Rabu, 25 Juli 2018

TAHAPAN MENUJU NIKMATNYA TILAWAH (MEMBACA AL-QUR'AN)

Ada 4 tahapan untuk menuju nikmatnya Tilawah (Membaca Al-Qur'an), yaitu:

1. DIPAKSA.
Paksakan diri untuk terus bisa Tilawah tiap hari, suka atau tidak, ringan ataupun berat, cepat atau lambat asal jangan terlewat. Terus paksakan diri.

2. KEBIASAAN
Beberapa  bentuk paksaan akan berubah menjadi kebiasaan. Kita akan merasa aneh jika tidak Tilawah sehari saja.

3. KEBUTUHAN
Kebiasaan yang terus dilakukan akan berubah menjadi kebutuhan. Pada tahap ini sudah mulai tumbuh benih-benih cinta Tilawah, atau merasa rugi jika tidak bisa Tilawah.

4. KENIKMATAN
Pada tahap ini Tilawah sudah menjadi 'candu'. Tilawah berlama-lama adalah 'kenikmatan'. Sedangkan ketika terlewat tidak bisa Tilawah akan membuat diri resah.

Yang perlu kita lakukan adalah 'istiqomah dan mengajak memotivasi diri dan saudara-saudara lainnya untuk terus semangat dalam Tilawah agar mereka dapat merasakan nikmatnya berTilawah.

Yang perlu diingat bahwa kebaikan itu seperti pantulan bola, semakin semangat kita memangulkannya kepada yang lain, maka akan semakin kencang semangat yang akan kita terima.

Allah berfirman dalam Surat Shaad (38), ayat 29, yang artinya:
"Ini adalah sebuah Kitab yang Kami turunkan kepadamu penuh dengan berkah supaya mereka memperhatikan ayat-ayat-Nya dan supaya mendapat pelajaran orang-orang yang mempunyai pikiran"

Rasulullah Shalallahu Alaihi Wassalam bersabda (HR. Tirmidzi no. 2915), yang artinya:
"Barangsiapa membaca satu huruf dari kitabullah , baginya satu kebaikan. Satu kebaikan akan dilipatgandakan sepuluh. Aku tidak mengatakan 'alif laam mim' itu satu huruf, akan tetapi Alif satu huruf, Laam satu huruf dan Mim satu huruf".

Semoga tulisan ini bermanfaat dan dapat memotivasi diri kita masing-masing untuk bisa menikmati berTilawah.

Sumber: MUHASABAH (dari Habaib Alwi Husin)


Selasa, 24 Juli 2018

MANFAAT MEMBACA AL-QUR'AN

Ada beberapa Hadts yang menjelaskan tentang manfaat membaca Al-Qur'an bagi pembacanya, antara  lain:


Berkata Abdul Malik bin Umair:
"Satu-satunya manusia yang tidak tua (awet muda) dan  tidak pelupa adalah orang yang selalu membaca Al-Qur'an"

"Manusia yang paling jernih akalnya adalah para pembaca Al-Qur'an"

Berkata Al-Imam Qurtubi:
"Barang siapa yang membaca Al-Qur'an, maka Allah akan menjadikan ingatannya segar meskipun umurnya telah mencapai 100 tahun'"

Imam Besar Ibrahim al-Maqdisi memberikan wasiat kepada muridnya Abbas bin Abdi Daim Rahimahullah:
"Perbanyaklah membaca Al-Qur'an jangan pernah kau tinggalkan, karena sesungguhnya setiap yang kamu inginkan akan dimudahkan setara dengan yang kamu baca"

Berkata Ibnu Solah:
"Bahwasanya para malaikat tidak diberi keutamaan untuk membaca Al-Qur'an, maka oleh karena itu para malaikat bersemangat untuk selalu mendengar saja dari bacaan manusia"

Berkata Abu Zaenal:
"Di tengah malam, aku keluar menuju Masjid Rasulullah Salallahu Alaihi Wassalam, sungguh tidak
satu rumahpun yang aku lewati melainkan padanya ada yang membaca Al-Qur'an".

Berkata sebagian Ahli Tafsir:
"Manakala kita menyibukkan diri dengan Al-Qur'an, maka kita akan dibanjiri oleh sejuta keberkahan dan kebaikan dunia",

"Kami memohon kepada Allah agar memberikan taufiqnya kepada kami dan semua yang membaca tulisan ini untuk selalu membaca Al-Qur'an dan mengamalkan kandungannya".

Jadikanlah Al-Qur'an sebagai teman di dunia dan penolong di akhirat.

Semoga tulisan ini bermanfaat untuk kita semua......

AKHLAK NABI MUHAMMAD SOLALLAHU ALAIHI WASSALAM

Akhlak Rasulullah Salallahu Alaihi Wassalam yang harus diteladani oleh kaum Muslimin dalam kehidupan sehari-hari antara lain:

1. Jangan tidur antara fajr dan Isshraq (saat matahari muncul), Asr dan Maghrib, Maghrib dan Isha.

2. Hindarkan duduk dengan orang yang bau badan. COntoh bawang putih atau merah.

3. Jangan tidur dekat orang yang berbicara buruk sebelum tidur.

4. Jangan makan dan minum dengan tangan kiri.

5. Jangan makan makanan yang dikeluarkan dari gigimu (ceuhil).

6. Jangan membunyikan sendi-sendi jari tangan maupun kaki.

7. Periksa dulu sepatumu sebelum memakainya.

8. Jangan memandang ke langit ketika sholat.

9. Jangan meludah dalam kloset.

10. Jangan membersihkan gigi dengan arang.

11. Duduk/jongkok baru kenakan celana.

12. Jangan patahkan benda keras dengan gigimu.

13. Jangan meniup makananmu ketika masih panas, tapi kamu boleh mengipasinya.

14. Jangan melihat/menghitung kesalahan orang lain.

15. Jangan berbicara antara Iqomah dan Adzan.

16. Jangan berbicara dalam toilet.

17. Jangan membicarakan keburukan temanmu/orang lain.

18. Jangan membuat temanmu marah.

19. Jangan sering melihat ke belakang ketika berjalan.

20. Jangan hentakkan kakimu saat berjalan.

21. Jangan terlalu curigaan kepada temanmu/orang lain.

22. Jangan pernah/suka berdusta.

23. Jangan membaui makanan saat memakannya.

24. Bicara yang jelas agar orang lain bisa memahaminya.

25. Hindari bepergian sendirian.

26. Jangan memutuskan sendiri namun berkonsultasilah dengan orang yang tahu.

27. Jamham terlalu membanggakan diri.

28. Jangan sedih dengan makananmu.

29. Jangan besar mulut.

30. Jangan mengusir pengemis.

31. Layani tamumu dengan baik dengan sepenuh hati.

32. Sabar dab tawakal ketika dalam kemiskinan.

33. Bantulah dalam perkara kebaikan.

34. Pikirkanlah kesalahanmu dan bertaubatlah segera.

35. Berbuat baiklah kepada orang yang berlaku jahat kepadamu.

36. Qana'ah (hidup apa adanya).

37. Jangan terlalu sering tidur, menyebabkan pikun.

38. Bertaubatlah minimal 100 kali dalam sehari dengan mengucapkan istighfar.

39. Jangan makan dalam keadaan gelap.

40. Jangan makan sepenuh-penuh mulut.

Itulah tadi beberapa akhlak Rasulullah Salallahu Alaihi Wassalam yang harus kita teladani dalam kehidupan kita sehari-hari. Semoga bermanfaat......

Senin, 23 Juli 2018

USIA KITA DAN AL-QUR'AN

Ada beberapa penjelasan dalam Al-Qur'an tentang USIA kita, sebagai berikut:

1. Semakin bertambah USIA semakin lemah tangan menggenggam, karena Allah sedang mendidik kita agar melepaskan dunia. (Hud: 15-16).

2. Semakin bertambah USIA semakin kabur mata kita, karena Allah sedang mencerahkan mata hati untuk melihat akhirat. (Al-Isra': 72).

3. Semakin bertambah USIA semakin sensitif perasaan kita, karena Allah sedang mengajarkan bahwa pautan hati dengan makhluk senantiasa menghampakan, namun hati yang berpaut kepada Allah, tiada pernah mengecewakan. (Al-Lukman: 22).

4. Semakin bertambah USIA semakin gugur gigi-gigi kita, karena Allah sedang mengingatkan bahwa suatu hari kita akanngugur ke dalam tanah selamanya. (Ali Imran: 145).

5. Semakin Bertambah USIA  semakin ditarik nikmat kekuatan tulang dan sendi kita, karena Allah sedang mengingatkan bahwa tidak lama lagi kita nyawanya akan diambil. (An Nisa: 78).

6. Semakin bertambah USIA semakin putih rambut kita, karena Allah sedang ingatkan kain kafan yang putih. (Ali Imran: 185).

7. Begitu juga hati kita, semakin bertambah USIA  semakin sepi dan ingin bersendirian karena Allah sedang mendidik kita untuk melepaskan cinta manusia dan dunia. (Al-An'am: 32).,

Semoga penjelasan-penjelasan di atas dapat menjadi renungan kita dan dapat menambah keimanan dan ketakwaan kita.

Berkata Abdul Malik bin Umair:
"Satu-satunya manusia yang tidak tua adalah orang yang membaca Al-Qur'an".
"Manusia yang paling jernih akalnya adalah para pembaca Al-Qur'an".

Berkata Al-Imam Qurtubi:
"Barangsiapa yang membaca Al-Qur'an, maka Allah akan menjadikan ingatannya segar meskipun USIAnya telah mencapai 100 tahun".

Iman besar Ibrahim al-Maqdisi memberikan wasiat kepada muridnya Abbas bin Abdi Daim Rohimahullah:

"Perbanyaklah membaca Al-Qur'an jangan pernah kau tinggalkan, karena sesungguhnya setiap yang kamu inginkan akan dimudahkan setara dengan yang kamu baca".

Berkata Abu Sholah:
"Bahwasanya para Malaikat tidak diberi keutamaan untuk membaca Al-Qur'an , maka oleh karena itu selalu mendengar saja dari bacaan manusia".

Berkata Abu Zanad:
"Di tengah malam, aku keluar menuju masjid Rasulullah SAW sungguh tidak ada satu rumahpun yang aku lewati melainkan padanya ada yang membaca Al-Qur'an".

Berkata sebagian ahli tafsir:

"Manakala kita menyibukkan diri dengan Al-Qur'an, maka kita akan dibanjiri oleh sejuta keberkahan dan kebaikan di dunia".

"Kami memohon kepada Allah agar memberikan taufiqnya kepada kami dan semua yang membaca tulisan ini untuk selalu membaca Al-Qur'an dan mengamalkan kandungannya".

USIA kita terlalu singkat..... Hingga Allah kurniakan Lailatul Qodar (1000 bulan) untuk menambah USIA amal.

USIA kita terlalu singkat.... Allah pinta bersilaturahim untuk memanjangkannya.

USIA kita terlalu singkat.....Allah kurniakan Puasa enam hari di bulan Syawal seperti berpuasa setahun.

USIA kita terlalu singkat.... Allah kurniakan baca Surah Al-Ikhlas seperti membaca sepertiga Al-Qur'an.

USIA kita terlalu singkat.... Allah kurniakan Sholat di Masjidil Haram  seperti sholat 100.000 kali lebih di masjid lain.

USIA kita terlalu singkat.... Allah kurniakan sholat berjama'ah nilainya  27 kali lebih dari pada sholat sendirian.

USIA kita terlalu singkat.... Allah kurniakan sholat sunah dua rokaat sebelum subuh, setara dengan jekayaan akhirat seluas langit dan bumi.

USIA kita terlalu singkat.... Allah kurniakan Sholat Subuh berjamaah seperti sholat sepanjang malam.

USIA kita terlalu singkat.... Allah kurniakan Sholat Isya' berjamaah seperti sholat separuh malam dan bebas dari sifat munafik.

USIA kita terlalu singkat.... Allah kurniakan Satu huruf bacaan Al-Qur'an dengan 10 pahala kebaikan.

USIA kita terlalu singkat.... Allah kurniakan Siapa yang beramal jariyah, share ilmu yang bermanfaat, mengusahakan anak-anakanya jadi anak yang shaleh, pahalanya akan terus mengalir ke alam kuburnya.

Semoga kita diberikan USIA yang bermanfaat baik di dunia maupun di akhirat.

Sabtu, 21 Juli 2018

20 MACAM SIFAT HATI MANUSIA

Setiap manusia punya HATI, dan HATI itulah yang memerintah manusia dalam semua gerak tindakannya.

Ada 20 (dua puluh) macam sifat HATI manusia yang disebutkan dalam Kitab Suci Al-Qur'anul Karim :

1.   HATI yang Salim yang Suci, yaitu HATI yang ikhlas dan kosong dari sifat kufur, munafik dan kotoran. (Asy-syuara: 89).

2. HATI yang Munib yang selalu inabah, yaitu HATI yang selalu kembali dan tazkiyah  taubat kepada Allah dengan selalu mengerjakan PerintahNYA. (Qaff: 33)

3. HATI yang Mukhbit yang tunduk, yaitu HATI yang selalu patuh merendah yang tenang dan lapang sakinah. (Al-hajj: 54)

4. HATI yang Wajal yang bergetar. yaitu HATI yang selalu takut kalau tidak mengerjakan perintah dan tidak selamat dari azab. (Al-mukminun: 60).

5. HATI yang Taqiy yang bertakwa, yaitu HATI yang selalu mengagungkan syiar Allah. (Al-hajj: 32(

6. HATI yang Mahdiy yang diberi hidayah, yaitu HATI yang selalu ridha dengan takdir Allah dan berserah atas perkaranya. (At-taghabun: 11).

7. HATI yang Muthmainnah yang tenang, yaitu HATI yang selalu mantab dengan ke-Esaan Allah dan terus berdzikir. (Ar-ra'ad: 28).

8. HATI yang Hayyu yang hidup, yaitu HATI yang kasyaf dari seluruh kejadian yang dialami oleh manusia. (Qaaf: 37).

9. HATI yang Maridh yang sakit, yaitu HATI yang kena penyakit seperti ragu, munafik, yang di dalamnya ada ilham fujur mendorong kepada syahwat haram. (Al-ahzab: 32(.

10. HATI yang A'maa yang buta, yaitu HATI yang tida bisa melihat kebenaran dan ibrah dari bashirahNYA. (Al-hajj: 46).

11. HATI yang Lahiy yang lalai, yaitu HATI yang selalu lena dari Al-Qur'an. Selalu sibuk dengan kebatilan dunia dan syahwatnya. (Al-anbiya: 3)

12. HATI yang Atsim yang berdosa, yaitu HATI yang menyembunyikan kesaksian terhadap kebenaran. (Albaqarah: 283).

13. HATI yang Mutakabbir yang sombong, yaitu HATI yang tidak mau mentauhidkan Allah. Banyak melakukan kedzaliman dan permusuhan. (Ghafir: 35)

14. HATI yang Ghalidh, yaitu HATI yang dicabut rasa empati dan kasihan kepada sesama. (Ali Imran: 159)

15. HATI yang Makhtum yang terkunci, yaitu HATI yang mendengar nasehat tapi tidak melaksanakan nasehat tersebut. (Al-jatsiyah: 23)

16. HATI yang Qaasiy yakni HATI yang keras, yaitu HATI Ugal tidak memiliki kelembutan untuk iman dan tidak pernah berbekas ancaman dan berpaling dari dzikir kepada Allah. (Al-maidah: 13).

17. HATI yang Ghaafil yang lalai, yaitu HATI yang tidak dzikir memilih Hawanya dari pada taatnya. (Al-Kahfi: 28)

18. HATI yang Aghlaf yang terhijab, yaitu HATI yang tertutup tidak mau menerima nasehat dari Hadits Rasulullah. (Albaqarah: 88)

19. HATI yang Zaa-igh yang miring, yaitu HATI yang selalu condong kepada selain kebenaran. (Ali Imran: 7)

20. HATI yang Murib yang selalu ragu, yaitu HATI yang tidak ada kepastian selalu goyang (Attaubah: 45)

Itulah tadi 20 macam sifat HATI manusia yang telah dijelaskan oleh Allah dalam Kitab Suci Al-Qur'an. Termasuk yang manakah HATI kita........

Semoga bermanfaat......

TEKANAN DARAH NORMAL

Selama ini kita sudah meyakini jika Tekanan Darah Normal itu adalah 120/80/ Ini menurut informasi yang banyak berkembang saat ini dari kesehatan.

Tapi ternyata, informasi itu tidaklah benar. Tekanan Darah Yang Normal bukanlah 120/80, tetapi yang benar adalah 140/90/

Hal ini disebutkan oleh t The European Society of Cardiology (ESC), panduan baru dan tingkat darah normal kini telah berubah.

Bila Tekanan Darah kamu di atas 120/80, itu dianggap normal. Begitu juga jika Tekanan Darah kamu berada di atas angka 120/80, misal 139/90 maka masih dianggap normal.

Kamu tidak perlu takut jika Tekanan Darah kamu mencapai 140/90. Kamu juga tidak perlu mengonsumsi obat penurun tekanan darah karena ditakutkan dampaknya akan malah sebaliknya.

Karena obat penurun Tekanan Darah saat ini banyak yang malah bisa memperbesar resiko terkena serangan jantung.

Jadi jangan pernah takut ya dengan  Tekanan Darah kamu di atas angka 120/80. Karena itu masih angka normal.

Semoga artikel ini bermanfaat.......

CARA MENJAWAB UCAPAN SALAM VIA ORANG LAIN

Ternyata cara kita menjawab Salam yang dikirim melalui orang lain selama ini salah.Setelah membaca tulisan ini kita belajar mana yang benar.

Mayoritas Muslim yang kita temui, menjawab seperti ini:

Contoh-
Ali : "Salim, si Anis kirim Salam untukmu".

Kemudian Salim akan menjawab, "Oya? Wa'alaikumussalam".

Sebenarnya, jelas di dalam hadits Nabi Muhammad SAW, bahwa Nabi mengajarkan apabila Salam itu disampaikan melalui orang lain, maka jawabannya bukan  Wa'alaikumussalam .

Tapi :

Wa'alaika wa'alaihissalam

Sebab apa? wa'alaikumussalam itu artinya selamat sejahtera atas kamu.

Jadi, salam Anis kepada Salim tidak terjawab kan? Sebab Salim malah mendo'akan Ali. Sedangkan Ali adalah perantara (orang yang) menyampaikan Salam dari Anis.

Yang benar, jawaban salam dari Salim (untuk Anis) adalah 

Wa'alaika wa'alaihissalam,
artinya: Dan juga kepada kamu, dan juga kepada dia selamat sejahtera.

Maka salamnya terjawablah.

Catatan: Hukum memberi salam itu sunnah, tapi menjawab itu wajib. Jadi kalau salah jawab, bermakna Masih Belum Jawab..

Semoga bermanfaat.....