Minggu, 03 November 2013

"JILBAB/HIJAB PUNUK UNTA MENURUT ISLAM"

"Memakai "hijab" untuk menutup aurat bagi seorang Muslimah adalah suatu kewajiban". 

Ada syarat yang harus dipenuhi dalam menggunakan "hijab", yaitu tidak dari bahan yang tipis, tidak transparan, tidak ketat, tidak bermotif mencolok, dan tidak menyerupai "punuk unta". Syarat terakhir ini tidak banyak diketahui oleh sebagian besar Muslimah. Ironisnya, belakangan ini muncul tren model "hijab punuk unta".

Alloh SWT berfirman : Hai Nabi, Katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-anak perempuanmu & isteri-isteri orang mukmin: Hendaklah mereka mengulurkan "jilbab"nya ke seluruh tubuh mereka. Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah utk dikenal, karena itu mereka tak diganggu. & Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. (QS. Al-Ahzab: 59).



Firman di atas secara jelas memerintahkan perempuan agar menutup auratnya dan ber"jilbab". Belakangan ini ketika tren "hijab"er datang, perempuan-perempuan di negeri ini baik yang masih muda dan sekolah, mahasiswi, wanita karir, ibu rumah tangga, dan bahkan artis pun banyak yang merubah penampilan mereka menjadi lebih tertutup. Entah kesadaran dari dalam hati ataukah sebatas mengikuti tren gaya busana muslim terkini, tetapi saat ini kita lebih mudah menjumpai wanita ber"jilbab" di sekitar kita. 



Terlepas dari apapun alasan yang melatar belakangi para perempuan ini ber"jilbab, fenomena ini sesungguhnya menjadi suatu kemajuan. Kemajuan bagi para perempuan muslim karena pada akhirnya menyadari apa yang menjadi kewajibannya yaitu, menutup aurat. Sayangnya, masih banyak perempuan yang sekedar ber"jilbab" tanpa mengetahui tata cara dan aturan ber"jilbab" yang baik dan benar, yang tentunya sesuai dengan syariat "Islam". Oleh karena itu masih sering kita temui perempuan yang ber"jilbab", namun lekuk tubuh masih terpampang jelas, dan masih banyak fenomena lainnya.

Rasulullah SAW. bersabda :"Ada dua golongan dari penduduk neraka yang belum pernah aku lihat : 1. Suatu kaum yang memiliki cambuk seperti ekor sapi untuk memukul manusia. 2. Para wanita yang berpakaian tapi telanjang, berlenggak-lenggok kepala mereka seperti "punuk unta" yang miring. Wanita seperti itu tidak akan masuk surga dan tidak akan mencium baunya,walaupun baunya tercium selama perjalanan sekian dan sekian."(HR.Muslim) 

"Kepala-kepala mereka seperti "punuk unta", maknanya adalah mereka membuat kepala mereka menjadi nampak besar dengan menggunakan kain kerudung atau selempang dan lainnya yang digulung di atas kepala sehingga mirip dengan "punuk"-"punuk unta". Maksud dari hadits "Kepala mereka seperti "punuk unta", adalah wanita yang mengucir atau menggulung rambutnya sehingga tampak sebuah bonjolan di bagian belakang kepala dan tampak dari balik "hijab"nya. Ancaman yang sangat keras bagi setiap wanita yang keluar rumah menonjolkan rambut yang tersembunyi di balik "hijab"nya dengan ancaman tidak dapat mencium bau wangi surga, padahal bau wanginya bisa dicium dari jarak yang sangat jauh. Itu dalam perkara menonjolkan rambut saja keras ancamannya. Jika kita lihat sekarang,cara ber"jilbab" kaum Muslimah, mayoritas masih membentuk lengan, pinggang, kaki, leher dan lain-lain. Seperti hanya melilitkan kain ditubuhnya,tidak menutupi. Berpakaian tapi telanjang. Ketahuilah saudariku, industri fashion yang mengklaim diri mereka sebagai trendsetter pakaian Muslimah itu,tidak peduli apakah engkau masuk surga atau neraka karena produk mereka. Mereka hanya peduli bagaimana engkau mengeluarkan uang untuk mereka. Setiap manusia butuh proses. Mari berproses menjadi lebih baik, bukan berproses justu semakin menjauhi syari'at Allah dan Rasul-Nya. 



Al-Imam An-Nawawi dalam kitab Syarh Shahih Muslim mengatakan, hadits di atas termasuk mukjizat dari Nabi SAW, karena Beliau menyebutkan sesuatu yang belum terjadi di zamannya. Apa yang dikatakan Rasulullah SAW. 15 abad lalu saat ini benar-benar terjadi.  Pakaian mini dan ketat menjadi mode pakaian perempuan saat ini, dan diperagakan untuk dijadikan model atau contoh bagi perempuan lain. Perempuan yang memakai model pakaian seperti ini, oleh Rasulullah dipastikan akan menjadi penghuni neraka.

Rasulullah juga mengatakan bahwa selain golongan perempuan yang suka mode pakaian mini dan ketat, ada juga golongan perempuan lain yaitu perempuan yang kepalanya menyerupai "punuk unta". An-Nawawi menjelaskan, maksudnya adalah memperbesar bagian atas kepala dengan kain "hijab" dan selainnya (seperti sanggul tertutup "hijab"), sehingga menyerupai "punuk unta" yang miring.

Ibnu Arabi , sebagaimana dinukil dalam kitab Faidhul Qadhir mengatakan, kalimat “kepalanya seperti "punuk unta" yang miring” dalam hadits diatas merupakan kinayah (kiasan) dari memperbesar kepala dengan kain dan orang mengira itu adalah rambut. Menurutnya "hijab punuk unta" seperti itu hukumnya haram.

Dari penjelasan para Ulama terhadap pengertian hadits tersebut diatas, difahami bahwa yang dilarang adalah model "hijab" yang bagian atas belakangnya ada tambahan bulatan besar yg menyerupai "punuk unta". Sedangkan jika bulatan berasal dari rambut yang diikat (dikuncir) dan ukurannya kecil, Insya Allah tidak dilarang. Sebab, Muslimah dianjurkan untuk memanjangkan rambut, maka jika tidak diikat, khawatir rambutnya terlihat. Wallahu a’lam.

"Dan tidaklah patut bagi laki-laki yang mukmin dan tidak (pula) bagi perempuan yang mukmin Apabila Allah dan Rasul-Nya telah menetapkan suatu ketetapan,akan ada bagi mereka pilihan (yang lain) tentang urusan mereka. Dan barangsiapa mendurhakai Allah dan Rasul-Nya,sungguhlah dia telah sesat, dengan kesesatan yang nyata."(Qs.Al-Ahzab :36) 

"Sesungguhnya orang-orang mukmin yang sebenarnya adalah mereka yang beriman kepada Allah dan Rasul-Nya kemudian mereka tidak ragu-ragu."(Qs.Al-Hujurat:15).

Pada tulisan ini, saya ingin berusaha meluruskan tentang ber"jilbab" yang sesuai dengan syariat "Islam" yaitu larangan ber"jilbab" menyerupai"punuk unta" . Tidak ada maksud menggurui, tulisan ini saya tulis untuk menshare kepada sesama muslimah agar saling mengoreksi penampilan kita apakah sudah sesuai dengan syariat "Islam" ataukah belum. 

Bagi yang membaca tulisan ini, mohon disebarkan agar kaum Muslimah tahu,sehingga bisa mawas diri akan hal ini. Wallahu'alam Bishawab. Semoga tulisan ini dapat membuka pintu hati kita yang telah lama terkunci... Wallahu'alaam.

Sumber:
1. AKU.DAN.HATIKU'S.PHOTO
2. ernykurnia.blogspot.com/.../jilbabhijab-punuk-unta-kenapa-dila...
3. iniyangbaru.com/hijab-punuk-unta/
4. laely.widjajati.photos.facebook/Add-a-description....
5. risalahal.mahdi.blogspot.com/Hukum-Jilbab/Hijab-Seperti-Punuk-Unta...
6. laely.widjajati.photos.facebook/Add-a-description....

0 komentar: