Jumat, 19 Oktober 2012

"MANFAAT/KHASIAT BAWANG PUTIH"

"Allium sativum adalah nama latin "Bawang Putih". "Bawang Putih" merupakan herba semusim berumpun yang mempunyai ketinggian sekitar 60 cm." 
Tanaman ini banyak ditanam di ladang-ladang di daerah pegunungan yang cukup mendapat sinar matahari. Batangnya semu dan berwarna hijau. Bagian bawahnya bersiung-siung, bergabung menjadi umbi besar berwarna "putih". Tiap siung terbungkus kulit tipis dan kalau diiris baunya sangat tajam. Daunnya berbentuk pita (pipih memanjang), tepi rata, ujung runcing, beralur, panjang 60 cm dan lebar 1,5 cm. Berakar serabut. Bunganya berwarna "putih", bertangkai panjang dan berbentuk payung. 
"Bawang Putih" ini sangat lekat hubungannya dengan dapur. Aromanya wangi, cita rasa yang khas membuat masakan menjadi lebih nikmat". Di samping itu, "Bawang Putih" juga memiliki "khasiat" yang baik untuk kesehatan. Selain "Bawang Putih" biasa yang daging bonggolnya berwarna "putih", ternyata ditemukan juga "Bawang Putih" yang hitam. Memang sedikit meninggalkan tanda tanya, "Bawang Putih", kok, hitam? Tapi, "Bawang Putih" hitam ini juga berasal dari "Bawang Putih". Hanya saja "Bawang Putih" ini telah mengalami fermentasi sehingga bagian dalamnya berwarna hitam pekat dengan kulit luar berwarna "putih" kecokelatan.

Dibutuhkan waktu sebulan untuk membuatnya menjadi hitam. Saat dicicipi mentah terdeteksi cita rasa yang lebih manis dan tidak meninggalkan rasa pedas di mulut. Karena itu, "Bawang Putih" hitam ini pun lebih fleksibel dan cocok dikombinasikan dengan makanan apapun, termasuk salad. Meski tampilannya tidak menarik, "bawang" ini memiliki kandungan "khasiat" yang tak kalah dengan "Bawang Putih" reguler. Mengandung antioksidan dua kali lebih banyak dari "Bawang Putih" mentah, dan memiliki S-Allycyteine, senyawa alami yang terbukti untuk dapat mencegah kanker.
KANDUNGAN DALAM "BAWANG PUTIH".
Berdasarkan penelitian dan analisis menjelaskan bahwa kandungan "Bawang Putih" terdiri daru 25% minyak uap komposisi asam garam belerang, 40% protein, 2% minyak (lemak), juga mengandung vitamin B, C, dan E, mengandung mineral seperti asam garam belerang, fosfor, megnesium, kalsium, yodium, besi, potasium, sodium, mangan, dan zinc. Selain itu juga mengandung protida, fosfor, oksida “al-alil” dan antibiotik. Asam garam belerang pada "Bawang Putih" dipandang sebagai unsur penawar yang menakjubkan.

Penelitian modern di Universitas Harvard, Amerika para ilmuwan disana menemukan bahwa tumor yang bersifat kanker tidak dapat tumbuh dalam tubuh kecuali jika terdapat zat (bahan) yang disebut dengan cyclic guaanisine mono phosphate. Mereka juga menemukan bahwa resume sebagian tumbuhan mencegah pembentukan zat ini pada tabung percobaan. Jenis-jenis tumbuhan yang dimaksud antara lain "bawang"  merah, mentimun, mentimun Mesir (qutsaa’), dan kembang kol (cauliflowerlbrocoly). Namun mereka juga menemukan bahwa kandungan "Bawang Putih" lebih banyak dalam penghambat terbentuknya zat tersebut. Penelitian juga membuktikan bahwa bangsa yang menggunakan atau mengonsumsi "Bawang Putih" setiap hari dinyatakan lebih sedikit menderita kanker usus. Demikian juga angka kematian yang disebabkan oleh kanker usus relatif jauh lebih rendah daripada negara-negara yang tidak menggunakan "Bawang Putih" sama sekali. Dengan presentase kematian mencapai 0,5 kasus saja dari setiap 100 ribu jiwa dari 40 kasus per 100 ribu orang.

"MANFAAT"/"KHASIAT" "BAWANG PUTIH" UNTUK OBAT:

1. Penyakit Perut (usus), Mual dan Vertigo (pusing).
Cara : Masukkan 3 biji "Bawang Putih" yang dipotong-potong ke dalam gelas berisi susu lokal dan madu lalu diminum sebelum tidur. Juga meminum habbat al-saudaa yang telah dimasak yang dicampur dengan madu.

2. Mencegah Penyakit Kanker.
Cara : Biasakan mengonsumsi satu mengkuk salad hijau yang dicampur dengan dua biji "Bawang Putih". Banyak juga yang mengonsumsi madu lebah, habbat al-saudaa, jus atau sari anggur hitam, buah murbei dan wortel segar
3. Mencegah Penyakit Lumpuh Pada Anak.
Cara : Haluskan satu biji "Bawang Putih" lalu campurkan dengan susu si anak. Di minum setiap hari. Hati-hatilah mengabaikan melindungi air (getah) dadik yang telah dibuat dan ditentukan waktu-waktunya.

4. Mengobati Kelenjar Beguk.
Cara : Oleskanlah biji "Bawang Putih" yang telah dipotong-potong setiap hari setelah makan selama satu minggu. Juga meminum satu sendok minyak zaitun di waktu pagi dan malam.

5. Mengobati Penyakit Typhus.
Cara : campurklah lima biji "Bawang Putih" yang dipotong-potong di dalam gelas berisi susu lokal yang hangat dengan madu lebah lalu minumlah sebelum tidur dan mengoleskannya pada tulang belakang pasien dan sisi-sisinya diolesi dengan minyak "Bawang Putih" yang dicampur dengan minyak zaitun. Di pagi hari menghirup aroma "Bawang Putih" selama 5 menit.

6. Mengobati luka atau bisul
Cara : Menumbuk "Bawang Putih" sampai hancur dan halus lalu dicampurkan dengan madu lebah kemudian dibalut pada luka. Bisa juga dengan cara mencampur "Bawang Putih" yang sudah ditumbuk halus ke dalam air hangat untuk membersihkan luka, ia dapat membunuh bakteri dan kuman.

7. Mencegah penyebaran kolera
Cara : Konsumsilah satu sendok makan "Bawang Putih" yang telah ditumbuk halus dan satu sendok makan madu setiap selesai makan. Hal itu akan lebih ber"manfaat" dari serum yaitu merupakan resep berkualitas untuk wabah perut. Sebab "Bawang Putih" adalah salah satu obat terkuat untuk mencegah kolera dan typhus dan penyakit-penyakit perut dan wabah-wabah (epidemi).

8.  Mengobati penyakit TBC
Cara : Menghirup beberapa "Bawang Putih" yang telah dikupas lalu masukkan ke dalam satu liter air. Lemudian masaklah di atas api sedang. Ketika uapnya naik hiruplah uapnya. Lakukan setiap hari. Saelain itu ada juga cara lain yaitu ambillah satu biji "Bawang Putih" dan potong-potong lalu teguklah dengan sedikit susu kemudian minumlah setengah gelas madu lebah. Dilakukan setiap hari, akan lebih baik jika dikonsumsi setiap sebelum sarapan.

9. Mengobati tekanan darah rendah
Cara : Minumlah segelas susu lokal yang dicampur dengan madu hitam dan satu biji "Bawang Putih" yang sudah dipotong-potong. lakukanlah setiap hari selesai makan sembari memperbanyak minum jus buah-buahan segar.

10. Mengembalikan stamina dan vitalitas
Cara : Ambillah satu ons "Bawang Putih" yang telah dihaluskan, lima telur ayam kampung, 1/2 sendok makan kemun (cumin), dan sedikit garam, lalu iris 4 ons "Bawang Putih" dan campurkan minyak zaitun. Kemudian masaklah. Setelah itu makanlah dengan roti yang terbuat dari gandum asli. Lakukanlah terus menerus hingga beberapa hari.
11. Menurunkan Kolesterol.
Sekarang ada lebih dari 12 studi yang dipublikasikan di seluruh dunia yang memastikan bahwa "Bawang Putih"dalam berbagai bentuk dapat menurunkan kolesterol. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa "Bawang Putih" ini dapat menyembuhkan tekanan darah tinggi, penyakit jantung. Salah satu studi yang dipublikasikan di “The Journal of The Royal College of Physicians” oleh Silagy CS dan Neil HAW tahun 1994 menyebutkan bahwa "Bawang Putih" merupakan agen untuk mengurangi lemak. Penulis menyatakan bahwa suplemen bawang merupakan bagian terpenting dalam penyembuhan kolesterol tinggi. Menurutnya, secara keseluruhan, penurunan terjadi sebesar 12 % dari total kolesterol. Penurunan ini terjadi setelah 4 minggu perawatan.

12. Kandungan sulfur yang terkandung dalam "Bawang Putih" membuatnya memiliki bau dan rasa yang khas dapat meningkatkan dan mempercepat kegiatan membran mucous di saluran pernapasan, yang membantu melegakan pemampatan dan mengeluarkan lendir. "Bawang Putih" mentah mengandung phytochemical yang dapat membantu membunuh bakteri dan virus penyebab penyakit. Pada tahun 1992, peneliti dari Universitas Brigham Young di Utah melaporkan bahwa "Bawang Putih" tumbuk dalam minyak membunuh bukan hanya membunuh rhinivirus tipe 2 (penyebab umun flu), tetapi juga membunuh 2 macam herpes (penyakit kulit menular) dan beberapa virus umum lainnya. Bagaimana cara me"manfaat"kannya? Makanlah "Bawang Putih" sebanyak-banyaknya segera setelah anda merasa sakit atau tambahkan "Bawang Putih" pada masakan. Anda juga dapat membuat obat batuk dengan resep ini : Hancurkan "Bawang Putih" dan masukan ke dalam susu dingin di dalam panci, lalu panaskan sekitar 1-2 menit, dan minum hangat-hangat.
13. Alat kontrol penderita diabetes. Seperti kita ketahui, penderita diabetes tidak boleh terlalu banyak makan makanan yang manis dan berlemak. Hal ini seringkali membuat mereka mudah lemas dan tidak bersemangat. "Bawang Putih" tunggal yang dimasukkan dalam olahan makanan santapannya mampu meningkatkan stamina sehingga manfaat makanan yang baik bisa didapat.
14. Bagi yang mempunyai sakit maag, Anda bisa me"manfaat"kan "Bawang Putih" tunggal sebagai penahan rasa sakit sebelum maag menyerang. Kupas dan cuci "Bawang Putih", lalu kunyah. Lakukan sehari tiga kali.
15. Selain itu, bisa mengatasi asma, masuk angin, dan batuk. "Bawang Putih" tunggal yang telah dihaluskan dicampur dengan madu dan cairan gula batu. Lalu, disaring dan minum setiap pagi.
16 . Menghambat kemerosotan otak dan sistem kekebalan

17. Membantu menghambat proses penuaan.

18. Zat anti-kolesterol dalam "Bawang Putih" yang bernama ajoene menolong mencegah penggumpalan darah.

19. Bawang putih dapat membantu meredakan stress, kecemasan, dan depresi.
20. Mengonsumsi 2-3 siung "Bawang Putih" sehari, akan menghindarkan dari kemungkinan berpenyakit jantung.

21. Menyembuhkan tekanan darah tinggi
 
22. Meringankan tukak lambung
 
23. Meningkatkan insulin darah bagi penderita diabetes.

24. Melumpuhkan radikal bebas yang mengganggu sistem kekebalan tubuh

25. Bermanfaat sebagai penawar racun (detoxifier) yang melindungi tubuh dari berbagai macam penyakit.

26. Membantu menambah nafsu makan apabila dimakan mentah
 

27. Mengandung "khasiat" antimikroba, antitrombotik, hipolipidemik, antiarthritis, hipoglikemik, dan juga memiliki antivitas sebagai anti tumor. 

Sumber:
1. julak-net.blogspot.com/.../khasiat-dan-manfaat-ba...
2. okecin.blogspot.com/.../khasiat-dan-manfaat-bawa...
3. ratuagung.wordpress.com/.../khasiat-bawang-putih...
4. aneka-kita.blogspot.com/.../22-manfaat-khasiat-ba...

Rabu, 17 Oktober 2012

"MANFAAT/KHASIAT BELIMBING WULUH"

"Belimbing wuluh" selain di"manfaat"kan untuk bumbu sayur juga ber"khasiat" sebagai obat untuk penyembuhan berbagai peyakit."

Selama ini orang mengambil "manfaat" "belimbing wuluh" hanya sebagai sirup, manisan atau bumbu masak. Padahal "belimbing wuluh" ini memiliki berbagai kandungan kimia, antara lain saponin, tanin, glukosid, kalsium oksalat, sulfur, asam format, peroksida, dan kalium sitrat. Dalam farmakologi Cina tanaman ini dikenal bisa menghilangkan rasa sakit, memperbanyak pengeluaran empedu, antiradang, dan peluruh kencing. Sekedar tambahan, bagi penderita sakit maag sebaiknya TIDAK mengkonsumsi "belimbing wuluh".

"Manfaat" dan "khasiat" "belimbing wuluh" antara lain untuk:

1. Gusi berdarah.
  • Mengkonsumsi buah "belimbing wuluh" baik segar maupun manisannya secara rutin setiap hari
  • 2 buah "belimbing wuluh" dimakan setiap hari
2. Jerawat.
  • Siapkan 3 buah "belimbing wuluh" segar. Cuci hingga bersih. Buah diparut dan diberi sedikit garam.
  • Tempelkan pada kulit yang berjerawat. Lakukan 2 kali sehari.
  • Buah "belimbing wuluh" secukupnya dicuci lalu ditumbuk halus, diremas dengan air garam seperlunya, untuk menggosok muka yang berjerawat. Lakukan 3 kali sehari.
  • 6 buah "belimbing wuluh" dan 1/2 sendok teh bubuk belerang, digiling halus lalu diremas dengan 2 sendok makan air jeruk nipis. Ramuan ini dipakai untuk menggosok dan melumas muka yang berjerawat. Lakukan 2-3 kali sehari. 
3. Tekanan Darah Tinggi.
  • Siapkan 3 buah "belimbing wuluh" dan biji srigading 25 gr yang sudah dicuci bersih. Biji srigading ditumbuk halus. Masukkan ke dalam panci berisi 4 gelas air dan rebuslah bersama belimbing wuluh. Dinginkan lalu saring sebelum diminum. Cukup diminum 1 gelas sehari.
  • Buah yang besar dan berwarna hijau diparut, ambil airnya dan diminum.
  • 3 buah belimbing diparut, peras airnya, diminum sekali sehari.
  • 3 buah belimbing wuluh dicuci lalu dipotong-potong seperlunya, direbus dengan 3 gelas air bersih sampai tersisa 1 gelas. Setelah dingin disaring, minum setelah makan pagi.
  • 10 buah belimbing wuluh, 1 jari rimpang kunyit, 1/4 genggam daun meniran, 3 jari labu air, 3 jari gula enau, dicuci dan dipotong-potong seperlunya, lalu direbus dengan 3 gelas air bersih sampai tersisa 2 1/4 gelas. Setelah dingin disaring, minum. Sehari 3 x 3/4 gelas. 
4. Obat Kompres Pada Sakit Gondongan.
  • Daun ditumbuk bersama bawang putih. 
5. Obat Batuk.

  • Daun, bunga, buah yang masing-masing sama banyaknya direbus dalam air yang mendidih selama 1/2 jam, dan minum airnya.
  • Segenggam daun "belimbing wuluh", segenggam bunga dan 2 buah "belimbing wuluh", gula batu, rebus dengan 2 gelas air sampai airnya tinggal setengah, saring, minum 2 kali sehari.
  • Segenggam bunga "belimbing wuluh", beberapa butir adas, gula secukupnya dan air 1 cangkir, ditim selama beberapa jam. Setelah dingin disaring dengan sepotong kain, dibagi untuk 2 kali minum, pagi dan malam sewaktu perut kosong. (Batuk pada anak)
  • 25 kuntum bunga "belimbing wuluh", 1 jari rimpang temu-giring, 1 jari kulit kayu manis, 1 jari rimpang kencur, 2 butir bawang merah, 1/4 genggam pegagan, 1/4 genggam daun saga, 1/4 genggam daun inggu, 1/4 genggam daun sendok, dicuci dan dipotong-potong seperlunya, direbus dengan 5 gelas air bersih sampai tersisa 2 1/4 gelas. Setelah dingin disaring, diminum dengan madu seperlunya. Sehari 3 kali 3/4 gelas.
  • 10 buah "belimbing wuluh" dicuci lalu ditumbuk halus-halus, diremas dengan 2 sendok makan air garam, lalu disaring. Minum, lakukan 2 kali sehari. (batuk rejan)
  • Buah "belimbing wuluh" dibuat manisan, sehari makan 3 x 6-8 buah. (batuk rejan)

6. Diabetes.
6 buah "belimbing wuluh" dilumatkan, direbus dengan 1 gelas air sampai airnya tinggal setengah, saring, minum 2 kali sehari.

7. Gondongan.
  • 1/2 genggam daun "belimbing wuluh" ditumbuk dengan 3 bawang putih. Kompreskan pada bagian yang gondongan.
  • 10 ranting muda "belimbing wuluh" berikut daunnya dan 4 butir bawang merah setelah dicuci bersih lalu ditumbuk halus. Balurkan ketempat yang sakit. 
8. Rematik.
  • Segenggam daun "belimbing wuluh" dicuci, tumbuk sampai halus, tambahkan kapur sirih, gosokkan ke bagian yang sakit.
  • 100 gr daun muda "belimbing wuluh", 10 biji cengkeh dan 15 biji merica dicuci lalu digiling halus, tambahkan cuka secukupnya sampai menjadi adonan seperti bubur. Oleskan adonan bubur tadi ketempat yang sakit.
  • 5 buah "belimbing wuluh", 8 lembar daun kantil (Michelia champaca L.), 15 biji cengkeh, 15 butir lada hitam, dicuci lalu ditumbuk halus, diremas dengan 2 sendok makan air jeruk nipis dan 1 sendok makan minyak kayu putih. Dipakai untuk menggosok dan mengurut bagian tubuh yang sakit. Lakukan 2-3 kali sehari. 
9. Sariawan.
  • 10 kuntum bunga "belimbing wuluh", asam jawa, gula aren direbus dengan 3 gelas air sampai airnya tinggal 3/4, saring, minum 2 kali sehari.
  • Segenggarn bunga "belimbing wuluh", gula jawa secukupnya dan 1 cangkir air direbus sampai kental. Setelah dingin disaring, dipakai untuk membersihkan mulut dan mengoles sariawan.
  • 2/3 genggam bunga "belimbing wuluh", dicuci lalu direbus dengan 3 gelas air bersih sampai tersisa 2 1/4 gelas. Setelah dingin disaring lalu diminum, sehari 3 kali 3/4 gelas. 3 buah "belimbing wuluh", 3 butir bawang merah, 1 buah pala yang muda, 10 lembar daun seriawan, 3/4 sendok teh adas, 3/4 jari pulosari, dicuci lalu ditumbuk halus, diremas dengan 3 sendok makan minyak kelapa, diperas lalu disaring. Dipakai untuk mengoles luka-luka akibat sariawan, 6-7 kali sehari. 
10. Sakit Gigi.
5 buah "belimbing wuluh" setelah dicuci bersih, dikunyah dengan garam. Ulangi beberapa kali sampai hilang rasa sakitnya.

11. Pegel Linu.
1 genggam daun "belimbing wuluh" yang masih muda, 10 biji cengkeh, 15 biji lada, digiling halus lalu tambahkan cuka secukupnya. Lumurkan ketempat yang sakit

12. Panu.
10 buah "belimbing wuluh" dicuci lalu digiling halus, tambahkan kapur sirih sebesar biji asam, diremas sampai rata. Ramuan ini dipakai untuk menggosok kulit yang terserang panu. Lakukan 2 kali sehari

13. Saeiawan Usus, Getah Empedu Sedikit.
Buah diolah menjadi selai, makan.  

14. Sakit Gigi Berlubang.
5 buah "belimbing wuluh" dicuci bersih, makan dengan sedikit garam, kunyah ditempat gigi yang berlubang

15, Pilek.
Segenggam bunga "belimbing wuluh", air segelas minum dan gula batu. Cara pembuatan: rebus semua bahan setelah matang, saring minumkan setelah dingin.

16. Asma atau Sesak Napas.
Cukup dengan merebus bunga "belimbing wuluh" dengan air dan gula batu. Lalu diminum sehari 2-3 kali sehari samapai asama dan alerginya sembuh. "Belimbing wuluh" juga mampu mengobati batuk kering, kandungan kaliumnya mampu melancarkan dahak dan menurunkan panas.

17. Sebagai Pembersih Kerak Dapur Alat Dapur Yang Terbuat Dari Plastik.
Potong buah "belimbing wuluh" dan gosokan pada peralatan tersebut

18. Pembersih Kamar Mandi.
Hancurkan "belimbing wuluh" yang sudah tau kemudian campur dengan air dan siram ke dinding dan lantai kamar mandi. Diamkan semalaman terus sikat dan bilas dengan air.


Sumber:
1. belimbingwuluh.blogspot.com/2006/.../manfaat-belimbing-wuluh.ht...
2. bundaniar.multiply.com/reviews/item/97
3. manfaat.org/search/manfaat-kembang-belimbing-wuluh
4. sweetspearls.com/health/manfaat-belimbing-wuluh/


Senin, 15 Oktober 2012

"MANFAAT/KHASIAT PEPAYA"

"Buah serta bagian lain dari pohon "pepaya", mengandung papain, enzim yang membantu mencerna protein. Enzim ini terutama terkonsentrasi di buah bila mentah."


Tanaman "pepaya" dikenal sebagai tanaman multiguna, karena hampir seluruh bagian tanaman mulai dari akar hingga daun ber"manfaat" bagi manusia maupun hewan. Tanaman "pepaya" dapat di"manfaat"kan sebagai makanan, minuman, obat, kecantikan maupun sebagai pakan ternak.

Papain diekstrak untuk membuat suplemen enzim pencernaan makanan dan juga digunakan sebagai bahan dalam beberapa permen karet.

"MANFAAT" BUAH "PEPAYA"

1. Buah "Pepaya" merupakan sumber yang kaya nutrisi antioksidan seperti karoten, vitamin C dan flavonoid; vitamin B, asam folat dan pantotenat, dan mineral, kalium dan magnesium, dan serat. Bersama-sama, memberikan kesehatan sistem kardiovaskular dan juga memberikan perlindungan terhadap kanker usus besar. Selain itu, "pepaya" mengandung enzim pencernaan, papain, yang digunakan seperti bromelain, enzim serupa yang ditemukan pada nanas, untuk mengobati cedera olahraga, penyebab lain trauma, dan alergi.

2. Buah "pepaya" dapat mengencangkan payudara. Enzim di dalam buah "pepaya" dapat membantu pertumbuhan payudara sehingga lebih kencang dan kenyal. "Pepaya" juga diperkaya dengan hormone pengencang serta vitamin A yang merangsang pengeluaran hormon wanita dan merangsang indung telur mengeluarkan hormone betina. Dari hormon tersebut kelenjar susu akan lancar dan bentuk payudara semakin ideal.

3. Buah "Pepaya" Melawan Penyakit Jantung. Nutrisi dalam "pepaya" membantu mencegah oksidasi kolesterol dalam tubuh Anda. Hal ini penting karena ketika kolesterol menjadi teroksidasi dapat menempel pada dinding pembuluh darah Anda, menyebabkan plak yang dapat menyebabkan serangan jantung dan stroke. 

4. Buah "pepaya" membuat awet muda. Kadar vitamin C dalam "pepaya" adalah 48 kali lipatnya buah apel!!. "Pepaya" juga aktif sebagai detoksifikasi sehingga dapat menyegarkan kulit dari dalam. "Pepaya"  juga dapat mendorong proses metabolisme kulit. "Pepaya" juga baik melumerkan lapisan kulit dan zat tanduk penuaan yang timbul dipori-pori sehingga kulit lebih kencang dan cerah. Jadi, mulai sekarang rajin-rajin saja pakai masker buah "pepaya" atau facial "pepaya".

5. Buah "pepaya" punya "khasiat" menguruskan tubuh. Dengan rajin mengkonsumsi "pepaya" muda dapat menghasilkan enzim dua kali lipat dari "pepaya" matang. Nah, enzim tersebut berperan sebagai pengurai lemak dalam tubuh kita. Enzim itu juga mengurai protein lebih baik serta melenyapkan daging berlebih.

6. Gunakan untuk kapalan, tumit pecah-pecah, luka, panu, digigit serangga. Caranya, buah "pepaya" muda dipotong ujungnya lalu ambil getahnya dengan menggunakan kapas, lalu oleskan pada bagian kulit yang sakit. Buah "pepaya" mengkal diblender atau dihaluskan, lalu airnya dioleskan pada bagian yang sakit. Lakukan secara rutin.

7. Pada penderita luka bakar, gunakan getah "pepaya" muda dioleskan pada luka bakar, atau "pepaya" muda dihaluskan kemudian dibalurkan pada bagian yang sakit (dikompres).

8. Bila menderita susah buang air besar, gunakan 300 gram "pepaya" masak yang telah dikupas kulitnya kemudian direncam dengan air garam secukupnya lalu dimakan. Lakukan dua kali sehari. Konsumsikan "pepaya" matang secara teratur.

9. Untuk haid yang berlebihan, gunakan 200 gram buah  "pepaya" muda, 100 gram rimpang teratai direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 300 cc, lalu airnya diminum dan bahan lainnya dimakan. Sedangkan untuk mengobati panas dalam pada anak-anak, gunakan 200 gram buah "pepaya" matang, 300 gram labu parang/labu kuning, gula batu secukupnya, diblender dengan air secukupnya dan diminum. 

 

"MANFAAT" DAUN "PEPAYA"

Daun "pepaya" merupakan salah satu daun daunan yang sangat ber"manfaat" bagi kesehatan. Masyarakat luas mengenalnya selain sebagai pengobatan herbal daun "pepaya" digunakan untuk keperluan memasak yaitu sebagai pelunak daging. "Manfaat" dan "khasiat" daun "pepaya". antara lain:

1. Daun "pepaya" mempunyai "khasiat" sebagai solusi bagi mereka yang mempuyai jerawat yang membandel. Cara pembuatannya yaitu; petik 2-3 helai daun tua "pepaya" kemudian jemur sebentar sehingga daun tampak layu. Setelah itu daun yang sudah layu ditumbuk sampai halus. Hasil tumbukan diberi sedikit air ( setengah sendok ) dan oleskan pada bagian wajah yang terdapat jerawat sampai beberapa saat ( sekiranya meresap pada jerawat ) setelah itu bilas dengan air bersih ( jangan menggunakan pembersih wajah ataupun sabun untuk membersihkan ramuan tersebut dari wajah). Atau dengan cara: Getah pohon "pepaya" muda dioleskan pada kulit yang berjerawat. Lakukan seacra rutin hingga jerawat kering. Hindari terkena mata.

2. Daun "pepaya" ber"khasiat" sebagai penolak atau pencegah kanker (Antikanker). Daun "pepaya" mengandung banyak getah putih seperti susu (white milky latex), yang berpeluang dikembangkan sebagai antikanker, sebagaimana dikutip dari Journal Society of Biology. Getah ini otomatis didapatkan saat kita mengkonsumsi daun "pepaya", dimasak dengan cara apa pun. 

3. Daun "pepaya" dapat ber"khasiat" sebagai penambah nafsu makan untuk orang dewasa maupun anak anak. Cara membuat ramuan penambah nafsu makan adalah dengan menumbuk halus atau bisa juga dengan blender campuran daun "pepaya" muda satu lembar ditambah sedikit garam dan air hangat secukupnya. Setelah dihaluskan dilanjut dengan menyaringnya. Setelah disaring ramuan siap diminum.

4. Daun "pepaya" juga dapat ber"khasiat" sebagai pengontrol tekanan darah yang ber"manfaat" bagi penderita  tekanan darah tinggi. Caranya; Siapkan 5 lembar daun "pepaya" kemudian rebus dengan air sebanyak 1/2 liter hingga tinggal 3/4 nya. Dinginkan kemudian airnya siap diminum. Saat minum bisa dicampur dengan madu sebagai pelengkap dan pemanis.

5. Untuk melancarkan ASI. Gunakan 30 gram daun "pepaya" diremas-remas, lalu diletakan di atas api hingga daun menjadi layu, dan tempelkan daun "pepaya" selagi hangat di sekeliling payudara, kecuali bagian putingnya.

6. Bila menderita sakit perut saat haid, gunakan 30 gram daun "pepaya", 30 gram kencur, 15 gram buah asam, garam secukupnya ditumbuk hingga halus tambahkan air masak secukupnya lalu diperas hingga tertampung 200 cc, dan diminum pada saat haid.

7. Untuk pasien rematik, gunakan 60 gram daun "pepaya",  15 gram jahe merah direbus dengan 400 cc air hingga 200 cc lalu disaring dan diminum selagi hangat. Atau gunakan 30 gram buah "pepaya" setengah matang, 15 gram jahe merah direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 300 cc, lalu disaring dan airnya diminum 2 kali sehari masing-masing 150 cc. 

8. Mengobati penderita anemia, gunakan 30 gram daun "pepaya", 20 gram daun blustru, 20 gram daun selasih, 10 gram lempuyang direbus dengan 800 cc air hingga tersisa 400 cc lalu disaring, dan diminum airnya 2 kali sehari masing-masing 200 cc. 

9. Menderita masuk angin, gunakan 60 gram daun "pepaya", 20 gram daun sembung, 10 gram jahe, 3 batang sereh, 10 butir cengkeh, 1/2 sendok teh jintan, 30 gram gula aren/gula merah direbus dengan 800 cc air hingga tersisa 450 cc, lalu disaring dan diminum airnya 3 kali sehari masing-masing 150 cc. 

"MANFAAT" BIJI "PEPAYA"

1. Mengatasi ubanan sebelum waktunya. Caranya, gunakan 30 gram biji "pepaya" yang telah matang disangrai kemudian dihaluskan hingga menjadi bubuk, tambahkan 1 sendok makan minyak kelapa, aduk rata lalu dioleskan pada rambut hingga merata. Biarkan selama 1-2 jam setelah itu bersihkan. Lakukan 1 kali seminggu.

2. Mengatasi influenza, gunakan 20 gram biji "pepaya", 10 gram jahe, 15 gram lempuyang wangi, 2 siung bawang putih direbus dengan 500 cc air hingga tersisa 300 cc, tambahkan 2 sendok makan air jeruk nipis, madu secukupnya dan diminum 3 kali sehari, setiap kali minum 100 cc.

"MANFAAT" AKAR "PEPAYA"
 
 1. Pada pasien rematik, gunakan 30 gram akar "pepaya", 20 gram daun jeruk nipis, 15 gram sambiloto segar, 20 gram daun ketepeng china, 30 gram daun sirih segar, 5 buah cabai rawit, semuanya dihaluskan lalu direndam dalam alkohol 75 persen selama 7 hari, kemudian diperas dan disaring. Airnya digunakan untuk menggosok dan mengurut bagian yang sakit. Lakukan 2-3 kali sehari. Atau gunakan 1/2 sendok teh getah "pepaya" gantung, 1/2 sendok teh getah batang sesuru, minyak kayu putih secukupnya diaduk rata lalu digunakan untuk menggosok bagian yang sakit.

 2. Mengobati radang ginjal, dapat menggunakan 30 gram akar "pepaya" dibersihkan, direbus dengan 800 cc hingga tersisa 450 cc, saring tambahkan madu secukupnya dan diminum 3 kali sehari masing-masing 150 cc. Atau gunakan 30 gram akar pepaya dibersihkan, 30 sendok, 15 gram tanaman kumis kucing segar, 30 akar alang-alang direbus dengan 800 cc air hingga tersisa 400 cc, kemudian disaring dan diminum. Lakukan 2 kali sehari masing-masing 200 cc.

Sumber:
1. www.sarjanaku.com/2011/07/manfaat-buah-pepaya.html
2. www.bagi.me/2012/07/manfaat-daun-pepaya.html
3. theeazayoe.blogspot.com/2007/02/khasiat-pepaya.html

Sabtu, 13 Oktober 2012

"MANFAAT/KHASIAT TANAMAN PARE"

"Pare" adalah Tanaman yang mempunyai nama latin Momordica Charantia L ini memang merupakan salah satu jenis tanaman yang mempunyai rasa pahit". 


"Pare", dengan mendengar namanya saja kebanyakan orang sudah ampun-ampun, merasa takut. Bukan karena "pare" menakutkan, tapi karena rasa "pare" yang pahit sehingga membuat banyak orang tidak menyukainya. Namun ternyata di balik rasanya yang pahit itu tersimpan banyak sekali "manfaat" untuk kesehatan. 

"Pare" ini mudah ditemui dimana saja, baik di pasar tradisional sampai supermarket sekalipun, akan tetapi mungkin hanya sedikit orang yang menaruh "pare" di keranjang belanjaannya. Tanaman "Pare" ini berasal dari kawasan Asia Tropis namun tidak dapat diketahui sejak kapan tanaman "pare" ini masuk ke wilayah Indonesia. "Pare" biasanya ditanam di lahan pekarangan atau di sawah bekas padi sebagai penyelang pada musim kemarau. Tanaman "pare" termasuk dalam kategori tanaman herba menjalar yang hanya berumur satu tahun. Kandungan yang ada dalam akar "pare" adalah asam dan aleonolat momordial asam. Sedangkan biji "pare" mengandung saponin, alkaloid, triterprenoid, dan asam momordial. Di beberapa negara seperti Jepang, Korea dan China, selain dibuat makanan, "pare" juga digunakan untuk pengobatan.

"MANFAAT" TANAMAN "PARE"

a. Dapat merangsang nafsu makan

b. Dapat menyembuhkan penyakit kuning

c. Memperlancar pencernaan

d. Obat malaria

e. Dapat menurunkan kadar gula

f. Memperlambat virus HIV-Aids. Biji "pare" mengandung zat yang menurut professor riset dari New York, Amerika Serikat, "pare" ternyata dapat memperlambat perkembangan virus HIV-AIDS yang mematikan.

g. Dengan kandungan vitamin C 120ml/100 gram. "Pare" dapat berfungsi juga menjaga kecantikan kulit.

h. Melawan sel kanker

i. Mencegah kanker payudara. Menurut penelitian yang dilakukan oleh Universitas Saint Louis di Amerika Serikat, "pare" terbukti mampu membunuh sel kanker sehingga "pare" dapat mencegah kanker payudara.

j.  "Pare" dapat menjadi obat KB alami bagi pria karena mengandung zat antifertilitas. 

k. "Pare" mampu mencegah timbulnya bintik hitam di kulit yang diakibatkan oleh sinar matahari. 

l. "Pare" juga dapat mencegah munculnya kerutan di wajah sehingga membuat wajah tampak muda. 

m. "Pare" ber"manfaat" sebagai obat demam. 

n. m. "Pare" juga ber"manfaat" sebagai obat diare 

o. "Pare" juga digunakan sebagai penangkal dalam hal keracunan makanan.

p. "Pare" juga diyakini mampu mencegah penyakit liver.

Selain buah "pare", daun "pare" juga mempunyai "manfaat" yang tidak kalah dengan buahnya:

a. Dapat menyembuhkan mencret pada bayi
b. Membersihkan darah bagi wanita yang baru melahirkan
c. Dapat menurunkan panas
d. Dapat mengeluarkan cacing kremi
e. Dapat menyembuhkan batuk

Walaupun "pare" memiliki "khasiat" yang luar biasa, sebaiknya jangan mengkonsumsi "pare" secara berlebihan, terutama bagi wanita hamil. Menurut penelitian pada sebuah percobaan terhadap tikus hamil, pemberian jus "pare" dapat menimbulkan keguguran. Sebaiknya konsultasikan hal tersebut kepada dokter Anda. Menurut penelitian lainnya, tanaman "pare" dapat membuat turunnya jumlah sperma. Dengan kata lain "pare" dapat dikatakan menjadi obat KB alami bagi pria karena mengandung zat antifertilitas.

Sumber:
1. gugling.com/.../dahsyatnya-manfaat-sayur-pare-di-balik-rasa-pahit/
2. kesehatan.segiempat.com/makanan.../manfaat-dan-khasiat-sayur-pare...
3. www.berita86.com ›Kesehatan

"KHASIAT/MANFAAT TANAMAN TURI"

"Turi" bisa di"manfaat"kan untuk tanaman peneduh di kebun maupun halaman rumah. Banyak orang me"manfaat"kan bunganya sebagai bahan baku lalapan yang enak dan bergizi."
 
 
Bukan hanya itu, hampir seluruh bagian tanaman ini ber"manfaat" untuk meredam beragam keluhan. Bukan hanya sebagai campuran nasi pecel, "turi", terutama bunganya, bisa digunakan untuk membuat urap, yakni sayur-mayur rebus dicampur kelapa parut yang dibumbui. Selain untuk dikonsumsi, bunga berwarna putih atau merah tua itu juga ber"khasiat" obat.

"MANFAAT" DAN "KHASIAT" TANAMAN "TURI".

Isnandar, ahli dan pengembang tanaman obar dari Sidoarjo, Jawa Timur, menilai bahwa hampir seluruh bagian tanaman "turi" ini bisa di"manfaat"kan untuk beragam keperluan. "Manfaat" dan "khasiat" tanaman "turi" antara lain:
 
1. Serat dalam pepagan (jaringan terluar yang melapisi batang kayu) dapat diolah dan dipintal menjadi benang untuk jala. Daun dan ranting mudanya untuk pakan ternak.

2. Bunga "turi" mengandung vitamin B. Polong mudanya bisa digunakan sebagai sayur. 
 
3. Biji "turi" bisa di"manfaat"kan sebagai pengganti kedelai dalam pembuatan tempe, meski saat ini sudah jarang dilakukan.
 
4. Daun "turi" bersifat tonik dan digunakan sebagai obat kuat dan antipiretik, penyembuh perut kembung, kolik (perut kejang), diare, dan kolera. Tumbukan daun "turi" juga ber"khasiat" sebagai obat luar.

5. Cairan daun dan batang "turi" sering digunakan sebagai obat kumur pembersih mulut dan kerongkongan. 
 
6. Getahnya, dalam bentuk tepung atau perasan, bersifat astrigen. Getah tersebut mengandung beberapa zat pewarna seperti agatin, basorin, dan zantoagatin. 
 
7. Di India, "turi" dianggap sangat ber"khasiat". Semua bagian pohonnya dapat digunakan sebagai obat untuk menyembuhkan penyakit buta senja karena mengandung banyak vitamin A.

8. Daun "turi" oleh penduduk Pulau Karimunjawa, Jawa Tengah, biasa digunakan sebagai bahan pewarna tradisional. 
 
9. Daun "turi" juga di"manfaat"kan untuk  mengatasi hidung berlendir atau sakit kepala. Segenggam daun dan bunga "turi" digiling halus, tambahkan 1/2 cangkir air masak.Aduk merata, lalu diperas dan disaring. Minum.

10. Untuk meredakan demam nifas, daun "turi" ditumbuk, lalu air perasannya diminum. 
 
11. Bagian akar "turi" di"manfaat"kan untuk pegal linu. Caranya: Akar dari pohon "turi" berbunga merah secukupnya digiling halus,tambahkan sedikit air sampai menjadi adonan seperti bubur. Gosokkan kebagian badan yang sakit.  

12. Kayu "turi" menjadi bahan baku kertas, kayu bakar, dan arang.
 
13. Daun dan ranting muda juga merupakan makanan ternak yang kaya protein dan tak jarang di"manfaat"kan sebagal pupuk hijau.
 
14. Daun "turi" mengandung saponin, sehingga dapat digunakan sebagai pengganti sabun setelah diremas-remas dalam air untuk mencuci pakaian.
 
15.  Sari kulit batang pohon "turi" digunakan untuk menguatkan dan mewarnai jala ikan. Kulit batang "turi" merah kadang dijual dengan nama kayu timor.
 
16. "Turi" berbunga merah lebih banyak dipakai dalam pengobatan karena memang lebih ber"khasiat". Mungkin karena kadar taninnya lebih tinggi, sehingga lebih manjur untuk pengobatan luka ataupun disentri. Kulit batang sebesar ibu jari dari pohon "turi" yang bunganya merah direbus dengan 2 gelas air bersih sampai tersisa 1 gelas, setelah dingin disaring, lalu diminum. Lakukan 2 kali sehari.
 
17. Hasil beberapa penelitian, bunga "turi" memiliki potensi untuk melembutkan kulit dan obat pencahar.
 
18. Kulit batang "turi" dapat mengurangi rasa sakit (analgetik), penurun panas (antipiretik), astringen, perangsang muntah, dan tonik.
 
19. Daun "turi" memiliki kemampuan mencairkan gumpalan darah, menghilangkan sakit, sebagai pencahar ringan dan peluruh kencing (diuretik).
 
20. "Manfaat" rebusan daun "turi" untuk mengurangi sariawan. Rebus sepuluh tangkai daun "turi" dicampur beberapa butir cengkih. Setelah hangat, disaring, lalu airnya dipakai sebagai obat kumur. Hasilnya ternyata cukup efektif, keluhan sariawan dalam dua hari sudah membaik. Atau bisa juga dengan resep: Daun "turi" secukupnya dicuci bersih lalu diremas-remas dalam air matang. Kemudian untuk kumur-kumur pada tenggorokan (gargle).
 
21. Bisa juga untuk mengobati radang tenggorokan. Segenggam daun "turi" merah direbus dengan air bersih secukupnya. Setelah dingin disaring, airnya dipakai untuk kumur-kumur. Lakukan kumur-kumur sebanyak 4 kali sehari.
 
22. "Manfaat" daun "turi" untuk melancarkan ASI. Caranya, daun maupun bunga "turi" yang masih muda dikukus, kemudian dimakan sebagai lalap. 
 
23. Untuk mengobati kuku jari bengkak akibat atau terpukul. Daun "turi" secukupnya dicuci bersih lalu ditumbuk halus. Taruh diatas kuku yang sakit dan kulit sekitarnya, lalu dibalut. Ganti 2-3 kali sehari. Bekukan darah dibawah kuku akan hilang dan sakitnya akan berkurang. 

24. Daun "turi" juga ber"manfaat" untuk menyembuhkan keputihan. Segenggam daun turi putih dan kunyit sebesar ibu jari dicuci bersih lalu digiling halus. Tambahkan 3/4 cangkir air minum, diaduk merata lalu diperas dan disaring, minum. Lakukan 2 kali sehari.
 
25. Daun "turi" juga di"manfaat"kan untuk menyembuhkan  batuk. Daun "turi" merah dan daun inggu masing-masing 1 genggam dicuci lalu ditumbuk halus, tambahkan air perasan sebuah jeruk pecel. Aduk merata, lalu diperas dan disaring, minum.
   
26. Untuk  penyembuhan  batuk  berdahak. Akar  "turi"  sebesar jari telunjuk dicuci bersih lalu digiling halus, tambahkan 1/2 cangkir air masak dan 1 sendok madu. Aduk sampai  merata, lalu diperas dan disaring dengan sepotong kain. Minum.
 
27. Cacar air, demam dengan erupsi kulit. Caranya: Kulit batang "turi" sebesar ibu jari direbus dengan air secukupnya. Setelah dingin disaring, lalu diminum.

"Turi" merupakan tananam asli Indonesia, tetapi kini banyak ditanam di Amerika Latin, Australia, dan Afrika Selatan. Pohon "turi" bisa tumbuh dengan cepat, sehingga dalam satu tahun saja "turi" sudah menghasilkan bunga dan polong. Dari banyak tumbuhan yang ada, "turi" tergolong tumbuhan yang hampir seluruh bagian pohonnya dapat di"manfaat"kan.

Sumber:
1. www.pondok-citra.com/manfaat.../106-manfaat-kembang-turi.html
2. cybermed.cbn.net.id/cbprtl/cybermed/detail.aspx?x=Natural...y...
3. emamedusa.blogspot.com/2012/05/manfaat-daun-turi.html

Rabu, 10 Oktober 2012

"KHASIAT/MANFAAT BUNGA PEPAYA"

"Pepaya" adalah tanaman yang serba guna untuk kesehatan .Karena tanaman "pepaya" selain  "manfaat" buah "pepaya", "bunga pepaya" juga dapat di"manfaat"kan untuk kesehatan."

Walaupun rasanya yang pahit, justru dibalik rasanya yang pahit itulah "bunga pepaya" menyimpan beragam "manfaat" untuk kesehatan maupun kecantikan. Sebenarnya "manfaat" "bunya pepaya" hampir sama dengan "manfaat" daun "pepaya". "Khasiat" "bunga" dan daun "pepaya" ini, diduga disebabkan oleh getahnya. Seluruh bagian tanaman "pepaya" memang mengandung getah. 

Berikut ini beberapa "khasiat" "bunga pepaya", antara lain:

1. Secara tradisional, getah "pepaya" yang mengandung papain ini, di"manfaat"kan masyarakat untuk menghilangkan kutil, katimumul dan gangguan kulit lainnya. 

2. Kemampuan papain dalam memecah protein dan mematikan jaringan sel, telah mengilhami dunia medis untuk me"manfaat"kannya sebagai pembunuh sel tumor. 

3. Namun enzime papain, paling banyak justru di"manfaat"kan oleh dunia industri.

4. "Bunga pepaya" atau daun "pepaya" itu bisa mencegah penyakit malaria.

5. "Bunga pepaya" apabila dikonsumsi mentah alias masih benar2 fresh bisa membersihkan peredaran darah.

Sumber:
1. kesehatan.kompasiana.com/.../bunga-pepaya-pahit-rasanya-manis-kh...
2. polahidupsehatku.blogspot.com/2012/05/manfaat-bunga-pepaya.html
3. foragri.blogsome.com/bunga-pepaya-gantung-antioksidan

Selasa, 09 Oktober 2012

"MANFAAT/KHASIAT KENIKIR"


"Biasanya daun "kenikir" di"manfaat"kan sebagai lalapan atau pecel. Tapi selain nikmat dikonsumsi, tanaman ini ternyata ber"khasiat" untuk mencegah kanker". 
 
 
Apa saja kandungan "kenikir" yang memiliki rasa serta aroma khas ini? "Kenikir" bernama latin Cosmos caudatus dari suku Asteraceae dan termasuk ke dalam tumbuhan tropik yang berasal dari Amerika Latin. Karena mudah tumbuh, "kenikir" juga mudah ditemukan.

Sebagai tanaman perdu yang tingginya maksimum mencapai 100 cm, "kenikir" mempunyai bunga berwarna kuning yang terletak di ujung batang. Ada pula jenis "kenikir" yang bunganya berwarna ungu. Daun "kenikir" berwarna hijau, berukuran sekitar 15 – 25 sentimeter dengan tepi yang khas, yaitu berbagi menyirip.

"Khasiat" dan "manfaat" "Kenikir":

Daun "kenikir" mengandung saponin, flavonoida polifenol dan minyak atsiri. Juga ada protein, lemak, karbohidrat dan kalsium.

Yang sangat menakjubkan adalah "kenikir" terbukti mempunyai "khasiat" dan daya antioksidan yang sangat tinggi. Sebuah hasil penelitian ilmiah menemukan bahwa tanaman ini mempunyai daya antioksidan ekivalen dengan daya antioksidan 2400 mg vitamin C per 100 gram bahan segar yang diteliti.

Diketahui pula bahwa tingginya daya antioksidan itu ditimbulkan oleh "khasiat" lebih kurang 20 senyawa kandungan, yang mayoritas adalah dari golongan proantosianidin. Berikut ini beberapa "manfaat" dan "khasiat" "kenikir", antara lain:
 
1. Pemakaian "kenikir" ini secara tradisional di berbagai negara adalah untuk memperbaiki sirkulasi atau peredaran darah dan penguat tulang.

2. "Kenikir" sangat populer di Malaysia. Secara tradisional, penduduk di sana menggunakan "kenikir" untuk memperbaiki sirkulasi darah, pencegah penuaan dini, menurunkan suhu tubuh, dan memperkuat tulang karena kandungan kalsium yang tinggi, serta menghilangkan bau napas yang kurang sedap.

3. Kegunaan yang menarik perhatian peneliti dari negara itu adalah  "kenikir" untuk pengobatan infeksi kuman penyebab penyakit.

4. Melalui sebuah penelitian in vitro, seorang peneliti dari perguruan tinggi di Malaysia membuktikan, ekstrak daun "kenikir" terbukti berhasil membunuh berbagai jenis kuman dan jamur penyebab penyakit. Beberapa di antara kuman itu adalah yang menyebabkan penyakit pada saluran cerna. Berdasarkan temuannya, peneliti itu menyarankan untuk mempertimbangkan pe"manfaat"an "kenikir" sebagai salah satu alternatif obat pencegah infeksi kuman penyakit.
 
5. Banyak peneliti meyakini, sesungguhnya data hasil penelitian ini cukup mendukung "manfaat" "kenikir" sebagai bahan pencegah gangguan kanker. Hal itu erat berkaitan dengan kerja senyawa antioksidan dalam mencegah kerusakan sel tubuh manusia yang disebabkan oleh radikal bebas yang berkeliaran di sekitar kita, yaitu antara lain dalam bentuk polusi di lingkungan kita.

6. Sementara itu, antioksidan adalah senyawa yang bekerja melindungi sel tubuh dari kerusakan yang ditimbulkan oleh oksigen reaktif (termasuk radikal bebas), dan menetralisir racun lain yang membahayakan sel.

7. Kerusakan akibat radikal bebas akan menyebabkan berbagai gangguan, termasuk penyempitan pembuluh darah arteri, alzheimer dan parkinson. Melalui sebuah penelitian lain yang mempelajari secara lebih dalam kandungan senyawa antioksidan "kenikir", ditemukan 4 senyawa kuersetin yang memang menunjukkan aktivitas antioksidan yang kuat yang dapat menangkal radikal bebas, yang dibandingkan dengan senyawa antioksidan standar, yaitu tokoferol (vitamin E).

8. Penambah Nafsu Makan. Caranya: Cuci 100 gram daun "kenikir" segar. lalu makan sebagai lalap mentah. 
 
9. Ber"khasiat" mengobati Lemah Jantung. Caranya: Cuci 100 gram daun "kenikir" segar. lalu makan sebagai lalap mentah, atau kukus daun "kenikir" segar dan makan sebagai lalap setengah matang. Cara lainnya, rebus daun "kenikir" dengan 3 gelas air sampai tersisa 2 gelas. Minum air hasil rebusannya.
 
10. Ber"khasiat" sebagai Pengusir Serangga. Bau tanaman yang spesifik menyebabkan penggunaannya juga sebagai pengusir serangga.  Caranya: Tanam "kenikir" diantara tumbuhan yang akan dilindungi.
 
11. Daun "kenikir" juga ber"khasiat" untuk menguatkan lambung kita. 

Orang Melayu menyebut "kenikir" sebagai ulam raja, yang kira-kira artinya adalah king of salad (rajanya salad). Memang awalnya "kenikir" digunakan dalam menu makanan asli Melayu, namun sekarang sudah termasuk ke dalam kelompok makanan yang digemari oleh mayoritas masyarakat Malaysia. Bahkan, orang asing yang berkunjung ke sana pun tidak segan untuk mencoba salad yang menggunakan daun "kenikir" dalam campuran dengan sayur lain.

Masyarakat Jawa Tengah pada umumnya banyak menggunakan daun "kenikir" dalam campuran bahan masakan tradisional Jawa, yaitu urap dan pecel. Penggunaan itu bersifat turun temurun, dan berlanjut karena rasanya yang memang spesifik dan relatif dapat diterima orang pada umumnya. Jumlah yang digunakan memang tidak pernah banyak, karena memang demikianlah kebiasaan yang berlaku.

Oleh sebab itu, melalui pembuktian ilmiah terhadap "manfaat" "kenikir", harus ada anjuran khusus untuk dikonsumsi setiap hari dalam jumlah yang cukup. Dengan cara inilah, kebutuhan tubuh manusia akan bahan vitamin dan mineral yang diperlukan sel tubuh akan terpenuhi secara mudah, aman dan relatif murah.

Pemenuhan kebutuhan itu, dapat mencegah manusia dari kerusakan sel, yaitu yang menjadi cikal bakal penyakit kanker.

Tapi agar "manfaat"nya optimal, perlu diketahui cara memasaknya yang benar. Ambil segenggam "kenikir" mentah, cuci bersih dan kukus sebentar untuk menghilangkan kuman, kotoran dan bahan kimia lainnya. Bubuhkan sambal pecel atau sambal urap buatan sendiri (tanpa pengawet) secukupnya, dan langsung dilahap.

Sumber:
1. www.yusarcahyadi.com/.../manfaat-daun-kenikir-untuk-melawan.ht...
2. www.togasehat.com/2012/02/khasiat-kenikir.html
3. kesehatan.kompasiana.com/.../daun-kenikir-dan-khasiatnya-seri-...
4. diaheko.multiply.com/journal/item/3


MusicPlaylistView Profile