Sabtu, 26 Januari 2013

"MANFAAT BROKOLI"

"Brokoli" telah lama diketahui sebagai salah satu sayuran yang menyehatkan karena kandungan gizi di dalamnya". 

 Sayuran itu tak hanya mengandung antioksidan termasuk vitamin C, "Brokoli" juga merupakan sumber alami asam folat. Asupan asam folat membantu mencegah penyakit hati. Sayuran berwarna hijau juga berpotensi dan melindungi untuk melawan perkembangan penyakit kanker.

Hasil penelitian Journal Arteriosclerosis Thrombosis and Vascular Biology mengklaim, "Brokoli" efektif mencegah serangan jantung dan stroke. Zat kimia sulforaphane yang terkandung di dalam "Brokoli", menurut peneliti, berfungsi menguatkan sistem kekebalan tubuh untuk mencegah penyumbatan arteri.

Tanaman lain seperti bunga kol, tauge, kubis dan pak choi juga mengandung zat kimia ini. Tetapi dari keseluruhan sayur itu, "Brokoli" memiliki kadar paling tinggi.

Cara kerja sulforaphane, menurut peneliti, arteri yang berbentuk melengkung lebih berisiko terserang penyakit karena kekurangan protein yang dikenal dengan Nrf2. Sementara arteri yang lurus, lanjut peneliti, dilindungi protein tersebut. Perlindungan ini akan mencegah sel-sel mengalami peradangan, indikasi awal perkembangan penyakit jantung.

Temuan dari peneliti di John Hopkins University itu mengungkapkan bahwa ada sebuah kandungan dalam "Brokoli" yang mampu mencegah perkembangan tumor hingga 60 persen. "Brokoli" juga menunjukan pengurangan ukuran tumor yang tidak berkembang hingga 75 persen.

Zat terkandung di dalam "Brokoli" juga bermanfaat sebagai antioksidan. Sedangkan seratnya ber"manfaat" untuk mencegah konstipasi/sembelit dan ganguan pencernaan lainnya.

Seperti dikutip dari female first, "Brokoli" merupakan salah satu makanan yang sarat gizi, tetapi memiliki kalori yang rendah, selain itu, sayuran ini juga sering menjadi plihan yang sehat bagi mereka yang ingin menurunkan berat badan.

"MANFAAT BROKOLI":

Meningkatkan daya kerja otak
Peneliti dari Royal Pharmaceutical Society membuktikan bahwa "Brokoli" mengandung senyawa yang mirip dengan obat-obatan penyakit Alzheimer. Alzheimer adalah bentuk dementia (berkurangnya ingatan) yang paling umum dijumpai di kalangan orang tua yang disebabkan oleh enzim acetylcholinesterase. "Brokoli" dianggap memiliki sifat anti-acetylcholinesterase paling kuat.

Mengatur tingkat gula darah
Kandungan chromium di dalam "Brokoli" dapat mengatur tingkat gula darah sehingga "Brokoli" sangat disarankan untuk dikonsumsi penderita diabetes.

Menetralkan zat penyebab kanker
Sulforaphan, zat antioksidan pada "Brokoli" dapat membantu tubuh menghilangkan atau menetralkan karsinogenik, zat penyebab kanker. Diketahui juga bahwa zat bekarotin di dalam "Brokoli" mampu mencegah kanker usus besar dan payudara. kanker paru, kanker perut, kanker rahim, kanker mulut, kanker parynx dan kanker larynx

"Manfaat brokoli" lainnya bagi tubuh :
1. mengurangi resiko terkena gangguan stroke dan jantung
2. memperkecil kemungkinan terjadinya kanker kerongkongan (esophagus)
3. mampu menghancurkan perkembangan sel - sel kanker secara efektif (anti kanker)
4. antioksidan yang tepat bagi tubuh
5. mampu menjaga keseimbangan keadaan di dalam usus besar (kolon)
6. menyembuhkan anemia
7 menurunkan resiko katarak
8. memelihara kepadatan tulang dan mencegah lahir cacat pada bayi.

Kandungan yang ber"manfaat" dari "Brokoli" ini :
1. Karotenoid
2. Sulforaphane
3. Pro Vitamin A
4. Seng
5. Vitamin C
6. Vitamin E
7. Kalsium
8. Zat Besi

Selain bisa dimakan mentah, "Brokoli" bisa diolah menjadi beragam hidangan lezat. Seperti sayuran lain, "Brokoli" kaya akan provitamin A/karotenoid, asam folat dan vitamin C.

Masak sebentar agar vitaminnya tidak rusak dan warnanya tetap menarik. Agar "Brokoli" tetapi hijau segar, rebus dengan air mendidih yang sudah ditambahkan dengan 1/2 sdt garam dapur.

Selain vitamin, "Brokoli" juga mengandung beragam mineral penting seperti kalsium, potasium, kalium, besi dan selenium. Zat lain yang terkandung di dalam "Brokoli" adalah sulfur dalam bentuk glukosinolat, senyawa antidot, monoterpene dan genestein. Flvonoid dan serat terkandung juga memperkaya kandungan nutrisi dari "Brokoli". Kandungan vitamin C pada "Brokoli" jumlahnya lebih banyak daripada jeruk? Kandungan kalsium "Brokoli" juga lebih besar dibandingkan segelas susu, dan "Brokoli" juga diketahui mengandung lebih banyak serat dari pada sepotong roti gandum!

Selain itu tahukah Anda bahwa Cara mengkonsumsinya pun sangat mudah, bisa dimakan mentah, ditumis, dicampur sebagai salah satu bahan sop atau dikukus sebagai lalapan.

Tips memilih "Brokoli" yang baik :
1. jangan memilih "Brokoli" yang sudah berwarna kuning atau yang sudah terlihat layu
2. pilihlah "Brokoli" yang masih berwarna hijau dan segar

Sumber:

1. resep.inicaraku.com
2. Facebook.Endang .Sri.Utami/Shared-Apple's-Photo/
3. caramembuat.dotnex.net

0 komentar: