Minggu, 27 Juni 2010

"WISATA TIRTA --- PEMANDIAN, AIR TERJUN DAN WADUK DI YOGYAKARTA"

"Yogyakarta memang kota wisata yang sangat beraneka ragam jenisnya. Wisata Tirta pun juga tersedia , yaitu "Pemandian" dan "Air Terjun" serta "Waduk" banyak dikunjungi oleh wisatawan."



"Pemandian" di Yogyakarta yang dapat dikunjungi antara lain adalah:


1. "PEMANDIAN" PENGGING.

Lokasi "Pemandian" Umbul Pengging ini di Desa Dukuh Kecamatan Banyudono. Pada jaman dahulu hanya digunakan mandi untuk Raja-raja dan kerabatnya dari Kasunanan Surakarta. Sekarang sering digunakan Ritual Kungkum para peziarah terutama pada malam Jum'at.


2. "PEMANDIAN" "AIR" PANAS KRAKAL.

"Pemandian" "Air" Panas Krakal ini adalah obyek wisata alami yang berupa mata "air" panas yang bukan pada kawasan vulkano, yaitu di Krakal. "Air" panas dengan suhu 39 derajat Celsius - 42 derajat Celsius, 86 derajat Fahrenheit - 104 derajat Fahrenheit, mengandung sulfur. Digunakan oleh masyarakat untuk mandi kebugaran dan penyembuhan berbagai penyakit kulit dan reumatik.


3. SUMBER "AIR" INGAS.

Sumber "Air" Ingas merupakan obyek wisata dengan kawasan kurang lebih 10 Ha yang terbentang luas di sepanjang pinggiran Kalipusur dengan suasana panorama alamnya yang sejuk dan indah serta rindangnya pepohonan yang besar sangat cocok untuk kegiatan olah raga out bond, training serta microhidro.


4. "PEMANDIAN" JOLOTUNDO.

"Pemandian" Jolotundo ini berlokasi di Desa Jambeyan Kecamatan Karanganom kurang lebih 8 km arah Utara Kota Klaten. Pada jaman dahulu, konon ada seorang Demang yang mempunyai seorang putri bernama Roro Amis, mempunyai penyakit kulit yang berbau amis yang suka berenang dan akhirnya jatuh ke umbul, kakinya tertusuk keong kecil kemudian sakitnya sembuh.


5. "PEMANDIAN" CLERENG.

"Pemandian" ini mata "air"nya dipercaya membuat awet muda, bertuah keselamatan, keberhasilan dan ketentraman. Dekat mata "air" ini terdapat petilasan Sunan Kalijaga dan makam Kyai Pakujati. Perjalanan Yogyakarta - Wates - Clereng sekitar 30 km ke arah Utara.


6. "PEMANDIAN" CANDI UMBUL.

"Pemandian" ini berlokasi di Dusun Candi Umbul Desa Kartoharjo Kecamatan Grabag. "Pemandian" ini merupakan obyek wisata peninggalan Dinasti Syailendra. Sampai saat ini masih dipercaya dapat membuat seseorang tambah cantik apabila berendam di tempat tersebut, karena "air"nya mengandung zat Saprophyl.


7. KOLAM RENANG ARTA TIRTA.

Kolam renang dengan lintasan standart Olimpiade terletak di kaki bukit Geger Menjangan. Menawarkan wisata olah raga, berlokasi di jalan Magelang Kabupaten Purworejo, dari kota Purworejo 1 km arah Utara.


8. TAMAN REKREASI PIKATAN INDAH.

Kawasan Pikatan Indah Temanggung cukup strstegis sebagai tempat rekreasi. Jarak tempuh dari kota Temanggung hanya 4 km ke arah Selatan. Suasana yang sejuk, tenang dengan panorama alam yang memikat membuat wisatawan dapat berekreasi dengan santai dan nyaman. Kolam renang Pikatan Indah dengan "air" yang jernih, bersih dan alami, membuat wisatawan semakin terpesona.


