Jumat, 29 Januari 2010

"KHASIAT TEH UNTUK RAMBUT"

"Kita sangat senang kalau dapat memiliki "rambut" yang hitam dan berkilau. Permasalahannya bagaimana caranya setiap saat "rambut" kita dapat menjadi hitam dan berkilau."



Memang banyak "rambut" yang kusam dan coklat kuning karena terjemur di terik panas matahari atau karena disebabkan oleh hal lainnya.


Cara menghitamkan "rambut" sangat mudah. Sisa-sisa "teh" yang masih tertinggal di dapur jangan dibuang, karena dapat berkhasiat untuk menghitamkan "rambut". Jadi, setiap pagi "rambut" dibasahi dengan air "teh" yang masih tertinggal di dapur (biasanya disebut "teh" basi).


Lakukanlah dengan teratur setiap pagi. Selain "rambut" dapat menjadi hitam berkilau, juga uban dapat tertahan tumbuh di kepala kita.

"KHASIAT BIJI PEPAYA (KATES)"

"Biji pepaya"(kates) yang biasanya kita buang ternyata mempunyai "khasiat" untuk kecantikan, yaitu dapat membuat rambut kita menjadi hitam dan berkilau."


Caranya:

Ambil segenggam "biji pepaya" yang sudah tua. Keringkan lalu tumbuk hingga halus. Bila ramuan itu akan dipakai, beri sedikit air dan oleskan pada rambut anda. Setelah itu diamkan beberapa saat. Selanjutnya, bilaslah rambut anda dengan air, maka rambut anda akan nampak hitam dan berkilau.


Selamat mencoba ramuan "biji pepaya", semoga berhasil..............

"MENCEGAH TUMBUHNYA UBAN"

"Pertumbuhan "uban" (rambut putih) tidak dapat dihalangi dan tidak pula dapat diperintah oleh siapapun juga, kecuali Allah Yang maha Tahu."


Barangkali ada yang tidak mau menerima tumbuhnya "uban". Namun sudah terlanjur menghiasi kepala kita.


Kita dapat menghindari tumbuhnya "uban" dengan cara sebagai berikut:
Bahan-bahan yang kita butuhkan : dua potong hati ayam, dua sendok teh ragi kuwe dan kecap secukupnya.


Mula-mula hati ayam dipanggang, kalau sudah masak bubuhkan ragi kuwe dan yang terakhir beri kecap. Tunggu kurang lebih lima belas menit, barulah hati ayam dapat dimakan. Memakan hati ayam yang diolah serupa itu, Insya'Allah "uban" di kepala tidak akan tumbuh. Lakukanlah dua atau tiga hari sekali.

"KHASIAT DAUN LIDAH BUAYA"

"Tanaman "lidah buaya" dalam dosis sedikit, yakni sebanyak 20-100 mg merupakan obat penambah nafsu makan yang juga membantu pencernaan makanan."




Tanaman "lidah buaya" adalah tanaman yang dapat dipanen, diperas dan dibiarkan hingga mengering. Tanaman "lidah buaya" dapat menangkal efek samping yang terdapat pada obat-obatan lain jika dicampurkan. selain itu, berkhasiat pula untuk menyembuhkan bengkak pada kelopak mata, melancarkan penyumbatan pada lever, mengobati penyakit jamur dan penyakit kuning, serta banyak berkhasiat untuk mengobati infeksi pada lambung.


Hadits Riwayat Muslim, menjelaskan bahwa diriwayatkan oleh Usman bin Affan ra dari Rasulullah SAW tentang seorang lelaki yang mengadu kepada beliau atas sakit yang menimpa kedua matanya, sedangkan lelaki tersebut mengadu kepada beliau atas sakit yang menimpa kedua matanya, sedangkan lelaki tersebut sedang melakukan ihram. Beliau bersabda: "Balutlah keduanya (mata) dengan "lidah buaya".


Tanaman "lidah buaya" dikenal berkhasiat untuk mempertebal dan menghitamkan rambut.


Namun demikian, bagian dari tanaman ini, yaitu daun "lidah buaya", dapat dibuat menjadi masker wajah.

Caranya: daging daun "lidah buaya" yang sudah diblender, campurkan dengan bedak dingin. Setelah itu oleskan campuran daun "lidah buaya" dan bedak dingin itu di wajah anda kira-kira lima belas menit. Selanjutnya, bersihkan wajah dengan handuk kecil yang sudah direndam air hangat.


Di samping khasiat di atas, tanaman "lidah buaya" juga dapat dimanfaatkan sebagai obat pencahar, untuk membersihkan lambung, mengeringkan luka-luka dan mempercepat penyembuhannya. Selain itu, "lidah buaya" juga efektif untuk mengobati infeksi yang banyak terjadi pada alat reproduksi dan pantat, yaitu dengan cara ditaburkan.


Al-Hafizh adz-Dzahabi, berpendapat bahwa "lidah buaya" bermanfaat untuk mengobati pepmbengkakan mata, membuka penyumbatan lever, serta menghilangkan penyakit jamur dan penyakit kuning. Selain itu, "lidah buaya" dalam bentuk bubuk bermanfaat untuk mengobati luka-luka bernanah pada lambung.


Menurut pendapat Ibnu al-Qoyyim, "lidah buaya" , terutama dari jenis India, dapat membersihkan kelebihan cairan pada otak dan bola mata. Apabila dioleskan pada kening dengan campuran minyak bunga, "lidah buaya" bermanfaat untuk mengobati pusing., infeksi pada hidung dan mulut. Sementara "lidah buaya" dari jenis Persia, bermanfaat untuk mencerdaskan otak, memperkuat hati, membersihkan kantung empedu, dan mengatasi kelebihan air liur akibat asam lambung yang meningkat apabila diminum sebanyak dua sendok dengan air.


Tanaman "lidah buaya" dalam dosis sedikit, yakni sebanyak 20-100 mg merupakan obat penambah nafsu makan yang juga membantu pencernaan makanan.


"Lidah buaya" dalam dosis sedang, dapat digunakan sebagai obat pencahar dan dapat menyembuhkan penyakit kuning.


Sedangkan "lidah buaya" dalam dosis besar, yakni lebih dari 300 mg, dapat menjadi obat pencahar yang bekerja secara efektif, melancarkan menstruasi, serta mengurangi kadar air dalam tubuh.


"Lidah buaya" sebagai obat pencahar, berpengaruh kurang baik bagi usus besar. Pengaruh dapat dirasakan setelah 8-10 jam sejak pengonsumsian, yaitu dapat mengakibatkan penyumbatan pada pembuluh darah pelvis. Maka dari itu, "lidah buaya" tidak boleh dikonsumsi oleh wanita hamil, wanita yang sedang menstruasi, wanita yang mengalami pendarahan menstruasi, penderita kencing darah, bawasir dan pembesaran kelenjar prostat. (Sumber: Ensiklopedi Kemukjizatan Dalam Al-Qur'an dan Sunah).


Pada masa sekarang ini, "lidah buaya" banyak digunakan sebagai bahan utama dari berbagai macam kosmetik, misalnya sampo dan sabun. Selain kosmetik, "lidah buaya" dijadikan pula untuk obat radang sendi, seperti rematik yang mengakibatkan tulang dan sendi sulit untuk digerakkan.




Sebenarnya masih banyak lagi khasiat tanaman "lidah buaya" ini untuk kesehatan kita.

Selamat mencoba, semoga berhasil................

"MENGATASI MASALAH JERAWAT"

"Jerawat" merupakan masalah yang sering dihadapi oleh manusia, terutama para remaja. Apabila anda mempunyai masalah "jerawat" tidak perlu khawatir."


Ada beberapa resep tradisional untuk mengatasi masalah "jerawat", antara lain:

RESEP 1:

Ambillah beberapa helai daun jambu biji yang masih muda, bagian pucuknya. Kemudian cuci bersih dan remas-remaslah daun tersebut dengan air. Nah... setelah selesai, cucilah wajah anda dengan air perasan daun jambu biji tersebut.
Lakukan secara rutin. Insya'Allah "jerawat" anda akan hilang dan wajah anda akan menjadi mulus.


RESEP 2:

Ambil satu siung bawang putih, kemudian kupas dan dicuci, lalu potong jadi dua. Selanjutnya gosoklah bawang tersebut pada bagian wajah anda yang ber"jerawat". Biarkan beberapa saat. Setelah itu bilaslah wajah anda dengan air hangat. Ulangilah beberapa kali. Niscaya kulit wajah anda bebas "jerawat".


RESEP 3:


Ambillah satu butir putih telur dan havermouth secukupnya. Buatlah kedua bahan itu menjadi adonan kental tetapi tidak terlalu keras. Oleskan pada wajah secara merata dan pijit-pijitlah supaya meresap masuk ke dalam kulit selama kurang lebih lima belas menit. Bersihkan dengan air hangat. Dengan mempergunakan adonan ini untuk melepas dan membersihkan "jerawat" dari wajah. Dengan sering mempergunakan adonan ini niscaya wajah anda dapat terhindar dari "jerawat", karena ini merupakan salah satu cara pencegahan yang paling sesuai dan juga sebagai penyembuhan kulit dari "jerawat".
Selamat mencoba, semoga berhasil...................

Kamis, 28 Januari 2010

"OBAT/PENYEMBUHAN AMBEIEN/WASIR"

"Wasir"............. Aduh!!!!!!!....... Itu penyakit yang sangat menyiksa. Itu kata orang yang pernah menderita "wasir".



PENCEGAHAN "WASIR/AMBE
IEN".

Bagi anda yang kebetulan tidak pernah menderita "wasir", alangkah baiknya kalau anda mencegah "wasir" supaya anda tidak tersiksa.


Mencegah "wasir" sebenarnya mudah dan tidak mahal. Cujup dengan cara menghindari penyebabnya. Salah satunya adalah anda sebaiknya mencegah jangan sampai mengalami sembelit. Apabila sembelit dibiarkan terus menerus berkepanjangan dapat menimbulkan "wasir", dan tumor pada us
us besar. Hal ini terjadi karena zat-zat dan kotoran yang merugikan yang seharusnya dikeluarkan mengendap terlalu lama di usus, sehingga akan menjadi toksin (racun) yang memicu sel kanker atau bersifat karsinogen.


Untuk mencegah sembelit, harus diterapkan gaya hidup sehat dengan pola makan yang seimbang. Salah satunya adalah banyak mengkonsumsi buah dan
sayuran berserat tinggi. Buah apel termasuk yang sangat disarankan dan unsure lainnya yang efektif mencegah berbagai penyakit, termasuk "wasir", sembelit dan kanker kolon (usus besar).


Sebuah penelitian yang dilakukan di Italia, mengatakan bahwa setiap makan sedikitnya
sebuah apel dapat mengurangi tingkat terjangkitnya banyak jenis kanker, misalnya kanker rongga mulut dan tenggorokan dapat dikurangi 21 %, kanker kerongkongan 25 %, kanker usus besar 20 %, kanker payudara 18 %, kanker indung telur 15 % dan kanker prostat 9 %.


OBAT/PENYEMBUHAN "AMBEIEN/WASIR".


"Ambeien/wasir" merupakan penyakit yang sangat menyusahkan. Penderita penyakit "ambeien/wasir" tidak akan dapat bertahan duduk berlama-lama di kursi.


Penyakit "ambeien/wasir" disebut juga hemorrhoid. Biasanya penderita "ambeien/wasir" jika buang air besar disertai keluarnya darah dari lubang dubur (anus). Jangan biarkan penyakit "ambeien/wasir" berlarut-larut sampai menahun.

Ada beberapa resep tradisional untuk mengatasi penyakit "ambeien/wasir".

RESEP 1 :

Bahan-bahan:

1. Beberapa daun jambu yang masih muda.

2. Pisang klutuk (pisang yang banyak bijinya).
Cara membuatnya:
Daun jambu dan pisang klutuk dicuci bersih. Pisang klutuk jangan dikupas kulitnya. Pisang diparut diparut lalu dicampur dengan daun jambu dan ditumbuk sampai halus. Kemudian diperas.


Minumlah air perasan pisang dan daun jambu tersebut. Lakukan hal itu berkali-kali. Pengobatan penyakit "ambeien/wasir" memang membutuhkan waktu lama. Sekalipun penderita "ambeien/wasir" sudah tidak merasa ada keluhan, pengobatan perlu diteruskan sekurang-kurangnya sampai satu bulan secara teratur.


RESEP 2 :

Biasakan makan tape, baik tape ketela pohon maupun tape ketan setiap hari. Dalam waktu tiga hari (bila sudah keluar darah dari dubur), darah akan berhenti/mampet, dan Insya'Allah dalam waktu satu minggu akan sembuh. Atau kalau "ambeien/wasir" anda belum parah atau masih gejala, dapat juga dicoba resep 3 sebagai berikut:


RESEP 3 :

Tiga helai daun salak direbus dengan air sebanyak satu gelas. Lalu air rebusan tadi disaring dan diminum dengan gula merah.
Minumlah dua kali sehari, pagi dan malam. Lakukan secara rutin. Insya'Allah "ambeien/wasir" anda akan hilang.


RESEP 4 :

Ambil daun lidah buaya, kemudian kupas dan bersihkan lendir berwarna kuning. Setelah selesai, masak dengan air setengah matang, supaya lendir yang berwarna kuning hilang semua. Selanjutnya angkat lidah buaya yang sudah dimasak. Kemudian dimasak lagi dengan air kira-kira dua gelas (lidah buaya sudah dipotong kecil-kecil). Setelah matang, ramuan ini dapat diminum dengan gula atau sirup. Insya'Allah anda akan segera terbebas dari penyakit "ambeien/wasir" yang sangat mengganggu ini. Silahkan dicoba. Semoga lekas sembuh............


Dianjurkan untuk tidak mengkonsumsi makanan yang merangsang kambuhnya penyakit "ambeien/wasir", terutama pedas, masam, dan yang terlampau berserat (selulosa) serta alkohol, kopi maupun teh, ikan bandeng, daging kambing dan jenis makanan yang bersifat pasan, hendaknya dikurangi, karena dapat mencetuskan timbulnya serangan "ambeien/wasir". Akan lebih aman dan baik jika berpantang makan makanan tadi bagi penderita "ambeien/wasir" meskipun sudah sembuh.

Rabu, 27 Januari 2010

"KHASIAT PUCUK DAUN SALAM"

"Daun salam" mempunyai banyak manfaat untuk kita semua. Selain dapat digunakan untuk bumbu, "daun salam" juga dapat dimanfaatkan sebagai obat."



Jika anda atau salah seorang keluarga anda atau kerabat anda menderita kencing manis (diabetes militus), anda tidak usah terlalu cemas. Ada sebuah resep orang kuno yang dapat kita pakai yang biayanya tidak mahal. Bahannyapun mudah kita cari, yaitu "daun salam".


Caranya mudah sekali:

Ambillah beberapa pucuk "daun salam" yang masih muda (pupus) dan segar. Kemudian cuci "daun salam" tersebut yang bersih. Setelah itu Remaslah "daun salam" itu agar pori-pori "daun salam" terbuka, masukkan ke dalam gelas, beri air hangat kuku 1/2 gelas, diamkan sebentar supaya sari "daun salam" mengendap dan air berwarna hijau. Minumlah air "daun salam" ini. Lakukan setiap pagi dan sore. Untuk membantu agar obat/ramuan ini sempurna, jangan lupa melakukan olah raga jogging/lari pagi.



Semoga anda atau keluarga atau kerabat anda lekas sembuh dengan ramuan pucuk "daun salam" ini. Amin..........




























MusicPlaylistView Profile