Minggu, 01 Januari 2012

"Ambil Peran Sesuai Situasi dan Kondisi"

"Setiap orang dituntut untuk melakukan suatu "peran" ("role") tertentu. "Peran" yang harus dijalaninya sesuai dengan tanggung jawab, kewajiban dan tuntutan dimana ia berada."


Psikiater Maria Agustina Samperuru memberikan pandangan psikologi dari "peran" yang kita ambil baik di rumah maupun di kantor.

Pada saat seseorang berada di rumah, ia dituntut menjadi seseorang yang penurut, atau istri yang menghormati suami. Sementara pada saat ia berada di kantor, ia harus ber"peran" sebagai seorang atasan yang harus berani mengambil keputusan. Perubahan "peran" ini lebih merupakan salah satu bentuk adaptasi terhadap berbagai tuntutan yang diberikan kepada seseorang sehingga seseorang bisa survive menghadapi berbagai tanggung jawab dan tuntutan.

Sebagai contoh, kita bisa lihat kasus Linlin. Sebagai seorang copywriter ia dituntut untuk dapat mengungkapkan segala yang ada di pikirannya, membagi seluruh pengetahuan yang dimilikinya dan memotivasi grupnya. Ia harus menampilkan dirinya sebagai salah seorang yang ahli pada bidangnya. Setibanya di rumah ia mendapat tuntutan yang berbeda. Ia tidak perlu tampil sebagai salah seorang yang aktif berkomunikasi, yang selalu siap memotivasi grupnya, dengan demikian "peran"  yang ia tampilkan sangat berbeda dengan "peran"nya di kantor, yaitu sebagai seorang yang suka menikmati kesendirian dan melakukan aktivitas untuk dirinya sendiri. Dengan adanya perubahan "peran"  ini sebenarnya Linlin dapat lebih menikmati hidupnya. Ia dapat berpenampilan apa adanya tanpa harus memasang topeng dengan mengontrol tingkah lakunya seperti yang diinginkan orang lain. Di rumah ia dapat menambah ilmu dari membaca ataupun menonton televisi. "Peran"-"peran" inilah yang membuat Linlin dapat mengerjakan seluruh tugasnya dengan lebih baik.

Setiap orang berhak untuk menampilkan "peran"  apa pun yang ia inginkan selama "peran"  tersebut sesuai dengan tanggung jawab, kewajiban dan tuntutan yang diberikan kepadanya. Sehingga tingkah laku yang ditampilkannya sesuai dengan "situasi" dan "kondisi" dimana ia berada. Dengan demikian perubahan "peran"  sangat dibutuhkan agar seseorang dapat menunjukkan kinerja yang baik dan tepat, hal ini bukan ciri kepribadian ganda.

(Sumber: Majalah Cosmopolitan, edisi Agustus 2003). 

0 komentar: