Jumat, 26 April 2013

"LANJUT USIA (LANSIA)"

"LANSIA", siapapun yang membaca atau mendengar kata tersebut ("Lansia") maka akan tergamnbar secara pasti dalam benak kita tentang suatu keadaan yang sangat jauh berbeda dari keadaan semula 3o tahun sebelumnya". 


"Lanjut Usia" adalah seseorang baik wanita maupun laki-laki yang telah ber"usia" 60 tahun ke atas.  Menurut UU No.13 Tahun 1998 tentang Kesejahteraan "Lanjut Usia", "Lanjut Usia" teridiri dari "Lanjut Usia" potensial dan "Lanjut Usia" tidak potensial.  Beberapa jenis permasalahan yang dialami "Lanjut Usia" antara lain secara fisik, mental, sosial dan psikologis. Sehingga hal ini akan mengakibatkan gangguan dalam pemenuhan kebutuhan sehari-hari. 

Perbaikan perawatan dan penyediaan fasilitas kesehatan serta semakin baiknya gizi masyarakat selama tiga dekade terakhir berdampak pada meningkatnya "usia" harapan hidup penduduk Indonesia yang membawa konsekuensi meningkatnya jumlah
"Lanjut Usia" dari tahun ke tahun. Dengan semakin panjangnya "usia" harapan hidup, akan berimplikasi pada permasalahan sosial yang berkaitan dengan kondisi fisik, psikologis, sosial dan ekonomi dimana jumlah "Lanjut Usia" terlantar semakin meningkat.
Masa inilah yang disebut dengan masa Tua.  Menjadi tua adalah proses dimana terjadi perubahan fisik yang menyebabkan seseorang berkurang harapan hidupnya dikarenakan adanya banyak faktor yang mempengaruhinya. Selama hal ini merupakan kebenaran yang mutlak bahwa perubahan kondisi fisik terjadi pada "usia lanjut" dan sebagian besar perubahan itu terjadi ke arah yang memburuk, proses dan kecepatannya sangat berbeda untuk masing-masing individu walaupun "usia" mereka sama. Selain itu juga pada bagian-bagian tubuh yang berbeda pada individu yang sama terjadi proses dan kecepatan kerusakan yang bervariasi. Misalnya, organ reproduksi lebih cepat usang dibanding organ yang lain.

Masa tua ini merupakan pase terakhir pertumbuhan dan perkembangan yang dilalui oleh setiap manusia. Hal ini menggiring para ahli melakukan kajian dan penelitian mendalam. Lalu berdasarkan hasil kajian tersebut menghasilkan teori-teori tentang "usia" tua atau "usia lanjut" itu.

Secara garis besar teori tentang "Lansia" tersebut terdiri atas: 
1. Teori yang kajiannya didasari oleh sifat-sifat dan kecendrungan yang menyangkut hal ikhwal biologis.
2.. Teori activitas. 
Teori ini memperhatikan masalah berbagai peran yang perlu dilakukan sesuai dengan tugas-tugas perkembangan pada "usia lanjut". Hal ini dapat berhubungan dengan perubahan dalam sikap dan tingkah laku individu sebagai keseluruhan, mungkin dengan aktivitasnya dalam peran-peran sosial tertentu, misalnya peran sebagai orang tua, pekerja, peran dalam waktu luang.

Kedua teori tersebut membawa aperubahan pada diri manusia yang sedang dalam fase tua tersebut..
Ad 1.- Perubahan bagian dalam tubuh
Walaupun pada bagian tubuh tidak dapat diamati seperti pada bagian luar namun perubahan tersebut juga jelas terjadi dan menyebar ke seluruh bagian dalam juga. Perubahan yang terjadi pada perubahan tubuh diakibatkan dari mengerasnya tulang-tulang, menumpuknya garam-garam mineral dan modifikasi pada susunan organ tulang bagian dalam. Akibatnya tulang menjadi mengapur dan mudah retak atau patah dan sembuhnya lambat sesuai bertambahnya "usia".
Teori mengenai proses menjadi tua melukiskan betapa proses tersebut dapat diintervensi sehingga dapat mencapai hasil yang optimum. Menurut Thomae teori-teori yang ada dapat dibagi menjadi teori yang bersifat biologis dan yang bersifat sosiologis.

Dalam teori yang bersifat biologis terdapat dua macam teori yaitu :
- Teori mikrobiologi (microbiological theories of aging): melihat ke dalam sel-sel tubuh untuk menjelaskan penuaan.
- Teori makrobiologi (macrobiological theories of aging): mempelajari kehidupan pada tingkat analisis yang lebih global dibandingkan sel.
Sedangkan dalam teori yang bersifat sosiologis terdapat tiga macam teori yaitu :
- Teori pemisahan (disengagement theory): menyatakan bahwa orang-orang dewasa "lanjut" secara perlahan-lahan menarik diri dari masyarakat

Ad 2.- Teori aktivitas (activity theory): semakin orang-orang dewasa "lanjut" aktif dan terlibat, semakin kecil kemungkinan mereka menjadi renta dan semakin besar kemungkinan mereka merasa puas dengan kehidupannya.
- Teori rekonstruksi gangguan sosial (social breakdown-recontruction theory): Teori ini menyatakan bahwa penuaan dikembangkan melalui fungsi psikologis negatif yang dibawa oleh pandangan-pandangan negatif tentang dunia sosial dari orang-orang dewasa "lanjut" dan tidak memadainya penyediaan layanan untuk mereka.

Di samping teori-teori di atas dikemukakan juga teori psikologi perkembangan dalam perspektif sepanjang hidup yang dikemukakan Erikson (1963), Charlotte Büchler (1959, 1972) dan Havighurst (1953). Sedangkan Ryff (1982) menyebutnya sebagai teori optimalisasi karena menitik beratkan dalam kemungkinan berkembangnya seseorang sampai pada "usia lanjut".

Berbeda dengan pendapat Thomae yang dipandang kurang bersifat normatif yaitu mengenai teori kognitif integratif yang dikemukakannya. Landasan teori ini mengenai proses menjadi tua disebutkan bahwa orang yang menjadi tua tidak secara pasif menerima perubahan dalam fisik maupun lingkungannya, tetapi ia juga mengambil sikap, memilih, memberikan bentuk pada situasi yang dialaminya.

Dari gambaran faktual di sekitar kita, kita sering melihat perilaku orang-orang yang telah "lanjut usia" tersebut dengan perilaku seperti mencari perhatian, mau menang sendiri, tempramental, sensitif terhadap situasi tertentu dengan TINGKAH LAKU SALAH SUAI ( TLSS).....

LAYANAN SOSIAL UNTUK "LANJUT USIA".


Tantangan yang dihadapi akibat meningkatnya jumlah "Lanjut Usia", terutama mereka yang tidak potensial dan terlantar, adalah penyediaan jaminan sosial baik formal maupun informal. Penyiapan lapangan kerja yang sesuai dengan kemampuan fisik "Lanjut Usia" akan menjadi kendala bagi "Lanjut Usia" yang masih potensial. Di samping itu tantangan lain adalah penyediaan pelayanan yang dibutuhkan oleh "Lanjut Usia" sebagaimana yang diatur dalam Undang – Undang Nomor 13  Tahun 1998 tentang Kesejahteraan "Lanjut Usia".

Visi :
"Lanjut Usia" Indonesia Sejahtera 2020"

Misi :
1.Meningkatkan kualitas pelayanan sosial
"Lanjut Usia" secara fisik,mental, sosial serta diliputi  rasa keselamatan dan kenyamanan.
2. Meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menciptakan situasi dan kondisi yang kondusif agar selama mungkin "lansia" menjadi subyek pembangunan.
3. Meningkatkan kepedulian masyarakat agar "lansia" yang memerlukan/mendapatkan pelayanan, perlindungan/bantuan dan perawatan secara manusiawi dan bermartabat. 

Tugas Pokok
Direktorat Pelayanan Sosial
"Lanjut Usia" mempunyai tugas melaksanakan penyiapan perumusan kebijakan teknis, standarisasi dan pemberian bimbingan teknis serta evaluasi di bidang pelayanan sosial "Lanjut Usia".

Fungsi :
Dalam melaksanakan tugas Direktorat Pelayanan Sosial
"Lanjut Usia" mempunyai fungsi :
1. Penyiapan perumusan kebijakan teknis di bidang pelayanan sossila dalam panti, pelayanan sosial luar panti, kelembagaan sosial serta perlindungan sosial dan aksesibilitas sosial
"Lanjut Usia".
2. Melaksanakan kebijaksanaan teknis di bidang pelayanan sosial dalam panti, pelayanan sosial luar panti, kelembagaan sosial serta perlindungan sosial dan aksesibilitas sosial
"Lanjut Usia" sesuai peraturan perundang-perundangan yang berlaku;
3. Penyusunan standar teknis, norma, pedoman, kriteria dan prosedur dibidang pelayanan sosial dalam panti, pelayanan sosial luar panti, kelembagaan sosial serta perlindungan sosial dan aksesibilitas sosial
"Lanjut Usia".
4. Bimbingan teknis di bidang pelayanan sosial dalam panti, pelayanan sosial luar panti, kelembagaan sosial
"Lanjut Usia" serta perlindungan sosial dan aksesibilitas sosial "Lanjut Usia".
5.Evaluasi pelaksanaan kebijakan teknis di bidang pelayanan sosial dalam panti, pelayanan sosial luar panti, kelembagaan sosial serta perlindungan sosial dan aksesibilitas sosial
"Lanjut Usia".
6.Pelaksanaan urusan tata usaha dan rumah tangga direktorat. 

Bentuk-bentuk Pelayanan Sosial "Lanjut Usia":
1.Pelayanan Sosial dalam Panti
2.Pelayanan Sosial Luar panti
3.Pelayanan Sosial Perlindungan dan Aksesibilitas
4.Pelayanan Sosial  Kelembagaan 

"Usia lanjut" adalah suatu kejadian yang pasti akan dialami oleh semua orang yang dikaruniai "usia" panjang, terjadinya tidak bisa dihindari oleh siapapun. Pada "usia lanjut" akan terjadi berbagai kemunduran pada organ tubuh. Namun tidak perlu berkecil hati, harus selalu optimis, ceria dan berusaha agar selalu tetap sehat di "usia lanjut". Jadi walaupun "usia" sudah "lanjut", harus tetap menjaga kesehatan.

Ada satu pendapat yang mengatakan “KESEHATAN TIDAK BERARTI SEGALA-GALANYA, TETAPI TANPA KESEHATAN SEGALANYA TIDAK BERARTI”, yang maksudnya orang yang sehat belum tentu hidupnya makmur, segala keinginannya terpenuhi, bisa saja hidupnya sederhana atau biasa saja. Akan tetapi kesehatan itu milik kita yang paling berharga, karena bila sakit kita tidak bisa berbuat apa-apa dan tidak bisa menikmati dengan baik apa yang dimiliki. Oleh karena itu kita harus selalu menjaga, merawat, memelihara dan menyayangi kesehatan. 

Sumber:
1. rehsos.kemsos.go.id/modules.php?name=Content&pa...pid=6
2. creasoft.wordpress.com/2008/04/15/lansia/
3. laely.widjajati.photos.facebook.com/Mbah-Buyut-&-Banda....
4. laely.widjajati.photos.facebook.com/NARSIS-Bareng,-mumpung-ketemu...........
5. laely.widjajati.photos.facebook.com/pulang-kantor-narsis-dulu.....
6.laely.widjajati.photos.facebook.com/Jangan-pernah-katakan-umurlah-telah-bertambah,-tapi- katakanlah-umurmu-telah-berkurang,-karena-dosalah-yg-selalu-bertambah........- ASTAGHFIRULLAHAL-ADZIIM.........

Minggu, 14 April 2013

"NORMA SOPAN SANTUN"

"Norma sopan santun" adalah peraturan hidup yang timbul dari hasil pergaulan sekelompok itu." 


"Sopan santun" adalah suatu etika/"norma" terhadap tingkah laku kita dalam kehidupan sehari-hari. Setiap orang pasti pernah memilikinya, bahkan mengetahui tentang adat "sopan" dan "santun" tersebut. Meskipun, sedikit orang telah mengetahui arti dari "sopan santun", tapi banyak orang yang mampu memahami cara berlaku "sopan" dan "santun" dalam kehidupan. 

"Sopan" dan "santun" mungkin tidak dapat dinilai lebih dalam lagi, Karena "sopan santun" bukanlah sebuah ideologi dan tidak mungkin dapat diukur dengan kasat mata. Tapi, melainkan suatu nilai yang begitu berharga dalam menjalani suatu komunikasi dengan orang lain. Untuk dapat menilai "sopan santun", kita perlu dapat memahami cara bertingkah laku "sopan santun" dahulu. Setelah itu, kita akan mengerti seberapa berharganya "sopan santun" dalam bersosialisasi dengan orang lain.

"Norma" ke"sopan"an bersifat relatif, artinya apa yang dianggap sebagai "norma" ke"sopan"an berbeda-beda di berbagai tempat, lingkungan atau waktu.
Contoh-contoh "norma sopan santun" ialah:
  1. Menghormati orang yang lebih tua.
  2. Menerima sesuatu selalu dengan tangan kanan.
  3. Tidak berkata-kata kotor, kasar dan takabur.
  4. Tidak meludah di sembarang tempat.
  5. Memakai pakaian yang dapat menutup aurat.
  6. Tidak menyela pembicaraan.
"Norma sopan santun" sangat penting untuk diterapkan, terutama dalam bermasyarakat, karena "norma" ini sangat erat kaitannya terhadap masyarakat. Sekali saja ada pelanggaran terhadap "norma" ke"sopan"an, pelanggar akan mendapat sanksi dari masyarakat, semisal cemoohan. ke"sopan"an merupakan tuntutan dalam hidup bersama. Ada "norma" yang harus dipenuhi supaya diterima secara sosial.
Sanksi bagi pelanggar "norma" ke"sopan"an adalah tidak tegas, tetapi dapat diberikan oleh masyarakat, yang berupa cemoohan. celaan, hinaan, atau dikucilkan dan diasingkan dari pergaulan serta dipermalukan.

Ketika seseorang kehilangan "sopan santun" dalam kehidupan, maka dia sedang meracuni kehidupan dengan sikap dan perilaku buruk. "Sopan santun" memperlihatkan kualitas kepribadian seseorang. Semakin rendah hati dan beretika seseorang, maka dia akan mengekspresikan "sopan santun" dengan tulus dan penuh percaya diri.

"Sopan santun" adalah bagian dari perilaku diri yang terekspresi dari kualitas moral. Moral itu sendiri merupakan sesuatu yang dihasilkan dari hati nurani, yang diekspresikan dalam perilaku dan cara berpikir. Seseorang yang ber"sopan santun" rendah, biasanya disebabkan oleh kualitas moral dirinya yang rendah. Dan hal ini dikarenakan, hati nuraninya terisi dengan nilai-nilai negatif. 
 
Dengan semakin tidak pedulinya orang-orang untuk ber"sopan santun" dalam kehidupan, menunjukkan hilangnya hati nurani baik dalam kehidupan. Dan hal ini, pasti akan menjadi sesuatu yang buruk dalam penguatan kehidupan sosial yang lebih tertib dan harmonis. Tanpa "sopan santun", orang-orang akan kehilangan akal baiknya dalam melayani kehidupan. 
 
"Sopan santun" adalah energi positif, yang dapat menciptakan kehidupan pribadi yang lebih berkualitas. Karena, saat seseorang mengekspresikan "sopan santun" dalam sikap dan perilaku, maka dia sedang menularkan energi baik kepada orang lain, dan orang lain yang merasakan energi baik tersebut, hatinya menjadi lebih peduli untuk melayani energi "sopan santun". Artinya, orang-orang yang "sopan santun" selalu mendapatkan kepercayaan lebih dari orang lain. "Sopan santun" bukanlah perilaku yang berpura-pura baik untuk sebuah kepentingan, tapi merupakan ekspresi dari sikap rendah hati, yang diperkuat oleh etika dan integritas pribadi dalam konsistensi perilaku. 
 
"Sopan santun" dapat menjadi milik siapa pun. Namun, untuk memiliki "sopan santun" sebagai bagian dari perilaku kepribadian yang baik, seseorang harus merawat kualitas moralnya dengan nilai-nilai kehidupan positif yang etis, lalu diungkapkan dalam integritas pribadi yang konsisten dengan sikap rendah hati untuk melayani kehidupan. 
 
"Sopan santun" dihasilkan dari kualitas orang baik, yang benar-benar hidup untuk mengekspresikan rasa hormat dirinya pada orang lain; melalui tata bahasa, emosi, ekspresi dan perilaku yang "sopan santun". "Sopan santun" akan menjadi semakin berpengaruh untuk kebaikan diri sendiri dan orang lain; saat seseorang mampu mengembangkan hati nuraninya untuk tata krama kehidupan, yang menghormati orang lain, dan bersyukur atas apa yang dimiliki, tanpa ada perasaan tidak suka kepada yang lain.

Sumber:
1. id.wikipedia.org/wiki/Norma_sopan_santun
2. edukasi.kompasiana.com/.../sopan-santun-mencerminkan-kualitas-diri-505509.html
3. t4nti.blog.com/2009/11/24/sopan-santun/
4. Laely.Widjajati.Photos.Facebook/ALHAMDULILLAH..............Sdh-bs-istirahat............
5. Laely.Widjajati.Photos.Facebook/Jangan-pernah-katakan-umurlah-telah-bertambah,-tapi...
6. Laely.Widjajati.Photos.Facebook/Stuba-Pemkab-Badung...

Sabtu, 13 April 2013

"MANFAAT/KHASIAT JERUK PURUT"

"Jeruk Purut" adalah buah yang sudah tidak asing di kalangan ibu-ibu, karena buah ini sering digunakan untuk rempah-rempah masakan agar menambah cita rasa." 
 

"Manfaat Jeruk Purut" memang sangat banyak, selain bisa menambah cita rasa "Jeruk Purut" juga sering digunakan untuk wewangian.

Buah yang bernama Latin Citrus hystrix merupakan jenis buah "Jeruk" yang mempunyai ukuran terkecil dari jenis "jeruk" yang lainnya. Ini menjadikan buah "Jeruk Purut" mudah dikenali dan mempunyai ciri khas sendiri. Buah yang berdiameter maksimal 2 cm ini dapat dikenali dengan bentuk daunnya yang menyambung dan tebal dengan warna hijau tua, juga  wangi daunnya yang menyengat akan sangat mudah dikenali.


"Manfaat Jeruk Purut" pada dasarnya sangat banyak, selain menambah cita rasa "Jeruk Purut" juga bisa mengobati influenza, rasa lelah, dan kulit yang mengelupas. "Manfaat Jeruk Purut" tidak hanya sampai disitu saja, masih banyak  sebenarnya jika kita mau mengupas lebih dalam maka akan terbongkar semua "Khasiat Jeruk Purut".

"Khasiat"
yang tidak terhitung di "Jeruk Purut" lebih menonjol pada kulit dan daunnya, terlebih pada daun "Jeruk Purut" yang mempunyai aroma wangi dan mempunyai kandungan kimia tannin  1,8%, steroid triterpenoid dan minyak asiri 1-1,5% v/b. Dan pada kulit buah "Jeruk Purut" mengandung bahan kimia tanin 1%, steroid triterpenoid dan minyak asiri yang mengandung sitrat 2-2,5% v/b. Dari beberapa kandungan "Jeruk Purut"  tersebut, antara lain manfaatnya adalah:

1. Buah "Jeruk Purut" dapat digunakan sebagai obat influenza, bagaimana cara melakukannya? Pembaca tinggal melakukan hal seperti di bawah ini :
a. Potong satu buah "Jeruk Purut" masak, lalu peras.
b. Seduh air perasannya dengan 60cc air panas, minum sekaligus selagi hangat.

2. Daun "Jeruk Purut" juga ampuh untuk mengatasi capek. Bagi para pekerja yang mengerjakan pekerjaan berat tidak perlu lagi mengkonsumsi suplemen karena  "Jeruk Purut" ini bisa mengatasi masalah tersebut. Badan lelah dan capek itu merupakan masalah bagi sebagaian orang, karena badan yang tidak fit akan mengganggu aktivitas mereka sehari-hari. Jika aktivitas terganggu maka semua pekerjaan yang dilakukan oleh orang tersebut akan menjadi berantakan dan kacau. Jadi apa yang harus dilakukan? Tidak hanya daun "jeruk" nipis yang memiliki "manfaat".  Pembaca tinggal melakukan beberapa hal di bawah ini:
a. Sediakan 2 genggam daun "Jeruk Purut" segar.
b. Rebus dalam 3 liter air sampai mendidih (selama 10 menit).
c. Tuangkan ramuan tersebut ke dalam 1 ember air hangat dan gunakan untuk mandi. ini bisa mengatasi masalah tersebut. Badan lelah dan capek itu merupakan masalah bagi sebagian orang, karena badan yang tidak fit akan mengganggu aktivitas mereka sehari-hari. 

3. Sebagai obat luar, belah "Jeruk Purut" menjadi 2-4 bagian, lalu gosokkan ke kulit yang bersisik atau air perasan buahnya digunakan untuk membasahi rambut setelah keramas. Cara pemakaian untuk mengatasi kulit bersisik dan mengelupas, belah "Jeruk Purut" tua menjadi 2 bagian. Gosokkan pada kulit yang bersisik, kering dan mudah mengelupas di kulit kepala atau bagian lain dari tubuh. Lakukan satu kali sehari, malam sebelum tidur.

4. Untuk mewangikan rambut di kepala. Cara pemakaian untuk mewangikan rambut kepala, cuci 1 buah "Jeruk Purut" masak sampai bersih, lalu parut. Tambahkan 1 sendok makan air bersih, lalu remas dan saring. Gunakan air saringannya untuk menggosok rambut setelah keramas.
Caranya mudah dan gampang bukan? Itulah tadi beberapa "manfaat jeruk purut", tidak perlu harus membeli obat warung yang sudah pasti ada efek sampingnya.

Dengan obat tradisional tadi kita tidak akan terlalu perduli dengan efek samping karena ini asli alami langsung dari alam dan nenek moyang kita. Karena yang alami itu lebih aman, terlebih lagi jika diberikan kepada anak-anak yang mungkin pada umumnya orang tua selalu khawatir dengan efek samping  obat yang dikonsumsi anaknya. "Jeruk Purut" ini bisa menjadi pilihan untuk para orang tua agar lebih aman dan tanpa efek samping yang terlalu berbahaya.

Dari beberapa hal tersebut kita bisa mengambil hikmah dari semua yang diciptakan oleh Tuhan mempunyai "manfaat" yang berbeda-beda. Sudah sepantasnya kita sebagai manusia bersyukur dan berterima kasih terhadap nikmat yang diberikan oleh Tuhan.

Sumber:
1. kandunganjeruk.blogspot.com/.../mengenal-manfaat-jeruk-purut.html
2. palembang-pos.com/index.php?...manfaat-jeruk-purut...
3. laely.widjajati.photos.facebook/
4. laely.widjajati.photos.facebook/MBAKku-Sdg-Memperhatikan-JERUK PURUT............
5. wanitacosmo.com/Kulit-halus-dengan-lulur-jeruk-purut...

Jumat, 15 Maret 2013

"G A L A U"

"Galau" singkatan dari God Always Listening And Understanding (ini diambil dari sebuah forum, dan kayaknya nggak 100% bener)…. yang artinya Tuhan selalu mendengarkan dan mengerti".


Selain singkatan di atas, ada juga yang menyingkat kata "GALAU": Gue Akan Lakukan Apapun Untukmu"GALAU": Gelisah Antara Lanjut Atau Udahan

Berikut ini beberapa singkatan yang berkaitan dengan "GALAU" yang banyak digunakan oleh anak-anak muda jaman sekarang, yang kita para orang tua perlu mengetahuinya:

1. GADUNGAN
GADUNGAN ("GAlau" menDUNG dan hujAN ), "GAlau" tipe Gadungan biasanya banyak keluar saat-saat musim hujan datang. Karena cucian tak kunjung kering atau tidak bisa apel pacar karena terhalang hujan lebat dan masih banyak lagi contohnya.

2. GAMPANGAN
GAMPANGAN ("GAlau" Mencari PAsaNGAN), ini kayaknya yang umum dirasakan cowok dan cewek, kelamaan cari pacar gak dapat membuat perasaan "GAlau" sering hinggap di hatinya.

3. GABUNGAN
GABUNGAN ("GAlau" BUtuh pasaNGAN), "GAlau" tipe ini sebenarnya dampaknya sangat bahaya, kalau sudah akut bisa menjadikan seseorang bisa salah langkah terutama buat para cowok karena bisa terjerumus ke lokalisasi.

4. GARUT
GARUT ("GAlau" RUTin) apakah Anda masuk kategori tipe "GAlau" jenis ini? Mending jangan deh, banyak aktifitas yang lebih bermanfaat ketimbang cuma ber"GAlau" ria tiap hari.

5. GANTENG
GANTENG (GAlau di atas geNTENG), mungkin galau tipe ini banyak dirasakan oleh para kuli bangunan yang lagi benerin genteng. Karena saking panasnya terik matahari dan pasang genteng gak selesai-selesai, yah jadi galau deh..!!

6. GAJIAN
GAJIAN ("GAlau" uJIAN) "GAlau" jenis ini lazim dirasakan oleh pelajar yang sedang menghadapi ujian.

7. GRATIS
GRATIS ("GAlau" RAda’ auTIS), "GAlau" tipe ini bisa menyebabkan penderita menjadi terlihat seperti orang yang menderita autis.

8. GARUDA
GARUDA ( "GAlau" membuRU janDA), jangan deh terkena "GAlau" tipe ini, masih banyak yang gadis gan! Tapi kalau janda cakep dan kaya bisa dipertimbangkan juga… ha..ha

9. GARONG
GARONG ("GAlau" ROkok dan NGopi), kamu pasti tahu bagaimana mengekspresikan "GAlau" jenis ini, ya tidak salah penderita akan menghabiskan waktunya dengan merokok dan minum kopi.

10. GATRA
GATRA ("GAlau" TRAgis), "GAlau" jenis ini terjadi seakan-akan penderitanya telah mengalami tragedi yang sangat hebat.

11. GARING
GARING ( "GAlau" RINGan) "GAlau" jenis ini memang ringan tapi kalau terlalu sering bisa menjadi akut dan yang lebih bahayanya "GAlau" jenis ini bisa menularkan virusnya ke teman-teman Anda.

12. GANGSTER
GANGSTER (GAlau NGeneS TERus), galau jenis ini juga sangat berbahaya karena bisa jadi akan marah besar dan membanting piring emaknya kalau lagi kesengat emosinya. So jangan dekat-dekat orang yang lagi terkena galau tipe ini bisa-bisa Anda akan terkena semprot emaknya.

13. GSM
GSM ("GAlau" Setiap Malam), "GAlau" tipe ini hampir sama dengan penderita "GAlau" tipe GARUT, bedanya kalau "GAlau" GSM biasanya akan muncul hanya pada malam hari.

14. GANESHA
GANESHA ("GAlau" NElpon Setiap HAri), hati-hati dengan "GAlau" tipe ini karena akan menguras isi kantong Anda dengan menelpon temannya setiap hari hanya untuk mencurahkan ke"GAlau"nya.

15. GARUK
GARUK ("GAlau" baRU Kemarin), "GAlau" jenis ini penderitanya biasanya para ABG yang baru saja mengalami cinta pertama kali.

16. GATOTKACA
GATOTKACA ("GAlau" meloTOTin muKA di kaCA) "GAlau" tipe ini juga banyak diderita oleh remaja yang melihat jerawat di wajahnya ketika bercermin di kaca.

17. GAYUS
GAYUS ("GAlau" melaYU Sendu) orang yang lagi terkena syndrome "GAlau" tipe ini biasanya akan mengekspresikan dengan mendengarkan lagu-lagu pop melayu berirama sendu.

18. GAPTEK
GAPTEK ("GAlau" Pakai TEKnologi), nah kalo "GAlau" tipe ini saat ini yang lagi banyak dialami  teman-teman yaitu dengan mencurahkan ke"GAlau"an melalui: Facebook, Twitter, Blackberry Messenger, Yahoo Messenger.

19. GPS
GPS adalah singkatan dari "GAlau" Pinggir Sungai. Penderita "GAlau" jenis ini mempunyai tempat khusus untuk mencurahkan segala ke"GAlau"annya yaitu di pinggir sungai.

20. GALENDRA
GALENDRA ("GAlau" terLENa Drama), "GAlau" jenis ini biasa diderita oleh orang yang senang dengan film drama dan larut dalam jalan cerita drama tersebut.

21. GATASA
GATASA singkatan dari "GAlau" Tak punyA pulSA. "GAlau" jenis ini muncul di saat gratisan nelpon atau SMS habis. "GAlau" jenis ini hanya bisa diobati lewat voucher pulsa dan kios pulsa. 

22. GAMANG adalah singkatan dari "GAlau" bersaMA NGobrol. Galau jenis ini terjadi pada sekelompok penderita ke"GAlau"an yang berkumpul menceritakan ke"GAlau"annya masing-masing.

23. GAMIS adalah singkatan dari "GAlau" MInta Simpati. "GAlau" jenis ini menyebabkan penderitanya terlihat seperti terguncang jiwanya dan orang yang melihatnya akan merasa iba karenanya.

24. GALAK adalah singkatan dari "GAlau" LAKi. "GAlau" jenis ini menyebabkan penderitanya terlihat lebih jantan,bijaksana dan berwibawa dari biasanya

25. GANTAR adalah singkatan dari "GAlau" main giTAR. Penderita "GAlau" jenis ini mencurahkan ke"GAlau"annya dengan bermain gitar menyanyikan lagu-lagu yang menyayat hati

26. GANJA adalah singkatan dari "GAlau" maNJA. "GAlau" jenis ini menyebabkan penderitanya menjadi manja kepada setiap orang yang ada di dekatnya

27. GALANG adalah singkatan dari "GAlau" LANGka. "GAlau" jenis ini menyebabkan penderitanya menjadi jarang terlihat karena ia mencari tempat yang sepi buat mencurahkan ke"GAlau"annya

28. GADING adalah singkatan dari "GAlau" DINGin. "GAlau" jenis ini menyebabkan penderitanya menjadi dingin menyikapi segala sesuatu yang ada di sekitarnya

29. GASING adalah singkatan dari "GAlau" puSING. "GAlau" jenis ini menyebabkan seseorang yang ada didekatnya menjadi pusing akibat tingkah laku yang dilakukan olehnya

30. GADIS adalah singkatan dari "GAlau" seDIh Sekali. "GAlau" jenis ini mengakibatkan raut muka penderitanya terlihat sedih sekali

31. GAJAH adalah singkatan dari "GAlau" JAHat. "GAlau" jenis ini berakibat penderitanya menjadi bersikap jahat kepada semua orang.

32. GACAU adalah singkatan dari "GAlau" KaCAU. "GAlau" jenis ini berakibat pada kekacauan situasi di sekelilingnya. 

33. GARAM  adalah singkatan dari "GAlau" RAMbut. "GAlau" jenis ini diakibatkan oleh penataan rambut yang tidak sesuai dengan keinginan, atau penderita "GAlau" jenis ini karena mengalami masalah rambut yang tidak sehat, misalnya rambut rontok, ketombean dan sebagainya.

34. GANJEN adalah singkatan dari "GAlau" Nengok JENdela. Penderita "GAlau" jenis ini biasanya cewek yang lagi nunggu diapelin pacarnya. Karena cowoknya tidak datang-datang, dia merasa "GAlau" dan selalu menengok ke jendela melihat keluar rumah, kali aja pacarnya nongol.
31 Jenis Galau yang Melanda Anak Muda. Galau dimana seseorang sedang kehilangan jati diri, sebuah nyawa yang sedang gundah gulana, dimana hati yang sedang tersakiti dimana rasa pilu selalu datang mengganggu…hahay…mungkin begitulah makna…galau.

Read more at: http://www.ruanghati.com/2012/04/24/what-ternyata-galau-terbagi-dalam-31-jenis-lho/
31 Jenis Galau yang Melanda Anak Muda. Galau dimana seseorang sedang kehilangan jati diri, sebuah nyawa yang sedang gundah gulana, dimana hati yang sedang tersakiti dimana rasa pilu selalu datang mengganggu…hahay…mungkin begitulah makna…galau.

Read more at: http://www.ruanghati.com/2012/04/24/what-ternyata-galau-terbagi-dalam-31-jenis-lho/
31 Jenis Galau yang Melanda Anak Muda. Galau dimana seseorang sedang kehilangan jati diri, sebuah nyawa yang sedang gundah gulana, dimana hati yang sedang tersakiti dimana rasa pilu selalu datang mengganggu…hahay…mungkin begitulah makna…galau.

Read more at: http://www.ruanghati.com/2012/04/24/what-ternyata-galau-terbagi-dalam-31-jenis-lho/
31 Jenis Galau yang Melanda Anak Muda. Galau dimana seseorang sedang kehilangan jati diri, sebuah nyawa yang sedang gundah gulana, dimana hati yang sedang tersakiti dimana rasa pilu selalu datang mengganggu…hahay…mungkin begitulah makna…galau.

Read more at: http://www.ruanghati.com/2012/04/24/what-ternyata-galau-terbagi-dalam-31-jenis-lho/
31 Jenis Galau yang Melanda Anak Muda. Galau dimana seseorang sedang kehilangan jati diri, sebuah nyawa yang sedang gundah gulana, dimana hati yang sedang tersakiti dimana rasa pilu selalu datang mengganggu…hahay…mungkin begitulah makna…galau.

Read more at: http://www.ruanghati.com/2012/04/24/what-ternyata-galau-terbagi-dalam-31-jenis-lho

Sebenarnya masih ada ke"GAlau"an yang lainnya, namun saya "GAlau" mau meneruskan tulisan ini atau tidak. Tapi boleh saja ditunggu, karena kemungkinan akan ada edisi selanjutnya .... 

Sumber:
1. bintancenter.blogspot.com/2012/06/singkatan-dari-kata-g-l-u.html
2. nandagokilz1.wordpress.com/.../arti-dan-kepanjangan-dari-galau/
3. blogbintang.com/singkatan
4. ixe-11.blogspot.com/.../aneka-singkatan-lucu-untuk-status-fb.html
5. www.thecrowdvoice.com/post/9-jenis-galau-6940802.html
6. coretansunthree.blogspot.com/.../31-jenis-galau-yang-melanda-anak-muda.html
7. humorsingkat.wordpress.com
8. laely.widjajati.photos.facebook/Assalamu'alaikum-Wr.-Wb-Met-Pagi-Met-Weekend-Buat Smuanya/
9. kata-mutiara11.blogspot.com 

"SINGKONG MERGOBENER"

"Umbi "singkong" mengandung banyak nutrisi antara lain : Kalori, Zat besi, vitamin B, C, kalium, fosfor, alium dan protein". 


Selain umbi, daun "singkong" juga mengandung hidrat arang, vitamin A, B1, C, zat besi, kalium, lemak dan kalori. Menurut seorang pakar tanaman obat, Prof. Hembing Wijayakusuma manfaat "singkong" untuk menjaga kesehatan adalah sebagai antitumor, antioksidan, antikanker dan menambah nafsu makan.

Dalam penelitian lain, zat yang terkandung pada daun "singkong" terdapat zat cuprofilin yang berguna untuk membantu menurunkan kolesterol dalam darah. serta mencegah penyakit aterosklerois yaitu terjadinya timbunan lemak di pembuluh darah.

Kandungan gizi dalam "singkong":

  • Vitamin B1 ( thiamin)
  • Vitamin B2 ( riboflavin )
  • Vitamin B3 ( niacin )
  • Vitamin B5 ( pantothenic acid )
  • Vitamin B6 ( pyridoxine )
  • Vitamin B9 ( folat dan asam folat
  • Vitamin C, mencegah sel dari kerusakan, meningkatkan kesehatan gusi, meningkatkan kesehatan gigi, meningkatkan penyembuhan luka, meningkatkan kekebalan tubuh, melindungi radikal bebas, menghambat penuaan, menurunkan resiko kanker, meningkatkan zat besi, meningkatkan kesehatan paru dan mencegah pilek.
  • Vitamin E, A, dan K
  • Karbohidrat
  • Protein
  • Kalori
  • Tembaga
  • Gula alam
  • Lemak alami
  • Omega 3
  • Asam lemak
  • Kalsium dan zat besi
  • Magnesium, fosfor, kalium, nutrium dan seng.
Jadi, jangan sepelekan "singkong" biarpun banyak orang bilang "singkong" makanan orang desa ” ternyata kaya akan vitamin. Syukuri apa yang kita makan hari ini biarpun "singkong" rebus itu adalah suatu rezeki dari Tuhan.
 
Saya punya pengalaman yang sangat menarik tentang "singkong" rebus ini. Pada saat saya melaksanakan tugas Pemeriksaan Reguler di salah satu desa di Sidoarjo, yaitu di desa "Mergobener" Kecamatan Tarik, disuguhi "singkong" rebus. Kalau makan "singkong" rebus, saya sudah sering. Namun "singkong" rebus "Mergobener" yang ini punya tampilan yang berbeda. Yakni cara memasaknya yang berbeda. 

Cara memasaknya: "Singkong" yang masih mentah bersama kulitnya tanpa dikupas dicuci bersih. Setelah dicuci bersih kemudian dipotong-potong tanpa dikupas. Setelah itu  "Singkong" dibungkus daun pisang, kemudian diikat. Setelah itu dikukus pakai dandang. Bungkus daun pisang dimaksudkan supaya "singkong"nya tidak terkena uap air yang mengakibatkan "singkong" jadi basah.  Setelah masak, "singkong" dapat dihidangkan di piring dengan melepas daun pisang pembungkusnya.

Memang "Singkong Mergobener" rasanya jadi enak "bener". "Singkong" nya empuk dan rasanya jadi enak karena aroma daun pisang dan kita makannya jadi enak, kita pegangnya kena kulit "singkong", jadi lebih higienis.

Pengalaman yang tidak terlupakan. Bisa dicoba tuh cara masak "singkong" yang lebih higienis.

Sumber:
1. batangkidul.wordpress.com/2012/06/06/manfaat-singkong-rebus/
2. laely.widjajati.photos.facebook/SINGKONG-MERGOBENER............
3. erythrofkuns.blogspot.com/Gelar-daun-pisang-cegah-kematian-karena-luka-bakar/
4. dheryudi.wordpress.com/siapa-tak-kenal-singkong?.../

Sabtu, 09 Maret 2013

"MANFAAT/KHASIAT TEH"

Ada banyak jenis "teh" yang bisa Anda nikmati". Namun apapun jenis "teh" tersebut, menikmati minuman yang satu ini jelas memberi banyak "manfaat" kesehatan". 


Apa saja? Simak selengkapnya seperti yang dilansir dari She Knows berikut ini.

1. Antioksidan"Teh" mengandung antioksidan berupa polyphenol yang menurunkan risiko kanker kulit, ovarium, dan lambung. Anda pun cukup menikmatinya secangkir saja setiap hari.  Minum "teh" juga dapat mengatasi gangguan kulit. "Teh" memang dikenal baik untuk kulit. Minum "teh" Oolong dapat membantu membangun sel-sel kulit yang rusak. Minuman sehat ini juga dipercaya dapat menyembuhkan eksim.

2. Langsing"Teh", khususnya jenis "teh" hijau, punya "khasiat" melawan penyerapan lemak ke dalam tubuh. Sebab minum "teh" akan mempercepat pencernaan dan meningkatkan metabolisme. Namun jangan mencampur "teh" dengan susu, karena "khasiat" tersebut akan hilang dan Anda gagal menurunkan berat badan. Konsumsi harian "teh" Oolong mengurangi obesitas karena mengandung senyawa yang disebut polifenol, yang mengontrol metabolisme lemak tubuh.

3. GigiTidak seperti kopi, "teh" tidak akan mengotori gigi saat Anda meminumnya. "Teh" pun memiliki fluoride yang menguatkan email gigi. Namun jangan menambahkan susu atau gula ke dalam "teh" jika tidak ingin menghilangkan fluoride di dalamnya.

4. Sistem imunMinum "teh" setiap hari akan membantu Anda meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Sehingga penyakit seperti demam tak akan mendekati Anda.

5. TulangSebuah penelitian pernah menyebutkan bahwa minum "teh" setiap hari mampu menguatkan tulang. Selain itu, hampir semua jenis "teh", baik itu hijau, hitam atau oolong, semua memiliki "khasiat" meningkatkan kepadatan tulang.

6. Kontrol Diabetes
Orang yang menderita gangguan diabetes tipe 2 juga dapat mengkonsumsi "teh" Oolong karena dapat mengendalikan penyakit tersebut. 

7. Menghilangkan Stress.
"Teh" dikenal sebagai minuman penghilang stres. "Teh" Oolong dalam hal ini juga dikenal sebagai pembunuh rasa stres karena mengandung polifenol yang dapat menenangkan tubuh. "Teh" hitam juga bagus untuk mengontrol hormon penyebab stres dan depresi.

8. Kesehatan Otak
Rutin minum "teh" hijau bukan cuma baik untuk jantung, tetapi juga ber"khasiat" bagi kesehatan otak, demikian menurut peneliti. Secara khusus, penelitian dari China menemukan senyawa dalam "teh" hijau rupanya ampuh meningkatkan kemampuan memori dan pembelajaran spasial seseorang.

9. Mencegah Stroke dan Serangan Jantung
Penelitian yang dilakukan di Netherlands National Institute of Public Health and the Environment menemukan bahwa konsumsi "teh" hitam bisa mencegah risiko stroke. "Teh" hitam memiliki kadar flavonoid tinggi yang bisa membantu mengurangi produksi LDL (kolesterol jahat) penyebab stroke dan serangan jantung. Mengkonsumsi "teh" hitam juga ditengarai mampu memperbaiki fungsi pembuluh darah yang rusak penyebab serangan jantung. Berdasarkan penelitian ini, hanya dengan mengkonsumsi empat gelas "teh" hitam sehari, akan menjauhkan seseorang dari risiko penyakit jantung maupun stroke.

10. Mengobati Mata Bengkak
Saat mata Anda bengkak, Anda juga bisa menggunakan kantung "teh" hitam dingin untuk mengatasinya.

11. Melancarkan Fungsi Pencernakan
"Teh" hitam juga bagus  untuk membantu melancarkan fungsi pencernaan.

12. Memperlambat Pertumbuhan Bakteri
"Teh" putih kurang dikenal, tapi tak membuatnya kurang sehat. Teh putih, khususnya ekstrak "teh" putih terbukti mampu memperlambat pertumbuhan bakteri yang menyebabkan infeksi Staphylococcus, infeksi Streptococcus, pneumonia, dan karies gigi.

Semua jenis "teh" sebenarnya berasal dari tanaman yang sama, yaitu Camellia sinensis. Prosesnya saja yang membuat "teh" beredar dalam berbagai jenis. Jadi, sudahkah Anda minum "teh" hari ini?

Sumber:
1. www.merdeka.com/berita-hari-ini/
2. forum.kompas.com/.../94098-10-jenis-teh-serta-manfaat-didalamnya.html
3. laely.widjajati.facebook.photos/Assalamu'alaikum-Wr.-Wb-Met-Pagi-Met-Weekend-Buat Smuanya/
4. www.makanansehat.web.id/.../manfaat-teh-hijau-bagi-kesehatan-dan-kecantikan.html
5. majalahkesehatan.com/manfaat-teh-bagi-kesehatan.html/
6. rilisberita.blogspot.com/manfaat-positif-vs-efek-samping-minum-teh/

Kamis, 07 Maret 2013

"MANFAAT/KHASIAT TAPE/TAPAI SINGKONG"

"Tape singkong" (ubi kayu) merupakan hasil fermentasi dari ubi kayu. Banyak dijual di pasar tradisional maupun warung-warung deket rumah".


"Singkong" (ubi kayu) adalah termasuk jenis umbi-umbian yang banyak terdapat di seluruh daerah di Indonesia. Proses fermentasi yang dilakukan terhadap "singkong" (ubi kayu) ini menghasilkan gula dan alkohol, sehingga "tape" menjadi berasa manis, sedikit asam dan beraroma alkohol.  "Tape singkong" yang berwarna kuning lebih banyak mengandung Vitamin A daripada yang berwarna putih. Vitamin A pada "Tape singkong" dapat mencapai 385 SI per 100 gram.

Apakah anda penikmat "tape"? Atau malah enggan menikmatinya karena rasa yang kadang cukup "keras" karena kecut atau anda yang menghindari jenis makanan yang mengandung alkohol menolak "tape" karena melalui proses fermentasi, tapi jangan anggap semua "tape" sama saja rasanya, "tape" walaupun merupakan hasil fermentasi, juga dapat tetap terasa manis. Apalagi setelah anda mengetahui kandungan vitamin dan "manfaat tape singkong", utamanya "Tape singkong". Jenis makanan ini dianggap ber"khasiat" menggenjot rangsangan seksual pasangan suami istri.

"Tape singkong", selain mengandung karbohidrat sebagaimana dikandung "singkong" juga mengandung vitamin A yang banyak diketahui ber"manfaat" untuk kesehatan mata. Selain itu, "singkong" juga dianggap dapat mengusir jerawat pada wajah.

Menurut dosen Teknologi Pascapanen Hortikultura, Fakultas Teknologi Pertanian, Unud, Dr. Ir. Bambang Admadi Harsojuwono, tingginya kandungan vitamin A "Tape singkong" dapat diketahui jika "tape" yang dihasilkan melalui proses fermentasi itu berwarna kuning. Jika "tape" yang dihasilkan berwarna putih berarti kandungan vitamin A-nya lebih sedikit.

Ragi merupakan bahan utama dalam proses pembuatan "tape". Ragi mengandung mikroba sacchoromyces cereviceae. Mikroba ini mengeluarkan enzim yang berguna dalam proses fermentasi. Kesterilan ragi dan bahan dasar pembuatan "tape" ketika akan digunakan amat penting. Hal ini dimaksudkan agar tak dicemari bakteri lain. Jika hal ini terjadi proses fermentasi akan terhambat. Bakteri yang sering mengeluarkan racun berbahaya bagi kesehatan manusia akan ada dalam "tape".
 
Untuk mendapatkann "tape" dengan hasil yang baik, proses fermentasi harus dilakukan secara optimal. Selain memilih bahan dasar yang baik, proses pembuatan "tape" harus benar. Ragi yang digunakan harus bermutu tinggi. Agar dihasilkan "tape" yang manis, selain lama fermentasi, pemberian ragi secukupnya, serta penutupan yang sempurna selama proses fermentasi berlangsung harus diperhatikan.

Dalam proses fermentasi, glukosa enzim glikolisin akan pecah dan menghasilkan karbondioksida, air, serta energi. Energi diperlukan oleh enzim amilase, intervertase dalam hal proses fermentasi.
 
PH atau kadar asam asetat yang tinggi dalam "tape" dapat mempengaruhi cita rasa "tape", malah dapat menyebabkan gangguan pencernaan. Proses fermentasi yang terlalu lama dapat menghasilkan air "tape" yang cukup banyak. Rasa manis pada "tape" akan berkurang.

Lamanya proses fermentasi ini sebaiknya jangan lebih dari tiga hari. Jika lewat batas maksimum dan pemberian ragi terlalu banyak nanti "tape"nya lembek dan terasa masam. Rasa masam disebabkan pati yang diubah oleh enzim amilase menjadi gula (sukrosa). Enzim invertase mengubahnya lagi menjadi glukosa. Hasilnya berupa alkohol. Jika proses fermentasi terlalu lama alkohol akan menghasilkan asam asetat sehingga dapat menghasilkan "tape" yang terasa masam.

Mengomentari pendapat umum bahwa "Tape singkong" dapat meningkatkan rangsangan seksual dan mengatasi jerawat, Bambang menyatakan bahwa sebenarnya belum ada penelitian ilmiah yang memperkuat anggapan banyak orang tersebut.

Sedangkan kandungan yang terdapat dalam tiap 100 gram ubi kayu adalah sebagai berikut :
  • Kalori                         146,00 kal
  • Air                               62,50 gram
  • Phosphor                     40,00 mg
  • Karbohidrat                 34,00 gram
  • Kalsium                       33,00 mg
  • Vitamin C                    30,00 mg
  • Protein                          1,20 gram
  • Besi                              0,70 mg
  • Lemak                          0,30 gram
  • Vitamin B1                   0,06 mg
     (sumber: Pengolahan Pangan, Menegristek Bid. Pendayagunaan dan Pemasyarakatan IPTEK)

"Tape singkong" memiliki berbagai "khasiat", berikut beberapa "khasiat" dari "Tape singkong".
  1. Dipercaya dapat menyembuhkan jerawat dan bisul
  2. Banyak orang juga berpendapat "singkong" dapat menambah rangsangan seksual suami-istri
  3. Dapat menghangatkan tubuh karena mengandung Alkohol (jika kebanyakan dapat memabukkan), dan dapat menyehatkan kulit.
  4. Dapat menjadi energi alternatif selain nasi
  5. Memperlancar menstruasi (bagi wanita)
  6. Memperlancar sistem pencernaan
  7. "Tape singkong" juga dapat menyembuhkan penyakit maag dengan cara dikonsumsi pagi-pagi saat bangun tidur.
  8. Dipercaya dapat mencegah anemia.
  9. Obat alternatif untuk mengobati penyakit Wasir
  10. Mengobati luka pada penderita diabetes ("Tape singkong" ditempel pada luka)
  11. Dapat menghilangkan noda di wajah jika dikonsumsi setiap hari  (1 piring kecil setiap hari)
  12. dan masih banyak "manfaat" lainnya...
Cara membuat "Tape singkong" :

   Bahan - bahan :
  1. Ubi Kayu
  2. Ragi "Tape"
   Alat - alat :
  1. Pisau
  2. Kukusan / Panci
  3. Bakul bambu / keranjang
  4. Daun pisang
   Cara membuatnya :
  1. Kupas ubi kayu lalu potong-potong sesuai dengan ukuran yang diinginkan
    kemudian cuci;
  2. Rendam selama 1~2 jam dalam air bersih lalu kukus selama 30 menit (tidak perlu ditiris) atau dapat direbus selama 15 menit (harus di tiriskan);
  3. Sementara itu Ragi dihaluskan, daun pisang di lap sampai bersih dan di layukan diatas api, jika menggunakan bakul bambu maka harus dicuci bersih dan dikeringkan;
  4. Umbi masak yang suam-suam kuku disusun selapis di dalam bakul/keranjang yang sudah dilapisi daun pisang, kemudian ditaburi ragi tipis-tipis. Setelah itu dibuat lagi selapis umbi di atas lapisan sebelumnya, dan kembali ditaburi ragi. Demikian dilakukan sampai bakul hampir penuh.
  5. Umbi dalam bakul ditutup dengan daun pisang tiga lapis
  6. Bakul diletakkan di tempat bersih yang tidak panas dan bebas semut selama 2 sampai 3 hari sampai umbi menjadi "tape".
  7. "Tape" dapat dikemas di dalam kantong plastik, kemudian disimpan pada suhu dingin (0 - 5°C). Pada suhu kamar (15 - 30°C) tapai cepat menjadi masam.
Sumber:
1. www.makanansehat.web.id/.../kandungan-vitamin-dan-manfaat-tape.html
2. soechiblog.blogspot.com/2012/.../tapai-singkong-dan-manfaatnya.html
3. kamarcewekk.blogspot.com/2012/03/manfaat-tape-singkong.html
4. coba-rasa.blogspot.com/2012/07/manfaat-tape-singkong.html
5. unggul.b.sudirman.photos.facebook/Hidup-ini-keras bro...-Kalau-yang-lembek-itu-TAPE...
6. gibran-lifestyle.blogspot.com/manfaat-tape-singkong.../


MusicPlaylistView Profile