Senin, 30 Januari 2012

"Beberapa Tipe Istri Yang Memiliki Sikap Kurang Terpuji"

"Cukup banyak "tipe istri". Ada yang lincah menarik seperti adik bagi suami, ada yang seperti kakak, ada pula yang selalu riang bagaikan teman."


Beberapa "tipe istri" berikut ini memiliki sikap "kurang terpuji", yang sebaiknya tidak anda miliki.
1. "Istri" yang Menggurui

2. "Istri" yang Senang jalan.

3. "Istri" yang Manja.

4. "Istri" yang Sok Gengsi.

5. "Istri" yang Gemar ke Tetangga.

6. "Istri" yang Kurang Memperhatikan Rumahtangga.

7. "Istri" yang Galak.

(Sumber: Majalah Kartini, edisi Nomor 2036. 24 Mei s/d 7 Juni 2001)

"Agar Tubuh Langsing"

"Tubuh langsing" dan padat berisi, menjadi dambaan semua orang. Bagaimana supaya "tubuh" anda selalu "langsing"?


Ada resep tradisional supaya "tubuh" anda selalu "langsing":

1. Siapkan 3 (tiga) sendok teh , jeruk nipis, dan 1 (satu) gelas air masak.

2. Kemudian, seduh teh dengan 1 (satu) gelas air panas, tambahkan jeruk nipis.

3. Selesai meracik minuman itu, minumlah 1/2 gelas pagi hari dan 1/2 gelas sore hari.

Minuman tersebut melarutkan lemak-lemak dalam "tubuh" sehingga akan "langsing" dalam waktu sekitar 3 (tiga) bulan.

Selamat mencoba. Semoga berhasil......

"Agar Telur Rebus Tidak Retak"

"Bagaimana cara me"rebus telur" supaya tidak "retak"?


Me"rebus telur" memang gampang-gampang susah. "Telur" yang di"rebus" terkadang "retak". Untuk mencegah agar "telur" yang sedang di"rebus" tidak "retak", maka tambahkan cuka kira-kira 1 sendok teh ke dalam air "rebus"an "telur" tadi. Dengan cara seperti itu, "telur" tidak akan "retak" walaupun di"rebus" dengan api besar.

Kalau anda tidak percaya, silahkan dibuktikan sendiri.

Minggu, 29 Januari 2012

"Anak Suka Merusak Mainan Miliknya"

"Seorang "Anak" sering membongkar setiap mainan yang baru saja dibelikan, sehingga mainan itu jadi "rusak".


Tingkah laku yang ditampakkan "Anak" seperti itu menggambarkan adanya dorongan rasa ingin tahu pada seorang "Anak". Hal tersebut dapat dimungkinkan karena "Anak"  memiliki taraf kecerdasan yang tergolong tinggi namun kebutuhan itu kurang dapat terpenuhi secara tepat oleh orang tua maupun orang lain yang berada pada lingkungan terdekatnya. Akibat dari rasa ketidak puasan yang dirasakan "Anak"  terhadap pemenuhan keingintahuannya tadi, menyebabkan "Anak"  tergerak untuk mencari-cari sendiri jawaban atas pertanyaan-pertanyaan yang muncul di dalam benaknya. Tentu saja upaya yang dilakukannya itu sesuai perkembangan nalarnya sendiri sebagai seorang "Anak"  dimana pemahaman akan norma/tata nilai belum secara utuh dapat diterima dan dimilikinya.

Oleh sebab itu, hendaknya para orang tua dapat menjawab dan menjelaskan semua keingintahuan yang disampaikan oleh "Anak"  dengan jawaban atau penjelasan yang bersifat nyata dalam kehidupan. Apabila rasa keingintahuan "Anak"  terpenuhi, diharapkan "Anak"  dapat mengurangi 'kenakalan' yang dimunculkan selama ini.

Dalam rangka meminimalisir 'kenakalan' itu juga, hendaknya orang tua dapat mempertimbangkan pemberian hukuman atau hadiah secara tepat. Ketika memberikan hukuman, sesuaikan dengan perkembangan usia "Anak" . Hukuman itu, perhatikan pula bentuknya, sebab hukuman fisik tidak selalu merupakan jalan keluar terbaik. Pemberian hukuman yang tidak tepat, justru dapat menyebabkan "Anak"  melakukan pemberontakan. Khusus pada kasus "Anak"   seperti ini, pemberian hukuman itu, dapat berupa larangan menonton TV untuk beberapa hari atau tidak memberinya makanan kesukaannya.

Apabila dengan cara itu, perilaku "Anak"   tidak ada perubahan. orang tua dapat mengkonsultasikannya pada psikolog.   

(Sumber: Majalah Wanita Kartini, edisi Nomor Milenium 2031. 15 s/d. 29 Maret 2001).

"Kiat Atasi Kantung Mata"

"Kantung mata" atau lingkaran yang menggayut di bagian bawah "mata" sering mengusik keindahan "mata".


Kenali cara menyiasatinya, dan yang terpenting, cegahlah sebelum timbul. Pertambahan usia mengantarkan seseorang ke proses penuaan yang alami sifatnya. Salah satu gejalanya, muncul garis-garis halus di wajah (fine lines). Pada orang-orang tertentu tampak "kantung mata" akibat elastisitas kulit di bawah "mata"  mulai berkurang. Boleh jadi juga karena faktor keturunan, sehingga di usia muda pun, "kantung mata" sudah tampak. Untuk mengatasi "kantung mata" dapat dilakukan langkah-langkah:

Krem Oles, Pijat Sampai Face Lift.

Prinsipnya, menyiasati lingkaran hitam dan "kantung mata" seberapa parah kondisinya. Apabila kasusnya masih terbilang ringan, cream bawah "mata"  (under eye cream) yang terbuat dari tumbuhan atau ekstrak laut dapat jadi altenatif. Cream ini akan membantu mencegah "mata"  sembab dan munculnya garis-garis halus, menjaga kelembaban kulit, sekaligus merangsang peredaran darah. Di pasaran banyak produk kosmetika untuk mengatasi "kantung mata" ini. Jika kasus "kantung mata" sudah terlalu tebal dan menggantung, mungkin usia juga di atas 50 tahun, bedah plastik (face lift) kerap dilirik orang.

Kini ada pemijatan khusus untuk merangsang cairan getah bening di sekitar "mata" . Caranya tidak terlalu rumit. Dengan jari tengah, pijat lembut bagian tengah kelopak "mata"  atas ke arah luar, lalu ke sudut sebelah dalam. Kemudian, lakukan pijatan serupa pada kelopak "mata"  bagian bawah. Terakhir, pijat perlahan pada pangkal hidung dari atas ke bawah. Lakukan rutin setiap malam sebelum tidur. 

Menyamarkan "Kantung Mata".

Makeup, pada satu sisi, dapat menolong menyamarkan "kantung mata", meski mustahil menghilangkanya sama sekali. Bahkan makeup yang tebal dan berat kadang malah memperjelas bentuk "kantung mata". Untuk menyamarkan "kantung mata" yang kehitaman, anda dapat gunakan concealer (penyamar noda) berbentuk cream. Tidak perlu berlebihan memakainya, karena hanya akan membuat kulit di bagian bawah "mata"  terlihat bergelombang. Jangan lupa pilih concealer satu warna lebih terang dari warna kulit. Hindari rias "mata"  yang terlalu mencolok supaya tidak menarik perhatian orang.

Mencegah Jauh Lebih Baik.

Anda patut berlega hati jika saat ini "mata"  indah anda belum diusik oleh si "kantung mata". Yang perlu anda lakukan sekarang adalah melakukan tindakan pencegahan, diantaranya olahraga dan tidur secara teratur. Kurang tidur, lelah atau stres dapat memicu munculnya "kantung mata".

Selain Itu, Ikuti Tips Berikut: 

1. Usahakan posisi tidur selalu terlentang. Posisi tidur yang salah akan menimbulkan garis-garis, lingkaran hitam dan "kantung mata".

2. Perbanyak konsumsi buah dan sayuran segar, serta minum cukup air putih setiap hari.

3. Gumakan pelembab atau cream "mata"  untuk menjaga elastisitas kulit "mata".

4. Selalu gunakan jari manis saat mengoleskan produk perawatan "mata"  dan wajah, seperti pelembab, pembersih, cream "mata"  atau gel. Tekanan jari manis dirasakan paling lembut oleh kult "mata". (Niz) 

(Sumber: Majalah Wanita Kartini, edisi Nomor Milenium 2031. 15 s/d. 29 Maret 2001).

"Manfaat Bawang Putih"

"Bawang putih" disamping sebagai bumbu masak, juga bermanfaat sebagai alat untuk mengeluarkan duri yang masuk ke kulit kita."

 
Apabila anda tertusuk duri atau serat bambu, cepatlah ambil satu siung "bawang putih". Potong "bawang putih" jadi dua bagian dan gosokkan searah pada bagian yang tertusuk duri. Selang beberapa lama, duri atau serat bambu pasti ikut keluar dengan getah "bawang putih" tanpa rasa sakit sedikitpun.

Silahkan anda mencobanya........ 

"5 (Lima) Langkah Kulit Sehat)"

"Kulit sehat" rahasia kecantikan alami paras wanita. Perawatan luar-dalam secara teratur memungkinkan untuk itu."
Ikuti 5 (lima) langkah berikut:

1. "Kulit" Bersih.
Langkah awal perawatan "kulit" adalah menjaga kebersihannya. Gunakan susu pembersih dan lotion penyegar yang sesuai dengan jenis "kulit" anda. Untuk daerah sekitar mata yang relatif lebih sensitif, pakai cream pembersih halus. Jangan sekali-kali mengangkat kotoran dengan tisue karena permukaannya yang kasar dapat menyebabkan iritasi. Apabila kantong mata kelihatan biru sebaiknya anda kompres sesaat dengan teh kantung yang telah dicelupkan ke dalam air dingin. Tips: "Kulit" anda kusam? Gunakan sikat pembersih wajah dengan gerakan memutar. Jangan lupakan "kulit" di bagian leher.

2. Pengelupasan.
"Kulit" mengalami proses regenerasi sel-sel "kulit" mati dengan yang baru. Sayangnya, jika sel-sel "kulit" mati tidak diangkat, sel-sel "kulit" yang baru tidak akan mencuat ke permukaan. Alhasil, "kulit" kelihatan tidak bercahaya. Ada yang dapat anda lakukan dalam hal ini, yaitu melakukan pengamplasan atau pengelupasan (peeling). Hanya, hati-hati melakukannya, terutama pada bagian wajah yang peka seperti mata dan mulut. Cara peeling yang sederhana dengan menggosokkan spons halus dengan gerakan memutar. Hindari bagian "kulit" yang berjerawat. Maksimal anda lakukan dua kali sebulan supaya sel-sel "kulit"  baru mempunyai kesempatan untuk tumbuh. Cara peeling lainnya dengan memakai cream khusus berpartikel kasar yang digosokkan merata pada wajah, leher dan bahu.

3. Penguapan.
Langkah ini membantu memudahkan luruhnya kotoran membandel di sela pori-pori "kulit". Sesudah sisa makeup diangkat bersih-bersih, tutupi bagian mata anda dengan kapas, lalu uapkan wajah anda di atas wadah berisi air hangat. Untuk "kulit" yang sangat peka, oleskan cream pelembab sebelum diuapi.

4. Masker Efektif.
Mengikuti tahap penguapan, anda dapat memakai masker untuk membersihkan sel "kulit" yang lebih dalam lagi. Dari pengalaman, masker sangat efektif untuk anda yang memiliki "kulit" tipe kombinasi atau berlemak. Masker yang baik biasanya dapat membersihkan kotoran sampai ke dalam pori-pori, mengangkat sel-sel mati dan mengecilkan pori-pori. Dengan kuas, lekatkan masker pada wajah dan leher, kecuali "kulit" di sekitar mata, mulut dan cuping hidung yang mudah sekali mengalami iritasi. Setelah beberapa lama, angkat dengan handuk lembut yang telah dicelup ke dalam air hangat. Cukup lakukan seminggu sekali.

5. Melembutkan Dan Menyegarkan "Kulit".
Tahap selanjutnya adalah menyegarkan "kulit" wajah dengan tonik penyegar yang dapat memperkecil pori-pori "kulit"

Lakukan secara teratur ke-5 (lima) tahap tadi. Kelak anda dapatkan "kulit"  wajah terawat yang "sehat" dan segar. (Niz). 
 
(Sumber: Majalah Wanita Kartini, edisi Nomor 2022. 2 s/d. 16 November 2000).

Sabtu, 28 Januari 2012

"Buah Segar Untuk Masker Wajah"

"Buah" stroberi, alpukat, anggur  dan jeruk ternyata tidak hanya enak di lidah, namun juga bagus untuk kulit."

Boleh juga kita coba membuat "masker" dan lotion dari "buah"-"buah" tersebut. Jika adonan kelewat kental, campur dengan yoghurt natural. Sebelum ber"masker", wajah harus bersih dari polesan makeup.

"Buah" Stroberi.
Sapukan langsung ke wajah dua sendok makan "buah" stoberi gerus, diamkan 15 menit, lalu bilas dengan air dingin atau air mawar. Untuk toning, campur kocokan putih telur, 1 sendok makan air mawar dan gerusan "buah" stroberi. Kandungan asam saisilat (beta-hydroxy acid), silika dan vitamin B, C, E dan K dapat merontokkan sel kulit mati. Cocok untuk segala jenis kulit. Disarankan, gunakan dua kali seminggu. 

"Buah" Alpukat.
"Buah" yang kaya asam amino dan vitamin ini "masker" untuk awet muda. Anda yang berkulit kering, "masker"lah dengan daging "buah" alpukat yang masak benar, biarkan 30 menit dan cuci bersih. Untuk kulit kombinasi, tambahkan kocokan kuning telur ke adonan "buah" alpukat. Anda berusia separuh baya? Buat "masker" "buah" alpukat plus kocokan kuning telur dan sesendok makan madu asli.


"Buah" Anggur.
Jenis dan warna "buah" anggurnya terserah, asalkan segar. "Masker" "buah" anggur bagus untuk kulit yang mulai terasa kering, lelah dan bermasalah. Kalsium, magnesium, potasium, vitamin B1, B2, B3, B5, B6, C dan flafonoidnya akan membantu memulihkan kesegaran kulit anda. Lumatlah "buah" anggur, buang bijinya dan langsung dibalurkan ke wajah.
 

"Buah" Jeruk.
"Masker" ini khusus untuk kulit berminyak, meski tetap efektif bagi kulit kombinasi. Vitamin A, C, B1, B2 dan B3-nya dapat menetralisir produksi minyak yang berlebih. Campur sesendok air jeruk ke kocokan putih telur, sapukan ke wajah, biarkan selama 10 menit. lalu cuci bersih. Untuk lotion, satukan sesendok teh air jeruk ke 100 ml air mawar dan tepuk-tepuk ke wajah dengan kapas. (Melly).

(Sumber: Majalah Wanita Kartini, edisi Nomor 2022. 2 s/d. 16 November 2000).

"Menghilangkan Bau Ketiak"

"Pada umumnya "bau" badan diakibatkan oleh kelenjar keringat yang terdapat pada "ketiak".


"Bau" badan pada umumnya diakibatkan oleh keringat yang dihasilkan dari dua kelenjar. Yang pertama kelenjar apocrine, terdapat di tempat-tempat tertentu, terutama di daerah perakaran rambut, seperti "ketiak", kemaluan, di dalam hidung. Kelenjar apocrine bersifat aktif setelah masa pubertas. Dan yang kedua kelenjar accrine, memproduksi keringat bening dan tidak ber"bau" yang dikeluarkan sejak bayi dan biasanya muncul di tangan, punggung, serta dahi.

Nah yang menjadikan "bau" badan berlebihan adalah kelenjar keringat yang pertama, yaitu apocrine. Pada umumnya "bau" badan diakibatkan oleh kelenjar keringat yang terdapat pada "ketiak". Sebenarnya, cairan yang dihasilkan oleh kelenjar apocrine hanya ber"bau" lemak. Namun, karena di setiap helai rambut terdapat satu apocrine dan mengandung bakteri yang berperan dalam proses pembusukan, maka timbullah "bau" badan yang tak sedap. Terkadang ada orang yang mempunyai kelenjar apocrine lebih besar, sehingga produksi keringatnya lebih besar dan pembusukan bakterinya juga lebih banyak.

Apabila anda mempunyai masalah dengan "bau ketiak", tidak perlu khawatir. Ada beberapa resep tradisional yang dapat anda lakukan untuk menghilangkan "bau ketiak".
Resep Pertama:
1. Ambil sebuah jeruk nipis, potong, lalu peras.
2. Kemudian canpurkan 1/2 sendok kapur sirih ke dalam perasan jeruk, lalu aduk sampai kental.
3. Setelah itu, oleskan ke "ketiak" anda sebelum keluar rumah, gunakan setiap hari supaya mendapat hasil maksimal.

Resep Kedua:
Rajin makan daun beluntas muda yang direbus, seperti untuk lalap. Daun ini tinggi khasiatnya untuk menghilangkan "bau" yang kurang sedap. Niscaya "bau ketiak" anda akan semakin berkurang.

Selamat mencoba..... Semoga anda berhasil.....


Referensi:
1. tipsku.info/cara-menghilangkan-bau-ketiak/
2. Majalah Wanita Kartini, edisi Nomor 2022. 2 s/d. 16 November 2000.

"Mengatasi Sulit Makan Pada Anak"

"Sulit makan" pada "anak" balita memang sering menjadi keluhan para ibu. Para ibu yang memiliki "anak" kurus karena "sulit makan" biasanya 'iri hati' melihat "anak" yang gemuk karena lahap "makan".

Sebetulnya, para ibu tidak perlu 'iri hati', karena "anak" yang kurus belum tentu kurang sehat. Demikian pula sebaliknya, "anak" gemuk bukan berarti sehat. Yang penting, para ibu sebaiknya mempunyai Kartu Menu Sehat/KMS, sehingga dapat menilai apakah "anak"nya memiliki berat badan yang cukup atau kurang.

Ke"sulit"an "makan" bisa saja dipengaruhi keturunan, tetapi faktor lingkungan memiliki pengaruh besar pula. Supaya "anak" menjadi gampang "makan", cobalah ajak "anak" mulai belajar "makan" bersama di meja "makan". Atau, bisa pula, berilah "makan" "anak" ketika "anak" sedang bermain-main dengan tetangga dekat. Dengan cara seperti ini, biasanya "anak" mau "makan" banyak.

Cobalah memberi "makan" "anak" dengan menu "makan"an yang beraneka ragam. Namun, mungkin "anak" anda sudah tidak suka "makan" 'bubur-buburan', tetapi sudah menyukai "makan"an dalam bentuk lain, seperti: sup, telur, mie, bakso dan lain-lain. Boleh saja "makan"an apapun diberikan pada "anak", asalkan bersih, termasuk "makan"an suplemen, Hanya bila "makan"an sehari-hari sudah cukup baik dari segi jumlah dan gizi, sebenarnya tidak diperlukan "makan"an suplemen.
(Sumber: Majalah Wanita Kartini, edisi Nomor 2022. 2 s/d. 16 November 2000).

"Tips Memilih Rempah"

"Rempah"-"rempah" adalah bagian tumbuhan yang beraroma atau berasa kuat yang digunakan dalam jumlah kecil di makanan sebagai pengawet atau perisa dalam masakan."


Untuk membuat masakan yang lezat dibutuhkan bahan-bahan masakan yang baik termasuk bumbunya. Untuk membuat gulai dan kari yang sedap pemilihan bumbu yang terdiri dari berbagai jenis "rempah" adalah penting. Ada  beberapa jenis "rempah" yang dipakai membuat gulai dan kari, misalnya jintan dan kapulaga. Untuk jintan pilih yang bersih dan tidak hancur. Begitu juga untuk kapulaga, yang bagus berwarna coklat tua. Di samping itu ada pula berbagai "rempah" yang dapat dipakai untuk membuat masakan seperti semur dan sop, misalnya cengkeh, pala dan kayu manis. Untuk cengkeh carilah yang batangnya coklat dan keras. Begitu pula untuk kayu manis. Sedangkan untuk pala pilihlah yang bentukya utuh dan terasa berat bila dipegang.

Referensi:
1. Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas.
2. Majalah Wanita Kartini, edisi Nomor 2022. 2 s/d. 16 November 2000.

Perawatan Kulit Leher"

"Selain wajah, "kulit leher" juga memerlukan "perawatan". Bukankah "kulit" wajah dan "kulit leher" berbeda?"

Biasanya sampai pada tahap pembersih dan penyegar dapat digunakan produk yang sama. Namun untuk "perawatan kulit leher" dibutuhkan cream/lotion yang kadar/konsentrasinya lebih tinggi dibandingkan dengan cream yang digunakan untuk wajah. Memang "kulit" wajah lebih peka dibandingkan dengan "kulit leher".

Jumat, 27 Januari 2012

"WASTRA (Kain Batik) MADURA"

"Dibandingkan dengan "kain batik" dari tempat lain, "wastra Madura" mempunyai keunikan dan keistimewaan tersendiri."


"Wastra" adalah sehelai "kain" tradisional yang biasanya ditenun tangan yang mempunyai sarat makna. Sehelai "kain batik" dapat berfungsi sebagai selendang pakaian adat, salah satu bentuk mas kawin, penutup jenazah, benda wasiat dan lain-lain. "Wastra" yang akan dibahas disini adalah "kain batik" yang berasal dari "Madura".

"Kain batik" selain berfungsi untuk dipakai sehari-hari, juga mempunyai fungsi emosional yang dalam, misalnya sebagai benda pusaka tang mengingatkan seseorang kepada asalnya, siapa nenek moyangnya, sebagai benda koleksi, sebagai benda kenangan yang menyenangkan atau mungkin sebagai pemanis ruangan.

"Kain batik" yang dibuat dengan menggunakan lilin (malam, parafin) dengan bantuan canting dan pencelupan dengan zat warna berasal dari Jawa. Motif hiasnya mendapat pengaruh dari budaya Hindu, Budha dan Islam. Di Jawa dikenal "batik" Yogyakarta, "batik" Surakarta dan di luar kedua tempat tersebut dikenal sebagai "batik" pesisiran. Karena itu "batik" dari "Madura" dapat digolongkan sebagai "batik" pesisiran. "Batik" pesisiran pada umumnya berasal dari daerah pesisir Pulau Jawa motif hias serta pewarnaannya lebih banyak dipengaruhi oleh budaya mancanegara, seperti dari India, Cina dan Eropa. Motif bunga, motif binatang dan motif obyek lain yang lebih naturalistik memperkaya penampilan "batik" pesisiran.
"Batik" dari "Madura" sampai saat ini kebanyakan masih menggunakan zat warna dari alam, antara lain warna merah dari sari kulit akar mengkudu(Morinda citrifolia), warna biru dari pohon tarum atau nila (Indigofera suffruticosa) dan warna cokelat atau sogan berasal dari kulit pohon jambal (Pelthophorum pterocarpa). Ciri khas lain dari "batik Madura" ialah latar belakang yang lebih penuh tidak dibiarkan kosong. Isen latar digambarkan dengan jelas, misalnya dengan motif sisik ikan atau sisik ular (gringsing), motif garis berombak (galaran), motif swastika (banji), kipas, segitiga, persegi atau hanya nitik yaitu berupa titik-titik. Motif hias "batik Madura" selain menerapkan motif tradisional yang mempunyai arti simbolis juga mengambil obyek yang ada di sekitar perajinnya.

Motif flora fauna terutama burung merak masih sering ditampilkan. Bulu dan ekor burung ini dapat disitir yang dapat dijadikan obyek kreativitas para perajin. Pengaruh dari Cina dengan burung hong yang melambangkan panjang umur juga melanda pem"batik Madura". Pengaruh Eropa tampak pada penerapan penggambaran obyek fauna seperti motif kupu-kupu, gajah dan kuda. Di samping itu motif geometris yang diulang-ulang seperti kawung, ceplokan dan parang juga ada di "Madura". Motif Tasikmalaya berupa garis diagonal dengan pinggiran bunga.

Kalau "batik" Yogyakarta, "batik" Surakarta atau Pekalongan kepala jarik-nya ("kain" panjang) terdapat pada bagian tepi yang vertikal, pada "batik Madura" kepala jarik-nya ada di tengah "kain". Hal ini mungkin karena penggunaan "kain" untuk busana berupa "kain" sarung yang tidak harus menggunakan wiru (lipit-lipit) di tengah seperti pemakaian jarik di Jawa Tengah. Wanita "Madura" memakai "kain" untuk sarung hanya sampai sebatas betis. Hal ini karena salah satu bagian yang penting dari aksesori busana "Madura" adalah gelang kaki (binggel) yang tidak boleh tertutup oleh "kain" panjang.
Seperti pada "batik" Pekalongan, "kain batik Madura" juga sering dibuat berpola pagi/sore. Artinya satu helai "kain batik" dibagi dua menyerong. yang setiap bagian mempunyai motif yang berbeda. Satu sisi dipakai untuk busana sarung pagi hari, bagian sisi yang lain dipakai untuk sore hari. Hal demikian dimaksudkan untuk efisiensi supaya busana pagi dan busana sore hari tampak berbeda. Pada "kain" sarung juga sering diberi hiasan pinggiran sepanjang tepi "kain". Karena pengaruh dari Belanda, sering pinggiran ini dibuat seperti renda dengan liku-liku terawang.

"Batik" dari berbagai daerah di Indonesia masing-masing mempunyai keunikan dan keindahan tersendiri. Diharapkan seni lukis dan seni kerajinan tradisional yang diterapkan pada sehelai "kain" akan tetap dapat berkembang walaupun tidak selalu berfungsi sebagai busana tetapi mungkin berubah jadi penunjang interior atau koleksi yang berharga. (Anur Mulhadiono).

(Sumber: Majalah Griya ASRI, edisi Nomor 247/051, Maret 2004).

"Wayang Kulit - Penuh Makna"

"Wujud "wayang kulit" sangat indah, dibuat dari "kulit" kerbau yang sudah disamak, diproses sehingga warnanya putih atau krem."


"Wayang kulit" adalah hasil karya asli nenek moyang kita yang kapan mulai diciptakannya sampai sekarang tidak dapat dilacak. Diduga teknik permainan "wayang kulit" yang dilihat hanya bayangannya saja itu telah dimulai sejak zaman prasejarah. Dengan adanya pengaruh Hindu dari India pada awal tahun Masehi, maka cerita dalam pe"wayang"an berkembang, dan wujud dari tokoh-tokoh "wayang" juga berkembang seperti yang kita temukan sekarang.

Padamulanya permainan "wayang kulit" adalah permainan yang diadakan untuk keperluan ritual kepercayaan atau agama tertentu yang sakral. Permainan itu dianggap suci, karena itu penonton hanya boleh melihat bayangannya saja. Dahulu untuk mendapatkan bayangan tersebut harus melalui sumber cahaya yang didapat dari blencong yaitu lampu tradisional dengan sumbu dari lawe (tali dijalin dari kapas) yang dibakar. Karena tiupan angin, sumbu lampu bergoyang-goyang yang mengakibatkan bayangan juga bergoyang yang dianggap menampilkan suasana magis.

Cerita "wayang" masuk ke Pulau Jawa melalui agama Hindu. Sebagai media untuk menyebarkan agama, cerita "wayang" berkembang antara lain dari cerita Mahabarata dan Ramayana. Mahabarata pada garis besarnya menceritakan dua keluarga besar yang berasal dari leluhur yang sama yaitu keluarga Pandawa yang terdiri dari tokoh Yudhistira, Bima, Arjuna, se kembar Nakula dan Sadewa dan keluarga Korawa yang jumlahnya 100 orang. Adapun keluarga Pandawa berkarakter baik sedangkan keluarga Korawa berkarakter sebaliknya. Antara dua keluarga ini selalu terjadi pertentangan dan akhirnya kemenangan ada di pihak yang baik. Demikianlah pada umumnya cerita dalam pe"wayang"an. Karena itu dunia pe"wayang"an menjadi pelajaran yang baik bagi masyarakat umum.

Cerita Ramayana mengisahkan percintaan antara Rama dan Shinta yang menggambarkan kesetiaan dan moral yang baik.

Karena cara dan pertunjukan "wayang" itu sangat menarik, maka agama Hindu cepat diterima masyarakat dan mendesak kepercayaan animisme dan dinamisme yang dianut penduduk sebelumnya. Untuk mengembangkan agama Islam di Jawa, para walisongo juga menggunakan "wayang" sebagai media untuk berdakwah. Kemudian berbagai bentuk "wayang" juga berkembang pesat sesuai dengan adat dan budaya daerah yang sangat bervariasi.

Permainan "wayang" dikendalikan oleh seorang dalang yang dapat mengisahkan dengan sangat menarik isi cerita "wayang", menirukan setiap tokoh yang berbeda. menggerakkan dan memainkan "wayang" dengan lincah. Setiap "wayang kulit"  ada pegangannya yang dimainkan oleh si dalang. Permainan "wayang" adalah olah seni secara total karena meliputi seni pentas, seni drama, seni tari, seni suara (karawitan), seni sastra dan seni rupa. Karena itu seorang dalang yang baik harus menguasai semuanya.

Wujud "wayang"nya sendiri, walaupun hanya permainan di balik layar, dibuat sangat indah dengan warna-warni yang menarik. Setiap tokoh yang karakternya berbeda digambarkan dengan wujud yang berbeda pula. Warna muka, bentuk hidung, rambut, pakaian masing-masing mempunyai pakem yang tidak boleh terlalu dilanggar si seniman "wayang". Misalnya tokoh Arjuna atau Kresna tidak boleh memakai kain yang coraknya kawung atau parang rusak. Dengan demikian bila melihat sebuah "wayang" kita akan mengenal siapa dia.

Selain "wayang kulit", juga ada "wayang" beber yaitu cerita "wayang" yang digambar pada selembar kertas Ponorogo yang tahan air terbuat dari "kulit" kayu yang dimasak. Pada kertas yang ukurannya sekitar 50cm panjangnya 200cm. digambarkan satu atau dua adegan cerita. Dalam bercerita sang dalang membeberkan kisahnya di depan penonton, dan setelah selesai kertas digulung.

Kemudian ada "wayang" klitik terbuat dari kayu yang ukurannya lebih kecil dari "wayang kulit"  dan bentuknya hampir tiga dimensi karena pipih. Ada pula "wayang" golek yang bentuknya seperti boneka, "wayang" wong (orang) dan lain-lain. Dengan berkembangnya kebutuhan media komunikasi dan pendidikan masyarakat, maka berkembang pula bentuk fisik "wayang", sesuai dengan budaya daerah masing-masing.

Wujud "wayang kulit"  sangat indah, dibuat dari "kulit" kerbau yang sudah disamak kemudian diproses sehingga warnanya putih atau krem. Untuk membentuk dan menghiasinya para seniman menggunakan tatah, yaitu alat seperti pisau yang tajam di ujung-ujungnya. Menggunakannya dengan melubangi atau membentuk gambar dengan ujung pisau yang ditekan dengan pukulan dari sebuah palu dari kayu. Seniman "wayang" yang trampil menghasilkan tatahan yang halus dan transparan. Pegangan utama yang mengapit "wayang" disebut cempurit sedangkan untuk tangan "wayang" disebut tudingan, dibuat dari tanduk kerbau yang bentuknya dapat diatur oleh pemanasan api.

Pada permulaan atau antara adegan yang satu ke adegan periode yang lain, dalang selalu menggunakan gunungan untuk menandainya. Gunungan berbentuk khas, lancip di bagian atas. Digambarkan simetris bagian kiri dan kanan, berisi flora dan fauna. Dipercaya sebagai sumber hidup yang menyiratkan keseimbangan. Di bagian bawah kiri dan kanan biasanya ada penjaga berupa harimau, atau gupolo dan menjulang ke puncak ada pohon hayat yang penuh sulur dan daun dengan ukuran terawang yang indah.

Demikian sekelumit tentang "wayang kulit", seni budaya peninggalan nenek moyang kita yang indah. Inti sari cerita dalam pe"wayang"an sangat luas dan sangat dalam falsafahnya yang bercerita tentang berbagai hal yang menarik dan masih relevan dengan kehidupan modern saat ini. Karena itu seni yang indah ini patut untuk dilestarikan. (Oleh Anur E.Mulhadiono).

(Sumber: Majalah Griya ASRI, edisi Nomor 247/051, Maret 2004).     

"Mengatasi Kulit Kering Dan Bersisik"

"Kulit" sangat "kering" dan ber"sisik" padahal sudah memakai handbody lotion, namun tidak ada perubahan. Bagaimana cara mengatasinya?"


"Kulit" tubuh menjadi "kering" disebabkan banyak hal, misalkan saja seringnya anda terkena sinar matahari, tanpa menggunakan cream pelembab. Sebab lainnya dapat juga seringnya anda berada di ruangan ber AC, kurang minum air atau penyebab lainnya. 

Untuk mengatasi "kulit kering", lakukanlah langkah-langkah perawatan sebagai berikut:

1. Berilah cream mangir kuning ke seluruh tubuh setiap anda hendak bepergian, terutama tangan dan kaki. Hal ini untuk melembabkan "kulit" supaya senantiasa segar dan lembab.

2. Setiap seminggu sekali lakukanlah luluran dengan menggunakan lulur mas sinangling. Apabila anda memiliki cukup waktu sebelum luluran lakukanlah pemijatan dengan menggunakan minyak zaitun atau minyak cendana sesuai dengan selera anda. Fungsinya melemaskan dan melancarkan peredaran darah di tubuh sehingga tubuh nantinya akan menjadi lebih segar. Setelah itu lanjutkan dengan luluran, boleh juga luluran setiap hari dengan menggunakan lulur kocok.

3. Sebelum tidur oleskanlah "kulit" tangan dan kaki dengan menggunakan minyak zaitun untuk membantu proses melembabkan "kulit" anda karena pada malam hari "kulit" lebih mudah menyerap dan mudah menjadi lembab.

4. Perbanyaklah minum air putih untuk membantu proses ini supaya kesegaran dari dalam terpancar keluar.

5. Perbanyaklah mengkonsumsi buah-buahan dan sayur-sayuran untuk menjaga kelembaban "kulit" tubuh anda dan kesehatan "kulit" dan tubuh anda.

(Sumber: Majalah Wanita Kartini, edisi Nomor Milenium 2018, 7 s/d 21 September 2000).

"Mengatasi Rambut Beruban"

"Rambut" ber"uban" disebabkan berbagai macam, antara lain seringnya anda berganti-berganti kosmetika untuk "rambut", berlebihan dalam pemakaian kosmetika "rambut" atau dapat juga karena faktor psikologis (stres)."


Penyebab lainnya dapat juga karena faktor keturunan. Untuk mencegah dan menghambat tumbuhnya "uban" antara lain:

Resep Pertama:

1. Sebelum cuci "rambut" berilah minyak cem-ceman secara merata pada kulit kepala sampai "rambut" menjadi lunak. Lakukanlah pijatan ringan, setelah itu diamkan semalam (apabila cuci "rambut" esok pagi harinya) atau biarkan setengah jam (apabila cuci "rambut" pada sore hari). Kemudian cucilah "rambut" seperti biasa. Setelah itu berilah minyak urang aring yang mempunyai khasiat menghitamkan dan menyuburkan "rambut" serta mencegah terjadinya "uban" sebelum waktunya.

2. Cucilah "rambut" sedikitnya dua kali seminggu dengan menggunakan shampo yang sesuai dengan jenis "rambut" atau menggunakan shampo urang-aring.
3. Lakukanlah creambath dengan menggunakan cream akar wangi setiap seminggu sekali karena dengan melakukan creambath menggunakan cream akar wangi akan semakin menguatkan dan menyuburkan "rambut" dan sekaligus menghindari kerontokan "rambut".

Resep Kedua:

1. Ambil beberapa helai daun rambutan yang masih hijau, remas-remas dengan air.

2. Setelah itu anda cuci "rambut" dengan daun rambutan yang diremas-remas tadi.

3. Bersihkan "rambut" anda selesai cuci "rambut".

4. Lakukan dua kali seminggu, niscaya "rambut" anda terhindar dari "uban" berlebihan.

Referensi:
1. Majalah Wanita Kartini, edisi Nomor Milenium 2018, 7 s/d 21 September 2000.
2. Majalah Wanita Kartini, edisi Nomor 2039. 5 s/d. 19 Juli 2001.

"Antioksidan Sumber Awet Muda"

"Antioksidan" adalah kumpulan mineral dan vitamin-vitamin, seperti vitamin C, vitamin E, beta-karotin (vitamin A) dan kandungan sejenis mangan, selenium, tembaga, bioflavonoids, zinc, coenzyme dan zat nutrisi lainnya."


Menurut banyak pakar, khasiat "Antioksidan" sangat efektif dalam memperlambat proses penuaan, sekaligus melindungi dan menangkal singgahnya berbagai penyakit. Untuk kecantikan, "Antioksidan" adalah sumber "awet muda".

Sumber "Antioksidan" sebenarnya tidak terlalu sulit anda dapatkan. Dari makanan sehari-hari kebutuhan "Antioksidan" dapat terpenuhi. "Antioksidan" ini akan menetralisir, bahkan melawan serangan radikal bebas yang merusakkan sel-sel kulit.

Anda ingin "awet muda"? Mulai sekarang, perangi si radikal bebas. Hindari stres, jaga diri dari bahaya polusi dan berhenti merokok. Kalau tidak, radikal bebas akan leluasa berkibar dan sel-sel kulit akan merana.

Sekarang tersedia suplemen atau pil "Antioksidan" yang bekerja dengan sistem mengisolasikan molekul-molekul tubuh yang tidak stabil, melindungi terjadinya kerusakan sel, khususnya pada membran dan pusat energi sel. Namun, cara yang terbaik adalah memperoleh "Antioksidan" melalui makanan yang dikonsumsi.

Disarankan, banyak makan buah bervitamin C, seperti stroberi, mangga dan jeruk. Atau, anda suka sayuran? pilih jenis sayur berdaun hijau, seperti asparagus, bayam, tomat dan brokoli. Untuk beta-karoten, salah satu bentukan dari vitamin A, terdapat pada sayuran hijau dan buah-buahan berwarna merah dan kuning, umpamanya wortel, seledri, tomat, semangka, buah ceri dan asparagus.
Sedangkan vitamin E, "Antioksidan" yang amat ampuh mencegah kulit berkerut, terdapat pada sayuran hijau gelap seperti bayam, brokoli, peterseli serta kecambah. Juga dalam buah-buahan seperti mangga, alpukat, bluberry, dan tomat, serta mentega dan minyak zaitun.

Harus diingat, tubuh tidak bisa menghasilkan vitamin, maka anda harus setiap hari mengkonsumsi panganan-panganan itu. Asupan sumber "Antioksidan" tunggal, misalnya vitamin C saja, cukuplah memadai untuk menghambat gangguan radikal bebas. Tapi, lebih baik lagi jika anda mengkombinasikan beberapa sumber "Antioksidan", supaya khasiatnya saling melengkapi.

(Sumber: Majalah Wanita Kartini, edisi Nomor Milenium 2018, 7 s/d 21 September 2000).

Rabu, 25 Januari 2012

"Penyembuhan Asma"

"Asma" adalah suatu kondisi dimana saluran pernapasan menyempit dan memproduksi lendir/dahak sehingga menyebabkan sesak napas dan napas berbunyi."

Kondisi tersebut dapat disebabkan karena reaksi alergi yang dapat terjadi oleh berbagai hal, seperti debu, bulu binatang, makanan tertentu, udara dingin/panas, asap rokok, es, emosional (jengkel,marah, kecewa), dan lain-lain. Serangan "asma" sering didahului dengan adanya infeksi saluran pernapasan seperti influenza, bronkhitis dan lain-lain.

Kondisi "asma" pada usia lanjut, memang memerlukan pengobatan dan perhatian yang seksama dan memang sulit disembuhkan secara total. Penderita "asma" harus rajin menggunakan obat-obatan yang disarankan oleh dokter, disertai menghindari hal-hal yang merangsang/memicu serangan "asma". Karena itu perhatikan benar hal-hal apa yang menyebabkan "asma" kambuh.

Pada garis besarnya, supaya "asma" tidak kambuh, dapat dilakukan dengan menghindari hal-hal sebagai berikut:

1. Hindari makanan yang menyebabkan "asma" kambuh.

2. Hindari perubahan cuaca yang mendadak, udara dingin dan panas.

3. Hindari asap rokok, debu, bulu binatang (anjing, kucing).

4. Hindari stres/banyak pikiran.

Sebaiknya anda membatasi anjing atau kucing anda untuk tidak masuk atau tidur-tiduran di dalam rumah/karpet/kursi. Gunakan penghisap debu untuk membersihkan karpet, gorden, jok kursi dan lain-lain. Apabila dapat, lakukan senam pernapasan dan olahraga ringan (jalan kaki cepat) secara teratur seminggu 3-4 kali @ 45 menit.

Secara tradisional memang ada sebuah cara untuk mengatasi "asma", yakni dengan pijat refleksi dan akupuntur (tusuk jarum) yang dilakukan oleh ahlinya.

(Sumber: Majalah Wanita Kartini, Nomor Milenium 2020, 5 s/d 19 Oktober 2000).

"Organ Intim Sering Terasa Gatal"

"Kalau anda sering merasa "gatal" di ketiak dan "organ intim", kemungkinan disebabkan oleh jamur/candida."


Keadaan yang sudah kronis/menahun memang memerlukan pengobatan yang seksama. Penggunaan obat anti jamur harus dilakukan terus menerus sampai 2 minggu setelah merasa sembuh. Kalau anda merasa sudah sembuh/tidak "gatal", teruskan pengobatan sampai 2 minggu lagi. Hal tersebut perlu dilakukan agar jamurnya benar-benar mati sehingga tidak mudah kambuh lagi.

Selain itu, infeksi jamur/candida dipengaruhi oleh berbagai kondisi seperti: kebersihan dan kelembaban daerah yang "gatal" (misal ketiak sering berkeringat dan "organ intim" yang lembab), kegemukan dan kondisi kesehatan tubuh lainnya seperti kencing manis. Karena itu, disamping pengobatan, upayakan tidak banyak berkeringat, dan jaga kebersihan baik di ketiak maupun "organ intim". Untuk "organ intim", usahakan daerah sekitar "organ intim" selalu kering. Karena itu, sehabis buang air, basuhlah daerah "organ intim" dan keringkan  dengan handuk bersih/tissue serta gunakan pembalut wanita tipis. Bila "gatal"  hebat dan ada lecet karena garukan, basuhlah dengan betadin.

Lakukan hal-hal di atas dengan sabar dan tekun, pasti "gatal"-"gatal"  berkurang. Supaya dapat sembuh total, sebaiknya anda memeriksakan diri ke dokter spesialis kulit kelamin.

(Sumber: Majalah Wanita Kartini, Nomor Milenium 2020, 5 s/d 19 Oktober 2000). 

Selasa, 24 Januari 2012

"Alas Bedak Penyempurna Makeup Anda"

"Tata rias sempurna, menurut makeup artist profesional, ditentukan oleh pemakaian "alas bedak" yang membaur halus dan rata di seluruh wajah hingga leher. Tanpa berkesan seperti topeng atau pun menyumbat pori"


Perkembangan teknologi merambah ke dunia kecantikan. Berbagai penemuan formulasi dan teknik nan canggih yang tujuannya untuk beroleh tata rias yang sempurna. "Alas bedak" yang menjadi topik bahasan kali ini, cenderung terasa lebih ringan di kulit dengan hasil penutupan yang halus dan merata.

Bahkan "alas bedak" yang bagus selain menutupi kekurangan-kekurangan pada wajah, juga berfungsi merawat dan melindungi. Formulasinya akan melembabkan, melindungi kulit dari bahaya sinar ultra-violet dari matahari dan mengandung unsur antiradikal bebas dan antioksidan unuk mempertahankan keremajaan. Selain itu, ada "alas bedak" yang mengandung faktor anti polusi. Diyakini polusi lingkungan juga berdampak buruk bagi kulit. 

Bagi anda yang berkulit kering disarankan untuk menggunakan Satin Finish Foundation, "alas bedak" dengan formula mirip krim yang menghasilkan efek melembabkan kulit. "Alas bedak" yang pas untuk kulit berminyak adalah jenis Matte Finish Foundation yang dapat mengurangi minyak berlebih yang menyebabkan kulit tampak berkilat. Sedangkan kini ada Compact Powder Foundation, jenis "alas bedak" yang praktis dan mudah dibawa, serta cocok dikenakan pada cuaca yang lembab. Cara memakainya cukup dengan spons kering maupun sedikit lembab.

Cara mudah dan cepat memakai "alas bedak":

1. Titik-titikkan "alas bedak" pada dahi, pipi, dagu dan hidung.

2. Ratakan dengan spons.

3. Samarkan kantung mata dan lingkaran gelap di bawah mata.

4. Setelah itu, lapisi dengan "bedak" tabur.

Mungkin wajah anda bebas noda dan tidak butuh "alas bedak"  untuk mnyempurnakan. Tapi, lingkungan kita saat ini sungguh berpolusi. Jadi, pertimbangkan pemakaian "alas bedak"  untuk wajah cantik anda.

(Sumber: Majalah Wanita Kartini, Nomor Milenium 2020, 5 s/d 19 Oktober 2000). 

"Stimulasi Oleh Warna"

"Stimulasi" oleh "warna" dengan suatu rasa, simbol-simbol dan pikiran mengekspresikan fantasi atau harapan yang tinggi serta respons emosi."


Beberapa orang tidak memyadari atau tidak peduli terhadap reaksi tertentu pada dirinya yang timbul dari efek suatu "warna". Efek psikologis yang timbul merupakan suatu kekuatan. Kekuatan dari "warna" itulah yang tampak pada setiap elemen bentuk komunikasi seperti logo, papan nama, iklan dan televisi, billboard, bentuk cetak media dan berbagai aspek yang terkait. Lebih dari itu, "warna" juga merupakan elemen penting dalam interior dan arsitektur yang dimanfaatan untuk menciptakan kesan tertentu pada ruang dan bangunan. Penggunaan "warna" memberikan 'keseimbangan' dan bila diterapkan secara tepat akan dapat membantu kita merasa serasi dan harmonis dengan lingkungan sekitar.

(Sumber: Griya asri, edisi April 2004, 248/052).

Minggu, 22 Januari 2012

"Fungsi Cermin Bagi Rumah Mungil"

"Penggunaan "Cermin" pada "rumah mungil" merupakan cara paling mdah untuk menciptakan kesan lebih luas pada ruang."
Apa saja fungsi "Cermin" bagi "rumah mungil"? Fungsi "Cermin"  yang pertama tentu memperluas ruang. Dengan refleksi ruang di hadapannya, ruang jadi tampak memiliki luas 2 kali lipatnya. Pada ruang yang tertutup, "Cermin" yang dipasang di dinding, meluaskan pandangan dan menghilangkan kesan terkungkung.

Selain merefleksikan benda-benda, "Cermin" juga mampu menggandakan cahaya. Di sudut-sudut ruang yang gelap, "Cermin" dapat ditambahkan supaya cahaya lebih menyebar. Karena seluruh bagian ruang terang, ruang pun terasa lebih lega.

Fungsi berikutmya adalah dekoratif. "Cermin" kini tersedia dalam berbagai jenis dan desain, yang membuatnya serasi dipadukan dengan gaya interior apa pun. Tidak perlu diragukan lagi, "Cermin" merupakan teman setia bagi "rumah mungil"

(Sumber: Majalah Serial "Rumah", edisi 24/11)

"MELETAKKAN CERMIN YANG TEPAT"

"Cermin" merupakan material yang khas. "Cermin" mampu merefleksikan benda-benda yang ada di depannya. Tidak hanya benda, ruang yang ada di hadapannya pun dapat digandakannya."


Kemampuannya ini membuat "Cermin" banyak digunakan pada bangunan, terutama pada bangunan yang luasnya terbatas. Di bagian mana "Cermin" sebaiknya di"letak"kan? Pada dasarnya, "Cermin" dapat di"letak"kan di mana saja. Namun supaya fungsi "Cermin" dapat maksimal -- terutama untuk 'memperluas' ruang -- ada lokasi-lokasi strategis untuk me"letak"kan "Cermin".

1. Lorong yang panjang terasa sempit. Pasang "Cermin" pasa sisi panjang dinding supaya lorong tampak lebih lebar.

2. Jika ingin memasukkan lebih banyak lagi ruang luar, pasang "Cermin" pada dinding yang berlawanan dengan jendela. Dengan begitu, ruang akan berkesan seperti dikelilingi jendela dan terhubung dengan ruang luar.

3. Terkadang di rumah terdapat sudut gelap. Tanpa menambahkan lampu, tetapi cukup memasang "Cermin" yang sudutnya diatur supaya merefleksikan cahaya lampu pada plafon, sudut ini akan ikut terang.

(Sumber: Majalah Serial Rumah, edisi 24/11)

"Usir Stres Dengan Sentuhan Jari Jemari"

"Usir "stres" dengan langkah super mudah. Sentuhan "jemari" lentik anda dapat mengusir "stres".


Mau rileks dengan cara mudah dan cepat? Gunakan 'kekuatan' "jari"-"jari" tangan. Usap telapak dan punggung tangan anda dengan ujung "jari". Mulailah dari pergelangan tangan anda. Lakukan hal itu berulang-ulang dengan lembut dan penuh perasaan. Menurut Paul Wilson, penulis Instant Calm, sentuhan ringan dapat membuat anda merasa nyaman dan tenang seketika. "Dalam refleksologi, telapak dan punggung tangan berhubungan dengan daerah dada" kata Wendi Humphryes, reflexologist dari Modern Institute of Reflexology Colorado. "Dengan mengusap kedua belah tangan anda, sistem pernapasan otomatis akan lebih teratur dan membuat seluruh tubuh jadi rileks." Saat melakukannya, jepit kulit antara "jari" anda dengan perlahan tanpa membuatnya sakit. Hal itu dapat merangsang sistem peredaran darah dan memperkuat kekebalan tubuh.
(Sumber: Majalah Cosmopolitan, edisi Oktober 2002).

"Tanda-tanda Saat Sebuah Persahabatan Harus Berakhir"

"Memutuskan "persahabatan" memang menyakitkan. Tapi kadang tidak dapat dielakkan bila hubungan sudah tidak sehat."


Pelajari tanda-tanda yang muncul saat sebuah "persaabatan" harus berakhir:

1. Anda tetap berhubungan dengannya hanya karena masa lalu saja.

2. Setelah bertemu dengannya anda merasa kesal, marah bahkan frustrasi.

3. Anda brusaha menghindari teleponnya dan tidak ada niat untuk menghubungi.

4. Anda merasa stres hanya karena mendengar namanya disebut.

5. Anda tidak pernah lagi merasa bahagia.

6. Anda dan dia sudah tidak mempunyai kesamaan lagi.

(Sumber: Majalah Cosmopolitan, edisi Oktober 2002).

"Raih Sukses Dengan Kiat Jitu"

Bekerja untuk diri sendiri memang menyenangkan. Berikut ada beberapa "kiat jitu" yang dapat memperlicin jalan anda menuju "sukses".


1. Disiplin.
2. Fokus.
3. Self-Development.
4. Time Management.
5. Pasarkan Diri.
6. Kembangkan Ide.
7. Jangan Abaikan Kritik.
8. Cintai Apa Yang Anda Lakukan.

(Sumber: Majalah Cosmopolitan, edisi Oktober 2002).

"Gembira, Bahagia Tiap Hari"

"Para pakar setuju, bahwa ke"gembira"an, rasa "bahagia" selalu punya efek positif bagi kita. Setidaknya orang yang "bahagia" akan awet muda, lebih sehat dan lebih panjang umur."


Menurut penelitian yang dilakukan oleh David G. Myers, penulis buku The Pursuit of Happiness: Who Is Happy , 50% dari rasa "bahagia" dan "gembira" itu sudah ada dalam gen kita. Tetapi semuanya bisa hilang, kalau tidak dipelihara baik-baik. Sebaliknya bisa menjadi 100% kalau anda melakukan hal-hal berikut ini:

1. Tertawakan diri sendiri

2. Gerakkan badan.

3. Terima pujian.

4. Perbaiki cara jalan.

5. Dengar musik dan goyang.

6. Makan yang betul.

7. Main warna.

8. Punya hobi.

9. Kumpul dengan "bahagia".

10.Berdamai dengan ayah dan ibu.

(Sumber: Majalah Cosmopolitan, edisi Oktober 2002).

"Posisi Tubuh Yang Baik Dapat Menentukan Kesehatan Tubuh"

"Sikap berdiri yang benar dapat mengurangi gangguan pada "tubuh". "Posisi tubuh" membungkuk akan menyebabkan sakit pada leher, kepala dan punggung."


Apabila dibiarkan akan bertambah parah. Untuk itu coba berdiri di depan cermin dan peragakan "posisi tubuh" yang salah. Lalu berdiri setegak mungkin. Terakhir ambil "posisi tubuh" yang rileks. Begitu sudah merasa nyaman, itulah "posisi tubuh" yang pas untuk anda.

Ada tiga "posisi tubuh" yang salah. Hati-hati, jika postur "tubuh" anda seperti di bawah ini, segera perbaiki!

1. Kyphosis-Lordosis ("Posisi tubuh" wanita hamil).
Panggul dan perut agak ke depan. Bokong menonjol keluar. Punggung atas melengkung dengan kepala agak ke depan.

2. Flat Back ("Posisi" orang ber"tubuh" tinggi).
Panggul maju ke depan, punggung bawah flat. Orang-orang ber"tubuh" tinggi bersikap seperti ini agar terlihat lebih pendek.

3. Swayback (Model look).
"Posisi tubuh" tegak dengan punggung ditarik ke belakang. Sementara panggul agak ke depan.

(Sumber: Majalah Cosmopolitan, edisi Oktober 2002).

"The Type Of Powder (Jenis Bedak)"

"Ada beberapa jenis "bedak" yang dapat anda jumpai di pasaran, yang mempunyai fungsi dan manfaat yang berbeda-beda. Jangan sampai anda keliru memilih "bedak".
1. Loose "Powder".
"Bedak" ini berbentuk bubuk dan bertekstur paling ringan. Sangat cocok untuk jenis kulit berminyak. Bagi anda yang ingin tampil dengan make-up tipis agar berkesan alami, jenis "bedak" ini dapat diandalkan.

2. Pressed "Powder".
Sebenarnya adalah "bedak" bubuk yang dikemas dalam bentuk padat. Bertekstur seringan Loose "Powder", tapi lebih praktis dibawa ke mana pun. sangat tepat untuk ber"bedak" ulang atau touch up bagi pemilik kulit normal maupun cenderung berminyak.
3. Shimmer "Powder".
"Bedak" jenis ini hanya digunakan untuk keperluan highlight. Berbentuk bubuk dan serbuk mengkilat. Oleskan pada bagian wajah yang ingin ditonjolkan, seperti pipi. Aplikasikan pada wajah dengan menggunakan kuas besar.
4. Two Way Cake.
Penggabungan antara "bedak" padat dan fondation. Sangat praktis bagi anda yang sibuk dan menginginkan gaya dandan matte. Jangan lupa untuk mengoleskannya pada bagian leher, sehingga kesan belang pada kulit dapat dihindari.

5. Cream "Powder".
Memiliki tekstur yang tidak selicin "bedak" two way cake tapi berbentuk lebih padat. Sangat baik untuk keperluan shading, seperti tulang hidung dan tulang rahang bagian bawah. Pilih warna yang lebih gelap dari pada kulit anda. Untuk bawah mata, pilih warna putih.

6. Bronzing "Powder".
"Bedak" jenis ini cocok untuk anda yang ingin bergaya dengan kesan bronze atau gelap. Gaya dandan macam ini sangat tepat untuk ke pesta. Oleskan tipis-tipis pada wajah dan leher dengan memakai kuas besar. Jika memakai "bedak" ini anda tidak perlu memakai fondation.

7. Brush "Powder".
Para beautynista, inilah jenis "bedak" terbaru! "Bedak" bubuk yang dikemas dalam sebuah wadah panjang yang dilengkapi dengan kuas. Cara memakainya, anda tinggal memutar wadah tersebut dan langsung oleskan kuas tersebut pada wajah. Maka bubuk "bedak" akan keluar dengan otomatis lewat kuas itu. Sangat praktis dibawa dan dipakai.

(Sumber: Majalah Cosmopolitan, edisi Juli 2002).

"Tips Memakai Bedak Agar Melekat Sempurna"

"Jangan asal membeli "bedak". Pilihlah sesuai dengan kulit anda. Jangan sampai kulit wajah anda jadi terlihat terlalu putih seperti geisha!"


Berikut aneka tips "memakai bedak", supaya "bedak" anda dapat melekat sempurna:

1. Jika ingin aman, pilih "bedak" dengan warna translucent atau netral. Jenis warna ini tidak akan membuat wajah anda yang telah memakai alas "bedak" dan concealer jadi menyolok.

2. Jika ingin 'benah-benah' wajah di siang hari, pilihlah "bedak" berwarna netral. Hindari warna pink atau kuning.

3. Jika "memakai bedak" pada wajah polos, sesuaikan dengan warna kulit anda. Namun, jika anda telah "memakai" foundation, pakailah "bedak" dengan warna satu tingkat lebih terang dari warna kulit.

4. Jika "memakai bedak" di bawah mata, pakailah yang warnanya lebih terang dibanding dengan warna "bedak" di bagian wajah lainnya. Trik ini untuk menutup area bawah mata yang cenderung lebih gelap. Maka 'bingkai' mata anda pun terlihat lebih segar dan cerah.

5. Ingin tahu "bedak" berkualitas? Tes dengan cara bubuhkan "bedak" pada punggung tangan anda. "Bedak" berkualitas memiliki aroma yang baik, bubuk selembut sutera dan dapat menutupi kulit secara merata.

Berikut ini tips "memakai bedak" dari Gusnaldy (Power Style Salon - Fatmawati):
1. Setiap kali hendak "memakai bedak", jangan lupa bersihkan lebih dulu wajah anda dengan tissue, apalagi bila kulit anda cenderung berminyak.

2. Jika "memakai bedak" bubuk, usapkan ke wajah dengan spons lembut.

3. Untuk menghilangkan serbuk-serbuk "bedak" yang berlebihan, bersihkan dengan menyapukan kuas besar ke wajah anda.

4. Jika "memakai" cream powder, oleskan tipis-tipis dengan spons padat berujung lancip. Jangan lewatkan dahi, dekat anak rambut, area bibir, hidung, kelopak dan bawah mata.

5. Bagi yang ingin memakai puff bulu, oleskan "bedak" dengan cara menekan dari dahi sampai seluruh permukaan wajah arah jarum jam. Bila tak punya puff bulu, bisa "memakai" cotton ball/kapas.

(Sumber: Majalah Cosmopolitan, edisi Juli 2002).

"Manfaat Bedak Untuk Wajah"

"Wanita mana yang tidak bersahabat dengan "bedak"? Coba intip tas teman wanita yang selalu tampil chic di kantor, pasti ia selalu membawa cmpact powder."


"Bedak" memang salah satu perlengkapan make-up yang bekerja sebagai 'dasar' pada kulit "wajah" anda. Maka memakai "bedak" boleh dikatakan salah satu hal wajib bagi seorang wanita. Mengapa wanita harus ber"bedak"? Karena "bedak" mempunyai beberapa manfaat untuk "wajah" kita, antara lain:
1. "Bedak" memberi hasil akhir pada "wajah" polos.
Walau tidak memakai alas "bedak" dan concealer, apabila memakai "bedak" "wajah" dapat bersinar cerah seketika.

2. "Bedak" mengkoreksi kosmetik pada "wajah"
Seberapapun kesalahan yang anda lakukan dalam ber-make-up, dapat dibetulkan dengan 'sentuhan' "bedak". Misalnya, apabila pemakaian blush-on atau eyeshadow terlalu tebal, anda dapat menipiskannya dengan menyapukan "bedak". Selain itu juga disarankan supaya anda menyapukan sedikit "bedak" bubuk di bawah mata, sebelum memakai maskara dan eyeshadow. Setelah selesai, hapus "bedak" tersebut dengan memakai kuas besar. Sehingga, serbuk-serbuk sisa kosmetik tidak bertebaran di bawah mata. Itulah cara "bedak" 'menyelamatkan' "wajah" anda!

3. "Bedak" membantu aplikasi kosmetik pada "wajah".
Maksudnya, bila anda telah ber"bedak", maka pemakaian eyeshadow, blush-on, pensil alis, eyeliner maupun maskara pada "wajah", jadi lebih mudah. Make-up jenis apapun pada "wajah" jadi lebih mudah dioleskan.

4. "Bedak" menjadikan make-up tahan lama.
Tidak dapat disangkal, dengan memakai "bedak"  maka make-up dapat menempel pada kulit "wajah" lebih lama.

5. "Bedak" sebagai penangkal minyak.
Apabila 'minyak' pengganggu mulai muncul di sekitar dahi, hidung, pipi dan dagu dapat lenyap seketika apabila diolesi "bedak". Anda dapat terlihat segar meskipun sore telah menjelang.

(Sumber: Majalah Cosmopolitan, edisi Juli 2002).

Sabtu, 21 Januari 2012

"Etika Buka Tutup Pintu"

"Etika anda memang paling diuji saat berhadapan dengan orang lain. Tampilkan kesan yang baik saat anda berada di tempat umum, terutama pada saat melewati "pintu" umum yang "buka tutup".


Ada beberapa hal yang harus anda lakukan untuk menjaga etika:

1. Berjalanlah di sebelah kanan saat berada di lorong atau tangga. Jalanlah perlahan apabila mendekati belokan, untuk mencegah supaya anda tidak bertabrakan dengan orang yang berjalan dari arah berlawanan.

2. Apabila sedang berjalan bersama-sama orang lain dan akan masuk atau keluar "pintu", segera "buka pintu" lalu lewati. Lebih baik lagi jika anda juga bersedia memegang "pintu"  untuk orang yang berada tepat di belakang anda.

3. Apabila memasuki "pintu" berputar, segera masuk dan tunggu sampai semua rekan sudah masuk, baru melanjutkan berjalan.

4. Sebelum memasuki lift, beri kesempatan untuk orang yang keluar lebih dahulu. Setelah itu baru anda masuk.

5. Apabila anda jadi orang yang terdekat dari control panel dalam lift, tanya dan bantulah orang lain untuk menekan tombol ke lantai tujuan mereka.

6. Tekan tombol open sampai semua orang sudah masuk atau keluar lift dengan baik.

7. Kalau anda melihat orang berlari mengejar lift, berbaik hatilah untuk menjaga "pintu" tetap ter"buka" dan ia tidak ketinggalan.
8. Apabila anda yang mengemudi, jangan lupa "buka"kan "pintu" penumpang sebelum anda masuk. Terlihat kurang sopan kalau anda membiarkan orang menunggu di luar sampai anda mem"buka pintu".

(Sumber: Majalah Cosmopolitan, edisi Juli 2002).

"Kulit Gatal Saat Stres"

"Kulit" jadi merah dan "gatal" karena pertengkaran, bukanlah hal yang biasa. Maka dari itu cegahlah pertengkaran dengan orang lain".


"Stres" menyebabkan "kulit" mengeluarkan zat histamin, substansi yang sama saat anda terkena alergi. Karena zat itu "kulit" jadi tampak seperti terbakar," jelas dr. Diane Madfes, Manhattan, New York. "Stres" karena pertengkaran inilah yang menyebabkan "gatal" dan merah pada "kulit". Biasanya dokter "kulit" akan memberikan obat anti histamin untuk meredakannya.

Solusi terbaik, cobalah bicara dengan orang terdekat anda, supaya tidak terlalu sering bertengkar di kemudian hari. Hati damai "kulit" pun sehat.

(Sumber: Majalah Cosmopolitan, edisi Juli 2002).

"Buang Kebiasaan Tidak Sehat"

"Selain "kebiasaan" yang menguntungkan, ada juga "kebiasaan" yang merugikan dan mengganggu ke"sehat"an."


Ada beberapa "kebiasaan" tidak "sehat"  yang harus anda buang, antara lain:

1. "Kebiasaan" membaca buku di tempat yang penerangannya kurang memadai.
Kita sering mengabaikan "kebiasaan" buruk ini. Apalagi kalau sedang seru membaca novel. Selama huruf-huruf di buku masih terbaca, kita terus saja membaca. Kalau didiamkan terus, "kebiasaan" ini dapat merusak mata. Pasalnya, mata terpaksa bekerja di luar kemampuannya.

2."Kebiasaan" nonton TV terlalu dekat.
Cahaya terang yang keluar dari pesawat televisi, apabila terlalu dekat dapat merusak mata. Lama-kelamaan membuat syaraf-syaraf mata melemah sehingga kemampuan penglihatan pun mengendur.

3. "Kebiasaan" tidak mencuci tangan sebelum makan.
Akibatnya kuman yang menempel di tangan atau kuku akan masuk lewat mulut. Andapun akan mengalami infeksi perut. Oleh karena itu, sesibuk apapun, usahakan cuci tangan dulu sebelum makan.

4. "Kebiasaan"  menggigit-gigit kuku.
Memang asyik melakukannya, apalagi saat stres. Tapi kalau "kebiasaan"  ini dibiarkan terus, bentuk kuku jadi tidak karuan dan kuman akan masuk lewat mulut.

5. "Kebiasaan" makan tidak tepat waktu.
Sekali dua kali "kebiasaan" ini  efeknya tidak fatal. Paling-paling masuk angin. Untuk jangka panjang, "kebiasaan" ini dapat merusak lambung. Masalahnya lambung yang bekerja terlalu lama dalam keadaan kosong akan terluka.

(Sumber: Majalah Cosmopolitan, edisi Juli 2002).

"Makanan Alami Untuk Kulit Sehat"

"Cobalah "makan" "makanan alami" supaya "kulit" anda "sehat".


1. Bawang Putih.
Baik untuk melancarkan sirkulasi darah hingga tekanan normal dan tubuh tidak mudah infeksi. Bawang putih juga dapat membuat "kulit" wajah terlihat cemerlang dan membantu mencegah terjadinya bercak-bercak hitam.

2. Mangga.
Mengandung beta carotene tinggi (unsur utama pembentuk vitamin A). Unsur ini berfungsi sebagai antioksidan yang sangat ampuh untuk mengembalikan keremajaan dan mencegah iritasi "kulit".

3. Alpukat.
Mengandung vitamin B6 yang baik untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan mencegah penuaan pada "kulit" dalam jangka waktu panjang.

4. Ikan Salmon.
Omega-3 yang terkandung di dalamnya baik untuk mencegah "kulit" supaya tidak mudah terbakar, menguatkan sel-sel "kulit" supaya tetap kencang dan mencegah terjadinya penggumpalan darah.

(Sumber: Majalah Cosmopolitan, edisi Juli 2002)

"Bagaimana Mencegah Infeksi Kandung Kemih"

"Jus anggur ternyata dapat mengusir bakteri dari saluran "kandung kemih".


Gangguan di daerah kewanitaan dapat terjadi karena bakteri di sekitar vagina dan dubur masuk ke "kandung kemih" melalui saluran kencing. Terutama saat berhubungan seksual, jelas Jill Maura Rabin, Kepala Bagian Uroginekolog di Long Island Jewish Medical Center di New Hyde Park, New York. Supaya bakteri tidak masuk, sebaiknya buang air kecil sebelum dan sesudah bercinta (ini akan mendorong bakteri keluar), mandi setiap hari dan sehabis olahraga, serta kenakan celana dalam katun yang mudah menyerap keringat. 

Minum jus anggur atau jus mengkudu (dapat dibeli di toko-toko swalayan besar) setiap hari, juga membantu menutup kemungkinan masuknya bakteri ke dalam "kandung kemih", sekaligus membunuh bakteri-bakteri tersebut.

(Sumber: Majalah Cosmopolitan, edisi Juli 2002).

Jumat, 20 Januari 2012

"Cara Menyimpan Kopi Yang Tepat"

"Tak ada yang menandingi nikmatnya meneguk "kopi" hangat di sore hari. Agar makin nikmat, pelajari cara "menyimpan" "kopi" yang tepat."


1. "Simpan" bubuk "kopi" dalam wadah tertutup rapat. Udara dan kelembaban adalah musuh utama "kopi" yang harus dihindari.

2. Wadah dari gelas adalah pilihan terbaik. Karena gelas tidak akan "menyimpan" minyak atau aroma "kopi", sehingga tidak mempengaruhi kualitas "kopi" yang di"simpan" berikutnya.

3. Bila  menggunakan wadah dari gelas, "simpan" di tempat yang tidak terkena sinar matahari. Karena sinar matahari dapat mengurangi kesegaran bubuk"kopi".

4. Jangan masukkan "kopi" dalam lemari pendingin, karena dapat mengurangi rasanya. Saat dikeluarkan dari lemari pendingin, wadahnya akan berembun dan akan menyebabkan bubuk "kopi" jadi lembab.

5. Untuk mendapatkan fresh "coffee", beli "kopi" yang baru digiling, dan beli secukupnya untuk persediaan seminggu.

6. Kalau harus "menyimpan" "kopi" dalam jumlah banyak, pisahkan menjadi beberapa bungkus kecil yang masing-masing cukup untuk konsumsi selama seminggu.

(Sumber: Majalah Cosmopolitan, edisi Juni 2002).