Minggu, 30 Oktober 2011

"Tingkat Desibel Kebisingan Di Sekitar Kita"

"Suara di sekitar kita ternyata punya tingkat "desibel" yang berbeda-beda. Kata mencegah mungkin tak tepat, karena suara yang dihasilkan dari benda apapun di sekitar kita telah jadi bagian dari kehidupan manusia."


Jadi, yang dapat kita lakukan adalah beradaptasi dan mencari cara untuk menetralisir polusi tersebut. Seberapa jauh tingkat kebisingan dapat merusak pendengaran kita, sebenarnya juga sangat tergantung pada kerasnya suara dan lamanya kita mendengar suara tersebut. Misalnya, pada tingkat 80 "desibel", dalam 16 jam kebisingan akan merusak pendengaran kita. Sedangkan pada tingkat 115 "desibel", pendengaran kita akan rusak hanya dalam hitungan 10 menit saja. Agar lebih mudah dibayangkan, bar atau cafe rata-rata memasang musiknya pada tingkat 100 "desibel" atau lebih, begitu juga dengan sebuah pesawat boeing 747 yang sedang lepas landas.

Ada baiknya anda mengetahui tingkat kebisingan di sekitar anda:

a. Suara roket: 180 "desibel".
b. Gemuruh tepuk tangan; Klab malam atau bar (1 meter dari loud speaker): 120 "desibel".
c. Mesin bor pada jarak 5 meter; Pesawat boeing 747-100 lepas landas dari dalam bandara: 100 "desibel".
d. Suara mesin-mesin berat seperti traktor: 90 "desibel".
e. Sirine polisi: 85 "desibel".
f. Pesawat boeing 747-400 yang akan mendarat; Musik dari perangkat stereo pada volume yang dipasang hampir maksimum; Deru mesin cuci: 80 "desibel".
g. Penghisap debu dari jarak 3 meter; Dering telepon dari jarak 2 meter: 70 "desibel".
h. Percakapan normal: 60 "desibel".
i. Arus lalu lintas yang tidak padat; Bunyi peluit ketel pada jarak 0,5 meter: 50 "desibel".
j. Lemari es pada jarak 2 meter: 40 "desibel".
k. Bisikan perlahan, misalnya di perpustakaan: 30 "desibel".
l. Gemerisik daun tertiup angin: 10 "desibel".
m. Tidak ada suara sama sekali: 0 "desibel".

(Sumber: Cosmopolitan, You & The City, Edisi Oktober 2002). 

0 komentar: