Minggu, 10 Februari 2013

"MATA KUCING"

"Kucing" adalah makhluk yang sangat menggemaskan. Sikapnya yang manja membuatnya mudah dijadikan sahabat manusia". 

 
Dengkuran halus akan terdengar jika kepalanya dibelai sayang. Binatang kesayangan Nabi Muhammad SAW. ini punya satu keistimewaan yang merupakan ciri khas hewan-hewan yang aktif di waktu malam (hewan nocturnal). "Mata"nya akan seperti bersinar jika ia berada di lingkungan yang pencahayaannya sangat minim. Mengapa "Mata Kucing" terlihat bersinar? Bagaimana bisa demikian?

"Mata Kucing" merupakan salah satu bukti kesempurnaan Allah dalam penciptaan".
Allah telah menciptakan "Mata Kucing" dengan pengaturan dan letak yang sesuai dengan makhlukNya. Di salah satu ayat, Allah berfirman tentang kesempurnaan ciptaanNya.

Dia–lah Allah yang menciptakan, yang mengadakan, yang membentuk rupa, Dia memiliki nama – nama yang indah, apa yang ada di langit dan di bumi bertasbih kepada – Nya. Dan Dialah yang Maha perkasa lagi Maha bijaksana. ( QS. Al – Hasyr 24 )

PENGLIHATAN MALAM "KUCING" SANGAT KUAT. 

"Kucing" dapat dengan mudah membedakan warna hijau, biru dan merah. Walaupun begitu, kelebihan sebenarnya dari "Mata Kucing" adalah agar dapat melihat di malam hari. Kelopak "Mata Kucing" terbuka di malam hari, ketika terkena sedikit cahaya, lapisan "mata" yang disebut iris membuat pupil "mata" membesar ( hamper 90% mata ) sehingga mereka lebih mudah melihat cahaya. Di saat mendapat cahaya yang lebih terang, system bekerja berlawanan untuk melindungi retina, pupil mengecil dan berubah menjadi garis tipis.

Ada sebuah lapisan yang tidak terdapat pada "mata" manusia. Lapisan ini berada di belakang retina, berfungsi sebagai penerima cahaya. Ketika cahaya jatuh di lapisan ini langsung dipantulkan kembali, cahaya lewat dua kali melalui retina. Oleh karena itu, "kucing" dapat melihat dengan mudah di saat cahaya hanya sedikit. Bahkan di saat gelap, di saat "mata" manusia tidak dapat melihat. Lapisan ini jugalah yang menyebabkan kenapa "Mata Kucing" bersinar di malam hari. Lapisan ini disebut Kristal tapetum lucidum yang dapat memantulkan cahaya. Berkat kistal ini, cahaya yang jatuh di belakang mata dipantulkan kembali ke retina. Beberapa cahaya yang dipantulkan kembali ke lensa, sehingga "mata" bersinar. Berkat struktur ini, jumlah cahaya yang diterima "mata" meningkat sehingga bisa melihat dalam kegelapan. Oleh Karena itu, "kucing" biasa melihat lebih baik dalam gelap.  Ini bukanlah bentuk dari bio-luminescence, sebab binatang tidak menghasilkan cahaya, melainkan hasil dari pemantulan.

Alasan lain kenapa "kucing" bisa melihat dalam gelap juga karena adanya sel–sel batang yang lebih banyak dibandingkan dengan sel–sel kerucut di retina mereka. Sebagaimana kita ketahui, sel – sel batang hanya sensitive pada cahaya. Mereka membentuk bayangan hitam atau putih tergantung dari cahaya yang datang dari objek, tetapi mereka sangat sensitive walau hanya dengan sedikit cahaya.

Berkat sel–sel batang ini, "kucing" dapat berburu dengan mudah di malam hari. Seperti kita lihat, Allah menciptakan struktur mata yang sesuai dengan kondisi dan nutrisi yang mereka butuhkan. "Mata Kucing" memiliki struktur dan karakteristik yang berbeda sesuai dengan kebutuhan mereka. Ini adalah salah satu contoh dari hasil ciptaan Allah. Hasil ciptaan Allah yang unik ini terbukti dalam salah satu ayat:

Pencipta langit dan bumi, ketika Dia ingin menciptakan sesuatu, maka Dia hanya berkata “jadilah”, maka jadilah ia. ( QS. Al – Baqara 117 )
BOLA "MATA KUCING" LEBIH BESAR.

Selain kemampuan melihat di malam hari, bola "Mata Kucing" juga lebih besar dibandingkan yang dimiliki manusia. Jika bidang penglihatan manusia hanya sampai 160 derajat, "kucing" dapat dengan mudah hingga 187 derajat. Dengan karakteristik ini, mereka dapat dengan mudah melihat ancaman yang ada. Ini adalah contoh karakteistik lain dari hasil ciptaan Allah dengan bentuk yang berbeda. Sebagaimana dikatakan di dalam Al – Qur’an, karakteristik ini adalah pelajaran bagi orang – orang yang beriman ;

Dan sungguh, pada hewan ternak itu terdapat pelajaran bagimu…( QS. An – Nahl 66 )

STRUKTUR "MATA KUCING" BERBEDA DENGAN MANUSIA.

Pada "Mata Kucing", terdapat membran ketiga yang disebut “nictitating  membrane”. Membran ini transparan, dan bergerak dari satu bagian "mata" ke bagian yang lainnya. Sebagai contoh, "kucing" dapat mengedipkan "mata" mereka tanpa harus menutup semuanya. Membran ketiga ini memungkinkan "Mata Kucing" terlindungi ketika berburu. Selain itu, benda-benda lain seperti debu tidak mengenai "mata" mereka, sehingga "mata" mereka tetap bersih dan lembab; sehingga "kucing" tidak perlu sering mengedipkan "mata"nya seperti manusia. Jika "kucing" mengedipkan "mata" mereka sepanjang waktu seperti manusia agar "mata"nya tetap bersih dan lembab, hal ini akan menimbulkan kesulitan bagi mereka di saat berburu. Tidak mengedipkan "mata" merupakan salah satu kesempurnaan ciptaan Allah untuk makhluk ini. 

APAKAH "MATA KUCING" SENSITIF PADA GERAKAN.

"Kucing" tidak dapat melihat dalam jarak dekat dengan baik sebagaimana halnya manusia dan tidak bisa focus pada objek yang dekat dengan mereka. Tetapi Allah telah menciptakan rambut sensoris dengan mekanisme sensoris yang kuat buat "kucing". Berkat penciuman dan rambut sensoris, "kucing" dapat dengan mudah mendeteksi dalam jarak dekat. Walau makhluk indah ini sulit melihat dalam jarak dekat, mereka dapat dengan mudah merasakan dengan jarak dua sampai enam meter. Jarak ini cukup bagi "kucing" agar dapat berburu.

Karakteristik lain pada "Mata Kucing" adalah mereka sensitive pada gerakan, keindahan dan yang sesuai dengan jarak penglihatan mereka. "Mata Kucing" dan otaknya memisahkan setiap gerakan bingkai demi bingkai. Otak "kucing" bisa merasakan lebih banyak gambar dari pada kita. Sebagai contoh, mereka dapat dengan mudah melihat tanda-tanda elektronika pada layar televise dibandingkan manusia. Ini adalah bakat khusus yang diberikan oleh Allah yang Maha Kuasa kepada semua "kucing". Hal ini dikarenakan  "kucing" menangkap mangsa mereka berdasarkan objek yang bergerak.

DETAIL DAN RAGAM YANG MENGAGUMKAN DICIPTAKAN ALLAH BAGI "KUCING".

"Mata Kucing" diciptakan dengan karakteristik luar biasa seperti makhluk lainnya. Ketika struktur dan karakteristik "mata" diuji secara individual, maka akan dilihat fungsi yang berbeda dan ini merupakan bukti dari beragamnya hasil penciptaan Allah. Variasi ini tidak dapat dikatakana sebagai hasil dari mutasi ataupun seleksi alam. Allah telah memberikan "mata" yang sesuai dengan kebutuhan hidup dan nutrisi makhluknya.

Memiliki pengetahuan tentang system yang menakjubkan ini merupakan kesempatan bagi setiap orang untuk melihat kekuasaan dan pengetahuan Allah yang telah menciptakan makhluknya. Kita harus berterima kasih kepada Allah yang telah menciptakan alam semesta ini. Adapun bagi orang-orang yang yang menolak ayat- Nya, Allah menjulukinya “pendusta”, seperti di dalam ayat ;

Siapakah yang lebih zhalim dari pada orang-orang yang telah diperingatkan dengan ayat-ayat Tuhannya, lalu dia berpaling dariNya dan melupakan apa yang telah dikerjakan oleh kedua tangannya? ( QS. Al – Kahfi 57 )

"Kucing" diciptakan dalam bentuk yang ideal sesuai dengan lingkungan mereka, mereka perlu bernafas, makan, berburu dan mempertahankan diri agar tetap hidup. Oleh karena itu, mereka harus mengenal dunia mereka, dan membedakan antara musuh dan mangsa mereka. Dengan demikian, mereka memerlukan penglihatan khusus untuk melihat lingkungan mereka.

Bagaimanapun, Allah yang Maha Kuasa, Tuhan dari semua dunia, telah memberikan karakteristik yang mengagumkan seperti "mata" yang memiliki struktur khusus, bentuk dan ketajaman penglihatan untuk "kucing". Penciptaan "mata" yang memiliki kekhususan bagi "kucing" merupakan pelajaran bagi orang-orang yang beriman sebagaimana disebutkan di dalam Al-Qur’an ;

Dan disana terdapat pelajaran bagimu…( QS. Al – Mu’miniin 21 )

Karakteristik "Mata Kucing" berfungsi sesuai dengan hukum yang ditetapkan Allah. Allah menciptakan "mata" ini dan setiap detilnya tanpa contoh sama sekali. Hal ini terungkap dalam ayat-ayat bahwa Allah adalah Pencipta semuanya ;

Allah menciptakan semua jenis hewan dari air, maka sebagian ada yang berjalan di atas perutnya dan sebagian lagi berjalan dengan dua kaki, sedang sebagian berjalan dengan empat kaki. Allah menciptakan apa yang Dia kehendaki. Sungguh, Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu. ( QS. An – Nuur 45 )

Sumber:
1. www.republika.co.id/.../m4ronx-subhanallah-inilah-rahasia-penciptaan-kucing
2. strano66.blogspot.com
3. aspal-putih.blogspot.com/.../rahasia-mata-kucing-menurut-islam.html
4. kerendanunik.wordpress.com/.../mengapa-mata-kucing-menyala-dalam-gelap/
5. sesaljubayu.blogspot.com

0 komentar: