Sabtu, 04 Januari 2014

ORANG YANG MEMPEROLEH PERLINDUNGAN DARI ALLAH SWT."

"Sebagai muslim yang baik, kita tidak hanya percaya akan adanya kehidupan akhirat, sebagai konsekuensinya, kitapun harus mempersiapkan diri dalam kehidupan di dunia ini agar mendapatkan kebahagiaan dalam kehidupan di akhirat nanti, salah satunya adalah untuk memperoleh "perlindungan" dari "Allah SWT." yang pada saat itu hanya "perlindungan"-Nya yang harus kita dapatkan".



Namun, "Allah SWT." ternyata tidak memberikan "perlindungan" kepada setiap orang, hanya orang-orang tertentu yang akan mendapat "perlindungan"-Nya.  Dalam suatu hadits, Rasulullah mengemukakan orang-orang yang akan mendapatkan "perlindungan"-Nya: 

Berkata Abu Hurairah r.a : bahwa Nabi saw telah bersabda: "Ada tujuhkelompok yang akan mendapat "perlindungan Allah" pada hari yang tiada "perlindungan" kecuali "perlindungan"-Nya. Mereka adalah pemimpin yang adil, anak muda yang senantiasa beribadah kepada "Allah SWT.", seseorang yang hatinya senantiasa dipertautkan dengan mesjid, dua orang yang saling mencintai karena "Allah SWT.", yakni keduanya berkumpul dan berpisah karena "Allah SWT.", seorang laki-laki yang ketika dirayu oleh seorang wanita bangsawan lagi rupawan lalu ia menjawab: "Sungguh aku takut kepada "Allah SWT.", seseorang yang mengeluarkan shadaqah lantas disembunyikannya sampai-sampai tangan kirinya tidak mengetahui apa yang diperbuat tangan kanannya, dan seseorang yang berdzikir kepada "Allah SWT." di tempat yang sunyi kemudian ia mencucurkan air mata". (H.R.Bukhary - Muslim)

Hadits ini menjelaskan bahwa pada hari kiamat ada tujuh tipe atau golongan manusia yang akan mendapatkan "perlindungan Allah SWT.", yaitu:

1. PEMIMPIN YANG ADIL. Menjadi pemimpin yang adil itu tidaklah mudah, butuh pengorbanan pikiran, perasaan, harta, bahkan jiwa. Dalam ajaran Islam, kepemimpinan bukanlah fasilitas namun amanah. Kalau kita menganggap kepemimpinan atau jabatan itu sebagai fasilitas, kemungkinan besar kita akan memanfaatkan kepemimpinan itu sebagai sarana memperkaya diri tanpa menghiraukan aspek halal atau aharam. Sebaliknya, kalau kita menganggap kepemimpinan atau jabatan itu sebagai amanah, kita akan melaksanakan kepemimpinan itu dengan penuh kejujuran dan tanggung jawab. Nah, untuk melaksanakan kepemimpinan dengan cara yang amanah itu tidaklah mudah,. Karena itu logis kalau kita menjadi pemimpin yang adil, Allah akan memberi "perlindungan" di akhirat kelak.

2.ANAK YANG SHALEH. Masa muda adalah masa keemasan karena kondisi fisik masih prima. Namun diakui bahwa ujian pada masa muda itu sangat beragam dan dahsyat. Oleh sebab itu, apabila ada anak muda yang mampu melewati masa keemasannya dengan taqarrub (mendekatkan) diri kepada-Nya, menjauhkan diri dari berbagai kemaksiatan, serta mampu mengendalikan nafsu syahwatnya, "Allah SWT." akan memberikan "perlindungan"-Nya pada hari kiamat. Ini merupakan imbalan dan penghargaan yang "Allah SWT." berikan kepada anak-anak muda yang shaleh.

3.ORANG YANG HATINYA TERIKAT PADA MASJID. Kalimat "seseorang yang hatinya senantiasa dipertautkan dengan mesjid" seperti yang disebutkan hadits di atas, paling tidak menunjukkan dua pengertian. Pengertian pertama, orang-orang yang kapan dan di manapun berada selalu ingin memakmurkan tempat ibadah. Pengertian kedua, orang-orang yang tidak pernah melalaikan ibadah di tengah kesibukan apapun yang dijalaninya.

4.BERSAHABAT KARENA "ALLAH". Poin ini terambil dari kalimat "dua orang yang saling mencintai karena "Allah SWT.", yakni keduanya berkumpul dan berpisah karena Allah". Bersahabat karena "Allah SWT.", maksudnya kita mencintai seseorang atau membencinya bukan karena faktor harta, kedudukan, atau hal-hal lain yang bersifat material, namun murni semata-mata karena "Allah SWT.". Kalau sahabat kita berbuat baik, kita mendukungnya, dan kalau berbuat salah kita mengingatkannya, bahkan kita berani meninggalkannya kalau sekiranya sahabat tersebut akan menjerumuskan kita pada gelimang dosa dan maksiat. Inilah yang dimaksud dengan persahabatan karena "Allah SWT.".

5.MAMPU MENGHADAPI GODAAN LAWAN JENIS. "Seorang laki-laki yang ketika dirayu oleh seorang wanita bangsawan lagi rupawan lalu ia menjawab: "Sungguh aku takut kepada "Allah SWT." Kalimat ini menggambarkan bahwa kalau kita mampu menghadapi godaan syahwat dari lawan jenis, maka kita akan mendapatkan "perlindungan Allah" di hari kiamat. Di sini digambarkan seorang laki-laki yang digoda wanita bangsawan nan rupawan tapi dia menolak ajakannya bukan karena tidak selera kepada wanita itu, namun karena takut kepada "Allah SWT." Jadi, rasa takut kepada "Allah SWT."lah yang menjadi benteng laki-laki tersebut, sehingga tidak terjerembab pada perbuatan maksiat. Karena itu Allah memberikan penghargaan pada hari kiamat dengan memberikan pertolongan-Nya. Disini diumpamakan laki-laki yang digoda wanita, namun sangat mungkin wanita pun digoda laki-laki.

6.IKHLAS DALAM BERAMAL KEBAIKAN. "Seseorang yang mengeluarkan sedekah lantas disembunyikannya sampai-sampai tangan kirinya tidak mengetahui apa yang diperbuat tangan kanannya." Ini gambaran keikhlasan dalam beramal. Saking ikhlasnya dalam beramal sampai-sampai tangan kiri pun tidak tahu apa yang diinfaqkan atau disumbangkan oleh tangan kanannya. Pertanyaannya, bolehkah kita bersedekah sambil diketahui orang lain, bahkan nama kita dipampang di koran? Boleh saja, asalkan benar-benar kita niatkan karena "Allah SWT.", bukan karena cari popularitas. Perhatikan ayat berikut, " Jika kamu menampakkan sedekahmu, maka itu baik sekali. Dan jika kamu menyembunyikannya dan kamu berikan kepada orang-orang fakir, maka menyembunyikannya itu lebih baik bagimu. Dan "Allah SWT." akan menghapuskan dari kamu sebagian kesalahan-kesalahanmu; dan "Allah SWT." mengetahui apa yang kamu kerjakan." (Q.S. Al-Baqarah 2: 271)

Oleh karena itu, bila beramal yang shaleh, maka seorang muslim harus melakukannya dengan keikhlasan yang memang amat ditekankan di dalam Islam sehingga orang yang ikhlas akan mendapatkan perlindungan dari "Allah SWT."


7.DZIKIR KEPADA "ALLAH" DENGAN KHUSYUK. "Seseorang berdzikir kepada "Allah SWT." di tempat yang sunyi, kemudian ia mencucurkan air mata." Dzikir artinya mengingat "Allah SWT.". Kalau seseorang berdo'a dengan khusyuk hingga tak terasa air mata menetes karena sangat nikmat berdzikir dan munajat kepada-Nya, maka "Allah SWT." akan memberikan pertolongan kepadanya pada hari kiamat kelak.

Semoga "Allah SWT." senantiasa memberi kekuatan supaya kita bisa menjadi orang-orang yang mendapat pertolongan dan "perlindungan"-Nya.  Bagaimana caranya? Kerjakanlah tujuh poin di atas!  
Wallahu A'lam.

Sumber:
1. iinparlina.wordpress.com/.../orang-yang-dilindungi-allah-oleh-aam-amir...
2. https://id-id.facebook.com/note.php?note_id=10150147050510337
3. kuatangantangan.wordpress.com/artikel/.../tujuh-golongan-yang-dilindu...
4. laely.widjajati.photos.facebook/Moga-hari-ini-lebih-indah-dari-kemarin...
5. laely.widjajati.photos.facebook/Add-a-description-1....
6. laely.widjajati.photos.facebook/Add-a-description-2....

0 komentar: