Kamis, 31 Desember 2009

"HORMON DAN MANFAATNYA UNTUK WANITA"

"Pada setiap tahapan usia manusia, teristimewa pada "wanita", "hormon" - terutama "hormon" seksual / reproduksi - membawa pengaruh yang cukup besar, baik secara fisik maupun psikis".



Peran "hormon" dalam kehidupan manusia sangatlah penting, terutama untuk mengatur fungsi berbagai organ tubuh dan metabolisme. Sejak lahir, kita tidak dapat lepas dari "hormon". Ketidak-seimbangan kadar "hormon", sekecil apapun, dapt mengakibatkan berbagai macam kelainan dan gangguan penyakit.


"Hormon" merupakan zat kimiawi yang dihasilkan tubuh secara alami. Begitu dikeluarkan, "hormon" akan dialirkan lewat darah menuju pelbagai jaringan sel. "Hormon" ini akan menimbulkan efek tertentu yang sangat spesifik sesuai fungsinya dan tergantung pada sel reseptornya.


"Hormon" tidak hanya mempengaruhi perubahan fisik, tapi juga perubahan psikologis dan perasaan hati kita. Contoh paling nyata adalah ketika seorang "wanita" sedang mengalami PMS (Pre-Menstrual Syndrome = Sindrom Pra-Menstruasi). Pada periode sindrom pra-Menstruasi ini, kadar "hormon" "wanita" biasanya akan bergejolak, yang dapat mengakibatkan perubahan emosional. Maka tak heran "wanita" pada masa PMS menjadi lebih sensitif, mudah tersinggung dan fluktuasinya pun sering naik turun tidak menentu.


Tidak hanya itu. Pada setiap tahapan usia manusia, teristimewa pada "wanita", "hormon" - terutama "hormon" seksual / reproduksi - membawa pengaruh yang cukup besar, baik secara fisik maupun psikis. Karena itulah "hormon" reproduksi ini sering digeneralisasikan sebagai "hormon" "wanita" atau "hormon" pria. Pengaruh "hormon" pada "wanita" remaja dan 20-an tahun akan berbeda dengan "wanita" usia 30-an, apalagi dengan "wanita" usia 40-an yang sudah mendekati usia menopause.


Kadar "hormon" dan kemampuannya akan menurun seiring dengan bertambahnya usia. Misalnya, "hormon" pertumbuhan berkurang, otot akan menjadi lebih kecil. "Hormon" aldosteron juga berkurang, orang tua lebih mudah mengalami dehidrasi, kekurangan cairan tubuh.


Setelah makan, pankreas tubuh mengeluarkan "hormon" insulin. Umumnya kemampuan insulin ini tidak banyak berubah sekalipun usia bertambah tua. Namun, pada beberapa orang tua, penurunan kemampuan insulin dapat terjadi dan mengakibatkan disbetes.


"Hormon" seks juga menurun. Gairah seksual orang tua tidak akan lagi menggebu-gebu seperti ketika masih berusia muda.


PENGARUH "HORMON" PADA "WANITA" USIA REMAJA.

Memasuki usia pubertas, campur tangan "hormon" pada perubahan fisik dan psikis "wanita" cukup besar. "Hormon" yang ada dalam tubuh seorang "wanita" adalah "hormon" estrogen, progesteron dan sedikit androgen.

- Estrogen berfungsi mengatur pertumbuhan fisik dan kematangan seksual seorang "wanita".


- Progesteron berfungsi mengatur siklus menstruasi setiap bulan dan menjaga kelangsungan suatu kehamilan.


- Androgen berfungsi untuk meningkatkan libido (gairah seksual) seorang "wanita". Androgen digeneralisasikan sebagai "hormon" pria, karena memang "hormon" ini yang menyebabkan karakter fisik dan sifat-sifat laki-laki.


Perubahan nyata yang ditimbulkan "hormon" estrogen pada gadis usia remaja :

- Berkembangnya organ dan sistem reproduksi "wanita", yang ditandai dengan dimulainya haid sebagai akibat peluruhan sel telur yang tidak dibuahi.


- Meningkatnya jaringan lemak pada daerah pinggul dan payudara sehingga tubuh kanak-kanak yang tadinya masih lurus, di usia remaja mulai membentuk lekuk liku khas tubuh seorang "wanita" dewasa. Umumnya peningkatan jaringan lemak akan juga menyebabkan timbulnya jerawat pada "wanita" remaja.


- Tumbuhnya rambut di sekitar daerah pubis (alat kelamin) dan ketiak.


- Kadar pengeluaran keringat meningkat. Sehingga jika tubuh tidak dirawat dengan baik pada masa-masa ini, akan berakibat pada timbulnya masalah bau badan (BB).


- Secara psikis, mulai timbul rasa ketertarikan pada lawan jenis.


Beberapa masalah yang umum terjadi pada "wanita" usia remaja :

- Masalah jerawat dan kulit berminyak.

- Bau badan

- Siklus haid yang tidak teratur.


Semua gangguan ini sekali lagi tidak lepas dari pengaruh "hormon". Meski begitu tak perlu khawatir, asalkan tahu acara penanganannya, gangguan ini dapat terselesaikan.


Untuk mengatasi jerawat membandel misalnya, dapat menggunakan obat jerawat berupa salep atau pil istimewa yang mengandung CPA (Cyproterone Acetate) untuk mengobati gangguan jerawat yang disebabkan oleh kelebihan salah satu "hormon" yaitu androgen.
Ketidak-seimbangan kadar "hormon" androgen atau peningkatan sensitivitas kelenjar minyak terhadap androgen akan memicu produksi minyak berlebih sehingga menyebabkan timbulnya berbagai masalah kulit seperti kulit berminyak, komedo, kulit bersisik, ketombe, bahkan jerawat dan hirsutisme (tumbuhnya rambut pada daerah yang abnormal). Karena penyebabnya adalah androgen tentu pengobatan yang tepat adalah dengan suatu anti-androgen, misalnya CPA yaitu suatu progesteron unik, dengan sifat anti-androgenik kuat.


Berbeda dengan antiniotik atau obat topikal yang bekerja mengobati infeksi di permukaan kulit. CPA bekerja jauh di bawah kulit yaitu dengan mencegah produksi minyak yang berlebihan. Jadi CPA mencegah timbulnya jerawat baru dan oleh karena minyak pada wajah berkurang, secara otomatis infeksi atau peradangan pada jerawat lama juga disembuhkan. Biasanya setelah pengobatan berjalan 1-2 bulan akan terasa berkurangnya minyak pada kulit wajah dan setelah 3-4 bulan akan terlihat perbaikan.


Pil yang mengandung CPA (sebagai progesteron) dan Etinil Estradiol (sebagai estrogen) ini juga dapat mengatasi gangguan siklus haid sehingga membuat siklus haid menjadi teratur dan dapat mengurangi gejala sindrom pre-menstruasi.


Bermasalah dengan bau badan? Gampang, sekarang sudah banyak beredar produk-produk deodoran, atau produk jamu-jamuan tradisional. Konon daun sirih dapat membantu menghilangkan masalah bau badan ini.


Pada dasarnya, yang terpenting untuk dilakukan pada masa puber ini adalah perawatan wajah dan tubuh secara teratur dan baik. Menjaga kebersihan (higiene) tubuh adalah salah satu cara terbaik untuk mencegah timbulnya berbagai masalah kulit dan bau badan.


PENGARUH "HORMON" PADA "WANITA" USIA DUA PULUHAN.

Usia dua puluhan merupakan usia reproduktif bagi "wanita". Pengaruh "hormon" ditandai dengan pematangan organ-organ reproduksi (indung telur, rahim dan sebagainya) dan semakin sempurnanya sistem reproduksi kewanitaan. Usia reproduktif seorang "wanita" sebenarnya antara usia 20 hingga 35 tahun. Karenanya tak heran banyak "wanita" yang menikah di sekitar usia ini. Secara medis memang sangat dianjurkan untuk hamil dan melahirkan pada periode usia tersebut.

Masalah umum yang dihadapi "wanita" usia dua puluhan antara lain :

- Masalah stres.

- Kegelisahan.

- Migren.

-Gejala kanker payudara.

- Kista di rahim.

- Infertilitas.


PENGARUH "HORMON" PADA "WANITA" USIA TIGA PULUHAN.

Memasuki usia tiga puluhan, produksi "hormon" estrogen kemungkinan akan mulai menurun karena jumlah sel telur (ovum) sudah berkurang dan ada yang mulai menua. Menurunnya produksi "hormon" estrogen otomatis juga mempengaruhi tingkat kesuburan seorang "wanita". Maka ada kemungkinan kehamilan pada masa ini lebih sulit terjadi dan persalinan (utamanya yang pertama kali) lebih beresiko, apalagi di atas usia 35 tahun.


Untuk mengatasi masalah sulit hamil ini, biasanya dokter ahli kandungan akan menerapkan terapi "hormon"al. Pada terapi "hormon"al, yang ditingkatkan tidak lain adalah produksi "hormon" estrogen dan progesteron. Tujuannya agar tingkat kesuburan meningkat sehingga kemungkinan untuk hamil menjadi lebih besar.


Pada masa-masa setelah melahirkan, "hormon" juga sangat berpengaruh pada keadaan fisik dan psikis "wanita" yang baru melahirkan. Gejala ini dikenal dengan istilah sindroma post natal. Salah satu gejala umum yang dialami "wanita" yang baru melahirkan adalah baby blues syndrome yang dapat menyebabkan suasana hati "wanita" yang baru melahirkan jadi sering tidak menentu, apalagi kalau tidak mendapat dukungan yang cukup dari suami. Kalau tidak cepat ditangani, baby blues dapat berkembang menjadi depresi.

Penelitian di Amerika, mengkaitkan depresi dengan salah satu penyebab ketidak-suburan atau infertilitas. Jika anda pernah atau sering mengalami depresi, sebaiknya segera konsultasikan kepada psikolog anda, atau cobalah untuk bicara dengan kerabat dekat anda baik suami, orang tua maupun sahabat.


PENGARUH "HORMON" PADA "WANITA" USIA EMPAT PULUHAN.

Menjelang pertengahan usia empat puluhan, "wanita" akan mengalami masa menopause. Istilah menopause merupakan menstruasi terakhir, yang umumnya terjadi pada usia 45-50 an dari seorang "wanita", dimana ovarium (yang memproduksi "hormon" "wanita" - estrogen dan progesteron) secara bertahap mengalami penurunan fungsi, sehingga lambat laun menyebabkan turunnya kadar "hormon-hormon" tersebut dalam tubuh. Penurunan ini terjadi khususnya pada "hormon" estrogen dan progesteron yang dapat menyebabkan perubahan-perubahan fisik dan emosional. Dokter biasanya menyebut periode ini sebagai klimakterik yang berlangsung pada usia 45-65 tahun.

Gejala yang timbul pada masa klimakterik dapat dibedakan menjadi dua :

1. Gejala klimakterik jangka pendek :

- Siklus haid yang tidak teratur.

- Gejolak panas. Gejala ini berupa timbulnya semburan panas yang menyebar dari dada dan leher sampai ke wajah, sehingga menjadi kemerah-merahan.

- Kecenderungan berkeringat banyak. Hal ini seringkali terjadi pada malam hari bersamaan dengan timbulnya gejolak panas.

- Sulit tidur.

- Perasaan mudah marah.

- Penuaan kulit.

- Dengan adanya proses penuaan, kulit akan menjadi tipis dan kering serta kehilangan elastisitasnya.

- Problem di daerah sekitar alat kelamin yaitu vagina menjadi menyusut, menyempit, kehilangan elstisitas dan kandung kemih akan mengalami kesulitan dalam menahan buang air kecil.

- Penambahan berat badan.


2. Resiko jangka panjang yang membahayakan kesehatan seseorang.

- Osteoporosis.
Secara khusus, estrogen mempunyai arti penting dalam menjaga kekuatan tulang. Menurunnya produksi estrogen dan kekurangannya di dalam tubuh akan menyebabkan hilangnya kepadatan tulang yang dapat mengakibatkan terjadinya patah tulang / fraktur pada masa klimakterik.

- Penyakit kardiovaskuler.
Sampai pada saat menopause, ovarium memproduksi estrogen yang melindungi jantung dan pembuluh darah dari artherosclerosis (penebalan dinding arteri). Setelah menstruasi terakhir, kadar estrogen akan menurun dan efek perlindungan terhadap artherosclerosis akan menghilang. Hal ini dapat meningkatkan resiko kemungkinan serangan jantung dan stroke.


Semua gejala tersebut disebabkan oleh menurunnya produksi estrogen melalui proses alami. Gejala-gejala yang sama juga terjadi setelah pengangkatan ovarium melalui oprasi (ovariectomy).

Karena penyebab timbulnya berbagai gangguan adalah kekurangan estrogen, maka cara yang paling tepat dan alami adalah mengobati semua gangguan tersebut dengan menggantikan estrogen yang hilang. Hal ini yang disebut dengan terapi sulih "hormon" (HRT). Sebelum diberikan HRT, sebaiknya dilakukan tanya jawab dan pemeriksaan fisik serta hal-hal penunjang lainnya (jika diperlukan) oleh dokter.

Karena tujuan terapi sulih "hormon" adalah untuk menggantikan estrogen yang hilang, maka estrogen yang paling tepat untuk digunakan adalah estrogen alami yaitu estrogen yang sama seperti yang diproduksi oleh indung telur. Hal ini sangat berbeda dengan estrogen sintesis yang jauh lebih kuat.

Terapi sulih "hormon" akan mampu mengatasi berbagai gangguan jangka pendek dan jangka panjang yang disebabkan oleh penurunan estrogen. Disamping itu terapi ini juga akan membuat dinding vagina menjadi lebih elastis, yang tentunya akan sangat membantu dalam melakukan hubungan seksual.

Senin, 28 Desember 2009

"DEMOGRAFI - MASALAH PENDUDUK"

"Komposisi "penduduk" dalam arti "demografi" adalah komposisi "penduduk" menurut umur dan jenis kelamin. Kedua variabel ini sangat mempengaruhi pertumbuhan "penduduk" di masa mendatang."



"Demografi" adalah ilmu yang mempelajari persoalan dan keadaan perubahan-perubahan "penduduk" atau dengan kata lain segala hal ikhwal yang berhubungan dengan komponen-komponen perubahan tersebut seperti : kelahiran, kematian, migrasi, sehingga menghasilkan suatu keadaan dan komposisi "penduduk" menurut umur dan jenis kelamin tertentu.


Tujuan pokok "demografi" :
1. Mempelajari kuantitas dan distribusi "penduduk " dalam suatu daerah tertentu.

2. Menjelaskan pertumbuhan masa lampau, penurunannya dan persebarannya dengan sebaik-baiknya dan dengan data yang tersedia.

3. Mengembangkan hubungan sebab akibat antara perkembangan "penduduk" dengan bermacam-macam aspek organisasi sosial.

4. Mencoba meramalkan pertumbuhan "penduduk" di masa yang akan datang dan kemungkinan-kemungkinan konsekuensinya.


DINAMIKA "PENDUDUK"

Pertumbuhan "penduduk" adalah merupakan keseimbangan yang dinamis antara kekuatan-kekuatan yang menambah dan kekuatan-kekuatan yang mengurangi jumlah "penduduk". Secara terus-menerus "penduduk" akan dipengaruhi oleh jumlah bayi yang lahir (menambah jumlah "penduduk"), tetapi secara bersamaan pula akan dikurangi oleh jumlah kematian yang terjadi pada semua golongan umur. Sementara itu migrasi juga berperan: Imigran (pendatang) akan menambah dan Emigran akan mengurangi jumlah "penduduk".

Jadi pertumbuhan "penduduk" diakibatkan oleh 4 (empat) komponen, yaitu : kelahiran (fertilitas), kematian (mortalitas), in-migration (migrasi masuk) dan out-migration (migrasi keluar). Selisih antara kelahiran dan kematian disebut reproductive change (perubahan reproduktif) atau natural increase (pertumbuhan alamiah). Selisih antara in-migration dan out-migration disebut net-migration atau migrasi neto. Jadi pertumbuhan "penduduk" hanya dipengaruhi oleh 2 (dua) cara yaitu : melalui perubahan reproduksi dan migrasi neto.


PERTAMBAHAN "PENDUDUK" DAN PEMBANGUNAN EKONOMI.

Studi tentang ke"penduduk"an telah menjadi subyek yang menarik di antara para ahli ilmu-ilmu sosial juga diantara mereka yang mempunyai minat untuk mengerti masalah dasar dan kebutuhan manusia.

Pada tahun-tahun terakhir ini, masalah sosial dan ekonomi telah membawa arah ke makin dekatnya perhatian diberikan kepada hubungan antara demograsi, sosio-ekonomi dan faktor-faktor lainnya ke dalam dua pendekatan, yaitu :

1. Besar (size), komposisi dan distribusi "penduduk" akan mempengaruhi kegiatan-kegiatan sosial dan ekonomi masyarakat.

2. Keadaan ekonomi dan lingkungan akan menentukan tingkat dan pola kelahiran, mortalitas dan migrasi.

1. Besar, komposisi dan distribusi "penduduk".
Jumlah "penduduk" atau besarnya biasanya dikaitkan dengan pertumbuhan income per capita negara tersebut, yang secara kasar mencerminkan kemajuan perekonomian negara tersebut.

Ada pendapat yang mengatakan bahwa jumlah "penduduk" yang kasar adalah sangat menguntungkan bagi pembangunan ekonomi. Tetapi ada pula yang berpendapat bahwa justru penduduk yang sedikitlah yang dapat mempercepat proses pembangunan ekonomi ke arah yang lebih baik.

Disamping kedua pendapat tersebut ada pendapat yang mengatakan bahwa jumlah "penduduk" suatu negara harus seimbang dengan jumlah sumber-sumber ekonominya, baru dapat diperoleh kenaikan pendapatan nasionalnya. Jumlah "penduduk" tidak boleh terlampau banyak. Inilah yang dikemukakan dalam teori "penduduk" optimum.

Komposisi "penduduk" dalam arti "demografi" adalah komposisi "penduduk" menurut umur dan jenis kelamin. Kedua variabel ini sangat mempengaruhi pertumbuhan "penduduk" di masa mendatang. Misalnya dalam suatu negara terdapat "penduduk" umur tua (45 tahun lebih) lebih banyak, maka dapat diharapkan nedara tersebut mempunyai angka kelahiran yang rendah dan angka kematian yang tinggi, sehingga mengakibatkan pertumbuhan "penduduk" yang rendah. Demikian pula ketidak-seimbangan jumlah "penduduk" laki-laki dan wanita, bisa mengakibatkan rendahnya fertilitas dan rendahnya angka pertumbuhannya. Ketidakseimbangan itu akan mempengaruhi pula keadaan sosial, ekonomi dan keluarga.

Komposisi umur "penduduk" biasanya digambarkan dalam piramida "penduduk" yang dapat mencerminkan apakah negara tersebut mempunyai ciri "penduduk" tua atau muda.

Ciri komposisi dan distribusi umur ini dapat pula dipakai sebagai ukuran perbandingan beban tanggungan, yaitu angka yang menyatakan perbandingan antara banyaknya orang yang tidak produktif (umur di bawah 15 tahun dan umur diatas 65 tahun) dengan banyaknya orang yang termasuk produktif secara ekonomi (15-64 tahun).


2. Keadaan Ekonomi dan Lingkungan akan mempengaruhi tingkat dan pola fertilitas, mortalitas maupun migrasi.
Pembangunan ekonomi suatu negara dapat mempengaruhi tingkat fertilitas maupun mortalitas suatu negara. Pendapat ini sesuai dengan apa yang disebut dengan teori transisi demografi, yaitu teori yang menerangkan perubahan "penduduk" dari tingkat pertumbuhan yang stabil tinggi (tingkat kelahiran dan kematian yang tinggi) ke tingkat pertumbuhan rendah (tingkat kelahiran dan kematian rendah).

Teori ini tidak berlaku umum. Pembangunan ekonomi dapat merupakan faktor yang cukup untuk membawa tingkat kelahiran dan kematian ke tingkat yang lebih rendah, tetapi bukan merupakan faktor yang harus ada.

Minggu, 27 Desember 2009

"JAPANISHE KRISTALL ALGAE"

"Yang terpenting "Kristal Algae" dapat digunakan untuk penyembuhan :

Tekanan darah tinggi, masalah jantung, masalah ginjal, masalah syaraf dan masalah penyakit dalam." Algae" ini juga dapat mencegah secara nyata penyebaran sel-sel kanker".



Dinyatakan oleh peneliti Jepang, bahwa aktivitas system kekebalan yang terdapat dalam tubuh manusia naik menjadi 2X lipat terutama yang disebut sel pembunuh yang mempunyai tugas membunuh sel-sel kanker. "Algae" ini dapat tumbuh dengan cepat, maka dari itu bisa didapatkan dari teman. "Algae" ini dikembang-biakkan dalam wadah yang terbuat dari plastik atau gelas dan tidak boleh yang terbuat dari metal.


CARA MEMELIHARA "ALGAE" ini :


1. 3 (tiga) sendok teh "kristal algae" diletakkan dalam wadah, diberi 2 (dua) sendok teh gula pasirdengan 7 (tujuh) buah kismis kering yang dicuci dan tidak mengandung sulfar.


2. Semua itu diberi air sebanyak 1 (satu) liter, ditutup wadahnya dan diamkan semalam.


3. Keesokan harinya air dituang ke dalam botol plastik (untuk diminum) dengan....... menggunakan corong dan saringan plastik agar "kristal algae"nya terjaring, lalu dicuci dengan air bersih dan dimasukkan lagi ke dalam wadahnya yang juga sudah dicuci bersih. Beri lagi gula pasir sebanyak 2 (dua) sendok teh dengan 7 (tujuh) buah kismis yang kemarin (..... tidak perlu diganti). Tambahkan 1 (satu) liter air lalu simpan lagi. Begitu seterusnya.

4. Dianjurkan, ketika mengganti air baru masukkan juga beberapa tetes air yang telah siap untuk diminum.

5. Air yang sudah dituang dalam botol siap diminum sebagai obat.

6. Kismis keringnya diganti 1 (satu) minggu sekali.

7. Tanpa gula pasir dan kismis serta pemakaian wadah metal dapat mengakibatkan "kristal algae" mati.


KEGUNAANNYA:

Yang terpenting "Kristal Algae" dapat digunakan untuk penyembuhan :
Tekanan darah tinggi, masalah jantung, masalah ginjal, masalah syaraf dan masalah penyakit dalam." Algae" ini juga dapat mencegah secara nyata penyebaran sel-sel kanker. Jika perawatan .... penyembuhan sudah selesai, "kristal algae" ini tetap dipelihara seperti ditulis diatas. Jika ....... mau diminum, airnya dibuang saja atau digunakan untuk mencuci muka. "Kristal algae" ini juga mudah didapatkan. Jika sudah tidak mau merawatnya sebaiknya diberikan kepada orang lain yang membutuhkan. "Kristal algae" dapat berkembang biak dan bisa dibagi-bagikan kepada orang yang membutuhkannya.

UKURAN PENGGUNAANNYA :

Syaraf : 1 (satu) liter per hari.
Abcess dalam maag : 1 (satu) liter per hari (abcess dalam maag hilang dalam 2 (dua) minggu).
Ashma dan Bronchitis : 1 (satu) liter per hari (untuk ashma butuh waktu agak lama).
Kurang darah/asalah sel-sel darah : 1 (satu) liter per hari ( 2 liter untuk yang sudah parah).
Masalah kulit/Eksim : 1/2 liter per hari (oleskan langsung algaenya lalu keringkan) .... Muka dan tangan lalu dicuci dengan air. Dalam waktu 1-2 minggu eksim sembuh. Juga untuk yang sudah parah.

Jika diminum tiap hari sebanyak 1 (satu) liter, maka dapat menormalkan tekanan darah tinggi.


KETERANGAN SECARA UMUM :

Penduduk di Kaukasus mengetahui keampuhan dari "kristal algae" ini sudah.....
Meminum airnya dari masih anak-anak, makanya di tempat ini mereka dapat berumur panjang bisa mencapai umur 110 (seratus sepuluh) tahun.

Disini adalah satu-satunya tempat di dunia yang penduduknya bisa mencapai usia lanjut dengan tubuh yang benar-benar sehat (menurut nara sumber tak dikenal, di Toscana/Italia juga ada satu daerah yang dikenal dengan orang-orangnya yang hidup sehat sampai umur lanjut).

Menurut peneliti. Prof. Merlie, yang sepanjang hidupnya meriset tentang "algae", bahwa di daerah yang disebut diatas tidak dikenal penyakit seperti TBC, kanker, sakit maag dan lain-lain. Di Jerman, Dr. Dressen sudah menangani "algae"-"algae" jenis ini sejak perang Dunia I. "Algae"-"algae" ini dapat menyembuhkan ashma dan masalah-masalah pernafasan, penyakit lever, gangguan empedu, penyakit kantung kemih dan sebagian penyakit-penyakit parah.


KEMUNGKINAN DIPERGUNAKAN JUGA UNTUK :

Penyakit syaraf, benjolan-benjolan di dalam tubuh, bronchitis, samtlichen sideroblasten (keime), serangan jantung, empedu, lever, infeksi ginjal, sakit kuning, penyakit usus, buang-buang air, susah BAB, kurang darah, penyakit luar dan eksim.


YANG TERPENTING :

"Algae" menghindari kebusukan-kebusukan dalam usus, dan bisa menyembuhkannya yang membuat orang sehat dan panjang umur (karena hidup itu adalah karunia Tuhan dan umur ada di tangan-Nya, maka kita harus menjaga tubuh kita tetap sehat dan tidak penyakitan).

Pribahasa Kuno mengatakan : Kematian itu ada di dalam usus kita.

"WISATA AKHIR TAHUN 2009"

JADWAL "WISATA" AKHIR TAHUN "2009"


23 Des. "2009" : 20.00 WIB... Berangkat "wisata" dari rumah.

24.00 WIB... "Wisata" Kuliner..... Makan Malam di Rumah Makan Papin - Pasir Putih - Situbondo.


24 Des. "2009" : 01.00 WIB.... Menuju ke Penyebrangan Ketapang. - Banyuwangi.... Untuk ber"wisata" Bahari....


04.00 WIB... Sampai di Ketapang (santai menunggu kapal ke "Pulau Dewata").


06.00 WITA.... Sampai di Gilimanuk, istirahat.

06.30 WITA.... Meneruskan perjalanan sambil menikmati "wisata" alam nan indah permai di sepanjang Taman Nasional yang pemandangannya masih terlihat hijau alami.

08.00 WITA.... Sampai di "COZY RESTO & COUTAGE" di Desa Temukus - Seririt - Singaraja. Istirahat, mandi dan persiapan "wisata".


09.30 WITA.... Berangkat. Breakfast. Perjalanan "wisata" ke Tanah Lot (urung karena hujan lebat). Menuju Bedugul melihat pemandangan dan ber"wisata" belanja di sekitar lokasi Bedugul.


11.30 WITA.... Perjalanan menuju "wisata" belanja JOGER... BUKAN CABANG (Tapi Sekedar) TEMAN alias TEMpat penyamAN (Pabrik Kata-Kata) JOGER, Jl. Raya Bedugul Km 37,5 Banjar Luwus, Desa Luwus, Baturiti, Kab. Tabanan, Bali Telpon & Fax. 0368.21329.


16.30 WITA..... Perjalanan pulang. sambil "wisata" Kuliner.... Makan Malam.


21.30 WITA.... Sampai di "COZY RESTO & COUTAGE". Istirahat....... Menikmati "wisata" di pulau impian.



25 Des. "2009" : 08.00 WITA.... Breakfast. Perjalanan "wisata" ke Kintamani. "Wisata" melihat keindahan Kintamani.


10.00 WITA.... Perjalanan menuju Pasar Sukowati. "Wisata" Belanja. Makan siang.


13.00 WITA.... Perjalanan "wisata" ke Pantai Kuta Denpasar.


18.30 WITA... Perjalanan ke Singaraja. Sambil menikmati "wisata" alam dengan suasana pedesaan di Pulau Dewata Bali. Jatiluwih dengan suasana yang tenang, asri dan alami sangat berbeda dengan daerah perkotaan yang ramai. Tempat ini dapat menjadi tujuan "wisata" bagi anda yang ingin menghilangkan kejenuhan. Setelah sampai di Singaraja, menikmati "wisata" kuliner..... Makan Malam.......


22.30 WITA.... Sampai di "COZY RESTO & COUTAGE". Menikmati "wisata" di Pulau Kapuk .........


Sebelum kembali ke tanah Jawa, ada beberapa tips menikmati "wisata" suasana laut/pantai:

1. Tentukan tempat "wisata" laut yang bersih, nyaman dan aman. Lebih baik lagi kalau di tempat "wisata" itu ada area hiburan dan pengetahuan keluarga.


2. Pilih tempat "wisata" yang teduh dan nyaman untuk bersantai dan meletakkan perbekalan berlibur, misalnya di bawah pohon rindang.

3. Gunakan pelindung tabir surya bagi yang berkulit sensitif dan pelindung kepala bagi yang cenderung sakit kepala apabila terkena terik matahari.


4. Usahakan menikmati pemandangan laut secara bersama-sama, supaya suasana kebersamaan tetap terjaga.


5. Bagi yang ber"wisata" bersama keluarga, tetap harus waspada dan mengawasi anak-anaknya. Atau lebih bagus lagi apabila bermain bersama mereka untuk menjalin kedekatan dan kebersamaan. Ini bisa dikatakan sebagai "wisata" lahir dan batin atau phisik dan psikhis, sehingga dapat benar-benar menghilangkan rasa stres.


6. Apabila berenang atau naik perahu, gunakan peralatan keselamatan diri, seperti rompi pelampung, kaca mata dan sebagainya.


7. Minta informasi kepada petugas penjaga pantai tentang peraturan yang berlaku di lokasi "wisata".


8. Dokumentasikan perjalanan "wisata" liburan anda bersama keluarga untuk dokumentasi pribadi. Sekaligus dapat dijadikan sebagai referensi untuk "wisata" liburan mendatang.


26 Des. "2009" : Persiapan kembali ke Jawa. Memanggil tukang kunci, karena kunci mobil tertinggal dalam mobil. Sambil menunggu tukang kunci, breakfast.


09.00 WITA.... Perjalanan menuju ke Gilimanuk, sambil menikmati "wisata" alam yang indah.....


10.00 WITA..... Menyebrang menuju ke Ketapang.... Sambil menikmati "wisata" Bahari....


10.30 WIB..... Sampai di Ketapang. Perjalanan menuju Desa Srono - Banyuwangi. Untuk menikmati "wisata" kuliner ..... Makan Siang..... Di rumah Bu Wanti......


13.30 WIB.... Perjalanan kembali ke Sidoarjo.


20.00 WIB..... Sampai di Grati - Pasuruan. Menikmati "wisata" kuliner......Makan Malam........ Di rumah kakaknya Bu Sutji....


21.00 WIB.... Melanjutkan perjalanan ke Sidoarjo.


22.30 WIB..... Sampai di rumah. Istirahat menikmati indahnya "wisata" di Pulau Impian......


Indahnya "wisata" akhir tahun ini,
seindah untaian kehidupan alam semesta......
Alhamdulillah........
Masih dikaruniai kenikmatan indahnya alam Nusantara.....
"Wisata"...... "Wisata"...... "Wisata"........
Ayo "wisata"........