Jumat, 10 Juli 2015

"SUSUNAN ACARA HUT RI (TUJUH BELASAN)"

"Setiap tahun bangsa Indonesia memperingati Hari Ulang Tahun Republik Indonesia ("HUT RI") atau yang lebih dikenal dengan Tujuh Belasan".


Pada tanggal 16 Agustus malam ini biasanya diadakan acara tirakatan 17 Agustus mulai dari tingkat Pusat sampai dengan tingkat RT.  Jauh-jauh hari perlu dipersiapkan susunan acara agar acara tersebut dapat berjalan dengan lancar.
 
Berikut salah satu contoh susunan acara malam 17 Agustus 2015, yang direncanakan akan diadakan pada tanggal 16 Agustus 2015:  

Bismillahirahmanirahiim 
Assalamualaikum Wr.Wb 

Yang Terhormat Ketua RT .. RW ... Bpk....... beserta keluarga,
Yang Terhormat Bapak/Ibu Pengurus RT dan Pengurus PKK RT ... RW ...,
Yang Terhormat Bapak/Ibu Warga RT ... RW ....
dan Adik-adik yang kami banggakan. 
Pada hari yang berbahagia ini kita masih  diberi kenikmatan, sehingga kita dapat bertemu bersilaturahmi, khususnya dalam acara malam tirakatan "HUT" Kemerdekaan negara kita tercinta Indonesia.
 
Kehadiran kita saat ini tak lain hanya mengharap keridhaan Allah SWT dan menambah kekuatan iman dan ketaqwan kita semua Aamiin YRA...... dan mempererat tali silaturahmi antar warga RT ... RW ...
Tak lupa solawat dan salam kita limpahkan kepada junjungan besar Nabi Muhammad SAW, pada keluarganya, dan  pada sahabatnya. Mudah-mudahan kita sebagai umatnya mendapat safa’atnya di akhirul zaman. Aamiin YRA......
Dan meskipun agak terlambat, mumpung masih di hari yang fitri ini kami mengucapkan Selamat Idul Fitri 1435 H, Minal Aidzin Wal Faidzin mohon maaf lahir dan batin. Dalam kita bergaul sebagai sesama warga tentunya, barangkali ada kesalahan baik yang sengaja maupun tidak, mohon saling kita maafkan. Semoga amal dan ibadah kita diterima Allah SWT.

Sebelum acara kita mulai, terlebih dahulu  akan kami bacakan susunan acara pada malam hari ini: 

1. PEMBUKAAN
2. MENYANYIKAN LAGU INDONESIA RAYA DAN 17 AGUSTUS 1945
3. MENGHENINGKAN CIPTA
4. SAMBUTAN KETUA RT ... RW ....
5. SAMBUTAN DR SESEPUH WARGA RT ... TENTANG SEJARAH KEMERDEKAAN. 
6. PEMBACAAN DO'A 
7. POTONG TUMPENG
8. PEMBAGIAN HADIAH UNTUK ANAK-ANAK
9. PENUTUP
10. ACARA SANTAI DAN RAMAH TAMAH

1. PEMBUKAAN
Acara pada malam hari ini marilah kita buka bersama-sama dengan bacaan Basmallah :
“ Bissmillahirahmannirahiim “ semoga dalam acara malam hari ini dapat berjalan lancar dari awal sampai selesai tanpa kurang suatu apapun.

2. MENYANYIKAN LAGU INDONESIA RAYA DAN 17 AGUSTUS 1945
Bapak Ibu yang kami hormati, Marilah kita berdiri sejenak untuk menyanyikan lagu Indonesia Raya dan dilanjutkan dengan lagu 17 Agustus 1945 untuk mengenang jasa para pahlawan indonesia yang telah gugur mendahului kita. Yang akan dipandu oleh Ibu........ waktu dan tempat kami persilahkan.
Bapak Ibu dan Adik-adik kami persilahkan untuk berdiri.

3. MENGHENINGKAN CIPTA
Selanjutnya Marilah kita mengheningkan cipta untuk mengenang jasa para pahlawan yang telah berjuang dalam rangka merebut kemerdekaan Negara kita tercinta ini......

Mengheningkan Cipta Mulai.......    Selesai......
Bapak-bapak, Ibu-ibu dan Adik-adik  kami persilahkan duduk kembali.

4. SAMBUTAN KETUA RT ... RW ....
Sambutan ketua RT ... RW ... Bpk ..., waktu dan tempat kami persilahkan.

Demikian telah kita dengarkan bersama sambutan Bpk.......... selaku ketua RT .... Dengan harapan kita sebagai penerus perjuangan bangsa dapat melanjutkan perjuangannya dengan cara melaksanakan  tugas dan kewajiban  kita sebagai warga negara Indonesia dengan sebaik-baiknya.

5. SAMBUTAN DARI SESEPUH WARGA RT ... TENTANG SEJARAH KEMERDEKAAN.

Acara selanjutnya adalah, sambutan dari sesepuh RT ..., Kepada Bp. …....waktu dan tempat kami persilahkan.

Terimakasih  kepada Bp......…. yang telah memberikan sambutan dan pesan perjuangan yang sangat luar biasa. Semoga sambutan tadi menambah kecintaan kita terhadap tanah air yang kita cintai serta menumbuhkan semangat dalam diri kita untuk berpartisipasi dalam membangun Negara tercinta ini.

6. PEMBACAAN DO'A
Untuk Pembacaan doa, kami mohon  Bpk............ untuk memimpin pembacaan do'a, supaya kita semua diberi keselamatan dan kesejahteraan dalam mengarungi kehidupan sebagai warga negara Indonesia yang baik. 
Kepada Bapak..... kami persilahkan......
 
7. POTONG TUMPENG
Pemotongan Tumpeng akan dilakukan oleh Bpk........ selaku ketua RT ... dan akan diberikan kepada generasi muda kita Adik…. Sebagai simbolis bahwa sebagai generasi muda siap melanjutkan perjuangan para pahlawan.

8. PEMBAGIAN HADIAH UNTUK ADIK-ADIK

9. PENUTUP
Acara demi acara telah kita lalui bersama. Tibalah acara yang terakhir yaitu Penutup. Marilah kita tutup acara ini dengan bacaan HAMDALAH bersama. Alhamdulillahirobbil Alamin.......
Tak lupa kami asampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh warga RT ....  yang telah membantu dan mendukung demi kelancaran acara Peringatan "HUT RI"  ke 70 pada malam hari ini.

Kami sebagai pembawa acara mohon maaf yang sebesar-besarnya apabila di dalam penyampaian kami terdapat kata-kata yang kurang berkenan di hati Bapak-Ibu dan adik-adik semua......
Teriring doa semoga kesejahteraan, keselamatan, dan barokah Allah senantiasa tercurah pada kita semua. Aamiin YRA.......
Akhir kata, bilahil taufik wal hidayah
Wassalamuala’ikum Wr.Wb .

10. ACARA SANTAI DAN RAMAH TAMAH
Acara santai dan Ramah Tamah, sambil bincang-bincang dan beramah-tamah kami persillahkan untuk menikmati hidangan yang teah disediakan......

Sabtu, 20 Juni 2015

"SUPAYA TIDAK TERASA LAPAR DAN HAUS PADA SAAT PUASA"

"Bulan "puasa" Ramadhan yang kini hadir kembali di Tahun 2015". 



Alhamdulillah masih diberi kesempatan untuk menikmati datangnya bulan yang suci  dan mulia, bulan penuh kasih dan keberkahan. setiap muslim mendambakan kehadiran salah satu dari dua belas bulan yang ada. karena bulan ini juga masuk dalam kategori bulan yang istimewa.

Ada beberapa tips menahan "lapar" dan "haus" pada saat "puasa" Ramadhan dan mudah-mudahan bermanfaat untuk anda yang saat ini sedang menjalankan ibadah "puasa".
1. NIAT BER"PUASA".

Niat adalah maksud dan kehendak yang tempatnya ada pada hati, bukan di lidah berdasarkan kesepakatan orang-orang yang berakal. Walaupun dia berniat dengan hatinya (tanpa memantapkannya dengan ucapan) maka niatnya sah. Niat adalah rukun ber"puasa" sebagaimana pada ibadah yang lainnya. NabiSAW.  bersabda, “Sesungguhnya setiap amalan itu (syah atau tidaknya) tergantung dengan niatnya dan setiap orang akan mendapatkan apa yang dia niatkan.” (HR.Al-Bukhari dan Muslim dari Umar bin Al-Khaththab).
Jadi Luruskan niat dan Ikhlas yang perlu diperhatikan agar "puasa" terasa nyaman adalah luruskan niat.
2. ATUR PORSI MAKAN.
Menambah porsi makan, tidak akan membuat Anda kenyang lebih lama hingga tiba waktu berbuka "puasa". Makan yang berlebihan akan membuat perut kekenyangan dan tidak nyaman. Porsi makan kita seharusnya dibagi secara seimbang pada jam makan tersebut sehingga pencernaan bekerja dengan baik dan tidak mudah "lapar". Sayangnya orang Indonesia lebih suka memperbanyak konsumsi makanan pada saat berbuka, sehingga selepas tarawih sudah malas makan. Kebiasaan buruk lain adalah malas makan ketika sahur sehingga asupan nutrisi cenderung sedikit. Pola makan seperti ini mengakibatkan mudah "lapar" di siang hari.
3. JANGAN MAKAN TERBURU-BURU.
Makan terlalu cepat bisa mengganggu kadar gula dalam darah dan membuat perut terasa cepat "lapar" beberapa jam setelah sahur. Hal ini karena saat makan dengan cepat, tubuh akan bekerja lebih keras agar nutrisi bisa terserap. Karena proses itulah, nutrisi yang didapatkan tubuh pun kurang sempurna dan akibatnya tubuh cepat lemas.
5. ERBANYAK MAKAN BUAH DAN SAYUR.
Cukupi kebutuhan vitamin dengan mengonsumsi buah dan sayur ketika sahur dan berbuka. Sayur dan buah-buahan akan memberikan banyak energi ketika Anda tidak makan selama ber"puasa". Makanlah mendekati waktu imsak agar lebih tahan selama ber"puasa". Tidak dianjurkan untuk tidur setelah sahur karena akan menghambat metabolisme dalam tubuh.

4. BERBUKA DENGAN YANG MANIS-MANIS.

Telah lama kita mendapatkan anjuran agar berbuka "puasa" dengan makanan atau minuman yang manis. Tujuannya yaitu agar segera menggantikan energi yang hilang setelah seharian ber"puasa". Konsumsi makanan manis secara langsung dan dilakukan dengan serentak saat berbuka "puasa" akan mengakibatkan kenaikan gula darah yang sangat cepat. Biasanya makanan/minuman manis mengandung gula sederhana yang membuat kadar gula darah cepat naik, namun cepat pula turunnya. dan ketika gula darah dengan cepat turun, tubuh akan terasa lemas. Oleh karena itu kalau langsung makan makanan yang manis dalam jumlah banyak bukannya menambah energi, tapi justru membuat tubuh menjadi lemas.
3. HINDARI MENGKONSUMSI KAFEIN.

Jangan meminum minuman yang mengandung cafein seperti kopi misalnya. karena pada pagi hari tenggorokan akan terasa kering. dan juga pada saat berkegiatan pada "puasa" Ramadan, jumlah asam lambung yang disaat normal berfungsi untuk membunuh bakteri akan berkurang. hal seperti inilah yang akan membuat otak memerintahkan lambung untuk memproduksi asam lambung lebih banyak dan bisa mengakibatkan mulas. Tentu hal seperti ini dapat mengganggu mereka yang memiliki gangguan pencernaan seperti mag atau asam lambung berlebih.
4. JANGAN MENUNGGU WAKTU BERBUKA "PUASA".

Jangan menunggu waktu buka puasa karena jika dipikirkan waktu itu akan terasa lama ibarat sehari seperti seminggu. Coba untuk mengalihkan pikiran kearah yang baik seperti menunggu waktu sholat tiba, dari Dzuhur ke Ashar, dari Ashar menunggu Magrib.
5. PERSIBUK DIRI DENGAN AKTIVITAS.

Persibuk diri dengan beraktivitas karena hal seperti ini bisa menghilangkan atau lebih tepatnya melupakan rasa "haus" dan "lapar" dan juga pada saat sedang beraktivitas jangan terus memikirkan rasa "lapar" dan "haus", enjoy saja.
6. HINDARI MAKAN DAN MINUM YANG MANIS SAAT SAHUR.

Dokter spesialis gizi klinik Fakultas Kedokteran Indonesia, Dr dr Fiastuti Witjaksono MSc, MS, Sp.GK mengatakan, agar "lapar" tak begitu terasa pada bulan "puasa" maka hindari makan dan minum yang manis saatsahur. Sebab makanan dan minuman yang manis membuat gula dalam darah cepat naik dan turun. Kondisi itu lah yang membuat rasa "lapar" timbul. "Yang perlu diperhatikan saat sahur adalah jangan makan dan minum yang manis. Karena yang manis membuat rasa "lapar" cepat bangkit," kata Fiastuti dalam acara Zespri Kampanyekan Makan Pagi Sehat dengan Buah Kiwi. Fiastuti menerangkan bahwa saat sahur yang perlu diperhatikan adalah terpenuhi kebutuhan air dalam tubuh. Saat sahur disarankan minum air putih sebanyak tiga gelas. Hindari minum kopi, karena membuat buang air kecil jadi banyak.

7. TIDAK BEROLAHRAGA SEHABIS SHALAT SUBUH.

Dr. dr. Fiastuti menuturkan untuk menjaga tubuh tetap prima saat ber"puasa" maka sehabis shalat subuh tidak berolahraga. Keluarnya cairan tubuh berupa keringat saat berolahraga membuat kebutuhan air dalam tubuh berkurang dan dapat menimbulkan dehidrasi. Oleh karena itu olahraga lebih baik dilakukan menjelang buka "puasa" atau pada malam hari. "Pada siang hari di luar ruangan jangan beraktivitas banyak. Sebab tubuh akan berkeringat. Cairan tubuh berkurang maka tubuh pun akan lemas. Jika lemas ibadah pun akan terganggu," ujarnya.

8. PERHATIKAN SUHU UDARA DI TEMPAT KERJA.

Suhu udara juga mempengaruhi rasa "lapar". Suhu tempat kerja yang baik dan netral adalah suhu kamar (250). Kalau tempat kerja dalam ruangan ber-AC mungkin tidak masalah, lain halnya jika kita bekerja di luar ruangan. Ruangan atau lingkungan yang terlalu dingin, akan membuat tubuh kita terasa cepat "lapar", karena sebagian energi digunakan untuk mempertahankan suhu
tubuh tetap seimbang. Jika suhu ruangan atau lingkungan terlalu panas, maka akan menguras simpanan air dalam bentuk keringat, sehingga kita merasa ke"haus"an. Yang perlu dimanipulasi dalam hal ini adalah waktu dan bentuk pekerjaan kita. Mungkin pekerjaan yang lebih berat di luar ruangan dikerjakan lebih awal sebelum sinar matahari menyengat. 


9. HINDARI STRESS. 

Stress juga mempengaruhi kondisi "lapar". Jika tubuh kita sedang stress, maka proses metabolismenya terganggu. Bisa saja rasa "lapar" langsung hilang, ataupun rasa "lapar" tidak tertahankan lagi. Pikiran sehat, tenang, sabar mungkin akan membantu anda.
 
Demikianlah tips dan trik jitu cara mengatasi supaya tidak terasa "haus" dan "lapar" pada saat "puasa""Puasa" harus diawali dengan niat dan bukan karena paksaan seperti dipaksa orang tua misalnya. "Puasa" bukan sekedar menahan "lapar" dan "haus" saja tanpa adanya niat melakukannya karena Allah. dan bukan karena ingin mendapatkan hadiah atau balasan! Semoga setelah membaca artikel ini anda mendapat keberkahan. Semoga bermanfaat.
Sumber:
1. cara-terindah.blogspot.com › Idul Fitri › Ramadhan
2. laely.widjajati.facebook/Add-a-description
3. m.tribunnews.com › Ramadan › Ramadan Sehat
4. Ficky Andreari.facebook/belajar-bikin-comic 
5. https://www.facebook.com/.../posts/40161020323594...
6.  laely.widjajati.facebook/Add-a-description 2
7. https://www.islampos.com/tips-agar-tidak-lemas-saat-b...
8. laely.widjajati.facebook/Add-a-description 3

Senin, 01 Juni 2015

"SIFAT DAN CIRI BATU AKIK"

"Batu Akik" atau gemstone merupakan "batu" yang ditemukan di alam yang karena sifat-sifatnya yang khas memiliki nilai tertentu". 

 
Saat ini perhiasan khususnya cincin yang dihiasi dengan "Batu Akik" sedang menjadi salah satu trend di kalangan masyarakat. Jika dulu hanya orang tua yang memakai dan mengoleksi "Batu Akik", kini anak muda pun sudah mulai gemar mengoleksi jenis "batu" mulia yang satu ini. Selain sebagai koleksi, "Batu Akik" ini juga bisa dijadikan sebagai investasi dan dijual kembali dengan harga yang lebih mahal. "Batu Akik" biasa digunakan untuk perhiasan, seperti cincin, mata kalung dan lainnya. Untuk memiliki nilai, "Batu Akik" harus dibentuk, diasah dan dipoles hingga licin dan mengkilat

"Batu Akik" juga dikenal sebagai "batu" cincin atau "batu" mulia memang saat ini tengah menjadi trend dan begitu popular di masyarakat.  Keindahan serta keunikannya seakan-akan telah menjadi magnet yang memiliki daya pikat yang begitu besar kepada siapa saja yang melihatnya. Fenomena tersebut dapat dengan mudah disaksikan di setiap lapak-lapak penjual ""Batu Akik""  yang selalu ramai disambangi oleh para penggemar. Terlebih lagi disaat akhir pekan, lapak-lapak penjual ""Batu Akik""  tersebut begitu membludak oleh para pembeli untuk membeli maupun hanya sekedar melihat-lihat.

Jenis-jenis "Batu Akik" seperti jenis "batu" Jamal, sulaiman, cempaka madu, duri bulan, pandan, anggur, badar besi dan lain sebagainya bisa Anda dapatkan di berbagai lapak penjual ""Batu Akik"".

Keindahan "batu"-"batu" ini memang begitu memukau, terutama bagi para penghobi ataupun kolektor. Selain sebagai koleksi,
"Batu Akik" juga kerap dijadikan berbagai macam aksesoris, diantaranya seperti kalung, anting-anting, gelang atau cincin dengan jenis ikatan yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan, selera dan kemampuan finansial. Bahan-bahan ikatan "Batu Akik" biasanya bisa dari emas, perak, baja ataupun kuarsa (emas campuran 18 karat).

Harga "Batu Akik" memang sangat bervariasi, dari mulai "Batu Akik" yang bernilai puluhan ribu, ratusan ribu, jutaan hingga milyaran rupiah tergantung dari jenis dan juga kadar yang dikandungnya. Kegunaan "Batu Akik" sejatinya memang diperuntukkan sebagai penambah keindahan bagi pemakainya. Meskipun demikian tak jarang juga orang yang beranggapan jika "Batu Akik" memiliki aura bagi yang memakainya. Masyarakat meyakininya bahwa sebagian dari "batu" dan permata memiliki energi yang banyak dan bermanfaat?

Mahalnya batu mulia (
"Batu Akik") memang telah menjadi ladang bisnis yang menggiurkan. Terlebih lagi bisnis ini tak pernah sepi dari peminatnya. Memang banyak penjual "Batu Akik" yang hanya menjual "batu"-"batu" asli, namun tak sedikit juga oknum yang memanfaatkan tren "Batu Akik" ini untuk mencari keuntungan dengan cara melakukan penipuan kepada konsumennya.

CIRI-CIRI "BATU AKIK" ASLI:


1. "Batu Akik" memiliki unsur dingin, oleh karenanya jika ditempelkan ke kulit maka akan terasa dingin dan terasa sejuk.

2. Tidak rusak, meleleh atau berubah tekstur jika disulut dengan bara api atau dibakar.

3. Jika dibakar "Batu Akik" akan terasa panas, namun akan langsung dingin kembali dalam hitungan detik. Ini adalah sifat khas "Batu Akik" yang memiliki unsur dingin sesaat setelah dipanaskan.

4. "Batu Akik" atau "batu" cincin yang asli kondisinya tak dapat 100% mulus. Akan selalu ada kekurangannya baik dari segi tekstur luar maupun didalamnya, misalnya seperti tampak ada retakan atau berserat. Berbeda dengan "batu" sintetis (buatan) yang jauh lebih sempurna, tanpa serat sehingga tampak lebih halus dan jauh lebih bening seperti kaca.

5. "Batu Akik" (gemstone) lebih keras sehingga tidak akan lecet apabila digoreskan ke kaca. Justru sebaliknya, kaca yang akan tergores.

6. "Batu Akik" yang harganya mahal biasanya memiliki sertifikat yang berisikan nama "batu", nomer identitas "batu", warna, berat, bentuk, dimensi dan cap resmi dari perusahaan yang mengeluarkan "batu" tersebut.

Adapun ilmu yang mempelajari pertama atau "batu" mulia dinamakan gemologi, sedangkan orang yang mendalami ilmu ini disebut sebagai gemolog. Jika saat ini kebetulan Anda memang tengah mencari "batu"-"batu" permata berkelas dengan harga yang mahal, disarankan untuk berkonsultasi atau menggunakan jasa gemolog untuk memastikan keaslian serta kualitas dari "batu" permata yang akan dibeli agar terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan.

Namun yang jelas bagi saya secara pribadi, "Batu Akik" itu sendiri cuma sekedar ikatan kimia antara beberapa elemen mineral "batu"an dan beberapa elemen logam, yang tersusun dalam struktur tertentu. Sedangkan ada tidaknya peran penting "Batu Akik" terkait dengan kekuatan, keimanan, kesabaran kewibawaan, kebijaksanaan dan sebagainya dari si pemakai, Wallahu’alam. Semua kekuatan berasal dari Allah SWT. dan kembali kepada Allah SWT….

Sumber:
1. www.berjibaku.com › Batu Akik
2. laely.widjajati.facebook/#Menungguuuu.......
3. duniamaya3.blogspot.com/2012_02_21_archive.html
4. kabarinata.blogspot.com/.../batu-akik-cincin-permata-...
5. laely.widjajati.facebook/Gardens-By-The-Bay....
6. sachrul.blog.unsoed.ac.id/.../batu-aji-atau-batu-akik/
7. laely.widjajati.facebook/Timlu-1.....
8. Adwww.tokopedia.com/Batu-Akik

Sabtu, 23 Mei 2015

"API YANG TAK KUNJUNG PADAM DI MADURA"

"Sejak sekolah di Sekolah Dasar saya sudah sering mendengar "Api Yang Tak Kunjung Padam" di "Madura".


Namun baru usia 53 Th saya baru bisa mengunjunginya dan melihatnya dengan mata kepala sendiri. Subhanallah..... Memang luar biasa, "Api" itu selalu menyala sepanjang waktu. Allah Maha Besar dan Maha Kuasa atas alam raya CiptaanNYA ini.

"Api Yang Tak Kunjung Padam" ("Api" Abadi) terletak di Dusun Asem Manis Desa Larangan Tokol, Kecamatan Tlanakan Kabupaten Pamekasan yang berjarak 4 km ke arah Selatan dari Kota Pamekasan. Tempat ini sangat unik karena wisata alam seperti ini hanya ada dua di Indonesia. Tempat wisata yang biasa disebut sebagai "Api Yang Tak Kunjung Padam" ini merupakan sebuah wisata alam yang masih alami. Namun sangat disayangkan, sewaktu saya mengunjungi tempat wisata ini (1 Mei 2015), jalan akses masuk ke "Api Yang Tak Kunjung Padam" ini rusak berat, sehingga kendaraan yang akan mengunjungi ke tempat ini harus berjalan super pelan. He3 he.....

"Api Yang Tak Kunjung Padam" ini merupakan "api" abadi yang tidak pernah "padam" meski diguyur hujan lebat sekalipun. Bukan berarti "api" ini akan tetap hidup di waktu hujan, melainkan mati apabila hujan dan akan menyala kembali setelah hujan berhenti. Nyala "Api Yang Tak Kunjung Padam" ini berada di dalam lingkaran pagar, jadi warga sekitar tidak perlu takut "api" ini akan menjalar ke rumah mereka. Jika tanah di sekitar titik "api" ini digali maka akan timbul nyala "api" yang besar berwarna biru seperti pada kompor gas dan bertekanan udara.

Pemilik kawasan wisata "Api Yang Tak Kunjung Padam" ini adalah Bapak H.Ali. Menurut beliau tanah ini adalah warisan turun temurun keluarganya. Banyak mitos yang menceritakan asal mula terbentuknya "Api Yang Tak Kunjung Padam" ini. Menurut cerita rakyat disana, mengapa daerah tersebut dapat memancarkan nyala "Api Yang Tak Kunjung Padam" adalah berawal dari seorang pemuda bernama Hadagi yang belajar islam. Kemudian ia menyebarkan ajaran islam di Desa Larangan Tokol tersebut. Karena kepandaiannya ia memperoleh julukan “Ki Moko” dari warga sekitar. Suatu ketika Ki Moko ingin mempersunting seorang putri Palembang dengan mas kawin berupa mata ikan yang ia dapatkan di Sungai Timur. Ikan itu sejenis lele yang kata orang "Madura" disebut dengan Juko’ Ketteng (Bahasa "Madura"). Kemudian mata ikan itu dibawa untuk dipersembahkan kepada Putri Palembang sebagai mas kawinnya. Peristiwa ajaib pun terjadi, mata ikan itu berubah menjadi mutiara. 

Pesta pernikahan pun dilangsungkan tepat di bawah pohon Palembang, karena keadaan yang gelap, maka Ki Moko menancapkan tongkatnya ke tanah. Peristiwa ajaib kembali terjadi. seketika muncullah "api" dari bekas tancapan tongkat tadi. Dan titik "api" itulah hingga kini masih terus menyala dan dinamakan dengan "Api Yang Tak Kunjung Padam".

Ternyata tanah di kawasan itu mengandung belerang yang kemudian bergesekan dengan O2, maka terjadilah fenomena "api" menyala itu. Sebenarnya ada dua tempat dimana "api" abadi itu menyala dan masih dalam satu kawasan. Yang pertama berada di tempat yang biasa dikunjungi para wisatawan, baik lokal maupun asing dan disebut dengan Apoy Lake ("Api" laki-laki). Satunya lagi berada tepat di dekat pintu masuk (di tengah sawah) yang biasa disebut dengan Apoy Bine’ ("Api" wanita). selain itu kawasan itu juga terdapat sumber air yang mengandung belerang, konon katanya bisa menyembuhkan berbagai jenis penyakit kulit. Tapi sekarang sumber air itu sudah tidak ada lagi karena pipanya macet.
 
Wisata "Api Yang Tak Kunjung Padam" ini buka 24 jam penuh. Tiket masuknya sebesar Rp10.000,00 untuk kendaraan roda empat dan parkir masih ditarik lagi sebesar Rp5000,00 untuk kendaraan roda empat. Karena kawasan wisata tersebut sangat indah apabila dinikmati malam hari maka daerah itu sering dijadikan sebagai tempat perkemahan. Kawasan wisata "Api Yang Tak Kunjung Padam" ini pernah dijadikan tempat Jambore Pramuka se-Jawa Timur pada Tahun 2006 yang lalu. Selain itu tempat ini merupakan salah satu tempat romantis bagi kaum muda-mudi yang ingin berkunjung kesana dengan orang spesial.

Namun semuanya kini beralih fungsi, "Api Yang Tak Kunjung Padam" bukan lagi sebuah tempat wisata alami dengan keunikan alamnya berupa tanah yang terus-menerus mengeluarkan nyala "api" yang indah. Kini tempat wisata "Api Yang Tak Kunjung Padam" ini lebih mirip perkampungan kumuh yang sesak dengan warga dan peralatan-peralatan rumah tangganya. Saya sendiri sebagai pengunjung, sangat menyayangkan  keberadaan tempat wisata di Pamekasan ini. Sangat diharapkan, pemerintah setempat mau segera melakukan penanganan serius terhadap tempat wisata yang sebenarnya cukup unik tersebut.


Pemerintah setempat seakan tidak tahu menahu dengan potensi dan aset yang sangat besar ini. Padahal apabila tempat-tempat wisata di "Madura" khususnya Pamekasan ini diperhatikan dan lebih diseriusi dalam pengelolaannya akan menjadi sebuah aset besar untuk mempromosikan "Madura" dan daerahnya kepada dunia dan masyarakat luas. Akses masuk ke tempat wisata "Api Yang Tak Kunjung Padam" ini pun menunjukkan bahwa kepedulian pemerintah sangat kurang, karena para pengunjung akan sangat sulit untuk mengenali tempat ini. Tanda masuk ke tempat ini sulit dilihat, sehingga orang yang belum pernah berkunjung ke tempat ini akan sulit untuk menemukannya. Ditambah lagi, kondisi jalan yang sangat memprihatinkan -- rusak berat, sehingga kendaraan harus berjalan sangat pelan untuk menuju ke lokasi wisata "Api Yang Tak Kunjung Padam" ini.

Semoga dengan adanya tulisan saya ini, ada aparatur pemerintah yang peduli sehingga mau meluangkan waktunya untuk memperjuangkan dan memperhatikan aset-aset wisata di daerah Pamekasan, khususnya wisata "Api Yang Tak Kunjung Padam" ini.


Sumber:
1. https://id-id.facebook.com/media/set/?set=a...type...
2. laely-widjajati.blogspot.com/.../may-day-di-batuampar...
3.  plat-m.com › Berita › Madura › Pamekasan
4. laely.widjajati.facebook/Api-Tak-Kunjung-Padam-(Pamekasan)
5. laely.widjajati.facebook/Gak-berani-dekat-takut-baju-terbakar.......
6. laely.widjajati.facebook/masak-nasi-He3-he......

"MAKNA SEBUAH CINCIN"

"Cincin" adalah salah satu aksesoris yang lumrah dipakai oleh semua kalangan, baik pria maupun wanita, tua maupun muda".



Tidak ada peraturan yang membatasi pemakaian "Cincin" sebagai perhiasan bagi pria seperti perhiasan lain(ex: anting, gelang ataupun kalung), hanya bahan asalnya saja yang dibatasi. Tidak boleh berasal dari emas, mutiara, berlian, sedangkan yang berasal dari emas putih alias perak boleh.

"Cincin" merupakan aksesoris yang juga dipakai oleh Nabi kita, Muhammad SAW.. Menurut kisah, Rasulullah SAW. memakai "Cincin" di jari manis tangan kanan beliau. Sebuah hadits menjelaskan: 
"Pakailah, meskipun hanya "Cincin" dari besi". Dalam suatu kisah, "Cincin" Rasulullah SAW. tersebut terlepas dan hilang di kolam yang ada di depan Masjid Quba, dan menurut kisah lagi,"Cincin"  tersebut ditemukan dan disimpan oleh masyarakat di alam Jin. Intinya, memakai "Cincin" (bagi kaum pria) adalah sunnah.

Selain aksesoris dan sunnah Rasul, ternyata ada "makna" lain dari "Cincin". Selain sebagai aksesoris, sebuah"Cincin"  terkadang menggambarkan kepribadian pemakainya. Seorang pria atau wanita yang memakai "Cincin" di jari manis tangan kanan (katanya) menandakan bahwa dia sudah berumah tangga. Sedangkan jika di jari yang lain, maka hanya dianggap sebagai hiasan belaka. Lain lagi jika yang dipakai adalah "Cincin" dari jenis Akik (umumnya hanya untuk kalangankaum pria  namun sekarang kaum wanita pun juga banyak yang memakainya). Pemakainya biasanya identik dengan kesan magis, penuh aura, dan sebagainya. Namun tak jarang akik tersebut hanyalah perhiasan belaka, seperti "Cincin" akik yang saya pakai ini.   ini merupakan pemberian Ade' saya di Batuampar Pamekasan Madura, yang konon menurut perasaan saya umur "Cincin" ini pada saat diberikan kepada saya sekitar 198 tahun. Perhiasan turun temurun. He3 he......  

"Cincin" merupakan perhiasan yang kadang bagi si pemakai dijadikan simbol pengikat sebuah hubungan. maka "Cincin" ini sangat berharga dan sangat mempunyai arti dalam sebuah hubungan. karena dari sebuah "Cincin" kita dapat menunjukkan keseriusan sebuah hubungan kedepannya. dan letak "Cincin" yang melingkar di jari dapat diartikan cinta yang mengikat yang melingkar yang akan terus berputar seperti lingkaran yang tidak ada habisnya juga karena jari adalah bagian tangan dimana sebagian besar pergerakan sehari-hari menggunakan tangan.

Para peneliti purbakala menduga bahwa "Cincin" berasal dari gelang yang dikenakan para wanita yang ditawan di zaman primitif. Lingkaran gelang di kaki dan lengan para wanita itu, perlahan-lahan dianggap sebagai pengikat yang menunjukkan bahwa wanita itu menjadi milik seorang pria dalam suku yang menawannya. Karena perkembangan aktivitas mereka, gelang-gelang tersebut kemudian diubah menjadi sebuah "Cincin". Tidak ada tahun yang pasti mengenai penggunaan "Cincin" sebagai pengikat hubungan dua insan yang saling mengasihi. Berdasarkan penelusuran sejarah purbakala, bangsa Mesir merupakan orang pertama yang mengenakan "Cincin" kawin dalam pernikahan. Baru pada Tahun 900-an, para penganut Kristiani menggunakan "Cincin" sebagai ikatan suci pernikahan.

MENGAPA "CINCIN" BERBENTUK LINGKARAN?

Dalam tulisan hieroglif, lingkaran berarti keabadian. "Cincin" kawin dianggap sebagai lambang pernikahan yang abadi. Selanjutnya, "Cincin" juga dianggap akan mengabadikan hubungan dua orang yang saling mencintai.

Secara filosofis, lingkaran merupakan lambang kelengkapan. Allah SWT menciptakan bumi ini seperti lingkaran, bulat dan berputar. Semua telah Dia sketsa dengan sempurna agar hamba-Nya mau memutar pikirannya untuk membaca, menggerakkan lidahnya untuk berbicara, melangkahkan kakinya untuk mencari, mengayunkan tanganya untuk mencoba-berusaha dan menyandarkan hatinya pada do’a yang tiada henti. Telah dicipta sebuah wacana Yang Maha Sempurna bahwa hidup tak selalu sama. Hubungan antar manusia tak pernah berdiam di satu titik yang pasti. Kebahagiaan, kedukaan dan kematian, selalu berputar mengitari lingkaran hidup. Manusia hanya bisa memprediksi, menjalani dan berharap keabadian pertalian itu, tanpa bisa menentukan akhir cerita yang diperankannya. Lingkaran itu tak pernah berujung, dan sebuah "Cincin" adalah harapan untuk selalu melingkari hati yang dikasihi.

"Cincin" juga identik dengan keindahan, terutama bagi jari pemakainya. Jari manis seorang perempuan merupakan pasangan serasi sebuah "Cincin" untuk mengikatkan ketulusan. Bagi orang Yunani Kuno, mengenakan "Cincin" di jari manis dipercaya akan mengalirkan energi positif pada vena yang melewati jari tersebut ke jantung. Pantesan, banyak perempuan yang berdebar-debar jantungnya dan akhirnya luluh perasaannya ketika dipasangkan "Cincin" di jari manisnya. Mitos apa fakta ya? Yang realistis sih gini. Jari manis lebih sedikit digunakan dari pada jari-jari yang lain, sehingga lebih nyaman mengenakan "Cincin" atau hiasan lain di jari manis itu. Ya, langgeng tidaknya sebuah hubungan tidak bergantung kepada sebuah "Cincin". Sebuah benda mati tidak akan mengalahkan kekuatan hati, hanya ketulusan dan pengertian yang bisa menjaga keutuhan dua hati. Keabadian sejati hanya milik Yang Maha Abadi. 

MAKNA "CINCIN" PERNIKAHAN ATAU "CINCIN" KAWIN.

Cincin pernikahan atau cincin kawin tidak cuma populer di kalangan calon pengantin yang akan menikah, tapi juga penuh dengan arti dan makna simbolik. Cincin pernikahan bukan sekedar cincin perhiasan biasa, tapi merupakan simbol ungkapan cinta dan janji setia diantara mereka berdua.   

Menurut hikayat, tradisi cincin pernikahan sudah ada sejak jaman Mesir kuno. Masyarakat Mesir kuno memanfaatkan tanaman yang tumbuh di sepanjang sungai Nil seperti alang-alang dan papyrus untuk kemudian dianyam atau ditenun membentuk sebuah lingkaran cincin. Selanjutnya tradisi ini lalu masuk dalam upacara perkawinan Yahudi dan Kristen. Ketika itu sudah lazim pengantin wanita diberikan sebuah cincin pada saat ia menikah. Dalam perkembangannya cincin kawin atau wedding ring bukan hanya dipakai oleh mempelai wanita, melainkan juga oleh mempelai pria. - See more at: http://media-hamil.blogspot.com/2014/05/makna-dan-arti-cincin-pernikahan.html#sthash.BVJjTB9o.dpuf
Cincin pernikahan atau cincin kawin tidak cuma populer di kalangan calon pengantin yang akan menikah, tapi juga penuh dengan arti dan makna simbolik. Cincin pernikahan bukan sekedar cincin perhiasan biasa, tapi merupakan simbol ungkapan cinta dan janji setia diantara mereka berdua.   

Menurut hikayat, tradisi cincin pernikahan sudah ada sejak jaman Mesir kuno. Masyarakat Mesir kuno memanfaatkan tanaman yang tumbuh di sepanjang sungai Nil seperti alang-alang dan papyrus untuk kemudian dianyam atau ditenun membentuk sebuah lingkaran cincin. Selanjutnya tradisi ini lalu masuk dalam upacara perkawinan Yahudi dan Kristen. Ketika itu sudah lazim pengantin wanita diberikan sebuah cincin pada saat ia menikah. Dalam perkembangannya cincin kawin atau wedding ring bukan hanya dipakai oleh mempelai wanita, melainkan juga oleh mempelai pria. - See more at: http://media-hamil.blogspot.com/2014/05/makna-dan-arti-cincin-pernikahan.html#sthash.BVJjTB9o.dpuf
"Cincin" Pernikahan atau "Cincin" Kawin tidak hanya populer di kalangan calon pengantin yang akan menikah, namun juga penuh dengan arti dan "makna" simbolik. "Cincin" pernikahan bukan sekedar "Cincin" perhiasan biasa, namun merupakan simbol ungkapan cinta dan janji setia diantara mereka berdua.

Menurut hikayat, tradisi "Cincin" pernikahan sudah ada sejak jaman Mesir Kuno. Masyarakat Mesir Kuno memanfaatkan tanaman yang tumbuh di sepanjang Sungai Nil seperti alang-alang dan papyrus untuk kemudian dianyam atau ditenun membentuk sebuah lingkaran "Cincin". Selanjutnya tradisi ini lalu masuk dalam upacara perkawinan Yahudi dan Kristen. Ketika itu sudah lazim pengantin wanita diberikan sebuah "Cincin" pada saat ia menikah. Dalam perkembangannya "Cincin" Kawin atau Wedding Ring bukan hanya dipakai oleh mempelai wanita, melainkan juga oleh mempelai pria.

Bentuk lingkaran pada cincin pernikahan punya makna keabadian (eternity). Selain itu karena bentuk lingkaran tidak memiliki awal dan tidak memiliki akhir, maka cincin kawin juga punya arti tak terhingga atau tak terbatas (infinity). Jadi bentuk lingkaran cincin pernikahan berarti ikatan cinta dan kesetiaan yang abadi dan tidak terbatas diantara kedua calon mempelai.

Biasanya cincin perkawinan dikenakan pada jari manis atau jari keempat tangan kiri. Konon, menurut kepercayaan hal itu karena pembuluh darah (vena) jari keempat tangan kiri tertuju langsung ke jantung pemakainya. Tidak ada alasan keagamaan ataupun sejarah tertentu yang menjadi dasar kenapa cincin pernikahan biasa dikenakan di jari manis tangan kiri. Karena, beberapa bangsa Eropa jaman dulu ada yang mengenakan cincin kawin di jari tangan kanan.

Bangsa Cina punya argumen tersendiri mengapa cincin kawin dikenakan di jari manis atau jari keempat. Berikut ini adalah video dari YouTube yang menjelaskan mengapa cincin kawin dikenakan di jari manis atau jari keempat tangan kita tersebut. - See more at: http://media-hamil.blogspot.com/2014/05/makna-dan-arti-cincin-pernikahan.html#sthash.BVJjTB9o.dpuf
Bentuk lingkaran pada "Cincin" pernikahan punya "makna" keabadian (eternity). Selain itu karena bentuk lingkaran tidak memiliki awal dan tidak memiliki akhir, maka "Cincin" kawin juga punya "makna" tak terhingga atau tak terbatas (infinity). Jadi bentuk lingkaran "Cincin" pernikahan berarti ikatan cinta dan kesetiaan yang abadi dan tidak terbatas diantara kedua calon mempelai.

Biasanya "Cincin" perkawinan dikenakan pada jari manis atau jari keempat tangan kiri. Konon, menurut kepercayaan karena hal itu pembuluh darah (vena) jari keempat tangan kiri tertuju langsung ke jantung pemakainya. Tidak ada alasan keagamaan ataupun sejarah tertentu yang menjadi dasar mengapa "Cincin" pernikahan biasa dikenakan di jari manis tangan kiri. Karena beberapa Bangsa Eropa jaman dulu ada yang mengenakan "Cincin" kawin di jari tangan kanan. Sedangkan Bangsa Cina punya argumen tersendiri mengenai "Cincin" kawin dikenakan di jari manis atau jari keempat. 

Namun "makna Cincin" secara khusus atau personel, tentu masing-masing pasanganlah yang lebih mengerti dan memahami. Tapi apapun arti dan "makna"nya tentu tidak akan jauh-jauh dari cinta dan kesetiaan.

Sumber: 
1. ulil-albab.info/?key=articles&slg=makna-sebuah-cincin&id=18
2. www.niahidayati.net/mengurai-makna-cincin-pada-sebuah-pertalian-hati..
3. laely.widjajati.facebook/Makna-Sebuah-#Cincin-.... (01052015 = 198 Th)
4. https://id-id.facebook.com/Furania/posts/557213867629568
5. laely.widjajati.facebook/Add-a-description.....
6. media-hamil.blogspot.com/2014/.../makna-dan-arti-cincin-pernikahan.ht...
7. laely.widjajati.facebook/#DutaWisata.....(Indonesia, India, China).... —with Norma Indra.


MusicPlaylistView Profile