Senin, 15 Oktober 2012

"MANFAAT/KHASIAT PEPAYA"

"Buah serta bagian lain dari pohon "pepaya", mengandung papain, enzim yang membantu mencerna protein. Enzim ini terutama terkonsentrasi di buah bila mentah."


Tanaman "pepaya" dikenal sebagai tanaman multiguna, karena hampir seluruh bagian tanaman mulai dari akar hingga daun ber"manfaat" bagi manusia maupun hewan. Tanaman "pepaya" dapat di"manfaat"kan sebagai makanan, minuman, obat, kecantikan maupun sebagai pakan ternak.

Papain diekstrak untuk membuat suplemen enzim pencernaan makanan dan juga digunakan sebagai bahan dalam beberapa permen karet.

"MANFAAT" BUAH "PEPAYA"

1. Buah "Pepaya" merupakan sumber yang kaya nutrisi antioksidan seperti karoten, vitamin C dan flavonoid; vitamin B, asam folat dan pantotenat, dan mineral, kalium dan magnesium, dan serat. Bersama-sama, memberikan kesehatan sistem kardiovaskular dan juga memberikan perlindungan terhadap kanker usus besar. Selain itu, "pepaya" mengandung enzim pencernaan, papain, yang digunakan seperti bromelain, enzim serupa yang ditemukan pada nanas, untuk mengobati cedera olahraga, penyebab lain trauma, dan alergi.

2. Buah "pepaya" dapat mengencangkan payudara. Enzim di dalam buah "pepaya" dapat membantu pertumbuhan payudara sehingga lebih kencang dan kenyal. "Pepaya" juga diperkaya dengan hormone pengencang serta vitamin A yang merangsang pengeluaran hormon wanita dan merangsang indung telur mengeluarkan hormone betina. Dari hormon tersebut kelenjar susu akan lancar dan bentuk payudara semakin ideal.

3. Buah "Pepaya" Melawan Penyakit Jantung. Nutrisi dalam "pepaya" membantu mencegah oksidasi kolesterol dalam tubuh Anda. Hal ini penting karena ketika kolesterol menjadi teroksidasi dapat menempel pada dinding pembuluh darah Anda, menyebabkan plak yang dapat menyebabkan serangan jantung dan stroke. 

4. Buah "pepaya" membuat awet muda. Kadar vitamin C dalam "pepaya" adalah 48 kali lipatnya buah apel!!. "Pepaya" juga aktif sebagai detoksifikasi sehingga dapat menyegarkan kulit dari dalam. "Pepaya"  juga dapat mendorong proses metabolisme kulit. "Pepaya" juga baik melumerkan lapisan kulit dan zat tanduk penuaan yang timbul dipori-pori sehingga kulit lebih kencang dan cerah. Jadi, mulai sekarang rajin-rajin saja pakai masker buah "pepaya" atau facial "pepaya".

5. Buah "pepaya" punya "khasiat" menguruskan tubuh. Dengan rajin mengkonsumsi "pepaya" muda dapat menghasilkan enzim dua kali lipat dari "pepaya" matang. Nah, enzim tersebut berperan sebagai pengurai lemak dalam tubuh kita. Enzim itu juga mengurai protein lebih baik serta melenyapkan daging berlebih.

6. Gunakan untuk kapalan, tumit pecah-pecah, luka, panu, digigit serangga. Caranya, buah "pepaya" muda dipotong ujungnya lalu ambil getahnya dengan menggunakan kapas, lalu oleskan pada bagian kulit yang sakit. Buah "pepaya" mengkal diblender atau dihaluskan, lalu airnya dioleskan pada bagian yang sakit. Lakukan secara rutin.

7. Pada penderita luka bakar, gunakan getah "pepaya" muda dioleskan pada luka bakar, atau "pepaya" muda dihaluskan kemudian dibalurkan pada bagian yang sakit (dikompres).

8. Bila menderita susah buang air besar, gunakan 300 gram "pepaya" masak yang telah dikupas kulitnya kemudian direncam dengan air garam secukupnya lalu dimakan. Lakukan dua kali sehari. Konsumsikan "pepaya" matang secara teratur.

9. Untuk haid yang berlebihan, gunakan 200 gram buah  "pepaya" muda, 100 gram rimpang teratai direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 300 cc, lalu airnya diminum dan bahan lainnya dimakan. Sedangkan untuk mengobati panas dalam pada anak-anak, gunakan 200 gram buah "pepaya" matang, 300 gram labu parang/labu kuning, gula batu secukupnya, diblender dengan air secukupnya dan diminum. 

 

"MANFAAT" DAUN "PEPAYA"

Daun "pepaya" merupakan salah satu daun daunan yang sangat ber"manfaat" bagi kesehatan. Masyarakat luas mengenalnya selain sebagai pengobatan herbal daun "pepaya" digunakan untuk keperluan memasak yaitu sebagai pelunak daging. "Manfaat" dan "khasiat" daun "pepaya". antara lain:

1. Daun "pepaya" mempunyai "khasiat" sebagai solusi bagi mereka yang mempuyai jerawat yang membandel. Cara pembuatannya yaitu; petik 2-3 helai daun tua "pepaya" kemudian jemur sebentar sehingga daun tampak layu. Setelah itu daun yang sudah layu ditumbuk sampai halus. Hasil tumbukan diberi sedikit air ( setengah sendok ) dan oleskan pada bagian wajah yang terdapat jerawat sampai beberapa saat ( sekiranya meresap pada jerawat ) setelah itu bilas dengan air bersih ( jangan menggunakan pembersih wajah ataupun sabun untuk membersihkan ramuan tersebut dari wajah). Atau dengan cara: Getah pohon "pepaya" muda dioleskan pada kulit yang berjerawat. Lakukan seacra rutin hingga jerawat kering. Hindari terkena mata.

2. Daun "pepaya" ber"khasiat" sebagai penolak atau pencegah kanker (Antikanker). Daun "pepaya" mengandung banyak getah putih seperti susu (white milky latex), yang berpeluang dikembangkan sebagai antikanker, sebagaimana dikutip dari Journal Society of Biology. Getah ini otomatis didapatkan saat kita mengkonsumsi daun "pepaya", dimasak dengan cara apa pun. 

3. Daun "pepaya" dapat ber"khasiat" sebagai penambah nafsu makan untuk orang dewasa maupun anak anak. Cara membuat ramuan penambah nafsu makan adalah dengan menumbuk halus atau bisa juga dengan blender campuran daun "pepaya" muda satu lembar ditambah sedikit garam dan air hangat secukupnya. Setelah dihaluskan dilanjut dengan menyaringnya. Setelah disaring ramuan siap diminum.

4. Daun "pepaya" juga dapat ber"khasiat" sebagai pengontrol tekanan darah yang ber"manfaat" bagi penderita  tekanan darah tinggi. Caranya; Siapkan 5 lembar daun "pepaya" kemudian rebus dengan air sebanyak 1/2 liter hingga tinggal 3/4 nya. Dinginkan kemudian airnya siap diminum. Saat minum bisa dicampur dengan madu sebagai pelengkap dan pemanis.

5. Untuk melancarkan ASI. Gunakan 30 gram daun "pepaya" diremas-remas, lalu diletakan di atas api hingga daun menjadi layu, dan tempelkan daun "pepaya" selagi hangat di sekeliling payudara, kecuali bagian putingnya.

6. Bila menderita sakit perut saat haid, gunakan 30 gram daun "pepaya", 30 gram kencur, 15 gram buah asam, garam secukupnya ditumbuk hingga halus tambahkan air masak secukupnya lalu diperas hingga tertampung 200 cc, dan diminum pada saat haid.

7. Untuk pasien rematik, gunakan 60 gram daun "pepaya"15 gram jahe merah direbus dengan 400 cc air hingga 200 cc lalu disaring dan diminum selagi hangat. Atau gunakan 30 gram buah "pepaya" setengah matang, 15 gram jahe merah direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 300 cc, lalu disaring dan airnya diminum 2 kali sehari masing-masing 150 cc. 

8. Mengobati penderita anemia, gunakan 30 gram daun "pepaya", 20 gram daun blustru, 20 gram daun selasih, 10 gram lempuyang direbus dengan 800 cc air hingga tersisa 400 cc lalu disaring, dan diminum airnya 2 kali sehari masing-masing 200 cc. 

9. Menderita masuk angin, gunakan 60 gram daun "pepaya", 20 gram daun sembung, 10 gram jahe, 3 batang sereh, 10 butir cengkeh, 1/2 sendok teh jintan, 30 gram gula aren/gula merah direbus dengan 800 cc air hingga tersisa 450 cc, lalu disaring dan diminum airnya 3 kali sehari masing-masing 150 cc. 

"MANFAAT" BIJI "PEPAYA"

1. Mengatasi ubanan sebelum waktunya. Caranya, gunakan 30 gram biji "pepaya" yang telah matang disangrai kemudian dihaluskan hingga menjadi bubuk, tambahkan 1 sendok makan minyak kelapa, aduk rata lalu dioleskan pada rambut hingga merata. Biarkan selama 1-2 jam setelah itu bersihkan. Lakukan 1 kali seminggu.

2. Mengatasi influenza, gunakan 20 gram biji "pepaya", 10 gram jahe, 15 gram lempuyang wangi, 2 siung bawang putih direbus dengan 500 cc air hingga tersisa 300 cc, tambahkan 2 sendok makan air jeruk nipis, madu secukupnya dan diminum 3 kali sehari, setiap kali minum 100 cc.

"MANFAAT" AKAR "PEPAYA"
 
 1. Pada pasien rematik, gunakan 30 gram akar "pepaya", 20 gram daun jeruk nipis, 15 gram sambiloto segar, 20 gram daun ketepeng china, 30 gram daun sirih segar, 5 buah cabai rawit, semuanya dihaluskan lalu direndam dalam alkohol 75 persen selama 7 hari, kemudian diperas dan disaring. Airnya digunakan untuk menggosok dan mengurut bagian yang sakit. Lakukan 2-3 kali sehari. Atau gunakan 1/2 sendok teh getah "pepaya" gantung, 1/2 sendok teh getah batang sesuru, minyak kayu putih secukupnya diaduk rata lalu digunakan untuk menggosok bagian yang sakit.

 2. Mengobati radang ginjal, dapat menggunakan 30 gram akar "pepaya" dibersihkan, direbus dengan 800 cc hingga tersisa 450 cc, saring tambahkan madu secukupnya dan diminum 3 kali sehari masing-masing 150 cc. Atau gunakan 30 gram akar pepaya dibersihkan, 30 sendok, 15 gram tanaman kumis kucing segar, 30 akar alang-alang direbus dengan 800 cc air hingga tersisa 400 cc, kemudian disaring dan diminum. Lakukan 2 kali sehari masing-masing 200 cc.

Sumber:
1. www.sarjanaku.com/2011/07/manfaat-buah-pepaya.html
2. www.bagi.me/2012/07/manfaat-daun-pepaya.html
3. theeazayoe.blogspot.com/2007/02/khasiat-pepaya.html

0 komentar: