Senin, 11 November 2013

"KEUTAMAAN SEDEKAH"

"Allah Subhanahu Wa Ta’ala benar-benar memuliakan orang-orang yang ber"sedekah"



Ia menjanjikan banyak "keutamaan"  dan balasan yang menakjubkan bagi orang-orang yang gemar ber"sedekah". Sungguhkeajaiban "sedekah"  ini memiliki "keutamaan" yang besar. Terdapat ratusan dalil yang menceritakan keberuntungan, "keutamaan", kemuliaan  orang-orang yang ber"sedekah". Ibnu Hajar Al Haitami mengumpulkan ratusan hadits mengenai "keutamaan sedekah" dalam sebuah kitab yang berjudul Al Inaafah Fimaa Ja’a Fis Shadaqah Wad Dhiyaafah, meskipun hampir sebagiannya perlu dicek keshahihannya. Banyak "keutamaan" ini seakan-akan seluruh kebaikan terkumpul dalam satu amalan ini, yaitu "sedekah". Maka, sungguh mengherankan bagi orang-orang yang mengetahui dalil-dalil tersebut dan ia tidak terpanggil hatinya serta tidak tergerak tangannya untuk banyak ber"sedekah". Semoga kita senantiasa diberinikmat dan kesadaran untuk bers"sedekah".

"Sedekah" memiliki berbagai "keutamaan". sebagai berikut:

1. "SEDEKAH" DAPAT MENGHAPUSKAN KESALAHAN DAN MEREDAKAN MURKA ALLAH.

Rasulullah SAW. bersabda:
"Sedekah" meredakan kemarahan Allah dan menangkal (mengurangi) kepedihan sakaratul maut.” (dalam buku Fiqh Sunnah karangan Sayyid Sabiq)

2.
"SEDEKAH" MEMBUKA PINTU REZEKI.

Rasulullah SAW. bersabda
” Turunkanlah (datangkanlah) rezekimu (dari Allah) dengan mengeluarkan
"sedekah".” (HR Al-Baihaqi).

Dalam salah satu hadits Qudsi, Allah berfirman:
” Hai anak Adam, infaklah (nafkahkanlah hartamu), niscaya Aku memberikan nafkah kepadamu. “(HR Muslim).

3.
"SEDEKAH" MELIPATGANDAKAN REZEKI.
"Sedekah"tidak saja membuka pintu rezeki/ tetapi juga melipatgandakan rezeki yang ada pada pemberinya.

“Perumpamaan nafkah yang dikeluarkan oleh orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir, seratus biji. Allah melipat gandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui.” (QS Al-Baqarah 2:261)

4.
"SEDEKAH" MENJAUHKAN DIRI DARI API NERAKA

Rasulullah SAW. bersabda:
“Jauhkan dirimu dari api neraka walaupun hanya dengan (
"sedekah") sebutir kurma.” ( Mutafaq’alaih)

5.PELAKU
"SEDEKAH" BERADA DALAM NAUNGAN "SEDEKAH"NYA PADA HARI KIAMAT.

Rasulullah bersabda:
“Naungan bagi seorang mukmin pada hari kiamat adalah
"sedekah"nya ” (HR Ahmad).

6. AMALAN
"SEDEKAH" ADALAH PENAWAR UNTUK BERBAGAI JENIS PENYAKIT JASMANI

Sebagaimana sabda Nabi:
”Bentengilah hartamu dengan zakat, obati orang-orang sakit (dari kalanganmu) dengan ber
"sedekah" dan persiapkan doa untuk menghadapi datangnya bencana.” (HR Ath-Thabrani)

7, AMALAN
"SEDEKAH" ADALAH PENAWAR BERBAGAI JENIS PENYAKIT HATI

Sebagaimana sabda Nabi kepada orang yang mengeluhkan kekerasaan hatinya kepada beliau:

”Jika kamu hendak melembutkan hatimu, maka berilah makan orang miskin dan usaplah kepala anak yatim.”(HR Ahmad).

Rasulullah SAW. juga pernah bersabda bahwa
"sedekah" dari seorang Muslim meningkatkan (hartanya) di masa kehidupannya, meringankan kepedihan saat mautnya, dan Allah hilangkan perasaan sombong dan egois dari dirinya. (Fiqhus-Sunnah vol. 3, hal 97)

8. ALLAH MENOLAK BERBAGAI MACAM MUSIBAH DENGAN
"SEDEKAH".
"Sedekah"menolak berbagai bentuk musibah bagi siapapun, sekali pun mereka dari golongan orang zhalim, bahkan kafir sekali pun. Rasulullah SAW. bersabda’. "Sedekah" dapat menyelamat kan manusia dari kematian yang buruk.” (Al-Wasail 6: 267, hadis ke 4)

9, SEORANG HAMBA BARU BISA SAMPAI PADA HAKIKAT KEBAJIKAN SEJATI MELALUI AMALAN
"SEDEKAH" ,

“Kamu sekali-kali tidak sampai kepada kebajikan (yg sempurna), sebelum kamu menafkahkan sebahagian harta yang kamu cintai. Dan apa saja yang kamu nafkahkan, maka sesungguh nya Allah mengetahuinya.” (QS. 3:92)

l0.SEORANG YANG BER
"SEDEKAH" DIDOAKAN OLEH MALAIKAT SETIAP HARI.

Nabi Saw bersabda:
“Tidak ada hari yang disambut oleh para hamba melainkan di sana ada dua malaikat yang turun, salah satunya berkata ‘ya Allah, berikanlah ganti kepada orang-orang yang berinfaq’ sedang kan (malaikat) yang lainnya berkata.’ya Allah, berikanlah kehancur an kepada orang-orang yang menahan (hartanya)’,”(HR Bukhari-Muslim).

11.PELAKU
"SEDEKAH" DIKARUNIAKAN KEBERKAHAN BAGINYA DAN HARTANYA.

Allah melapangkan dan menyempitkan rezeki bagi siapa yang dikehendaki -Nya (QS Saba 34: 39).

Dan jika di
"sedekah"kan, maka tidak berkurang karena Allah akan menggantinya.

12. TIDAK ADA HARTA YANG TERSISA BAGI PEMILIK HARTA MELAINKAN APA YANG TELAH DI
"SEDEKAH"KANNYA.

Sebagaimana dalam firman-Nya:
“…Dan apa saja yang kamu nafkahkan, maka sesungguhnya Allah mengetahuinya. (QS.3 :92).

13. ALLAH MELIPATGANDAKAN GANJARAN BAGI ORANG YANG BER
"SEDEKAH",

sebagaimana firman-Nya:
Sesungguhnya orang-orang yang ber
"sedekah" baik laki-laki maupun perempuan dan meminjamkan kepada Allah pinjaman yang baik, niscaya akan dilipatgandakan (pembayarannya) kepada mereka: dan bagi mereka pahala yang banyak. (QS 57:18)

14.PENGAMAL "SEDEKAH" AKAN DIPANGGIL DARI ARAH PINTU KHUSUS DARI PINTU-PINTU SURGA,

“Wahai hamba Allah, kemarilah untuk menuju kenikmatan”. Jika ia berasal dari golongan orang-orang yang suka mendirikan shalat, ia akan dipanggil dari pintu shalat, yang berasal dari kalangan mujahid, maka akan dipanggil dari pintu jihad, jika ia berasal dari golongan yang gemar ber
"sedekah" akan dipanggil dari pintu "sedekah".” (HR Bukhari).

15.PADA AMALAN "SEDEKAH" TERDAPAT DI DALAMNYA KELAPANGAN DADA, KENYAMANAN DAN KETENANGAN HATI.

Setiap kali ber
"sedekah", makin menguat kebahagiaan dan makin besar kesenangan. Allah Ta’ala berfirman :”Dan siapa yang dipelihara dari kekikiran dirinya, mereka itulah orang-orang yang beruntung (QS. 59: 9)

16.
"SEDEKAH" DAPAT MENGHAPUS DOSA

Pernyataan ini diperkuat dengan dalil hadist Rasulullah SWA.,
"Sedekah" dapat menghapus dosa sebagaimana air memadamkan api.” (HR Tirmidzi, dishahihkan Al Albani dalam Shahih At Tirmidzi, 614).

17. KAYA YANG DISERTAI
"SEDEKAH" BERADA DI TINGKATAN YANG SAMA DENGAN AL-QUR’AN YG DISERTAI PENGAMALANNYA.

Rasulullah bersabda:
“Tidak boleh hasad (iri hati) kecuali (kepada) dua orang. (Yaitu) seorang yang diberikan Al-Qur’an oleh Allah, lalu ia mengamal kannya siang dan malam. Dan seorang yang dikaruniakan (kekayaan) harta oleh Allah, lalu ia menginfakkannya di (jalan) kebenaran siang & malam.”

18. SEORANG HAMBA DIANGGAP TELAH MENEPATI PERJANJIAN DENGAN ALLAH, PADA SAAT IA MENGORBANKAN JIWA DAN HARTANYA DI IALAN ALLAH.

Allah berfirman: Sesungguhnya Allah telah membeli dari orang-orang-mu’min, diri dan harta mereka dengan memberikan surqa untuk mereka. Mereka berperanq pada ialan Alah; lalu mereka membunuh atau terbunuh. (Itu telah menjadi) janji yang benar dari Allah di dalam Taurat, lnjil dan Al Qur’an. Dan siapakah yanq lebih menepati janjinya (selain) daripada Allah? Maka bergembiralah dengan jual beli yang telah kamu lakukan itu, dan itulah kemenangah yang besar.(QS 9:111)

19.
"SEDEKAH" ADALAH PENSUCI BAGI HARTA DAN JIWA, MELEPASKAN DARI SIKAP SIKAP BURUK (AD-DAKHAN).

Nabi berwasiat kepada para pedagang:
‘Wahai para pedaganq,. sesungguhnva (pada) perdagangan ini terjadi kealphaan dan sumpah, maka campurilah dengan
"sedekah". (HR. Ahmad).

Allah berflrman:
“Ambillah zakat dari sebagian, harta mereka, dengan zakat itu kamu membersihkan dan mensucikan mereka…” (QS At-Taubah:103)

20.
"SEDEKAH" UNTUK JANDA DAN ORANG MISKIN DIIBARATKAN SEPERTI ORANG YG BERPUASA TERUS MENERUS.

Rasulullah bersabda,
”orang yg mengusahakan bantuan (pertolongan) bagi janda dan orang miskin ibarat berjihad di jalan Allah dan ibarat orang shalat malam. Ia tidak merasa lelah dan ia juga ibarat orang berpuasa yg tidak pernah berbuka.” (HR Bukhari)

Sumber:
1. www.sahabatyatim.org/artikel/9-keutamaan-sedekah/
2. dianifan.blogspot.com/saling-mengisi-dan saling mengerti-Sedekah....
3. ordinary.blogspot.com/Mau-Kaya?-Makanya-Sedekah....
4. ndrihapsari.blogspot.com/nanoonanoo.....
5. azwarhadi.blogspot.com/Buat-Hidupmu-Lebih-Hidup.....

0 komentar: