Sabtu, 30 Mei 2009

"ADZAN SEBAGAI PANGGILAN SALAT"

"Adzan" merupakan panggilan untuk "salat". Ukuran iman seseorang dapat diukur dari "salat"nya. Apabila kita mendengar "adzan" segeralah meninggalkan segala urusan ......."




Allahu Akbar Allahu Akbar
Asyhadu alla ilaha illallah
Asyhadu anna Muhammadar Rasulullah
Hayya 'alash sholah (2 kali)
Hayya 'alal falah (2 kali)
Allahu Akbar Allahu Akbar
La ilaha illallah

 
"Adzan" merupakan pemberitahuan tentang masuknya waktu "salat" dengan kalimat-kalimat yang disebutkan di atas. "Adzan" hukumnya wajib kifayah bagi setiap penduduk kota atau kampung.
Seperti yang disabdakan oleh Rasulullah SAW : "Apabila datang waktu "salat" hendaklah salah seorang dari kamu "adzan" untuk kalian. Dan hendaklah yang paling tua jadi imamnya (Muttafaq 'alaih).


Orang yang mengumandangkan "adzan" disebut muadzin. Sebaiknya muadzin seorang yang dapat dipercaya, memiliki suara yang keras dan bagus, mengerti waktu-waktu "salat". Mengumandangkan "adzan" sebaiknya di tempat yang tinggi seperti menara dan sebagainya. Memasukkan kedua jari telunjuk ke dalam telinganya. Berpaling ke kanan dan ke kiri waktu mengucapkan Hayya alassalah - Hayya alal falah.


Muadzin jangan minta diberi upah selain dari baitulmal (keuangan negara atau dana waqaf).


"Adzan" merupakan panggilan untuk "salat". Ukuran iman seseorang dapat diukur dari "salat"nya. Apabila kita mendengar "adzan" segeralah meninggalkan segala urusan yang kita laksanakan dan segera melakukan "salat" menghadap kepada Allah SWT.


Sebelum melaksanakan "salat" berjama'ah, hendaknya ada seseorang yang mengucapkan iqamah dengan bacaan sebagai berikut :

  • Allahu Akbar, Allahu Akbar
  • Asyhadu alla ilaha illallah
  • Asyhadu anna Muhammadar Rasulullah
  • Hayya 'alash sholah
  • Hayya 'alal falah
  • Qod qomatish sholah (2 kali), artinya "Salat" akan didirikan"
  • Allahu Akbar, Allahu Akbar
  • La ilaha illallah

Setelah seseorang selesai mengumandangkan iqamah, barulah imam memulai memimpin "salat".

0 komentar: