Jumat, 19 Februari 2016

"MANFAAT BUNGA KITOLOD"

"Kalau kita memperhatikan bentuk fisik "kitolod". kita pasti merasa sangat familiar dengan tumbuhan yang satu ini". 


"Kitolod" sering kita temui di pinggir-pinggir selokan, di sela-sela dinding lembab, di kebun-kebun yang tak terurus. Di depan rumah saya pun banyak tumbuh tanaman "kitolod" ini, yaitu tumbuh di sela-sela tanaman hias. Dan setelah mengetahui manfaat tanaman "kitolod" ini, banyak warga sekitar yang minta untuk di"manfaat"kan sebagai obat tetes mata. Siapa yang menyangka tanaman liar ini ternyata salah satu jenis herbal yang memiliki khasit hebat.
 
Tanaman yang termasuk famili Campanuaceae ini berasal dari Hindia Barat. Hati-hati dengan getah "kitolod" yang berwarna putih karena mengandung racun. "Kitolod" juga memiliki buah yang berbentuk seperti lonceng, merunduk dan merekah dua bagian serta berbiji banyak dengan warna putih dan berbentuk bulat telur. Daun "kitolod" memiliki senyawa seperti politerol, alkaloid, flavonoid, dan samponi. "Bunga kitolid" juga dapat di"manfaat"kan sebagai obat tetes mata, mengobati luka, dan sakit gigi. Namun sebaiknya, berkonsultasi dengan ahli herbal bersertifikat sebelum mengonsumsi "kitolod" secara langsung.


"Bunga Kitolod" atau Kembang Jangar, tanaman ini mempunyai nama ilmiah Isotoma longiflora atau Laurentia longiflora yang  merupakan mahkota dari tanaman "kitolod" yang dapat mengobati gangguan mata, seperti hipermetropi, miopi, silinder, dan gangguan mata lainnya. Hal ini dapat dilihat dari kandungan kimia didalamnya, seperti alkoid, saponin, flavonoid dan felifenol. Pada getahnya mengandung racun namun pada bagian lain mengandung zat antiradang(antiflamasi), antikanker (antineoplasmik) serta menghilangkan nyeri dan menghentikan penadarahan. "Kitolod" merupakan tanaman semak yang mempunyai tangkai "bunga" yang panjang, dan mahkotanya berbentuk bintang berwarna putih bersih.

"Kitolod" biasanya tumbuh di dataran tinggi yang dingin meskipun dapat juga tumbuh di dataran rendah. Pada dataran rendah tanaman "kitolod" tidak dapat tumbuh dengan sempurna, yaitu pada daunnya tidak setebal daun yang tumbuh di dataran tinggi. Atau tanaman "kitolod" juga dapat tumbuh di daerah teduh dan basah seperti, di rawa-rawa, pinggiran saluran air sawah, dan pada dinding selokan pun bisa tumbuh. Banyak sekali khasiat dari tanaman "kitolod" ini, salah satunya adalah untuk dijadikan sebagai obat mata.

Peran mata tentu sangatlah penting bagi kehidupan kita. Karena mata merupakan organ penglihatan yang mendeteksi cahaya. Dan apabila mata kita sudah dalam keadaan sakit seperti kelelahan, mata merah, minus, ataupun yang lainnya. Banyak sekali cara untuk menyembuhkan mata, tapi tahukah anda masih ada cara tradisional yang dapat menyembuhkan mata, salah satunya adalah dengan menggunakan "bunga kitolod".

"Manfaat" dan Khasiat "Bunga Kitolod":
  • Mengobati mata merah;
  • Mata gatal;
  • Mata minus dan plus;
  • Infeksi mata;
  • Katarak;
  • Nyeri dan perih pada mata.
Cara penggunaanya :
  1. Pilih "bunga kitolod" yang baru merekah,
  2. Pisahkan "bunga" dari pangkalnya
  3. Celupkan pada air putih dalam gelas (hangat atau biasa saja),
  4. Ujung tangkainya teteskan pada bagian mata kanan dan kiri (masing-masing cukup sekali tetes) atau pada bagian mata yang sakit saja.
Pada saat penggunaannya mata akan terasa perih, merah dan sesekali mengeluarkan air mata, tapi itu hanya sebentar, setelah itu mata dikedip-kedipkan agar obatnya terserap rata. Untuk hasil maksimal, gunakan sehari dua kali, pagi dan malam. Bagi lansia, tetes mata ini berguna untuk mengatasi air mata berlebihan, kelopak mata terasa berat, tidak tahan panas, dan mata gatal. Dan dengan meneteskan satu kali seminggu sangat berguna untuk pencegahan agar kelak suatu saat nanti tidak mudah mengalami gejala mata, seperti glukoma, tidak tahan panas, cairan berlebih, dan lain-lain.

Pengalaman saya secara pribadi, saya meneteskan air yang telah dicelupi "bunga kitolod". Dulu mata saya minus kanan dan kiri serta harus menggunakan kaca mata. Setelah meneteskan air celupan "bunga kitolod" sehari dua kali selama kurang lebih satu bulan, sekarang mata saya normal kembali dan tidak perlu lagi menggunakan kaca mata baik untuk jalan maupun membaca. Hanya sesekali saja memakai kaca mata hitam untuk melindungi mata dari panas matahari.

Semoga pengalaman saya ini ber"manfaat" untuk Anda semua. Selamat mencoba......

Sumber:
1. www.cara-obat.com › Tanaman Obat 
2. tanaman--herbal.blogspot.co.id/.../manfaat-dan-khasia...
3. www.kangtri.my.id >Bunga-Kitolod-Oba Mata Alami dan....
4. laely.widjajati.facebook/Beratapkan Langit..... — at Kedung Pandan Jabon.
5. laely.widjajati.facebook/Bersama-Anak-Lanang-(31012014).Seririt,Singaraja