Selasa, 07 Juni 2011
"FUNGSI EKOSISTEM MANGROVE"
Diposting oleh Laely Widjajati di 04.28 0 komentar
Label: A L A M
Minggu, 05 Juni 2011
"KEBAIKAN -KEBURUKAN DALAM KEHIDUPAN"
Pemborosan yang paling menyedihkan adalah pemborosan ide yang "baik".
Ketika merasa letih dalam melakukan "kebaikan", ketahuilah sungguh keletihannya akan segera sirna dan "kebaikan"nya akan abadi. Sekiranya merasa bahagia ketika melakukan dosa dan maksiat, ketahuilah bahwa kebahagiaannya akan segera sirna, dosa dan kemaksiatannya akan abadi. (Ali bin Abi Thalib ra.)
Diposting oleh Laely Widjajati di 05.28 0 komentar
Label: HIDUP
Sabtu, 04 Juni 2011
"KETAN KUKUS dan VARIASInya"
Diposting oleh Laely Widjajati di 07.05 0 komentar
Label: MAKANAN/MINUMAN
"PEMBUATAN SIROP SARI BUAH - NANAS"
"Tahapan pembuatan sirop sari buah "nanas" adalah sebagai berikut:
a. Bahan:
- buah "nanas" yang matang.
- gula pasir 750 g/500 cc sari buah
- asam sitrat 2g/500 cc sari buah
Untuk pembuatan 10 liter sirop "nanas" diperlukan buah "nanas" sebanyak 10-15 kg. Buah "nanas" yang akan diolah dipilih yang matang penuh dan tidak busuk.
b. Cara Membuat:
1. "Nanas" dikupas, mata dan empulurnya dibuang.
2. Kemudian buah dicuci hingga bersih dan dipotong-potong.
3. Daging buah "nanas" dihancurkan dengan blender.
4. Sari "nanas" diperas dengan kain saring.
5. Untuk setiap 500 cc sari buah ditambahkan gula pasir sebanyak 750 g. Campuran ini semua dimasak sampai semua gula larut. Sambil dimasak, adonan ini ditambahkan asam sitrat.
6. Sirop "nanas" kemudian dimasukkan dalam botol tinggi yang bersih dan steril.
7. Botol ditutup rapat, kemudian disterilisasi selama 15 menit dengan cara dikukus.
Demikianlah cara pembuatan sirop sari buah "nanas". Selamat mencoba, semoga anda berhasil........
Diposting oleh Laely Widjajati di 02.54 0 komentar
Label: MAKANAN/MINUMAN
Jumat, 03 Juni 2011
"MENGUSIR KESEDIHAN"
Sekuat apapun kamu mengikat rambutmu, dan membiarkan "kesedihan" dan kedukaan hati bergelayut di lehermu, maka engkau tidak akan dapat mengembalikan masa lalu sedikit apapun.
Mengenal Yang Maha Kasih akan menghilangkan "kesedihan".
Diposting oleh Laely Widjajati di 00.23 0 komentar
Label: PSYKHOLOGY
Rabu, 01 Juni 2011
"PAKAI BATIK CANTIK YUK....."
Semenjak industrialisasi dan globalisasi, yang memperkenalkan teknik otomatisasi, "batik" jenis baru muncul, dikenal sebagai "batik" cap dan "batik" cetak, sementara "batik" tradisional yang diproduksi dengan teknik tulisan tangan menggunakan canting dan malam disebut "batik" tulis. Pada saat yang sama imigran dari Indonesia ke Persekutuan Malaya juga membawa "batik" bersama mereka.
"BATIK" 3
"BATIK" 4
"BATIK" 5
"BATIK" 6
"BATIK" 7
"BATIK" 8
"BATIK" 9
"BATIK" 10
"BATIK" 11
"BATIK" 12
"BATIK" 13
"BATIK" 14
"BATIK" 15
"BATIK" 16
"BATIK" 17
"BATIK" 18
"BATIK" 19
"BATIK" 20
"BATIK" 21
"BATIK" 22
"BATIK" 23
"BATIK" 24
"BATIK" 25
"BATIK" 26
"BATIK" 27
"BATIK" 28
"BATIK" 29
"BATIK" 30
"BATIK" 31
"BATIK" 32
"BATIK" 33
"BATIK" 34
"BATIK" 35
"BATIK" 36
Diposting oleh Laely Widjajati di 09.57 0 komentar
Label: BUDAYA
Selasa, 31 Mei 2011
"HATI-HATI PEMBESARAN PROSTAT"
"Prostat" merupakan organ khusus pada lokasi yang kecil, yang hanya dimiliki oleh kaum pria.
"Prostat" terletak di dasar kandung kemih, merupakan kelenjar melingkari saluran kencing berbentuk buah pir. "Prostat" menghasilkan cairan yang merupakan bagian dari cairan mani. Selain itu dapat menimbulkan kontraksi terhadap otot saluran kencing sehingga menunjang fungsi kencing dan ejakulasi.
Pada pria dewasa, cairan "Prostat" terbentuk dari sedikit sampai banyak. Setelah menikah sekresi cairan "Prostat" bertambah hebat dan menjamin cairan mani tidak habis-habis. Dalam keadaan fungsi seperti ini "Prostat" menanggung beban yang berkepanjangan, kelelahan yang melampaui batas, sehingga mudah terjadi pendarahan, ditambah dengan serangan kuman/virus maka timbullah peradangan "Prostat"/"Prostat"itis
Pria pada usia lebih dari 50 tahun, kelenjar "Prostat" mulai mengalami penuaan. Kondisi hormon dalam tubuh mulai tidak seimbang. Terjadi timbunan hormon DHT (dihidroklorotestosteron) yang mengakibatkan pembesaran kelenjar "Prostat" yang dikenal sebagai pembesaran "Prostat" jinak.
Pembesaran "Prostat" makin sering terjadi seiring dengan bertambahnya usia. Pria yang mencapai usia di atas 35 tahun memiliki derajat pembesaran "Prostat" yang berbeda-beda. Setelah usia 45 tahun barulah timbul gejala pembesaran "Prostat". Pada usia 60-70 tahun pembesaran "Prostat" mencapai masa puncak. Pembesaran "Prostat" menunjukkan jumlah sel bertambah dan membesar yang mengakibatkan "Prostat" bertambah besar. Pada saat jaringan pembesaran menekan saluran kencing dan bagian bawah kandung kemih, maka timbullah gejala hambatan saluran kencing. Ini disebabkan karena pembesaran "Prostat" berkembang secara bertahap, maka timbulnya penyakit lambat dan perjalanan penyakit panjang.
Pada masa dini gejala tidak jelas, tidak menarik perhatian dan juga tidak mudah ditemukan. Dengan mengikuti bertambahnya pembesaran, maka bertambah pula beratnya gejala, dan hal ini menimbulkan gejala hambatan /obstruksi, gejala rangsangan dan komplikasi dari hambatan.
GEJALA HAMBATAN/OBSTRUKSI.
Kencing harus menunggu, membuang tenaga, kencing halus, pancaran tidak jauh, tidak lampias, di akhir kencing masih menetes, waktu kencing jadi lama, makin lama makin berat sampai tidak dapat kencing sehingga di kandung kemih tertimbun air kencing.
GEJALA RANGSANGAN/IRITATIF.
Sering kencing, kencing tidak tertahan dan nyeri kencing.
HAL-HAL YANG MENYEBABKAN PRIA DI ATAS 20 TAHUN TERSERANG RADANG "PROSTAT":
1. Aktivitas seksual berlebihan dan kebiasaan masturbasi dengan mudah menyebabkan pendarahan pada "Prostat" dan itu merangsang terjadinya peradangan "Prostat".
2. Stress, kelelahan yang berlebihan menyebabkan daya tahan tubuh menurun.
3. Terlalu lama duduk bekerja, menggunakan komputer, atau mengemudikan mobil.
4. Minum alkohol, makan makanan yang pedas dan merangsang berlebihan.
PENCEGAHAN PEMBESARAN KELENJAR "PROSTAT"
1. Setiap hari berendam 20 menit dalam air hangat 40-42 derajat Celsius.
2. Kehidupan seks yang sehat.
3. Perhatikan suhu daerah lokal harus tetap hangat, jangan pilek, hindari dingin, jangan terlalu lama duduk dan mengendarai kendaraan bermotor.
4. Jangan minum minuman beralkohol berlebihan, kurangi makanan yang pedas, banyak makan makanan yang mengandung Zn (seng) dan antioksidan misalnya kacang-kacangan, buah-buahan dan lain-lain.
5. Jangan menahan kencing, banyak minum, memelihara kelancaran buang air besar.
6. Menjaga kondisi tubuh dan mengobati penyakit saluran kencing dengan tuntas.
Diposting oleh Laely Widjajati di 05.37 0 komentar
Label: KESEHATAN


