Rabu, 23 Juni 2010

"MEMELIHARA KEBERSIHAN DAN KESEHATAN RUMAH"

"Rumah"ku adalah surgaku --- Untuk mewujudkan itu kita harus selalu memelihara ke"bersih"an dan ke"sehat"an "rumah" kita masing-masing."



Hal-hal yang harus kita lakukan supaya "rumah" kita selalu terpelihara ke"bersih"an dan ke"sehat"annya antara lain adalah:


1. MEMPERBAIKI SEGERA APABILA TERJADI KEBOCORAN PADA ATAP.

Atap adalah bagian bangunan "rumah" paling atas, yang terutama melindungi kita dari sengatan matahari dan curahan air hujan. Kebocoran dapat terjadi karena penutup atap pecah, lapuk atau bergeser dari tempatnya. Apabila terjadi kebocoran, air hujan dapat masuk ke dalam "rumah" sehingga mengakibatkan:

a. Langit-langit dan kerangka pendukungnya rapuh dan rusak.

b. Korsleting pada kabel listrik yang terbuka kemungkinan dapat menimbulkan kebakaran.

c. Warna cat/plitur perabotan "rumah" tangga menjadi pudar.

d. Lantai menjadi becek/licin.


2. MEM"BERSIH"KAN LANGIT-LANGIT DAN KOLONG-KOLONG SECARA BERKALA.

Sarang laba-laba, debu, dan kotoran-kotoran yang lembut dapat mengumpul di langit-langit dan kolong-kolong yang mungkin sulit dijangkau oleh alat pem"bersih" sehari-hari. Supaya udara dalam ruangan tetap "bersih", segar dan "sehat", maka kita perlu mem"bersih"kan langit-langit dan kolong-kolong secara berkala.


3. USAHAKAN DINDING SELALU "BERSIH", SEHINGGA SUASANA RUANGAN MENJADI NYAMAN.

Dinding yang berfungsi sebagai pembatas ruangan dapat dibuat dari bambu, kayu maupun pasangan batu bata. Supaya lebih awet, permukaan dinding harus secara berkala kita cat atau diberi lapisan lain yang dapat melindungi dinding dari kelapukan. Cat atau lapisan pelindung yang licin dapat membuat kita mudah dalam mem"bersih"kan dinding. Dinding yang "bersih" dengan warna-warna yang cerah akan memberi suasana ruangan menjadi lebih luas dan nyaman. Keindahan dapat dicapai dengan memberi hiasan/gambar secukupnya namun tetap tidak terlalu ramai dan tetap mudah di"bersih"kan dari debu.


4. USAHAKAN LANTAI "BERSIH", KERING DAN TIDAK BERDEBU.

Lantai dapat dibuat dari:
a. Tanah yang diratakan dan dipadatkan.
b. Pasangan batu bata, ubin dan plesteran.
c. Kayu, untuk "rumah" panggung.

Supaya lantai selalu "bersih", maka lantai:
a. Harus selalu disapu ataupun dipel.
b. Sekali-kali dapat diberi cairan pem"bersih" bakteri (karbol/kreolin) supaya lantai bebas dari bakteri/kuman.

Supaya lantai selalu kering, maka:
a. Kolong-kolong pada "rumah" panggung harus di"bersih"kan dari benda-benda yang dapat menimbulkan kelembaban.
b. Lantai tanah harus ditinggikan dari permukaan halaman.

Supaya tidak berdebu, percikkan air pada lantai yang kering, sebelum kita menyapunya.


5. FUNGSIKAN JENDELA DAN LUBANG ANGIN/LUBANG HAWA/VENTILASI SEBAGAI TEMPAT UNTUK PERGANTIAN UDARA SEGAR DAN MASUKNYA SINAR MATAHARI.

"Rumah" kita "sehat" apabila ruang-ruang:
a. Cukup tersedia udara segar.
b. Cukup sinar matahari pagi yang dapat membunuh kuman penyakit.

Udara segar dapat masuk sebanyak-banyaknya ke dalam ruangan dengan membuka jendela setiap hari, terutama pagi hari.

Usahakan sinar matahari pagi dapat masuk ke ruangan dengan menyingkirkan/memasukkan benda-benda yang menghalanginya.

Lubang-lubang angin yang terbuka terus menerus akan menjamin terjadinya pertukaran udara yang baik dan perlu diingat dengan memasang kawat/kain kasa, supaya nyamuk tidak dapat ikut masuk ruangan.


6. KAMAR TIDUR SECARA KHUSUS HARUS MEMENUHI SEMUA PERSYARATAN.

Kamar tidur adalah ruangan untuk beristirahat setelah melakukan kegiatan sepanjang hari. Langit-langit, dinding, lantai dalam kamar tidur harus dilengkapi sesuai dengan yang dipersyaratkan. Perabotan dalam kamar tidur harus diatur sedemikian rupa supaya tercipta suasana nyaman. Kasur, bantal dan selimut yang lembab harus dijemur secara berkala. Pakaian kotor jangan ditumpuk atau digantung karena dapat menyebarkan bau tak sedap, pengap dan menjadi sarang nyamuk atau serangga lain.


7. DAPUR YANG "BERSIH" MENJADIKAN MAKANAN YANG "SEHAT".

Dapur yang "bersih" dan nyaman terwujud karena:

a. Air bekas cucian dapat langsung disalurkan melalui saluran pembuangan yang lancar dan mudah di"bersih"kan.

b. Sampah dikumpulkan pada keranjang atau tempat sampah yang tertutup.

c. Asap segera dikeluarkan melalui cerobong atau bukaan pada atap.

d. Udara segar/"bersih" cukup tersedia dengan membuka lubang ventilasi yang berhubungan dengan ruang luar.

e. Perabotan dapur disusun sedemikian rupa sehingga mudah di"bersih"kan dan nyaman untuk dimanfaatkan.

f. Dinding yang licin mudah di"bersih"kan dan harus cukup mendapat penerangan.


Beberapa hal yang perlu mendapat perhatian:

a. Kompor atau tungku supaya dijauhkan dari dinding atau benda-benda yang mudah terbakar.

b. Dinding kayu/bambu supaya dilindungi dengan bahan tahan api supaya tidak mudah terbakar.

c. Pasir atau karung goni disediakan di dekat dapur sebagai alat penanggulangan pertama dalam memadamkan apabila terjadi kebakaran.


8. KAMAR MANDI DAN KAKUS YANG "BERSIH", CERMIN DARI KE"SEHAT"AN KELUARGA.

Bau tidak sedap dapat dihindarkan dengan:

a. Menyiram kotoran pada leher angsa (kakus) sampai tidak ada yang tertinggal.

b. Mem"bersih"kan saluran pembuangan sehingga air mengalir dengan lancar.

c. Mem"bersih"kan lantai sehingga tidak ditumbuhi lumut/jamur yang dapat menahan air dan kotoran.

d. Menyiram/mem"bersih"kan lantai dengan karbol/kreolin yang cukup sedap baunya secara berkala.


Bak mandi dijaga ke"bersih"annya dengan:

a. Mengganti air dalam bak mandi secara berkala untuk memusnahkan jentik-jentik nyamuk atau kuman lainnya.

b. Mem"bersih"kan/menyikat dinding bak untuk mencegah tumbuhnya lumut/jamur yang kotor.

c. Menambal bagian permukaan lantai yang rusak sehingga permukaan rata.


Hal-hal yang perlu diperhatikan adalah:

a. Lantai berlumut sangat licin sehingga membahayakan pemakai kamar mandi.

b. Permukaan dinding kamar mandi harus kedap air sehingga tidak membuat lembab ruang di sebelahnya.

c. Ventilasi yang kurang baik akan menjadikan ruang di sebelahnya menjadi lembab.


9. HALAMAN YANG HIJAU DAN RAPI MENINGKATKAN SEMANGAT KELUARGA.

Halaman yang hijau diperoleh dari tanaman-tanaman yang terawat dengan baik. Tanaman yang terawat dapat memberi manfaat bagi kita seperti:

a. Buah, daun, bunga (dapat dimakan, sebagai obat, atau indah untuk dipandang).

b. Kerimbunan dapat menjadikan suasana teduh.

Halaman yang rapi dapat menciptakan keluarga yang harmonis.

Rawatlah halaman dengan:

a. Menyiram tanaman minimal 1 kali dalam sehari.

b. Pangkas tanaman yang sudah terlalu rimbun.

c. "Bersih"kan halaman dari kotoran-kotoran.

d. Jagalah saluran-saluran supaya tidak terjadi genangan air.

e. Jangan menutup seluruh halaman dengan perkerasan (semen) supaya memberi kesempatan tanah menyerap air sehingga tidak kekeringan.

Merawat halaman bersama keluarga dirasakan ringan tetapi memperoleh manfaat yang besar.


10. PENGELOLAAN SAMPAH DENGAN BENAR, MENJANJIKAN SUASANA MENJADI "SEHAT" DAN SEDAP.

Mengelola sampah:

a. Mencegah supaya sampah tidak terlalu banyak di sekitar kita dengan cara:
1). Selalu membawa tas bila berbelanja supaya tidak membawa pulang pembungkus plastik terlalu banyak.
2). Kurangi penggunaan barang dari plastik dan jangan sekali pakai terus buang.
3). Dan lain-lain.

b. Menyediakan tempat penampungan sampah yang sementara yang kedap air, kedap bau, dan tidak mudah dimasuki binatang-binatang (bak sampah keluarga dan bak sampah lingkungan yang tertutup).

c. Membuang sampah ke tempat pembuangan akhir (dapat berupa tempat penimbunan sampah kota, pembakaran, atau lubang yang dapat ditimbun).


Hal yang perlu diingat:

a. Sampah plastik tidak dapat membusuk dan menyatu dengan tanah.

b. Sampah-sampah yang dapat membusuk juga dapat mencemari air di sekitar penimbunan dan menimbulkan bau yang tajam tidak sedap.


11. SALURAN PEMBUANGAN AIR HUJAN DAN AIR LIMBAH.

a. Saluran pembuangan air hujan dan air limbah lingkungan perlu diperhatikan fungsinya.

b. Saluran pembuangan air hujan dan air limbah sebaiknya dijaga supaya tidak tersumbat.

c. Saluran pembuangan air hujan dan air limbah tersebut bukan merupakan tempat pembuangan sampah karena akan mengakibatkan air tidak mengalir dengan lancar sehingga dapat menyebabkan tergenangnya air dan menyebarkan bau yang tidak sedap.


12. JALAN LINGKUNGAN/SETAPAK.

a. Merawat jalan lingkungan/setapak bersama-sama dengan warga setempat.

b. Menciptakan lingkungan yang nyaman dan asri misalnya dengan menanam pohon di tepi jalan lingkungan/setapak.


Dengan melakukan kegiatan-kegiatan di atas Insya'Allah akan dapat kita wujudkan "rumah" yang "bersih" dan "sehat"; Sehingga kita dan anggota keluarga kita akan merasa betah tinggal di "rumah". "Rumah" bagaikan surga seperti yang kita impilan akan terwujud.

0 komentar: