Sabtu, 02 Februari 2013

"SARKUB (SARJANA KUBURAN) DAN HUKUM ZIARAH KUBUR"

"Ziarah kubur" adalah suatu hal yang tidak asing lagi di telinga kita, hal ini sudah merupakan sesuatu yang lumrah, baik itu "ziarah" ke "kubur" leluhur kita, kakek, nenek, orang tua, sanak saudara dan family, para Ulama dan Auliyaa_illah, apalagi berziarah ke "kubur"  Nabi Muhammad s.a.w.  


Setiap orang Islam sangat mengidamkan ber"ziarah" ke makam manusia terbaik sepanjang masa (semoga ALLAH merizkikan kita untuk bisa "ziarah" ke makam beliau). Namun akhir-akhir ini kita sedang diuji dengan fitnah sekelompok golongan yang mengaku sebagai pembela sunnah, namun mereka jauh dari sunnah, mengaku pengikut manhaj salaf, tetapi justru menyelisihi para Assalaafus-shoolih, di mana mereka mengatakan bahwa "ziarah kubur" adalah sesuatu yang bid’ah, syirik, dan ujung-ujungnya menghukumi pe"ziarah" dengan vonis kafir.

"Sarkub" merupakan kepanjangan dari ''Sarjana Kuburan'', komunitas ini menyebut demikian karena mereka sering melakukan ritual-ritual yang semua berbau "kuburan".

MUKADDIMAH.

1. Hadits muttafaq 'alaih adalah sebuah hadits yang diriwayatkan oleh dua imam besar Bukhory dan Muslim, ketika kedua imam tersebut meriwayatkan satu hadits yang sama dalam hal matan maupun sanad.
2. Hadits muttafq alaih adalah merupakan hadits yang memiliki peringkat ''shohih'', oleh karena itu, hadits muttafaq 'alayh dapat digunakan hujjah secara mutlaq secara amal syar'i, bahkan hadits ini merupakan hadits yang ''yaqtadhi al 'ilm''( hadits yang bisa dijadikan hujjah dalm hal ' ilmu dan i'tiqod).
3. Hadits  fi'liyah (yang mengambil   dari   tingkah  laku  Rasulullah s.a.w)  walaupun  masih  di bawah  hadits qoulyah, namun   hadits  fi'liyah  menpunyai  keunggulan dalalah  maqthuu'u 'ala i'maalihy (dapat dilaksanakan secara pasti).
 
4. Kalimatn harf ''Fii'' dalam kutub lughoh adalah  kalimat  yang  mempunyai artian ''dhorf'' atau tempat, yang menunjukkan bahwa si pembicara berada di dalam  lingkupan  tempat  yang  disebut  secara harfiyah setelah kalimat harf ''Fii'' tersebut.
 
5. Dalam sebuah kaidah disebutkan ''al ashlu fii al ibaadah  adalah at tahriim''. Maka dari itu ketika seseorang mau melakukan  ritual  tertentu  mengenai  abadah  maka  dia tidak  sedikitpun melakukannya kecuali setelah menemukan dalil yang memperbolehkannya. 
 
BOLEHKAH KITA "NYARKUB"?.
 
''Hukmu a syai' far'un min tashwwurihy'' begitulah  ahli   mantiq  menyimpulkan, bahwa hukum suatu hal tidak bisa dicetuskan sebelum mengetahui gambaran hal tersebut.
 

Pertama: Apa "Sarkub" itu?

"Sarkub" adalah kepanjangan  kata  dari ''sarjana kuburan'', komunitas  ini  menyebut  demikian  karena mereka sering melakukan ritual-ritual yang semua berbau "kuburan" di antaranya adalah:
1. "ziarah kubur"
2. nyekar "kuburan"
3. tahlilan di "kuburan"
4. dzikiran di "kuburan"
5. ngobong menyan di "kuburan"
6. Sholawatan di "kuburan"
7. yasinan di "kuburan"
8. fidaan di "kuburan"
9. mauidhoh hasanah di "kuburan". Dan lain-lain.
 
Dengan  demikian   kalimat ''sarkub''  yang   diartikan   sebagai  kumpulan    orang-orang   yang   nyembah "kuburan" atau membuat sesaji buat "kuburan" adalah merupakan tafsir yang keliru. 
 

Kedua: Hukum "Nyarkub".

Dalam kitab ''RIYAADH ASSHOLIHIIN'' Imam muhyiddin an Nawawy, menyebutkan sebuah hadits shohih yang berupa:
 
عن علي رضي الله عنه قال: كنا في جنازة في بقيع الغرقد فأتانا رسول الله صلى الله عليه وسلم فقعد وقعدنا حوله ومعه محصرة فنكس وجعل ينكت بمحصرته ثم قال : ما منكم من أحد إلا وقد كتب مقعده من النار ومقعده من الجنة',فقالوا يا رسول الله أفلا نتكل على كتابنا فقال ; اعملوا فكل ميسر لما خلق له. وذكر تمام الحديث. متفق عليه.
 
'dari Ali r.a berkata:''kita berada dalam  sebuah  jenazah, di dalam pemakaman Baqii' al ghorqod, kemudian datanglah Rasulullah s.a.w,  kemudian  duduklah   Rasulullah s.a.w dan  kami  duduk di sekeliling  Rasulullah s.a.w, bersama Rasulullah s.a.w. tongkat kecil dan   bengkok, kemudian  Rasulullah s.a.w menyapukan, dan membuat  garis-garis   dengan  tongkat  tersebut. Kemudian  Rasulullah s.a.w  bersabda: ''tiada dari tiap diri kalian   semua   kecuali telah  dituliskan  tempat  duduknya di neraka atau di surga''. Kemudian para sahabat bertanya: ''wahai Rasulullah, apa   kita  tidak  bisa   berusaha  atas  kepastian    tersebut? ?. Rasulullah s.a.w bersabda: ''beramallah karena      tiap sesuatu   akan  dimudahkan   sesuai penciptaannya''.(al hadits muttafaq 'alaih).
 
Ada dua penafsiaran penting yang dapat kita ambil dari hadits ini: 
 
Pertama: Penafsiran secara "al haal"
 
Dengan  jelas  sekali  bahwa  hadits  ini  menerangkan bagaimana Rasulullah s.a. w berkumpul bersama para sahabat r.a   dalam     rangka   penguburan  jenazah di  dalam    pemakaman ''Baqii' al ghorqoth'', dan dalam kesempatan tersebut  Rasulullah  s.a.w.  menberikan '' mauidhoh hasanah kepada para sahabat r.a.Nah, dari penafsiran al haal ini dapat diambil beberapa hukum:
 
1. Al mauidhoh  di "kuburan" adalah  merupakan  as sunnah  yang   dipraktekkan langsung oleh Rasulullah s.a.w dan diikuti para sahabat agung r.a, dan bukan merupakan bid'ah, bahkan Imam Nawawy dalam riyadh as shoolihin, memberikan judul hadits ini dengan ''BAABUL MAU' IDHOH INDAL QOBR''.
 
2. Dari kata ''في بقيع الغرقد '' hadits ini secara gamblang memperkuat hadits shohih yang diriwayatkan Bukhori dan      Muslim r.a. tentang   diperbolehkannya "ziarah kubur", yang  artinya :''Aku (Rasulullah s.a.w) telah melarang kalian ber"ziarah kubur", dan  sekarang  berziarahlah     kalian''. Dua    hadits  ini  dengan terang-terangan  menjelaskan  bahwa  "ziarah kubur" adalah  Sunnah, hanya  saja  riwayat  Bukhori  dan   Muslim menjelaskan hukum pembolehan secara harfiyyah  dengan   menasakh( menghapus) hukum yang dahulu, dan hadits  yang  sedang  kita  bahas ini  menunjukkan ''istiqraaruul jawaaz bil fi'l'' (penetapan pembolehan "ziarah kubur"  dengan dijalankannya "ziarah kubur" secara nyata).
 
3. Dari kata ''فقعد وقعدنا حوله''  Hadits  ini  secara  gamblang  menjelaskan  bahwa berkumpul bersama dengan tujuan   tadzakur secara  khos( bil maut)  maupun  secara 'aam(tahlilan qiroatul qur'an  dan sebagainya), juga mauidhoh   hasanah  di  dalam "kuburan", adalah  merupakan  Sunnah  yang  dipraktekkan  langsung  oleh Rasulullah s.a.w dan sahabat-sahabat r.a dan bukan merupakn bid'ah. 
 
Kedua: Penafsiran Secara Isi Hadits.

Sebagaimana kita   ketahui  Rasulullah s.a. w  memberikan  mauidhoh    kepada   para    sahabat r.a.  bahwa ''taqdir manusia'' telah  dimaktubkan  apakah  dia  ahli neraka  atau   surga, dan  ketika   sahabat-sahabat r.a menanyakan    tentang    ''tawakkal'', Rasulullah s.a.w.   bersabda: ''beramallah   karena   setiap sesuatu akan dimudahkan sesuai pencipataannya''.
 
Dari hadits ini dapat kita petik kesimpulan:
 
1. Dari  pertanyaaan  sahabat r.a. yang  berupa: أفلا نتكل  I'tiqood  yang  benar  bukanlah  golongan ''qodiryah (golongan yang  mengingatkan bahwa manusialah yang  menentukan    nasibnya)  maupun  jabriyah (golongan yang mengingatkan bahwa  manusia  tidak  punya  usaha  ikhtiyar   sama sekali)'' tetapi ahlu assunnah adalah orang-orang yang meyakini sebuah taqdir dan menerimanya setelah bertawakkal.
 
2. Dari sabda Rasulullah s.a.w: اعملوا فكل ميسر لما خلق له Adalah dalil secara Nash bahwa  jalan  manusia  yang benar haruslah ditempuh melalui tiga tahapan:
 
A. Syari'at(اعملوا: beramallah)
B. Thoriqoh(فكل ميسر:'setiap sesuatu selalu digampangkan')
C. Hakikat(لما خلق له).
 
Dengan demikian thoriqoh-thoriqoh dengan berbagai versinya adalah sebuah  tingkatan  setelah menjalankan syariat  guna  menuju  hakikat. Dan  sangat  disayangkan  sekali disana ada golongan ' ngawuriyah' yang telah dengan ngawur  menyebutkan  bahwa  thoriqoh-thoriqoh sufi adalah yang dimaksudkan sebagai 72 golongan yang non najiyah. 
 
HUKUM ZIARAH "KUBUR".
 
Di antara sunnah Rasulullah s.a.w. adalah ziarah "kubur". Rasulullah s.a.w. bersabda:

إِنِّي كُنْتُ نَهَيْتُكُمْ عَنْ زِيَارَةِ الْقُبُورِ فَزُورُوهَا فَإِنَّهَا تُذَكِّرُكُمُ الْآخِرَةَ
 
“Dulu aku pernah melarang kalian ber"ziarah kubur", sekarang ber"ziarah"lah kalian ke "kuburan" karena itu akan mengingatkan kalian kepada akhirat.” (HR. Muslim dari Buraidah bin Hushaib z)

Dalam riwayat Abu Dawud:

وَلْتَزِدْكُمْ زِيَارَتُهَا خَيْرًا
 
"Ziarah kubur" akan menambah kebaikan bagi kalian.”

"Ziarah kubur" adalah salah satu ibadah yang harus dilakukan dengan ikhlas dan sesuai dengan tuntunan Rasulullah s.a.w supaya diterima oleh Allah. Oleh karena itu, seseorang yang ingin menjaga agamanya, hendaknya mempelajari agamanya termasuk dalam masalah "ziarah kubur", karena sekarang ini banyak orang yang terjatuh dalam penyimpangan ketika melaksanakan "ziarah kubur".

Tujuan "Ziarah Kubur".
Tujuan "Ziarah kubur" ada dua hal.
 
1. Orang yang ber"ziarah" mendapatkan manfaat dengan mengingat mati  dan orang yang telah mati. Dia akan mengingat bahwa tempat kembalinya bisa surga atau neraka. Ini adalah tujuan utama "ziarah kubur".

2. Berbuat baik kepada orang yang telah meninggal dengan mendoakan dan memintakan ampun untuk mereka. Manfaat ini hanya didapat ketika ber"ziarah " ke "kuburan" muslim. (Ahkamul Jana’iz, hlm. 239)
 
Asy-Syaikh Muhammad bin Abdul Wahab  berkata, “Ketahuilah—semoga Allah  memberikan taufik kepada saya dan Anda semua—bahwa "ziarah kubur" ada tiga macam.
 
1. "Ziarah" yang syar’i
Ini yang disyariatkan dalam Islam. Ada tiga syarat yang harus dipenuhi agar "ziarah" menjadi syar’i.
 
a. Tidak melakukan safar dalam rangka "ziarah"
Dari Abu Sa’id al-Khudri z, Rasulullah n bersabda:

لَا تَشُدُّوا الرِّحَالَ إِلَّا إِلَى ثَلَاثَةِ مَسَاجِدَ مَسْجِدِي هَذَا وَالْمَسْجِدِ الْحَرَامِ وَالْمَسْجِدِ الْأَقْصَى
 
“Janganlah kalian bepergian jauh melakukan safar kecuali ke tiga masjid: Masjidku ini, Masjidil Haram, dan Masjidil Aqsha.” (HR. al-Bukhari dan Muslim dari hadits Abu Hurairah z)
 
b. Tidak mengucapkan ucapan batil
Dari Buraidah z, Rasulullah n bersabda:

نَهَيْتُكُمْ عَنْ زِيَارَةِ الْقُبُورِ فَزُورُوهَا
 
“Aku dulu melarang kalian "ziarah kubur", (sekarang) "ziarah"lah kalian ke "kuburan".” (HR. Muslim)
 
Dalam riwayat an-Nasa’i dengan lafadz:

وَنَهَيْتُكُمْ عَنْ زِيَارَةِ الْقُبُورِ فَمَنْ أَرَادَ أَنْ يَزُورَ فَلْيَزُرْ وَلَا تَقُولُوا هُجْرًا
 
“Aku dulu melarang kalian ber"ziarah kubur". Barang siapa yang ingin ziarah "kubur" silakan ber"ziarah" dan janganlah kalian mengucapkan hujran.”
 
Hujran adalah ucapan keji.
Lihatlah, semoga Allah  merahmati Anda, Rasulullah s.a.w. melarang kita mengucapkan ucapan keji dan batil ketika "ziarah kubur" . Ucapan apa yang lebih keji dan lebih batil dari pada meminta/berdoa kepada mayit dan meminta perlindungan kepada mereka?

c. Tidak mengkhususkan waktu tertentu karena tidak ada dalilnya

2. "Ziarah" bid’ah
  "Ziarah" bid’ah adalah"ziarah" yang tidak memenuhi salah satu syarat di atas atau lebih.

3. "Ziarah" syirik
Pelaku "ziarah" ini terjatuh ke dalam perbuatan kesyirikan kepada Allah, seperti berdoa kepada selain Allah, menyembelih dengan nama selain Allah, atau bernadzar untuk selain Allah, dan sebagainya. (Dinukil dari al-Qaulul Mufid hlm. 192—194 dengan sedikit perubahan)

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah  berkata, "ziarah kubur" ada dua macam, syar’i dan bid’ah. "Ziarah" menjadi syar’i jika dilakukan dengan niat untuk memberi salam kepada si mayit dan mendoakan kebaikan untuknya, sebagaimana yang diniatkan ketika menshalatkan jenazahnya. Akan tetapi, ziarah ini tidak boleh dilakukan dengan safar (bepergian jauh). "Ziarah" bid’ah adalah jika orang yang melakukannya bertujuan meminta kebutuhannya kepada si mayit. Ini adalah syirik besar. Atau, dia berniat untuk berdoa di sisi "kubur"nya atau bertawasul dengannya. Semua perbuatan ini adalah bid’ah yang mungkar dan sarana yang mengantarkan kepada kesyirikan. Amalan ini bukanlah sunnah Rasulullah s.a.w. Di samping itu, tidak pernah dianjurkan oleh seorang pun dari kalangan salaf umat ini atau para imamnya.” (Lihat Taudhihul Ahkam 3/258)

PERBEDAAN "ZIARAH KUBUR" ORANG BERTAUHID DAN ORANG MUSYRIK.

Ibnul Qayyim  menerangkan perbedaan "ziarah kubur" muwahid (orang yang bertauhid) dan musyrik.
Seorang muwahid melakukan "ziarah kubur" untuk tiga hal sebagai berikut.

1. Mengingat akhirat, mengambil ibrah dan nasihat.
Nabi s.a.w. telah mengisyaratkan hal ini dengan sabdanya:

فَزُورُوهَا فَإِنَّهَا تُذَكِّرُكُمُ الْآخِرَةَ
 
“Berziarahlah kalian ke "kuburan" karena itu akan mengingatkan kalian kepada akhirat.”

2. Berbuat baik kepada mayit
Ini terwujud dengan dia mendoakan dan memintakan ampunan serta rahmat bagi penghuni "kubur".

3. Berbuat baik kepada diri sendiri
Dengan melakukan "ziarah kubur", dia telah menjalankan dan mengamalkan sunnah Rasulullah s.a.w.

Adapun "ziarah "kubur" yang dilakukan seorang musyrik, asalnya adalah peribadatan kepada berhala (dengan mengharapkan syafaat dari penghuni "kubur" sebagaimana orang-orang musyrik terdahulu mengharapkan syafaat dari sesembahan mereka). (Disadur dari Ighatsatul Lahafan hlm. 288—290)

BEBERAPA PENYIMPANGAN YANG TERJADI DALAM  "ZIARAH KUBUR".

Syaikhul Islam  menjelaskan bahwa pokok kesyirikan bermuara pada dua hal. Salah satunya adalah mengagung-agungkan "kuburan" orang saleh.

Beliau  berkata, “Kesyirikan bani Adam seringkali bersumber dari dua hal pokok. Yang pertama adalah mengagungkan "kubur" orang saleh dan membuat patung atau gambar mereka dengan tujuan mencari berkah ….” (Majmu’ al-Fatawa, 17/460)

Di antara penyimpangan yang terjadi dalam pelaksanaan "ziarah kubur" adalah sebagai berikut.

1. Meminta kepada penghuni "kubur", bertawasul dengan penghuninya

Rasulullah n bersabda:

فَمَنْ أَرَادَ أَنْ يَزُورَ فَلْيَزُرْ وَلَا تَقُولُوا هُجْرًا
 
“Barang siapa yang ingin ber"ziarah kubur" silakan berziarah namun janganlah berkata hujran.” (HR. Abu Dawud)

Al-Imam Nawawi t berkata, “Al-Hujran adalah ucapan batil. Dahulu mereka dilarang ber"ziarah kubur" karena mereka baru meninggalkan masa jahiliah. Dikhawatirkan mereka akan mengucapkan ucapan-ucapan jahiliah ketika ber"ziarah kubur". Ketika fondasi Islam telah mantap, hukum-hukumnya telah kokoh, dan rambu-rambunya telah tampak, mereka pun dibolehkan ber"ziarah kubur". Namun, Rasulullah s.a.w. masih menjaga mereka dengan sabdanya, ‘Janganlah kalian mengucapkan hujran’.”

Asy-Syaikh al-Albani  berkata, “Tidak diragukan lagi bahwasanya berdoa kepada penghuni "kubur"—yang dilakukan orang-orang awam dan selain mereka ketika ziarah "kubur"—, meminta tolong kepada mereka, serta meminta kepada Allah dengan hak penghuni "kubur" (tawasul) adalah ucapan dan perbuatan hujran yang paling besar. Para ulama wajib menjelaskan hukum Allah  dan menerangkan "ziarah kubur" yang benar kepada mereka.” (Ahkamul Janaiz, hlm. 227—228)

2. Mengkhususkan waktu tertentu

Banyak fatwa para ulama tentang tidak bolehnya mengkhususkan ied (hari raya) atau bulan Ramadhan untuk ber"ziarah kubur". Ada sebuah pertanyaan yang ditujukan kepada asy-Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin, “Apa hukum mengkhususkan hari raya dan hari Jum’at untuk ber"ziarah kubur"?”

Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin menjawab, “Pengkhususan hari Jum’at dan ied untuk berziarah "kubur" tidak ada asalnya di dalam sunnah. Pengkhususan ziarah "kubur" pada hari ied dan keyakinan bahwa hal itu disyariatkan, teranggap sebagai perbuatan bid’ah….” (kutipan dari Fatawa asy-Syaikh Ibnu Utsaimin 17/286 pertanyaan no. 259)

Ditanyakan pula kepada Asy-Syaikh Abdul Aziz bin Baz t, “Apa hukum mengkhususkan hari Jum’at untuk ber"ziarah kubur"?”

Beliau  menjawab, “Hal tersebut tidak ada asalnya dalam syariat. Yang disyariatkan adalah berz"ziarah kubur" kapan pun waktunya yang mudah bagi yang mau ber"ziarah" , baik malam maupun siang hari.”

Pengkhususan pagi atau malam tertentu (untuk berziarah) adalah perbuatan bid’ah yang tidak ada asalnya dalam syariat. Ini berdasarkan sabda Rasulullah s.a.w.:

مَنْ أَحْدَثَ فِي أَمْرِنَا هَذَا مَا لَيْسَ فِيهِ فَهُوَ رَدٌّ
 
“Barang siapa yang mengada-adakan dalam urusan agama kami yang bukan darinya maka tertolak.” 

Dalam riwayat Muslim:

مَنْ عَمِلَ عَمَلًا لَيْسَ عَلَيْهِ أَمْرُنَا فَهُوَ رَدٌّ
 
“Barangsiapa mengamalkan satu amalan yang tidak ada padanya ajaran kami maka tertolak.” (HR. Muslim dari Aisyah r.a.)
(Fatawa asy-Syaikh Ibnu Baz, 13/336)

3. Membaca Al-Qur’an

Asy-Syaikh al-Albani berkata, “Membaca Al-Qur’an ketika "ziarah kubur" tidak ada dasarnya (contohnya) dalam sunnah Rasulullah s.a.w.”

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah  berkata dalam kitabnya Iqtidha Shirathil Mustaqim, “Tidak ada ucapan al-Imam asy-Syafi’i dalam masalah ini, karena amalan ini adalah bid’ah menurut beliau. Al-Imam Malik berkata, ‘Aku tidak pernah tahu ada seorang pun melakukannya.’ Ini menunjukkan bahwa para sahabat dan tabi’in tidak melakukannya.” (Lihat Ahkamul Janaiz, hlm. 241—242)

4. Menabur bunga

Asy-Syaikh al-Albani berkata, “Tidak disyariatkan meletakkan daun wewangian dan bunga-bungaan di atas "kuburan", karena hal ini tidak pernah dilakukan oleh salaf. Seandainya itu adalah baik, niscaya mereka melakukannya. Ibnu Umar z berkata, ‘Semua bid’ah adalah sesat, walaupun orang-orang menganggapnya baik’.” (Ahkamul Janaiz, hlm. 258)

5. Syaddu rihal (melakukan safar)

Rasulullah s.a.w. pernah bersabda:

لَا تُشَدُّ الرِّحَالُ إِلَّا إِلَى ثَلَاثَةِ مَسَاجِدَ، الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ وَمَسْجِدِ الرَّسُولِ n وَمَسْجِدِ الْأَقْصَى
 
“Tidak boleh melakukan bepergian jauh (demi ibadah di tempat tersebut dengan anggapan mulianya tempat tersebut) kecuali ke tiga masjid: Masjidil Haram, Masjidir Rasul, dan Masjidil Aqsha.” (HR. al-Bukhari)

Asy-Syaikh Muhammad Nashirudin al-Albani menganggap safar untuk ber"ziarah" ke "kuburan" Nabi atau orang saleh sebagai bid’ah. (Ahkamul Janaiz hlm. 229)

6. Membaca Surah Yasin di "Kuburan".

Asy-Syaikh al-Albani menyebutkan bahwa membacakan surah Yasin di "kuburan" termasuk salah satu bid’ah ziarah "kubur". (Ahkamul Janaiz hlm. 225)

Adapun hadits, “Barang siapa yang masuk pe"kuburan" dan membaca surat Yasin, Allah akan meringankan mereka dan mereka mendapatkan kebaikan sebanyak yang terdapat dalam surat tersebut,” asy-Syaikh al-Albani memasukkanya dalam Silsilah adh-Dha’ifah (no. 1246).

7. Ikhtilath (campur-baur lelaki dan wanita yang bukan mahram)

Ini adalah sesuatu yang tidak bisa diingkari adanya, padahal Rasulullah s.a.w. bersabda:

مَا تَرَكْتُ بَعْدِي فِتْنَةً هِيَ أَضَرُّ عَلَى الرِّجَالِ مِنْ النِّسَاءِ
 
“Tidaklah aku tinggalkan fitnah (godaan) bagi laki-laki yang lebih berbahaya dari pada wanita.” (HR. Muslim)

8. Tabaruj wanita

Allah  berfirman:
“Dan hendaklah kalian (wahai para wanita) tetap tinggal di rumah kalian dan janganlah kamu berhias dan bertingkah laku seperti orang-orang jahiliah yang dahulu.” (al-Ahzab: 33)

Asy-Syaikh Muhammad al-Imam t berkata, “Jika ikhtilath dan tabaruj berkumpul maka yang menyertainya adalah zina.” (Tahdzirus Shalihin minal Ghuluw fi Quburis Shalihin hlm. 46)

9. Seringnya wanita ber"ziarah kubur"
 
Seorang wanita dibolehkan ber"ziarah kubur", namun tidak boleh sering-sering melakukannya. Alasan yang menunjukkan mereka boleh ber"ziarah kubur" adalah sebagai berikut.

1. Keumuman sabda Rasulullah s.a.w.
2. Mereka juga butuh mengingat akhirat
3. Nabi s.a.w. memberikan rukhsah (keringanan) sebagaimana dalam hadits Aisyah r.a.
4. Nabi s.a.w. membiarkan seorang wanita yang sedang berada di "kuburan"

Adapun dalil yang menunjukkan mereka tidak boleh sering ber"ziarah kubur" adalah sabda Rasulullah s.a.w:

لَعَنَ رَسُولُ اللهِ n زَوَّارَاتِ الْقُبُورِ
 
“Rasulullah s.a.w. melaknat (dalam lafadz lain: Allah melaknat) wanita yang sering berziarah "kubur".” (HR. Ahmad)

10. Wanita melakukan safar tanpa mahram

Seorang wanita tidak diperbolehkan melakukan safar sendirian walaupun untuk melaksanakan ibadah. Dari Ibnu Abbas z, Rasulullah s.a.w. bersabda dalam khutbahnya:

لَا يَخْلُوَنَّ رَجُلٌ بِامْرَأَةٍ إِلَّا وَمَعَهَا ذُو مَحْرَمٍ وَلَا تُسَافِرِ الْمَرْأَةُ إِلَّا مَعَ ذِي مَحْرَمٍ. فَقَامَ رَجُلٌ فَقَالَ: يَا رَسُولَ اللهِ، إِنَّ امْرَأَتِي خَرَجَتْ حَاجَّةً وَإِنِّي اكْتُتِبْتُ فِي غَزْوَةِ كَذَا وَكَذَا. قَالَ: انْطَلِقْ فَحُجَّ مَعَ امْرَأَتِكَ
 
“Janganlah seorang lelaki berkhalwat dengan seorang perempuan kecuali bersama mahramnya, dan janganlah seorang wanita melakukan safar kecuali bersama mahramnya.” Seorang sahabat berkata, “Wahai Rasulullah, sesungguhnya istriku hendak pergi menunaikan haji, padahal aku telah ditulis hendak berangkat perang ini dan itu.” Rasulullah s.a.w. bersabda, “Berangkatlah haji bersama istrimu.” (Muttafaqun ‘alaih)

11. Meninggalkan shalat (lihat Tahdzir Muslimin)

12. Bertaubat kepada ahli "kubur"

13. Haji ke "kuburan"

14. Meminta izin kepada penghuni "kubur"
 
Asy-Syaikh Muhammad al-Imam menerangkan, di antara praktik para dai "kubur"i yang mendorong umat mengagungkan "kuburan" adalah mengikat pengikut mereka dengan "kuburan" melalui cara:

1. Bertaubat kepada penghuni "kubur"
2. Haji ke "kuburan" 
3. Meminta izin kepada penghuni "kubur" ketika hendak melakukan satu amalan.
(Tahdzirul Muslimin hlm. 43)

MENGAGUNGKAN "KUBUR" ADALAH MUSLIHAT SETAN.

Ibnul Qayim  berkata, “Di antara tipudaya setan yang paling besar adalah memilihkan "kuburan" yang diagungkan manusia dan menjadikannya sebagai sesembahan selain Allah.” (Ighatsatul Lahafan hlm. 279)

Kemungkaran di "kuburan"
Ibnu Taimiyah  menerangkan bahwa perbuatan bid’ah di "kuburan" itu bertingkat-tingkat. 

1. Yang paling jauh dari syariat adalah meminta kebutuhan dan perlindungan kepada mayit, sebagaimana dilakukan banyak orang.

2. Tingkatan kedua adalah meminta kepada Allah melalui penghuni "kubur" (tawasul dengan mayit). Ini sering dilakukan oleh orang-orang belakangan. Amalan tersebut adalah bid’ah menurut kesepakatan kaum muslimin.

3. Tingkatan ketiga adalah sangkaan bahwa berdoa di sisi "kubur" itu mustajab atau lebih afdhal daripada di masjid. Ini juga kemungkaran yang bid’ah menurut kesepakatan muslimin. (Diringkas dari Ighatsatul Lahafan hlm. 287)

Sebab Terjadinya Penyembahan "kubur"
Jika ditanyakan: Apa yang menyebabkan para penyembah "kubur" terjatuh dalam perbuatan mereka, padahal mereka tahu bahwa penghuninya adalah orang mati?
Jawabannya ada beberapa hal.
1. Mereka tidak mengetahui hakikat syariat yang dibawa oleh Nabi Muhammad s.a.w.  dan seluruh rasul.
2. Hadits-hadits palsu yang diatas namakan Rasulullah s.a.w., seperti hadits, “Barang siapa yang tertimpa kesulitan hendaknya dia meminta kepada penghuni "kubur".”
3. Cerita dan kisah dusta yang dipromosikan untuk menarik orang datang ke "kuburan" tertentu. Misalnya, ada seseorang beristighatsah kepada "kubur" tertentu ketika tertimpa kesusahan, lalu dia pun mendapat jalan keluar. Demikian pula cerita-cerita dusta lainnya. (Lihat Ighatsatul Lahafan karya Ibnul Qayim)

Hati-hati dari Tipu Muslihat Penyeru Peribadatan kepada "kuburan"
Di antara sebab terjadinya penyimpangan dalam "ziarah kubur" adalah ajaran yang didapatkan oleh sebagian orang dari para dai yang mengajak mengagungkan "kuburan".

Secara global penyeru kepada kesesatan dalam masalah "kubur" ada dua, dari kalangan jin dan dari kalangan manusia. Yang dari kalangan manusia ada dua kelompok:
1. Kelompok dari dalam umat Islam
• Tukang sihir
• Dukun
• Ahli nujum
• Ahlul bid’ah dari kalangan kuburiyun
2. Kelompok dari luar umat, yaitu orang-orang kafir Yahudi, Majusi, Nasrani, Hindu, dan lainnya.
(Diringkas dari Tahdzirul Muslimin hlm. 20—22)

Dengan Apa Kita Melawan Kesyirikan?
Bahaya syirik yang terus mengancam mengharuskan kita menjaga diri dan melakukan perlawanan terhadap kesyirikan. Lantas, apa yang harus dilakukan?

Asy-Syaikh Muhammad al-Imam menerangkan, “Yang paling wajib dilakukan oleh seorang muslim dan muslimah adalah menjauhkan diri dari kesyirikan dan faktor pendorong kepada kesyirikan. Hal ini tidak akan tercapai melainkan dengan menempuh beberapa hal berikut: mempelajari tauhid, menjauhi syirik, mengenal dai tauhid, membaca kitab-kitab yang bermanfaat (Diringkas dari Tahdzirul Muslimin hlm. 72—73)

Semoga Allah memberikan kekuatan dan hidayah kepada kita dalam menjauhkan diri dan memerangi berbagai kesyirikan serta kemaksiatan. Amin.

Sumber:
1. warkoplalar.blogspot.com/.../diperbolehkannya-sarkub-dan-thoriqohan.html
2. ikappiibadurrahman.blogspot.com/.../dalil-ziarah-kubur-nabi-muhammad-saw.html
3. asysyariah.com/ziarah-kubur-antara-tauhid-dan-syirik.html

"BAHASA (INDONESIA) GAUL - ANAK MUDA"

"Kamus "Bahasa Gaul" terbaru, saat ini semakin banyak dicari oleh para "muda" dan mudi di "Indonesia", mungkin beberapa saat lalu sempat menjadi trend aktif diakibatkan dari obrolan dari salah satu pengguna twitter".


"BAHASA INDONESIA GAUL".

Beberapa makna yang bisa kita cerna ialah kalimat tersebut disederhanakan seperti halnya seorang balita baru bisa bicara, dimana setiap kata itu ada yang dikurangi dan juga diubah menjadi tidak ada artinya sama sekali.

Jika dicermati kembali mungkin kamus "Bahasa Gaul" hanya sebatas humor semata bukan menjadi kebiasaan di masyarakat, sebab apabila dipergunakan dalam lingkungan formal kemungkinan seperti mengejek bahkan disangka orang gila tidak bisa berbicara.

Banyak "anak muda" yang selalu mengikuti perkembangan masa kini dengan mengubah "Bahasa Indonesia" menjadi "Bahasa" yang sedikit berlebihan atau lebih tepatnya bisa disebut sebagai "Bahasa Gaul" bagi para ABG saat ini. Mulai dari penulisan huruf-huruf maupun angka-angka yang diplesetkan menjadi sedemikian rupa, sehingga terasa aneh, berlebihan, konyol, dan lucu. Susunan huruf-huruf dan angka-angka itu menjadi tidak sesuai dengan aturan baku EYD (Ejaan Yang Disempurnakan) sebagai pedoman ber"bahasa Indonesia" yang baik dan benar. Namun bagi "anak muda" di masa kini, kalau tidak mengikuti "bahasa" yang mereka anggap lucu itu akan dianggap sebagai "anak muda" yang tidak "gaul". Mungkin bagi mereka, "Bahasa Gaul" di sini merupakan seni dan kreatifitas bagi "anak muda" saat ini.

Berikut beberapa contoh "Bahasa Gaul" yang sering digunakan oleh "anak muda":

1. Afgan
Tahu kan siapa Afgan? Pernah dengar lagunya yang judulnya ‘Sadis’ ? Istilah ini artinya : bisa nego tapi jangan sadis!

2. Alay
Banyak versi yang menyebutkan. Mulai dari "anak" lebay, "anak" kelayapan, namun yang sering disebut adalah "anak" layangan. Konon, istilah ini digunakan untuk menyebut "anak"-"anak" yang sering nongol di musik tv.

3. Bais
Bais berarti habis, cuma dibolak-balik saja susunan hurufnya. “Pulsa aku bais nih Beib. Telpon aku donggggg”

4. Cukstaw
Kata ini adalah singkatan dari cukup tahu. Oke, cukstaw!  “Oh, gitu ya? Fine! Cukstaw dehh!”

5. Eaa
Di Twitter, pasti lo sering liat hashtag kayak gini. Biasanya #eaaa dipakai untuk nge-tweet kata-kata gombal. Kata ini diciptakan dan dipopulerkan oleh Tukul Arwana, biasanya diucapkan pas Tukul melakukan gerakan yang aneh-aneh.

6. Elo Gue End
Kalimat ini dipopulerkan Wendy Cagur dalam tayangan Opera Van Java. Kata-kata ini sempat jadi Trending Topic di Twitter. Kalimat ini digunakan just for fun saja.

7. Fudul
Kurang lebih artinya sama kayak stalking atau kepo. Digunakan buat menunjuk sifat orang yang want to know something sampai ngorek-ngorek informasi dari mana saja, termasuk jejaring sosial.

8. Galau
Untuk yang satu ini, temen gue sampe ada yang dinobatkan sebagai raja galau. Kata galau sebenarnya termasuk dalam "Bahasa Indonesia" baku yang terdaftar di kamus, artinya perasaan kacau ngga karuan, resah, bimbang. Tapi ntah siapa yang mulai. Kata galau mendadak populer di jejaring sosial. Sering muncul dengan #galau atau yang berbau galau kayak #galaucity, #galaugombal, #lagugalau.

9. Gengges
Berasal dari kata ganggu yang diubah dikit, dikasih imbuhan *-es* di belakangnya. “Gw unfollow ah, soalnya gengges, fotonya sok imut.” Waduhh??

10. Hoax
Artinya berita palsu, diambil dari kata yang sama dalam "Bahasa" Inggris yang artinya cerita bohong. Bisa juga di film Amerika berjudul The Hoax (2006) yang dianggap mengandung kebohongan. Awalnya cuma pengguna Internet di Amerika saja yang pakai istilah Hoax, tapi lama-lama kata ini jadi populer di seluruh dunia

11. Jutek
Sering banget dengar ini. Kata ini jadi kata umum yang dipakai buat menunjuk orang yang judes, galak dan nggak ramah.

12. Kepo
Berasal dari kata Kaypoh. Bahasa Hokkien yang banyak dipakai di Singapura dan sekitarnya. Sama seperti fudul, kepo berarti ingin tahu, mencampuri urusan orang lain, dan ngga bisa diam. Kata ini punya konotasi yang rada negatif. ” Dia udah putus belom sama sih sama ceweknya?” ”Iiih, kepo banget si lo!”

13. Kicep
Artinya diam atau mematung biasanya karena malu atau ngga tau apa yang mesti dilakuin. “Langsung kicep gw begitu ngeliat soal ulangan Fisika…”

14. Lebeh
Perkembangan dari kata lebay yang juga merupakan "Bahasa" populer sejak sekitar tahun 2006, yang artinya berlebihan. “Ngga ketemu cowok gw sehari rasanya nggak ketemu setahun” ”Iiih, lebeh lo!”

15. Mager
Singkatan dari kata males gerak. “Laper tapi mager.”

16. Menel
Ditujukan utk perilaku centil buat menarik perhatian orang yang disukai.

17. Meper
Artinya mengelapkan tangan yang kotor atau terkena sesuatu secara diam-diam, bisa ke tembok, baju orang lain dan lain-lain.

18. Narsis
Bukan istilah baru sih. Tapi mungkin banyak yang belum tahu, narsis juga punya legenda lho. Berasal dari cerita Yunani, ada seorang lelaki tampan bernama Narcissus yang menolak cinta seorang cewek bernama Echo yg kemudian patah hati dan mengutuk Narcissus buat jatuh cinta dengan bayangannya sendiri di kolam. Sekarang, kata narsis digunakan buat menggambarkan orang yang terlalu suka sama diri sendiri, salah satu tandanya adalah hobi banget foto sendiri. Hmmmm....

19. Oretz
Artinya oke, berasal dari "Bahasa" Inggrs, “all right” yang diplesetin penulisan maupun pengucapannya.

20. Palbis
Singkatan dari kata-kata “PALING BISA.” Cobaan terberat itu saat ngeliat tweet kamu sama dia..””Yelah, palbis lo, haha!”

21. Pecah
Istilah ini biasanya digunakan buat mengomentari hal-hal yang keren, gokil, heboh. “Rugi lo ngga dateng, pecah banget acaranya semalem!”

22. Peres
Artinya palsu, bohong, ngga tulus.

23. PHP
Istilah ini diperuntukkan bagi orang yang suka memberikan harapan palsu kepada orang lain. PHP = Pemberi Harapan Palsu

24. Prikitiew
Jangan ditanya deh. Istilah ini sering kita dengar lewat lawakan si Sule. Penggunaannya hampir mirip dengan “cieee” atau “ihiiy”.

25. Pundung
Berasal dari "Bahasa" Sunda, artinya tersinggung, ngambek dan kesel.

26. Rempong
Berarti ribet, repot atau rese. “Ngapain sih lo telepon gue tengah malem gini? Rempong deh!”

27. Selon
Bisa diartikan santai, slow, pelan-pelan

28. Sokil Gob
Plesetan dari kata “Gokil, sob!” Artinya sama saja kayak gokil, yaitu gila tapi dalam artian positif. Biasanya dipakai buat menggambarkan sesuatu yang heboh, lucu atau unik. Sedangkan ‘Sob’ adalah kebalikan dari kata bos, yang biasa digunakan sebagai pangggilan akrab untuk seseorang.

29. Spupet
Plesetan dari kata sepupu.

30. Ucul
Berasal dari kata lucu, cuma dibolak - balik.

31. Unyu
Kata ini berasal dari kata “Oh no”, yang sengaja diplesetin jadi Onyo biar terkesan lucu. Ada juga yang bilang kalau unyu berarti "anak" anjing dari "Bahasa" Sanskerta. Yang jelas, kata ini sering dipakai untuk menunjukkan hal-hal yang lucu, imut, ngegemesin.

32. Yalsi
Ucapkan kata yalsi berulang-ulang, kata baru apa yang kita dengar? Yalsi merupakan plesetan dari kata sial. “Omongan ngga nyambung gara-gara BBM pending, yalsi!” 

Disamping kata-kata di atas, sesuai perkembangannya. juga masih banyak kata-kata dari  "Bahasa Gaul" yang tidak kalah ngetrend yang dipakai "anak muda" dalam per"gaul"annya sehari-hari, yakni:

Ciyus , Miapah dan Enelan bisa dikatakan sedang menjadi trend pada saat ini. Tak jarang kita menemui kata – kata seperti ini di stasus orang di jejaring social seperti facebook dan twitter. "Bahasa" per"gaul"an ini entah mengapa bisa menjadi trend di "Indonesia". Bahkan ada yang terang – terangan benar – benar benci dengan "Bahasa" per"gaul"an ini. Seperti yang kita ketahui, "Indonesia" sedang marak – maraknya tentang alay. Apa itu alay ? Alay bisa dikatakan gaya yang berlebihan. Dan otomatis dikarenakan maraknya Alay di "Indonesia", entah darimana pula munculnya "Bahasa" alay. 

Ciyus , Miapah dan Enelan yang sering keluar di status – status yang dibuat para "anak muda" di jejaring sosial ini merupakan contoh dari "Bahasa" alay. Sebelum Ciyus , Miapah dan Enelan ngetrend pada saat ini , sebelumnya telah sempat trend juga menulis kata yang mencampur antara huruf , angka dan tanda baca yang tidak ketinggalan untuk bergabung seperti contoh nya : M3t_pgy 4££. . . .m3t b'r4kt!vT4$ bgì xg krja & sk£h . Bagi yang terbiasa sih mungkin bukan masalah, namun bagi yang tidak terbiasa malah pusing dalam membaca itu tulisan. Haha. 

Dengan model tulisan campuran antara huruf dan angka ditambah tanda baca yang belum benar hilang di dunia "anak muda" yang merasa paling "gaul" ini, sekarang timbul lagi trend baru yaitu Ciyus , Miapah dan Enelan. Benar – benar entah darimana ini bahasa dapat timbul. Ada yang bilang berasal dari fitri tropika , dikarenakan beliau merupakan comedian pertama yang menggunakan logat seperti balita sebagai candaan dan celotehannya. Ya memang sih , mungkin ada yang bilang kalo "Bahasa" alay ini kesannya imut dan lucu. Tapi yang tidak paham "Bahasa" ini bakalan mengalami kebingungan yang lumayan bingung. Bukannya menjawab pertanyaan si alay yang menggunakan "Bahasa" alay , namun malah hanya bengong saja sambil mikir dalam hati, ni mahluk ngomong apaan ya. Hahaha. 

Berikut ini merupakan beberapa contoh dan arti dari "Bahasa" alay :
Akooh : Aku 
Amaca : Ah masak? 
Angenamu : Kangen kamu 
Binun : Bingung 
Ca oong cih : Masa bohong sih? 
Cemungudh : Semangat 
Ciyus : Seriuss 
Cungguh : Sungguh 
Daboweh : Tidak boleh
Enelan : Beneran ?
Gudnyus : Good news 
Kiyim : Kirim 
Lahacia: Rahasia 
Maacih : Terima kasih 
Macama : Sama-sama 
Macapah : Sama siapa? 
Masya : Masak 
Miapah : Demi apa? 
Qmuh : Kamu 

Miapah selain berarti demi apa juga kadang bisa juga mempunyai arti seperti sumpe lo? yang sudah duluan ngetrend. Tak ketinggalan Nyoos yang dipakai untuk menyebutkan sesuatu yang dinilai cool, nyus, hebat dan sejenisnya. 

Yah bisa dikatakan "Bahasa" alay yang seperti Ciyus , Miapah dan Enelan ini seperti kalau "anak" balita baru sedang memulai fase untuk bisa bicara. Jadi ya cara bicara seolah – olah kalau cadel seperti cungguh pucing ih, maca ih dan sejenisnya. Demikianlah sedikit penjelasan dan beberapa contoh kata yang diambil dari kamus "Bahasa" alay. Cmoga qmuh ud4H ga binun ya. Xixixixi.

Jadi pada kesimpulannya arti ciyus bisa dijelaskan dengan kata lain , serius ?? Arti enelan adalah beneran atau bisa juga sumpe lo ? Arti miapah adalah demi apa ? yah , cemua telgantung calimatnya ya k4ks. cmoga qmuh cemungudh eaa . m3t b'r4kt!vT4$ , c4L@m cuKce$ eaa.. >,<
"BAHASA INDONESIA" YANG BENAR.

"Bahasa Indonesia" merupakan "Bahasa" nasional bagi bangsa "Indonesia". "Bahasa Indonesia" ini juga berfungsi sebagai alat komunikasi yang mempersatukan seluruh rakyat "Indonesia". Oleh karena itu, tidak semua orang dapat memahami "Bahasa" daerah setiap suku di "Indonesia", karena "Indonesia" beragam sukunya dan juga memiliki "Bahasa" daerah yang cukup banyak.
 
Masih banyak orang yang tidak mengerti menggunakan "Bahasa Indonesia" dengan baik dan benar, terutama di kalangan "anak muda". Di dalam per"gaul"an "anak muda" saat ini, cenderung tidak menggunakan "Bahasa Indonesia" yang benar, karena bagi mereka "Bahasa Indonesia" itu terlalu formal untuk dipakai sebagai "Bahasa" sehari-hari. Selain itu, "Bahasa Indonesia" juga sudah semakin merosot karena harus bersaing dengan "Bahasa" asing lainnya yaitu seperti "Bahasa" Inggris, Mandarin, dan Jepang. Banyak orang yang beranggapan bahwa "Bahasa Indonesia" itu lebih cocok digunakan pada saat sedang mengikuti acara-acara yang formal seperti saat berpidato dan menyampaikan ceramah. Bahkan bagi "anak muda" di masa kini, jika sudah pandai menguasai "Bahasa" asing lainnya, maka akan dianggap sebagai "anak muda" yang "gaul" dan pintar sehingga terlihat lebih keren ketika berbicara menggunakan "Bahasa" asing. Hal ini cukup memprihatinkan bagi bangsa "Indonesia". Jika dari "Bahasa Indonesia" saja kurang dibanggakan oleh rakyatnya, maka bagaimana bangsa "Indonesia" akan mengembangkan kekayaan lain yang dimilikinya.

Maka dari itu, untuk menjaga kelestarian dan kemurnian "Bahasa Indonesia", perlu adanya kerja sama antara rakyat serta pemimpin bangsa "Indonesia" ini. Jadi sebaiknya mulai sekarang mari kita membiasakan diri untuk menggunakan "Bahasa Indonesia" menjadi "Bahasa" sehari-hari yang dipakai. Jika kita bangga terhadap bangsa "Indonesia", pasti kita juga bangga terhadap "Bahasa" yang mempersatukan kita, yaitu "Bahasa Indonesia". Mari lestarikan "Bahasa Indonesia" di negeri tercinta ini. Jangan takut menjadi "anak muda" yang tidak "gaul" karena menggunakan "Bahasa Indonesia" sebagai bahasa sehari-hari, melainkan jadilah sosok "anak muda" yang bisa menjadi inspirasi bagi "anak muda" lainnya untuk mulai mencintai "Bahasa Indonesia". Melalui "Bahasa Indonesia" kita bisa menciptakan beragam karya seni apapun yang dapat dimengerti oleh semua kalangan masyarakat "Indonesia", baik dari yang usianya masih "muda" maupun yang sudah tua.

Sumber:
1. bahasa.kompasiana.com/.../bahasa-indonesia-vs-bahasa-gaul-anak-muda-496731.html
2. www.cyber4rt.com/.../arti-istilah-bahasa-gaul-terbaru-terlengkap.html
3. bg4ul.blogspot.com/2012/10/ciyus-miapah.html
4. www.ocimblog.com/2012/10/kamus-bahasa-gaul.html

Senin, 28 Januari 2013

"Kedamaian Di BATU AMPAR - Pamekasan - Madura"

"Sudah berapa lama saya tidak berkunjung ke "Batu Ampar". Menurut hitungan saya kurang lebih 1 1/2 (satu setengah) tahun".


Hari Sabtu (26 Januari 2013), mbak Sutji menelepon mengajak ke "Batu Ampar" hari Minggu. Biasanya saya kalau pergi ke "Batu Ampar" memilih hari Jum'at malam, tapi gak apalah yang punya acara kan mbak Sutji. Minggu (27 Januari 2013) pagi sekitar pukul 08.00 WIB, berangkat menuju "Batu Ampar". Kami mampir sarapan ke Bebek Sinjay di Bangkalan. Setelah itu baru meneruskan perjalanan ke "Batu Ampar".

Alhamdulillah.... Cuaca hari ini, di Madura terang benderang tidak turun hujan sedikitpun. Perjalanan lancar, namun ada kemacetan di Pasar Blegah dan Pasar Omben. Setelah itu perjalanan lancar, namun ada kemacetan lagi di dekat lokasi Astana Timur "Batu Ampar", karena harus bersimpangan dengan rombongan Bus yang baru berziarah dari Makam Mbah Abu Syamsudin. Terpaksa harus mundur karena jalan terlalu sempit untuk bersimpangan. Setelah itu lancar sampai di Astana Timur "Batu Ampar". Alhamdulillah sampai di Astana Timur pukul 12.30 WIB.

Ade' sudah menunggu di Astana Timur "Batu Ampar". Senyum "kedamaian" telah menunggu kedatanganku. Ini juga yang membuat saya pingin kembali ke "Batu Ampar". Saya merasa begitu "damai" di tempat ini, perasaan yang tidak saya dapatkan di tempat lain. Obrolan-obrolan ringan membuat suasana jadi semakin akrab. Walaupun kami jarang bertemu, suasana tetap hangat penuh "kedamaian".

Saya sering merindukan tempat ini, terutama pada saat-saat hati saya  sedang galau. Barangkali pada hari ini saya bisa melepaskan kegalauan hati saya yang selama 1 (satu) tahun ini terpendam dalam hati. Sementara Mbak Sutji menyelesaikan urusan dengan Ade'. Saya, di tempat yang menurut saya aman, nyaman dan "damai", mencurahkan isi hati, kegundahan hati saya hanya kepada Allah. Semoga Allah mendengarkan pengaduan saya. Galau tingkat tinggi yang saya rasakan sebelum saya sampai di tempat ini. Saya ingin melepaskan kegalauan hati saya. Kerudung yang basah air mata dan ingus, seolah menjadi saksi kegalauan hati ini. Semoga Allah mengampuni dosa-dosa mbah-mbah kami dan dosa-dosa saya. Saya mohon Allah melimpahkan "kedamaian" dalam hati saya.

Setelah saya merasa "damai" dalam diri saya, baru saya bisa menceriterakan apa yang sebenarnya terjadi kepada Ade'.  Dan sayapun bertanya, 'Egoiskah saya?' Pertanyaan yang dijawab dengan tertawa oleh Ade'. Kenapa baru sekarang pertanyaan itu muncul??? Ya sayapun akhirnya menertawakan diri saya sendiri. Lucu juga ternyata hidup ini..... Ternyata permasalahan hidup ini bisa juga diselesaikan hanya dengan tertawa, menertawakan diri sendiri. Kenapa suatu permasalahan hidup ini bisa terjadi. 

Ini yang barangkali membuat saya selalu merindukan untuk datang ke Astana Timur "Batu Ampar". Ternyata di tempat ini saya bisa membayangkan dan merasakan, betapa sengsaranya Buju' Kosambi dulu bertapa di tempat ini selama kurang lebih 41 tahun. Apabila saya bandingkan dengan kegundahan hati yang saya  alami,  ternyata tidak sebanding dengan kesengsaraan yang telah dialami Buju' Kosambi. Kesengsaraan Buju' Kosambi mampu menguatkan hati saya. Allahu Akbar.... Lahaula wala quwwata illa billah..... Saya merasa ada suntikan kekuatan di tempat ini. Ya Allah.... saya selalu mendapatkan energi positif di tempat ini. Ini kah yang dinamakan karomah.... Ya Allah saya mohon perlindunganMu dari segala hal yang membuat diri saya syirik....

Pada saat saya di tempat ini sendirian, karena mbak Sutji bersama anak-anaknya ke Makam Mbah Abu Syamsudin yang kemudian disusul oleh Ade'.... Saya merasa mendapatkan kembali "kedamaian" di hati saya yang beberapa bulan ini terasa hilang. Alhamdulillah.....  Allah telah melimpahkan "kedamaian" di hati ini, semoga "kedamaan" ini terjaga.... Barangkali ini salah satu Karomah yang dimiliki oleh Astana Timur "Batu Ampar". Alhamdulillah ya Allah atas segala RahmatMu.....

Setelah Ade' dan mbak Sutji datang dari makam Mbah Abu Syamsudin, kami ngobrol sebentar. Dan saya menyelesaikan urusan saya dengan Ade' dengan hati yang penuh "kedamaian" tentunya. Saya baru menyadari bahwa sebenarnya saya datang ke Astana Timur ini adalah dalam rangka mendapat suntikan energi positif. Ya Allah semoga Engkau meridhai semua langkahku.

Pukul 15.00 WIB, kami pamit pulang.... Dengan berat hati sebenarnya, tapi saya harus segera pulang meninggalkan Astana Timur "Batu Ampar" ini, karena Senin pagi harus melaksanakan kegiatan rutin. Tepat pukul 19.00 WIB, kami sampai di rumah dengan selamat. Alhamdulillah...... Semoga Allah selalu meridhai perjalanan hidupku. Aamiin YRA......

Sabtu, 26 Januari 2013

"MANFAAT BROKOLI"

"Brokoli" telah lama diketahui sebagai salah satu sayuran yang menyehatkan karena kandungan gizi di dalamnya". 

 Sayuran itu tak hanya mengandung antioksidan termasuk vitamin C, "Brokoli" juga merupakan sumber alami asam folat. Asupan asam folat membantu mencegah penyakit hati. Sayuran berwarna hijau juga berpotensi dan melindungi untuk melawan perkembangan penyakit kanker.

Hasil penelitian Journal Arteriosclerosis Thrombosis and Vascular Biology mengklaim, "Brokoli" efektif mencegah serangan jantung dan stroke. Zat kimia sulforaphane yang terkandung di dalam "Brokoli", menurut peneliti, berfungsi menguatkan sistem kekebalan tubuh untuk mencegah penyumbatan arteri.

Tanaman lain seperti bunga kol, tauge, kubis dan pak choi juga mengandung zat kimia ini. Tetapi dari keseluruhan sayur itu, "Brokoli" memiliki kadar paling tinggi.

Cara kerja sulforaphane, menurut peneliti, arteri yang berbentuk melengkung lebih berisiko terserang penyakit karena kekurangan protein yang dikenal dengan Nrf2. Sementara arteri yang lurus, lanjut peneliti, dilindungi protein tersebut. Perlindungan ini akan mencegah sel-sel mengalami peradangan, indikasi awal perkembangan penyakit jantung.

Temuan dari peneliti di John Hopkins University itu mengungkapkan bahwa ada sebuah kandungan dalam "Brokoli" yang mampu mencegah perkembangan tumor hingga 60 persen. "Brokoli" juga menunjukan pengurangan ukuran tumor yang tidak berkembang hingga 75 persen.

Zat terkandung di dalam "Brokoli" juga bermanfaat sebagai antioksidan. Sedangkan seratnya ber"manfaat" untuk mencegah konstipasi/sembelit dan ganguan pencernaan lainnya.

Seperti dikutip dari female first, "Brokoli" merupakan salah satu makanan yang sarat gizi, tetapi memiliki kalori yang rendah, selain itu, sayuran ini juga sering menjadi plihan yang sehat bagi mereka yang ingin menurunkan berat badan.

"MANFAAT BROKOLI":

Meningkatkan daya kerja otak
Peneliti dari Royal Pharmaceutical Society membuktikan bahwa "Brokoli" mengandung senyawa yang mirip dengan obat-obatan penyakit Alzheimer. Alzheimer adalah bentuk dementia (berkurangnya ingatan) yang paling umum dijumpai di kalangan orang tua yang disebabkan oleh enzim acetylcholinesterase. "Brokoli" dianggap memiliki sifat anti-acetylcholinesterase paling kuat.

Mengatur tingkat gula darah
Kandungan chromium di dalam "Brokoli" dapat mengatur tingkat gula darah sehingga "Brokoli" sangat disarankan untuk dikonsumsi penderita diabetes.

Menetralkan zat penyebab kanker
Sulforaphan, zat antioksidan pada "Brokoli" dapat membantu tubuh menghilangkan atau menetralkan karsinogenik, zat penyebab kanker. Diketahui juga bahwa zat bekarotin di dalam "Brokoli" mampu mencegah kanker usus besar dan payudara. kanker paru, kanker perut, kanker rahim, kanker mulut, kanker parynx dan kanker larynx

"Manfaat brokoli" lainnya bagi tubuh :
1. mengurangi resiko terkena gangguan stroke dan jantung
2. memperkecil kemungkinan terjadinya kanker kerongkongan (esophagus)
3. mampu menghancurkan perkembangan sel - sel kanker secara efektif (anti kanker)
4. antioksidan yang tepat bagi tubuh
5. mampu menjaga keseimbangan keadaan di dalam usus besar (kolon)
6. menyembuhkan anemia
7 menurunkan resiko katarak
8. memelihara kepadatan tulang dan mencegah lahir cacat pada bayi.

Kandungan yang ber"manfaat" dari "Brokoli" ini :
1. Karotenoid
2. Sulforaphane
3. Pro Vitamin A
4. Seng
5. Vitamin C
6. Vitamin E
7. Kalsium
8. Zat Besi

Selain bisa dimakan mentah, "Brokoli" bisa diolah menjadi beragam hidangan lezat. Seperti sayuran lain, "Brokoli" kaya akan provitamin A/karotenoid, asam folat dan vitamin C.

Masak sebentar agar vitaminnya tidak rusak dan warnanya tetap menarik. Agar "Brokoli" tetapi hijau segar, rebus dengan air mendidih yang sudah ditambahkan dengan 1/2 sdt garam dapur.

Selain vitamin, "Brokoli" juga mengandung beragam mineral penting seperti kalsium, potasium, kalium, besi dan selenium. Zat lain yang terkandung di dalam "Brokoli" adalah sulfur dalam bentuk glukosinolat, senyawa antidot, monoterpene dan genestein. Flvonoid dan serat terkandung juga memperkaya kandungan nutrisi dari "Brokoli". Kandungan vitamin C pada "Brokoli" jumlahnya lebih banyak daripada jeruk? Kandungan kalsium "Brokoli" juga lebih besar dibandingkan segelas susu, dan "Brokoli" juga diketahui mengandung lebih banyak serat dari pada sepotong roti gandum!

Selain itu tahukah Anda bahwa Cara mengkonsumsinya pun sangat mudah, bisa dimakan mentah, ditumis, dicampur sebagai salah satu bahan sop atau dikukus sebagai lalapan.

Tips memilih "Brokoli" yang baik :
1. jangan memilih "Brokoli" yang sudah berwarna kuning atau yang sudah terlihat layu
2. pilihlah "Brokoli" yang masih berwarna hijau dan segar

Sumber:

1. resep.inicaraku.com
2. Facebook.Endang .Sri.Utami/Shared-Apple's-Photo/
3. caramembuat.dotnex.net

Jumat, 25 Januari 2013

"LARANGAN DAN ANJURAN SETELAH MAKAN"

"Secara alami, kita "makan" saat lapar & mengenali setiap "makan"an yang ingin di"makan"nya, dan mencernanya lebih baik. Dan ini cara yang mudah dan sehat menjaga berat badan ideal Anda".


"Makan" adalah hal yang sangat penting bagi tubuh kita. Selain untuk tenaga, "makan" juga berfungsi untuk memberikan nutrisi bagi tubuh.

Allah Ta'ala telah menetapkan dan mewajibkan berbuat baik dalam segala sesuatu, dalam membunuh dalam menyembelih dan dalam hal apapun. Nabi saw sendiri memohon kepada Allah agar ditolong untuk ibadah kepada Allah dalam bentuk yang terbaik. Dan menjadikan sikap meninggalkan sesuatu yang kurang baik sebagai pertanda muslim yang baik. Dan Nabi bersabda:

احْرِصْ عَلَىٰ مَا يَنْفَعُكَ وَاسْتَعِنْ بِاللّهِ وَلاَ تَعْجِزْ

“Berambisilah untuk hal yang bermanfaat bagimu, dan mohonlah pertolongan kepada Allah. Dan jangan lemah” (HR Muslim: 6725)

Oleh karena itu berikut ini saya terangkan beberapa kesalahan yang sering kita lakukan setelah
"makan". 

LARANGAN SETELAH "MAKAN".

Saya akan meringkasnya pada point berikut ini:

1. Merokok
Para ilmuwan telah menetapkan dengan percobaan bahwa merokok satu batang setelah
"makan" setara dengan merokok 10 batang pada waktu yang lain. Artinya kerusakan dan penyakit yang diakibatkan oleh satu batang rokok setelah "makan" sama dengan kerusakan dan pentyakit yang diakibatkan oleh 10 batang rokok.

2. Me
"makan" buah-buahan secara langsung
Sesungguhnya mengkonsumsi buah-buahan segera setelah
"makan" akan menyebabkan terisinya perut dengan udara. Oleh karena itu dinasihatkan untuk tidak me"makan" buah-buah sebelum satu atau dua jam setelah "makan", atau bisa juga satu jam sebelum "makan".

3. Langsung Meminum Teh
Dikarenakan daun-daun teh banyak mengandung unsur kimia karbon, di mana bahan kimia ini akan mempengaruhi protein yang ada pada
"makan"an yang kita "makan" dan menjadikannya keras hingga sukar dicerna.

4. Melonggarkan sabuk di perut

Melonggarkan sabuk setelah "makan" akan menyebabkan mulasnya lambung dan kebuntuannya (penyumbatan usus).

5. Mandi
Langsung mandi setelah
"makan" akan menyebabkan mengalirnya darah ke penghujung tubuh, yaitu ke ujung-ujung tangan dan kaki. Akibatnya jumlah darah yang mengalir di sekitar lambung menjadi sedikit. Hal ini menyebabkan lemahnya proses pencernaan.

6. Berjalan
Termasuk kesalahan fatal adalah keyakinan banyak orang terhadap pernyataan "Jika engkau berjalan seratus langkah setelah
"makan", maka sesungguhnya engkau akan menikmati kesehatanmu hingga usia 99 tahun." Ini adalah pernyataan yang salah, di mana langsung berjalan setelah "makan" akan menyebabkan lemahnya proses pencernaan.

7. Langsung Tidur
Sesungguhnya langsung tidur setelah
"makan" akan menyebabkan tidak sempurnanya proses pencernaan yang akan menyebabkan kerusakan lambung atau radang lambung.

ANJURAN SETELAH "MAKAN".


Berikut yang sebaiknya dilakukan saat Anda selesai "makan", seperti dilansir boldsky, Rabu (6/6/2012):

1. Istirahat sebentar
Setelah "makan" berat, Anda harus beristirahat sebentar sebelum melanjutkan aktivitas lainnya. Hal ini membantu fungsi sistem pencernaan agar bekerja dengan tepat.

Anda harus menyadari perasaan lelah setelah "makan" berat. Saat "makan" berat, otak mengalihkan energi ke pencernaan. Sel darah merah dikirim dari otak untuk menghancurkan partikel "makan" dan menyerap nutrisinya. Inilah sebabnya, disarankan untuk duduk beberapa menit, tapi jangan sampai tertidur. Istirahat maksimum 15-20 menit untuk menghindari timbunan lemak.

2. Berjalan
Bila Anda "makan" lebih banyak dari yang dibutuhkan, tubuh akan menemukan kesulitan untuk berdiri. Bunuh kemalasan dengan berjalan-jalan setelah Anda beristirahat selama beberapa menit.

Jangan jalan berlebihan atau terlibat dalam aktivitas fisik yang membutuhkan kekuatan dan energi lebih. Hal ini karena sebagian besar energi tubuh sedang digunakan untuk menghancurkan "makan"an, sehingga Anda tidak akan memiliki cukup kekuatan untuk menjalankan kegiatan yang lain. Jalan-jalan ringan membantu meningkatkan kerja sistem pencernaan dan membuat Anda merasa ringan.

3. Minum teh hijau
Setelah "makan" berat, Anda harus "makan" atau minum sesuatu yang memudahkan proses pencernaan. Untuk mencerna "makan"an dengan mudah, minum teh hijau setelah "makan" dapat mengurangi rasa perut begah (perut terasa penuh karena terlalu kenyang).

Teh hijau adalah minuman herbal yang meningkatkan kerja sistem pencernaan. Teh herbal lain seperti chamomile, jahe, peppermint atau daun mint juga efektif untuk mempromosikan kerja pencernaan. Selain itu, teh-teh herbal ini juga membersihkan racun dari tubuh.

4. Minum air hangat
Air panas atau hangat dianggap sebagai minuman yang efektif untuk menurunkan berat badan. Jika Anda sedang diet tetapi harus "makan" berat, minumlah air hangat setelahnya tapi langsung setelah "makan".

Istirahatkan perut sekitar 25-30 menit dan kemudian baru minum. Anda juga dapat menambahkan jus lemon untuk meningkatkan kerja pencernaan. Asam dalam jus lemon membantu membakar timbunan lemak, mencegah masalah lambung dan juga meningkatkan kecepatan pencernaan.
 
Sumber:
1. Facebook.Sahrul.Ponto/Shared.Konsul-Dokter's-Status-Update/
2. www.julitriharto.com/index.php?...makan-adalah...
3. id.shvoong.com/...and.../2296459-makan-adalah-hal-yang-sangat/
4. health.detik.com/.../ini-yang-sebaiknya-dilakukan-setelah-makan
5. Facebook'Photo,s.Laely.Widjajati/NYANTAI BANGEEET.............
6. laely-widjajati.blogspot.com/.../indahnya-banjarmasin-kalimantan-selatan.html

"DILARANG BERHUBUNGAN BADAN KETIKA HAID/MENSTRUASI"

"Haid" atau "menstruasi" adalah proses alami yang dialami setiap wanita, yaitu terjadinya proses pendarahan yang disebabkan luruhnya dinding rahim sebagai akibat tidak adanya pembuahan".


"Haid" pada wanita adalah suatu perdarahan rahim yang sifatnya fisiologik (normal), sebagai akibat perubahan hormonal yaitu estrogen dan progesteron. "Haid" bisa menjadi salah satu pertanda bahwa seorang wanita sudah memasuki masa suburnya. Karena secara fisiologis, "Haid" menandakan telah terbuangnya sel telur yang sudah matang. "Haid" merupakan bagian dari proses mempersiapkan tubuh wanita setiap bulannya untuk kehamilan.

Sebagaimana dijelaskan dalam Firman Allah:
"Mereka bertanya kepadamu tentang "Haid". Katakanlah: "Haid" itu adalah suatu kotoran”. oleh sebab itu hendaklah kamu menjauhkan diri dari wanita di waktu "Haid"; dan janganlah kamu mendekati mereka, sebelum mereka suci. apabila mereka Telah suci, Maka campurilah mereka itu di tempat yang diperintahkan Allah kepadamu. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertaubat dan menyukai orang-orang yang mensucikan diri.(QS.: Al-Baqarah 2:222)

Tidak sedikit pasangan yang melakukan aktivitas seksual saat si wanita sedang mengalami "menstruasi"/
"Haid". Padahal pada masa ini berhubungan seks bisa sangat berbahaya. Mengapa? Laura Berman, PhD, seorang pakar seks dan terapis dari Feinberg School of Medicine, Northwestern University, Chicago mengatakan, setelah dengan berbagai macam penelitian, berhubungan seks saat "Haid" ternyata dapat merugikan kesehatan kedua pasangan. Beberapa risiko kesehatan yang bisa terjadi akibat melakukan seks saat "Haid" antara lain:

1. Penyakit Menular Seksual

Saat wanita mengalami "menstruasi", leher rahim akan terbuka. Terbukanya leher rahim tersebut dapat mempermudah kuman dan bakteri masuk bahkan menyebar hingga ke rongga panggul. Wanita juga berpotensi tertular virus HIV dan hepatitis jika melakukan hubungan seks saat
"Haid".

2. Risiko Infeksi

Saat
"Haid", dinding vagina akan mengalami inflamasi atau pembengkakan sebagai proses alami tubuh. Saat "Haid" terjadi, lapisan dinding rahim akan mengalami peluruhan berbarengan dengan keluarnya darah "Haid". Darah tersebut merupakan media yang berpotensi mengembangkan kuman dan bakteri yang bisa mengakibatkan infeksi saluran kencing, sperma, dan prostat pada pria.

3. Endometriosis

Istilah tersebut pasti masih asing di telinga Anda. Endometriosis mengacu pada pertumbuhan sel-sel di luar endometrium (dinding rahim) atau di tempat lain. Dalam tingkat lanjut pertumbuhan sel-sel tersebut akan memicu rasa nyeri saat
"Haid", atau biasa disebut dengan dismenore.

Salah satu faktor penyebab endometriosis adalah regurgitasi atau aliran balik darah
"Haid" dari dalam rahim ke saluran indung telur dan masuk ke dinding perut. Ini dapat terjadi jika Anda melakukan hubungan seks saat "Haid".

Tak hanya itu, risiko infeksi juga semakin meningkat baik pada pria maupun wanita. Tingkat keasaman dan kemampuan lendir vagina untuk melawan bakteri saat berhubungan seks akan mengalami penurunan, sehingga berpotensi mengembangkan bakteri dan kuman yang membahayakan kesehatan.

4. Sudden Death (mati mendadak)

Gerakan saat berhubungan seks di masa
"Haid" juga bisa menjadi pemicu terjadinya gelembung udara ke pembuluh darah yang terbuka. Para ahli medis mengkhawatirkan, jika emboli atau gelembung udara tersebut masuk ke dalam pembuluh darah maka akan mengakibatkan penyumbatan pembuluh darah dan bisa mengakibatkan “sudden death” atau mati mendadak.

Jika orang Barat baru tahu bahayanya setelah dengan berbagai penelitian, dan memutuskan tidak melakukan hubungan badan saat istri sedang
"Haid", Islam justru sejak 14 abad yang lalu sudah melarang berhubungan badan saat istri sedang "Haid". Sungguh di balik pelarangan itu ternyata ada hikmah dan manfaat yang ada didalamnya. salah satu bukti kebenaran kandungan Al-Qur'an. Allah Maha Tahu apa yang terbaik bagi hamba-Nya.

Sumber:
1. ummushofiyya.wordpress.com/2011/03/23/mengenal-haid/
2. Facebook.Endang.Sri.Utami/Shared-Apple's-status-update/
3. Facebook.Laely.Widjajati/Aku Bangga Jadi ORANG INDONESIA....

"RESIKO MEMAAFKAN"

"Memaafkan" adalah amalan yang sangat mulia ketika seseorang mampu bersabar terhadap gangguan yang ditimpakan orang kepadanya serta "Memaafkan" kesalahan orang padahal ia mampu untuk membalasnya".


"Memaafkan" itu indah ...
"Memaafkan" itu Sedekah ...
"Memaafkan" itu mengundang Maghfirah-Nya ...
"Memaafkan" itu mengundang Rahmat-Nya ..."Memaafkan" itu menghadirkan keridha'an-Nya ...
"Memaafkan" itu nikmat ...."Memaafkan" itu lezat ...."Memaafkan" itu melapangkan perasaan ..."Memaafkan" itu melapangkan kesusahan ...
"Memaafkan" itu membuka pintu-pintu cinta ...."Memaafkan" itu membuka pintu-pintu dunia ...."Memaafkan" itu membuka pintu-pintu bahagia ..."Memaafkan" itu membuka pintu-pintu surga ...
"Memaafkan" itu melepaskan masalah ..."Memaafkan" itu melepaskan rasa resah ...."Memaafkan" itu melepaskan rasa serba salah ..."Memaafkan" itu melepaskan lelah ...
"Memaafkan" itu melancarkan pernapasan ..."Memaafkan" itu melancarkan hubungan ..."Memaafkan" itu menambah ketampanan ..."Memaafkan" itu menambah kejelitaan ...
"Memaafkan" itu mengikhlaskan ..."Memaafkan" itu menyehatkan ..."Memaafkan" itu mendewasakan ..."Memaafkan" itu mencerdaskan ...
"Memaafkan" itu membersihkan diri ..."Memaafkan" itu mengundang rejeki ..."Memaafkan" itu menenangkan hati ..."Memaafkan" itu mengundang ridha Illahi ...

Sumber:
1. asysyariah.com/memaafkan-kesalahan-dan-mengubur-dendam.html
2. Facebook.Bunda.Endang.Achwan/Shared-Strawberry's-status-update/ 
3. Facebook.Laely.Widjajati/Kok di blakang q bnyak "ULAR" nya ya ???????????/ 


MusicPlaylistView Profile