9. TAMAN REKREASI KARTINI.

Taman Kartini dengan obyek utama Kolam Renang Tirto Asri terletak bagian Timur kota Temanggung. Suasananya cukup menyenangkan didukung fasilitas seperti kolam renang, rumah makan, pujasera, arena bermain anak serta tempat wisata olah raga seperti Tennis, Bola Basket, Volly dan Sepak Bola. Kawasan ini menjadi pusat hiburan masyarakat secara periodik diselenggarakan pentas hiburan, Gebyar Pekan Syawalan juga diselenggarakan selama 7 hari dalam rangka perayaan Idul Fitri dimulai hari kedua. Kawasan ini juga merupakan tempat singgah yang nyaman bagi mereka yang melakukan perjalanan, baik angkutan umum, travel antar kota maupun pribadi.


10. JUMPRIT - "AIR" SUCI WAISAK.

Jumprit merupakan obyek wisata mata "air" dan spiritual dengan panorama alam pegunungan dan bumi perkemahan berhawa sejuk. Lokasinya cukup strategis di sebelah Barat Kecamatan Ngadirejo sekitar 26 km dari kota Temanggung. Dapat dikemas dalam perjalanan Borobudur - Dieng. "Air" Jumprit juga digunakan sebagai "Air" Berkah untuk upacara Tri Suci Waisak setiap tahunnya. Obyek wisata ini erat hubungannya dengan legenda Kyai Nujum Majapahit. Di dekat mata "air" peziarah melakukan meditasi dilanjutkan dengan mandi kungkum, membuang celana dalam dan BH sebagai perlambang membuang sial, Di daerah sekitar juga terdapat fauna kera yang ramah dengan pengunjung.


11. KALIANGET.

"Pemandian" "air" panas alami yang mengandung kadar asam sulfat cukup tinggi. Berkhasiat untuk menyembuhkan penyakit kulit. "Pemandian" Kalianget ini berlokasi di jalan Dieng Km 3 ke arah Utara dari Kota Wonosobo. Fasilitas rekreasi dan olah raga yang dimiliki adalah Lapangan Tennis, Gelanggang Renang dan Arena bermain anak-anak.


12. GELANGGANG RENANG MANGLI.

"Pemandian" alami dengan "air" berlimpah dan jernih. Berlokasi di Kelurahan Kejiwan 1 km sebelah Barat Kota Wonosobo.


13. TAMANSARI.

Tamansari berlokasi sekitar 1 km sebelah Selatan Keraton Yogyakarta. Tamansari adalah sebuah kompleks taman yang dibangun oleh Sultan Hamengku Buwana I dan dipergunakan sebagai tempat rekreasi Sultan dan Keluarganya sampai masa Pemerintahan Sultan Hamengku Buwana III. Tamansari memiliki banyak fasilitas diantaranya kolam "pemandian", laut dan pulau buatan, masjid terapung, dan pelabuhan buatan. Saat ini fassilitas tersebut hanya tinggal reruntuhan.


14. TAMAN RIA BALEKAMBANG.

Lokasi tempat rekreasi keluarga ini di tengah Kota Tawangmangu dengan luas areal 3,5 Ha. Taman Ria ini memiliki fasilitas wisata antara lain Kolam renang, lapangan tennis, arena bermain, menara pandang, gedung pertemuan, galeri lukisan dan kerajinan, warung makan serta pusat penjualan buah dan sayuran.


15. SAPTA TIRTA PABLENGAN.

Sapta Tirta Pablengan ini merupakan "pemandian" bersejarah peninggalan masa kerajaan Mangkunegaran. Bangunan yang paling sakral adalah "pemandian" terbuka yang bernama 'Keputren' (tempat mandi para putri) yang memiliki 6 kamar ternuka. "Pemandian " Sapta Tirta Pablengan ini ramai dikunjungi peziarah yang akan melakukan hajat tradisi ke makam Raja-raja maupun tempat petilasan leluhur di gunung Lawu. Keajaiban yang ada yakni 7 sumber mata "air" yang letaknya sangat berdekatan tetapi memiliki cita rasa dan manfaat yang berbeda. Ketujuh sumber mata "air" ini adalah:

a. Sumber "air" Bleng ("air"nya untuk pembuatan karak);
b. Hangat (dapat mengobati penyakit kulit);
c. Hidup ("air"nya bergolak untuk membasuh muka agar awet muda);
d. Mati ("air"nya tidak berkurang dan tidak pernah berlebih);
e. Soda (cita rasa "air" soda alami);
f. Urus-urus ("air"nya apabila diminum dapat mengakibatkan diare); dan
g. Kesaktian ("air"nya dipercaya dapat membuat kebal terhadap senjata tajam).

Tempat ini memiliki fasilitas area parkir, pendapa, taman, panggung terbuka, "pemandian" "air" panas, mushola, kios dan gazebo. Tempat ini dapat dijangkau dengan bus jurusan Solo-Matesih.


16. GOA JATIJAJAR.

Di goa ini terdapat diorama yang menceritakan tentang Legenda Raden Kamandaka. Di dalamnya terdapat empat sendang yang diyakini "air"nya dapat membuat awet muda. Kegiatan Cave Diving dapat dilakukan di sendang Jombor. Jarak tempuh dari Gombong 21 km sedangkan dari Kebumen 42 km ke arah Barat Daya.


Selain obyek wisata berupa "pemandian" di atas, di Yogyakarta juga memiliki obyek wisata "Air Terjun" yang memiliki pemandangan yang sangat indah. "Air Terjun" itu antara lain:

1. "AIR TERJUN" KEDUNG KAYANG.

"Air Terjun" ini berlokasi di Jalur Blabak Boyolali dengan ketinggian kurang lebih 40 m di lereng Gunung Merapi. Tepatnya di Desa Wonotelo Kecamatan Sawangan kurang lebih 19 km dari Blabak.


2. "AIR TERJUN" JEKETRO.

"Air Terjun" ini berlokasi di Desa Jeketro Kecamatan Kaligesing sekitar 7 km arah Timur dari Kota Purworejo. "Air"nya jernih dengan hembusan angin bagai salju dan panorama alami dengan udara yang sejuk membuat para wisatawan kerasan, santai dan nyaman.


3. CURUG SURODIPO.

Curug Surodipo ini merupakan potensi obyek wisata "air terjun" yang masih perawan dan alami. "Air terjun" ini menjadi saksi bisu kilasan sejarah perjuangan Pangeran Diponegoro ketika membuat strstegi gerilya melawan Belanda. Namanya Curug Surodipo dikenal pula dengan sebutan Curug Trocoh. Lokasi Curug ini di Desa Tawangsari Kecamatan Wonoboyo berjarak 30 km arah Timur Laut dari Kota Temanggung. Untuk mencapai lokasi ini membutuhkan tenaga ekstra sebab harus melewati bebukitan di ladang penduduk. Kawasan ini berhawa sejuk dengan panorama alam pedesaan dan suasana mengesankan dengan hembusan angin bukit. Curug Surodipo memiliki keistimewaan, yaitu ada 5 terjunan bertingkat. Di sekitarnya terdapat bebatuan alam tempat bersantai menikmati indahnya "air terjun" yang terjal tersebut.


4. CURUG LAWE.

Curug Lawe ini berlokasi di Desa Muncar Kecamatan Gemawang Kabupaten Temanggung. Sekitar Curug Lawe ini memiliki panorama alam yang sangat memikat. Perjalanan menuju lokasi ini cukup lancar dengan jarak tempuh sekitar 26 km dari Kota Temanggung ke arah Utara. Jatuhnya "air" dari tebing curam itu bagaikan benang-benang putih yang dalam bahasa Jawa disebut 'Lawe'. Apabila sedang musim, di sekitar obyek wisata ini juga ada tanaman buah alam yang dikenal dengan nama buah 'Cendul' dapat dipetik secara gratis sebagai pelepas dahaga. Kendaraan dapat diparkir dititipkan di halaman rumah penduduk, kemudian berjalan menyusuri jalan setapak menuju lokasi. Bagi yang suka petualangan maka obyek wisata ini cukup menarik. Di dekat grojogan curug juga ada mata "air" yang dapat dimanfaatkan untuk obat sakit kulit.


5. "AIR TERJUN" JUMOG.

"Air Terjun" Jumog ini setinggi 40 m berlokasi di sebelah Selatan Candi Sukuh Desa Berjo Kecamatan Ngargoyoso. Obyek wisata ini termasuk relatif baru, memiliki panorama alam yang sangat indah. Obyek wisata ini memiliki fasilitas antara lain arena permainan anak lengkap dengan kolam renang, gazebo, rest area, rumah makan dan panggung hiburan. Terdapat akomodasi sebuah cottage dan beberapa home stay. Untuk mencapai obyek wisata Jumog ini dapat ditempuh dengan bus jurusan Solo - Karangpandan, dilanjutkan dengan angkutan lokal.


6. "AIR TERJUN" GROJOGAN SEWU.

"Air Terjun" Grojogan Sewu ini merupakan "Air Terjun" tertinggi dan tertua di Jwa. "Air Terjun" ini berlokasi di Tawangmangu kurang lebih 44 km Timur Kota Solo, terletak di tengah hutan lindung yang sangat luas dan sejuk lengkap dengan fasilitas wisata seperti kolam renang, taman rekreasi, arena perkemahan, warung makan, dan kios souvenir. Untuk mencapai lokasi "air terjun" harus melalui jalan setapak di sela-sela hutan yang dihuni satwa kera. Tempat ini memiliki fasilitas akomodasi hotel berbintang maupun melati, pondok wisata serta sejumlah restaurant, pusat cinderamata, pusat buah dan sayuran produk daerah. Bagi wisatawan yang senang berpetualang dapat menikmati kawasan Wisata Tawangmangu lainnya dengan berkuda. Untuk mencapai obyek wisata Tawangmangu dapat ditempuh dengan bus reguler Solo - Tawangmangu, diteruskan dengan angkutan wisata lokal.


Disamping wisata "air" "pemandian" dan "air terjun", Yogyakarta juga memiliki obyek wisata "waduk" yang dapat dikunjungi oleh wisatawan. Beberapa "waduk" itu antara lain:

1. "WADUK" BADE.

"Waduk" Bade ini berlokasi di Kecamatan Klego Kabupaten Boyolali. "Waduk" ini sebagai sarana irigasi bagi pertanian di sekitar "waduk" dan perikanan bagi masyarakat sekitar dengan panorama pedesaan yang indah dan menjanjikan kesejukan suasana dari obyek wisata ini. Tempat ini tersedia fasilitas Rumah Makan Lesehan Wisata "Air" Pancingan.


2. "WADUK" CENGKLIK.

"Waduk" Cengklik ini berlokasi di Desa Ngangorejo Kecamatan Ngemplak sekitar 20 km ke arah Timur Laut Kota Boyolali. "Waduk" ini dibangun pada jaman Belanda, berdekatan dengan Bandara Adi Sumarmo, Asrama Haji Donohudan, Monumen POPDA dan Lapangan Golf. Tempat ini memiliki fasilitas berupa Wisata "Air" Pemancingan, Rumah Makan Lesehan.


3. "WADUK" KEDUNGOMBO.

Lokasi "waduk" Kedungombo ini di Desa Wonoharjo Kecamatan Kemusu sekitar 50 km ke arah Utara Kota Boyolali. Lokasi ini juga merupakan arena rekreasi hutan dan "air" yang nyaman. Fasilitas yang ada antara lain Bumi Perkemahan, Hutan Wisata, Tempat Pemancingan, Rumah Makan Apung dan Wisata "Air".


4. "WADUK" WADAS LINTANG DAN SEMPOR.

"Waduk" Wadas Lintang dan Sempor ini merupakan "waduk" buatan untuk sarana pertanian, yang dimanfaatkan pula untuk olah raga "air", memancing dan usaha perikanan. Lokasi "waduk" Wadas Lintang ini sekitar 35 km Timur Laut Kebumen. Sedangkan "Waduk" Sempor berlokasi di Kecamatan Sempor sekitar 5 km sebelah Utara Kota Gombong. Pemerintah Daerah Kabupaten Kebumen sangat mengharapkan masuknya investor yang mau membangun Usaha Kepariwisataan di sekitar kedua "waduk" tersebut.


5. JOMBOR PERMAI.

Suasana pemandangan "waduk" yang dilatar belakangi Pegunungan Kapur. Di lokasi ini banyak Rumah Makan Apung yang menyediakan special Ikan "Air" Tawar, kurang lebih 7 km arah sebelum Kota Klaten di Desa Krakitan Kecamatan Bayat.


Itulah tadi Wisata Tirta("Air") yang terdiri dari "Pemandian", "Air Terjun" dan "Waduk" yang ada di Yogyakarta yang dapat kita kunjungi kalu kita berwisata ke Kota Yogyakarta.

0 komentar: