Jumat, 06 April 2012

"Hidup Indah Dengan Taubat"

"Firman Allah dalam Al-Qur'an Surat An-Nuur Ayat 31: ".... dan ber"taubat"lah kamu semua kepada Allah, wahai orang-orang yang beriman, agar kamu beruntung".


Berbahagialah orang-orang yang ber"taubat", karena dengan begitu mereka kembali pada fitrah. Mereka menjalani ke"hidup"an yang damai dan "indah". "Taubat" yang sesungguhnya akan membawa keberkahan dalam ke"hidup"an. Tiada lagi rasa resah dan gelisah, dikejar-kejar oleh dosa dan juga perasaan bersalah. Mereka merasakan ketenangan dan ketentraman "hidup".

Orang-orang yang menjalani ke"hidup"an penuh dosa, tampak tenang-tenang saja dan bahkan mereka cenderung terlihat selalu senang. Tertawa-tawa dan seakan menjalani ke"hidup"an ini dengan ringan. Tapi cobalah sentuh hatinya, tanyalah pada mereka bagaimana perasaan mereka. Bahagiakah? Atau tak terperi? Seperti orang-orang yang terjerumus kepada narkoba, justru mereka adalah para pecundang ke"hidup"an. Mereka melarikan diri dari segala masalah "hidup" dan tidak berani menyelesaikannya. Dengan narkoba mereka berharap dapat merasakan kenikmatan dan terhindar dari semua permasalahan "hidup". Padahal mereka sedang menipu diri mereka sendiri. Menganggap kesenangan dan kenyamanan sesaat yang sebenarnya menghancurkan diri dan "hidup"nya.

Hanya dengan "taubat" yang sejati kita dapat menuju kebahagiaan yang besar dan hakiki. Allah menjamin hal tersebut dengan firmannya  dalam Al-Qur'an Surat An-Nuur Ayat 31: ".... dan ber"taubat"lah kamu semua kepada Allah, wahai orang-orang yang beriman, agar kamu beruntung".

Ber"taubat" itu "indah", karena sejatinya "taubat" adalah kembali kepada Allah SWT. Kebahagiaan akan meliputi orang-orang yang "taubat" kepada Allah SWT. Kebahagiaan "taubat" ini sukar dirasakan oleh orang-orang yang tidak merasakannya.Hanya orang-orang yang bersangkutanlah yang benar-benar dapat merasakannya. Janji Allah adalah benar, dan kebahagiaan tersebut bukan hanya kebahagiaan yang bersifat dunia saja. Namun juga surga-Nya yang luas seluas langit dan bumi.

Coba tanyakan saja dan banyak-banyaklah berbincang dengan orang-orang yang sudah menjalani "taubat". Kebanyakan mereka merasakan bahagianya kembali pada ajaran Allah SWT. Karena pada hakekatnya semua ajaran yang Allah berikan pada kita itu tujuannya adalah untuk kebahagiaan manusia itu sendiri. Apabila Allah menyuruh sesuatu, pasti untuk kebahagian manusia . Jika Allah melarang sesuatu pasti karena hal tersebut dapat mencelakakan manusia. Allah selalu memberi kepada kita yang terbaik. 

Sumber:
1. Orang Berdosa rindukan Surga. Oleh: Syailendra Putra. Penerbit Pustaka Widyamara.

0 komentar: