Jumat, 02 Agustus 2013

"HUKUM WANITA MELAKSANAKAN I'TIKAF"

"Karena yang sering melaksanakan "i’tikaf" adalah para lelaki, muncul kesan bahwa ibadah "i’tikaf" khusus dilaksanakan oleh kaum Adam". 



Sehingga ada anggapan bahwa kaum "wanita" tidak disyariatkan untuk melaksanakannya. Bagaimana sebenarnya hukum "i’tikaf" ini bagi kaum "wanita" yang juga ingin mendapatkan pahala besar melalui ibadah puncak di bulan penuh berkah?

"I’tikaf" termasuk amal shalih yang disyariatkan pada sepuluh hari terakhir dari bulan Ramadlan. Dan sesungguhnya Nabi SAW biasa ber"i’tikaf" pada sepuluh hari terahir dari Ramadlan itu. Dalam Shahih Al-Bukhari (2026) dan Muslim (1172) dari jalur ‘Urwah, dari Aisyah radliyallaahu 'anha,

كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَعْتَكِفُ الْعَشْرَ الْأَوَاخِرَ مِنْ رَمَضَانَ حَتَّى تَوَفَّاهُ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ ثُمَّ اعْتَكَفَ أَزْوَاجُهُ مِنْ بَعْدِهِ

"Adalah Nabi SAW ber"i’tikaf" pada sepuluh hari terakhir dari bulan Ramadlan hingga Allah mewafatkannya. Kemudian "i’tikaf" dilanjutkan oleh istri-istri beliau." Hal itu menunjukkan bahwa"i’tikaf"  disyariatkan bagi kaum laki-laki dan wanita. Para ulama juga telah berijma’ (bersepakat) "i’tikaf" laki-laki tidak sah kecuali di masjid. Mereka berdalil dengan firman Allah SWT,

 وَلَا تُبَاشِرُوهُنَّ وَأَنْتُمْ عَاكِفُونَ فِي الْمَسَاجِدِ

"Dan janganlah kamu campuri mereka itu (istri-istrimua), sedang kamu ber"i’tikaf" dalam masjid." (QS. Al-Baqarah: 187) dan juga dengan dasar pelaksanaan Nabi SAW yang di masjid.

Jumhur ulama dari kalangan Madhab Hanafi, Maliki, syafi’i, Hambali, dan lainnya  berpandangan bahwa kaum "wanita" seperti laki-laki, tidak sah "i’tikaf"nya kecuali di masjid. Maka tidak sah "i’tikaf" yang dilaksanakannya di masjid rumahnya. Pendapat ini berbeda
dengan yang dipahami madhab Hambali, mereka berkata, “Sah "i’tikaf" seorang "wanita" yang dilaksanakan di masjid rumahnya.” Sedangkan pendapat jumhur jelas lebih benar, karena pada dasarnya laki-laki dan "wanita" sama dalam hukum kecuali ada dalil yang menghususkannya. Karena itu disyariatkan bagi "wanita" yang akan ber"i’tikaf" untuk melaksanakannya di masjid-masjid. Namun perlu diketahui, bagi "wanita" yang memiliki suami tidak boleh ber"i’tikaf" kecuali dengan izin suaminya menurut pendapat jumhur ulama. Nabi SAW telah bersabda,

لَا يَحِلُّ لِلْمَرْأَةِ أَنْ تَصُومَ وَزَوْجُهَا شَاهِدٌ إِلَّا بِإِذْنِه

Janganlah seorang "wanita" berpuasa sementara suaminya ada bersamanya, kecuali dengan seizinnya.” (HR. Al-Bukhari no. 5195 dan Muslim no. 1026 dari jalur Thariq Abu al-Zinad, dari Al-A’raj, dari Abu Hurairah radliyallaahu 'anhu)

Apabila dalam urusan puasa saja seperti ini maka dalam "i’tikaf" jauh lebih (ditekankan untuk mendapat izin dari suaminya), karena hak-hak suaminya yang akan terabaikan jauh lebih banyak.

Begitu juga perlu diingatkan, bahwa apabila kondisi diamnya seorang "wanita" di masjid tidak terjamin keamananya, seperti keberadaannya di situ membahayakan bagi dirinya atau akan menjadi tontonan, maka ia tidak boleh ber"i’tikaf". Karena itulah para fuqaha’ menganjurkan bagi "wanita" apabila ber"i’tikaf" supaya menutup diri dengan kemah dan semisalnya
berdasarkan perbuatan Aisyah, Hafshah, Zainab pada masa Nabi SAW

Diterangkan dalam Shahih Al-Bukhari (2033) dan Muslim (1173) dari jalur Yahya bin Sa’id bin Amrah, dari Aisyah,

أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَرَادَ أَنْ يَعْتَكِفَ فَلَمَّا انْصَرَفَ إِلَى الْمَكَانِ الَّذِي أَرَادَ أَنْ يَعْتَكِفَ إِذَا أَخْبِيَةٌ خِبَاءُ عَائِشَةَ وَخِبَاءُ حَفْصَةَ وَخِبَاءُ زَيْنَبَ
Bahwasanya Nabi SAW hendak ber"i’tikaf" Maka ketika beliau beranjak ke tempat yang hendak dijadikan ber"i’tikaf" di sana sudah ada beberapa kemah, yaitu kemah Aisyah, kemah Hafshah, dan kemah Zainab.

Semua itu menunjukkan bahwa disyariatkan mengadakan penutup (satir) bagi "wanita" yang ber"i’tikaf" dengan tenda (kemah) dan semisalnya. Wallahu Ta’ala a’lam.

Sumber:
1. www.voa-islam.com/.../bolehkah-wanita-melaksanaka...
2. laely.widjajati.timeline.photos.facebook/AYO-I'TIKAF....
3. laely.widjajati.timeline.photos.facebook/Bismikallahumma-ahya-wa-amuutu

4. laely.widjajati.timeline.photos.facebook/ALHAMDULILLAH ATAS SMUA BERKAH-MU, JADIKANLAH-HAMBA-MU-INI-ORG-YG-PANDAI-BERSYUKUR.....

"KERIKIL PENGGANJAL PERUT RASULULLAH SAW"

"Islam sampai kepada kita saat ini tidak lain berkat jasa Baginda "Rasulullah SAW" sebagai sosok penyampai risalah Allah yang benar dan diridhai". 
 
Dan nanti di padang mahsyar, tiap umat Islam pasti akan meminta syafa’at dari beliau dan menginginkan berada di barisan beliau. 
 
Namun, pengakuan tidaklah cukup sekadar pengakuan. Pasti yang mengaku umat beliau akan berusaha mengikuti jejak beliau dengan jalan mengikuti sunnah-sunnah beliau dan senantiasa membasahi bibir ini dengan mendoakan beliau dengan cara memperbanyak shalawat kepada "Rasulullah"
 
Sejarah tak akan mampu mengingkari betapa indahnya akhlak dan budi pekerti "Rasulullah" tercinta, Sayyidina Muhammad ShAW hingga salah seorang istri beliau, Sayyidatina Aisyah mengatakan bahwa akhlak "Rasulullah" adalah “Al-Qur’an”. Tidak satu perkataan "Rasulullah" merupakan implementasi dari hawa nafsu beliau, melainkan adalah berasal dari wahyu illahi. Begitu halus dan lembutnya perilaku keseharian beliau. "Rasulullah" adalah sosok yang mandiri dengan sifat tawadhu’ yang tiada tandingnya.
 
Beliau pernah menjahit sendiri pakaiannya yang koyak tanpa harus menyuruh istrinya. Dalam berkeluarga, beliau adalah sosok yang ringan tangan dan tidak segan-segan untuk membantu pekerjaan istrinya di dapur.
Selain itu dikisahkan bahwa beliau tiada merasa canggung makan disamping seorang tua yang penuh kudis, kotor lagi miskin. Beliau adalah sosok yang paling sabar dimana ketika itu pernah kain beliau ditarik oleh seorang Badui hingga membekas merah di lehernya, namun beliau hanya diam dan tidak marah.
 
Dalam satu riwayat dikisahkan bahwa ketika "Rasulullah SAW" mengimami shalat berjamaah, para sahabat mendapati seolah-olah setiap "Rasulullah SAW" berpindah rukun terasa susah sekali dan terdengar bunyi yang aneh.

Seusai shalat, salah seorang sahabat, Sayyidina Umar bin Khattab RA bertanya, "Yaa "Rasulullah", kami melihat seolah-olah baginda menanggung penderitaan yang amat berat. Sedang sakitkah engkau yaa "Rasulullah"?"

"Tidak yaa Umar!. Alhamdulillah aku sehat dan segar" jawab Rasulullah.

"Yaa "Rasulullah", mengapa setiap kali baginda menggerakkan tubuh, kami mendengar seolah-olah sendi-sendi tubuh baginda saling bergesekkan? Kami yakin baginda sedang sakit". Desak Sayyidina Umar penuh cemas.

Akhirnya, "Rasulullah" pun mengangkat jubahnya. Para sahabat terkejut ketika mendapati perut "Rasulullah SAW" yang kempis tengah dililit oleh sehelai kain yang berisi batu "kerikil" sebagai penahan rasa lapar. Ternyata, batu-batu "kerikil" itulah yang menimbulkan bunyi aneh setiap kali tubuh "Rasulullah SAW" bergerak.

Para sahabat pun berkata, "Yaa "Rasulullah", adakah bila baginda menyatakan lapar dan tidak punya makanan, kami tidak akan mencarikannya untuk tuan?"

Baginda "Rasulullah" pun menjawab dengan lembut, "Tidak para sahabatku. Aku tau, apapun akan kalian korbankan demi "Rasul"mu. Tetapi, apa jawabanku nanti di hadapan Allah, apabila aku sebagai pemimpin, menjadi beban bagi umatnya? Biarlah rasa lapar ini sbagai hadiah dari Allah buatku, agar kelak umatku tidak ada yang kelaparan di dunia ini, lebih-lebih di akhirat nanti"

Teramat agung pribadi "Rasulullah SAW" sehingga para sahabat yang ditanya oleh seorang badui tentang akhlak "Rasulullah SAW" hanya mampu menangis karena tak sanggup untuk menggambarkan betapa mulia akhlak beliau SAW ! Beliau diutus tidak lain untuk menyempurnakan akhlak manusia dan sebagai suri tauladan yang baik sepanjang zaman.


اللهم صلِّ وسلم وبارك على سيدنا محمد وعلى آله وصحبه أجمعيــــــن
 
 Sumber:
1.  mutakhorij-assunniyyah.blogspot.com/.../kerikil-kerik...
2.  www.jurnalhajiumroh.com/.../kisah-rasulullah-dan-bat...
3.  laely.widjajati.facebook.photos/GOOD-NIGHT-4-ALL....... NICE DREAM.....
4.  laely.widjajati.facebook.photos/Waktunya-Shalat-Duha....

Jumat, 26 Juli 2013

"10 MAKANAN MEMICU PENUAAN DINI"



Jika biasanya para wanita menggunakan berbagai krim untuk menunda "penuaan", sebenarnya ada beberapa " makanan" yang perlu dihindari juga untuk mencegah "penuaan".

Seperti dilansir Womansday, Jumat (26/7/2013) Berikut 10 "makanan" yang bisa membuat Anda cepat "menua":

1. Garam
Jangan sepelekan bahan "makanan" ini. Karena garam bisa membuat kulit keriput lebih cepat. Bukan hanya itu, menurut ahli diet Jen Brewer, garam juga menyebabkan tekanan darah tinggi, yang dapat melemahkan kulit dan mempengaruhi kolagen, terutama di daerah kulit yang tipis, seperti di sekitar mata Anda.

2. Gula
Ahli Facelift Doris J. Day, MD, menyatakan bahwa gula dapat membebani jalur insulin. Hal ini memengaruhi pembuluh darah dan mempercepat proses "penuaan" kulit.

3. Kopi
Kopi bukan hanya menyebabkan munculnya noda gigi, tetapi juga dehidrasi. Dehidrasi ini akan menyebabkan kulit Anda kering dan terlihat tua. Plus, kerutan di sekitar mata akan lebih menonjol ketika tubuh tidak terhidrasi dengan baik.
Dr Waldorf mengakui bahwa kopi memang bisa menurunkan risiko penyakit tertentu, tapi ia menyarankan untuk minum teh hijau. "Teh hijau memiliki antioksidan yang sangat baik karena kandungan kafeinnya juga lebih rendah".

4. Alkohol
Menurut Dr Hari, alkohol akan mempercepat keriput di sekitar mata. 

5. Daging Merah
Sebuah penelitian terbaru dari Institut Kesehatan di Klinik Cleveland menunjukkan bahwa "makan" daging lebih dari sekali seminggu berkaitan dengan kerutan, serta risiko kesehatan yang serius.
Menurut penelitian tersebut, daging memiliki tingkat karnitin (senyawa protein ) yang tinggi yang bisa mengeras di dinding pembuluh darah. Ini yang menyebabkan kulit cepat keriput. Walaupun daging sumber yang baik dari vitamin B12, sel-sel darah merah dan fungsi otak. Tapi Dr Hari menyarankan protein yang baik bisa didapatkan dari "makanan" laut dan produk susu.

6. Karbohidrat
"Makanan" seperti roti atau pasta memiliki indeks glikemik tinggi. "Makanan" ini akan memecah kolagen yang membuat kulit lentur dan kering. Kurangi konsumsi "makanan" berkarbohidrat tinggi jika Anda ingin tidak cepat keriput.

7. Makanan pedas
Dr Waldorf dari University of Maryland Medical Center mengatakan "makanan" pedas dapat melebarkan pembuluh darah dan akan mempercepat menopause. 

8. Hot Dog dan burger
Kedua jenis "makanan" ini dikategorikan sebagai "makanan" cepat saji. "Makanan" ini menyebabkan kulit terlihat kemerahan dan pucat.

9. Soda
Minuman soda tidak baik untuk gigi Anda dan kulit. Soda sangat asam sehingga bisa menipiskan enamel gigi. 

10. Lemak Trans
Lemak trans seperti pada "makanan" cepat saji dan margarin akan membuat Anda terlihat lebih tua karena bisa menyumbat arteri. Lemak trans bisa menghilangkan elastisitas kulit karena sulitnya air yang lewat di tubuh. Jika Anda memang ingin "makanan" berminyak, gunakan minyak zaitun dan minyak kelapa yang kaya vitamin E sehingga membantu menstabilkan dinding sel dan melindungi tubuh dari radikal bebas.
(Fit/Abd)

Sumber:
Liputan 6.com. 10 Makanan yang Bisa Bikin Cepat Tua, Waspadai! 

Sabtu, 01 Juni 2013

"DIAMNYA ORANG MUKMIN"

"Jika kita berbicara dan menyebabkan kerugian sebesar sebongkah emas, maka "diam" adalah emas".


Sahabatku, "diam"nya "orang mukmin" adalah dzikir, tafakkaur, dan muhasabah, kalaupun bicara, bicaranya santun, mulia dan dakwah, hatinya "husnodzdzon" baik sangka dan doa. Melihat suami istri berjalan, ia doakan semoga rumah tangganya sakinah. Melihat orangtuanya, ia doakan semoga husnul khotimah. Melihat anak-anak,  ia doakan semoga menjadi anak-anak sholeh sholeha...h. Melihat pemimpinnya, ia doakan semoga menjadi pemimpin amanah. Melihat faqir miskin setelah ikhtiarnya menolong, ia doakan semoga Allah hiasi dengan kesabaran dan Allah balas kesabarannya dengan ridha dan surgaNYA. Mendengar dirinya dipergunjing, ia balas dengan doa kasih sayang semoga ALLAH memaafkannya. Melihat yang berbeda dengan keyakinan, ia doakan semoga hidayah ALLAH untuknya. Melihat saudaranya dianiaya di Gaza Palestina, di Afghan dan di Irak, hatinya perih, ia pun maksimalkan jihadnya, dengan doa air matanya di penghujung malamnya. Ya ALLAH tolong lindungi selamatkan saudara-saudara kami, menangkan para mujahidin, muliakan mereka yang wafat sebagai syuhada tanpa ia melupakan mendoakan keberkahan negerinya, sahabatnya, juga sahabat FBnya dan keluarganya...

Sungguh dunia ini menjadi "Taman Surga" bagi hamba yang sungguh-sungguh TAAT, BERDOA dan SELALU BAIK SANGKA...aamiin".

Sumber:
1. K.H.Muhammad.Arifin.Ilham's.Status.Facebook/diamnya-orang-mukmin...
2. Mario.Teguh.Kata.Mutiara/quote-Mario-Teguh...
3. Laely.Widjajati.Facebook.Photoes/Ayo-Jalan2-Dulu-Biar-Sehat.........
4. Hepi.Say.Facebook.Photoes/3-angel...-Menyelesaikan-misi..

Jumat, 31 Mei 2013

"13 PERKARA YANG HARUS DIJAGA OLEH WANITA"

"Pesan-pesan untuk para "Wanita" yang sangat bagus dampaknya apabila dipraktekkan dalam kehidupan sehari-hari."


13 PERKARA YANG PERLU DIJAGA OLEH "WANITA":

1. Bulu kening –
... Menurut Bukhari, Rasullulah melaknat perempuan("Wanita") yang mencukur atau menipiskan bulu kening atau meminta supaya dicukurkan bulu kening. (Petikan dari Hadits Riwayat Abu Daud Fi Fathil Bari.)

2. Kaki dan semacam hantu loceng –
Dan janganlah mereka (perempuan/
"Wanita") membentakkan kaki (atau mengangkatnya) agar diketahui perhiasan yang mereka sembunyikan – (Petikan dari Surah An-Nur Ayat 31.)
Keterangan : Menampakkan kaki dan mengayunkan/melenggokkan badan mengikut hentakan kaki terutamanya pada mereka yang mengikatnya dengan lonceng…sama juga seperti pelacur dizaman jahiliyah ….

3. Wangian –
Siapa sahaja
"Wanita" yang memakai wangi-wangian kemudian melewati suatu kaum supaya mereka itu mencium baunya, maka "Wanita" itu telah dianggap melakukan zina dan tiap-tiap mata ada zinanya terutamanya hidung yang berserombong.
(Petikan dari Hadits Riwayat Nasaii, Ibn Khuzaimah dan Hibban.)

4. Dada –
Hendaklah mereka (perempuan/
"Wanita") melabuhkan kain tudung hingga menutupi bahagian hadapan dada-dada mereka.
(Petikan dari Surah An-Nur Ayat 31.)

5. Gigi –
Rasullulah melaknat perempuan/
"Wanita" yg mengikir gigi atau meminta supaya dikikirkan giginya(Petikan dari Hadis Riwayat At-Thabrani)
Dilaknat perempuan/
"Wanita" yang menjarangkan giginya supaya menjadi cantik, yang merubah ciptaan Allah.
(Petikan dari Hadits Riwayat Bukhari dan Muslim.)

6. Muka dan leher –
Dan tinggallah kamu (perempuan/
"Wanita") di rumah kamu dan janganlah kamu menampakkan perhiasan mu seperti orang jahilliah yang dahulu. Keterangan : Bersolek (make-up) dan menurut Maqatil sengaja membiarkan ikatan tudung yang menampakkan leher seperti orang Jahilliyah.

7. Pakaian yang tipis (jarang) –
Asma Binte Abu Bakar telah menemui Rasullulah dengan memakai pakaian yang tipis. Sabda Rasullulah: Wahai Asma! Sesungguhnya seorang gadis yang telah berhaid tidak boleh baginya menzahirkan anggota badan kecuali pergelangan tangan dan wajah saja (Petikan dari Hadits Riwayat Muslim dan Bukhari.)

8. Tangan –

Sesungguhnya kepala yang ditusuk dengan besi itu lebih baik daripada menyentuh kaum yang bukan sejenis yang tidak halal baginya.(Petikan dari Hadits Riwayat At Tabrani dan Baihaqi.)

9. Mata –
Dan katakanlah kepada perempuan/
"Wanita" mukmin hendaklah mereka menundukkan sebahagian dari pandangannya. (Petikan dari Surah An Nur Ayat 31)Sabda Nabi Muhamad SAW, Jangan sampai pandangan yang satu mengikuti pandangan lainnya. Kamu hanya boleh pandangan yang pertama sahaja manakala pandangan seterusnya tidak dibenarkan hukumnya haram.
(Petikan dari Hadits Riwayat Ahmad, Abu Daud dan Tirmidzi.)

10. Mulut (suara) –
Janganlah perempuan-perempuan/
"Wanita"-"Wanita" itu terlalu lunak dalam berbicara sehingga berkeinginan orang yang ada perasaan serong dalam hatinya, tetapi ucapkanlah perkataan-perkataan yang baik (Petikan dari Surah Al Ahzab Ayat 32.)Sabda SAW, Sesungguhnya akan ada umat ku yang minum arak yang mereka namakan dengan yang lain, yaitu kepala mereka dilalaikan oleh bunyi-bunyian (muzik) dan penyanyi perempuan/"Wanita", maka Allah akan tenggelamkan mereka itu dalam bumi.
(Petikan dari Hadits Riwayat Ibn Majah.)

11. Kemaluan –
Dan katakanlah kepada perempuan-perempuan/
"Wanita"-"Wanita" mukmin, hendaklah mereka menundukkan pandangan mereka dan menjaga kehormatan mereka.(Petikan dari Surah An Nur Ayat 31.)
Apabila seorang perempuan itu solat lima waktu, puasa di bulan Ramadan, menjaga kehormatannya dan mentaati suaminya, maka masuklah ia ke dalam Syurga daripada pintu-pintu yang ia kehendakinya. (Hadis Riwayat Riwayat Al Bazzar.)
Tiada seorang perempuan/
"Wanita"pun yang membuka pakaiannya bukan di rumah suaminya, melainkan dia telah membinasakan tabir antaranya dengan Allah.(Petikan dari Hadits Riwayat Tirmidzi, Abu Daud dan Ibn Majah.)

12. Pakaian –
Barangsiapa memakai pakaian yang berlebih-lebihan terutama yang menjolok mata , maka Allah akan memberikan pakaian kehinaan di hari akhirat nanti.(Petikan dari Hadis Riwayat Ahmad, Abu D , An Nasaii dan Ibn Majah.)

Petikan dari Surah Al Ahzab Ayat 59. Bermaksud : Hai nabi-nabi katakanlah kepada isteri-isterimu, anak perempuan/"Wanita"mu dan isteri-isteri orang mukmin, hendaklah mereka memakai baju jilbab (baju labuh dan longgar) yang demikian itu supaya mereka mudah diken ali . Lantaran itu mereka tidak diganggu. Allah maha pengampun lagi maha penyayang. Sesungguhnya sebilangan ahli Neraka ialah perempuan-perempuan /"Wanita"-"Wanita" yang berpakaian tetapi telanjang yang condong pada maksiat dan menarik orang lain untuk melakukan maksiat. Mereka tidak akan masuk Syurga dan tidak akan mencium baunya.
(Petikan dari Hadits Riwayat Bukhari dan Muslim)
Keterangan :
"Wanita" yang berpakaian tipis/jarang, ketat/ membentuk dan berbelah/membuka bahagian-bahagian tertentu.

13. Rambut –
Wahai anakku Fatimah! Adapun perempuan-perempuan/
"Wanita"-"Wanita" yang akan digantung rambutnya hingga mendidih otaknya dalam Neraka adalah mereka itu di dunia tidak mau menutup rambutnya daripada dilihat oleh lelaki yang bukan mahramnya.(Petikan dari Hadis Riwayat Bukhari dan Muslim.)Riwayat Imran bin Hushain ra.:Bahwa Rasulullah saw. bersabda: Sesungguhnya penghuni syurga yang paling sedikit adalah kaum "Wanita".
(Shahih Muslim No.4921)

Sumber:
1. Photo.profile.facebook.laely.widjajati/
2. laely.widjajati.facebook/Jangan-pernah-katakan-umurlah-telah-bertambah,..
3. hepi.say.facebook/allowed-on-timeline...

Sabtu, 25 Mei 2013

"KANDUNGAN GIZI TIKUS DAN HUKUM (ISLAM) MEMAKANNYA"

"Mendengar "Tikus" sebagai bahan makanan belum begitu biasa bagi sebagian orang".  

 
Tetapi mengkonsumsi "Tikus" (Bandikut) sebagai bahan pangan bukanlah hal yang baru bagi sebagian komunitas penduduk asli di Afrika dan beberapa tempat lainnya. Di Sulawesi Utara, khususnya kelompok etnik Minahasa/Manado "Tikus" hutan merupakan sumber protein hewani alternatif yang sampai saat ini tetap dikonsumsi. Bagi masyarakat di Papua, "Tikus" tanah atau Bandikut adalah jenis satwa yang intensitas pemanfaatannya sangat tinggi, karena habitatnya yang sangat dekat dengan manusia, biasanya di sekitar kebun.  Disebut "Tikus" tanah karena jenis hewan ini membuat sarangnya di dalam tanah dan jika dilihat, secara morfologi, hewan ini menyerupai "Tikus".

APA ITU "TIKUS" TANAH?

"Tikus" tanah atau Bandikut adalah salah satu jenis satwa yang tekah dikenal dan dimanfaatkan oleh masyarakat di Papua sebagai sumber protein hewani keluarga.  Dibandingkan species satwa lainnya,  "Tikus" Tanah mudah ditangkap karena habitatnya dekat dengan pemukiman (Petocz, 1994), selain itu satwa ini juga tergolong dalam jenis mamalia prolifik, karena cepat berkembang biak, mampu beranak 5-6 kali dalam setahun dengan jumlah anak per kelahiran 3-4 ekor (Crysostomus, 2003).  Hampir di sebagain besar daerah di Papua, masyarakat setempat memanfaatkan satwa ini sebagai salah satu sumber protein hewani alternatif. Penyebaran "Tikus" Tanah di Papua sangat luas dan ditemukan hampir di seluruh kepulauan Papua (Papua New Guinea dan Papua) serta Australia.  Jenis mamalia ini terdapat hampir di seluruh wilayah Papua dan di beberapa pulau-pulau kecil di sekitarnya termasuk di kawasan Teluk Cenderawasih dan Kepulauan Raja Ampat.  Petocz (1994) menggambarkan bahwa "Tikus" Tanah menghuni spektrum habitat yang meliputi padang rumput, hutan terbuka, hutan sekunder dan di kebun-kebun masyarakat karena dikenal sebagai predator untuk hama kebun seperti keong dan serangga tanpa merusak tanaman perkebunan.  Penyebarannya mulai dari permukaan laut sampai dengan ketinggian 4000 meter di atas permukaan lain di daerah hutan tropis.
MENGAPA "TIKUS" TANAH DIKONSUMSI?

Umumnya hewan buruan sangat ditentukan oleh banyaknya kandungan daging yang dimilikinya. Sama halnya dengan "Tikus" Tanah, meskipun kisaran bobot badannya bervariasi antara 200-750gr bahkan bisa lebih, persentase karkasanya cukup tinggi.  Persentase karkas "Tikus" Tanah yang ditemukan di dataran rendah Manokwari yaitu di Amban, dan di daerah dataran tinggi Manokwari khususnya di Lembah Kebar dapat dilihat dalam Tabel 1.
Lokasi
Jenis Kelamin
Berat Badan (gr)
Persentase Karkas (%)
Sex
Jumlah
Amban1
6
240–1200
70.4 – 80
 
8
560–760
63.3 – 75
Kebar2
7
455–1670
64.6 – 77.4
 
7
501–1395
61.4 – 74.6

Keterangan: 1Djumadiyadin (2001), 2 Chrysostomus (2003)

Dibandingkan beberapa ternak konvensional yang sudah sering dikonsumsi masyarakat, seperti kambing (40-50%), domba (55%), sapi (50-60%) dan kelinci (49-52%), karkas bandikut relatif lebih tinggi. Hal ini kemungkinan disebabkan karena sebagai hewan omnivora, pakan  "Tikus" Tanah selalu tersedia dan mudah didapat di sekitarnya. Jika dilihat menurut kandungan gizi dagingnya, perbandingan komposisi gizi daging "Tikus" Tanah (Chrysostomus, 2003) dan beberapa ternak lainnya ditunjukkan dalam Tabel 2.

Tabel 2.  Perbandingan kandungan gizi daging "Tikus" Tanah dengan beberapa produk daging lainnya
Kandungan gizi
Bandikut
Ayam1
Babi2
Rusa3
Sapi3
Domba3
Air (%)
72.62
68
41,1
70.8
63.6
Protein (%)
18.62
31,5
11,2
24.7
22
17.4
Lemak (%)
3.22
1,3
47,0
3.3
6.5
18.2
Abu
2.63
0,6
Energi ME (kj/100g)
1090
621
545
891
969
Kolesterol (mg/100g)
66
67
72
 Keterangan:  1 Mountney & Parkhurs (1995); 2 Pearson & Tauber (1984); 3 Subekti (1995)

DAPATKAH "TIKUS" TANAH DIMANFAATKAN?

UU No 7 / 1976 menjelaskan bahwa yang dimaksud dengan pangan yaitu makanan dan minuman yang berasal dari tumbuhan, hewan, ikan; baik produk primer ataupun olahan.  Sedangkan Husain (2005) menjelaskan bahwa pangan lokal adalah pangan yang diproduksi setempat (suatu wilayah / daerah tertentu) untuk tujuan ekonomi dan / atau dikonsumsi.   Menurut Prescott-Allen and Prescott-Allen (1982) sedikitnya di 62 Negara, satwa liar memberikan sumbangsih sekitar 20 % sebagai sumber protein hewani masyarakat. Di daerah terpencil Di Amazon misalnya satwa menyediakan sumber kalori kepada masyarakat sekitar dan juga zat-zat nutrisi yang esensil seperti protein dan lemak.  Hal yang sama juga umum ditemukan di benua Afrika (Ntiamoa-Baidu, 1997), Serawak dan Sabah (Benner et al., 2000), Northeastern Luzon, Philipina (Griffin and Griffin, 2000), Sulawesi Tengah (Alvard, 2000) dan Sulawesi Utara (Lee, 2000 dan Clayton dan Milner-Gulland, 2000).

Dengan demikian, kita bisa melihat adanya korelasi antara satwa liar sebagai sumber protein hewani masyarakat dengan aspek ketahanan pangan masyarakat di Papua. Hal ini berkaitan erat dengan pendapat Hoskins (1990) bahwa ketahanan pangan yaitu akses fisik dan ekonomi terhadap pangan untuk setiap individu pada setiap saat dan selalu berkaitan erat dengan ketersediaan pangan tersebut. 
 
Sedangkan Suryana (2001) menjelaskan bahwa ketahanan pangan adalah kemampuan untuk memenuhi kebutuhan pangan anggota keluarga dari waktu ke waktu yang berkelanjutan agar dapat hidup sehat dan mampu melakukan kegiatan sehari-hari secara produktif, yang jumlah, mutu dan ragamnya sesuai dengan lingkungan sosial budaya masyarakat tersebut berdomisili.  
 
Selanjutnya dijelaskan bahwa tiga faktor yang mempengaruhi ketahanan pangan, yaitu 
1) faktor ketersediaan pangan, 
2) faktor kemampuan keluarga/masyarakat dan 
3) faktor kemauan masyarakat. 

Bagi masyarakat Papua yang tinggal di daerah-daerah terpencil akses terhadap hasil buruan satwa yang selalu tersedia di lingkungan sekitarnya menjadi indikator bahwa aktivitas perburuan merupakan usaha untuk menjaga ketahanan pangan keluarga.  Di sisi lain kondisi ini dapat diartikan sebagai usaha pengeanekaragaman pangan oleh masyarakat setempat, dan menurut Budi (2005) usaha penganekaragaman pangan yaitu proses pemilihan pangan yang tidak tergantung pada satu jenis bahan saja, tetapi terhadap macam-macam bahan pangan mulai dari aspek produksi, pengolaan, distiribusi hingga aspek konsumsi pangan di tingkat rumah tangga.  Pattiselanno (2004) menjelaskan bahwa nilai ekonomi hasil buruan, kemudahan dalam memperolehnya serta terbatasnya akses terhadap daging ternak domestikasi merupakan alasan utama perburuan satwa dianggap sebagai faktor yang memberikan kontribusi terhadap ketahanan pangan masyarakat di daerah pedalaman Papua.

Catatan:   Tulisan merupakan bagian dari artikel yang dipresentasikan dalam Seminar Nasional di Fakultas Peternakan Universitas Jenderal Soedirman, 15 Oktober 2011

HUKUM (ISLAM) MEMAKAN "TIKUS".

Kita tidak boleh mengklaim suatu makanan itu halal atau haram tanpa dalil dari Al-Qur'an dan hadist yang shahih. Bila seseorang mengharamkan tanpa dalil, maka dia telah membuat kedustaan kepada Allah. Firman Allah :

Dan janganlah kamu mengatakan terhadap apa yang disebut-sebut oleh lidahmu secara dusta "ini halal dan ini haram", untuk mengada-adakan kebohongan terhadap Allah. Sesungguhnya orang-orang yang mengada-adakan kebohongan terhadap Allah tiadalah beruntung. (QS.An Nahl: 116)

Karena asal hukum makanan baik dari hewan, tumbuhan, laut maupun daratan adalah halal sesuai dengan firman Allah:

"Hai sekalian manusia, makanlah yang halal lagi baik dari apa yang terdapat di bumi "(QS Al Baqarah: 168)

Maka Alah tidak merinci satu persatu makanan halal di Al-Qur'an begitu pula tidak dirinci dalam hadits Rasulullah SAW. Namun untuk makanan haram Allah telah merinci secara detail dalam Al-Qur'an atau melalui lisan RasulNya. Allah berfirman :
"Sesungguhnya Allah telah menjelaskan kepada kamu apa yang diharamkan-Nya
atasmu, kecuali apa yang terpaksa kamu memakannya" (QS. Al-An'am: 119)

Mengenai perincian makanan haram bisa dilihat dalam surat Al-Maidah ayat 3, sebagai berikut:

"Diharamkan bagimu (memakan) bangkai, darah, daging babi, (daging hewan) yang disembelih atas nama selain Allah, yang tercekik, yang terpukul, yang jatuh, yang ditanduk, dan diterkam binatang buas, kecuali yang sempat kamu menyembelihnya" (QS. Al-Maidah: 3)

Semua hewan yang diperintahkan untuk dibunuh tanpa melalui proses penyembelihan adalah haram dimakan, karena seandainya hewan-hewan tersebut halal untuk dimakan maka tentunya Nabi tidak akan mengizinkan untuk membunuhnya kecuali lewat proses penyembelihan yang syar’iy. Rasulullah SAW. bersabda:

خَمْسٌ فَوَاسِقُ يُقْتَلْنَ فَي الْحِلِّ وَالْحَرَمِ: اَلْحَيَّةُ وَالْغُرَابُ الْاَبْقَعُ وَالْفَأْرَةُ وَالٍْكَلْبُ وَالْحُدَيَّا

"Ada lima (binatang) yang fasik (jelek) yang boleh dibunuh baik dia berada di daerah halal (selain Mekkah) maupun yang haram (Mekkah): Ular, gagak yang belang, "Tikus", anjing, dan rajawali (HR. Muslim). Adapun tokek dan -wallahu a’lam- diikutkan juga kepadanya cicak, maka telah warid dari hadits Abu Hurairah riwayat Imam Muslim tentang anjuran membunuh wazag (tokek).
[Bidayatul Mujtahid (1/344) dan Tafsir Asy-Syinqithy (1/273)]

"Dan menghalalkan bagi mereka segala yang baik dan mengharamkan bagi mereka segala yang buruk" (QS. Al-A'Raf: 157).

Makna : segala yang baik adalah lezat/enak, tidak membahayakan, bersih atau halal. (Fathul Bari (9/518) oleh Ibnu Hajar)

Makna segala yang buruk berarti sesuatu yang menjijikkan seperti barang-barang najis, kotoran atau hewan-hewan sejenis ulat, kumbang, jangkrik, "Tikus", tokek/cecak, kalajengking, ular dan sebagainya. sebagaimana pendapat Abu Hanifah dan Syafi'i (lihat Al-Mughni (13/317) oleh Ibnu Qudamah) dan sesuatu yang membahayakan seperti racun, narkoba dengan aneka jenisnya, rokok dan sebagainya.

Dari definisi diatas masalah "Tikus" menurut saya pribadi bersifat subjektif , yang jelas asalnya halal namun bila anda memandang "Tikus" tidak menjijikan mungkin boleh dimakan namun bila merasa jijik tentu saja bisa digolongkan haram. Namun bila ragu-ragu sebaiknya jangan dimakan. Sumber : Al-Furqon edisi 12 Th.II

Sumber:
1.fpattiselanno.wordpress.com/.../tikus-tanah-sebagai-sumber-protein-hewani-alternatif-mungkinkah/
2. kaahil.wordpress.com/tag/hukum-daging-tikus/
3. artikelassunnah.blogspot.com/2010/02/hukum-makan-bekicot.html
4. sitaro.wordpress.com/daging-tikus-masakan-khas-orang-minahasa/
5. forum.kompas.com/ayam-panggang-daging-tikus/
6. ente.blogdetik.com/mitos-daging-tikus-membuat-bakso-lebih-gurih/
7. armstrongproduct.blogspot.com/photo-pengolahan-daging-tikus-jadi-ayam-tiruan/

Minggu, 28 April 2013

"MANFAAT/KHASIAT KENTANG"

"Kentang" merupakan penawar racun alami asam yang berlebihan atau asidosis." 

 
"Kentang" merupakan tanaman umbi dan menjadi makanan pokok di beberapa negara Eropa. "Kentang" juga menjadi bahan pokok dan bisa diolah menjadi aneka makanan "Kentang". Kandungan "Kentang" yang terdiri dari nutrisi dan unsur-unsur lain yang ber"manfaat" bagi tubuh, maka "Kentang" sangat dianjurkan untuk dikonsumsi.

Olahan "Kentang" yang begitu banyak karena "Kentang" memang bisa dibuat macam-macam sebagai bahan makanan. "Kentang" bisa direbus, digoreng, atau sebagai bahan untuk membuat roti, "Kentang" tetap enak untuk dinikmati. Namun tahukah anda apa sebenarnya kandungan gizi dan "manfaat " yang ada pada "Kentang"

"Kentang" penting membantu pertumbuhan bakteri dalam saluran pencernaan tubuh kita. Kandunagn garam alkali menjadikan "Kentang" sebagai salah satu makanan basah yang paling kuat, karena itu "Kentang" sangat berguna untuk menjaga cadangan alkali tubuh. "Kentang" mempunyai banyak "khasiat". Diantaranya potassium, vitamin c ( sumber kedua selepas oren), membekalkan karbohidrat komplek dan fiber atau gentian kepada gula darah ( blood sugar) dan pengawalan tekanan darah. Ia juga mengandungi vitamin B1,B2 dan B3 serta sedikit kandungan protein dan zat besi.

Kandungan potassium "Kentang", dua kali lipat dari kandungan potassium dalam pisang dan fiber. Jumlah lemaknya di bawah paras 25%, sehingga dapat menghalang endapan kolesterol di dalam lapisan saluran darah. "Kentang" cocok bagi yang mengalami kekurangan gula dalam darah. Selain itu "Kentang" merupakan sumber terbaik dalam pembentukan zat besi dalam darah. Menjamin system ketahanan badan, karena kandungan vitamin serta kalsium yang tinggi. 

Berikut ini adalah "khasiat" dan "manfaat Kentang" bagi kesehatan:
  • Berat Badan
    "Kentang" merupakan gundukan karbohidrat dan juga mengandung sedikit protein. Mengkonsumsi "Kentang" merupakan salah satu cara diet alami karena "Kentang" menjadi salah satu alternatif pengganti karbohidrat bagi anda yang ingin menurunkan berat badan.
  • Melancarkan Fungsi Pencernaan
    Karena "Kentang" mengandung banyak karbohidrat dan cukup lunak saat dikonsumsi membuat tanaman ini mudah untuk dicerna dan membantu memperlancar sistem pencernaan. Tapi perlu anda ingat, makan terlalu banyak "Kentang" dapat menyebabkan keasaman dalam jangka panjang.
  • Skin Care
    Vitamin-C dan B kompleks dan mineral yang terdapat pada "Kentang" sangat baik untuk kulit. Selain itu "Kentang" mentah yang ditumbuk dan dicampur dengan madu, dapat berfungsi sebagai masker muka dan juga sangat baik untuk kesehatan kulit anda agar terasa lembut.
  • Tekanan Darah Tinggi
    "Kentang" dapat digunakan untuk menurunkan tekanan darah tinggi karena di dalamnya terdapat banyak vitamin C dan B, tapi bagi anda penderita diabetes harus menghindari mengkonsumsi "Kentang" secara berlebihan. Selain itu adanya kandungan serat di dalamnya membantu menurunkan kolesterol dan meningkatkan fungsi insulin di dalam tubuh.
  • Penyakit Jantung:
    Selain kandungan vitamin, mineral, dan serat "Kentang" juga mengandung zat yang disebut Karotenoid yang ber"manfaat" untuk kesehatan jantung dan organ internal lainnya. Tetapi sebagai peringatan untuk anda yang menderita obesitas dan diabetes sangat tidak dianjurkan mengkonsumsi "Kentang" karena banyak mengandung karbohidrat dan glukosa.
  • Batu Ginjal
    "Manfaat Kentang" selanjutnya adalah mencegah batu ginjal. Bagi penderita batu ginjal sebisa mungkin harus menghindari makanan berprotein tinggi, khususnya protein hewani seperti daging, ikan, bayam, dan lain-lain. "Kentang" sangat kaya magnesium yang dapat menjegah pengendapan kalsium (pengapuran) pada ginjal dan jaringan lain, sehingga mencegah terbentuknya batu ginjal
  • Fungsi otak
    Kinerja otak sangat tergantung pada pasokan oksigen, kadar glukosa, magnesium, vitamin B kompleks dan beberapa hormon, seperti asam amino dan asam lemak seperti omega-3 asam lemak. "Kentang" memenuhi hampir semua kebutuhan yang disebutkan di atas. Selain itu, "Kentang" juga mengandung zat tertentu seperti seng dan fosfor yang baik untuk otak juga.
  • Peradangan
    Nutrisi yang terkandung dalam "Kentang" seperti vitamin C, vitamin B dan potasium adalah sumber yang baik untuk meredakan peradangan, baik internal maupun eksternal seperti radang usus dan sistem pencernaan. Karena lembut dan mudah dicerna membuat "Kentang" makanan yang baik bagi mereka yang memiliki luka mulut.
  • Rematik
    Beberapa nutrisi seperti vitamin, kalsium dan magnesium dalam "Kentang" dapat membantu mengurangi rematik.
  • Menurut penelitian, jus "Kentang" mentah bisa membantu mengurangi penyakit yang menyerang sendi-sendi( arthritis), radang otot ( rematik). Sakit yang disebabkan salah urat atau terkilir, luka-luka kecil dan luka bakar ringan dan bisul, dapat diletakkan dengan cara menempelkan irisan "Kentang" atau Jus "Kentang" pada luka atau nyeri yang dirasakan selama 15 menit atau lebih.
  • Saos "Kentang" yang digunakan untuk saos salad, dipercaya bisa mengurangi luka, mengurangi rasa sakit, serta pencemaran bakteri. Parutan "Kentang" yang ditempelkan pada kelopak mata, mampu menghilangkan noda hitam pada mata (dark circles) dan sekitarnya dicampur bersama krim, bisa memperlambat kerut dimuka.
  • "Kentang" sangat cocok bagi Anda yang memiliki penyakit maag atau sering mengalami sakit karena kelebihan asam lambung. Sebab dalam "Kentang" terkandung atropine yang dapat emmbantu mengurangi asam lambung dan mengurangi sakit pada lambung.
  • Biasanya zat lysine tidak terdapat pada nabati, tetapi didalam "Kentang" terdapat lysine yang sangat penting dlama pertumbuhan badan dan otak. Dengan "Kentang" kita dapat mengkonsumsi Vitamin C secara mudah. Karena vitamin C didalam "Kentang" tidak hilang setelah masak karena dikelilingi oleh sari pati. Walaupun kalorinya cukup rendah, "Kentang" dapat menyebabkan kegemukan Karena adanya Glycemic Index.
  • "Kentang" mempunyai "khasiat" membuat mata yang lelah kembali bersinar serta dapat menghilangkan bengkak pada mata. Parutlah "Kentang" lalu masukkan ke dalam kain tipis yang bersih ( kain kasa atau kain mori) dan kompreskan ke kelopak mata.
  • "Kentang" juga ber"khasiat" untuk mengatasi stres. "Kentang" kaya akan vitamin B6, zat yang diperlukan dalam pembaharuan sel dalam menghilangkan stres pikiran dan tubuh. "Kentang" membantu hormon adrenalin merespon stres dan membuat pikiran menjadi tenang kembali.
  • "Kentang" ber"manfaat" untuk mengatasi masalah kulit dan juga dapat melawan kanker prostat dan rahim dan melawan pembentukan kristal atau tumor.
Sumber:
1. www.facebook.com/.../manfaat-dan-khasiat-kentang/395154267204557
2. www.earlly.com/kandungan-gizi-dan-manfaat-kentang.html
3. www.ngikik.com/9-manfaat-kentang-bagi-kesehatan.html
4. klinikherbalxamthone.com/sayuran/khasiat-dan-manfaat-kentang/
5. kentangputer.blogspot.com


MusicPlaylistView Profile