangat yang tinggi, misalnya dengan selalu mengingat keutamaan-keutamaan Ramadhan terutama dalam menghidupkan malam-malamnya. Pahala yang berlipat ganda. Keridhaan Allah dalam genggaman dan lain-lain.

Sedangkan dari eramuslim, yaitu : berolahraga secara teratur, sering tersenyum, tidur miring ke sebelah kanan, berbekam (hijamah) dan mengatasi penyakit yang diderita, juga dengan berwudhu, serta lakukan suatu aktivitas.

Sesungguhnya orang-orang yang bertakwa berada di dalam taman-taman (surga) dan di mata air-mata air. Sambil mengambil apa yang diberikan kepada mereka oleh Tuhan mereka. Sesungguhnya mereka sebelum itu di dunia adalah orang-orang yang berbuat baik. Mereka sedikit sekali tidur di waktu malam. Dan di akhir-akhir malam mereka memohon ampun (kepada Allah).
 

Sumber:
1. detikislam.blogspot.com/.../mengantuk-adalah-anuger...
2. celetukansegar.blogspot.com/.../enaknya-mengantuk-..
5. laely.widjajati.facebook/NGANTUUUUUUUkkk............
6. laely.widjajati.facebook/TIDUR-DULU-AH..........

Rabu, 25 Februari 2015

"ADIL ITU BAGAIMANA SIIIIH"

"Adil" terdiri dari dua suku kata, tapi berjuta kesulitan untuk melaksanakannya". 


Bahkan hampir tidak ada manusia yang bisa melaksanakan "Adil" dengan sempurna. Entah kenapa "Adil" sangat sulit dilakukan. Islam sangat menjunjung tinggi ke"Adil"an dalam setiap aspek kehidupan. Ke"Adil"an merupakan ciri atau kunci ajaran Islam. Setiap kaum muslimin memperoleh hak dan kewajiban yang sama. Hak disini dimaknai bahwa setiap muslim akan mendapatkan ke"Adil"an hukum yang sama. Dengan ke"Adil"an, orang akan merasa aman dan nyaman.

Ke
"Adil"an ini tersurat dalam landasan hukum Islam baik Al-Qur'an maupun Hadits. Ke"Adil"an kehidupan sosial, politik, keamanan dan lainnya. Banyak di dalam sendi kehidupan kita harus meletakkan ke"Adil"an seperti pernikahan, perceraian, rujuk, menetapkan putusan dan lain-lain.

Tidak bisa dibayangkan jika didunia ini tanpa ada ke
"Adil"an. Semua manusia akan saling curiga dimana tidak ada orang yang bisa dipercaya. Akhirnya sebuah kekacauan akan terjadi. Peran seorang pemimpin dalam memimpin kepemimpinannya akan diuji apakah pemimpin itu "Adil" atau tidak.

"Adil" adalah dimana semua orang mendapat hak menurut kewajibannya. "Adil" adalah suatu Perbuatan yang mengindahkan ketentuan-ketentuan atau aturan-aturan yang berlaku didalam kehidupan sehari-hari. Kebanyakan kita berpikir bahwa "Adil" itu bisa terjadi apabila terdapat lebih dari satu objek, berulah "Adil" itu bisa terlahir. tapi sebenarnya itu adalah persepsi yang salah. Karena "Adil" tidak membutuhkan lebih dari satu objek untuk melahirkannya.

"Adil" adalah memberikan sesuatu sesuai dengan haknya. Ada pula yang mengatakan, bahwa "Adil" berarti tidak memihak (agak ambigu dengan arti netral kayaknya).Tapi apapun artinya, yang jelas "Adil" punya definisi dan tujuan yang bagus. Hanya saja, untuk bisa menjadi "Adil" itu tidaklah mudah. Karena ukuran masing-masing individu dalam menentukan apakah sesuatu atau seseorang telah diperlakukan secara "Adil" akan menjadi berbeda-beda. Ukuran itulah yang sering kali menjadi hal yang memicu adanya pertentangan tentang ke"Adil"an. Karena ukuran yang digunakan dalam setiap kacamata orang untuk menilai juga berbeda.
 
Kalau kita tidak pandai bersyukur atas segala yang terjadi pada kita, baik itu untuk hal-hal yang sesuai dengan harapan kita maupun tidak maka kita akan selalu terpaku pada hal-hal yang tidak sesuai dengan harapan kita. Walhasil, kita akan merasa gagal. Ketika perasaan gagal itu ada, biasanya kita akan berusaha mencari-cari apa penyebabnya. Pertama kita akan mencari dalam diri kita sendiri, tapi jika tidak menemukan, maka kita biasanya akan beralih ke orang sekitar kita. Kita akan mencari kambing hitam penyebab kegagalan itu. Alhasil, pikiran kita akan selalu dipenuhi dengan pikiran-pikiran jelek. Prasangka-prasangka buruk. Dan jelas itu akan meracuni pikiran dan hati kita. Kalau pikiran dan hati sudah teracuni, jangan harap hidup akan bisa tenang. Hidup dengan prasangka hanya akan membebani hidup kita.


Jadi , menjadi orang yang pandai bersyukur, sabar dan ikhlas adalah yang bisa kita lakukan jika memang ingin hidup tenang. Segala di dunia ini tidak ada yang 100% "Adil". Pasti akan ada saja yang membuat beda dalam memandang ke"Adil"an. Yang penting kita bisa selalu berusaha untuk bertindak se"Adil"-"Adil"nya, agar diri sendiri dan orang lain tidak menjadi korban kedzaliman kita.

Dan apabila disuatu masa, kita diperlakukan secara "Adil" menurut ukuran pribadi kita. Bersyukur, senang boleh saja. Tapi bertindak dan berpikirlah secara arif juga, karena bisa jadi di balik ke"Adil"an yang kita terima itu, ada pihak lain yang merasa diperlakukan secara tidak "Adil".

Sumber:
1. https://sartikahinata.wordpress.com/.../kewajiban-berla...
2. kouzinet.blogspot.com/2010/03/pengertian-adil.html

Selasa, 02 Oktober 2012

"SAPI LIMOUSIN"

JUAL "SAPI LIMOUSIN" (DIAMOND "LIMOUSIN"). HARGA Rp. 15.000.000,- (NEGO SESUAI KONDISI). BAGUS UNTUK HEWAN QURBAN. KONDISI  SEHAT. UNTUK WILAYAH SURABAYA, SIDOARJO, MOJOKERTO DAN SEKITARNYA BEBAS ONGKOS KIRIM. SERIUS BELI... SMS ke 08563667172

Jumat, 09 Maret 2012

"Setan Lari Dari Rumah Anda"

"Apakah anda ingin "setan" "lari" dari "rumah" anda? Bacakanlah Surat Al-Baqarah dalam "rumah" anda!"


Sebagaimana dijelaskan dalam Hadits Riwayat Muslim dalam Shalah al-Musafirin/29-212 , bahwa Rasulullah SAW. telah bersabda:
"Sesungguhnya "setan" "lari" dari "rumah" yang di dalamnya dibacakan Surat Al-Baqarah".

Sabtu, 18 Februari 2012

"Faktor Penyubur Klenik (Perdukunan)"

"Klenik" adalah kegiatan "perdukunan" (pengobatan dan sebagainya) dengan cara-cara yang sangat rahasia dan tidak masuk akal, tetapi dipercayai oleh banyak orang."


Banyak faktor yang menyebabkan masyarakat pergi ke "dukun". Banyak hal yang menggiring mereka untuk lebih memilih memanfaatkan jasa "perdukunan" dari pada yang lain. Tapi ada beberapa faktor penting yang patut kita garis bawahi, diantaranya adalah:

1. Akar budaya animisme dan dinamisme yang menancap kuat pada sejarah kehidupan bangsa ini, yang akhirnya menjadi doktrin yang turun-temurun dan sulit terpisahkan dari pola berpikir masyarakat. Banyak mitos yang tertanam dalam diri generasi bangsa ini secara sengaja atau tidak. Sehingga setiap kejadian yang tidak wajar selalu dikaitkan dengan ulah makhluk halus.

2. Keyakinan yang salah bahwa hanya para "dukun" tang dapat menolak sihir atau bencana yang akan terjadi, serta mampu menyelesaikan problema yang berbau "klenik" dan mengobati berbagai macam penyakit hanya dengan sekali sembur.

3. Keyakinan yang salah bahwa dengan "perdukunan" semua permasalahan "klenik" akan selesai dengan cepat dan tepat.

4. Dangkalnya pemahaman aqidah Islam dalam diri mayoritas umat Islam, sehingga mereka menganggap minta bantuan "dukun" adalah wajar dan sah-sah saja. Karena mereka meyakini bahwa apa yang mereka lakukan adalah bagian dari usaha dalam mencari solusi permasalahan.

5. Tipisnya kesabaran dalam menghadapi setiap musibah yang datang. Mereka ingin penyelesaian yang singkat dan instan, yang akhirnya menghalalkan segala cara selagi cara tersebut mampu mereka kerjakan.

6. Cinta dunia yang berlebihan, seperti cinta harta, pangkat dan jabatan, karir dan kekuasaan, begitu juga cinta terhadap lain jenis. Akhirnya mereka berusaha memperolehnya dengan cara apapun, termasuk pergi ke "dukun".

7. Licinnya para "dukun" dalam mengemas produknya dan kepiawaian mereka dalam berpenampilan, sehingga masyarakat pada umumnya mengalami kesulitan untuk membedakan antara "dukun" dan ulama atau ustadz. Mereka tidak dapat memilah antara praktek "perdukunan" yang harus dijauhi dan praktek pengobatan yang boleh didatangi. Apalagi banyak "dukun" yang praktek dengan penampilan layaknya seorang ulama atau ustadz. Ada juga yang mengaku sebagai ulama tetapi membuka praktek "perdukunan". Ada yang praktek pengobatannya menggunakan ayat-ayat Al-Qur'an tapi dicampur dengan mantra-mantra syirik, atau memadukannya dengan ilmu sihir. Dan ada juga yang menggunakan bantuan jin tapi dikemas dalam istilah ilmiah yang dipaksakan, dan berusaha untuk melogikakan hal-hal yang gaib. Sehingga masyarakat luas memandang positip akan keberadaan mereka.

Poin-poin di atas merupakan pekerjaan rumah yang ada di pundak tokoh-tokoh agama dan para kader dakwah. Kita memerlukan waktu panjang untuk membuat perubahan pada pola pikir masyarakat yang menyimpang dan sudah mengkristal. Memerlukan kesinambungan dakwah yang terus menerus untuk memberi pencerahan aqidah kepada masyarakat yang terkontaminasi oleh debu syirik.

Dan yang paling penting adalah kerja sama antara individu Muslim untuk membentengi diri sendiri, anak, keluarga dan kerabat dari arus budaya "klenik" yang disemburkan oleh media-media massa dan manusia yang menjadi antek syetan di bumi ini, dengan mengkaji kembali aqidah Islam yang bersumberkan Al-Qur'an dan As-Sunnah. Kalau kita hanya terdiam, berarti kita sudah siap menanti datangnya adzab Allah yang setiap saat  dan setiap waktu dapat terjadi. 

Referensi:
1. artikata.com/arti-335427-klenik.html
2. Disihir Karena Persaingan Karir, Penulis Tim Majalah Ghoib. 

Sabtu, 04 Februari 2012

"Mengatasi Perut Kembung Pada Bayi"

"Apabila "bayi" anda sedang "kembung", anda tidak perlu cemas. Ada obat tradisional yang biasa digunakan oleh nenek moyang kita."


Langkah-langkah yang perlu anda lakukan adalah:

1. Ambillah tiga helai daun jarak yang masih muda, sedikit diremas-remas, tapi jangan sampai hancur.

2. Setelah itu campur dengan minyak sayur dan minyak kayu putih.

3. Selanjutnya, tiga helai daun jarak tersebut tempelkan di perut "bayi" anda yang sedang "kembung".

4. Biarkan sampai daun tersebut kering.

5. Apabila  perut "bayi" anda masih "kembung", ulangi sampai "kembung"nya hilang.

Selamat mencoba..... Insya'Allah "bayi" anda akan terbebas dari "kembung".

"Bila Tutup Botol Sulit Dibuka"

"Kita seringkali dibuat kesal oleh hal-hal yang sepele, tapi membuat kita kerepotan, misalnya ke"sulit"an mem"buka" "botol".

Apabila anda merasa ke"sulit"an mem"buka" "botol, tidak perlu khawatir. Caranya, ambil sebuah karet gelang, kemudian lilitkan karet gelang tersebut melingkari "tutup botol" yang akan anda "buka". Niscaya anda akan lebih mudah mem"buka" "botol" tersebut.

Selamat mencoba....... Semoga anda berhasil......

Jumat, 03 Februari 2012

"Membuat Bayi Sendawa"

"Bayi yang minum susu buatan umumnya perlu ber"sendawa" lebih banyak dari pada "bayi" yang minum Air Susu Ibu."


Secara tidak sengaja, sewaktu menyusu "bayi" juga menelan udara. Udara yang tertelan ini akan tergerak kembali ke atas dan mengganggu sistem pernapasan (secara tiba-tiba dan dalam waktu singkat napas "bayi" jadi tersengal-sengal). "Sendawa"  merupakan upaya alami untuk mengosongkan lambung dari udara berlebihan. Dengan ber"sendawa"  udara dalam saluran makanan ini dapat dikeluarkan kembali. "Bayi" yang minum susu buatan umumnya perlu ber"sendawa" lebih banyak dari pada "bayi" yang minum Air Susu Ibu.

Karena itu, ketika sedang menyusu, hentikan sebentar-sebentar untuk ber"sendawa" supaya udara yang ikut masuk dapat keluar kembali dan proses menyusui tidak terganggu. "Sendawa" dapat dilakukan dengan cara meletakkan "bayi" tertelungkup di dada atau di pundak ibu sambil secara perlahan-lahan ditepuk-tepuk punggung atau pantatnya.

"Obat Nafsu Makan"

"Seorang ibu pasti akan bingung dan kesal apabila memiliki anak balita tidak doyan "makan", "nafsu makan" berkurang."


Bagaimana cara mengatasi kurang "nafsu makan" pada anak anda?

1. Ambil temu ireng (1 ruas), kupas dan cuci sampai bersih, kemudian diparut.

2. Setelah itu bubuhkan sedikit garam dan campurkan pada parutan temu ireng tersebut.

3. Selanjutnya, saringlah temu ireng, ambil airnya kira-kira satu sendok makan, dan minumkan pada anak anda.

4. Minumkan ramuan itu sekali dalam sehati.

Dalam waktu 3-4 hari, anak anda akan lebih ber"nafsu makan".

Selamat mencoba.... Semoga berhasil...........

"Tips Memilih Dan Merawat Sepatu"

"Sekarang ini berbagai model "sepatu" dapat ditemui di berbagai toko maupun counter-counter "sepatu" di mal-mal."


Harga "sepatu" bervariasi dari yang murah sampai yang mahal. Apapun pilihan model maupun harga "sepatu" anda yang penting adalah nyaman dan enak dipakai. Berikut tips "memilih" dan "merawat" "sepatu".

"MEMILIH" "SEPATU".

1. Pilihlah "sepatu" yang berbahan lembut baik dari kulit maupun dari bahan lain seperti oscar dan kain. "Sepatu" yang bekulit lembut biasanya bila ditekuk ujungnya akan elastis.

2. Pilihlah "sepatu" yang mudah dibersihkan dari kotoran yang menempel.

3. Membeli "sepatu" sebaiknya pada pagi hari saat kaki belum banyak digunakan, pada sore hari biasanya kaki akan lebih membesar, karena banyak dipakai berjalan sehingga bila memakai "sepatu" akan terasa pas. Keesokan harinya saat kaki kembali ke bentuk normal, "sepatu" akan terasa longgar.

4. Periksalah sol "sepatu" apakah terekat dengan baik.

5. "Sepatu" yang pada tumitnya dipaku setelah beberapa lama biasanya akan menimbulkan bunyi saat dipakai.

6. Jangan mau memerima tawaran dari penjual "sepatu" yang dapat memperbesar atau memperkecil "sepatu" yang tidak pas di kaki anda.

7. Apabila kaki anda cenderung melebar lebih baik "memilih" "sepatu" dengan ujung lebar dari pada runcing.

"MERAWAT" "SEPATU".

1. Apabila "sepatu" anda terbuat dari bahan kulit, maka bersihkan kotoran yang menempel dengan lap basah, keringkan. Setelah kering semir dengan semir cair atau padat. Kemudian sikat dengan sikat "sepatu" sampai mengkilap dan jemur selama satu jam.

2. Setelah dijemur masukkan ke kantung "sepatu" yang terbuat dari kain. Namun apabila "sepatu" sering digunakan simpan di rak "sepatu".

3. "Sepatu" yang terbuat dari kain dapat disikat dengan sikat pakaian untuk membersihkan kotoran dan cuci dengan detergen. Kemudian jemur di bawah terik matahari supaya tidak cepat berjamur.

4. Untuk mencegah "sepatu" terkena jamur, dapat dijemur seminggu sekali. Dapat pula disimpan di kotak "sepatu" yang telah ditaruh dengan kantong silikon.

5. Begitu "sepatu" kotor hendaknya segera dibersihkan. Lumpur yang menempel cepat merusak "sepatu".

"Kaki Dan Tangan Berbulu"

"Kaki" dan "tangan" yang ditumbuhi banyak "bulu" sering dialami wanita. Kondisi tersebut kadang-kadang merupakan bakat, artinya dalam keluarga banyak mengalami hal yang sama (ber"bulu").


Pertumbuhan "bulu" dapat juga disebabkan karena akibat hormon estrogen (hormon lelaki) pada wanita itu yang lebih besar dari normal. Ketidak-seimbangan hormon ini tidak hanya menyebabkan pertumbuhan "bulu"  pada "kaki" dan "tangan" saja, tetapi juga dapat menyebabkan wanita berkumis dan gangguan haid.

Apabila pertumbuhan "bulu"  merupakan suatu bakat dan keadaan haid normal, tidak perlu terlalu cemas, karena "bulu"-"bulu" hanya mengganggu penampilan saja.

Tidak ada obat apapun yang dapat menghilangkan "bulu"-"bulu"  tersebut secara permanen. Yang ada hanya obat untuk merontokkan "bulu"  yang kemudian akan tumbuh lagi. Karena itu terima saja keadaan ini apa adanya.

Anda tidak perlu cemas dengan adanya "bulu"-"bulu"  yang ada pada "kaki" dan "tangan" anda. Bahkan banyak orang yang mengatakan bahwa pertumbuhan "bulu" di "kaki" dan "tangan" membuat wanita lebih seksi.  

Senin, 30 Januari 2012

"Agar Tubuh Langsing"

"Tubuh langsing" dan padat berisi, menjadi dambaan semua orang. Bagaimana supaya "tubuh" anda selalu "langsing"?


Ada resep tradisional supaya "tubuh" anda selalu "langsing":

1. Siapkan 3 (tiga) sendok teh , jeruk nipis, dan 1 (satu) gelas air masak.

2. Kemudian, seduh teh dengan 1 (satu) gelas air panas, tambahkan jeruk nipis.

3. Selesai meracik minuman itu, minumlah 1/2 gelas pagi hari dan 1/2 gelas sore hari.

Minuman tersebut melarutkan lemak-lemak dalam "tubuh" sehingga akan "langsing" dalam waktu sekitar 3 (tiga) bulan.

Selamat mencoba. Semoga berhasil......

"Agar Telur Rebus Tidak Retak"

"Bagaimana cara me"rebus telur" supaya tidak "retak"?


Me"rebus telur" memang gampang-gampang susah. "Telur" yang di"rebus" terkadang "retak". Untuk mencegah agar "telur" yang sedang di"rebus" tidak "retak", maka tambahkan cuka kira-kira 1 sendok teh ke dalam air "rebus"an "telur" tadi. Dengan cara seperti itu, "telur" tidak akan "retak" walaupun di"rebus" dengan api besar.

Kalau anda tidak percaya, silahkan dibuktikan sendiri.

Minggu, 29 Januari 2012

"Manfaat Bawang Putih"

"Bawang putih" disamping sebagai bumbu masak, juga bermanfaat sebagai alat untuk mengeluarkan duri yang masuk ke kulit kita."

 
Apabila anda tertusuk duri atau serat bambu, cepatlah ambil satu siung "bawang putih". Potong "bawang putih" jadi dua bagian dan gosokkan searah pada bagian yang tertusuk duri. Selang beberapa lama, duri atau serat bambu pasti ikut keluar dengan getah "bawang putih" tanpa rasa sakit sedikitpun.

Silahkan anda mencobanya........ 

Jumat, 20 Januari 2012

"Cara Tepat Merawat Kacamata"

"Apabila anda gemar memakai "kacamata", tentunya anda juga harus pandai merawat koleksi "kacamata" yang anda miliki."


Berikut ini tips untuk merawat "kacamata" yang anda miliki:

1. Simpan "kacamata" hitam di tempatnya saat tidak digunakan.

2. Jangan letakan "kacamata" dengan posisi lensa di bawah. Lensa beresiko tergores dan lecet.

3. Pastikan "kacamata" benar-benar bersih dari debu, pasir atau serpihan batu-batu kecil saat anda membersihkannya.

4. Cuci "kacamata" dengan sabun dan keringkan secara alami. Apabila sudah kering, lap dengan kain bersih yang lembut.

5. Secara rutin cek apakah sekrup "kacamata"  masih terpasang kencang. Jangan sampai lensa "kacamata"  terlepas sewaktu-waktu.

(Sumber: Majalah Cosmopolitan, edisi Juni 2002). 

Sabtu, 14 Januari 2012

"Tampil Gaya Dengan Kacamata"

"Ada sesuatu yang seksi dan misterius, saat seorang wanita melintas dengan "kacamata" hitamnya, penuh percaya diri."


Pria yang berniat iseng, pasti akan berpikir dua kali melihatnya. Bila ingin tampil trendy dengan "kacamata" hitam, pastikan dulu bingkai "kacamata"nya sudah sesuai bentuk wajah. Jika wajah anda berbentuk hati, pilih "kacamata" segi empat ukuran besar. Untuk wajah oval, pilih bingkai model aviator yang klasik. Bila wajah anda persegi, pilih "kacamata" kucing berukuran kecil. Nah! Kalau ingin tampil lebih gaya, pakai lensa yang warnanya bervariasi. Pink, kuning, ungu muda, atau biru, pasti seru!!!!!!

Jumat, 06 Januari 2012

"Tips Memilih Sepatu"

"Pilih gaya atau sehat? Kenyamanan harus jadi pertimbangan utama saat "memilih" dan membeli "sepatu".


Saat "memilih sepatu" kadang anda lebih mengutamakan model. Gaya memang penting, tapi ingat kenyamanan tetap di atas segalanya. Apalagi "sepatu" selalu menemani anda saat beraktivitas sehari-hari. Apabila memaksa memakai "sepatu" yang tidak nyaman, bersiaplah untuk mengalami radang kaki, kutil, pegal pegal bahkan kapalan. Perhatikan hal berikut saat anda "memilih sepatu":

1. Usahakan tidak "memilih sepatu" dengan hak lebih dari 6 cm.

2. Waktu yang tepat membeli "sepatu" adalah malam hari, karena kaki anda sedang membesar setelah berjalan seharian.

3. Jangan paksakan diri membeli "sepatu" yang terlalu pas meskipun modelnya sangat anda sukai.

Selamat "memilih sepatu". Semoga anda puas dengan tips di atas.

Minggu, 01 Januari 2012

"Bersihkan Sisir Anda"

"Anda merasa rambut susah diatur dan kelihatan berminyak? Jangan heran, kemungkinan ini adalah salah "sisir"  yang anda pakai."


Mengapa? Menurut Frederic Fekkai, hairstylist dari AS, "sisir"  yang kotor memang bisa mempengaruhi penampilan rambut. Soalnya, tiap kali menggunakannya, kotoran akan menempel di rambut. Makanya rambut jadi lebih cepat berminyak dan kotor. Jadi, jangan malas untuk mem"bersih"kannya!

Lakukan tips ini:
1. Bebaskan dulu "sisir"  dari sisa-sisa rambut yang menempel.
2. Setelah itu, rendam "sisir"  selama beberapa menit di baskom berisi air panas.
3. Tuangkan shampoo secukupnya.
4. "Bersih"kan "sisir"  anda setidaknya sebulan sekali.

(Sumber: Majalah Cosmopolitan, edisi Mei 2003).


Sabtu, 31 Desember 2011

"6 Langkah Pakai Dasi"

"Bagaimana cara mengikat "dasi" dengan baik dan benar? Kiki Moran yang menangani Brand ternama Hugo Boss dan Prada, memberikan tips untuk anda."


1. Kancing kemeja hingga bagian atas, termasuk kancing bagian kerah. Naikkan kerah dan letakkan "dasi" di sekeliling leher. Pastikan bagian "dasi" terlebar lebih panjang dari yang tipis.

2. Ambil bagian terlebar "dasi", lingkarkan ke bagian yang tipis. Bagian yang lebar harus lebih panjang sehingga dapat melilit bagian bawah "dasi".

3. Lilitkan bagian lebar "dasi" ke bagian tipis hingga terbentuk simpul.

4. Masukkan bagian lebar "dasi" ke dalam simpul tersebut.

5. Tarik "dasi" bagian bawah dan bagian lebar, agar simpul lebih terbentuk dan agak mengetat.

6. Setelah "dasi" terbentuk, kancingkan simpul ke atas kerah anda.

(Sumber: Majalah Cosmopolitan Men, edisi September 2002).

Selamat mencoba...............



MusicPlaylistView Profile