Minggu, 28 April 2013

"MANFAAT/KHASIAT KENTANG"

"Kentang" merupakan penawar racun alami asam yang berlebihan atau asidosis." 

 
"Kentang" merupakan tanaman umbi dan menjadi makanan pokok di beberapa negara Eropa. "Kentang" juga menjadi bahan pokok dan bisa diolah menjadi aneka makanan "Kentang". Kandungan "Kentang" yang terdiri dari nutrisi dan unsur-unsur lain yang ber"manfaat" bagi tubuh, maka "Kentang" sangat dianjurkan untuk dikonsumsi.

Olahan "Kentang" yang begitu banyak karena "Kentang" memang bisa dibuat macam-macam sebagai bahan makanan. "Kentang" bisa direbus, digoreng, atau sebagai bahan untuk membuat roti, "Kentang" tetap enak untuk dinikmati. Namun tahukah anda apa sebenarnya kandungan gizi dan "manfaat " yang ada pada "Kentang"

"Kentang" penting membantu pertumbuhan bakteri dalam saluran pencernaan tubuh kita. Kandunagn garam alkali menjadikan "Kentang" sebagai salah satu makanan basah yang paling kuat, karena itu "Kentang" sangat berguna untuk menjaga cadangan alkali tubuh. "Kentang" mempunyai banyak "khasiat". Diantaranya potassium, vitamin c ( sumber kedua selepas oren), membekalkan karbohidrat komplek dan fiber atau gentian kepada gula darah ( blood sugar) dan pengawalan tekanan darah. Ia juga mengandungi vitamin B1,B2 dan B3 serta sedikit kandungan protein dan zat besi.

Kandungan potassium "Kentang", dua kali lipat dari kandungan potassium dalam pisang dan fiber. Jumlah lemaknya di bawah paras 25%, sehingga dapat menghalang endapan kolesterol di dalam lapisan saluran darah. "Kentang" cocok bagi yang mengalami kekurangan gula dalam darah. Selain itu "Kentang" merupakan sumber terbaik dalam pembentukan zat besi dalam darah. Menjamin system ketahanan badan, karena kandungan vitamin serta kalsium yang tinggi. 

Berikut ini adalah "khasiat" dan "manfaat Kentang" bagi kesehatan:
  • Berat Badan
    "Kentang" merupakan gundukan karbohidrat dan juga mengandung sedikit protein. Mengkonsumsi "Kentang" merupakan salah satu cara diet alami karena "Kentang" menjadi salah satu alternatif pengganti karbohidrat bagi anda yang ingin menurunkan berat badan.
  • Melancarkan Fungsi Pencernaan
    Karena "Kentang" mengandung banyak karbohidrat dan cukup lunak saat dikonsumsi membuat tanaman ini mudah untuk dicerna dan membantu memperlancar sistem pencernaan. Tapi perlu anda ingat, makan terlalu banyak "Kentang" dapat menyebabkan keasaman dalam jangka panjang.
  • Skin Care
    Vitamin-C dan B kompleks dan mineral yang terdapat pada "Kentang" sangat baik untuk kulit. Selain itu "Kentang" mentah yang ditumbuk dan dicampur dengan madu, dapat berfungsi sebagai masker muka dan juga sangat baik untuk kesehatan kulit anda agar terasa lembut.
  • Tekanan Darah Tinggi
    "Kentang" dapat digunakan untuk menurunkan tekanan darah tinggi karena di dalamnya terdapat banyak vitamin C dan B, tapi bagi anda penderita diabetes harus menghindari mengkonsumsi "Kentang" secara berlebihan. Selain itu adanya kandungan serat di dalamnya membantu menurunkan kolesterol dan meningkatkan fungsi insulin di dalam tubuh.
  • Penyakit Jantung:
    Selain kandungan vitamin, mineral, dan serat "Kentang" juga mengandung zat yang disebut Karotenoid yang ber"manfaat" untuk kesehatan jantung dan organ internal lainnya. Tetapi sebagai peringatan untuk anda yang menderita obesitas dan diabetes sangat tidak dianjurkan mengkonsumsi "Kentang" karena banyak mengandung karbohidrat dan glukosa.
  • Batu Ginjal
    "Manfaat Kentang" selanjutnya adalah mencegah batu ginjal. Bagi penderita batu ginjal sebisa mungkin harus menghindari makanan berprotein tinggi, khususnya protein hewani seperti daging, ikan, bayam, dan lain-lain. "Kentang" sangat kaya magnesium yang dapat menjegah pengendapan kalsium (pengapuran) pada ginjal dan jaringan lain, sehingga mencegah terbentuknya batu ginjal
  • Fungsi otak
    Kinerja otak sangat tergantung pada pasokan oksigen, kadar glukosa, magnesium, vitamin B kompleks dan beberapa hormon, seperti asam amino dan asam lemak seperti omega-3 asam lemak. "Kentang" memenuhi hampir semua kebutuhan yang disebutkan di atas. Selain itu, "Kentang" juga mengandung zat tertentu seperti seng dan fosfor yang baik untuk otak juga.
  • Peradangan
    Nutrisi yang terkandung dalam "Kentang" seperti vitamin C, vitamin B dan potasium adalah sumber yang baik untuk meredakan peradangan, baik internal maupun eksternal seperti radang usus dan sistem pencernaan. Karena lembut dan mudah dicerna membuat "Kentang" makanan yang baik bagi mereka yang memiliki luka mulut.
  • Rematik
    Beberapa nutrisi seperti vitamin, kalsium dan magnesium dalam "Kentang" dapat membantu mengurangi rematik.
  • Menurut penelitian, jus "Kentang" mentah bisa membantu mengurangi penyakit yang menyerang sendi-sendi( arthritis), radang otot ( rematik). Sakit yang disebabkan salah urat atau terkilir, luka-luka kecil dan luka bakar ringan dan bisul, dapat diletakkan dengan cara menempelkan irisan "Kentang" atau Jus "Kentang" pada luka atau nyeri yang dirasakan selama 15 menit atau lebih.
  • Saos "Kentang" yang digunakan untuk saos salad, dipercaya bisa mengurangi luka, mengurangi rasa sakit, serta pencemaran bakteri. Parutan "Kentang" yang ditempelkan pada kelopak mata, mampu menghilangkan noda hitam pada mata (dark circles) dan sekitarnya dicampur bersama krim, bisa memperlambat kerut dimuka.
  • "Kentang" sangat cocok bagi Anda yang memiliki penyakit maag atau sering mengalami sakit karena kelebihan asam lambung. Sebab dalam "Kentang" terkandung atropine yang dapat emmbantu mengurangi asam lambung dan mengurangi sakit pada lambung.
  • Biasanya zat lysine tidak terdapat pada nabati, tetapi didalam "Kentang" terdapat lysine yang sangat penting dlama pertumbuhan badan dan otak. Dengan "Kentang" kita dapat mengkonsumsi Vitamin C secara mudah. Karena vitamin C didalam "Kentang" tidak hilang setelah masak karena dikelilingi oleh sari pati. Walaupun kalorinya cukup rendah, "Kentang" dapat menyebabkan kegemukan Karena adanya Glycemic Index.
  • "Kentang" mempunyai "khasiat" membuat mata yang lelah kembali bersinar serta dapat menghilangkan bengkak pada mata. Parutlah "Kentang" lalu masukkan ke dalam kain tipis yang bersih ( kain kasa atau kain mori) dan kompreskan ke kelopak mata.
  • "Kentang" juga ber"khasiat" untuk mengatasi stres. "Kentang" kaya akan vitamin B6, zat yang diperlukan dalam pembaharuan sel dalam menghilangkan stres pikiran dan tubuh. "Kentang" membantu hormon adrenalin merespon stres dan membuat pikiran menjadi tenang kembali.
  • "Kentang" ber"manfaat" untuk mengatasi masalah kulit dan juga dapat melawan kanker prostat dan rahim dan melawan pembentukan kristal atau tumor.
Sumber:
1. www.facebook.com/.../manfaat-dan-khasiat-kentang/395154267204557
2. www.earlly.com/kandungan-gizi-dan-manfaat-kentang.html
3. www.ngikik.com/9-manfaat-kentang-bagi-kesehatan.html
4. klinikherbalxamthone.com/sayuran/khasiat-dan-manfaat-kentang/
5. kentangputer.blogspot.com

Sabtu, 27 April 2013

"PRESTASI DIRI"

"Prestasi Diri" adalah hasil usaha yang dicapai dari segala usaha yang telah dikerjakan dan merupakan puncak dari pengembangan potensi "diri" baik karena hasil belajar, bekerja/berlatih keterampilan dalam bidang tertentu." 

MAKNA "PRESTASI DIRI".

"Prestasi Diri" berarti hasil yang dicapai dari apa yang dikerjakan atau diusahakan. "Prestasi Diri" menggambarkan hasil yang diperoleh seseorang dari satu waktu tertentu yang menunjukkan perubahan kemajuan.

"Prestasi Diri" merupakan perwujudan dari potensi "diri" seseorang. Potensi "diri" diartikan sebagai segala sesuatu yang dimiliki seseorang baik sudah atau belum nyata yang dapat digunakan dalam pembangunan "diri"nya.

Ber"prestasi" dapat dilakukan di berbagai aspek kehidupan, antara lain:

Aspek Politik.

Misalnya seseorang mampu mengelola sebuah partai kecil menjadi partai besar pemenang pemilu.

Aspek Ekonomi.

Misalnya seseorang mampu menjalankan usahanya. Keberhasilan itu dapat diperoleh berkat pengerahan daya dan kekuatan dalam usahanya.

Aspek Sosial Budaya.

Misalnya sebuah grup musik menjadi sangat terkenal tidak hanya di tingkat nasional, namun sampai tingkat internasional berkat ketekunannya.

Aspek Pendidikan.

Misalnya seorang siswa lulus dengan nilai yang memuaskan berkat ketekunan dan belajar yang keras.

PENTINGNYA "PRESTASI DIRI" BAGI KEUNGGULAN BANGSA.

Kita harus mampu mempertahankan hidup dalam kehidupan. Kita harus menjadikan hidup lebih bermakna. Untuk itu, setiap manusia pasti memiliki berbagai macam kebutuhan. Menurut Maslow, seorang ahli ilmu jiwa, manusia memiliki 5 kebutuhan diantaranya :

1. Kebutuhan dasar atau kebutuhan fisik yang menyangkut pemenuhan keperluan jasmani, seperti makan, minum, pakaian, perumahan, dan sebagainya.
2. Kebutuhan rasa aman.
3. Kebutuhan akan cinta kasih dan perhatian.
4. Kebutuhan akan harga "diri".
5. Kebutuhan akan aktualisasi "diri".
 
Untuk memenuhi berbagai macam kebutuhan, manusia harus mengusahakan dengan daya kekuatan yang dimilikinya. Setiap manusia harus ber"prestasi" agar tercapai hal berikut:

a. Dapat memenuhi kebutuhanya sehingga dapat mampu mempertahankan hidup dan kehidupanya.
b. Sebagai bentuk aktualisasi "diri", setiap manusia perlu pengakuan atas keberadaanya (eksistensinya). Pengakuan tersebut diberikan oleh masyarakat, lembaga ataupun negara. Semakin tinggi "prestasi" seseorang, pengakuan masyarakat semakin tinggi pula.
c. Memberi makna atau manfaat pada orang lain, bangsa dan negara. Manusia sebagai makhluk sosial dalam kehidupanya, selalu bersama orang lain dan saling membutuhkan.
d. Memberi kepuasan batin kepada "diri" sendiri dan motivasi untuk lebih ber"prestasi". Manusia melakukan sesuatu untuk mengharapkan sesuatu hasil yang memuaskan.
 
"Prestasi diri" memiliki peran yang sangat penting bagi keunggulan bangsa. Peran "Prestasi Diri" sebagai berikut:
a. Meningkatkan taraf hidup bangsa dan negara.
b. Memperkokoh stabilitas nasional, persatuan dan kesatuan.
c. Mengharumkan nama baik bangsa dan negara di mata internasional.
d. Menjaga kedaulatan bangsa dan negara.

PENGERTIAN POTENSI.

Kamu dapat menjadi sukses ketika mampu mengubah potensi dalam "diri"mu menjadi kompetensi yang diharapkan. Potensi dapat diartikan sebagai kemampuan, kekuatan baik yang belum terwujud maupun yang sudah terwujud yang dimiliki seseorang, tetapi belum sepenuhnya. Terlihat atau dipergunakan secara maksimal.

Pengertian tersebut dapat dipahami bahwa potensi merupakan suatu kekuatan (daya) yang dimiliki oleh manusia. Tetapi belum dipergunakan dengan optimal sehingga kewajibanya adalah bagaimana mendayagunakan potensi yang ada dalam "diri"mu menjadi kompetensi untuk meraih "prestasi" seperti yang kamu inginkan.

Menyadari ketergantungan pengembangan potensi inilah, manusia dituntut untuk kreatif dan ber"prestasi"  menciptakan sarana dan prasarana guna mendukung keoptimalan pengembangan potensi masyarakat dan warga negaranya.

JENIS-JENIS POTENSI.

Menurut sifatnya, potensi dikelompokkan menjadi potensi jasmaniah dan rohaniah.

1. Potensi jasmaniah, berupa daya atau kekuatan fisik seseorang yang dapat dikembangkan guna meraih "prestasi" hidup.
 
2. Potensi rohaniah, merupakan potensi manusia yang bersifat kejiwaan, seperti potensi intelektual, estetika, dan etika.

Atas dasar SUMBERnya, merupakan potensi manusia dibedakan menjadi tiga macam, sebagai berikut:

1. Potensi yang bersumber daya cipta . potensi yang bersumber dari cipta yaitu potensi intelektual atau intelektual quotient (IQ)
 
2. Potensi yang bersumber dari rasa. Potensi yang bersumber dari rasa ada dua macam yaitu potensi emosional dan potensi spiritual.
a Potensi emosional atau emotional quotient (EQ). EQ merupakan kemampuan yang bersumber pada perasaan manusia.
b. Potensi spiritual atau spiritual quotient (SQ). SQ merupakan kemampuan seseorang menghayati nilai-nilai kaidah dan pranata.
 
3. Potensi yang bersumber pada karsa ada dua macam  yaitu potensi ketahan malangan dan potensi potensi vokasional. 
a. Potensi ketahanmalangan atau adversity quotient (AQ). AQ yaitu potensi manusia untuk menghadapi berbagai hambatan  dan tantangan hidup. Misalnya: sikap tabah, tangguh, memiliki daya juang, dan kreativitas. 
b. Potensi vokasional.
Potensi vokasional yaitu potensi manusia yang cenderung pada bidang-bidang keterampilan atau kejuruan. Misalnya tekhnik, bidang olah raga, kesenian dan tekhnik.

MENGENAL POTENSI "DIRI" UNTUK BER"PRESTASI" SESUAI KEMAMPUAN.

Ada berbagai upaya yang dapat saya lakukan dalam meraih "prestasi" menjadi penjahit, yaitu sebagai berikut :
1. Tekun, terbiasa dengan tindakan yang bermanfaat, menghindari perbuatan sia-sia, baik dalam belajar, rajin dalam bekerja, dan bersungguh-sungguh dalam mengerjakan sesuatu.
2 Berdisiplin, selalu mengahargai waktu, selalu melakukan latihan menjahit, biasa bekerja secara tuntas dan bertanggung jawab, biasa memenuhi tata tertib, dan selalu menghindari sikap malas-malasan latihan menjahit, dan tidak suka menunda tugas atau pekerjaan.
3. Bekerja keras, berdisiplin dan bertanggung jawab bekerja secara terencana dan tuntas, selalu belajar dan mengait pengetahuan untuk masa depan, selalu menghindari sikap mengabaikan peraturan.
4. Rajin, selalu bertindak secara terus-menerus atas dorongan "diri" sendiri, berusaha untuk mencapai tujuan, dan selalu menghindari sikap malas belajar menjahit.
5. Percaya "diri", berperilaku atas dasar keselarasan dengan keseimbangan antar kemampuan menjahit dan dengan latihan menjahit yang akan menumbuhkan keyakinan pada "diri" sendiri, tidak mudah terpengaruh oleh ucapan ataupun perbuatan orang lain. Tidak rendah "diri" dan tidak tergantung pada orang lain.
6. Tanggung jawab dan ulet, selalu bersikap dan bertindak lurus, selalu menghindari sikap dan tindakan plin-plan, selalu berupaya mencari alternatif yang terbaik dalam belajar atau bekerja. Menyelesaikan tugas, mengembangkan potensi menjahit maupun aktivitas lain, selalu menghindari sikap dan tindakan menggampangkan segala urusan.
7. Mandiri, selalu bersikap dan berperilaku yang lebih mengandalkan inisiatif, kemampuan dan tanggung jawab pada "diri" sendiri secara konsekuen dan menghindari dari sikap ketergantungan pada orang lain.
8. Kreatif, selalu mengisi waktu luang dengan kegiatan menjahit, dapat menciptakan kreasi baru dan menularkannya kepada orang lain, dan tidak membiasakan "diri" untuk berperilaku konsumtif dalam segala hal.

CARA MENGGALI POTENSI "DIRI".

Bagaiamana cara kamu mengenali potensi "diri"? Saya mengenali potensi "diri" dengan cara mempraktekkan apa yang saya pelajari. Mengetahui potensi "diri" atau bakat tidak semudah saya mengenali nama teman-teman sepermainan saya. Akan tetapi, diperlukan adanya usaha dalam menemukan atau menggali potensi "diri".

Saya dapat mengelompokkan berbagai cara dalam mengenali potensi "diri" saya, baik secara intern maupun ekstern.

1. Faktor intern atau faktor yang berasal dari "diri" kita sendiri.
Cara mengenali potensi "diri" dilihat dari faktor intern dapat dicapai dengan hal-hal sebagai berikut :
a. Memiliki informasi yang lengkap tentang "diri" kita sendiri.
b. Memahami kemampuan atau kelebihan-kelebihan yang kita miliki,
c. Selanjutnya setelah mengetahui utuh siapa "diri" kita dan mempercayai apa yang diberikan Tuhan berupa bakat pada "diri" kita, kewajiban kita adalah mengasah potensi yang kita miliki. Potensi "diri" tersebut dapat menjadi kompetensi yang dapat kita banggakan.

2. Faktor ekstern atau faktor yang berasal dari luar "diri" kita sendiri
Cara mengenali potensi "diri" dilihat dari faktor ekstern dapat dicapai dengan hal-hal sebagai berikut :
a. Kita perlu menguji coba kemampuan "diri" kita dengan mengikuti perlombaan-perlombaan yang ada di sekitar kita,
b. Menguji atau mengukur kemampuan dan bakat kita kepada para ahli yang berkompeten dalam bidangnya.

BERSIKAP POSITIF TERHADAP SETIAP PELUANG UNTUK BER"PRESTASI".

Memiliki motivasi dalam mencapai tujuan hidup Hal-hal yang dapat mempengaruhi motif disebut motivasi. Jadi, motivasi merupakan keadaan dalam "diri" seseorang yang mendorong perilaku ke arah tujuan. 

Dengan demikian, motivasi mempunyai 3 aspek yaitu sebagai berikut :

1. Keadaan terdorong dalam "diri" seseorang, yaitu kesiapan bergerak karena kebutuhan-kebutuhan, keadaan lingkungan dan keadaan mental.
2. Perilaku yang timbul dan terarah karena keadaan.
3. Tujuan yang ingin didapat (dituju) oleh pelaku

Orang yang memiliki MOTIVASI "diri" yang baik adalah orang yang:
1. Memiliki cita-cita dinamis, serta tekun mencurahkan "diri" dan kemampuannya untuk menjadi cita-cita tersebut.

2. Memiliki kreativitas
Kreativitas adalah kemampuan mental dan berbagai jenis keterampilan manusia yang dapat melahirkan pengungkapan yang unik. Orisinil, berbeda sama sekali baru, efisien, tepat sasaran dan tepat guna.

3. Memiliki optimisme yang realistis
Optimisme yang baik adalah optimisme yang relaistis, yaitu optimisme yang masih dalam jangkauan dan dimungkinkan untuk dapat dicapai.

4. Memiliki kualitas mental dan etos kerja
Seseorang yang memiliki kualitas mental dan etos kerja yang baik, tidak akan tergantung dan terpengaruh orang lain sehingga "prestasi"nya akan membawa kedaiaman dalam hidupnya.

5. Memiliki rasa percaya "diri"
Untuk membangun rasa percaya "diri", kita harus menghilangkan rasa cemas, takut, dan sikap ragu-ragu pada "diri" kita.

MENUNJUKKAN KESIAPAN UNTUK BERKOMPETISI SECARA SEHAT.

Beberapa sikap yang menunjukkan kesiapan untuk berkompetisi dengan orang lain secara sehat, yaitu sebagai berikut :

1. Fisik dan mental yang sehat dan kuat
Orang yang secara fisik sehat dan kuat adalah seseorang yang selalu menghargai kesehatan.

2. Memiliki cita-cita yang dinamis
Artinya adalah seseorang yang berpikir jauh ke depan. Cita-cita dan tujuan yang dinamis merupakan dua hal yang berbeda. 

3. Memiliki kecerdasan

4. Percaya "diri" dan berdikari
Percaya "diri" merupakan sikap yang penuh keyakinan pada "diri"nya, mantap dalam melaksanakan aktivitasnya sehari-hari, tidak mudah terpengaruh ucapan, tindakan atau perbuatan orang lain.

5. Bertanggung jawab dan berani mengambil resiko
Bertanggung jawab dalam arti mampu menyelesaikan tugas atau pekerjaan tepat pada waktunya, menghindarkan "diri" dari sikap ingkar janji dan dapat melaksanakan tugas sampai selesai.

6. Ulet dan tekun
Ulet dalam arti tidak mudah menyerah (putus asa) walaupun dalam keadaan yang paling sulit.

CARA-CARA UNTUK MENCAPAI KEBERHASILAN.

Menurut Paul J. Meyer dari California, ada enam cara untuk mencapai keberhasilan :

1. Menentukan tujuan yang ingin dicapai dengan jelas.
 
2. Menyusun rencana untuk mencapai tujuan dan menentukan tenggang waktu yang diperlukan untuk mencapainya.
 
3. Motivasi yang kuat untuk mencapai tujuan.
 
4. Mengembangkan keyakinan pada "diri" atas apa yang diperbuat.
 
5. Mengembangkan kemampuan untuk selalu setia pada rencana meskipun terdapat tantangan atau hambatan.
 
6. Berpegang teguh pada prinsip “tidak pernah ada kesempatan yang datang dengan sendirinya kepada orang yang diam menanti di tempat”. 

Sumber:
1. seratupersencopas.blogspot.com/2012/02/makna-prestasi-diri.html
2. www.tetukoinposting.com/.../materi-pkn-kelas-9-prestasi-diri.html
3. laely.widjajati.Facebool.Profile.Pictures/Alhamdulillah-sudah-bisa-istirahat....
4. laely.widjajati.Facebool.Timeline.Photos/ALLAHU-AKBAR....
5. laely.widjajati.Facebool.Timeline.Photos/MANFAAT/KHASIAT-BUNGA-KAMBOJA...

"DAFTAR JULUKAN KOTA DI INDONESIA"

"Berikut adalah daftar julukan "kota" di "Indonesia". Perlu diketahui, istilah "kota" di sini tidak hanya  "kota" otonom (dahulu: kotamadya), namun juga mencakup "kota" kabupaten".

  

SUMATERA

  • Banda Aceh: "Kota" Serambi Mekkah
  • Bagansiapiapi: "Kota" Ikan
  • Binjai: "Kota" Rambutan
  • Sidempuan: "Kota" salak
  • Bukittinggi: "Kota" Tri Arga, "Kota" Jam Gadang, "Kota" Wisata, Paris Van Andalas 
  • Dumai: "Kota" Pelabuhan
  • Lampung: "Kota" Kain Tapis, Kota Pisang
  • Medan: "Kota" Melayu Deli
  • Padang: "Kota" Tercinta
  • Padang Panjang: "Kota" Serambi Mekkah
  • Pekanbaru: "Kota" Bertuah
  • Palembang: "Kota" Pempek 
  • Tanjungbalai: "Kota" Kerang
  • Tapaktuan: "Kota" Naga
  • Teluk Kuantan: "Kota" Jalur
  • Tembilahan: "Kota" Seribu Parit

JAWA


DKI Jakarta
  • Jakarta: "Kota" Metropolitan

BANTEN

  • Cilegon: "Kota" Baja
  • Pandeglang: "Kota" Badak
  • Serang: "Kota" Santri
  • Tangerang: "Kota" 1000 Industri

JAWA BARAT

  • Bandung: "Kota" Kembang, Parijs van Java, "Kota" Pramuka, "Kota" Zakat, "Kota" Mode
  • Bekasi: "Kota" Patriot
  • Bogor: "Kota" Hujan, "Kota" Petir
  • Ciamis: "Kota" Tertib Lalu Lintas, "Kota" Galendo
  • Cirebon: "Kota" Udang, "Kota" Wali, "Kota" Terasi
  • Garut: "Kota" Domba, Swiss van Java
  • Indramayu: "Kota" Mangga
  • Karawang: "Kota" Pangkal Perjuangan, "Kota" Industri
  • Majalengka: "Kota" Angin
  • Sumedang: "Kota" Tahu
  • Tasikmalaya: "Kota" Santri, "Kota" Resik, Mutiara Dari Timur, Tasikmalaya
  • Kuningan: "Kota" Kuda

JAWA TENGAH

  • Blora: "Kota" Sate
  • Brebes: "Kota" bawang merah, "Kota" telor asin, Bombay van Java
  • Demak: "Kota" Wali
  • Jepara: "Kota" Ukir, Beauty of Java, "Kota" Durian, Scheveningen van Java, "Kota" 1000 Ponpes, The World Carving Centre
  • Karimunjawa: Surga Bawah Laut, The Paradise of Java, "Kota" Wisata, Caribbean van Java
  • Pati: "Kota" Pensiunan
  • Pekalongan: "Kota" Batik
  • Kudus: "Kota" Kretek
  • Lasem: "Kota" Santri
  • Magelang: "Kota" Getuk, "Kota" Santri
  • Purwokerto: "Kota" Satria
  • Semarang: "Kota" Lumpia, "Kota" Jamu, Venice van Java
  • Surakarta: "Kota" kebudayaan, "Kota" Batik, "Kota" Liwet, The Spirit of Java
  • Tegal: "Kota" Bahari

YOGYAKARTA

  • Bantul: "Kota" Geplak, "Kota" seniman, "Kota" Pasar tradisional
  • Gunungkidul: "Kota" seribu sungai bawah tanah, Pantai dan Goa, "Kota" Tandus
  • Progo: "Kota" Menoreh, "Kota" West Prog
  • Sleman: "Kota" Mbah Marijan, "Kota" Salak Pondoh
  • Yogyakarta: "Kota" Gudeg, "Kota" Pelajar, "Kota" Seni dan Budaya, "Kota" Istimewa, "Kota" Pariwisata, "Kota" Republik, "Kota" Buku

JAWA TIMUR

  • Babat: "Kota" Wingko
  • Bangkalan: "Kota" Sapi
  • Blitar: "Kota" Patria
  • Banyuwangi: "Kota" Pisang, The Sunrice of Java, "Kota" Banteng
  • Bojonegoro: "Kota" Tayub, "Kota" Jati
  • Bondowoso: "Kota" Tape
  • Gresik: "Kota" Pudak
  • Jombang: "Kota" Santri
  • Jember: "Kota" Suwar-suwir
  • Nganjuk: "Kota" Angin
  • Kediri: "Kota" Tahu
  • Lamongan: "Kota" Soto
  • Malang: "Kota" Pendidikan, "Kota" Pariwisata, "Kota" Pelajar, "Kota" Bunga
  • Mojokerto: "Kota" Onde-onde
  • Pasuruan: "Kota" Santri
  • Ponorogo: "Kota" Reog
  • Porong: "Kota" Ote-Ote
  • Sampang: "Kota" Sate, "Kota" Bahari
  • Sidoarjo: "Kota" Udang, "Kota" Lumpur, "Kota" Petis
  • Surabaya: "Kota" Pahlawan
  • Trenggalek: "Kota" Keripik Tempe, "Kota" Alen-Alen
  • Tuban: "Kota" Tuak

NUSA TENGGARA

  • Bali: Pulau Dewata
  • Lombok: Pulau Seribu masjid

KALIMANTAN

  • Balikpapan: "Kota" Beriman (Bersih, Indah, Aman, Nyman), "Kota" Minyak
  • Banjarmasin: "Kota" Seribu Sungai, Bumi Antasari, "Kota" Bungas (Bersih, Unggul, Aman, Asri)
  • Martapura: "Kota" Intan, "Kota" Serambi Makkah, "Kota" Santri
  • Bontang: "Kota" Taman
  • Mempawah: "Kota" Bestari
  • Ngabang: "Kota" Intan
  • Palangkaraya: "Kota" Cantik
  • Pontianak: "Kota" Khatulistiwa, "Kota" Bersinar, "Kota" Seribu Parit
  • Samarinda: "Kota" Tepian
  • Sanggau: Bumi Dara Nante
  • Sendawar: "Kota" Beradat
  • Singkawang: "Kota" Amoi, "Kota" Seribu Kelenteng
  • Tarakan: "Kota" Paguntaka, "Kota" Singapura Kecil, "Kota" Bakau, "Kota" Makanan Laut
  • Tenggarong: "Kota" Raja

SULAWESI

  • Makasar: "Kota" Daeng
  • Manado: "Kota" Tinutuan
  • Palu: "Kota" Kaledo, "Kota" Tadulako, "Kota" Teluk
  • Gorontalo: "Kota" Serambi Madinah

MALUKU DAN PAPUA

  • Ambon: "Kota" Manise
  • Biak: "Kota" Karang
  • Merauke: "Kota" Rusa
Sumber: 
1. id.wikipedia.org/wiki/Daftar_julukan_kota_di_Indonesia
2. laely.widjajati.photos.facebook/ALHAMDULILLAH...................Sdh-bs-istirahat............
3. laely.widjajati.photos.facebook/ULTAH-ke-51.....
4. laely.widjajati.photos.facebook/wisata-pulau-dewata.....
5. Hepi.Say.photos.facebook/3-angel... Menyelesaikan-misi..

Jumat, 26 April 2013

"LANJUT USIA (LANSIA)"

"LANSIA", siapapun yang membaca atau mendengar kata tersebut ("Lansia") maka akan tergamnbar secara pasti dalam benak kita tentang suatu keadaan yang sangat jauh berbeda dari keadaan semula 3o tahun sebelumnya". 


"Lanjut Usia" adalah seseorang baik wanita maupun laki-laki yang telah ber"usia" 60 tahun ke atas.  Menurut UU No.13 Tahun 1998 tentang Kesejahteraan "Lanjut Usia", "Lanjut Usia" teridiri dari "Lanjut Usia" potensial dan "Lanjut Usia" tidak potensial.  Beberapa jenis permasalahan yang dialami "Lanjut Usia" antara lain secara fisik, mental, sosial dan psikologis. Sehingga hal ini akan mengakibatkan gangguan dalam pemenuhan kebutuhan sehari-hari. 

Perbaikan perawatan dan penyediaan fasilitas kesehatan serta semakin baiknya gizi masyarakat selama tiga dekade terakhir berdampak pada meningkatnya "usia" harapan hidup penduduk Indonesia yang membawa konsekuensi meningkatnya jumlah
"Lanjut Usia" dari tahun ke tahun. Dengan semakin panjangnya "usia" harapan hidup, akan berimplikasi pada permasalahan sosial yang berkaitan dengan kondisi fisik, psikologis, sosial dan ekonomi dimana jumlah "Lanjut Usia" terlantar semakin meningkat.
Masa inilah yang disebut dengan masa Tua.  Menjadi tua adalah proses dimana terjadi perubahan fisik yang menyebabkan seseorang berkurang harapan hidupnya dikarenakan adanya banyak faktor yang mempengaruhinya. Selama hal ini merupakan kebenaran yang mutlak bahwa perubahan kondisi fisik terjadi pada "usia lanjut" dan sebagian besar perubahan itu terjadi ke arah yang memburuk, proses dan kecepatannya sangat berbeda untuk masing-masing individu walaupun "usia" mereka sama. Selain itu juga pada bagian-bagian tubuh yang berbeda pada individu yang sama terjadi proses dan kecepatan kerusakan yang bervariasi. Misalnya, organ reproduksi lebih cepat usang dibanding organ yang lain.

Masa tua ini merupakan pase terakhir pertumbuhan dan perkembangan yang dilalui oleh setiap manusia. Hal ini menggiring para ahli melakukan kajian dan penelitian mendalam. Lalu berdasarkan hasil kajian tersebut menghasilkan teori-teori tentang "usia" tua atau "usia lanjut" itu.

Secara garis besar teori tentang "Lansia" tersebut terdiri atas: 
1. Teori yang kajiannya didasari oleh sifat-sifat dan kecendrungan yang menyangkut hal ikhwal biologis.
2.. Teori activitas. 
Teori ini memperhatikan masalah berbagai peran yang perlu dilakukan sesuai dengan tugas-tugas perkembangan pada "usia lanjut". Hal ini dapat berhubungan dengan perubahan dalam sikap dan tingkah laku individu sebagai keseluruhan, mungkin dengan aktivitasnya dalam peran-peran sosial tertentu, misalnya peran sebagai orang tua, pekerja, peran dalam waktu luang.

Kedua teori tersebut membawa aperubahan pada diri manusia yang sedang dalam fase tua tersebut..
Ad 1.- Perubahan bagian dalam tubuh
Walaupun pada bagian tubuh tidak dapat diamati seperti pada bagian luar namun perubahan tersebut juga jelas terjadi dan menyebar ke seluruh bagian dalam juga. Perubahan yang terjadi pada perubahan tubuh diakibatkan dari mengerasnya tulang-tulang, menumpuknya garam-garam mineral dan modifikasi pada susunan organ tulang bagian dalam. Akibatnya tulang menjadi mengapur dan mudah retak atau patah dan sembuhnya lambat sesuai bertambahnya "usia".
Teori mengenai proses menjadi tua melukiskan betapa proses tersebut dapat diintervensi sehingga dapat mencapai hasil yang optimum. Menurut Thomae teori-teori yang ada dapat dibagi menjadi teori yang bersifat biologis dan yang bersifat sosiologis.

Dalam teori yang bersifat biologis terdapat dua macam teori yaitu :
- Teori mikrobiologi (microbiological theories of aging): melihat ke dalam sel-sel tubuh untuk menjelaskan penuaan.
- Teori makrobiologi (macrobiological theories of aging): mempelajari kehidupan pada tingkat analisis yang lebih global dibandingkan sel.
Sedangkan dalam teori yang bersifat sosiologis terdapat tiga macam teori yaitu :
- Teori pemisahan (disengagement theory): menyatakan bahwa orang-orang dewasa "lanjut" secara perlahan-lahan menarik diri dari masyarakat

Ad 2.- Teori aktivitas (activity theory): semakin orang-orang dewasa "lanjut" aktif dan terlibat, semakin kecil kemungkinan mereka menjadi renta dan semakin besar kemungkinan mereka merasa puas dengan kehidupannya.
- Teori rekonstruksi gangguan sosial (social breakdown-recontruction theory): Teori ini menyatakan bahwa penuaan dikembangkan melalui fungsi psikologis negatif yang dibawa oleh pandangan-pandangan negatif tentang dunia sosial dari orang-orang dewasa "lanjut" dan tidak memadainya penyediaan layanan untuk mereka.

Di samping teori-teori di atas dikemukakan juga teori psikologi perkembangan dalam perspektif sepanjang hidup yang dikemukakan Erikson (1963), Charlotte B├╝chler (1959, 1972) dan Havighurst (1953). Sedangkan Ryff (1982) menyebutnya sebagai teori optimalisasi karena menitik beratkan dalam kemungkinan berkembangnya seseorang sampai pada "usia lanjut".

Berbeda dengan pendapat Thomae yang dipandang kurang bersifat normatif yaitu mengenai teori kognitif integratif yang dikemukakannya. Landasan teori ini mengenai proses menjadi tua disebutkan bahwa orang yang menjadi tua tidak secara pasif menerima perubahan dalam fisik maupun lingkungannya, tetapi ia juga mengambil sikap, memilih, memberikan bentuk pada situasi yang dialaminya.

Dari gambaran faktual di sekitar kita, kita sering melihat perilaku orang-orang yang telah "lanjut usia" tersebut dengan perilaku seperti mencari perhatian, mau menang sendiri, tempramental, sensitif terhadap situasi tertentu dengan TINGKAH LAKU SALAH SUAI ( TLSS).....

LAYANAN SOSIAL UNTUK "LANJUT USIA".


Tantangan yang dihadapi akibat meningkatnya jumlah "Lanjut Usia", terutama mereka yang tidak potensial dan terlantar, adalah penyediaan jaminan sosial baik formal maupun informal. Penyiapan lapangan kerja yang sesuai dengan kemampuan fisik "Lanjut Usia" akan menjadi kendala bagi "Lanjut Usia" yang masih potensial. Di samping itu tantangan lain adalah penyediaan pelayanan yang dibutuhkan oleh "Lanjut Usia" sebagaimana yang diatur dalam Undang – Undang Nomor 13  Tahun 1998 tentang Kesejahteraan "Lanjut Usia".

Visi :
"Lanjut Usia" Indonesia Sejahtera 2020"

Misi :
1.Meningkatkan kualitas pelayanan sosial
"Lanjut Usia" secara fisik,mental, sosial serta diliputi  rasa keselamatan dan kenyamanan.
2. Meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menciptakan situasi dan kondisi yang kondusif agar selama mungkin "lansia" menjadi subyek pembangunan.
3. Meningkatkan kepedulian masyarakat agar "lansia" yang memerlukan/mendapatkan pelayanan, perlindungan/bantuan dan perawatan secara manusiawi dan bermartabat. 

Tugas Pokok
Direktorat Pelayanan Sosial
"Lanjut Usia" mempunyai tugas melaksanakan penyiapan perumusan kebijakan teknis, standarisasi dan pemberian bimbingan teknis serta evaluasi di bidang pelayanan sosial "Lanjut Usia".

Fungsi :
Dalam melaksanakan tugas Direktorat Pelayanan Sosial
"Lanjut Usia" mempunyai fungsi :
1. Penyiapan perumusan kebijakan teknis di bidang pelayanan sossila dalam panti, pelayanan sosial luar panti, kelembagaan sosial serta perlindungan sosial dan aksesibilitas sosial
"Lanjut Usia".
2. Melaksanakan kebijaksanaan teknis di bidang pelayanan sosial dalam panti, pelayanan sosial luar panti, kelembagaan sosial serta perlindungan sosial dan aksesibilitas sosial
"Lanjut Usia" sesuai peraturan perundang-perundangan yang berlaku;
3. Penyusunan standar teknis, norma, pedoman, kriteria dan prosedur dibidang pelayanan sosial dalam panti, pelayanan sosial luar panti, kelembagaan sosial serta perlindungan sosial dan aksesibilitas sosial
"Lanjut Usia".
4. Bimbingan teknis di bidang pelayanan sosial dalam panti, pelayanan sosial luar panti, kelembagaan sosial
"Lanjut Usia" serta perlindungan sosial dan aksesibilitas sosial "Lanjut Usia".
5.Evaluasi pelaksanaan kebijakan teknis di bidang pelayanan sosial dalam panti, pelayanan sosial luar panti, kelembagaan sosial serta perlindungan sosial dan aksesibilitas sosial
"Lanjut Usia".
6.Pelaksanaan urusan tata usaha dan rumah tangga direktorat. 

Bentuk-bentuk Pelayanan Sosial "Lanjut Usia":
1.Pelayanan Sosial dalam Panti
2.Pelayanan Sosial Luar panti
3.Pelayanan Sosial Perlindungan dan Aksesibilitas
4.Pelayanan Sosial  Kelembagaan 

"Usia lanjut" adalah suatu kejadian yang pasti akan dialami oleh semua orang yang dikaruniai "usia" panjang, terjadinya tidak bisa dihindari oleh siapapun. Pada "usia lanjut" akan terjadi berbagai kemunduran pada organ tubuh. Namun tidak perlu berkecil hati, harus selalu optimis, ceria dan berusaha agar selalu tetap sehat di "usia lanjut". Jadi walaupun "usia" sudah "lanjut", harus tetap menjaga kesehatan.

Ada satu pendapat yang mengatakan “KESEHATAN TIDAK BERARTI SEGALA-GALANYA, TETAPI TANPA KESEHATAN SEGALANYA TIDAK BERARTI”, yang maksudnya orang yang sehat belum tentu hidupnya makmur, segala keinginannya terpenuhi, bisa saja hidupnya sederhana atau biasa saja. Akan tetapi kesehatan itu milik kita yang paling berharga, karena bila sakit kita tidak bisa berbuat apa-apa dan tidak bisa menikmati dengan baik apa yang dimiliki. Oleh karena itu kita harus selalu menjaga, merawat, memelihara dan menyayangi kesehatan. 

Sumber:
1. rehsos.kemsos.go.id/modules.php?name=Content&pa...pid=6
2. creasoft.wordpress.com/2008/04/15/lansia/
3. laely.widjajati.photos.facebook.com/Mbah-Buyut-&-Banda....
4. laely.widjajati.photos.facebook.com/NARSIS-Bareng,-mumpung-ketemu...........
5. laely.widjajati.photos.facebook.com/pulang-kantor-narsis-dulu.....
6.laely.widjajati.photos.facebook.com/Jangan-pernah-katakan-umurlah-telah-bertambah,-tapi- katakanlah-umurmu-telah-berkurang,-karena-dosalah-yg-selalu-bertambah........- ASTAGHFIRULLAHAL-ADZIIM.........

Minggu, 14 April 2013

"NORMA SOPAN SANTUN"

"Norma sopan santun" adalah peraturan hidup yang timbul dari hasil pergaulan sekelompok itu." 


"Sopan santun" adalah suatu etika/"norma" terhadap tingkah laku kita dalam kehidupan sehari-hari. Setiap orang pasti pernah memilikinya, bahkan mengetahui tentang adat "sopan" dan "santun" tersebut. Meskipun, sedikit orang telah mengetahui arti dari "sopan santun", tapi banyak orang yang mampu memahami cara berlaku "sopan" dan "santun" dalam kehidupan. 

"Sopan" dan "santun" mungkin tidak dapat dinilai lebih dalam lagi, Karena "sopan santun" bukanlah sebuah ideologi dan tidak mungkin dapat diukur dengan kasat mata. Tapi, melainkan suatu nilai yang begitu berharga dalam menjalani suatu komunikasi dengan orang lain. Untuk dapat menilai "sopan santun", kita perlu dapat memahami cara bertingkah laku "sopan santun" dahulu. Setelah itu, kita akan mengerti seberapa berharganya "sopan santun" dalam bersosialisasi dengan orang lain.

"Norma" ke"sopan"an bersifat relatif, artinya apa yang dianggap sebagai "norma" ke"sopan"an berbeda-beda di berbagai tempat, lingkungan atau waktu.
Contoh-contoh "norma sopan santun" ialah:
  1. Menghormati orang yang lebih tua.
  2. Menerima sesuatu selalu dengan tangan kanan.
  3. Tidak berkata-kata kotor, kasar dan takabur.
  4. Tidak meludah di sembarang tempat.
  5. Memakai pakaian yang dapat menutup aurat.
  6. Tidak menyela pembicaraan.
"Norma sopan santun" sangat penting untuk diterapkan, terutama dalam bermasyarakat, karena "norma" ini sangat erat kaitannya terhadap masyarakat. Sekali saja ada pelanggaran terhadap "norma" ke"sopan"an, pelanggar akan mendapat sanksi dari masyarakat, semisal cemoohan. ke"sopan"an merupakan tuntutan dalam hidup bersama. Ada "norma" yang harus dipenuhi supaya diterima secara sosial.
Sanksi bagi pelanggar "norma" ke"sopan"an adalah tidak tegas, tetapi dapat diberikan oleh masyarakat, yang berupa cemoohan. celaan, hinaan, atau dikucilkan dan diasingkan dari pergaulan serta dipermalukan.

Ketika seseorang kehilangan "sopan santun" dalam kehidupan, maka dia sedang meracuni kehidupan dengan sikap dan perilaku buruk. "Sopan santun" memperlihatkan kualitas kepribadian seseorang. Semakin rendah hati dan beretika seseorang, maka dia akan mengekspresikan "sopan santun" dengan tulus dan penuh percaya diri.

"Sopan santun" adalah bagian dari perilaku diri yang terekspresi dari kualitas moral. Moral itu sendiri merupakan sesuatu yang dihasilkan dari hati nurani, yang diekspresikan dalam perilaku dan cara berpikir. Seseorang yang ber"sopan santun" rendah, biasanya disebabkan oleh kualitas moral dirinya yang rendah. Dan hal ini dikarenakan, hati nuraninya terisi dengan nilai-nilai negatif. 
 
Dengan semakin tidak pedulinya orang-orang untuk ber"sopan santun" dalam kehidupan, menunjukkan hilangnya hati nurani baik dalam kehidupan. Dan hal ini, pasti akan menjadi sesuatu yang buruk dalam penguatan kehidupan sosial yang lebih tertib dan harmonis. Tanpa "sopan santun", orang-orang akan kehilangan akal baiknya dalam melayani kehidupan. 
 
"Sopan santun" adalah energi positif, yang dapat menciptakan kehidupan pribadi yang lebih berkualitas. Karena, saat seseorang mengekspresikan "sopan santun" dalam sikap dan perilaku, maka dia sedang menularkan energi baik kepada orang lain, dan orang lain yang merasakan energi baik tersebut, hatinya menjadi lebih peduli untuk melayani energi "sopan santun". Artinya, orang-orang yang "sopan santun" selalu mendapatkan kepercayaan lebih dari orang lain. "Sopan santun" bukanlah perilaku yang berpura-pura baik untuk sebuah kepentingan, tapi merupakan ekspresi dari sikap rendah hati, yang diperkuat oleh etika dan integritas pribadi dalam konsistensi perilaku. 
 
"Sopan santun" dapat menjadi milik siapa pun. Namun, untuk memiliki "sopan santun" sebagai bagian dari perilaku kepribadian yang baik, seseorang harus merawat kualitas moralnya dengan nilai-nilai kehidupan positif yang etis, lalu diungkapkan dalam integritas pribadi yang konsisten dengan sikap rendah hati untuk melayani kehidupan. 
 
"Sopan santun" dihasilkan dari kualitas orang baik, yang benar-benar hidup untuk mengekspresikan rasa hormat dirinya pada orang lain; melalui tata bahasa, emosi, ekspresi dan perilaku yang "sopan santun". "Sopan santun" akan menjadi semakin berpengaruh untuk kebaikan diri sendiri dan orang lain; saat seseorang mampu mengembangkan hati nuraninya untuk tata krama kehidupan, yang menghormati orang lain, dan bersyukur atas apa yang dimiliki, tanpa ada perasaan tidak suka kepada yang lain.

Sumber:
1. id.wikipedia.org/wiki/Norma_sopan_santun
2. edukasi.kompasiana.com/.../sopan-santun-mencerminkan-kualitas-diri-505509.html
3. t4nti.blog.com/2009/11/24/sopan-santun/
4. Laely.Widjajati.Photos.Facebook/ALHAMDULILLAH..............Sdh-bs-istirahat............
5. Laely.Widjajati.Photos.Facebook/Jangan-pernah-katakan-umurlah-telah-bertambah,-tapi...
6. Laely.Widjajati.Photos.Facebook/Stuba-Pemkab-Badung...

Sabtu, 13 April 2013

"MANFAAT/KHASIAT JERUK PURUT"

"Jeruk Purut" adalah buah yang sudah tidak asing di kalangan ibu-ibu, karena buah ini sering digunakan untuk rempah-rempah masakan agar menambah cita rasa." 
 

"Manfaat Jeruk Purut" memang sangat banyak, selain bisa menambah cita rasa "Jeruk Purut" juga sering digunakan untuk wewangian.

Buah yang bernama Latin Citrus hystrix merupakan jenis buah "Jeruk" yang mempunyai ukuran terkecil dari jenis "jeruk" yang lainnya. Ini menjadikan buah "Jeruk Purut" mudah dikenali dan mempunyai ciri khas sendiri. Buah yang berdiameter maksimal 2 cm ini dapat dikenali dengan bentuk daunnya yang menyambung dan tebal dengan warna hijau tua, juga  wangi daunnya yang menyengat akan sangat mudah dikenali.


"Manfaat Jeruk Purut" pada dasarnya sangat banyak, selain menambah cita rasa "Jeruk Purut" juga bisa mengobati influenza, rasa lelah, dan kulit yang mengelupas. "Manfaat Jeruk Purut" tidak hanya sampai disitu saja, masih banyak  sebenarnya jika kita mau mengupas lebih dalam maka akan terbongkar semua "Khasiat Jeruk Purut".

"Khasiat"
yang tidak terhitung di "Jeruk Purut" lebih menonjol pada kulit dan daunnya, terlebih pada daun "Jeruk Purut" yang mempunyai aroma wangi dan mempunyai kandungan kimia tannin  1,8%, steroid triterpenoid dan minyak asiri 1-1,5% v/b. Dan pada kulit buah "Jeruk Purut" mengandung bahan kimia tanin 1%, steroid triterpenoid dan minyak asiri yang mengandung sitrat 2-2,5% v/b. Dari beberapa kandungan "Jeruk Purut"  tersebut, antara lain manfaatnya adalah:

1. Buah "Jeruk Purut" dapat digunakan sebagai obat influenza, bagaimana cara melakukannya? Pembaca tinggal melakukan hal seperti di bawah ini :
a. Potong satu buah "Jeruk Purut" masak, lalu peras.
b. Seduh air perasannya dengan 60cc air panas, minum sekaligus selagi hangat.

2. Daun "Jeruk Purut" juga ampuh untuk mengatasi capek. Bagi para pekerja yang mengerjakan pekerjaan berat tidak perlu lagi mengkonsumsi suplemen karena  "Jeruk Purut" ini bisa mengatasi masalah tersebut. Badan lelah dan capek itu merupakan masalah bagi sebagaian orang, karena badan yang tidak fit akan mengganggu aktivitas mereka sehari-hari. Jika aktivitas terganggu maka semua pekerjaan yang dilakukan oleh orang tersebut akan menjadi berantakan dan kacau. Jadi apa yang harus dilakukan? Tidak hanya daun "jeruk" nipis yang memiliki "manfaat".  Pembaca tinggal melakukan beberapa hal di bawah ini:
a. Sediakan 2 genggam daun "Jeruk Purut" segar.
b. Rebus dalam 3 liter air sampai mendidih (selama 10 menit).
c. Tuangkan ramuan tersebut ke dalam 1 ember air hangat dan gunakan untuk mandi. ini bisa mengatasi masalah tersebut. Badan lelah dan capek itu merupakan masalah bagi sebagian orang, karena badan yang tidak fit akan mengganggu aktivitas mereka sehari-hari. 

3. Sebagai obat luar, belah "Jeruk Purut" menjadi 2-4 bagian, lalu gosokkan ke kulit yang bersisik atau air perasan buahnya digunakan untuk membasahi rambut setelah keramas. Cara pemakaian untuk mengatasi kulit bersisik dan mengelupas, belah "Jeruk Purut" tua menjadi 2 bagian. Gosokkan pada kulit yang bersisik, kering dan mudah mengelupas di kulit kepala atau bagian lain dari tubuh. Lakukan satu kali sehari, malam sebelum tidur.

4. Untuk mewangikan rambut di kepala. Cara pemakaian untuk mewangikan rambut kepala, cuci 1 buah "Jeruk Purut" masak sampai bersih, lalu parut. Tambahkan 1 sendok makan air bersih, lalu remas dan saring. Gunakan air saringannya untuk menggosok rambut setelah keramas.
Caranya mudah dan gampang bukan? Itulah tadi beberapa "manfaat jeruk purut", tidak perlu harus membeli obat warung yang sudah pasti ada efek sampingnya.

Dengan obat tradisional tadi kita tidak akan terlalu perduli dengan efek samping karena ini asli alami langsung dari alam dan nenek moyang kita. Karena yang alami itu lebih aman, terlebih lagi jika diberikan kepada anak-anak yang mungkin pada umumnya orang tua selalu khawatir dengan efek samping  obat yang dikonsumsi anaknya. "Jeruk Purut" ini bisa menjadi pilihan untuk para orang tua agar lebih aman dan tanpa efek samping yang terlalu berbahaya.

Dari beberapa hal tersebut kita bisa mengambil hikmah dari semua yang diciptakan oleh Tuhan mempunyai "manfaat" yang berbeda-beda. Sudah sepantasnya kita sebagai manusia bersyukur dan berterima kasih terhadap nikmat yang diberikan oleh Tuhan.

Sumber:
1. kandunganjeruk.blogspot.com/.../mengenal-manfaat-jeruk-purut.html
2. palembang-pos.com/index.php?...manfaat-jeruk-purut...
3. laely.widjajati.photos.facebook/
4. laely.widjajati.photos.facebook/MBAKku-Sdg-Memperhatikan-JERUK PURUT............
5. wanitacosmo.com/Kulit-halus-dengan-lulur-jeruk-purut...