Senin, 08 Agustus 2011

"Kesempurnaan Wudhu - Kunci Pintu Surga"

"Banyak diantara kita yang kurang sadar akan hakekat, bahwa setiap yang dituntut dalam Islam mempunyai hikmah tersendiri. Perintah ber"wudhu", contohnya. Pernahkah kita berpikir. mengapa kita mengambil "wudhu" sedemikian rupa?"

Diantara hikmah ber"wudhu", antara lain:

1. Ketika berkumur, berniatlah dengan, "Ya Allah, ampunilah dosa mulut dan lidahku ini". Karena kita terkadang banyak bercakap akan hal yang tidak bermanfaat.

2. Ketika membasuh muka, berniatlah dengan, "Ya Allah, putihkanlah mukaku di akhirat kelak, janganlah kau hitamkan mukaku ini." Karena ahli "surga" mukanya putih berseri-seri.

3. Ketika membasuh tangan kanan, berniatlah dengan, "Ya Allah, berikanlah hisab-hisabku di tangan kananku ini". Karena ahli "surga" diberikan hisab-hisabnya di tangan kanan.

4. Ketika membasuh tangan kiri, berniatlah dengan, "Ya Allah, janganlah kau berikan hisab-hisabku di tangan kiriku ini". Karena ahli neraka diberikan hisab-hisabnya di tangan kiri.

5. Ketika membasuh kepala, berniatlah dengan, "Ya Allah, lindungilah aku dari terik matahari di Padang Maksyar dengan Arsy-Mu". Karena panas di Padang Maksyar dikisahkan matahari hanya sejengkal di atas kepala.

6. Ketika membasuh telinga, berniatlah dengan, "Ya Allah, ampunilah dosa telingaku ini." Karena terkadang kita sering mendengar hal-hal yang buruk diantaranya mendengar orang mengumpat, memfitnah, atau lagu-lagu bernuansa maksiat.
7. Ketika membasuh kaki kanan, berniatlah dengan. "Ya Allah, permudahkanlah aku melintasi titian Siratul Mustaqim". Karena ahli "surga" melintasi titian dengan mudah sekali.

8. Ketika membasuh kaki kiri, berniatlah dengan, "Ya Allah, bawalah kaki kiriku pergi ke masjid-masjid, surau-surau dan bukan tempat-tempat maksiat". Karena Qadha dan Qadhar kita di tangan Allah.
(Sumber: Majalah Al-Falah Edisi 277, April 2011).

Menurut sebuah Hadits, bahwa kesempurnaan "wudhu" adalah merupakan "Kunci Pintu Surga". Imam Muslim meriwayatkan dari Umar bin Khaththab ra. bahwasanya Rasulullah Muhammad saw. bersabda: "Siapa saja diantara kalian yang ber"wudhu" kemudian menyempurnakan "wudhu"nya lalu membaca Asyhadu alla illaha illallah, wahdahu laa syaarikalah, wa asyhadu anna Muhammadan 'abduhuu wa Rasuluh (Abu Daud menambahkan Allahummaj 'alnii minat tawaabiin, waj'alni minal mutathobhiriin 'Ya Allah, jadikanlah aku termasuk orang-orang yang bertobat dan jadikanlah aku termasuk orang-orang yang bersih') melainkan dibukakan baginya "pintu"-"pintu surga" yang berjumlah delapan dan ia masuk dari mana saja ia sukai. 
(Sumber: Majalah Al-Falah Edisi 278, Mei 2011).

0 komentar: