Rabu, 03 Oktober 2012

"MANFAAT/KHASIAT PANDAN WANGI"

"Pandan Wangi" ("Pandanus amaryllifolius") adalah jenis tumbuhan monokotil dari famili Pandanaceae yang memiliki daun beraroma "wangi" yang khas". 
 
 
Daunnya merupakan komponen penting dalam tradisi masakan Indonesia dan negara-negara Asia Tenggara lainnya."Pandan Wangi" mudah dijumpai di pekarangan atau tumbuh liar di tepi-tepi selokan yang teduh. Akarnya besar dan memiliki akar tunjang yang menopang tumbuhan ini bila telah cukup besar. Daunnya memanjang seperti daun palem dan tersusun secara roset yang rapat, panjangnya dapat mencapai 60cm. Beberapa varietas memiliki tepi daun yang bergerigi..

"Pandan Wangi" merupakan salah satu tanaman yang mengeluarkan aroma yang "wangi". Daun ini banyak sekali kegunaannya bagi kehidupan manusia khususnya ibu – ibu rumah tangga, dimana digunakan sebagai pewarna dan pengharum tambahan alami pada makanan. Namun daun "pandan" tidak hanya ber"manfaat" untuk makanan saja tetapi bisa dijadikan sebagai obat alternatif untuk mengobati berbagai penyakit.

Nama daerah "Pandan Wangi" :
Nama-nama daerah bagi "Pandan Wangi" tersebut antara lain "Pandan" rampe, "Pandan" seungit, "Pandan" room, "Pandan wangi" (Jawa).; Seuke bangu, s. musang, "pandan" jau, "Pandan"  bebau, "Pandan" harum,; "pandan" rempai, "Pandan Wangi", "Pandan" musang (Sumatera). pondang,; pondan, ponda, pondago (Sulawesi).kelamoni, hao moni,; keker moni, ormon foni, pondak, pondaki, pudaka (Maluku).; "Pandan" arrum (Bali), bonak (Nusa Tenggara),;

Kandungan Kimia dan Efek Farmakologis "Pandan Wangi" :
Daun pandan mengandung alkaloida, saponin, flavonoida, tanin, polifenol, dan zat warna.

"Khasiat" dan "Manfaat" "Pandan Wangi"
1. Lemah saraf :
  • Daun "pandan" segar sebanyak 3 lembar dicuci lalu dipotong kecil-kecil.
  • Rebus dengan 3 gelas air bersih sampai tersisa 2 gelas.
  • Setelah dingin disaring lalu diminum pagi dan sore hari, masing-masing 1 gelas.
2. Rematik dan pegal linu :
a. Daun "pandan" segar sebanyak 3 lembar dicuci bersih lalu diiris tipis-tipis. Seduh dengan 1/2 cangkir minyak kelapa yang telah dipanaskan sambil diaduk merata. Setelah dingin siap digunakan untuk menggosok bagian tubuh yang sakit.

b. Daun "pandan" segar sebanyak 5 lembar dan daun serai 20 lembar, dicuci Ialu ditumbuk sampai halus. Tambahkan minyak kayu putih dan minyak gandapura masing-masing 1 sendok makan. Aduk sambil diramas sampai merata. Ramuan ini digunakan untuk menggosok dan mengurut bagian tubuh yang sakit.

3. Gelisah :
  • Daun "pandan" segar sebanyak 2 lembar dicuci lalu diiris tipis-tipis.
  • Seduh dengan segelas air panas.
  • Setelah -dingin disaring, minum sekaligus. Lakukan 2 - 3 kali sehari, sampal tenang.
4. Rambut rontok :
  • Sebanyak 10 lembar daun waru muda yang segar, segenggam daun urang-aring, 5 lembar daun mangkokan, 1 lembar daun "pandan", 10 kuntum bunga melati, dan 1 kuntum bunga mawar.
  • Cuci bersih lalu dipotong-potong secukupnya.
  • Bahan-bahan tersebut dimasukkan ke dalam panci email, lalu tambahkan minyak wijen, minyak kelapa dan minyak kemiri masing-masing 1/2 cangkir.
  • Panaskan sampai mendidih, lalu diangkat.
  • Setelah dingin disaring, siap untuk digunakan.
  • Caranya, oleskan campuran minyak tadi ke seluruh kulit kepala sambil dipijat ringan. Lakukan malam hari sebelum tidur, esok paginya rambut dikeramas. Lakukan 2 - 3 kali seminggu.
5. Menghitamkan rambut :
  • Daun "pandan wangi" sebanyak 7 lembar dicuci lalu dipotong-potong.
  • Rebus dengan 1 liter air sampai warnanya menjadi hijau.
  • Embunkan air rebusan tadi semalaman. Pagi harinya, campurkan rebusan daun "pandan" tadi dengan air perasan 3 buah mengkudu masak.
  • Air campuran tadi lalu digunakan untuk mencuci rambut. Lakukan 3 kali seminggu, sampai terlihat hasilnya.
6. Menumbuhkan, menghitamkan, dan mencegah uban rambut:
Buat minyak cem – ceman yang terdiri dari 1 lembar daun "pandan", 10 lembar daun waru muda, segenggam daun urang – aring, 5 lembar daun mangkok, 10 kuntum bunga melati, 1 kuntum bunga mawar. Cuci bersih semua bahan,potong kecil – kecil. Rebus semua bahan tersebut dengan minyak wijen, minyak kelapa, dan minyak kemiri (masing – masing ½ cangkir) hingga mendidih. Setelah dingin, saring. Oleskan campuran minyak dan herbal tersebut pada seluruh kulit kapala sambil pijat ringan. Dapat dilakukan menjelang tidur, bangun tidur atau pagi dan sore hari. Setelah selesai, keramaslah dengan oir panas.

7. Ketombe :
  • Daun "pandan" segar sebanyak 7 lembar dicuci bersih lalu digiling halus.
  • Tambahkan 1/2 cangkir air bersih sambil diremas merata.
  • Peras dan saring.
  • Air perasan daun "pandan" ini lalu dioleskan ke seluruh kulit kepala yang berketombe.
  • Biarkan mengering, kalau perlu olesan diulang sekali lagi.
  • Kira-kira 1/2 - 1 jam kemudian, rambut dibilas dengan air bersih.
  • Lakukan setiap hari sampai sembuh.
8. Tekanan Darah Tinggi :
Cuci bersih 10 gram daun "pandan wangi" segar, lalu potong kecil-kecil. Rebus potongan daun pandan dengan 400 ml air sampai tersisa 200 ml. setelah dingin, saring air rebusannya, lalu minum sekaligus satu kali sehari.

9. Tidak Nafsu Makan :
Cuci bersih 10 gram daun "pandan wangi" segar, lalu potong kecil-kecil.  Seduh potongan  daun "pandan" dengan ½ gelas air panas. Setelah dingin, saring, lalu minum 2 kali sehari pada pagi dan sore masing-masing ¼ gelas. = Sadnyari

10. Untuk obat panu ambillah segenggam daun "pandan", tumbuk sampai halus, ambil airnya dan campur dengan sedikit garam. Minum ramuan ini sehari sekali selama 3 hari.
 
11. Daun "pandan" juga dapat digunakan bila beras berbau apek, untuk menghilangkannya sekaligus membuat rasa lezat, maka aronilah nasi tersebut dengan campuran daun "pandan". Disamping itu masaklah nasi dengan campuran segenggam ketan.
 
Jika ada saran dan kritik jangan ragu untuk menyampaikan. Jika ada "khasiat" lain yang belum tertera silakan tinggalkan komentar dalam bentuk komentar di bawah ini semoga ber"manfaat" bagi kita semua. 

Sumber:
1. www.togasehat.com/2012/02/khasiat-pandan-wangi.html
2. udechi.blogspot.com/.../khasiat-daun-pandan-untuk-obat-alami.html
3. esdua.web.id/2012/04/manfaat-tersembunyi-dari-pandan/
4. id.shvoong.com › Menulis & Bicara

0 komentar: